Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 Tak Boleh Ganggu Aktivitas Ekonomi Masyarakat
MATARAM.lombokjournal.com — Anggota Komisi V DPRD NTB bidang kesejahteraan rakyat dan kesehatan, Lalu Budi Suryata menghimbau Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, mempertimbangkan keberlangsungan ekonomi masyarakat dalam pengambilan kebijakan terkait protokol kesehatan Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Budi, mengingat pandemi Corona yang tengah mewabah tak hanya mempengaruhi kesehatan fisik tetapi juga berdampak pada ketidakstabilan psikologi masyarakat, yang timbul karena belum optimalnya perputaran ekonomi.
“Tidak hanya fisik kita terpengaruhi, kemudian juga emosional kita,” katanya. Kamis, (09/07/20).
Dijelaskan, Pemprov dalam pengambilan kebijakannya harus benar-benar memperhatikan terselenggaranya dua unsur penyangga stabilitas sosial tersebut, baik unsur kesehatan masyarakat maupun unsur kesejahteraan ekonomi.
Sebab jika dua hal tersebut tidak berjalan dengan baik bisa memicu stabilitas sosial yang sulit dikendalikan.
“Tetapi yang paling menghantam juga adalah yang dirasakan masyarakat dan kita sendiri juga merasakan itu, adalah faktor finansial kita juga tergerus,” paparnya.
Budi menambahkan, kendati masih banyak masyarakat yang terpapar virus Corona, saat ini peran Pemprov NTB dalam menanggulangi penyebaran virus Corona sudah cukup maksimal, baik dari sisi penyediaan anggaran maupun penerapan aturan protokol kesehatan di lapangan.
Untuk itu fokus kebijakan pemerintah selanjutnya harus mengarah ke peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi.
“Saya berharap pada pemerintah, harus lebih selektif, dalam melakukan kebijakan-kebijakan yang menyentuh finansial masyarakat,” ujarnya.
Ast