Biografi Penyair yang Terangkum dalam Puisi

Menulis puisi bagi Agus K Saputra seperti menulis buku harian, tercatat biografi perjalanan yang sarat kerinduan, takjub, sedih, kenangan, sekaligus semangat berkarya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Perayaan buku puisi ‘Januari di Kendari’ karya Agus K. Saputra berlangsung hari Kamis (01/06/23) malam, di Galery Taman Budaya NTB, Kota Mataram. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Berharap Kebhinekaan di NTB Terjaga

Biografi Agus K Saputra di Kendari dibahas

Agus K Saputra mengaku, 50 puisi yang terhimpun dalam buku itu itu didedikasikan untuk koleganya di Kendari, Sulawesi Tenggara. Sekitar setahun Agus bertugas di Kota Kendari, yang mengaku mengalami banyak peristiwa mengesankan. 

Ia bertemu teman-teman baru yang membuka banyak perspektif pemikiran baru, termasuk banyak bertemu seniman yang kemudian melecutnya berani terus berkarya.

Dalam acara yang dihadiri kalangan sastrawan dan banyak seniman Mataram lainnya, Agus tampak bersemangat sebagai penulis puisi. Meski ia tak punya pretensi menjadi penyair. 

Membaca 50 puisi Agus K. Saputra tergambar ‘biografi’ seseorang yang sarat kerinduan, takjub, sedih, kenangan, sekaligus semangat berkarya. Dalam buku kumpulan puisi ‘Januari di Kendari’ (87 hal, 2023), ditulisnya selama bertugas di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (2018-1019).

Menulis puisi bagi Agus, (barangkali) layaknya menulis catatan harian. Ia sudah ‘memuisi’ sehingga yang menyentuhnya dituangkannya dalam bahasa yang indah dan berirama untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan pengalamannya. Agus menggunakan imaji dan ritme yang unik untuk menciptakan efek emosional, dalam mengungkapkan pengalamannya selama di Kendari.

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS Tahun 2023 Meningkat

Maka puisi-puisi Agus yang ditulisnya di Kendari menggambarkan perjalanan emosional, spiritual, sekaligus introspektif. Penyair seringkali menggunakan imaji dan deskripsi untuk menggambarkan tempat-tempat yang dikunjungi, pemandangan alam, suara, aroma, dan kesan yang dirasakan selama perjalanan. 

Buku puisi yang jadi biogafdi Agus K Saputra
Buku Januari di Kendari

“….kata-kata (dalam puisi Agus, pen) sebagai aksentuasi pengalaman dan penghayatan,” tulis Syaifuddin Gani (Peneliti Brin) yang meninjau kumpulan puisi ini dalam tulisannya.   

Karena itu Syaifuddin menyebutnya sebagai buku kumpulan puisi rekaman jejak perjalanan. 

Pengalamannya bertemu keluarga nelayan di wilayah pesisir Kendari, ia ungkapkan dalam AYAH GAGAL MELAUT: 

Terasa kuat empatinya, menghayati derita keluarga nelayan: 

AYAH GAGAL MELAUT

malam ini tak ada ikan asap 

ayah gagal melaut

ketika batuk kembali menyergap 

napasnya tersengal-sengal 

 

di dapur ibu menjerang air 

dengan kayu bakar menipis 

seperti angin tak lagi menyapa 

peluhnya bercucuran tiada henti 

 

langit gelap 

hari semakin pengap 

menyoraki cerdik pandai bersenda gurau 

meninggalkan kami tanpa nasi 

 

laut bergemuruh 

mencari tempat menumpahkan amarah 

seperti petir siang bolong 

menusuk gendang telinga 

 

bumi pertiwi menangis 

dengan air mata darah 

suaranya semakin lemah 

bangkitlah bangkitlah 

Malalanda-Ereke, 11 November 2018 

Agus memang beruntung, punya kesempatan menempuh perjalanan di banyak tempat. Setelah di Kendari (Sulawesi Tenggara), kemudian ia menjelajah di Sulawesi Selatan. Dan sejak pertengahan 2023 bertugas di Area Lampung, Provinsi Lampung, sebagai Deputi Bisnis/Vice President PT Pegadaian, Kantor Wilayah Palembang 

Memang Agus bisa dibilang jenis manusia yang langka, dalam posisinya sebaga Deputi Bisnisi PT Pegadaian, telah menerbitkan 6 buku kumpulan puisi, yaitu Kujadikan Ia Embun (Halaman Indonesia, 2017), Menunggu di Atapupu (Halaman Indonesia, 2018), Sepucuk Surat dan Kisah Masa Kecil (Halaman Indonesia, 2020), Bermain di Pasar Ampenan (Halaman Indonesia, 2021), dan Mencari Rumah Sembunyi (Halaman Indonesia, 2022). Dan yang keenam adalah Januari di Kendari (Halaman Indonesia, 2023).

