Tiga Warga di Bayan Terima Bantuan “Jubah”

Program ‘Jubah’ seluruh pembiayaannya diluar APBD, disalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar kembali memberikan bantuan program Bedah Rumah (Jubah) kepada tiga warga kurang mampu di Kecamatan Bayan, Jumat (04/05).

Warga yang menerima bantuan di antaranya, Denda Ilatim, Dusun Teluk Desa Sukadana, Amaq Sumawati, Dusun Batu Jingkiran Desa Persiapan Andalan dan Amaq Satrilah, Dusun Semokan Desa Persiapan Batu Rakit.

Dalam sambutannya seusai peletakan batu pertama di Dusun Semokan, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar, mengatakan, program “Jubah” merupakan program amal, yang pembiayaannya berasal dari para pengusaha, Badan Amil Zakat, PNS lingkup Pemda dan para dermawan.

“Saya tegaskan, rogram ‘Jubah’ ini seluruh pembiayaannya diluar APBD. Disalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Program “Jubah”, sambung Bupati, diharapkan dapat dikerjakan secara gotong-royong bersama warga.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Kades Desa Batu Rakit, Raden Sawinggih, menyampaikan terima kasih atas bantuan Jubah yang diberikan Bupati kepada warganya.

“Saya mewakili masyarakat mendukung 100 persen program ini. Saya ucapkan terima kasih kepada pemda KLU,” cetusnya.

DNU




TGB : Pesantren Benteng Pertahanan Bangsa

Dengan nilai yang mulia dan ilmu, maka pondok pesantren menjadi benteng pertahanan yang kuat bagi bangsa dan umat

lombokjournal.com –

SERANG :  Pondok pesantren Modern Daar El Istiqomah Kota Serang bekerjasama dengan Organisasi Alumni Al Azhar Indonesia dan Internasional, Conference of Islamic Scholars mengadakan Kuliah Subuh bertema “Pesantren Benteng Pertahanan Umat” di Masjid Abu Hurairah komplek Ponpes Modern Daar El Istiqomah, Jum’at (04/05).

Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi diundang untuk mengisi kuliah umum yang juga dihadiri Wali Kota Serang, H. Haerul Jaman.

Pimpinan Pondok drs. KH. Sulaeman Ma’ruf mengatakan, Gubernur NTB diundang untuk memotivasi para santri yang ada di Daar El Istiqomah.

“Beliau adalah contoh dari Umara yang juga Ulama. Kami undang untuk memberikan semangat pada anak-anak santri kami,” jelas Sulaeman.

Pada tausiyahnya di hadapan para santri, gubernur pesantren pesantren sebagai tempat anak bangsa dididik dengan nilai-nilai yang mulia serta ilmu yang mumpuni.

Dengan nilai yang mulia dan ilmu tersebut, maka pondok pesantren menjadi benteng pertahanan yang kuat bagi bangsa dan umat. Apalagi jumlah Pesantren di Indonesia itu mencapai puluhan ribu. Sehingga, ada sekian juta anak bangsa menuntut ilmu di pesantren, tapi sedikit sekali yang tawuran.

“Karena di pondok pesantren itu ditanamkan nilai. Sehingga kontestasi, persaingan hanya dilakukan untuk kebaikan. Fasthabiqul khairat,” jelas gubernur yang akrab disapa TGB (Tuan Guru Bajang) itu.

Menurut TGB, Zaman sekarang ini disebut sebagai jaman yang cepat berubah. Menurut para ahli,  menghadapi zaman yang cepat berubah ini dibutuhkan sikap resiliensi atau daya tahan yang tinggi. Hal ini diajarkan di pesantren.

“Para santri di ponpes diajarkan kesederhanaan dan keistiqomahan. Sumber daya insani di pesantren adalah mereka yang siap dalam keadaan apapun. Diajak susah siap. Apalagi diajak senang,” jelasTGB.

Karena itu, TGB mengajak seluruh keluarga pondok pesantren untuk bersyukur karena telah menjadi bagian pesantren. Bangsa ini bisa berdiri tegak juga berkat kesungguhan dan kegigihan para ulama dan santri memperjuangkan kemerdekaan itu.

