Ribuan Massa Hadiri Kampanye Suhaili-Amin Di Gunung Sari

Pendukung dan simpatisan diimbau tidak melontarkan ujaran kebencian, ujaran kebencian dan fitnah. Suhaili menegaskan, tidak menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com —  Kampanye perdana pasangan Suhaili-Amin di GOR Mini Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat, Rabu (21/2) dipenuhi ribuan masyarakat dan pendukung serta simpatisan dari tiga partai pengusung.

Kampanye terbatas di awali orasi politik oleh sejumlah tuan guru yang menjadi juru kampanye paslon Suhaili-Amin.

Sementara Suhaili dalam orasi politiknya mengatakan dirinya adalah calon yang mempunyai banyak kekurangan di bandingkan dengan para calon gubernur lainnya.

Namun keinginan dirinya maju pada bursa pemilihan gubernur ini di dorong karena ingin mengabdikan dirinya melayani masyarakat.

Suahili pun meminta masyarakat yang hadir pada kampanye terbatas meminta untuk menyatukan tekad, bersama bekerja dan bersatu memenangkan pasangan Suhaili-Amin.

Suhailipun menghimbau kepada pendukung dan simpatisannya untuk tidak melontarkan ujaran kebencian, ujaran kebencian dan fitnah. Suhaili menegaskan agar tidak menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan.

“Jangan halalkan segala cara untuk meraih tujuan, jangan menebar kebencian, permusuhan dan fitnah, mari kita berjalan bersama dengan santun,” tegasnya.

Kampanye di akhiri orasi dari calon wakil gubernur Muhammad Amin. Dalam orasi politiknya Amin mengatakan pada pilgub 2018 dirinya merasa sangat beruntung bisa berpasangan dengan Suhaili.

Menurutnya figur Suhaili yang menjadi bupati dua periode sangat mampu memimpin NTB. Amin juga mengajak pendukung Suhaili-Amin untuk menjaga kondusifitas daerah dengan tidak menciptakan perpecahan.

AYA




BUTUH SOLUSI UNTUK PILKADA NTB

lombokjournal.com –

Oleh Bambang Karyono*)

 Melihat perkembangan wacana pilkada semakin hangat bahkan terkesan tidak terkendali dan berpotensi sebagai pemicu perpecahan yang dapat mengganggu stabilitas politik, sosial maupun penegakan hukum di NTB terutama sekali di dunia maya (Dumay)

Perbicangan pilkada di dumay kian hari semakin meningkatnya tensi emosi dan arogansi padahal sesungguhnya itu sudah menjadi ranah hukum baik hukum publik maupun hukum pemilu.

Aksi saling hujat, bahkan sumpah serapah kerap kali dipertontonkan yang membuktikan pilkada sangat jauh dari etika sosial dan etika politik yang secara tidak langsung sedang mengajarkan kepada generasi baru bagaimana berpolitik.

Bagi SAYA ada baiknya penyelenggara pemilihan baik KPU maupun  Bawaslu untuk mengorganisir komunikasi politik khususnya pilkada sebagaimana mengorganisir tahapan kampanye di dunia nyata.

Misalnya dengan membuat grup pilkada di berbagai media sosial yang di dalamnya beranggotakan seluruh sirkumstand pemilihan KPU, Bawaslu, kepiolisian, parpol, tim sukses, simpatisan dan lain-lain untuk tidak lagi membiarkan ada grup terbuka yang tidak terkendali dan terkontrol.

Saya kira dunia maya dan dunia nyata sdh saatnya diperlakukan sama guna mewujudkan pilkada yg berkualitas dan bermartabat. Demikian pendapat saya semoga bermanfaat untuk NusaTenggara Barat.

*Penulis Mantan Anggota Bawaslu NTB




Pasar Kawasan Pedesaan Pemenang Diresmikan

Kepala Daerah yang memiliki mimpi untuk dapat melindungi sosial masyarakatnya adalah Kepala Daerah yang memperkuat pembangunan di desa

 LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementrian Desa dan PDT, Prof, Ahmad Erani Yustika, didampingi Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar meresmikan Pasar Kawasan Pedesaan di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Selasa (20/2).

Dalam sambutannya, Ahmad memberikan apresiasinya kepada Bupati Lombok Utara, yang dinilainya memiliki misi kokoh untuk melindungi keberlangsungan UMKM.

