Dr Zul Minta Generasi Millenial Buat Peta Masa Depan

Saat ini tingginya sekolah tidak menjamin bisa punya uang lebih banyak karena zamannya berbeda

lombokjournal.com –

MATARAM :  Seminar Motivasi Nasional yang dilaksanakan oleh DPD Wirausaha Muda Nusantara NTB, Jumat (08/06), di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram, menghadirkan Motivator Nasional Muda Safii Efendi.

Acara seminar yang pesertanya mencapai 1.050 oang itu berlangsung meriah. Selain dihadiri motivator nasional, kegiatan ini mengundang tokoh muda NTB yang juga Calon Gubernur NTB nomo3, yang bertindak sebagai Keynote Speaker, Dr H Zulkieflimansyah.

Ketua DPD Wimnus NTB,  Lalu Athar menyampaikan, sukses itu tidak mengenal waktu. Sukses itu tidak mengenal berapa lama dia bekerja, dan sukses itu milik siapa saja.

Athar kemudian membeberkan cerita sukses Ketua Umum Wimnus Safii Efendi dan Calon Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah.

Nurhandini Eka Dewi, MPH, Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan yang mewakili Gubernur NTB, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia Penyelenggara Seminar Motivasi Nasional yang bertemakan membangun kemandirian secara mental, keuangan dan wawasan.

“Bahwa di era millineal saat ini anak muda harus terus berpacu untuk mengembangkan jati dirinya dalam rangka menyambut persaingan bebas, kegiatan seminar motivasi ini tentu akan memberikan dampak positif bagi generasi Muda NTB, untuk berfikir kreatif menjadi wirausaha,” kata Eka.

Calon Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah merasa bahagia bisa hadir dan menjadi Keynote Speaker dalam seminar tersebut.

Menurutnya, waktu mudanya dulu tidak ada yang memberikan motivasi seperti sekarang. Waktu mudanya bagaimana agar anak muda NTB sekolah setinggi mungkin, tidak diajar untuk jadi orang kaya atau jadi wirausaha.

Tapi bagaimana sekolah setinggi mungkin di Universitas terkenal, untuk kemudian dapat pekerjaan bagus di Ibukota.

“Jalan itu yang saya tempuh waktu muda,” katanya.

Menurutnya, saat ini tingginya sekolah tidak menjamin bisa punya uang lebih banyak karena zamannya berbeda. Paradigma lama, salah satu adagium yang disepakati, kalau kita bukan anak orang kaya, kalau kita bukan anak pengusaha, kalau kita berada di negara berkembang, salah satu cara untuk memperoleh akses ekonomi adalah melalui dunia politik. Ini merupakan paradigma lama.

“Zaman sekarang dengan revolusi teknologi tidak membuat teori seperti tadi kekal adanya. Sehingga anak siapapun kita, apapun background kita, kalau opportunity itu ada, Insya Allah kita punya kesempatan yang sama untuk menjadi wirausaha yang sukses di masa yang akan datang. Apapun pilihan kita, mau jadi politisi, mau sekolah ke luar negeri, maka kita perlu punya peta jalan menuju masa depan,” ungkapnya.

“Nggak peduli peta itu benar atau salah, yang penting peta itu bisa memancing dan meng-incurred kita untuk bergerak, Insya Allah kita akan menemukan jawabannya sendiri,” tambahnya.

Dahulu ketika Zul kuliah, ia sudah membuat peta hidup masa depan seperti apa. Jelas dan lancar saja menggapainya.

“Sekarang buatlah peta jalan hidup Anda menuju masa depan. Tidak penting petanya benar atau salah, yang penting peta itu akan membuat kita bersemangat untuk menjalani sisa-sisa usia kita,” tutupnya.

Motivator muda yang meraih dua kali Rekor Muri,  dan penulis tujuh Buku Safii Efendi ini dalam penyampaiannya di hadapan peserta, generasi millenial akan menjawab semua tantangan kedepan.

“Syaratnya adalah merela harus berani merubah nasib dari sekarang,  dan berani mengambil keputusan untuk jadi orang sukses di masa muda. Dengan meninggalkan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif,” katanya.

Me (*)




Dwi Tunggal JOKOWI-TGB Dideklarasikan Sekber Reklawan Jokowi

TGB dinilai sebagai akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan memiliki jiwa toleransi yang kuat antar kelompok dan agama

Para tokoh Sekber Relawan Jokowi NTB

lombokjournal.com —

MATARAM.lombokjournal.com —  Sekretariat Bersama Relawan Jokowi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdiri dari Projo NTB,  Seknas Jokowi NTB,  GK Jokowi NTB dan Kawan Jokowi NTB melakukan DeKLARASI CaPres/CawaPres Jokowi – TGB yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama di Hotel Golden Palace Mataram, Sabtu (09/06)

Deklarasi berlangsung meriah karena dihadiri oleh ratusan simpatisan  dan 4 Pimpinan Sekber Relawan Jokowi NTB yakni  Ketua Kawan Jokowi NTB, Ir HL. Winengan , Ketua Projo NTB, Imam Sofian SH.MH, Ketua Seknas Jokowi NTB, Drg. Lalu Fatahillah, SKG.MM, CRMP, QRMO dan Ketua Galang Kemajuan (GK) Jokowi NTB , Dr Iwan Harsono.

