Minus Sokong, Lima Kades Terpilih Dilantik Bupati KLU

Masyarakat Lombok Utara mampu menjaga nilai-nilai demokrasi, sehingga Pilkades serentak berjalan sesuai yang diharapkan

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, pada Kamis (28/12), melantik lima Kepala Desa yang terpilih hasil Pilkades serentak se-KLU beberapa bulan lalu.

Pelantikan dipusatkan di Aula Bupati Lombok Utara, dihadiri Wakil Bupati KLU. Sarifudin, SH. MH, Asisten I, Asisten III disamping beberapa Unsur lapisan masyarakat.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada pejabat Kepala Desa yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik selama beberapa bulan terakhir. Dan bagi Kades terpilih, ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Najmul.

Lebih jauh Najmul juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat Lombok Utara, dalam mendukung suksesnya Pilkades serentak 2017, khususnya di lima desa yang menggelar Pilkades.

“Saya bangga masyarakat Lombok Utara mampu menjaga nilai-nilai demokrasi sehingga Pilkades serentak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” lanjutnya.

Kepala Desa Medana terpilih, H.Umar Kholil, mengatakan akan segera turun langsung ke masyarakat dalam waktu dekat ini. Disamping membenahi birokrasi yang dirasa kurang.

“Untuk awal-awal saya akan langsung turun ke masyarakat guna mendengar sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat,” paparnya.

Lima Kepala Desa yang dilantik di antaranya, Kepala Desa Loloan Mahyudin, SH. Kepala Desa Medana , H.Umar Khalid, Kepala Desa Akar-akar, Akarman, S.Sos, Kepala Desa Teniga , Maswandi. Kepala Desa  Sambik bangkol, Jamaludin, S.Sos sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lombok Utara tahun 2017.

Awalnya terdapat 6 Desa yang menggelar Pilkades serentak pada bulan Oktober lalu. Namun Satu Kepala Desa dianulir dan harus menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) akibat tersandung kasus hukum.

DNU

 

 

 




Dinas Kominfo Prioritaskan Bangun Base Transceiver Station

Jangankan Sumbawa, di Lombok pun banyak area juga yang masih blind spot

MATARAM.lombokjournal.com  — Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Nusa Tenggara Barat (NTB) memproritaskan pembangunan Base Transceiver Station (BTS). BTS merupakan infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan operator, di lokasi-lokasi yang terdapat pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.

Salah satu yang mendapat perhatian lebih adalah kawasan pariwisata. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Tribudi Prayitno, Rabu (27/12)  di Mataram

Ia mengatakan, hingga saat ini masih terdapat blind spot di beberapa titik di sejumlah destinasi wisata yang ada di NTB.

Tribudi menyebutkan, sejumlah areal di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika yang digadang-gadang akan menjadi sebuah kawasan wisata kelas dunia, masih terdapat titik yang masuk kategori blind spot

“(BTS) kita utamakan di titik-titik terjadi kegiatan ekonomi produktif masyarakat. Jangankan Sumbawa, di Mandalika, Lingsar, Narmada (Lombok) ada juga yang masih blind spot,” ujarnya

Tribudi menyampaikan, pembangunan BTS sendiri merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB sendiri tidak memiliki alokasi anggaran dan juga kewenangan dalam pembangunan BTS.

Namun, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB berupaya penuh mendorong pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan BTS di NTB. Dan  telah mengajukan usulan pembangunan 32 BTS di NTB kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Tahun ini ada beberapa titik blind spot yang dapat intervensi pemerintah pusat untuk dipasang BTS, sudah ada belasan (BTS). Sisanya akan dipasang pada 2018,” tutur Tri Budi.

AYA




PLN Jelaskan Warga Yang Tersengat Listrik Di Desa Pijot, Lotim

Bapak dan anak mau menolong, akhirnya meninggal juga tersengat listrik

EVAKUASI empat orang korban aliran listrik, di Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Senin (25/12) lalu (Foto: IST)

MATARAM.lombokjournal.com — Empat orang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik, di Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Senin (25/12) lalu, pihak PLN memaparkan kronologis hasil investigasi timnya.

Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan pohon mahoni tumbang dan mengenai kabel sambungan rumah di sekitar lokasi kejadian. Hal itu menyebabkan kabel sambungan rumah terkelupas dan diduga menjadi sumber aliran listrik.

Juru Bicara PLN Wilayah NTB, Deddy Hidayat menjelaskan, kabel itu tidak putus tapi isolator pengaman antara kabel alumunium dengan luar itu terbuka. Itu akibat gesekan dengan tiang penyangga galvanis milik warga, karena kabel sambungan rumah tertimpa pohon.

“Arusnya masih bisa keluar dan mengalir ke tiang galvanis tersebut. Ditambah lagi kondisi hujan dan pohon basah akibatkan aliran listrik keluar sehingga tidak aman,” terang Deddy Hidayat.

Kejadian bermula, saat Ibu Sanah berangkat ke sawah untuk mengumpulkan siput sekitar pukul 08.00 WITA. Ibu Sanah ditemukan tidur telentang di pematang sawah, dengan ember mengapung di dekatnya.

Melihat itu, Bapak Sanah beserta dua anaknya, Hikmatullah dan Haeriah langsung menuju ke tempat kejadian. Haeriah dan Hikmatullah yang berniat menolong sang Ibu tiba-tiba ikut terjatuh dan tidak bergerak. Begitu juga dengan sang suami, Bapak Sanah yang ikut turun ke sawah untuk membantu.

Mendapat laporan atas kejadian tersebut, petugas PLN langsung menuju ke lokasi dan memadamkan aliran listrik di sekitar lokasi. Setelah listrik berhasil dipadamkan, masyarakat langsung mengevakuasi korban menuju Puskesmas Keruak, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Petugas PLN telah memperbaiki tarikan sambungan rumah tersebut ke jaringan yang aman. PLN secara bertahap akan melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap jaringan, baik di sekitar lokasi maupun daerah lainnya. Agar kejadian seperti ini agar tidak terulang kembali.

Demi keamanan bersama, PLN pun menghimbau masyarakat merabas pohon yang sudah mendekati jaringan PLN. Jika dirasa berbahaya, masyarakat dapat menghubungi PLN untuk membantu melakukan perabasan.

PLN meminta masyarakat agar melaporkan kepada PLN jika melihat jaringan PLN dalam kondisi tidak normal. Laporan dapat dilakukan melalui Contact Center PLN 123 atau 0370 123 jika menggunakan telepon genggam.

Untuk selanjutnya, terkait dengan kejadian ini, PLN akan bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Pasca kejadian, pihak PLN telah mengunjungi pihak keluarga untuk menyampaikan bela sungkawa dan pada hari Selasa (26/12) Manajemen PLN Wilayah NTB telah berdialog dengan Kapolda NTB dan Kurtubi, anggota Komisi VII DPR RI sesaat sebelum pemakaman korban.

PLN diharapkan menjaga keamanan instalasi kelistrikan.

AYA




Penghujung Tahun, Diprediksi Ada Gempa Berpotensi Tsunami

Saat air surut usai gempa bumi, masyarakat diminta segera menjauhi dan mencari lokasi yang lebih tinggi.

Muhammad Rum

MATARAM.lombokjournal.com –  Masyarakat NTB dihimbau mewaspadai cuaca ekstrem. Sejumlah potensi bencana yang harus diwaspadai masyarakat ialah tanah longsor, gempa bumi, banjir, dan tsunami.

Himbauan itu kembali disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Rum, Rabu (27/12).

Rum merujuk sebuah kajian, yang memprediksi akan terjadinya gempa bumi dengan skala cukup signifikan yang melanda sejumlah wilayah di Benua Asia penghujung tahun ini.

“Memang ada prediksi di penghujung tahun ini akan ada gempa bumi dan berpotensi tsunami. Mudah-mudahan ini tidak terjadi di wilayah kita,” katanya.

BPBD NTB mengajak masyarakat, khususnya yang berada di daerah pesisir mewaspadai pola-pola potensi tsunami. Rum mengimbau masyarakat melihat kondisi laut saat terjadi gempa bumi.

Saat air surut usai gempa bumi, masyarakat diminta segera menjauhi dan mencari lokasi yang lebih tinggi. “Kalau bisa menjauhi tempat potensi tsunami seperti Tanjung, Lunyuk, Kuta, kita waspadai tempat itu,” kata Rum.