“Kepala Daerah yang memiliki mimpi untuk dapat melindungi sosial masyarakatnya adalah Kepala Daerah yang memperkuat pembangunan di desa. Secara pribadi, beliau (Bupati,red) adalah sosok kepala daerah yang saya cari dalam 3 tahun terakhir ini,” Ahmad memuji.

Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan Kemendes PDT,  dengan harapan sebagai bantuan awal untuk Lombok Utara, dan dapat dilanjutkan pada masa mendatang.

“Kemajuan sebuah Kabupaten bisa dilihat dari kemajuan desa-desanya. Sesuai seperti yang tertuang dalam program nawacita Presiden yakni membangun Indonesia dari pinggiran,” paparnya.

Beberapa program yang mendukung pengembangan desa, kata Najmul, di antaranya merekrut tenaga pendamping 33 desa yang diharapkan dapat memacu terciptanya 10 ribu wirausaha baru.

“Daerah telah menganggarkan sebesar Rp 30 milyar untuk WUB,” sambungnya.

Di akhir acara, Dirjen didampingi Bupati Lombok Utara. dan sejumlah SKPD yang hadir meninjau langsung lokasi pembangunan pasar.

DNU

 

 




BumdesMart KLU Belum Direspon Pusat

Kementerian akan memprioritaskan daerah yang memiliki komitmen dan rencana pembangunan yang jelas

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Proposal bantuan dana untuk pengembangan Bumdesmart yang diajukan Pemerinntah Kabupatemm (Pemkab) Lombok Utara, hingga kini belum mendapat respon Kementerian Desa dan PDT.

“Pemda sudah ajukan proposal ke pusat tahun lalu, tapi hingga kini belum ada respon. Kita belum tau alasan dan kendalanya,” kata Kepala BP2KBPMDes Lombok Utara, H. Kholidi Kholil, saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pasar kawasan perdesaan, Selasa (20/02).

Sejauh ini, lanjut Kholidi, KLU hanya menerima bantuan Kementerian Deaa dan PDT berupa pembangunan pasar kawasan pedesaan dan pengembangan ekowisata Krujuk di Kecamatan Pemenang, pada tahun 2017 lalu.

“Tahun lalu Pemda sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fisik 6 unit BumdesMart sebesar Rp. 1,5 miliar. Itu tersebar di 6 desa,” jelasnya.

Kholidi juga berharap adanya dukungan kementerian. Sekaligus mendukung program Nawacita presiden yang memprioritaskan pembangunan dari desa.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementrian Desa dan PDT, Prof. Ahmad Erani Yustika, mengatakan pada prinsipnya Kementerian akan memprioritaskan daerah yang memiliki komitmen dan rencana pembangunan yang jelas.

“Prioritas akan kita berikan kepada pemerintah daerah yang punya komitmen dan bersungguh-sungguh. Kami tidak akan ragu-ragu,” cetusnya.

 DNU

 

 




Jurnalis Muslim Diajak Sebarkan Kebenaran Melalui Tulisan

Gubernur TGH M Zainul Majdi berharap, Mukernas Forum Jurnalis Musim menjadi titik awal kebangkitan jurnalis muslim di kancah nasional.

MATARAM.lombokjournal.com – Para jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Muslim (FORJIM) diajak menyebarkan kebenaran dan mencerdaskan masyarakat melalui tulisan. Ide atau gagasan para jurnalis muslim dalam bentuk tulisan, harus berisikan kebenaran.

“Bukan isu-isu yang masih diragukan kebenarannya,” kata Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Forum Jurnalis Muslim (Forjim), di Aula Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Provinsi NTB, Selasa (20/02),

Kata Gubernur, Mukernas Forjim ini akan menjadi titik awal kebangkitan jurnalis muslim di kancah nasional.  “Dalam meyuarakan kebenaran dan ide-ide serta gagasan untuk kebangkitan bangsa, baik dalam bidang ekonomi dengan prinsip pemerataan, dan bidang pendidikan melalui dakwah-dakwahnya,” tegas Gubernur.

Gubernur NTB yang akkrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu, dalam kegiatan bertema “Menguatkan Peran Jurnaslis Muslim untuk Kemajuan Umat” berharap Forjim mampu mengintegrasikan agenda kebangsaan dengan agenda keumatan.