Dalam orasi politiknya Ketua Kawan Jokowi NTB, Ir HL Winengan mengatakan paket  Capres- Cawapres  Jokowi TGB ini sebagai upaya untuk menggalang dukungan dan pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Kami  bertekad  memenangkan Dwi Tunggal  Nasionalis Religius Jokowi – TGB dalam Pilpres 2019 demi kemajuan dan kejayaan NKRI ,” ungkap Winengan  sembari mengatakan  keduanya adalah kombinasi ideal sebagai pemimpin nasional ke depan.

Menurut Winengan yang juga Sekretaris PW NU NTB menambahkan,  Sekber Relawan Jokowi TGB  akan bergerak di wilayah NTB maupun di luar wilayah NTB, dan akan terus berikhtiar dan berjuang untuk memuluskan jalan politik JOKOWI-TGB di Pilpres 2019.

Ketua Projo NTB, Imam Sofian, SH.MH dalam pidato politiknya mengatakan   kami akan terus ikhtiarkan poros dwi tunggal Jokowi TGB.

“Kami yakin TGB sangat layak dampingi pak Jokowi karena TGB trerbukti sebagai leader yang tangguh dan bersih,  beliau pro rakyat dan terbukti dgn pesatnya pembangunan di ntb,” tambahnya .

Ketua Seknas Jokowi NTB , Lalu Fatahillah  menambahkan, Paket Jokowi-TGB   dinilai memiliki persamaan kemistri dan banyak kelebihan prestasi yang membuatnya layak maju di Pipres.

TGB punya prestasi yang sangat banyak saat memimpin NTB dalam dua periode.

“TGB adalah seorang leadership yang ulung dan tangguh sehingga ratusan prestasi dan piagam penghargaan di berikan pemerintah pusat  di era pemerintahan Jokowi,” ungkapnya .

Setelah para pimpinan Sekber  Jokowi NTB selesai menyampaikan  pidato politik nya, Ketua Gerakan Kemajuan (GK) NTB , Dr Iwan Harsono didaulat membacakan naskah Deklarasi Capres dan Cawapres Jokowi – TGB.

Isi deklarasi itu antara lain,  TGB sebagai  individu Islami tulen, seorang ulama dan hafidz Al-Quran yang memiliki citra kuat sebagai sosok yang nasionalis-religius. Sehingga secara personifikasi sangat tepat dukungan  ditujukan untuk TGB.

TGB dinilai sebagai akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan memiliki jiwa toleransi yang kuat antar kelompok dan agama.

“Kami dari Tim Relawan Jokowi di NTB merasa yakin TGB sangat tepat sebagai pendamping Pak Joko Widodo dalam kontestasi politik Pilpres 2019 mendatang. Apalagi konsep geopolitik gabungan Jawa-luar Jawa dan perspektif Nasionalis Religius dinilai layak dipertimbangkan dalam pengusungan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2019,” kata Iwan Harsono .

Ditambahkan oleh Iwan Harsono,  pertimbangan  faktual hasil survei nasional nama TGB  masuk sejumlah survei. Lembaga survei KedaiKOPI, yang menggelar survei pada 19-27 Maret 2018, menunjukkan elektabilitas TGB Zainul Majdi sebesar 6,2 persen dalam bursa cawapres.

Sedangkan survei Median pada 24 Maret-6 April 2018 menunjukkan elektabilitas TGB sebesar 2,5 persen dari total 1.200 responden yang ditanya mengenai pilihan cawapres.

“Alasan-alasan faktual inilah yang meyakinkan kami dengan sepenuh hati mendukung pasangan DWI TUNGGAL, Nasional Religius JOKOWI-TGB,” ungkapnya.

Me (*)




BPJS Kesehatan Sosialisasi JKN KIS Untuk Ratusan Jamaah Muslimat NU

Sosialisasi guna menjelaskan seputar kondisi dan konsep JKN dan pelayanan kesehatan kepada peserta

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Mataram, menggelar sosialisasi pada ratusan jamaah PW Muslimat NU di Kota Mataram.

Sosialisasi tersebut terkait Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada 400 jamaah lanjut usia (lansia) Muslimat NU NTB.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan PW Muslimat NU NTB, DPD Pengajian Al-Hidayah, dan MT Raudatul Jannah. Melalui sinergi ini, Muslimat NU diharapkan dapat mendukung BPJS Kesehatan mencapai universal health coverage tahun 2019 mendatang.