Dijelaskannya, kalau ada gempa lalu air tiba-tiba surut, memang menarik karena kelihatan ikan-ikan, tapi itu potensi mendatangkan tsunami.

“Ketika ada gempa, warga di pesisir harus memahami melihat perilaku air, kalau air surut, lari ke tempat lebih tinggi,” jelasnya.

AYA

BACA JUGA:




Angin Kencang Disertai Petir dan Gelombang Tinggi Masih Akan Terjadi Di NTB

Masyarakat NTB yang berada di pesisir dihimbau mewaspadai cuaca ekstrem

MATARAM.lombokjournal.com – Musim hujan diprediksi akan berlangsung lebih lama, yakni hingga April 2018. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Rum mengatakan, Rum meminta masyarakat NTB selalu awas dan waspada menghadapi kondisi musim hujan.

“Diprediksi tahun ini musim hujan akan lebih panjang hingga April 2018,” katanya, Rabu (27/12)

Khusus masyarakat NTB yang berada di pesisir mewaspadai cuaca ekstrem.

Rum menyebutkan, angin kencang disertai petir, dan gelombang tinggi diprediksi masih akan terjadi di wilayah NTB, terutama yang berada di kawasan pesisir. Saat ini, ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter.

Puncak angin kencang disertai petir dan gelombang tinggi di NTB terjadi pada akhir tahun ini dan awal 2018.

“Angin kencang dan gelombang tinggi puncaknya akhir tahun dan awal tahun 2018. Masyarakat tetap waspada dan awas,”

Rum juga mengimbau para nelayan untuk lebih waspada dalam kondisi seperti ini. Rum mengimbau para nelayan tidak memaksakan melaut jika kondisinya tidak cukup baik.

AYA

BACA JUGA;




Libur Natal, Jumlah Penumpang Di Lombok International Airport (LIA) Capai 77 Ribu

Pertanda baik, masih banyak wisatawan yang memilih liburan ke Lombok

Suasana LIA di musim Libur

PRAYA.lombokjournal.com -– Jumlah penumpang hingga H-1 (Minggu, 24/12) untuk arus liburan, dari tanggal 18 hingga 24 Desember 2017, sebanyak 77.757 pax. Sedangkan jumlah pesawat tercatat sebanyak 635 sejak dibukanya Posko Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru 2018 di Lobby Lombok International Airport.

Jumlah penumpang pesawat Libur Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru Tahun 2018 itu untuk penerbangan menuju 10 kota yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bima, Sumbawa, Makasar dan Benete untuk domestik serta 2 penerbangan Internasional yaitu Singapura dan Kuala Lumpur.

Pada H-3 tercatat sebanyak 99 pesawat dengan membawa penumpang sebanyak 11.892 pax.

I Gusti Ngurah Ardita, General Manager LIA menuturkan, jika dilihat perbandingan penumpang yang berangkat dari Lombok dengan yang menuju Lombok, penumpang yang berangkat lebih sedikit dari yang datang.

“Hal ini merupakan hal yang baik untuk pariwisata Lombok, masih banyak wisatawan yang berlibur di Pulau Seribu Masjid ini. Kami akan terus meningkatkan fasilitas untuk antisipasi lonjakan penumpang pada arus libur Tahun Baru 2018 nanti,” ujar I Gusti Ngurah Ardita.

AYA




Temu Kangen Siswa-Guru Angkatan 88 SMPN 1 Tanjung Mengharukan

Mantan siswa Angkatan SMP 1 Tanjung banyak yang sudah jadi orang sukses

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — 80 Alumni Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) Negeri 1 Tanjung angkatan 1988 menghadiri reuni sekaligus temu kangen, di Tanjung. Minggu (24/12).

Tidak hanya para alumni,  juga dihadiri beberapa guru pengajar SMPN 1 Tanjung yang masih aktif mengajar hingga saat ini.

“Ini reuni pertama angkatan 88. Dan alhamdulillah banyak yang hadir. Saya mewakili teman-teman alumni menyampaikan banyak terimakasih kepada guru- guru yang sudah mendidik kami dengan penuh sabar,” kata Ardianto, dalam sambutannya sebagai perwakilan alumni.

