Rahasia Kekuatan Keberagaman Diungkap TGB

Di balik perbedaan dan keberagaman , terdapat rahasia kekuatan kita  sebagai umat dan bangsa.

SUMBAWA BARAT.lombokjournal.com —  Itu dikatakan Gubernur NTB Dr. TGH M. Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiah Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

“Cara terbaik menjaga  dan merawat kekuatan itu, dengan jalan menumbuhkan semangat persaudaraan sesama muslim dan membangun silaturrahmi,” kata TGB yang dalam kunjungan itu didampingi  Bupati KSB, Dr.H Musyafirin bersama Jajarannya, di KSB, Jum’at sore (07/07)

Kedatangan TGB disambut pimpinan dan ratusan santri, dan  segenap jajaran Pondok Pesantren dan masyarakat KSB diajak menjaga persatuan dan  merawat keberagaman.

Keberagaman dan perbedaan  yang dimiliki Bangsa Indonesia, menurutnya,  merupakan modal berharga membangun kekuatan. Segala kekurangan anak bangsa ini pun tidak boleh dijadikan bahan perselisihan.

“Justru yang diperlukan adalah saling melengkapi satu sama lain,” ujar TGB.

Gubernur yang juga ahli tafsir Al-quran ini mengajak jama’ah yang hadir saling menghargai perbedaan. Semua anak bangsa, hakekatnya  bersaudara.

“Tidak boleh lah satu atau dua  perbedaan merusak hubungan kasih sayang di antara sesama,” tuturnya.

Ponpes Akselerasi

TGB mengaku terkesan konsep pendidikan yang di Pondok Pesantren tersebut,  karena mengembangkan kurikulum berbasis sistem akselerasi. Terlebih, Pesantren ini memang dikhususkan mencetak kader yang mengabdikan dirinya untuk kepentingan Diin (Agama Islam).

Saat yang sama, TGB menguji hafalan dua orang santri tahfiz al’quran. Setelah menyimak hafalan kedua santri tersebut, TGB pun menyatakan mereka lulus. TGB memberikan hadiah untuk memotivasi semangat belajar santri.

Selain itu, atas nama pemerintah Provinsi NTB, Gubernur memberikan bantuan kepada pesantren tersebut senilai 25 juta rupiah

Sebelumnya, di tempat sama Bupati KSB menegaskan, pertemuan dengan jajaran Pemerintah KSB sengaja dilaksanakan di ponpes dengan cara sederhana.  Bupati sempat melaporkan  kondisi keamanan dan dinamika kehidupan masyarakat KSB yang kondusif.

Menurut Bupati, hal itu berkat saling pengertian antara satu sama lain meski hidup dalam  keberagaman. “Perbedaan ini adalah wadah pemersatu, bukan penghalang untuk kita bersama membangun daerah,” tegasnya.

Pemda KSB juga menyerahkan bantuan dana kepada Ponpes Ukhuwah Islamiah Taliwang sebesar Rp. 250 juta.

AYA




Kontribusi Nyata PKK, Menguatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Keluarga

Basis PKK  dimulai membangun keluarga kuat, yang akan menciptakan lingkungan kuat, dan kemudian akan membangun bangsa yang kuat

SUMBAWA BARAT.lombokjournal.com –  Saat road show di Pulau Sumbawa, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi, menyebbut PKK sebagai pioner mewujudkan generasi cerdas dan berkarakter.

“PKK memiliki kontribusi kuat mewujudkan generasi yang cerdas dan berkarakter,” kata gubernur saat silaturahim bersama kader  PKK se- KSB, Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta muslimat NW KSB, Jumat (7/7) malam di Pendopo Bupati Sumbawa Barat.

Kontribusi PKK paling nyata dan dirasakan masyarakat, yaitu di bidang penguatan pendidikan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Basis utama PKK adalah membangun keluarga yang kuat,” tegasnya.