Muslimat NU merupakan salah satu organisasi terbesar dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.  Jaringan kepengurusannya pun sangat luas di Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, diharapkan Muslimat NU memiliki kekuatan yang besar dalam mengajak masyarakat untuk menjadi akselerator dalam mencapai tujuan pemerintah. Baik di bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan kesehatan.

Staf  Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Cahaya Wulandini menjelaskan mengenai regulasi, pelayanan yang didapat serta status kartu peserta JKN KIS.

Cahaya mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan sosialisasi guna menjelaskan seputar kondisi dan konsep JKN dan pelayanan kesehatan kepada peserta.

Harapannya dengan digelarnya kegiatan ini, peserta BPJS Kesehatan dapat memahami dan mendengar langsung serta dapat menyebarluaskan informasi ini kepada orang lain.

“Kita berlandaskan gotong royong yang berkeadilan,” ujarnya pada para lansia di Lingkungan Taman Baru Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa tujuan pemerintah sesuai dengan visi dari BPJS Kesehatan yakni pada tahun 2019 semua masyarakat Indonesia sudah menjadi peserta JKN KIS 100 persen.

Sosialisasi ini bertujuan  untuk mengenalkan dan memberi pemahaman kepada masyrakat tentang manfaat dan pentingnya kesehatan serta hak-hak bagi pemegang kartu JKN-KIS maupun BPJS lainnya.

“Kita ingin memberi tahu, program JKN KIS adalah program pemerintah, ini tanggung jawab bersama semua stakeholder,” jelasnya.

Sosialisasi untuk jamaah muslimat NU dilakukan karena masih banyak warga masyarakat yang belum memahami manfaat dan pentingnya JKN-KIS.

Pihaknya juga ingin melakukan  pendekatan kepada masyrakat, terutama kepada masyarakat lansia yang masih banyak yang belum memahami betul akan pentingnya kartu JKN-KIS.

Ia menambahkan, sekarang BPJS semakin mudah diakses dengan hadirnya BPJS Mobile. Program ini membuat peserta bisa download  BPJS Kesehatan Mobile, bisa memeriksa status kartunya.

“serta bisa menghubungi  langsung call Center 1500400 bila ada masalah,” katanya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU NTB Hj Dewiyani menuturkan, kegiatan sosialisasi BPJS Kesehatan seiring dengan kegiatan Muslimat NU berbagi dengan kaum lansia dan anak-anak.

Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya jamaah Muslimat NU NTB dapat menikmati manfaat JKN KIS BPJS Kesehatan.

AYA




Zul-Rohmi dan Fiddin Siapkan Posko untuk Para Pemudik Jelang Lebaran

Paslooin Zul-ohmi dan Fiddin Selasa depan akan menyiapkan posko mudik guna membantu para pemudik di kawasan Pelabuhan Kayangan dan Aikmel untuk titik singgah para pemudik

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR — Musim mudik telah tiba. Banyak orang berduyun-duyun pulang ke kampung halaman jelang lebaran. Hal ini juga terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Banyak warga NTB yang pulang kampung untuk bisa berlebaran bersama keluarga tercinta. Peristiwa mudik menjadi momen yang istimewa bagi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi).

Kedua pernah menempuh pendidikan di luar daerah, hingga luar negeri. Prosesi mudik tentu menyimpan banyak kenangan bagi Dr Zul dan Rohmi.

“Wah pokoknya dibela-belain banget harus mudik, kurang lengkap rasanya kalau lebaran tidak sama keluarga,” ujar Rohmi, Sabtu (09/06)  mengenang masa lalunya saat masih kuliah di Surabaya

Rohmi menilai, banyak pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa mudik, mulai dari berinteraksi dengan banyak orang dengan tujuan yang sama, saling membantu selama perjalanan, hingga menemukan saudara baru di dalam perjalanan.

Kondisi ini yang membuat Rohmi memberikan atensi khusus kepada para pemudik pada lebaran kali ini. Rohmi mengatakan, prosesi mudik di NTB sendiri cukup unik, karena tidak hanya dilakukan para warga NTB yang berada di luar daerah atau luar negeri untuk kembali ke NTB saat lebaran, melainkan juga mudik dalam skala lokal.

Banyak warga NTB yang mudik lintas kabupaten/kota atau pulau, mengingat NTB terdiri dari dua pulau besar yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

“Contohnya di Mataram, banyak masyarakatnya yang mudik ke kabupaten/kota lain di Pulau Lombok, bahkan ke Sumbawa, Dompu, dan Bima. Begitu juga sebaliknya yang dari Pulau Sumbawa ke Pulau Lombok,” lanjut Rohmi.