Ardianto, yang kini juga menjabat sebagai anggota DPRD KLU menambahkan, reuni bertujuan sebagai media silaturahmi, tidak hanya antar alumni tapi juga dengan para guru. Diharapkan di tahun-tahun mendatang lebih banyak yang hadir.

Reun juga dihadiri beberapa alumni terbaik 88, salah satunya Suliarna.S.Ag. yang menjabat sebagai Bimas Agama Budha, Kanwil Kemenag NTB. Juga Dr. Sumiadi. ST. MT, dosen di Universitas Brawijaya.

“Ada juga alumni SMP 1 Tanjung yang jadi pengusaha sukses. Cukup lengkap. Tapi jika dulu kami pernah nakal, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” kelakar Ardianto diukuti riuh tepuk tengan seluruh alumni.

Salah seorang guru yang hadir, Drs. Sukasman, mengaku terharu karena hingga saat ini masih diingat oleh mantan siswa didiknya.

“Terharu sekaligus bangga. Ternyata kami masih diingat, Alhamdulillah banyak yang sudah sukses. Ini bisa menjadi inspirasi generasi muda saat ini,” ungkapnya.

Di akhir acara, para alumni memberikan cindramata sebagai rasa trimakasih kepada para guru yang hadir.

DNU

 




Buka Rakerda IJTI NTB, Bupati KLU Minta Pemda dan Media Bersinergi Positif

IJTI NTB berharap, media pemberitaan harus menjadi media yang profesional, akurat dan berimbang bagi informasi masyarakat

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com — Bupati Kabupaten Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, berharap agar hasil Rapat Kerja yang dilaksanakan IJTI, dapat menghasilkan keputusan yang baik dan memberikan manfaat bagi Negara khususnya di Nusa Tenggara Barat.

Hal itu disam[paikan Najmul Akhyar saat membuka acara Rapat Kerja Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB periode 2017-2020 di Marina By Medana Hotel Lombok Utara pada Sabtu (23/12).

Rakerda tersebut membahas program kerja tahunan organisasi televisi di NTB, yang dihadiri seluruh Pengurus Daerah sesuai dengan SK IJTI Pusat hasil keputusan Musyawarah Daerah pada November 2017 lalu.

Najmul Akhyar mengapresiasi penyelenggaraan Raker yang dilaksanakan di Lombok Utara.  IJTI diminta membentuk Koordinator Wilayah di Kabupaten Lombok Utara, guna menunjang hubungan kerjasama serta kemitraan dengan Pemda dalam hal memberikan informasi bagi masyarakat.

“Saya berharap bahwa di Lombok Utara Pengurus Daerah membentuk IJTI wilayah Lombok Utara dan itu akan kami sambut baik, “ kata bupati.

Menurutnya,  tiap ikatan media yang dibangun pada masing – masing daerah tentunya akan sangat berkah, dengan demikian akan lebih banyak yang membantu berfikir membangun daerah.

Sejalan dengan harapan tersebut, ia menilai peran pers sejauh ini telah banyak memberikan kontribusi yang komprehensif mendukung pengembangan dan pembangunan daerah.

Keberadaan organisasi yang menghimpun insan media khususnya para jurnalis televisi, bagi Bupati akan menjadi wadah yang baik untuk membentuk insan pers yang professional dan semakin mendukung perannya sebagai kontrol sosial yang jauh dari pemberitaan opini.

“Tentu harapan kami adalah media yang mengawal aspek pemberitaan haruslah menjadi media yang profesional untuk memberikan media yang akurat dan berimbang bagi informasi masyarakat. Jangan membentuk opini sendiri yang akan menyebabkan kerugian bagi warga masyarakat,” lanjutnya.

Mewakili seluruh Pengurus Daerah, Ketua IJTI NTB Riadis Sulhi mengapresiasi perhatian Pemkab Lombok Utara yang diberikan untuk mensukseskan pelaksanaan Rapat Kerja.

Ia berharap kedepan melalui hubungan baik ini, akan terjalin kemitraan yang solid antara organisasi IJTI dengan Pemkab Lombok Utara.

