PKP Berdikari dan Seknas Jokowi NTB Sumbang Lalu Zohri Rp10 juta
Relawan Jokowi di Nusa Tenggara Barat mengaku bangga dan sangat bersuka cita atas prestasi Lalu Zohri meraih emas juara dunia lari 100 meter pada tanggal 11 Juli 2018 di Finlandia
lombokjournal.com —
LOMBOK UTARA ; Prestasi spektakuler yang ditorehkan Lalu Muhammad Zohri, yang berhasil meraih medali emas di kejuaraan dunia lari 100 meter IAAF U20 di Finlandia baru-baru ini, sontak mengharumkan nama Indonnesia di mata innternasional. .
Atas prestasi gemilang Lalu Mohamad Zohri itu, Jumat (13/07), rombongan PKP Berdikari dan Seknas Jokowi NTB mendatangi rumah keluarga Zohri di Desa Pemenang, Lombok Utara.
Mereka menyambangi rumah Zohri sekaligus untuk memberikan donasi sebesar Rp10 juta, sebagai ungkapan terima kasih atas prestasi dunia yang diukir pemuda asal Desa Pemenang, Lombok Utara tersebut.
Lalu Fatahillah Prawiranegara, Ketua Seknas Jokowi NTB sempat menjelaskan, Lalu Mohamad Zohri alias Badok adalah seorang anak yatim piatu, lahir di Karang Pansor pada 1 Juli 2000. Bapaknya L Ahmad Yani meninggal tahun lalu, sementara ibunya Saeriah meninggal tahun 2015.
“Zohri yang tinggal di Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara hidup bersama dua kakaknya,” ungkapnya.
Sementara itu, Lanjut Lalu Fatahillah, pendidikan terakhir anak bungsu dari keluarga Lalu Ahmad Yani ini ditempuh adalah Sekolah Menengah Atas di SMAN 2 Mataram.
“Dalam usia 18 tahun sudah banyak prestasi yang diraihnya dalam lari 100 meter. Pada tahun 2017, Zohri meraih 7 medali emas pada kejuaraan tingkat nasional,” ucap Lalu Fatahillah yang mereview perjalanan karier olah raga Zohri .
Dikatakannya, tahun 2018 ini Zohri juga menorehkan prestasi fantastis yakni kejuaraan atletik junior Asia 100 meter di Jepang, meraih medali emas dengan catatan waktu 10.27 detik.
Pada Kejuaraan Dunia U-20 untuk kejuaraan lari 100 meter di Finlandia, Zohri kembali meraih medali emas dengan catatan waktu 10.18 detik.
“Suatu prestasi yang fantastis yang belum pernah diraih atlit lari Indonesia sebelumnya,” lanjut Fatahillah.
Osmar Tanjung dari Pusat Kajian Pengembangan Berdikari (PKP Berdikari) menegaskan, maksud dan tujuan PKP Berdikari dan Seknas Jokowi NTB berkunjung ke rumah keluarga Lalu Zohri untuk memberikan apresiasi atas prestasi yang dicapai Lalu Zohri.
“Salut atas prestasi dunia Zohri ini. Kami memberikan apresiasi dalam bentuk donasi tunai masing-masing Rp 5 juta dari Seknas Jokowi NTB dan PKP Berdikari yang langsung diterima keluarga Zohri di rumahnya di Dusun Karang Pansor, Lombok Utara,” sambung Fatahillah.
Sebagai Relawan Jokowi di Nusa Tenggara Barat, Fatahillah mengaku bangga dan sangat bersuka cita atas prestasi Lalu Zohri meraih emas juara dunia lari 100 meter pada tanggal 11 Juli 2018 di Finlandia.
Bagi Osmar Tanjung, apa yang dicapai Zohri telah mengangkat harkat dan martabat NTB baik di mata Indonesia maupun warga dunia.
“Sebagai sprinter, perjuangan Zohri mencapai prestasi dunia yang diraih hanya dalam waktu 4 tahun adalah sesuatu yang fantastis,” katanya.
Menurut Osmar, prestasi yang diraih Zohri tidak terlepas dari bimbingan dan kesabaran ibu guru olahraga Zohri di SMP I Pemenang yakni Ibu Rosida.
“Tanpa lelah, Ibu Rosida mengajak dan terus membujuk Zohri untuk latihan. Zohri yang bersekolah tanpa alas kaki ini, akhirnya mau berlatih ketika kelas 3 SMP,” ungkap Lalu Fatahillah yang juga caleg untuk daerah pemilihan Lombok Tengah.
Me