Pelaku UKM Pariwisata Dapat Pelatihan, Untuk Pulihkan Ekonomi
Kerajinan di NTB menjanjikan dan dapat menjadi suatu kerajinan dengan standar dan kualitas yang dapat menjadi suatu kekuatan ekonomi masyarakat
LOTENG.lombokjournal.com —
Provinsi NTB dipilih sebagai salah satu provinsi dari beberapa provinsi yang mendapatkan fasilitas pelatihan untuk para pelaku Koperasi dan UKM di sektor pariwisata dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Pelatihan itu merupakan sinergi Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) bersinergi dalam memulihkan ekonomi pada tatanan kehidupan baru.

Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menerangkan, pelaihan sebagai upaya peningkatan ilmu pelaku UKM di NTB.
Selain itu, menjadi salah satu jalan pemulihan trauma dan penyemangat bagi masyarakat NTB, atas anjloknya perekonomian akibat Pandemi Covid-19.
Pelatihan dipusatkan di dua kabupaten yaitu, Kabupaten Lombok Tengah sebagai lokasi Kawasan Mandalika. Dan Kabupaten Lombok Barat sebagai kawasan destinasi penyangga bagi destinasi super prioritas.
“Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap saudara-saudara pelaku UKM di Lombok Tengah khususnya, yang nantinya Lombok Tengah akan menjadi tuan rumah perhelatan even internasional MotoGP dapat meningkatkan potensi yang ada di kawasan NTB,” ungkap Hj. Niken.
Hal itu disampaikannya, saat memberi sambutan pada giat yang bertajuk KUKM eksis dan mampu beradaptasi pada masa pandemi dan new normal Covid-19, di Hotel Illira, Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (07/09/20).
“Mudah-mudahan bapak ibu semua yang mendapatkan pelatihan bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujar Bunda Niken.
Hj. Niken mengungkapkan terima kasihnya kepada Dekranasda Pusat atas upaya mengintegrasikan kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM.
“Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu terjadinya sinergitas kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranasda Pusat dan Dekranasda Provinsi NTB. Saya sampaikan selamat melakukan kegiatan pelatihan semoga bermanfaat dan bisa memberi semangat juga dan memberi peningkatan pada kualitas kita semua,” kata Hj. Niken
Bantuan khusus untuk Koperasi dan UKM
Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda), Suzana Teten Masduki saat membuka kegiatan itu menyampaikan, keadaan saat ini memberikan dampak yang luar biasa untuk pelaku pengusaha kecil dan pengrajin.
Sehingga tidak mudah untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru.
“Kita juga perlu mengaspresiasi usaha pemerintah dalam memberikan peluang pelaku usaha untuk meningkatkan kreativitas yang tinggi, dan cara bergerak dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suzana menerangkan, pemerintah menggelontorkan sejumlah bantuan khusus untuk Koperasi dan UKM.
“Mohon bantuannya Kepala Dinas Koperasi UKM di sini bisa membantu untuk mengoptimalkan informasi ini kepada pelaku usaha dan Peran UKM,” tutur Suzana.
Suzana menilai, kerajinan di NTB menjanjikan dan dapat menjadi suatu kerajinan dengan standar dan kualitas cepat dan mencapai target untuk masuk dalam pasar, sehingga dapat menjadi suatu kekuatan ekonomi masyarakat.
“Untuk pelaku usaha, semoga bisa mencapai target dan sukses menjadi usaha menengah kecil yang berkualitas dengan produk barangnya bisa memberi dampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.
BACA JUGA ;
Pelaku UKM Diminta Manfaatkan Informasi, Pelatihan dan Pendampingan
Usai kegiatan, Hj. Niken bersama Ibu Suzana dan rombongan mengunjungi gelar produk yaitu Tenun, Ketak, Tas berbahan tenun, dan perhiasan/aksesoris.
Selanjutnya mengunjungi Pelatihan Vokasi Teknik Pewarnaan Alam Tenun, dan terakhir mengunjungi di Koperasi Produksi Syariah Muara Kreatif Lombok.
HmsNTB