“Wajib bagi para santri untuk meneladani perjuangan para ulama terdahulu dengan terus menjaga dan mempertahankan bangsa ini,” teegasnya.

Me (*).

 

 




Zul-Rohmi Dipastikan Menang Di Sumbawa Selatan

Di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker

lombokjournal.com —

SUMBAWA SELATAN :  Tiga kecamatan yakni Lantung, Ropang, dan Unter Iwes di Sumbawa Selatan, masyarakatnya memastikan pasangan Zul-Rohmi menang mutlak pada Pemilihan Gubernur NTB 2018-2023.

Masyarakat di kawasan lingkar tambang ini bahagia dan bangga dikunjungi Doktor Zul, pada Senin-Selasa (30 April-01 Mei 2018). Dalam kunjungannya, Doktor Zul memilih menginap di rumah warga Kecamatan Ropang.

Dua hari penuh, Doktor menyapa masyarakat di tiga kecamatan tersebut.

Syamsudin, salah satu tokoh sekaligus ketua Zul-Rohmi Kecamatan Lantung menegaskan,  siap memperjuangkan Zul-Rohmi di Kecamatan Lantung. Lantung sebagai salah satu daerah wisata di Sumbawa berharap mendapat perhatian khusus ketika Zul-Rohmi memimpin NTB.

Pasangan Zul-Rohmi diniai punya terobosan yang bagus dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, program satu miliar bagi desa wisata potensial dan 100 juta bagi BUMDes potensial itu sangat pas buat Lantung yang sedang bersolek dalam bidang pariwisata.

“Insya Allah, suatu rasa bangga kita dikunjungi calon gubernur kita, baru kali ini ada calon gubernur yang berkunjung ke sini, ke kampung wisata Lantung. Rejeki kita semua, harapan kita semua di Lantung ini untuk lebih baik. Nanti 27 Juni ingat tusuk nomor 3. Kami di Lantung, siap menenangkan nomor tiga. Bukan hanya menang, tapi harus menang mutlak,” tegas Syamsudin.

Sedangkan di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker. Masyarakat sangat merindukan kehadiran Doktor Zul. “Alhamdulillah, hari ini beliau ada di tengah-tengah kita, nginap bersama kita”. Ungkap Asrarudin, Tokoh sekaligus Ketua Zul-Rohmi Kecamatan Ropang.

Menurut Asrarudin, Khusus untuk nomor 3 banyak perbedaan dengan paket lain. Paket Zul-Rohmi langsung datang menemui masyarakat. Doktor Zul sendiri selama ini diketahui masyarakat sebagai figur hebat, menjadi anggota DPR RI mewakili kampung orang.

Pernah mencalonkan diri menjadi calon gubernur di kampung orang. Hampir kalah yang punya kampung.

“Apalagi di kampungnya sendiri. Apalagi datang temui kita, saya tidak percaya kalau kita tidak menang. Kita pasti menang besar. Saya Ketua Zul-Rohmi Ropang mewakili masyarakat di sini. Tepat sudah yang kita pilih ini. Tidak salah kita dukung, yang diawali oleh TGB. Kalau tidak orang yang luar biasa, tidak mungkin dipilih oleh TGB,” ungkap Syamsudin.

Senada dengan apa yang disampaikan Asrarudin, tokoh Kecamatan Unter Iwes, Hasanuddin juga yakin Zul-Rohmi akan menang telak di kecamatannya. Itu setelah ia  melihat antusiasme warga Unter Iwes menyambut kedatangan Doktor Zul.

Di Desa Boak Unter Iwes, Doktor Zul blusukan keliling kampung diiringi kesenian ratib rabana.

“Masyarakat di sini sudah tidak asing dengan Doktor Zul. Beliau bangun UTS mahasiswanya dari seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswa asing. Perhatian Doktor bukan hanya terhadap Sumbawa dan NTB tapi juga untuk seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswanya dari Thailand dan juga luar negeri. Jadi, Doktor ini ppwajib kita menangkan,” ujar Hasanuddin.