Rohmi mengimbau masyarakat yang mudik untuk memprioritaskan keselamatan selama perjalanan, terutama yang mudik menggunakan sepeda motor dengan membawa anak-anak.

“Kalau merasa lelah jangan dipaksakan, gunakan waktu sebentar untuk istirahat,” ucapnya.

Posko Mudik ZulRohmi – Fiddin

Sementara itu, Cawagub NTB No 3 Sitti Rohmi dan Cabup Lotim No 4 , Syamsul Luthfi berjanji,  Insya Allah  Zul Rohmi dan Fiddin Selasa depan akan menyiapkan posko mudik guna membantu para pemudik di kawasan Pelabuhan Kayangan dan Aikmel untuk titik singgah para pemudik.

Posko Mudik Zul-Rohmi dan Fiddin selain makanan untuk buka/sahur juga fasilitas Pijat Refleksi dan WiFi Gratis.

“Di posko itu, pemudik bisa meluangkan waktu sejenak untuk sekadar istirahat, dan akan disiapkan juga makanan dan minuman untuk berbuka puasa atau sahur,” kata Rohmi

Posko mudik, kata Syamsul Luthfi,  merupakan bentuk perhatian nyata oleh Zul-Rohmi dan Fiddin kepada para pemudik. Baik  Rohmi dan Syamsul Luthfi sendiri berniat akan menyambangi posko untuk berdialog dengan para pemudik dan mendengar seperti apa aspirasi mereka tentang NTB dan Lombok Timur ke depan.

Menurut Rohmi hal ini perlu dilakukan mengingat selama ini mereka berada di luar NTB dan mungkin belum mendapatkan informasi utuh tentang calon pemimpin daerahnya.

“Mereka (para pemudik) juga warga kita, jadi seyogyanya ya kita juga harus kenalkan diri kita kepada mereka,” ungkapnya.

Sitti Rohmi menambahkan, masukan dan saran dari para pemudik sangat berharga bagi dia dalam membangun NTB ke depan jika terpilih.

Pasalnya, para pemudik bisa memberikan gambaran tentang keunggulan dan kekurangan daerah tempat mereka bekerja atau menuntut ilmu yang bisa menjadi bahan dalam membangun NTB.

Me




Zul-Khair Janjikan Lapangan Kerja Bagi Pemuda

Generasi muda mendapat perhatian khusus pasangan callon Zul-Khair,  dan secara khusus dengan memberikan perhatian khusus yakni dengan meluaskan pembukaan lapangan kerja

lombokjournal.com –

LOMBOK BARAT  :   Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat No 1,  HM Izzul Islam – TGH Khudari Ibrahim (Zul-Khair), selama momentum Ramadhan  menggelar kampanye dialogis dan blusukan di beberapa kecamatan menemui konstituennya.

Didampingi  sejumlah tim koalisi parpol  pengusung, Zul-Khair  mendatangi kantong pemilih di desa-desa  Lombok Barat. Ini bagian dari upaya menyakinkan pemilihnya agar tidak berpindah pilihannya.

Dengan gaya yang merakyat , Zul-Khair dalam setiap kunjungannya selalu membaur dengan masyarakat desa. Hal ini agar Zul Khair ingin mengetahui lebih jauh aspirasi warga Lombok Barat .

Dalam berbagai  kesempatan, Calon Bupati Lombok Barat,  HM. Izzul Islam mengatakan,  jika terpilih menjadi Bupati Lombok Barat akan berusaha menyelesaikan pembangunan infrastruktur, peningkatan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Ia akan  fokus dan menata management  pemerintahan Lombok barat lebih baik, khususnya  perbaikan ekonomi masyarakat dan pembukaan lapangan kerja bagi generasi muda.

“Pada pemerintahan saya nanti, Insya Allah, lima tahun ke depan dengan banyaknya generasi muda yang belum memiliki pekerjaan, maka kita akan membuka lapangan kerja seluas luasnya. Termasuk melatih generasi muda keahlian kerja, sehingga bisa buka lapangan kerja.  Selain itu juga diupayakan memberikan modal kerja, sehingga kita bisa membuka wirausahawan yang baru, sehingga angkatan kerja kita terus mengalami peningkatan,” kata Izzul Islam, Jumat (08/06) di Desa Sandik Lombok Barat .

Menurut Izzul, pembenahan management pengelolaan pemerintahan Lombok Barat ditekankan pada kompetensi pejabat Lobar yang memiliki kualitas dan kspasitas.

Hal ini agar pelayanan publik menjadi lancar dan mudah diakses.

“Prinsipnya , Zul Khair ingin nanti  pejabat lobar nantinya  profesional dan penuh tanggungjawab melayani masyarakat lobar,” bebernya .

Sementara itu untuk generasi muda Zul-Khair akan memberikan perhatian khusus yakni dengan membuka lapangan kerja.

