Sistem Rujukan Online Sebagai Inovasi Pelayanan Publik

Jangan sampai sistem yang sudah bagus diciderai oleh performa pelayanan rumah sakit atau faskes-faskes yang ada sehingga image BPJS menjadi buruk

Tulus Abadi

MATARAM.lombokjournal.com –  Sistem rujukan online bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), dinilai sangat positif sebagai bentuk inovasi pelayanan publik.

Penilaian positif itu disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi  di Jakarta, Selasa (14/08).

Dalam diskusi yang bertema ‘Digitalisasi Layanan dengan Sistem Rujukan Online’, konsumen (peserta JKN-KIS) secara empiris akan lebih efisien, lebih hemat waktu dan lebih hemat biaya

“Karena kalau seperti sekarang (manual), konsumen harus bolak balik ke rumah sakit atau FKTL akibat tidak adanya kepastian rujukan. Paling tidak konsumen harus mengeluarkan ongkos atau kehilangan waktu karena ketidakpastian tersebut,” jelas Tulus Abadi.

Namun juga diingatkannya, dengan diberlakukannya sistem online ini, BPJS Kesehatan juga harus menyiapkan penanganan pengaduan yang lebih cepat.

“Hal itu untuk menghindari overlapping atau  terjadinya kefakuman yang dapat mengakibatkan kerugian bagi peserta JKN-KIS. Jadi kalau nanti ada masalah-masalah yang terjadi di lapangan, responnya juga cepat,” ucapnya sambil menegaskan sangat menyambut baik sistem ini, dengan harapan lebih mengoptimalkan pelayanan.

Sejakhari  (Rabu 15/08), BPJS Kesehatan mulai melakukan uji coba Rujukan Online di Seluruh Faskes Mitra.

Lebih lanjut Tulus mengatakan, sejauh ini citra pelayanan BPJS saat ini banyak diinfiltrasi oleh performa pelayanan rumah sakit.

“Jadi konsumen confused bahwa yang jelek itu pelayanan rumah sakitnya, kemudian yang jadi sasarannya itu BPJS.”

Karena itu Tulus menekankan, permasalahan itu harus segera diselesaikan, jangan sampai sistem yang sudah bagus diciderai oleh performa pelayanan rumah sakit atau faskes-faskes yang ada sehingga image BPJS menjadi buruk.

“Kalau memang Faskes itu tidak compatible dengan  BPJS Keswehatan, BPJS saya kira jangan segan-segan untuk mengeluarkan Faskes yang memang sering mengecewakan dalam memberikan pelayanan kepada konsumen,” tegas Tulus.

Re

Sumber ; KBRN,