Menutup kunjungannya di Kecamatan Unter Iwes, Doktor Zul menyampaikan,  kedatangannya ke Lantung, Ropang, dan Unter Iwes untuk memastikan bahwa jangan sampai Zul-Rohmi menang di Lombok Timur, Menang di Lombok Utara, Menang di Lombok Barat, Menang di Dompu, Bima, dan Kota Bima, tapi kalah di Unter Iwes. Zul-Rohmi harus menang di Unter Iwes, Ropang dan Lantung bukan sekedar menang tapi harus menang mutlak.

“Allah sudah mengatur lewat invisible hand, kita satu-satunya calon gubernur dari Pulau Sumbawa. Kalau diibaratkan perlombaan, calon gubernur NTB sama-sama kuat. Dan yang menjadi pemenang dalam pemilihan gubernur kalkulasinya sederhana, dan penentunya adalah suara dari Pulau Sumbawa. Suhaili-Amin akan menang kalau Amin lebih besar suaranya dari Doktor Rohmi di Pulau Lombok. Ahyar-Mori juga akan menang kalau suara Mori lebih besar dari suara Doktor Rohmi. Begutu juga seterusnya. Pengalaman politik saya, kita cermat mengukur, insya Allah suara Sitti Rohmi di Pulau Lombok akan mendominasi dan kita akan menang besar juga di Pulau Sumbawa,” tutupnya.

Mee (*)




Zul-Rohmi Dipastikan Menang Di Sumbawa Selatan

Di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker

lombokjournal.com —

SUMBAWA SELATAN :  Tiga kecamatan yakni Lantung, Ropang, dan Unter Iwes di Sumbawa Selatan, masyarakatnya memastikan pasangan Zul-Rohmi menang mutlak pada Pemilihan Gubernur NTB 2018-2023.

Masyarakat di kawasan lingkar tambang ini bahagia dan bangga dikunjungi Doktor Zul, pada Senin-Selasa (30 April-01 Mei 2018). Dalam kunjungannya, Doktor Zul memilih menginap di rumah warga Kecamatan Ropang.

Dua hari penuh, Doktor menyapa masyarakat di tiga kecamatan tersebut.

Syamsudin, salah satu tokoh sekaligus ketua Zul-Rohmi Kecamatan Lantung menegaskan,  siap memperjuangkan Zul-Rohmi di Kecamatan Lantung. Lantung sebagai salah satu daerah wisata di Sumbawa berharap mendapat perhatian khusus ketika Zul-Rohmi memimpin NTB.

Pasangan Zul-Rohmi diniai punya terobosan yang bagus dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, program satu miliar bagi desa wisata potensial dan 100 juta bagi BUMDes potensial itu sangat pas buat Lantung yang sedang bersolek dalam bidang pariwisata.

“Insya Allah, suatu rasa bangga kita dikunjungi calon gubernur kita, baru kali ini ada calon gubernur yang berkunjung ke sini, ke kampung wisata Lantung. Rejeki kita semua, harapan kita semua di Lantung ini untuk lebih baik. Nanti 27 Juni ingat tusuk nomor 3. Kami di Lantung, siap menenangkan nomor tiga. Bukan hanya menang, tapi harus menang mutlak,” tegas Syamsudin.

Sedangkan di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker. Masyarakat sangat merindukan kehadiran Doktor Zul. “Alhamdulillah, hari ini beliau ada di tengah-tengah kita, nginap bersama kita”. Ungkap Asrarudin, Tokoh sekaligus Ketua Zul-Rohmi Kecamatan Ropang.

Menurut Asrarudin, Khusus untuk nomor 3 banyak perbedaan dengan paket lain. Paket Zul-Rohmi langsung datang menemui masyarakat. Doktor Zul sendiri selama ini diketahui masyarakat sebagai figur hebat, menjadi anggota DPR RI mewakili kampung orang.

Pernah mencalonkan diri menjadi calon gubernur di kampung orang. Hampir kalah yang punya kampung.

“Apalagi di kampungnya sendiri. Apalagi datang temui kita, saya tidak percaya kalau kita tidak menang. Kita pasti menang besar. Saya Ketua Zul-Rohmi Ropang mewakili masyarakat di sini. Tepat sudah yang kita pilih ini. Tidak salah kita dukung, yang diawali oleh TGB. Kalau tidak orang yang luar biasa, tidak mungkin dipilih oleh TGB,” ungkap Syamsudin.