Prinsip dasarnya, untuk menghadirkan keadilan dan persatuan antar umat di tingkat nasional bahkan internasional.

“Apa pun yang dilakukan oleh organisasi ini, ke depan harus mampu memberikan impact terbaik bagi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” harapnya.

TGB juga mencontohkan kejayaan tulisan-tulisan jurnalis muslim pada masa orde baru, sehingga tulisan-tulisannya selalu dinanti masyarakat.

“Jurnalis muslis harus lebih maju dan berkembang di era keterbukaan informasi saat ini,” ujarnya.

TGB menggambarkan, jurnalis muslim tidak selalu indentik dengan isi berita mengenai ilmu Fiqih dan ilmu agama saja. Tapi juga berbicara Indonesia yang terintegrasi dengan agenda-agenda keummatan.  Baik dalam posisi ekonomi berkeadilan, pendidikan sebagai da’i dengan tulisan dan ide yang konstruktif tentang pendidikan.

“Mengeluarkan ide-ide untuk kebaikan ummat jauh lebih penting dari pembelaan umat,” ujarnya.

TGB juga mengungkapkan akhir-akhir ini di media-media mainstream, banyak wacana-wacana ke publik, sering hilang tanpa ada sulusi. Forjim harus bisa mendedikasikan sebuah media dalam bentuk edukasi yang melahirkan solusi kepada umat.

“Inilah yang akan menjadi pembeda dan keistimewaan dari Forjim dengan media-media yang lain,” pungkasnya.

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama ketua Forjim Ahmad Zuhdi, menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada Pemerintah Provinsi NTB yang memfasilitasi pelaksanaan Mukernas I Forjim.

Ahmad Zuhdi mengutarakan alasan utamanya memilih NTB sebagai lokasi Mukernas Forjim, karena ingin belajar dan menyaksikan secara langsung kesuksesan NTB degan predikat halal tourism-nya.

“Kami berharap dengan Mukernas I Forjim ini, akan menjadi momentum dalam melahirkan ide-ide dan formula yang strategis dalam merespon isu-isu kebangsaan saat ini. Terutama mengambil contoh-contoh positif dari NTB, untuk diaplikasikan di daerah-daerah lain yang ada di Indonesia”, harapnya.

AYA




Zul-Rohmi Konsolidasikan Kaum Perempuan dan Jilbab Ijo

Kaum perempuan dan Jilbab ijo yang tersebar dan terserak akan dikonsolidasikan  menjadi Relawan Jilbab Ijo

lombokjournal.com —

Hj Sitti Rohmi Djalilah, Cawagub dari pasangan calon (paslon) Zul-Rohmi, dalam tiap pertemuan dengan konstituennya, selalu mendengungkan ‘Bersatulah Kaum Perempuan dan Jilbab ijo’.

Atensi Sitti Rohmi tidak terlepas dari tekadnya menyatukan suara Perempuan dan jilbaber ijo sebagai simbolisasi perempuan pendukung setia Zul Rohmi .

Bagi Sitti Rohmi, meski Zul-Rohmi dianggap pason underdogs tidak membuatnya kecil hati.

“Zul-Rohmi tidak peduli dengan berbagai stigma yang melemahkan spirit perjuangan itu. Zul Rohmi akan bergerak meraih simpati pemilih dimana pun berada, termasuk kaum perempuan ,” kata Rohmi melalui pers release, Selasa (20/02).

Menarik dan menyakinkan kaum perempuan tidak semudah membalikkan telapak tangan.”Kodrat  Kaum perempuan sama saja, harus disentuh hatinya,” ungkap Rohmi di sela-sela acara temu konstituen di Gerung, Lombok Barat, beberapa waktu lalu.

Melalui siaran pers, Rohmi tegas mengatakan, dirinya sudah memiliki simpul-simpul pemilih kaum perempuan dan ‘Jilbab ijo’ yang tersebar di ratusan titik di setiap desa dan dusun.

“Kaum perempuan dan Jilbab ijo yang tersebar dan terserak akan dikonsolidasikan  menjadi relawan Jilbab Ijo, agar lebih tertib dan teratur dalam melakukan gerakan dibasis pemilih perempuannya lainnya,” lanjutnya .

Rohmi menginformasikan, pada bulan Maret-April bersama Relawan Jilbab Ijo, ia akan melakukan roadshow terbatas ke Pulau Sumbawa.

