DPW JOIN NTB Imbau Masyarakat Jangan Asal Sebar Informasi

Belakangan beredar informasi gempa susulan, bahkan ada yang tidak bertanggung jawab menyebarkan, gempa tersebut akan datang dengan skala lebih besar

MATARAM.lombokjournal.com —  Ketua DPW Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indra Irawan LM,S.Kom mengingatkan, masyarakat agar cermat dalam memilih dan memilah informasi yang beredar, dan jangan asal sebar luaskan kembali, Senin (06/08).

Masyarakat patut waspada terkait maraknya informasi menyesatkan, terutama di media sosial seperti Facebook, pasca gempa Lombok Minggu (05/08) malam

Sebaiknya masyarakat menyimak informasi dari berita melalui media- media resmi yang terpercaya.

“Media resmi baik cetak maupun online, tentu menginformasikan masalah apa pun bentuknya dengan berimbang dari sumber terpercaya,” tandas Indra.

Penyebaran informasi tidak benar terkait gempa, akan menambah trauma dan ketakutan di tengah masyarakat

Indra mencontohkan, belakangan beredar informasi terutama gempa susulan, bahkan ada yang tidak bertanggung jawab menyebarkan, gempa tersebut akan datang dengan skala lebih besar.

“Ini jelas info menyesatkan, kecuali kalau sumbernya dari BMKG bukan info yang samar-samar,” katanya.

Indra mengingatkan, bencana seperti gempa bumi tidak bisa ditebak kapan waktunya terjadi, karena itu pentingnya masyarakat selalu waspada dan memahami cara penyelamatan dalam situasi darurat.

” Daripada sebar info yang negatif, mendingan kita berbagi hal hal yang bersifat positif untuk saling mengingatkan demi keselamatan bersama, terutama bagi pengguna medsos,” ajaknya.

Di bagian akhir, Indra mengajak rekan- rekan pers yang ada di NTB untuk bersama sama pro aktif menginformasikan setiap kejadian pasca gempa, dan mendorong Pemerintah setempat agar lebih peka dalam melihat kondisi masyarakat dan segera berbagi informasi terkini kepada masyarakat terutama penanganan pasca gempa.

Rr (*)




Gempa Lombok 7 SR, 98 Orang Meninggal Dunia Diperkirakan Terus Bertambah

Dari 98 orang meningggal dunia akibat gempa, terdapat di Kabupaten Lombok Utara 72 orang, Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang

MATARAM.lombokjournal.com – Gempa bumi berkekuatan 7 SR di Lombok, hingga Senin (06/08) sore tercatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak.

Pengungsi mencapai ribuan jiwa tersebar di berbagai lokasi. Diperkirakan jumlah korban dan kerusakan akibat dampak gempa akan terus bertambah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui rilis yang diterima Lombok Journal, Senin (06/08) menjelaskan, belum semua daerah terdampak gempa dapat dijangkau petugas Tim SAR gabungan.

Diduga adanya korban yang tertimbun bangunan yang roboh belum dapat dievakuasi oleh petugas.

TIM SAR Gabungan terus menyisir daerah-daerah terdampak gempa untuk melakukan evakuasi, penyelamatan dan pertolongan kepada korban. Pendataan masih terus dilakukan aparat.

Korban meninggal dunia paling banyak terdapat di Kabupaten Lombok Utara karena wilayah inilah yang parah terkena dampak gempa.

Dari 98 orang meningggal dunia akibat gempa, terdapat di Kabupaten Lombok Utara 72 orang, Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.

Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Semua korban meninggal dunia adalah warga negara Indonesia. Belum adanya laporan wisatawan asing menjadi korban.

Upaya evakuasi, penyelamatan dan pertolongan kepada korban terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Evakuasi korban yang tertimpa masjid roboh di Desa Lading-Lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara masih dilakukan.

Alat berat dikerahkan sejak (06/08) sekitar pukul 15.00 WIB. Satu alat berat digunakan untuk menghancurkan atap dan dinding masjid yang menimpa korban. Belum dapat diperkirakan berapa jumlah korban yang tertimpa masjid roboh.

Korban saat itu sedang sholat Isya berjamaah tiba-tiba diguncang gempa dengan kekuatan 7 SR sehingga bangunan masjid roboh dan langsung menimpa jamaah di bawahnya. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri dan relawan masih melakukan evakuasi.