Senada dengan apa yang disampaikan Asrarudin, tokoh Kecamatan Unter Iwes, Hasanuddin juga yakin Zul-Rohmi akan menang telak di kecamatannya. Itu setelah ia  melihat antusiasme warga Unter Iwes menyambut kedatangan Doktor Zul.

Di Desa Boak Unter Iwes, Doktor Zul blusukan keliling kampung diiringi kesenian ratib rabana.

“Masyarakat di sini sudah tidak asing dengan Doktor Zul. Beliau bangun UTS mahasiswanya dari seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswa asing. Perhatian Doktor bukan hanya terhadap Sumbawa dan NTB tapi juga untuk seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswanya dari Thailand dan juga luar negeri. Jadi, Doktor ini ppwajib kita menangkan,” ujar Hasanuddin.

Menutup kunjungannya di Kecamatan Unter Iwes, Doktor Zul menyampaikan,  kedatangannya ke Lantung, Ropang, dan Unter Iwes untuk memastikan bahwa jangan sampai Zul-Rohmi menang di Lombok Timur, Menang di Lombok Utara, Menang di Lombok Barat, Menang di Dompu, Bima, dan Kota Bima, tapi kalah di Unter Iwes. Zul-Rohmi harus menang di Unter Iwes, Ropang dan Lantung bukan sekedar menang tapi harus menang mutlak.

“Allah sudah mengatur lewat invisible hand, kita satu-satunya calon gubernur dari Pulau Sumbawa. Kalau diibaratkan perlombaan, calon gubernur NTB sama-sama kuat. Dan yang menjadi pemenang dalam pemilihan gubernur kalkulasinya sederhana, dan penentunya adalah suara dari Pulau Sumbawa. Suhaili-Amin akan menang kalau Amin lebih besar suaranya dari Doktor Rohmi di Pulau Lombok. Ahyar-Mori juga akan menang kalau suara Mori lebih besar dari suara Doktor Rohmi. Begutu juga seterusnya. Pengalaman politik saya, kita cermat mengukur, insya Allah suara Sitti Rohmi di Pulau Lombok akan mendominasi dan kita akan menang besar juga di Pulau Sumbawa,” tutupnya.

Mei (*)




Mesin Parpol belum bergerak secara optimal dalam Pemilu kada NTB

Paslon membuat memo  dan catatan terkait Paslon yg didukungnya  terkesan tidak memahami maksud kewajiban politik  parpol pengusungnya

Bambang Mei Finarwanto, SH

 lombokjournal.com —

JAKARTA ;   Mesin parpol semua Paslon  Pilgub NTB masih belum optimal bergerak secara on the track dalam pemilu kada di NTB. Diduga  terkait dengan  realitas konfigurasi politik Pilkada di NTB yang tidak linier.

Akibatnya  mesin politik parpol secara taktis belum maksimal melakukan penetrasi dibasis pemilihnya.

Dengan konfigurasi politik yang tidak paralel antara Pilgub NTB dan Pilbup,   langgam gerak mesin parpol tersendat. Kalaupun ada gerakan terkesan simbolik  politik yang diragukan efektifitasnya dalam meraih simpati pemilih loyalnya

Faktor lain yang menghambat mesin partai belum berakselerasi bisa jadi karena lemahnya dukungan resources untuk menggerakkan mesin partai.

Bahkan Konon ada  parpol besar pengusung salah satu Paslon membuat memo  dan catatan terkait Paslon yg didukungnya  terkesan tidak memahami maksud kewajiban politik  parpol pengusungnya.

Demikian siaran pers  progres report dan analisis politik  Mi6 terkait konfigurasi politik Pemilukada serentak NTB yang disampaikan ke media, Jumat (05/05).

Menurut Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH  stagnannya mesin partai ini hampir merata dialami oleh Paslon yg didukung Parpol . Paslon cenderung lebih banyak mengandalkan gerakan individual ataupun bersama tim relawannya,  seperti halnya yang  dilakukan Zul Rohmi maupun Paslon Lain.  Kecendrungan solo run para Paslon ini karena dinilai  lebih efektif dan lebih efisien.