Dari keluarga yang kuat akan lahir lingkungan yang kuat, dan pada gilirannya akan membangun bangsa yang  kuat, ungkapnya.

Seluruh Kader  PKK dipesan, agar menggali pengetahuan untuk menjadi ibu yang baik. Anak-anak generasi penerus bangsa yang lahir saat ini, mengahadapi tantangan ke depan jauh lebih besar.

“Tantangannya besar sekali, sehingga filter yang paling kuat adalah pendidikan dari orang tua,” tegas gubernur.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK NTB, Hj. Erica Zainul Majdi mengapresiasi PKK KSB yang memberikan sumbangsihnya menguatkan keluarga NTB.

“PKK KSB seringkali mewakili NTB di lomba tingkat Nasional,” ungkap Hj. Erica.

Erica mengingatkan tiga hal penting sebagai pilar menguatkan keluarga. Pertama, memanfaatkan pekarangan yang kosong dengan menanam tanaman pangan. Kedua, membudayakan hidup bersih dan sehat dengan membiasakan anak-anak dan keluarga kita mencuci tangan pakai sabun.

Dan ketiga , mengawasi dan mendampingi anak anak kita agar tidak menyaksikan adegan dewasa yang merusak mental dan karakter generasi bangsa.

AYA

 

 




Calon Jemaah Haji NTB Harus Menunggu 28 Tahun, Baru Bisa Berangkat

Saat ini, para Calon Jemaah Haji (CJH) yang ingin menunaikan Rukun Islam Kelima, harus menunggu 28  tahun terhitung mulai pendaftaran.

MATARAM.lombokjournal.com —  Aturan Kementerian Agama (Kemenag) Pusat itu ditegaskan kembali oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Perwakilan NTB, H Nasruddin yang baru dilantik, di Mataram  hari Jum’at (7/7).

“Sudah diatur oleh Kemenag pusat, yang dari NTB harus menunggu selama 28 tahun baru bisa menunaikan  haji,” tegasnya.

Bagaimana dengan CJH yang meninggal sebelum berangkat? Pihak Kanwil Kemenag Provinsi NTB akan mengganti dan mengembalikan uang yang sudah dibayarkan CJH yang bersangkutan.

“Kalau meninggal dunia bisa digantikan dari calon jamaah haji yang cadangan,” jelas Nasrudin.

Lebih lanjut dijelaskan, aturan harus menunggu 28 tahun baru bisa berangkat haji itu tentu ada kekecualian. Ada kebijakan lain untuk CJH lansia umur 75 tahun, bisa berangkat hanya menunggu 2 tahun .

“Itu kebijakan dari pemerintah, minimal 2 tahun baru masuk sistem,” katanya..

Kesehatan CJH

Pasca dilantik sebagai Kakanwil Kemenag Perwakilan NTB, Nasrudin memokuskan progaram utamanya adalah Program Kesehatan Bagi Calon Jamaah Haji di NTB. Pihaknya akan merujuk aturan Kemenag yang baru, dengan semangat yang baru.

“Kami betul-betul selektif memberangkatkan jamah Haji.  Harus betul-betul sehat, dipastikan dokumennya jangan sampai ada lagi kejadian- kejadian seperti sebelumnya. Jadi masalah kesehatan kita seleksi ketat dari jamaah kita,” ungkap Nasruddin.

Masalah kesehatan CJH menjadi fokus utama, karena masalah lain seperti dokumen dan sebagainya di rasa tidak terlalu mendapat pehatiann khusus.

“Ibadah haji memerlukan ibadah fisik, jadi kesehatan yang paling dipentingkan ,” kata Nasruddin.

Pasport CJH yang berangkat tahun ini sudah selesai 100 persen, namun visanya masih diproses Untuk kloter pertama, akan masuk asrama tanggal 11 Agustus.

“Bulan Agustus, kloter pertama sudah mulai masuk,” kata Nasruddin.