“Untuk kaum muda yg memiliki bakat khusus dan ketrampilan , Zul Khair akan menyekolahkan untuk meningkatkan pengetahuannya,” tambah Izzul .

Sementara itu, Lalu Athari  tim Zul-Khair dari Partai Perindo  menyampaikan, jika terpilih Zul-Khair memimpin Kabupaten Lombok Barat akan memprioritaskan juga pengembangan sumberdaya manusia yang berkualitas.

“Hal itu diprioritaskan untuk meningkatkan skill  SDM masyarakat Lobar serta daya saing yang kuat .  Khusus untuk generasi muda Lombok barat akan ditingkatkan kecerdasannya ,” lanjutnya.

Kata Athar untuk program  pengembangan ekonomi berbasis desa, Zul Khair  berkomitmen melakukan pemberdayaan warga desa di Lombok melalui skema pelatihan dan fasilitasi bantuan usaha.

“Untuk itu  mari kita satukan langkah agar semua agar apa yang telah kita rencanakan dapat diwujudkan dengan cara memilih pasangan nomor urut satu,” ungkap Athar sambil mengacungkan satu jari di depan awak media .

Me (*)




Balai Sosial Bina Remaja Karya Mandiri, Ajak Siswanya Berbagi Takjil

Membangun empati siswa  untuk ikut merasakan kesedihan yang dialami para pasien

MATARAM.lombokjournal.com — Balai Sosial Bina Remaja (BSBR) Karya Mandiri di Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar  program berbagi takjil, Kamis (07/06).

Puluhan remaja binaan BSBR Karya Mandiri turun ke jalan di dua tempat, yakni perempatan Desa Bengkel dan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.

Kepala (BSBR) Karya Mandiri Wahyu Hidayat mengatakan, tujuan berbagi takjil untuk mengajarkan anak-anak BSBR Karya Mandiri untuk saling berbagi dan peduli kepada sesama.

“Kami ingin ajarkan meskipun kita dalam keterbatasan, baik ekonomi, dan lain sebagainya, tapi kita masih memiliki kepedulian terhadap sesama,” kata Wahyu di RSUP NTB, Kamis (07/06).

Wahyu menjelaskan, pemilihan perempatan Desa Bengkel sebagai lokasi berbagi merupakan wujud tanggung jawab dan kontribusi BSBR yang berada di Bengkel.

“Kan itu jalur utama juga, banyak pengendara yang mungkin tidak memiliki kesempatan memiliki hidangan berbuka,” lanjutnya.

Sementara di RSUP NTB, Wahyu mendorong anak-anak bersyukur bisa diberikan kesehatan di tengah bulan suci Ramadhan. Selain itu, Wahyu ingin membangun empati anak-anak untuk ikut merasakan kesedihan yang dialami para pasien.

“Banyak yang bisa diambil pelajaran dari kegiatan hari ini,” kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, BSBR Karya Mandiri merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di bawah Dinas Sosial Provinsi NTB yang membina remaja putus sekolah, terlantar, dan permasalahan sosial.

“Mereka rata-rata yang dibina dari seluruh NTB yang memiliki latar belakang yang kurang harmonis, kendala keuangan, dan putus sekolah,” ucap Wahyu.

Selama bulan suci Ramadhan, BSBR Karya Mandiri juga memberikan pendidikan dan pemahaman tentang berpuasa. Hal ini, kata Wahyu, diperlukan lantaran selama ini banyak para siswa yang belum mengerti berpuasa.

“Siswa-siswa yang broken home itu tak ngerti tata cara berpuasa bahkan, pelan-pelan kami bina dan alhamdulillah sudah ada perbaikan,” ungkapnya.

BSBR Karya Mandiri yang berada di atas lahan seluas 2,5 hektare memiliki pelbagai fasilitas untuk menunjang keterampilan para remaja, mulai dari peralatan perbengkelan, otomotif, tata boga, tata rias, dan tata busana. Selain itu, para remaja binaan juga tinggal di asrama yang disediakan.

Sebanyak 65 remaja dengan rentang usia berkisar antara 16 tahun hingga 21 tahun tinggal di BSBR Karya Mandiri selama satu tahun penuh.

“Para remaja binaan tinggal dan belajar di sini selama 10 bulan, dua sisanya praktik di luar asrama,” kata Wahyu.

BSRB Karya Mandiri memberikan bimbingan fisik, mental, sosial, dan keterampilan kepada para remaja binaan. Selain itu, para remaja juga mendapatkan asupan makanan selama tiga kali sehari, dan makanan ringan dua kali sehari dengan menu yang bervariasi. Kondisi ini berbeda bagi para remaja sebelum berada di sini.