“Pilgub NTB kali ini terkesan tidak semeriah dibanding Pilkada sebelumnya karena kemampuan resources  para Paslon hampir sama dan hemat ,” ungkap Didu panggilan karib direktur Mi6.

Kata Didu dengan melihat  sejumlah release  hasil survey  lembaga yg sudah dipublikasi dimana  elektabilitas para Paslon Pilgub maupun Pilbup  rata-rata seimbang karena  dibawah margin error dan swing votter masih tinggi  ” Akibatnya semua Paslon yang bertarung dalam Pilgub NTB sejatinya  memiliki peluang yang sama untuk menang,” tambahnya .

Kurang Gairah

Sementara itu lanjut Didu,  ada fenomena anomali dalam Pilkada serentak NTB kali ini adalah ditengarai minimnya keterlibatan para  donatur politik. Biasanya mereka turut berdonasi untuk Paslon yang didukungnya  dengan berbagai motivasi dan kepentingan yang baik .

“Kondisi ini membuat logistik politik para Paslon relatif berimbang,” sambungnya .

Akibatnya, para Paslon akan selektif dan hemat dalam mengintertain para relawan dan konstituennya agar lebih terarah dan produktif.

“Konsekwensinya tidak ada lagi jor joran  untuk  membiayai aktifitas bersama konstituennya ,” kata Didu.

Didu menambahkan, tak heran jika mesin parpol masih belum bergerak secara simultan  dalam mengagregasi pemilih loyalnya.

“Disinilah dilema politik dan psikologis yang dialami para Paslon dalam menggerakkan mesin parpolnya,” ujarnya .

Pertaruhan Gengsi dan Prestise Politik Parpol

Dengan sisa waktu kurang dari 50 hari lagi menuju 27 Juni 2018 harusnya mesin parpol mulai digerakkan dengan berbagai konsekwensi nya.

“Ini untuk menjaga Marwah para Paslon juga parpol pengusungnya ,” tegas Direktur Mi6 .

Sebagai catatan kaki  lanjut Didu, Pilgub NTB ini akan menjadi pertaruhan gengsi politik sekaligus spirit  bagi Parpol pengusung karena ada calon independen yang ikut konstestasi.

“Suka tidak suka, setuju tidak setuju ,di Pilgub NTB inilah prestise dan gengsi politik parpol dipertaruhkan,” katanya.

Di atas kertas,  jika mesin partai digerakkan secara Masiv dan benar , maka pemenang Pilgub NTB adalah Paslon yang didukung Parpol. Karena setiap parpol cenderung memiliki  karakteristik pemilih yang setia dan loyal.

“Buktinya tingkat partisipasi rakyat di NTB dalam setiap Pilkada cenderung meningkat secara signifikan,” imbuh Didu .

Pilgub NTB jelas Didu menjadi ajang pertarungan suddent dead bagi parpol melawan calon independen.

“Jika Paslon yg diusung parpol bertekuk lutut dengan calon independen , maka akan berdampak  bagi kredibilitas dan citra parpol di NTB itu sendiri ,” pungkasnya. #

Me

 




Presiden Bertemu Calon Pemimpin Terbaik Di Masa Depan

Presiden juga mengajak para pelajar untuk berani bercita-cita menjadi pemimpin terbaik di masa mendatang

MATARAM.lombokjournal.com — Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah pesan terkait kepemimpinan kepada para Ketua OSIS dari SMA berprestasi se-Indonesia, yang pagi ini, Kamis (03/05), berkumpul di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Sambil berdialog santai, Kepala Negara mendiskusikan syarat-syarat yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin.

“Menjadi pemimpin itu memang harusnya bisa memberikan semangat, memberikan dorongan, memberikan inspirasi, memberikan contoh, memberikan teladan, bisa mengayomi,” ujar Presiden kepada para pelajar.

Di samping itu, keberanian juga menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Mengingat banyaknya cobaan dan rintangan yang akan dihadapi di masa mendatang.