BACA JUGA: Gotong Royong Bhakti Stunting di Lombok Timur

Salah seorang pembicara meninjau puisi-puisi Agus, adalah sutradara teater di Mataram, Kongso Sukoco, yang mengungkapkan pendekatan ‘psikobiografi’. Pendekatan ini menginterpretasikan puisi JANUARI DI KENDARI sebagai pengalaman penyair dalam perspektif psikologi, berdasarkan sumber informasi yang ditemukan dalam puisi. 

JANUARI DI KENDARI

hujan membawa sakitnya melangkah 

mendapati selembar cerita 

terpanah hati menjadi rintik 

 

dingin mengembara ke langit biru

 menyapa mentari hinggap di bibir 

merekah bersama sebaris senyum 

 

angin kini mengalir sendiri 

membasahi setiap langkah 

menepikan kepedihan 

 

hingga api membara 

membawa jalan bahagia 

januari di kendari 

Kendari, 13 Januari 2019

 

Nada dasar puisi di atas menggambarkan pengalaman dan perasaan kesedihan (sekaligus cahaya kebahagiaan) yang sangat personal. Kalau itu menggambarkan pengalaman subyektif penyair, itu bisa dipahami. 

Karena Agus yang sebenarnya selalu ‘rindu keluarga’ itu harus bertugas di tempat yang jauh dari keluarga. Itu berlangsung simultan. Itu bisa ‘beresiko’ secara emosional.

BACA JUGA: NTB Segera Bangun Perusahaan Energi Terbarukan

Perayaan buku JANUARI DI KENDARI mendapat perhatian luas kalangan seniman di Lombok, termasuk dari Kepala Kantor Bahasa NTB, Dr. Puji Retno Hardiningtyas, S.S., M.Hum, Kepala Perwakilan Ombudsman RI NTB, Dwi Sudarsono SH, Kepala Taman Budaya NTB, Sabarudin, S.Sastra, dan sutradara film, Adi Pranajaya Ratsu, serta penyair Kiki Sulistio. ***

 

 

 

 




Gubernur NTB Berharap Kebhinekaan di NTB Terjaga

Bang Zul sapaan Gubernur NTB menyampaikan pesan, perlunya menjaga kerukunan sesama menjadi prioritas, 

KLU.LombokJournal.com ~ Kebhinekaan yang sudah berdiri harus terus dipupuk, jangan sampai beda pilihan ataupun beda partai politik berakhir perpecahan, dan menghalangi tumbuhnya rasa kasih sayang antar sesama.

BACA JUGA: Wagub NTB Berangkat Haji, “Semoga Menjadi Haji Mabrur”

Pesan Gubernur NTB, masyarakat diminta jaga kebhinekaan
Gubernur Zulkieflimansyah

Semua elemen masyarakat harus tetap menciptakan ketenangan dan kerhamonisan di bumi NTB.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat meghadiri acara Pujawali Pura Manik Sari di Batu Beleq Lombok utara, Sabtu (03/06/23).

Bang Zul menyampaikan, tempat ibadah (Pure) sejatinya merupakan tempat suci untuk melakukan pemujaan menjernihkan pikiran dan jiwa. Kemudian menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang kepada sesama serta yang maha kuasa.

“Kerukunan antar sesama harus menjadi prioritas, jangan sampai beda pilihan atau partai menghalangi tumbuhnya rasa kepedulian antar sesama,” jelas Bang Zul.

BACA JUGA: Wujud Program Industrialisasi, Hasil Hutan Bukan Kayu

Senada pesan Bang Zul, Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI ) Provinsi NTB Ida Made Santi Adnaya menghimbau, agar menjelang pesta demokrasi ini tetap menjaga ketertiban terlebih hal tersebut sudah anjuran dari sang Hyang Widi Wase.