Jumlah pengungsi belum dapat dipastikan. Diperkirakan ribuan pengungsi tersebar di berbagai lokasi. Bantuan juga belum dapat didistribusikan merata. Selain terbatasnya jumlah logistik yang ada, pengungsi juga tersebar di berbagai lokasi sehingga menyulitkan pembagian bantuan, khususnya di Kabupaten Lombok Utara.

Evakuasi terdapat wisatawan yang ada di Gili Terawangan, Gili Air dan Meno masih dilakukan hingga malam ini. Tidak ada data resmi brapa jumlah wisatawan, baik wisatawan asing maupun domesti yang berada di di Gili Terawangan, Gili Air dan Meno.

Perkiraan awal terdapat sekitar 1.000 orang. Ternyata jumlahnya lebih banyak. Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas telah berhasil mengevakuasi sebanyak 2.700 orang wisatawan asing dan domestik dari ketiga pulau tersebut pada Senin (06/08)  pukul 15.00 WIB.

Wisatawan dievakuasi ke Pelabuhan Bangsal Kabupaten Lombok Utara menggunakan 9 kapal yaitu 1 unit kapal SAR Mataram, 1 unit KAL Belongas, 1 unit kapal SAR Denpasar,  1 unit kapal Pelni, 1 uit kapan Dharma Citra Tiga, 3 unit kapal cepat/ferry Eka Jaya, dan 1 unit kapal cepat/ferry Bali Nusa. Ribuan wisatawan dan karyawan hotel masih dalam proses evakuasi keluar dari ketiga pulau tersebut.

Evakuasi wisatawan adalah inisiatif dari wisatawan. Mereka trauma dengan guncangan gempa 7 SR yang diikuti peringatan dini tsunami. Mereka juga khawatir adanya gempa susulan yang lebih besar diikuti tsunami karena banyak beredar informasi yang menyesatkan (hoax), akan terjadi gempa dengan kekuatan 7,5 SR yang diikuti tsunami di Lombok nanti malam.

Hoax tersebut beredar luar di wilayah Lombok sehingga membuat warga dan wisatawan takut. Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Gempa tidak dapat diprediksi secara pasti, berapa magnitudenya, dimana, dan kapan secara pasti.

Gempa susulan dari gempa 7 SR pasti terjadi tetapi dengan intensitas yang lebih kecil. Hingga Senin pukul 17.00 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 176 kali gempa dengan intensitas kecil.

Masyarakat dan wisatawan di NTB dan Bali dihimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaannya. Jangan terpancing pada informasi-informasi yang menyesatkan.

AYA

 




PLN Gerak Cepat Tangani Kelistrikan Lombok Pasca Gempa

Para petugas PLN yang bersiaga juga tetap mengantisipasi dampak gempa yang terjadi sehingga pemantauan di beberapa titik dilakukan secara remote

MATARAM.lombokjournal.com — Guncangan gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang terjadi di Lombok dan sekitarnya pada Minggu (05/08), menggerakkan PLN sigap menangani gangguan pasokan listrik.

PLN Wilayah NTB mengerahkan tim pasca gempa mendata kerusakan, sekaligus melakukan upaya perbaikan memulihkan pasokan listrik. Hingga saat ini sebanyak 1.058 personil disiagakan  mempercepat pemulihan.

“Pasca gempa, tim langsung bergerak cepat untuk mengecek kondisi dan aset kelistrikan. Tim juga secara bertahap memulihkan listrik di daerah padam sesuai dengan SOP saat penanganan pasca bencana. Para petugas juga tetap mengutamakan keamanan untuk antisipasi gempa susulan,” jelas Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R. Abumanan, Senin (06/08)

Setelah menginventarisir aset kelistrikan yang terganggu, PLN segera memulihkan listrik agar kembali mengalir. Daerah yang padam sebelumnya, seperti di Kota Mataram, Lombok Tengah, serta sebagian besar Lombok Timur dan Lombok Barat listriknya telah kembali menyala.

Namun sebagian wilayah di Mataram hingga saat ini belum menyala.

Kabupaten Lombok Utara dan sebagian Lombok Timur masih mengalami pemadaman akibat adanya beberapa infrastruktur jaringan dan gardu yang mengalami kerusakan, sehingga layanan listrik masih bertahap dalam penormalannya.