“Ini bagian dari upaya Zul-Rohmi memperluas basis dukungan kaum perempuan di Sumbawa dan Bima,” ungkapnya .

Rohmi mengakui, saat ini Zul Rohmi pola pendekatannya dengan konstituen banyak dibantu relawan maupun Tim Partai Pengusungnya.

Hal ini untuk meneguhkan semangat dan tekad Zul-Rohmi ingin memiliki arti dan kesan baik di mata masyarakat NTB yang pluralistik, heterogen dan multi kultur.

“Prinsipnya Zul-Rohmi terbuka pada setiap aspirasi masyarakat yang ingin bergabung secara sukarela dan berdikari,” imbuh cucu Maulana Syeck Zainuddin Abdul Majid ini.

Dr Zul Gelorakan Etos Kerja

Cagub NTB, Dr Zulkieflimansyah,  makin cepat dan gesit dalam membuka jejaring pemilih pemula. Pola operasi teritorial yang dilakukan Dr Zul dan tim kecilnya, begitu luwes dan lincah dalam menemui konstituen.

“Bang Zul terlihat menguasai dengan baik setiap permasalahan di areal yang dikunjungi. Sehingga memudahkan Zul-Rohmi memberikan treatment dan solusi yang cepat,” tutur Ali Akbar, Divisi Jaringan Tim Zul Rohmi.

Menurut Ali Akbar yang juga Aktivis Muda PKS, Dr Zul dalam berbagai pertemuannya di basis masyarakat kerap menekankan pentingnya menggelorakan budaya etos kerja.

Selain itu, juga  penguatan ekonomi masyarakat pedesaan melalui skema menumbuhkan wirausaha muda desa, dan pemberian insentif untuk menumbuhkan budaya bekerja

“Insya Allah kami akan meneruskan strategi yang ada selama ini, yaitu fokus dengan program, lapangan pekerjaan, penumbuhan entrepreneurship, kemudian pendidikan berkualitas hingga tuntas, dan pengelolaan harga kebutuhan pokok,” ungkap Ali Akbar yang kerap turun ke konstituen bersama Zul-Rohmi.

Ali akan melakukan  konsolidasi lanjutan  relawan sebagai bagian dari strategi besar bersama Zul-Rohmi.

“Konsolidasi relawan yang dimaksud adalah relawan yang berafiliasi dengan partai politik. Juga yang berada di luar lingkaran parpol,” jelasnya

Waktu kurang dari 4 bulan  harus dimanfaatkan secara optimal. “Kita konsolidasikan ulang kerja-kerja lapangan yang dilakukan para relawan. Ini adalah bagian dari strategi penguatan jaringan kemenangan Zul-Rohmi,” tambahnya .

Mengingat ketebatasan waktu, konsolidasi yang dilakukan lebih bersifat tekhnis. Bagaimana closing pemilih dengan mendatangi mereka door to door.

“Hal ini diperlukan karena fragmentasi pemilih sudah jelas. Cara ini hanya bisa dilakukan oleh partai kader seperti PKS dan ormas militan yaitu NW,” pungkasnya .

Sementara itu, Ketua Pasukan Militan Lingkar Hutan  Gunung Sasak, Abdul Hafizd, bersama Relawan Zul-Rohmi melakukan konsolidasi di enam desa di dua kecamatan Lingkar Hutan Gunung Sasak.

“Saya tiap hari tetap patroli memberikan spirit di enam desa itu, agar tetap setia bersama Zul Rohmi,” ujar Abdul Hafizd.

Abdul  Hafizd bersama timnya bekerja keras mengamankan suara loyalis Zul-Rohmi di kawasan ini. Apalagi Dr Zul sudah menunjukkan perhatian dan atensinya bersilaturahmi dengan warga desa Lingkar Gunung Sasak.

“Nanti Saya akan adakan polling khusus di enam desa Lingkar Gunung Sasak, sebagai upaya melihat trend dukungan Zul-Rohmi,” janji Hafizd,

Me .




Pemda KLU Terus Ikhtiar Penuhi Program Visi Misi

Terkait ketersediaan pupuk yang murah dan merata, KLU mengambil langkah menggandeng BPPT untuk membangun pabrik pupuk di Lombok Utara

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com —  Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, mengklaim sebagian besar program visi misi telah berhasil direalisasikan, meski diakuinya masih ada yang belum tercapai.