“Sebagai umat Hindu Dharma yang baik, jadilah contoh sebagai garda terdepan dalam membingkai kerukunan dengan cara menjaga ketertiban,” ungkap Made 

BACA JUGA: Gotong Royong Bhakti Stunting di Lombok Timur

Selanjutnya di akhir acara Gubernur Bang Zul didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov NTB, Kepala Biro Kesra Setda NTB, Ketua PHDI NTB serta tokoh umat hindu meresmikan secara langsung Pura Maniksari Batu Beleq Pusuk. ***

 

 




Wagub NTB Berangkat Haji,”Semoga Menjadi Haji Mabrur”

Dalam tasyakuran keberangkatan ibadah haji Wagub NTB, dimohonkan doa masyaraKAT Kepala OPD, teman teman ASN yang belum berkesempatan menunaikan ibadah haji agar segera peroleh kesempatan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi yang akrab disapa Miq Gita mendoakan agar ibadah haji yang dilaksanakan Ummi Rohmi dapat menjadi Haji yang mabrur, dan senantiasa diberikan kesehatan. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bergarap Kebhinekaan di NTB Terjaga

Wagub mohon doa masyarakat agar mendapat haji mabrur

Ucapan itu disampai Miq Gita menyampaikan sambutan acara Tasyakuran Keberangkatan Haji Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang dilaksanakan di Halaman Pendopo Wagub NTB, Jum’at (02/06/23).

“Alhamdulillah, mewakili Pemerintah Provinsi NTB dengan segala rasa syukur dan bahagia kami hadir untuk memberikan doa semoga ibu Wagub dan bapak yang akan menunaikan ibadah haji, mudahan berangkat dalam keadaan sehat walafiat, kembali dalam keadaan sehat, sehat dalam menjalankan ibadah haji, dan semoga mendapat predikat haji yang mabrur,” kata Miq Gite yang mewakili Guibernur NTB.. 

Ia berharap agar Ummi Rohmi didoakan di tanah suci, untuk seluruh Kepala OPD, para ASN, masyarakat, bahkan Provinsi NTB menjadi daerah yang aman, damai dan Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbhun Ghaffur.

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS Tahun 2023 Meningkat

“Kami juga berharap agar didoakan, kepada bapak-bapak Kepala OPD, teman teman ASN yang belum berkesempatan menunaikan ibadah haji, atau masih dalam antrian, semoga diberikan kesempatan menjadi tamu Allah, dan didoakan NTB menjadi daerah yang aman, damai dan Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbhun Ghaffur,” UJARnya.  

Pada kesempatan yang sama, Ummi Rohmi mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan memohon doa agar diberikan kesehatan dalam menjalankan ibadah haji

“Kami mohon doa agar perjalanan kami dimudahkan oleh Allah SWT, berangkat sehat, pulang juga sehat, kita bisa bersua kembali, bekerja bersama dalam keadaan sehat wal afiat,” ungkap Ummi Rohmi.

Keberangkatan Haji Ummi Rohmi pada tanggal 07 Juni 2023 dan mendapat kloter pertama dari Provinsi NTB.

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 

Turut hadir Gubernur NTB periode 2008 – 2018, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A, Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, seluruh Kepala OPD tingkat Provinsi NTB, Forkopimda Provinsi NTB dan Organisasi Wanita. ***

 

 




Penyelenggara Pemilu Perlu Pakai Jasa Supranatural 

Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 mengusulkan penyelenggara Pemilu perlu melibatkan kalangan supra natural untuk Cegah serangan klenik terhadap peserta Pemilu

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penyelenggara Pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), perlu jasa supra natural untuk mengantisipasi serangan klenik terhadap peserta Pemilu. 

Serangan klenik ini sulit dibuktikan secara kasat mata, tapi eksistensinya diyakini keberadaannya oleh masyarakat, sebagai bagian warisan ilmu turun temurun dari nenak moyang. 

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS Tahun 2023 Meningkat

Hal itu disampaikan Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, SH kepada media, Jumat (02/06/23).

Menurutnya, ilmu klenik memiliki kegunaan memperkuat sugesti dan keyakinan. Dan diyakini memiliki khasiat memancarkan pesona kuat di mata pemilih terhadap pemakainya. Bahkan ada cabang ilmu klenik yang dipakai untuk melumpuhkan dan menyerang seperti santet, dan lain-lain.  

“Untuk itu sebagai bentuk antisipasi,  perlindungan dan mengayomi peserta Pemilu 2024 mendatang dari kemungkinan gangguan alam gaib, KPU maupun Bawaslu perlu melibatkan kalangan supra natural untuk menyukseskan gelaran Pesta Demokrasi 2024 mendatang,” katanya di Mataram. 