Untuk itulah, Presiden mengapresiasi dan mendukung para pelajar untuk mengikuti kegiatan ‘Kawah Kepemimpinan Pelajar Tahun 2018’ tersebut. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut, tertanam jiwa kepemimpinan bagi para pelajar yang turut serta.

“Anak-anak harus memiliki rasa kebanggaan terhadap negara dan bangsanya sehingga mereka dipertemukan dalam kawah candradimuka kepemimpinan pelajar tahun 2018 ini,” ucap Presiden.

Presiden juga mengajak para pelajar untuk berani bercita-cita menjadi pemimpin terbaik di masa mendatang.

“Yang ingin jadi bupati silakan, ingin jadi wali kota silakan, ingin jadi gubernur silakan, ingin jadi menteri silakan, ingin jadi pengusaha silakan, ingin jadi dokter silakan, ingin jadi presiden silakan,” tutur Presiden.

Sebelumnya, Presiden sempat mengajak 272 pelajar dari 34 provinsi tersebut untuk berkeliling Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Kesempatan tersebut digunakan Kepala Negara untuk menjelaskan aneka informasi seputar Istana Kepresidenan yang dibangun Gubernur Jenderal Baron van Imhoff pada tahun 1745.

“Saya juga cerita bahwa di istana ini kita memiliki 460 rusa, 13 ekor kambing, dan lain-lain. Saya jelaskan semua secara detail,” ujar Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Me

(Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

 




Gladi Bersih MNEK 2018 Di Perairan Lombok

MNEK memperkenalkan Indonesia, utamanya Lombok dengan destinasi wisata dan budayanya

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Gladi bersih persiapan acara MNEK 2018 di Lombok, Nusa Tenggara Barat dirangkai dengan patroli pengecekan puluhan Kapal Republik Indonesia (KRI) yang sudah bersandar di laut sekitar pelabuhan Lembar, Kamis (03/05).

Gladi bersih persiapan MNEK 2018 ini juga menampilkan atraksi terjun payung dan atraksi pesawat milik TNI AL untuk penyambutan tamu-tamu peserta MNEK 2018.

Acara besar TNI AL yang akan dihadiri oleh 5.500 prajurit angkatan laut dari 37 negara akan mewarnai perairan sekitar pulau Lombok.

“Saya disini melihat Geladi bersih yang dilaksanakan ini untuk mengecek kesiapan sejumlah kapal peserta dan melakukan inspeksi terhadap kapal-kapal yang mengikuti acara MNEK 2018 yang ke-3 ini,” ungkap Asops Kasal Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos.

Selain itu, Aan juga mengungkapkan bahwa acara ini adalah untuk memperkenalkan Indonesia, utamanya Lombok dengan destinasi wisata dan budayanya.

“Dalam acara ini TNI AL akan memperkenalkan wisata dan budaya Lombok,  untuk itu kami memohon doa kepada masyarakat Lombok untuk kesuksesan acara ini karena membawa nama Negara kita, Lombok ini luar biasa oleh karena itu dipilih menjadi lokasi MNEK 2018 ini,” pungkasnya.

AYA




Konvoi Kelulusan Di KLU Berujung Maut

Korban meninggal mengalami luka di kepala, sememtara korban lainnya saat ini sudah dirawat di RSUD KLU

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Perayaan kelulusan SMA sederajat tahun ajaran 2017-2018 di Lombok Utara, memakan korban jiwa.

Satu orang siswa SMPN 1 Gangga, Sony Rosandia (15), warga Dusun Lekok, Desa Gondang Kecamatan Gangga, meninggal dunia.

Tiga siswa lainnya mengalami luka parah setelah mengalami kecelakaan saat mengikuti konvoi sepeda motor di Desa Dusun Tembobor Desa Medana Kecamatan Tanjung, sekitar pukul 11. 30 Wita, Kamis (3/5).

Kasat Lantas Polres Lombok Utara, Iptu Agus Pujianto mengatakan, kronologi kejadian berawal dari sebuah mobil grand Max dengan nomor polisi BH 9588 AR datang dari arah timur.

Setelah sampai di TKP mobil yang membawa 11 orang penumpang itu oleng ke arah kanan lalu membentur speda motor yang dikendarai korban dan sepeda motor lainnya yang datang dari arah barat.