“Beberapa program prioritas dalam visi misi pemerintahan NASA sudah terealisasi. Meski masih ada yang belum, tapi tetap kita ikhtiarkan di sisa waktu yang ada,” ungkapnya.

Lebih jauh, Najmul, juga menyinggung jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget pemerintah daerah tahun 2018 ini. Menurutnya, terget PAD harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, karena tidak mungkin menggenjot pendapatan tanpa memperbaiki pelayanan.

“Target PAD sebesar Rp 200 miliar tahun ini kita yakin bisa tercapai, mengingat masih banyak potensi daerah yang belum kita garap secara maksimal,”  bebernya.

Sementara untuk ketersediaan pupuk murah dan merata, lanjut Najmul, pihaknya telah mengambil langkah dengan menggandeng BPPT untuk membangun pabrik pupuk di Lombok Utara.

“Kita baru saja berkunjung ke Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan. Rencananya BPPT akan segera membangun pabrik pupuk di sana. Harapannya setelah MoU yang kita tandatangani di Jakarta beberapa waktu lalu, mereka juga mau membangun pabrik di sini,” jelasnya.

Dijelaskan Najmul, persoalan pupuk merupakan kebijakan nasional yang diteruskan ke Provinsi. Bahkan dari total kebutuhan dan jatah yang diberikan ke KLU, ada defisit 60 persen.

“Kita sudah anggarkan Rp 500 juta untuk operasi pasar. Itu sebagai antisipasi atau memalangi jika terjadi kelangkaan pupuk,” katanya.

DNU




Megawati Hadiri Rakerdasus Untuk Pemenangan Pilkada NTB

Rakerdasus ini semata-mata untuk memenangkan para Calon Gubernur/wakil, Bupati/ wakil , Walikota/wakil yang telah diusung oleh PDI Perjuangan

MATARAM.lombokjournal.com — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat (NTB), di Hotel Lombok Raya Senin (19/2).

Rakerdasus DPD PDI Perjuangan NTB ini digelar secara tertutup. Ikut mendampingi Megawati antara lain Wakil Ketua, Ahmad Basarah dan Prof Hamka Haq serta sejumlah fungsionaris DPP PDIP lainnya.

Juga ikut hadir adalah  para pasangan Calon Gubernur Ahyar-Mori, calon Bupati Lombok Barat Zul-Khair, Calon Bupati Lombok Timur paket SUKMA, dan calon Walikota Bima.

Ketua PDIP NTB, Rahmat Hidayat mengatakan, kedatangan Megawati terkait kerja pemenangan pasangan calon Kepala Daerah, baik Gubernur, Bupati maupun Walikota yang diusung oleh PDIP dalam pilkada serentak, 27 Juni 2018 mendatang.

Sementara itu Wakil Ketua DPP PDIP, Prof Hamka Haq saat membuka Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDI menyatakan, tujuan dari Rakerdasus ini semata hanya untuk memenangkan para Calon gubernur/wakil , bupati/ wakil , walikota/ wakil yang telah diusung Oleh PDIP.

“Semua calon yang diusung oleh PDIP harus menang. Semua kader harus menjaga solidaritas serta semua kader harus Turun ke masyarakat untuk memenangkannya,” tegas Hamka

Menurut Hamka, semua daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2018 menjadi atensi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

“Tidak hanya NTB. Karena, Pilkada 2018 berkaitan erat dengan pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019,” kata Hamka.

Kemenangan di NTB dan daerah lainnya menjadi tolak ukur kekuatan PDIP. Namun, agar hal itu bisa diraih, maka kembali lagi seluruh kader harus turun dan solid.

“Sebab, kalau tidak bagaimana mau menang,” pungkas Hamka.

AYA

 




Bupati Sumbawa Siap Menangkan AHYAR-MORI

Semua sumber daya akan Dikerahkahkan Husni Djibril untuk mendukung dan menangkan Ahyar-Mori

MATARAM.lombokjournal.com —  Bupati Sumbawa Husni Djibril Bsc, menegaskan sebagai kader partai yang mengusung pasangan cagub cawagub Ahyar Abduh-Mori Hanafi, dirinya akan all out memenangkan pasangan AMAN.