Didu sapaan Direktur MI16,  secara fungsional dan kegunaan ilmu supra natural diduga memiliki dua tujuan, yakni untuk kepentingan defensif dan ofensif (serangan).

Kepentingan defensif atau perlindungan disinyalir untuk memberikan sugesti kepada pemakainya sekaligus untuk memanipulasi aura performance dengan perantaraan berbagai benda mistis dan trik ilmu. Seperti ilmu mistis khas Sasak; Senggeger, Jaran goyang, kecial kuning, semantak nane, turun tangis, dan sebagainya. 

BACA JUGA: Gotong Royong Bakti Stunting di Lombok Timur

Sementara itu ilmu mistis untuk  keperluan serangan/ofensif secara gaib di sinyalir dipakai untuk menaklukkan dan mendegradasi citra seterunya; santet, guna-guna, pedang pekir,  kedebong loas, lomak lompe, dan sebagainya.

“Pemakai ilmu supra natural kebanyakkan dihajatkan untuk memberikan sugesti dan mempertebal daya pesona,” ujar Didu

Didu mengatakan jika untuk mengantisipasi serangan server penyelenggara pemilu oleh hacker, KPU-Bawaslu sudah memproteksi keamanan servernya dengan berlapis oleh ahli IT yang canggih.

Maka untuk mencegah serangan unpedictable dari alam mistis, KPU-Bawaslu diminta membentuk task force anti serangan Supranatural yang berisi orang-orang yang memiliki kemampuan ilmu dalam yang mumpuni dan teruji secara kasat mata. 

Suka tidak suka , kuat dugaan dunia klenik dan mistis kerap dipakai sebagai sarana untuk mempengaruhi persepsi masyarakat lewat berbagai media ,” imbuhnya.

BACA JUGA: Ex Bandara Selaparang, Epicentrum Pertumbuhan Ekonomi Baru

Edukasi Menangkal Mistis

Didu mengatakan. keberadaan tokoh atau orang sakti yang diberikan kelebihan memiliki indera keenam atau kemampuan ilmu klenik, bisa dimanfaatkan memberikan edukasi dan pertolongan pertama bila mendapati seseorang terkena serangan klenik. 

“Misalnya edukasi atau tata cara menangkal jika orang kesurupan ataupun kerasukan bisa ditangkal dengan melakukan rukiyah. Sementara untuk  mencegah santet dan ilmu kiriman bisa ditangkal dengan Mustika Kayu Sulaiman,” ujar Didu.

Menurutnya, peran penting kalangan supra natural bergerak dalam diam menangkal berbagai macam ilmu klenik untuk melindungi peserta pemilu yang ‘lemah’. 

Diduga, fenomena konstestasi Pemilu 2024 diwarnai dua perang, yakni dari sisi depan (front stage), konstestan akan beradu palagan untuk meraih dukungan. 

Dan peran sisi belakang (back stage) ada nuansa kuat pelibatan dunia supra natural memback up calon yg memakai jasanya dengan berbagai motivasi,” ulasnya. 

Kata Didu, politik dan klenik saat ini sulit dipisahkan, karena hal tersebut memiliki alasan pembenar. 

Hal ini tentu tidak terlepas budaya masyarakat yang masih menpercayai kekuatan klenik, yakni dunia klenik yang memiliki peran yang kuat dalam mendongkrak suksesnya seseorang. 

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

“Politik dan Klenik ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan yang saling memberikan kekuatan keyakinan dan sugesti dalam meraih kemenangan,” tukasnya. (*)

 

 




Ekspor Vanili Organik ke AS tahun 2023 Meningkat 

Menurut Wagub NTB, petani memiliki semangat juang meningkatkan produksinya, karena itu nilai ekspor vanili terus meningkat

LOBAR.LombokJournal.com ~ Ekspor vanili organik ke Amerika Serikat tahun 2023, membuktikan petani masih tetap memiliki semangat juang untuk meningkatkan produksi usaha taninya, dan sekaligus meningkatkan nilai ekspor bagi kesejahteraan petani.

Pernyatan tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB Hj. Siti Rohmi Djalilah, pada Rapat Koordinasi Gratieks dan pelepasan ekspor vanili organik Lombok ke Amerika Serikat tahun 2023, Kamis (01/06/23) di Balai Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Kelas 1 Mataram, Lembar, Lombok Barat.