Para petugas PLN yang bersiaga juga tetap mengantisipasi dampak gempa yang terjadi sehingga pemantauan di beberapa titik dilakukan secara remote. Sementara itu, tim di lapangan yang memulihkan listrik di lokasi yang terdampak segera mengamankan aset kelistrikan di sekitar gedung dan rumah warga.

“Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan unit-unit pelayanan di wilayah NTB. Selanjutnya, tim PLN di NTB akan didukung oleh rekan-rekan PLN dari Jawa Timur dan Bali untuk bantuan personil, peralatan dan materialnya demi pemulihan total listrik di NTB. Kami juga telah membuka posko di sekitar wilayah terdampak dan segera memberikan bantuan penanganan bagi warga korban gempa bumi,” ujar Djoko.

Gempa yang berpusat di wilayah timur laut Lombok Utara, NTB ini selain merusak bangunan rumah warga, gedung dan beberapa infrastruktur kelistrikan juga sempat membuat pasokan listrik terhenti di beberapa wilayah.

AYA




Gempa Bumi Lombok 7 SR, 82 Meninggal Dunia, Ribuan Mengungsi

Penanganan darurat terus dilakukan. BNPB bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat

Kerusakan di Lombok Utara

MATARAM.lombokjournal.com — Gempabumi 7 SR mengguncang wilayah di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (05/08) pukul 18.46 WIB memberikan dampak yang luas.

Hingga Senin  (06/08) dini hari pukul 02.30 WIB, tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempabumi.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengirimkan rilis, Senin  (06/08) dini.

Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram, tercatat yang terparah. Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 39 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Di saat penanganan darurat dampak gempa sebelumnya 6,4 SR masih berlangsung, terutama di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur, tiba-tiba masyarakat diguncang gempa dengan kekuatan yang lebih besar.

Masyarakat panik dan berhamburan di jalan-jalan dan bangunan dan rumah yang sebelumnya sudah rusak akibat gempa sebelumnya menjadi lebih rusak dan roboh. Apalagi ada peringatan dini tsunami menyebabkan masyarakat makin panik dan trauma sehingga pengungsian di banyak tempat.

Pada Minggu malam, jalanan Kota Mataram macet karena penduduk berusaha menyelematkan diri setelah ada peringatan dini tsunami. Hampir seluruh penduduk kota tidur di luaar rumah pasca gempa bumi berkekuatan 7,0 SR.

Korban luka-luka banyak yang dirawat di luar puskesmas dan rumah sakit karena kondisi bangunan yang rusak. Selain itu gempa susulan terus berlangsung. Hingga tengah malam hari Minggu (05/08) pukul 22.00 WIB terjadi 47 kali gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

BMKG menyatakan bahwa gempa 7 SR tadi adalah gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya. Artinya kecil kemungkinan akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran. Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi yang mati menyebabkan kendala di lapangan. Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei bersama jajaran BNPB telah tiba di Lombok Utara menggunakan pesawat khusus dari Bandara Halim Perdanakusuma. Tambahan bantuan logistik dan peralatan segera dikirimkan. 2 helikopter untuk mendukung penanganan darurat dikirimkan.

BNPB terus mendampingi Pemda, baik Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak. Penanganan darurat terus dilakukan. BNPB bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat.

TNI akan memberangkatkan tambahan pasukan dan bantuan, khususnya bantuan kesehatan yaitu tenaga medis, obat-obatan, logistik, tenda dan alat komunikasi pada Senin (06/08) pagi.

Fokus utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak gempa serta pemenuhan kebutuhan dasar. Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenaga medis, air bersih, permakanan, selimut, tikar, tenda, makanan siap saji, layanan trauma healing dan kebutuhan dasar lainnya.

Kegiatan belajar mengajar di sekolah di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Mataram akan diliburkan pada 6/8/2018 karena dikhawatirkan bangunan sekolah membahayakan siswa. Akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh petugas.

AYA




Gubernur NTB Tegaskan Pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Persaudaraan

Lombok dipilih sebagai tuan rumah Sub Regional Meeting and Counter Terrorism,  yang diikuti pejabat setingkat menteri dari Indonesia, Australia Selandia Baru, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam dan Myanmar

TGB bersama Wiranto (kiri)

TGB bersama Yasonna Hamonangan Laoly (kanan)

MATARAM.lombokjournal.com — Teknologi menghadirkan tantangan baru terhadap keamanan nasional. Dan saat bersamaan, pesatnya perkembangan  dunia siber menciptakan rentannya terhadap ketahanan bangsa terhadap penguasaan ilmu dan teknologi yang diperkuat.

Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengatakan, tantangan keamanan saat ini, Terutama dengan hadirnya teknologi yang begitu pesat.

Hal itu disampaikanya saat diskusi di sela-sela sela sarapan, di Ruang Merak Lantai 2 Hotel Golden Palace, Minggu, (05/08).

Gubernur menjamu sarapan pagi, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly SH., MSc., Ph.D, Kepala Bareskrim Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol. Heru Winarko.

Terkait itu, menurutnya, hal yang paling penting untuk terus dihadirkan dalam diri anak bangsa adalah, mengkokohkan wawasan kebangsaan dan persaudaraan yang tulus.

Gubernur menyampaikan rasa syukurnya kepada para tamu, karena Lombok dipilih sebagai tuan rumah Sub Regional Meeting and Counter Terrorism,  yang diikuti pejabat setingkat menteri dari Indonesia, Australia Selandia Baru Filipina Singapura Brunei Darussalam dan Myanmar.

“Sebuah keputusan yang menebalkan kebanggaan kami karena berbasis kepercayaan, publik NTB memiliki pondasi yang kuat atas penguasaan sains maupun sibernetika yang dibalut kekompakan relasi sosial dalam berbangsa dan bernegara di tengah keberagaman,” kata gubernur.

AYA/Humas NTB




Riki Ditangkap Polisi Karena Maling TV

Pelaku dijerat menggunakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com —  Seorang pria asal Monjok Kota Mataram, Riki (30), diamankan polisi karena diduga melakukan tindak pidana pencurian di salah satu penginapan di Gili Terawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Rabu (1/8).

Kronologis kejadian berawal saat salah seorang staf View Point Bungalows, Qasim (24) mendapati TV di salah satu kamar hilang sekitar pukul 16.00 Wita.

“Qasim segera mencari tau dari CCTV, tapi tidak terlihat. Selang sehari, barulah Qasim mendapat cerita dari salah seorang temannya bahwa ia melihat pelaku membawa TV,” kata Kapolsek Pemenang, Iptu Hilmi Manossoh Prayugo, Jumat (03/08).

Atas dasar dugaan itulah, lanjut Hilmi, korban melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Pelaku berhasil diamankan warga dan sempat diarak keliling pulau sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa TV merek LG Flat Scren 32 inci. Estimasi kerugiannya sekitar Rp 2.5 juta,” tukasnya.

Dikatakan Hilmi, pelaku dijerat menggunakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

“Atas perbuatannya pelaku diancam lima tahun penjara. Saat ini pelaku sudah ditahan di Polsek Pemenang,” katanya.

DNU




Pasar Murah Digelar Dinas Perdagangan Dan Distributor Untuk Stabilkan Harga

Beberapa distributor ayam dan daging juga juga dihadirkan dalam pasar murah

Hj Putu Selly Andayani

MATARAM.lombokjournal.com – Menstabilkan harga bahan pokok (bapok) saat ini menjadi perhatian pemerintah. Sebab menjelang perayaan hari raya Idhul Adha, dalam tiga hari terakhir terjadi kenaikan harga bapok, khususnya beras.

Dinas Perdagangan (Disdag) NTB menggelar pasar murah di halaman Kantor Disdag NTB, guna untuk mensetabilkan harga bapok menjelang perayaan Idul Adha (Qurban).

Kepala Disdag NTB, Hj Putu Selly Andayani mengatakan, menghadapi hari Raya Qurban. Dinas perdagangan bersama distributor dan pelaku usaha berkomitmen untuk mengadakan pasar murah, yang digelar sejak hari Rabu dan Jumat  (1-3 Agustus).

“Kami adakan pasar murah ini untuk menstabilkan harga Bapok,” ujarnya, Jumat (3/8).

Ia menuturkan, pasar murah tersebut mengandeng beberapa distributor besar serta ritail moderen yang ada di kota Mataram.

“ Dan ini memang kami tidak ada anggarannya. Hanya kami minta dengan kerjasama dengan diatributor juga, semua  berdasarkan komunikasi,” tuturnya.