AYA




Makanan CJH Dijamin Aman dan Bebas Kadaluarsa

Katering CJH menjamin, makanan para CJH dipastikan aman dan tidak kadaluarsa

MATARAM,lombokjournal.com — Persiapan Calon Jemaah Haji (CJH), selain persiapan fisik, juga psikis penumpang maupun kesiapan transportasi, persiapan makanan para CJH pun harus diperhatikan. Hal ini disampaikan Iwan Triwanto Eksekutif Manager Unit Aerofood ACS Lombok selaku penyedia katering CJH .

Makanan yang disantap para CJH harus dipastikan aman dan tidak kadaluarsa. Persiapan sudah dilakukan sejak sebulan lalu, seluruh perbekalan jamaah seperti meals dan beverage.

“Sudah sejak sebulan lalu kita persiapkan jadi bisa dijamin tidak akan ada makanan yang kadaluarsa,” kata Triwanto, Jum’at (7/8).

Tahun ini jemaah haji bertambah hingga 1.000 orang membuat pihaknya melakukan persiapan lebih awal .

Makanan yang disediakan pun sesuai dengan kesepakatan antara Garuda dan Kemenag NTB. Saat ini Iwan mengaku sudah memenuhi semua sehingga tidak ada lagi kekurangan makanan nantinya.

“Kita sudah siap mulai 12 Agustus mendatang untuk keberangkatan embarkasi Lombok,” sambungnya.

Wakil Gubernur NTB H Moh Amin sempat khawatir dengan kondisi makanan para CJH. Namun Iwan menegaskan, Aerofood telah memiliki sertifikasi ISO dan HACCP. Artinya, makanan dijamin tidak akan cepat basi. Selain itu makanan dijamin masih bisa dikonsumsi lebih dari 16 jam penerbangan yang berangkat.

“Ya wagub sempat khawatir kondisi makanan untuk CJH, dikira akan kadaluarsa atau cepat basi. Tapisaya jelaskan, Aerofood sudah memiliki sertifikat ISO dan HACCP, artinya makanan fijamin tidak basi karrna bisa bertahan lebih dari 16 jam akhirnya wagub bisa paham,” tuturnya

Ketika makanan sudah dimasak di hot kitchen, didiamkan di blast chiller (pendingin), suhunya pun selalu dijaga. Suhu agar makanan tetap fresh tidak lebih diatas 10 derajat atau lebih tepatnya di bawah 8 derajat. Sebab itu makanan CJH tersebut selalu diamankan dengan dry ice.

Untuk menu penumpang, ada dua hot meals dan satu snack. Ada menu Ikan asam manis dan ayam bumbu semur. Begitu juga dengan kepulangan. Sementara bahan baku sendiri didapatkan di supplyer lokal. Aerofood memberdayakan masyarakat lokal.

“Kita kontrak tiga bulan sekali untuk masing-masing supplyer,” pungkasnya

Begitu juga dengan packaging langsung diambil dari distributor utama. Hal ini dilakukan untuk menghindari produk kadaluarsa.

Sedangkan untuk persiapan 10 kloter penerbangan, Aerofood juga menambah chef yang diambil dari Denpasar.  Begitu juga dengan kendaraan pengangkut katering pun turut ditambah.

“Kita menyiapkan  455 x 3 untuk penumpang. Sementara kapten dan kru sebanyak  17 x 3 x 2 karena bolak balik,” tandasnya.

AYA




Ajakan Wagub Muh Amin, Calon Jama’ah Haji Dilayani Dengan Ihlas

Jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2017 Emberkasi Lombok, diajak melayani calon jamaah haji dengan sepenuh hati.

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si mengajak jajaran PPIH melayani jama’ah calon haji dengan keikhlasan dan tanggung jawab, serta memberikan motivasi bagi para calon jama’ah haji untuk berhaji sebaik mungkin.