Kata Wagub NTB, semangat juang tinggi petrani meningkatkan produksinya, sehingga ekspor vanili terus meningkat

Vanili menjadi komoditas spesial lantaran tak tumbuh di semua negara dan sangat berpotensi jika dikembangkan di Indonesia, khususnya di NTB. Tamanan vanili bukan tamanan musiman seperti komoditas lain di NTB.

“Terlebih lagi vanili Lombok telah mendapatkan sertifikat dengan kualitas internasional yang bisa diserap pasar dunia,” ujae Wagub.

Menurutnya, ini sesuatu yang betul-betul membuat petani bersemangat memperluas areal tanam untuk dilakukan pembinaan yang lebih terarah, produksi juga jadi makin tinggi ke depan. 

“Dan ini sudah terbukti dari tahun ke tahun produksinya semakin meningkat,” ujar Wagub NTB.

Mengingat tanaman vanili merupakan komoditas pertanian perkebunan yang cukup menguntungkan, Pemprov NTB merencanakan untuk mempersiapkan SDM para petani ataupun pelaku usaha vanili ini melalui pelatihan, yang akan melibatkan para siswa SMK Pertanian.

“Butuh pembinaan dan pelatihan bagi petani, untuk menjaga kualitas. Diharapkan petani-petani vanili sukses, seperti petani sekaligus penguasaha vanili sukses dari Lombok Mohir bisa ditiru dan mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan,” katanya. 

Wagub akan memperhatikan peningkatan SDM bagi petani vanili, harapannya kualitas dan kuantitas produksi juga semakin meningkat serta cakupan aeal tanamnya juga semakin diperluas.

“Semua itu optimis bisa kita lakukan. Karena pola komunikasi kita dengan petani juga tidak terlalu formal. Semua elemen di tingkat provinsi juga semua bisa terlibat kalau kita kompak menuju semangat dan tujuan yang sama,” ujarnya. 

Produksi meningkat

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Mataram, drh. Arinaung, M.Si melaporkan, produksi vanili di NTB sejak tahun 2020 sd hingga saat ini terus meningkat. Terutama untuk ekspor vanili kering dengan harga yang cukup bagus. 

Tahun ini yang merupakan tahun ketiga ekspor vanili. Diharapkan hingga Desember 2023 ini hasil produksi  bisa meningkat dengan perkiraan antara 7-8 ton vanili kering. 

Selain itu kata Arinaung, menjadi suatu kebanggan bagi petani vanili di NTB, selain upaya peningkatan produksi para petani juga konsen dengan pemenuhan pesyaratan permintaan ekspor dari negara tujuan. 

“Jadi petani konsen saat ini bagaimana menyiapkan produksi mulai dari kebun, pengolahan pasca panen, hingga pengemasan harus memenuhi standard. Ini suatu langkah berpikir petani yang bagus untuk mememenuhi persyaratan pasar yang dimulai dari tingkat petani,” kata Arinaung.   

 Sementara itu, ekportir CV Rempak Organik, Mohir mengungkapkan, vanili yang diekspor ke Amerika Serikat saat ini berasal di Lombok Utara dan Lombok Timur dengan ketinggian lokasi tanaman antara 600-700 dpl.

“Dan pada bulan Agustus mendatang vanili Lombok siap diekspor antara 5-6 ton. Sedangkan untuk permintaan ekspor vanili asal NTB sebanyak 23 Ton dan bakal dikirim secara bertahap serta CV Rempak Organik punya sertifikat dunia Vanili Organik. 

Dan untuk nilai ekspor vanili asal NTB kali ini senilai Rp1,4 Miliar. ***

 

 




Wujud Program Industrialisasi, Hasil Hutan Bukan Kayu 

Panen hasil hutan bukan kayu, Wagub NTB menyebutnya sebagai wujud program industrialisasi di NTB

LOTIM.LombokJournal.com ~ Setelah mengunjungi Posyandu Keluarga di Desa Jenggik, kali ini Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah melakukan Panen Perdana Daun Kayu Putih, bertempat di area Perhutanan Sosial KTH Lembah Madu Desa Gunung Malang Kec. Pringgabaya Lombok Timur, (31/05/23).