Hal ini disampaikan  Husni Djibril saat menghadiri Rapat Kordinasi Khusus (Rakordasus) PDIP. di Hotel Lombok Raya, Senin (19/02 ).

Mantan anggota DPRD NTB ini menyatakan dirinya akan mengikuti perintah partai untuk mengamankan pasangan Ahyar-Mori. Semua sumber daya yang di milikinya akan di kerahkan untuk mendukung dan memenangkan pasangan AMAN.

Menurutnya secara peta politik, pasangan AMAN mempunyai kans yang besar memperoleh suara di pulau Sumbawa. Ia mencontohkan dirinya saat maju menjadi bupati Sumbawa lalu, bisa memenangkan pertarungan dengan mutlak. Para pemilihnya inilah yang akan digerakkan untuk memilih pasangan Ahyar Abduh-Mori Hanafi.

Selain itu figur Mori Hanafi yang berasal dari Bima diyakini akan meraup suara penuh dari pemilih Mbojo. Sementara itu masyarakat Lombok yang ada di pulau Sumbawa juga diyakini akan memilih Ahyar Abduh.

“Dari segmen pemilih saya sangat yakin akan memilih sesuai sukunya. Mori berasal dari suku Mbojo saya yakin masyarakat Mbojo akan memilih dia. Begitu juga dengan Ahyar Abduh, masyarakat atau warga Lombok yang tinggal di Sumbawa akan memilih sesama sukunya,” papar Husni.

Mantan anggota DPRD NTB ini juga optimis pasangan AMAN akan mengungguli perolehan suara di bandingkan dengan dua kandidat asal Sumbawa, yakni DR Zul dan Amin.

AYA




Mantan Aktivis Merapat ke AHYAR-MORI

Ahyar-Mori dipercaya sebagai pasangan calon yang memiliki sikap dan garis perjuangan yang jelas terhadap upaya mensejahterakan rakyat

MATARAM.lombokjournal.com — Dukungan terhadap pasangan Cagub-Cawagub nomor urut dua terus mengalir. Kali ini, dukungan datang dari aktivis berbagai latar belakang organisasi seperti mantan aktivis HMI, PMII, LMND, FMN, dan FKMM. Mereka menamakan diri sebagai Aktivis Pro Ahyar-Mori.

Dalam deklarasi yang dihadiri ratusan aktivis pada Minggu (18/02), Cagub H. Ahyar Abduh di dampingi Mori Hanafi mengucapkan terimakasih tiada terkira atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan para aktivis lintas organisasi ini.

Ahyar Abduh, lebih jauh menyebut deklarasi ini adalah tidak sekedar seremonial saja, melainkan sebuah “social change” demi mewujudkan kemenangan pasangan nomor urut dua.

“Momentum penting dan bersejarah bagi kita. Inilah suatu kebangggan bagi kami,” ujarnya.

Selain itu, deklarasi ini adalah ikhtiar politik. Di samping adanya tambahan dukungan para aktivis bisa diyakini sebagai satu kekuatan baru.

“Dukungan ini tidak asal-asalan dari para aktivis. Rupanya harapan-harapan itu dipercayakan kepada Ahyar-Mori,” ungkap Walikota Mataram dua periode ini.

Koordinator Umum Aktivis Pro Ahyar-Mori, Sirra Prayuna, sebelumnya menyampaikan, tugas seorang pemimpin ialah mensejahterakan masyarakatnya. Sesuai amanat UUD 1945 yang mengamanatkan bahwa esensi kemerdekaan sejati ialah membawa seluruh masyarakat Indonesia menuju kemakmuran.

Dilanjutkan Sirra, seorang pemimpin yang tidak berpihak pada rakyat miskin, maka dia bukanlah seorang pemimpin. Dia pun percaya pasangan Ahyar-Mori memiliki sikap dan garis perjuangan yang jelas terhadap upaya mensejahterakan rakyat.

“Para aktivis memiliki satu nilai kejuangan yang sama. ingin melihat NTB yang sejahtera,” sambung Sirra.

Ditambahkan, deklarasi ini adalah sebuah gerakan movement, karena ingin membuktikan ke publik posisi para aktivis pada Pilkada ini.

“Kita ingin membuktikan, Ahyar-Mori yang pantas. Perjuangan ini membutuhkan spirit kuat. Saya mengajak semua bekerja di tingkat basis masing- masing,” tukasnya.

AYA