Saat ini, kata Wahyu terdapat 65 remaja dari seluruh NTB yang sedang mengikuti program pembinaan di BSBR Karya Mandiri selama setahun ini. Wahyu menilai, membina remaja dengan latar belakang yang putus sekolah, terlantar, maupun rawan permasalahan sosial tentu tidak mudah. Namun, BSBR Karya Mandiri terus mendorong dan menciptakan suasana kekeluargaan agar para remaja bisa menikmati dan belajar dengan gembira.

Selain keterampilan, BSBR Karya Mandiri juga mengedepankan aspek relijiusitas dalam pembinaan. Menurut Wahyu, keterampilan yang tinggi terasa sia-sia jika tidak dibekali aspek relijiusitas yang kuat.

Aktivitas para remaja dimulai dengan shalat Shubuh berjamaah dan dilanjutkan dengan sarapan bersama, apel pagi, dan shalat Dhuha yang diiringi pembekalan materi agama melalui Majelis Taklim.

Setelahnya, para remaja masuk kelas untuk menerima setiap mata pelajaran yang diberikan. Wahyu menyebutkan, 85 persen dari remaja binaan BSBR Karya Mandiri dapat dikatakan berhasil lantaran mampu diterima kerja usai menjalani praktik magang.

Wahyu menceritakan, aspek relijiusitas yang ditekankan terbukti mengantarkan para remaja BSBR Karya Mandiri menjadi pribadi yang memiliki karakter penuh kejujuran.

Wahyu menambahkan, peran remaja sangat penting dalam mendukung kemajuan NTB. Terlebih, provinsi berjuluk Bumi Gora ini terus berkembang dengan banyaknya lapangan pekerjaan untuk sektor pariwisata.

“Ya kita berharap para remaja ini bisa mengisi ruang-ruang dari lapangan kerja yang ada di NTB,” kata Wahyu menegaskan.

AYA




Ruas Jalan Jalur Mudik Sudah Siap

Meski sebagian ruas jalan masih dalam proses finising, tapi ia memastikan ruas jalan sudah siap digunakan sebagai ruas jalan mudik lebaran, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat, Wedha Magma Ardhi memastikan, kondisi seluruh ruas jalan yang akan dilalui masyarakat sebagai jalur mudik lebaran sudah siap

“Secara umum ruas jalan kita, terutama ruas jalan utama yang dilalui masyarakat melakukan mudik lebaran sudah siap, tidak ada masalah” kata Wedha di Mataram, Kamis (07/06) saat konfrensi pers dengan media di Kantor Gubernur NTB.

Meski sebagian ruas jalan masih dalam proses finising, tapi ia memastikan ruas jalan sudah siap digunakan sebagai ruas jalan mudik lebaran, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa

Ia pun telah memerintahkan kepada semua rekanan yang melaksanakan proyek pembangunan jalan, terutama ruas jalan utama yang dilalui pemudik, supaya satu minggu sebelum dan sesudah lebaran harus dihentikan

“Kita sudah memerintahkan kepada rekanan, supaya satu minggu sebelum dan sesudah lebaran, ruas jalan harus steril dari proses pengerjaan, material – material yang ada juga harus sudah dibersihkan” katanya

Kabid Bina Marga, Dinas PU NTB, Sahdan mengatakan, dalam setiap mudik lebaran, Dinas PU selalu dilibatkan, termasuk pada mudik lebaran 2018 dengan membangun posko pengamanan mudik lebaran di sejumlah titik ruas jalan rawan terjadinya bencana alam, baik pulau Lombok maupun Sumbawa

Pos pertama patung dibangu di patung sapi, Gerung, Lombok Barat, Aik darek dan Mantang, Kabupaten Lombok Tengah, Ke Lombok Timur, Poto Tano dan labuhan Badas, Sumbawa KM 70 batas Dompu Sumbawa, Madaprama Dompu, Kempo arah Calabae dan Pena Peli

AYA




Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2018 Di Lombok International Airport

Posko dilaksanakan selama H-8 lebaran yang terhitung mulai tanggal 7 Juni hingga H+8 tanggal 24 Juli 2017

LOMBOK TENGAH.lombokjournal.com — Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2018 di Lombok International Airport (LIA) resmi dibuka Kamis (07/06) pagi, bertempat langsung di Lobby Terminal.

Pembukaan posko kali ini diawali dengan sambutan Komandan Lanud Rembiga Kolonel Nav Budi Handoyo M. Tr (Han), dilanjutkan dengan sambutan General Manager Lombok International Airport I Gusti Ngurah Ardita.

“Semoga kegiatan posko terpadu angkutan lebaran tahun 2018 ini dapat berjalan lancar, aman dan terkendali. Sehinggan kita dapat memberikan pelayanan terbaik atau service excellent untuk para pengguna jasa kebandarudaraan. Untuk prediksi arus mudik tahun ini diperkirakan akan mengalami peningkatan sebanyak 6% dari tahun 2017. Sedangkan prediksi untuk puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-6, 5, 3 dan 2. Kemudian untuk prediksi puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada H+3 dan H+4 ,” ujar Ardita.