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS tahun 2023 Meningkat

Kata Wagub NTB, panen hasil hutan bukan kayu merupakan wujud industrialisasiDisebutkan Wagub, panen perdana ini sebagai salah satu wujud program industrialisasi hasil hutan bukan kayu di NTB.

“Apa yang kita lakukan hari ini, menjadi salah satu ikhtiar dalam mewujudkan NTB hijau,” ungkap Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Ditambahkan Umi Rohmi, NTB sebagai daerah yang subur, potensi alamnya juga luar biasa. Untuk itu ia meminta masyarakat untuk melestarikan alam dengan menjaga keindahannya. Jangan sampai ada masyarakat yang nebang pohon, tapi lupa melakukan penanaman kembali.

“Mari kita semua menjaga alam, agar alam menjaga kita pula,” tuturnya.

BACA JUGA: Gotong Royong Bakti Stunting di Lombok Timur

Lanjutnya, lahan kering dan curah hujan yang rendah serta suhu yang panas di sebagian besar wilayah NTB bukanlah hambatan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kondisi tersebut, secara khusus di Lombok Tengah Bagian Selatan, Lombok Timur bagian selatan dan barat serta Bima, Dompu dan Sumbawa dimana laju tutupan lahan dan hutan yang cukup tinggi.

 Ini akibat dari ekspansi pertanian monokultur Jagung di kawasan hutan.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. NTB melalui UPT Balai KPHnya tidak tinggal diam. Dengan segala upaya dan kerja keras aparat KPH di lapangan mengedukasi petani agar tidak menanam monokultur Jagung dan tanaman semusim lainnya di kawasan hutan.

Dengan pola agroforestry, edukasi ini secara perlahan mulai terbukti dan ada perubahan bentang lahannya.

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 

 Hal ini terbukti di kawasan Areal Perhutanan Sosial Kemitraan Kehutanan seluas 50 Ha di Desa Gunung Malang Pringgabaya Lombok Timur, mampu merubah lahan jagung menjadi agroforestry Kayu Putih dan tanaman lainnya.

Wagub didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kadis Perindustrian dan Kadis PMPD Dukcapil NTB dan rombongan lainnya. ***

 

 




Gotong Royong Bhakti Stunting di Lombok Timur

Saat menghadiri Gerakan Gotong Royong Bhakti Stunting, kader Posyandu ditekankan  agar menggunakan alat yang standar dalam pelayanan kesehatan

LOTIM.LombokJournal.com ~ Para kader Posyandu diminta menggunakan peralatan Posyandu yang standar untuk menimbang dan mengukur, agar hasilnya akurat dan valid.

Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan pesan itu saat mengunjungi pelaksanaan Gerakan Gotong Royong Bhakti Stunting, bertajuk “Pemberian Protein Hewani Tuntaskan Stunting” di Desa Jenggik Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur, Rabu (31/05/23).

BACA JUGA: Kolaborasi dan Sinergitas NTB Care, APDL dan BAZNAS RI

Wagub NTB menghadiri pelaksanaan gotong royong bakti stunting

“Untuk menciptakan pelayanan posyandu yang berkualitas harus menggunakan alat yang standar, seperti alat timbangan elektrik, antropometri dan lain sebagainya untuk mendapatkan data yang akurat dan valid,” tegas Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Selain itu, Umi Rohmi meminta pihak Kepala Desa untuk menganggarkan peralatan posyandu yang standar.

“Alangkah baiknya masing-masing posyandu memiliki timbangan elektrik dan fasilitas pelayanan pendukung lainnya karena anggaran desa itu diperuntukkan untuk peralatan posyandu dan honor kader serta pembinaan kader,” ungkapnya.

Dikatakan, Posyandu Keluarga  di NTB sudah 100 persen. Sehingga permasalahan sosial bisa diedukasi lewat posyandu, tidak hanya melayani masalah kesehatan gizi anak.

BACA JUGA: Pemprov NTB Optimis Mampu Lunasi Hutangnya

“Posyandu ini sebagai tempat edukasi berbasis dusun, tidak hanya melayani masalah kesehatan gizi anak, melainkan bisa mengedukasi tentang bahayanya narkoba, pernikahan dini dan permasalahan sosial lainnya, yang penting posyandunya berkualitas,” kata Ummi Rohmi.

Umi Rohmi mengapresiasi Posyandu Mandalika Samang, sudah bintang tiga Gemilang. Rumah kader dinilai bagus  yang dijadikan lokasi pelayanan posyandu sehingga cukup representatif.