Wagub menyampaikan ajakan tersebut saat Pelantikan PPIH 1438 H/2017 M  Emberkasi Lombok NTB dan Meal Presentasi, di Asrama Haji, Jum’at (07/07).

Kecenderungan jumlah masyarakat  NTB yang ingin melaksanakan ibadah haji terus meningkat tiap tahun.  Menurut wagub, ini pertanda makin nembaiknya  ekonomi masyarakat NTB.

“Peningkatan animo berhaji itu, selayaknya diikuti peningkatan pelayanan,” kata Amin.

Latar belakang jemaah  sangat beragam  tingkat  pengetahuannya. Hal itu perlu disikapi jajaran PPIH dengan pelayanan terintegrasi atau terkoordinasi dengan baik.  PPIH perlu terus meningkatkan sinergitas dengan berbagai pihak terkait untuk meminimalkan kemungkinan kendala yang dihadapi jema’ah calon haji.

Calon Jama’ah haji yang berangkat 12 Agustus 2017 mendatang, Wagub menghimbau untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Sehingga pelaksanaan hajinya nanti berjalan lancar sampai pulang kembali ke rumah.

“Saya himbau juga untuk menjaga etika dan  taat aturan,” kata wagub.

Sekrretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Dr. H. Hasan Faozi mengaku, tiap tahun selalu terjadi perbaikan dan peningkatan pelayanan. Hal ini sesuai tuntutan masyarakat dari tahun ke tahun yang semakin tinggi.

“Kami berupaya semaksimal mungkin meningkatkan penyelenggaraan ibadah haji yang berkualitas,” jelasnya.

Hasan Faozi  mengingatkan, keberangkatan haji di Indonesia akan dimulai 28 Juli 2017 mendatang. Pemulangannya mulai 6 September 2017. Calon jama’ah NTB akan diberangkatkan pada 12 Agustus 2017 mendatang.

Ia menjelaskan, selama menjalani ibadah haji, maskapai penerbangan, yaitu Garuda, akan menyediakan tiga tas bagi jama’ah, yaitu tas bagasi, tas kabin dan tas paspor. Bagi yang melebihi quota itu, disarankannya untuk menggunakan jasa argo.

Selama di Mekkah, pemerintah menyediakan hotel bintang 3 bagi seluruh calon jama’ah haji. Jarak penginapan tersebut ke Masjidil haram kurang lebih 4500 meter.

Selain itu, pemerintah menyedian bus sebagai alat transportasi bagi jama’ah, selama 24 jam. Di Madinah, jama’ah akan menginap di hotel yang berkelas sama dengan di Makkah. Hanya saja jaraknya lebih dengan dengan pusat pelaksanaan ibadah haji, yaitu 1100 meter.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Nasaruddin, S.Sos., M.Pd.I melaporkan, Quato haji untuk NTB tahun ini berjumlah 4.476 orang.

“Ditambah petugas-pertugas lainnya menjadi 4564 orang,” paparnya.

Ia memastikan, calon jama’ah haji akan berangkat menggunakan maskapai p Garuda Indonesia  Boeing 747  langsung dari LIA menuju Makkah.

AYA




Pengusaha Taxi Online dan Taxi Offline Masih Tarik Ulur

Pengusaha transportasi taxi offline (konvensional ) di Nusa Tenggara Barat (NTB) menolak keberadaan taxi online.

MATARAM.lombokjournal.com —  Penolakan itu disampaikan dalam pertemuan di Dinas Perhubungan Provinsi NTB antara pengusaha taxi konvensional dan kendaraan yang berbasis Online dengan aplikasi UBER, Kamis (6/7) pagi.

Pengusaha taxi konvensional menganggap keberadaan taxi yang menggunakan aplikasi Uber dan sejenisnya  tersebut dianggap ilegal.

Taxi berbasis online baru bisa menjalankan operasionalnya di wilayah NTB dengan terlebih dahulu harus memenuhi syarat dan ketentuan regulasi yang telah diatur oleh pemerintah lewat Menteri Perhubungan.