Kegiatan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2018 merupakan kegiatan rutin dalam menyambut libur lebaran.

Kegiatan posko ini juga untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan operasional bandara. Untuk posko sendiri dilaksanakan selama H-8 lebaran yang terhitung mulai pagi ini 7 Juni hingga H+8 tanggal 24 Juli 2017.

Tak lupa kegiatan posko ini juga melibatkan beberapa instansi lainnya seperti Lanud Rembiga, Polres Lombok Tengah, Kodim 1620/WB Lombok Tengah, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram, Perum LPPNPI, Airlines dan Ground Handling sebanyak 118 Orang dan Internal Lombok International Airport 90 orang.

AYA




BAPER Loteng Deklarasi Dukung Zul-Rohmi

Baper Loteng sepakat berkomitmen mendukung Zul-Rohmi karena pasangan ini satu-satunya pasangan Cagub dan Cawagub NTB yang ada perempuannya

lombokjournal.com —

PRAYA – LOMBOK TENGAH  :  Barisan Perempuan (Baper) Jilbab Hijau Lombok Tengah deklarasi dukung pasangan nomor urut 3 Zul-Rohmi pada pemilihan Gubernur NTB 2018, Kamis (07/06) di Posko Pemenangan Zul-Rohmi, Praya-Lombok Tengah.

Deklarasi yang dinamakan Deklarasi Praya tersebut dihadiri ratusan perempuan yang tergabung dalam barisan Jilbab Hijau.

Dalam deklarasi tetsebut, Barisan Perempuan Jilbab Hijau Loteng berkomitmen mendukung, memperjuangkan dan siap memenangkan pasangan Nomor 3 Zul-Rohmi, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmj Djalilah dalam pencalonannya sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023.

Komandan Baper, Hj. Enok Muthia menegaskan, Barisan Perempuan Loteng antusias merespon amanat Tuan Guru Bajang (TGB) yang dilimpahkan kepada Doktor Zul dan Doktor Rohmi untuk melanjutkan pembangunan di NTB.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dua periode pemerintahan gubernur TGB di NTB atas capaian-capaian yang signifikan dan berkemakmuran. Kami berharap, pasangan Zul-Rohmi jika Allah ridhoi dengan kemenangannya nanti, Zul-Rohmi dapat menjaga amanat TGB dan kami siap di garda terdepan mengawal dan berperan aktif membantu pembangunan NTB di segala segi kehidupan”. ungkap Hj. Enok.

Menurut Hj. Enok, Baper Loteng sepakat berkomitmen mendukung Zul-Rohmi karena pasangan ini satu-satunya pasangan Cagub dan Cawagub NTB yang ada perempuannya.

Dengan kehadiran Doktor Rohmi mewakili perempuan NTB, Pilgub NTB kali ini merupakan momentum dan sejarah baru buat NTB untuk melahirkan pemimpin perempuan.

“Kita layak berbangga bahwa perempuan NTB sudah siap dan berani tampil. Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah telah menjadi inspirasi kita, bahwa perempuan NTB adalah pribadi yang cerdas, tangguh dan memiliki visi ke depan untuk mengawal langkah keberlanjutan daerah kita tercinta ini. Kini saatnya kita bersama-sama saling membahu dengan segenap masyarakat membangun NTB yang gemilang,” tegasnya.

Zul-Rohmi Siapkan Program Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran

Dalam kesempatan yang sama, Doktor Zul menegaskan, hampir di setiap kabupaten dan kota di NTB masalah utamanya adalah kemiskinan dan penganguran.

Lombok Tengah merupakan salah satu Kabupaten yang kaya di NTB. Proyek Mandalika dengan nilai investasi triliunan rupiah akan menyerap ribuan tenaga kerja. Ia berharap semua stakeholder dapat mengawal megaproyek tersebut.

“Bisnis yang mau ada di kawasan Mandalika Lombok Tengah harus dirawat betul. Kita kawal bersama, semua stakeholder harus berperan mengawal kesuksesan proyek besar tersebut. Kita siapkan pendidikan yang baik buat anak-anak kita di sini, agar menjadi pemain di daerahnya sendiri. Kehadiran proyek Mandalika di Lombok Tengah bisa menjadi anugerah buat kesejahteraan masyarakat, jika SDM nya disiapkan dari sekarang,” jelas Doktor Zul.

Doktor Zul memaparkan, salah satu Komitmen Zul-Rohmi dalam mewujudkan NTB yang Gemilang adalah menjadikan NTB menjadi rumah yang nyaman, ramah, dan kondusif bagi investasi dan para pebisnis. Ia berjanji tidak akan menerima suap dari para pebisnis.