Sementara itu, Ketua Posyandu Mandalika Samang, Baiq Endang Ningsih menyampaikan terimakasih atas kedatangan buk Wagub. 

“Mewakili kader senang sekali bisa dikunjungi. Semoga bisa menjadi inspirasi penyemangat bagi kader untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ex Bandara Selaparang, Epicentrum Pertumbuhan Ekonomi Baru

Disebutkan, sasaran anak bayi balita yaitu terdapat 121. Angka stunting sebelumnya terdapat 19 anak, hingga saat ini masih tersisa 5 yang masih diintervensi. 

Selain itu, ia berharap para kader terus dibimbing dan diberikan pelatihan dalam melakukan tugas-tugas kader dan lain sebagainya untuk meningkatkan kapasitas para kader. ***

 

 

 




Kolaborasi dan Sinergitas NTB Care, APDL dan BAZNAS RI 

NTB Care, APDL dan Baznas RI melakukan kolaborasi membantu disabilitas di Lombok Timur, agar memberi langkah positif ke depan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kolaborasi dilakukan tiga lembaga yaitu NTB Care, Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) dan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI).

BACA JUGA: Gotong Royong Bhakti Stunting di Lombok Timur

Kolanorasi NTB Care, Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) dan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI), menyalurkan bantuan kepada disabilitas

Ketiganya menyalurkan bantuan pemasangan alat bantu gerak kaki palsu, Brace, dan Afo kepada 14 Orang dan 15 Unit alat bantu untuk diberikan kepada disabilitas Nusa Tenggara Barat, Rabu (31/05/23) di City Hotel. 

Sri Agustini, Ketua APDL Pusat Bandung menjelaskan terkait bantuan gerak kaki palsu.

“Alat bantu yang diberikan berupa kaki palsu, Brace, Brace ini merupakan alat untuk penyangga kaki yang lemas, dari bawah telapak kaki sampai ke pangkal paha. Termasuk untuk terapi kaki agar bisa berdiri, sedangkan Afo alat bantu yang berfungsi menguatkan engkel telapak kaki,” jelasnya.

Tentang disabilitas, Sri AgustinI menuturkan, disabilitas bukan melulu yang diberikan bantuan tapi disabilitas juga bisa memberikan bantuan kebaikan sekecil apa pun.

BACA JUGA: Anugerah Merdeka Belajar Tingkat untuk NTB

“Itu yang terpenting bisa memberikan bantuan. Kepada teman-teman penerima manfaat semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat, dan memberikan langkah positif ke depan,” kata Ketua APDL Pusat Bandung itu. 

Untuk pengukuran dan pemasangan alat bantu gerak kaki palsu, APDL mendatangkan langsung dari Yayasan Anugerah Jaya Disabilitas Karawang, Jawa Barat yang dibina langsung oleh BAZNAS RI

Simbol kekuatan

Ketua Baznas Provinsi NTB diwakili Ketua 1, Lalu Fatimura Farhan menyampaikan, Baznas ingin menegaskan, pemasangan alat bantu ini merupakan simbol kekuatan, ketegaran dan kebersamaan kita.

“Teman-teman (disabilitas) jangan pernah merasa sendiri,” katanya

Pada kesempatan sama, Staf Ahli Gubernur bidang sosial dan kemasyarakatan menyampaikan pesan dan salam Takzim Gubernur Zulkieflimansyah.

“Keterbatasan fisik bukan lah penghambat untuk berkembang. Tetap semangat dalam melangkah,” ujar Lalu Fatimura Farhan..

Ia menyampaikan ajakan untuk membangun empati dan kesadaran masing-masing. Dan melalui kolaborasi ini, diharapkan menjadikan NTB contoh nyata yang dapat memberikan perubahan sosial secara nyata.

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua Donatur semoga Allah swt membalas kebaikan kita semua. Dan Semoga kerja sama ini tetap berlanjut ke depan untuk mewujudkan NTB  gemilang,” ujarnya. 

Agenda pemasangan alat bantu gerak kaki palsu, Brace, dan Afo itu juga dihadiri Direktur Utama Bank NTB Syariah, BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Kota Mataram. ***

 

 




Industrialisasi di NTB Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Meski sektor pertambangan diambil, program industrialisasi berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi, dan tertinggi secara nasional

KLU.LombokJournal.com ~ NTB menjadi salah satu yang  pertumbuhan ekonominya tertinggi secara nasional, karena. NTB mampu menggerakkan geliat industrialisasi.