“Organisasi IJTI kedepan harus mampu mencetak pribadi insan pers yang berkarakter dan berdedikasi tinggi dalam menyajikan berita yang akurat dan berdasarkan kode etik. IJTI NTB ke depan berharap kemitraan antara pemda dan insan pers dilingkup manapun akan terus bersinergi dan terjalin harmonis, kami akan terus berkontribusi memberikan informasi yang berimbang, berkualitas sesuai kaidah jurnalistik  yang baik,” harapnya.

Selain menggelar rapat kerja daerah yang membahas program kerja tahunan, rangkaian Rakerda IJTI juga mengunjungi sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Lombok Utara sebagai wujud sinergitas yang baik antara media dan pemerintah daerah setempat  yang rencananya akan terus dibina kedepan.

AYA

BACA JUGA :

 




Najmul Akhyar; Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Media dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus memperhatikan kode etik

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Pemerintah sebagai penyelenggara negara yang memegang amanah rakyat tidak boleh anti terhadap segala bentuk keritikan yang disampaikan masyarakat.

Demikian dikatakan Bupati KLU. H. Najmul Akhyar, dalam acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke IIII Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) Cabang NTB, di Hotel Medana By Marina, Sabtu (23/12).

“Media punya peran penting dalam keberlangsungan birokrasi pemerintahan. Terutama dalam memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan,” katanya dalam acara yang dimulai pukul 18 : 00 Wita itu.

Meski begitu, Najmul juga mengingatkan, media dalam menjalankan tugas dan fugsinya harus memperhatikan kode etik dalam kerja jurnalistik itu sendiri.

“Silahkan sampaikan kritik dan masukan ke pemerintah. Itu baik untuk kita bersama-sama membangun daerah. Namun tentu berita yang sampai ke publik harus berimbang,” sambungnya.

Ketua IJTI NTB. Riadi Sulhi, dalam sambutannya berterimakasih kepada Pemerintah Daerah Lombok Utara. Karena telah menerima dan bersedia memfasilitasi  IJTI menggelar Rakerda di KLU.

“Terimakasih pak Bupati. Semoga dengan terselenggaranya Rakerda ini, dapat melahirkan rumusan-rumusan baru bagu kemajuan daerah, khususnya Lombok Utara,” katanya.

DNU

BACA JUGA :

 

 

 

 




Prajurit Diinstruksikan Netral Dalam Pilkada di NTB

Masyarakat jangan ragu melaporkan, bila menemukan personil TNI AD yang melakukan kegiatan politik praktis

MATARAM.lombokjournal.com — Ancaman keras disampaikan Danrem 162/WB, Kolonel Inf Farid Makruf, kepada seluruh prajurit yang tidak netral pada pemilihan Kepala Daerah tahun 2018.

Usai mengikuti acara rapat kordinasi dengan KPU NTB Jum’at (22/12), Danrem mengatakan dirinya menginstruksikan seluruh prajurit Angkatan Darat (AD), bersikap netral dan tidak ikut berpolitik praktis pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) NTB 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

Danrem pun meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan, bila menemukan atau melihat personil TNI AD yang melakukan kegiatan politik praktis.

Kolonel Inf farid Makruf menegaskan, kepada personilnya akan diberikan sangsi tegas yang ikut melakukan praktis politik praktis. “Bahkan sangsi terberat seperti pemecatan akan di terapkan,” tegasnya.

Dijelaskan Danrem,  netralitas TNI sudah diatur dalam Undang-Undang. Panglima TNI sendiri memerintahkan, untuk memberikan sanksi sesuai aturan bahkan sanksi terbesar yakni pemecatan.

Untuk memantau prajurit Korem 162/WB telah membentuk Tim Pengawasan yang bertugas dari pra pilkada, saat pilkada hingga paska pilkada. Farid mengatakan tim tersebut merupakan tim khusus yang di terjunkan selama perhelatan pilkada ini dan tersebar disemua kabupaten kota yang melaksanakan pemilihan kepala daerah.

“kita sudah membentuk tim pengawasan internal, tim ini bertugas memantau gerak gerik anggota, bila nanti di temukan anggota  yang tidak netral akan di tindak,” paparnya.

Farid menghimbau masyarakat bila menemukan aparat TNI AD tidak netral, untuk melaporkan langsung ke Babinsa, Koramil, Kodim atau ke nomer pribadi Danrem yakni 081218459777.

AYA