Namun sejumlah pengusaha transportasi taxi offline tetap menolak keberadaan taxi yang menggunakan aplikasi tersebut karena menggunakan nomor polisi  hitam.

Karena itu, pihak taxi online harus mematuhi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017  tentang  penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek,yang diberlakukan sejak 1 Juli 2017 lalu.

Salah satu pengusaha taxi offline yaitu Rangga Taxi, Junaidi Kasim mengatakan, menolak pengoperasian taxi online yang berbasis IT karena tidak memenuhi prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami tetap menolak kebaradaan taksi dengan aplikasi tersebut, karena tidak memenuhi prosedur pemerintah puat, ” tegasnya

Karena itu Ia meminta pada pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan NTB segera menertibkan keberadaan taxi online.

“Pemerintah agar segera tertibkan agar tidak terjadi persoalan dilapangkan,” ucapnya dalam pertemuan yang digelar terkait dengan taxi online dan Permenhub nomor 26 tahun 2017,

Menurutnya, taxi online harus menghentikan operasionalnya sebelum memiliki ijin yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Mereka harus memenuhi 10 points yang diatur dalam pasal 72 Permenhub nomor 26 tahun 2017,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Kadishub NTB, Lalu Bayu Windha mengatakan, sangat berharap dengan keberadaan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 menjadi aturan main yang jelas dan menjadi pedoman siapa pun baik pengusaha taxi online maupun taxi offline.

“Pemerintah hadir tugas  memberikan kesetaraan menciptakan  yang berkebaikan dan syarat dan ketentuan yang sama yang diikuti oleh semua pihak,”ucapnya.

Menurutnya,  silahkan berkompetisi dan itu tetap berlangsung dan harus di koridor sesuai dengan aturan. Setelah koridor diatur dan aturan telah clear, silahkan bermain dengan syarat syarat dan ketentuan.

Ia juga meminta kepada pengusaha Taxi ofline harus bisa mengikuti perkembangan tekhnologi saat ini.

“Sekarang jamannya sudah beda, semua apa -apa harus pake aplikasi, silahkan juga yang konvensional harus bisa meneyesuaikan nantinya karena semua saat ini berbasis online, jadi harus siap menerima apa pun ,” tegasnya

Dalam pasal 72 Permenhub 26 Tahun 2017 ada 11 point yang diatur untuk Angkutan Sewa Khusus (ASK) yaitu jenis angkutan sewa khusus, kapasitas silinder mesin kendaraan, batas tarif angkutan sewa khusus, batas kendaraan sewa khusus (kuota), kewajiban STNK berbadan hukum, KIR, tempat penyimpanan kendaraan..bengkel.pajak.akses digital dasboard dan sanksi.

Sementara itu pihak dari Koperasi Jasa Transportasi Cabang NTB,Iwan P. Balukea mengatakan, pihaknya saat ini mengurus ijin diinstasi Instasi terkait baik ijin operasional maupun ijin lain.

“Kita masih urus semua izinnya , untuk itu kita tidak beroperasi lagi sampai izinnya lengkap” cetunya

Sementara waktu pengoperasian transportasi atau kendaraan berbasis IT tersebut akan dihentikan sampai hingga segala syarat dan ketentuan dilengkapi.

AYA

 




Semua Pihak Harus Lindungi TKI atau Buruh Migran

Semua pihak diminta pro aktif memberi perlindungan dan perhatian bagi hak dan kewajiban TKI atau buruh migran

MATARAM.lombokjournal.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, P.hD mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun stakeholder terkait memperhatikan hak dan kewajiban tenaga kerja Indonesia (TKI) atau buruh migran.

Menurut Sekda, pemerintah dan semua stakeholder harus pro aktif memberi perlindungan bagi para ‘pahlawan devisa’ tersebut.

