Persalinan Melalui Operasi Caesar, Adiella Tak Pusingkan Biaya Karena Dijamin BPJS Kesehatan
Diharapkan kenyamanan yang dirasakannya dapat dirasakan pula oleh masyarakat lain yang memiliki Kartu JKN-KIS saat menerima pelayanan di Fasilitas Kesehatan mana pun
lombokjournal.com —
JAMKESNEWS ; Adiella de Zita Lee Montana (27) bertempat tinggal di Rembiga Kabupaten Lombok Barat telah melahirkan putri pertamanya Miata Hanun Sholiha (1) di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Permata Hati tepat 1 bulan yang lalu.
Saat ditemui tim jamkesnews di kediamannya, Kamis (16/05) Bunda 1 orang anak ini menceritakan pengalamannya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 1, saat melakukan persalinan di RSIA Permata Hati.
Menurut Adiella, menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sangat membantunya. Saat dokter menyatakan ia harus operasi Caesar, suaminya langsung berfikir soal biaya yang akan dikeluarkan nantinya pasti tidak sedikit, karena RSIA Permata Hati merupakan RS swasta yang memiliki tarif cukup mahal.
“Akan tetapi kami sekeluarga merasa cukup tenang karena telah memiliki Kartu JKN-KIS sehingga dalam proses menunggu persalinan kami bisa fokus dan tidak perlu lagi memikirkan biaya. Selama di RSIA Permata Hati kami dilayani dengan sangat baik tidak ada perbedaan dengan pasien umum, kami sangat bersyukur dan merasa tidak ragu menggunakan kartu JKN-KIS. Jika dibandingkan dengan biaya iuran yang kami bayarkan setiap bulan menjadi tidak ada artinya dibandingkan pelayanan yang kami dapatkan” tutur Adiella
Rasa sakit pasca operasi yang dirasakan Adiella saat itu hilang seketika setelah melihat putrinya lahir dalam keadaan selamat dan sehat tanpa kekurangan apapun.
Ia berharap kenyamanan yang ia rasakan dapat dirasakan pula oleh masyarakat lain yang memiliki Kartu JKN-KIS saat menerima pelayanan di Fasilitas Kesehatan mana pun.
Adiella menyampaikan saran, agar masyarakat segera mendaftarkan istri, anak, suami, serta anggota keluarga yang lain ke dalam Progran JKN-KIS, jangan sampai menunggu sakit baru mendaftarkan diri.
Sebab sakit bisa datang kapan saja dan biaya serta kondisi keuangan kita belum tentu cukup untuk membiayai pengobatan.
“Terima kasih kepada pemerintah yang telah membuat Program JKN-KIS ini. Semoga semakin terus dapat melayani seluruh pesertanya dengan baik dan berkualitas,” kata Adiella
ay/yn/JAMKESNEWS
Narasumber : Adiella de Zita Lee Montan