Ia akan mendorong dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi investasi, usaha, dan bisnis di Lombok Tengah.

“Jika kami, Zul-Rohmi memimpin NTB, kami tidak akan menerima suap dari para pebisnis. Investasi, usaha, bisnis akan kita dorong di Lombok Tengah. Kita kaya, kita harus menjadi pemain di dearah kita. Sudah saatnya kekayaan yang kita miliki kita kelola untuk kesejahteraan masyarakat kita,” tegas Doktor Zul.

Me (*)




Sitti Rohmi : Zul-Rohmi Konsisten  Majukan Ekosistem Budaya  Dan Seni NTB

 Di Lombok maupun Sumbawa yang memiliki kekayaan khazanah budaya, harus mendapat perhatian dan atensi  lebih serius.  Sebab, memajukan kebudayaan itu terkait erat dengan penguatan jati diri masyarakat

lombokjournal.com —

MATARAM :

Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan DR. Hj Siti Rohmi    memberi perhatian besar pada kemajuan kebudayaan dan seni NTB .

Calon Wakil Gubernur No 3, Hj Siti Rohmi, secara khusus menyebut UU No 5 tahun 2017 tentang  Pemajuan Kebudayaan, yang membuka peluang besar bagi aktivis budaya dan kesenian di komunitas masing-masing.

“Pemerintah berkewajiban memfasilitasi aktivitas dan kreativitas, dan gairah para pegiat budaya dan seniman untuk memajukan budaya khususnya budaya dan kesenian lokal,” ujar Siti Rohmi di Mataram, Kamis (07/06) di Mataram.

Siti Rohmi pun menegaskan, di Lombok maupun Sumbawa yang memiliki kekayaan khazanah budaya, harus mendapat perhatian dan atensi  lebih serius.  Sebab, memajukan kebudayaan itu terkait erat dengan penguatan jati diri masyarakat.

“Karya budaya dalam berbagai bentuknya, yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, harus diangkat dan ditingkatkan upaya pembinaannya.  Selain khazanah budaya itu bisa dimanfaatkan bagi pariwisata,  yang lebih penting lagi kita mengembangkan identitas kita sebagai bangsa yang bermartabat,” tegas Rohmi.

Menurut Rohmi, meski selama ini upaya untuk memajukan kebudayaan telah banyak dilakukan, namun harus ada upaya lebih dalam melakukan perlindungan dan pembinaan.

Ditekankannya,  kalau Paslon Gubernur dan wakil Gubernur No. 3 mendapat kepercayaan masyarakat memimpin NTB, ada beberapa hal yang segera dilakukan untuk memajukan budaya.

Pertama, memfasilitasi para pegiat kebudayaan di komunitasnya masing-masing. Para seniman diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menampilkan karya-karya seninya.

Kedua, akan diberikan penghargaan khusus bagi para kreator  yang benar-benar terbukti  telah bekerja bagi pemajuan budaya dan kesenian di daerah.

” Zul Rohmi akan  memperhatikan kesejahteraan seniman dan pegiat budaya,” tegas Rohmi.

Sementara itu Rohmi mengakui, pemajuan kebudayaan dan kesenian itu harus dilakukan secara komprehensif. Upaya yang dilakukannya adalah menciptakan ekosistem budaya yang lebih baik.

“Memajukan kebudayaan tidak hanya satu sektor, tapi semua sektor yang punya hubungan saling terkait.  Untuk menjaga konsistensi kreatif para seniman harus diperhatikan faktor pendukungnya Contoh sederhananya begini,  kalau mau Cupak Gurantang  atau Rudat tetap bisa ditonton harus dipikirkan tempat pertunjukannya, dan sebagainya,” ujar Rohmi.

Rektor Universitas Hamzanwadi ini mengatakan , lahirnya UU Pemajuan Kebudayaan tahun 2017 merupakan komitmen pemerintah untuk memfasilitasi  kreativitas seniman maupun pegiat budaya yang tercermin dalam  Pokok-pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).

“Spirit UU No 5/2017 memberikan  kesempatan bagi pegiat budaya dan seniman menyampaikan asprasinya. Kemudian menjadi masukan bagi pemerintah pusat dalam menyusun strategi kebudayaan,” beber Rohmi .

Terakhir  Rohmi mengatakan fasilitas seperti gedung pertunjukan itu memang penting. Tapi lebih penting, sebenarnya meningkatkan aktivitas dan kreativitas para pegiat budaya dan seniman di lingkungan atau komunitasnya masing-masing.

“Kalau di tiap komunitas marak dengan kreativitas para seniman atau pegiat budaya, itu secara langsung akan meningkatkan kkesejahteraan mereka,” pungkasnya

Me (*)