‘Dari kewenangan memang tugas pemerintah pusat,tapi pemda tidak bisa berpangku tangan,” kata Rosiady. Pemda harus mencegah buruh migran mendapat perilaku kekerasan dan tidak adil lainnya, tambahnya.

“Buruh migran sebagai warga NTB, mereka bisa merasakan ada kehadiran pemerintah disitu,” ungkap pak Ros sapaan akrab Sekda NTB saat membuka Sosialisasi dan Jaring Masukan Daerah  “Persiapan Dialog Pelaporan Indonesia Mengenai Implementasi Konvensi Pekerja Migran PBB” di Hotel Santika, Kamis (6/7).

NTB menjadi pengirim TKI  terbesar kedua setelah Jawa Timur. Saat ini Pemprov NTB kurang baik dan belum cukup untuk menahan keinginan TKI/TKW pergi bekerja ke luar negeri. Tingginya animo untuk bekerja keluar negeri mengalahkan pertimbangan resiko yang menimpanya.

Hal itu mendorong tingginya angka TKI yang berangkat melalui jalur ilegal. Untuk mencegah terulangnya kasus-kasus buruh migran ilegal, Pak Ros mengajak jajarannya mengembangkan inovasi pelayanan yang ramah dan menyederhanakan prosedur yang berbelit-belit.

“Mari kita kembangkan kebijakan yang ramah, persis sama dengan pegiat ilegal yang kebijakannya lebih ramah”, tegasnya.

Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat

Di tempat yang sama, Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri, Dicky Komar menilai, banyaknya jumlah buruh migran di luar negeri, pertanda baiknya hubungan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat sipil. Ia berharap, kerjasama seperti ini bisa berlanjut terus di masa mendatang.

Berdasarkan data dari Perwakilan RI di luar negeri, terdapat 6,5 (Enam setengah) juta pekerja migran Indonesia bekerja di LN saat ini. Sebaliknya Indonesia juga menjadi tempat bekerja bagi sekitar 70 ribu TKA.

NTB dipilih tepat sebagai tuan rumah dialog untuk menjaring masukan mengenai buruh migran. Sebab NTB, khususnya Lombok Barat dan Lombok Timur, dinilai pemerintah daerahnya memiliki beragam inisiatif perlindungan bagi TKI yang perlu dicontoh daerah lain.

AYA

 




Gubernur Minta Kemenlu, TKI Asal NTB Yang Terlantar Harus Dipulangkan Secara Terhormat

Para TKI Ilegal asal NTB yang terjaring operasi Pemerintah Malaysia agar dipulangkan secara terhormat

MATARAM.lombokjournal.com –  Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) M. Zainul Majdi  minta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), memperhatikan nasib TKI ilegal yang terjaring keimigrasian pemerintah negara Malaysia.

“Langkah tersebut penting dilakukan, untuk memastikan keberadaan TKI yang terjaring dalam Operasi oleh  Pemerintah Malaysia tidak terlantar,” kata gubernur, Kamis (6/7).

Gubernur menghimbau BNP2TKI agar terus melakukan komunikasi secaracintens dengan Kemenlu terkait Nasib TKI dari NTB yang  ilegal  di negeri jiran tersebut.   Bagaimanapun, mereka merupakan WNI yang wajib dilindungi dan diperhatikan, terlepas dari status yang ilegal, cetusnya.

“Kalau memang bisa dilakukan pemutihan supaya dilakukan pemutihan, tapi kalau tidak bisa dilakukan dan terpaksa dilakukan pemulangan, harus dipulangkan dengan baik dan secara terhormat,  jangan sampai terlantar,” tambahnya

TKI asal NTB selama ini, baik legal maupun non prosedural, banyak berkontribusi bagi devisa negara. “Menjadi tanggung jawab bersama ketika mereka (TKI) tersangkut permasalahan di negara tempat bekerja,” tutur Majdi.