BACA JUGA: Anugerah Merdeka Belajar untuk NTB

Gubernur NTB mengatakan, industrialisasi di NTB mendongkrak pertumbuhan ekonomi

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan itu saat berlangsung kick off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2023, di Aula kantor Bupati Lombok Utara, Selasa (30/05/23).

“Walaupun sektor pertambangan diambil, namun dalam kurun waktu empat tahun ini, NTB membuktikan program industrialisasi berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” jelas Bang Zul sapaan Gubernur NTB. 

Meski NTB pertumbuhan ekonominya kalah dengan beberapa provinsi di atasnya, namun kualitas pertumbuhan ekonomi NTB mengungguli provinsi tersebut. 

Menurut Bang Zul, kunci keberhasilan NTB meraih pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah sinergitas, kolaborasi bersama lintas vertikal dan horizontal, serta keberanian dalam melangkah.

BACA JUGA: Bang Zul Buka Turnamen Sepakbola Narmada Cup 1 2023

“Hampir setiap bulan, Pemprov NTB melaksanakan bazar pangan murah serta sidak harga di kabupaten /kota. Itu merupakan satu dukungan dalam upaya menekan inflasi pangan di daerah kita,” katanya.

Senada hal itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB, Heru Saptaji mengatakan, keberhasilan NTB mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 6,95 persen, tidak terlepas dari peran semua pihak. Khususnya dalam melakukan penguatan ekonomi domestik melalui program industrialisasi, pengembangan Usaha kecil, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dengan inovasi yang dilakukan, Heru optimis hingga akhir tahun 2023, dari 4,41 persen akan mampu di tekan hingga 4 persen. 

“Mari bersama kita gelorakan inflasi pangan, menuju NTB yang sejahtera,” ajak Heru.

BACA JUGA: Lombok FC U-19 Juara Barcelona Football Festival 2023

Acara yang juga dihadiri oleh bupati/walikota se NTB itu diakhiri dengan  penandatangan  berkas kerja sama oleh  pemerintah daerah kabupaten /kota serta penandatangan berkas kerja sama klaster bisnis to bisnis oleh para pengusaha dari 10 kabupaten/kota di NTB. ***

 

 




Anugerah Merdeka Belajar Tingkat Nasional untuk NTB

Wagub Hj.Sitti Rohmi menerima Anugerah Merdeka Belajar dari Mendikbud, Nadiem Makarim, di Yogyakarta

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemprov NTB berhasil meraih penghargaan “Anugerah Merdeka Belajar” sebagai Pemerintah Daerah Trasformatif Tingkat Provinsi di tingkat Nasional. 

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kata Kadisdikbud NTB, NTB terima Anugerah Merdeka Belajar karena sukses dalam program Transformasi Pendidikan Vokasi
Wagub NTB dan Kadisdikbud NTB

Karena NTB dinilai sukses dalam program Transformasi Pendidikan Vokasi. 

Penghargaan tersebut diterima Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, di Gedung Trimurti Prambanan, Yogyakarta, Senin (29/05/23).

NTB dinilai berhasil meningkatkan penyerapan lulusan SMK dengan mendorong terbentuknya Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) dan juga penerapan teaching factory dalam pembelajaran di SMK pada daerah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqan yang hadir dalam penyerahan penghargaan mengucap kesyukuran atas prestasi yabg sukses diraih NTB. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Optimis Tuntaskan Kewajibannya

“Alhamdulillah, di 2023 di kegiatan Merdeka Belajar, Nusa Tenggara Barat mendapat apresiasi dari Kementerian untuk kategori Transformasi Pendidikan Vokasi. Jadi hanya ada tiga atau empat provinsi di Indonesia ini yang mendapat penghargaan dari Mas Menteri atas suksesnya kita melakukan transformasi pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Barat,” jelas Aidy Furqan.

Menurutnya, upaya yang telah dilakukan NTB sehingga berhasil mendapat penghargaan Merdeka Belajar di antaranya adalah penyelenggaraan kemitraan dan adanya SMK BLUD.

BACA JUGA: NTB Segera Bangun Perusahaan Energi Terbarukan

“Jadi rupanya di Indonesia baru beberapa provinsi saja (yang melakukan transformasi pendidikan vokasi) sehingga tadi juga disebut sangat sedikit sekali, NTB salah satu bagiannya,” tandasnya.