“Korban meninggal mengalami luka di kepala, sememtara korban lainnya saat ini sudah dirawat di RSUD KLU, masing-masing Nijar Hakiki (15) yang merupakan teman boncengan korban, Fahril Husaini (16), dan Ajib Gunadi (16), semuanya warga Gangga,” katanya.

Semua barang bukti, lanjut Agus, kini sudah diamankan pihak kepolisian. Diantaranya speda motor Suzuki New DR 2689 QH, dan speda motor Honda jenis Vario DR 7149 HG.

“Untuk kerugian materialnya belum bisa ditaksir. Tapi barang buktinya sudah diamankan,” paparnya.

Sopir mobil pickup, Sahdi (43), mengaku ia dan rombongan hendak pulang menuju Lombok Tengah setelah mengambil bahan baku untuk hajatan 9 hari (Nyiwaq.red) dari Dangiang, Kecamatan Kayangan.

“Saya berusaha menghindari siswa yang konvoi, banting setir tapi oleng,” cetusnya.

Dua penumpang mobil pickup mengalami patah tulang dan luka robek, sementara penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. Semua korban berasal dari Kecamatan Janapria Lombok Tengah.

DNU




PLN Pastikan Listrik Aman Di Bulan Ramadhan

Pihak PLN sudah melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan

MATARAM.lombokjournal.com — Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) NTB  memastikan kondisi kelistrikan di wilayah NTB selama bulan puasa dipastikan aman dari pemadaman.

Hal tersebut ditegaskan Manager Transmisi dan Distribusi PLN wilayah NTB Jhoni Putra, Kamis (03/04) di Mataram.

“Insyaallah Aman kok, karena kita di PLN sudah melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan,” terangnya

Menurut Jhon,i dengan daya listrik  yang dimiliki Provinsi NTB yakni dengan rincian di sistem Lombok yakni di daya Mampu Pembangkit (DPM) sebesar 274.50 MW, dengan beben puncak sebesar 234.60 MW dan Cadangan sebesar 39.90 MW.

Dan sistem kelistrikan di Sumbawa dengan daya Mampu Pembangkit sebesar 50.05 MW, beban Puncak sebesar 42.25 MW ,Neraca daya sebesar 7.80 Mw.

Sedangkan untuk Sistem Bima, Daya Mampu Pembngkit sebesar 50.20 Mw, dengan beban Puncak 44.30Mw, dan Neraca Daya sebesar 5.90 Mw sudah dipastikan   semuanya  memadai.

“Jadi selama bulan Ramadhan kondisi kelistrikan di wilayah NTB  dipastikan aman,” pungkasnya.

AYA




PLN Pastikan Listrik Aman Di Bulan Ramadhan

Pihak PLN sudah melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan

MATARAM.lombokjournal.com — Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) NTB  memastikan kondisi kelistrikan di wilayah NTB selama bulan puasa dipastikan aman dari pemadaman.

Hal tersebut ditegaskan Manager Transmisi dan Distribusi PLN wilayah NTB Jhoni Putra, Kamis (03/04) di Mataram.

“Insyaallah Aman kok, karena kita di PLN sudah melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan,” terangnya

Menurut Jhon,i dengan daya listrik  yang dimiliki Provinsi NTB yakni dengan rincian di sistem Lombok yakni di daya Mampu Pembangkit (DPM) sebesar 274.50 MW, dengan beben puncak sebesar 234.60 MW dan Cadangan sebesar 39.90 MW.

Dan sistem kelistrikan di Sumbawa dengan daya Mampu Pembangkit sebesar 50.05 MW, beban Puncak sebesar 42.25 MW ,Neraca daya sebesar 7.80 Mw.

Sedangkan untuk Sistem Bima, Daya Mampu Pembngkit sebesar 50.20 Mw, dengan beban Puncak 44.30Mw, dan Neraca Daya sebesar 5.90 Mw sudah dipastikan   semuanya  memadai.

“Jadi selama bulan Ramadhan kondisi kelistrikan di wilayah NTB  dipastikan aman,” pungkasnya.

AYA