Lebih lanjut dikatakan gubernur, sejauh ini pihaknya hanya bisa melakukan komunikasi, berkoordinasi dengan Kemenlu maupun BNP2TKI, supaya para TKI bisa mendapatkan penanganan baik.

Menurutnya, Pemerintah Daerah NTB tidak memiliki kewenangan melakukan penanganan pemerintah di luar negeri. “Jadi tidak bisa banyak berbuat, selain melakukan langkah tersebut,” tegasnya.

Untuk diketahui, NTB termasuk salah satu daerah pengirim TKI terbesar di Indonesia.  Tiap tahun TKI yang berangkat khusus ke negara tujuan Malaysia mencapai 50 ribu. Itu baru yang resmi, belum yang berangkat melalui jalur non prosedural

AYA




Angkutan Mudik NTB Husnul Khatimah

Angkutan mudik lebaran melalui pelabuhan penyeberangan dari dan menuju  NTB tahun ini, tidak adanya angka kecelakaan atau zero accident mulai awal puasa hingga pasca lebaran.

MATARAM.lombokjournal.com —   Musim mudik lebaran Idhul Fitri berjalan lancar dan  aman. Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang dan arus kendaraan, namun tidak terjadi penumpukan atau antrean dan kemacetan berlebihan.

Catatan keberhasilan itu diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D saat Silaturrahmi dan Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah dengan Keluarga Besar Pelabuhan Lembar, di Kawasan Pelabuhan Penyeberangan Lembar, Kabupaten  Lombok Barat, Rabu (05/07).

Pak Ros sapaan akrab Sekda NTB mengajak Jajaran Pelindo  mensyukuri keberhasilan tersebut.  Arus mudik lebaran di semua pelabuhan penyeberangan yang di NTB,  telah berakhir dengan baik.

”Atau dalam bahasa agamanya disebut husnul khatimah,” kata Pak Ros. Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi yang baik di antara semua pihak, tambahnya.

Sekda berterima kasih pada para pemudik yang mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. Selain itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama anggota TNI/Polri dan seluruh jajaran perhubungan darat, laut dan udara yang telah bersinergi menyukseskan angkutan lebaran tahun ini.

General Manager PT ASDP Indonesia Cabang Lembar, Anton Murdianto,mengakui, kerjasama dan koordinasi  yang baik semua pihak, angkutan lebaran di NTB tahun ini berjalan lancar, aman dan nyaman.

Menurutnya partisipasi masyarakat juga memberi andil atas kesuksesan itu. Ia berharap, pada tahun-tahun mendatang keberhasilan ini dapat terus ditingkatkan, mengingat angkutan lebaran berlangsung tiap tahun.

AYA

 




Mukernas Organda Bulan Agustus Di Mataram

Gubernur NTB Dr. TGH M Zainul Majdi menerima Sekretaris Jenderal DPP Organda , Ateng Aryono, MBA didampingi wakilnya, Muarid Siburian dan rombongan  DPP Organda, di ruang kerjanya, Rabu (5/7).

MATARAM.lombokjournal.com – Jajaran DPP Organda itu menemui gubernur untuk melaporkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Mataram,  tanggal 2-4 Agustus 2017

Ateng menemui gubernur selain melaporkan sekaligus memohon dukungan terkait dengan rencana digelarnya  mukernas itu.

Gubernur  Majdi yang didampingi Kepada Dinas Perhubungan Prov NTB , Lalu Bayu Windia, menyatakan dukungannya atas rencana Mukernas Organda tersebut.

Bahkan diharapkannya, melalui kegiatan yang digelar jajaran pengurus dan pimpinan organda di Mataram mendatang, dapat menjadi momentum menggalang sinergitas sekaligus konsolidasi.

“Lebih-lebih dalam menatap perkembangan teknologi yang kini hadir ditengah dinamika transportasi umum di Indonesia,”  ujar gubernur.

AYA