Selly mengungkapkan, beberapa distributor ayam dan dagaing juga juga dihadirkan dalam pasar murah tersebut. Sebab beberapa pecan lalu, harga daging ayam sempat meroket menyentuh harga Rp 70 ribu per kg dipasar.

“Tadi PT MSJ yang distributor besar, menjual harga 36 ribu per kg  dan sudah habis 100 kg tidak sampai dalam satu jam,” ucapnya.

Selanjutnya, Selly membeberkan akan terus mengadakan pasar murah, jika harga dipasar tidak stabil dan jika ada permintaan.

Dan dipastikan pasar murah jhga akan digelar menjelang perayaan Natal dan tahun baru, guna memastian bapok di NTB aman.

“Yang jelas pasar murah ini, untuk memastikan kepada masyarakat bahwa stok bapok itu aman, jadi dengan pasar murah itulah kita saksikan bersama bahwa bahan pokok itu selama ini aman walaupun cuaca ekstrim,” pungkasnya.

AYA




Minimarket Zohri Mart Resmi Dibuka

Prestasi internasional yang berhasil ditorehkan Zohri merupakan kado spesial untuk KabupatenLombok Utara

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Minimarket Zohri Mart yang diberikan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bekerjasama dengan PT Hydro Perdana Retalindo (PHR) kepada sprinter muda Lalu Muhamad Zohri, akhirnya resmi dibuka, Kamis (2/8).

“Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus reward terhadap apa yang sudah diraih oleh Lalu Muhamad Zohri selama ini. Managemen Zohri Mart berinduk di minimarket sodaqo,”  ungkap Presiden ACT, Ahyudin. saat meresmikan Zohrimart, di Pemenang, Kamis (02/88).

Keberadaan Zohri Mart ini, lanjut Ahyudin, nantinya siharapkan menjadi awal pemberdayaan ekonomi yang lebih luas di Lombok Utara dan Provinsi NTB pada umumnya.

“Masih banyak masyarakat di Lombok Utara perlu diberdayakan secara ekonomi. Zohri Mart bukan akhir dari apresiasi kita atas prestasi Zohri, tapi ini awal,” katanya lagi.

Sementara, Presiden PT HPR, Syahru Aryansyah menjelaskan, dalam prosesnya ke depan, Zohri Mart tentu membutuhkan pembimbingan secara teknis, sehingga perlu pendampingan.

“Kita siap mendampingi Zohri dalam mengelalola sistem oprasional minimarket,” tegasnya.

Bupati KLU. H. Najmul Akhyar, mengatakan, prestasi internasional yang berhasil ditorehkan Zohri merupakan kado spesial untuk Lombok Utara.

“Hadiah ini adalah kado spesial bagi KLU yang merayakan hari jadinya ke 10. Ini salah satu bentuk kepedulian nyata,” tutupnya.

Hadir juga dalam peresmian itu, Presiden Global Wakaf, Imam Akbari, dan Kakak kandung Lalu Muhamad Zohri, Baiq Fazilah.

DNU




BPJS Kesehatan Mataram Salurkan Bantuan, Warga Desa Loloan Butuh Bantuan Perbaikan Rumah

Sebagian besar rumah disana mengalami kerusakan, dan membutuhkan perbaikan agar bisa ditempati kembali

MATARAM.lombokjournal.com – Gempa bumi yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan harta benda,  khususnya daerah terdampak paling parah di Lombok Timur  dan Lombok Utara, menggundang kepedulian berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan.

Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Mataram juga tak ketinggalan menyalurkan OSR (Organization Social Responsibility) Tanggap Bencana di Desa Loloan, Rabu (01/08), sebagai bagian tanggung jawab sosial organisasi yang mengelola JKN-KIS.

Penyaluran bantuan itu berupa logistik, seperti makanan, pampers, terpal, alat solat, tikar, sembako, serta kebutuhan lainnya yang diperlukan masyarakat terdampak bencana gempa.

Bantuan tersebut disalurkan di Desa Loloan, Dusun Tanjung Biru, Kabupaten Lombok Utara.  Di desa ini termasuk terparah akibat gempa, rumah yang rusak jumlahnya mencapai  64, korban luka-luka 5 orang, dan Kepala Dusun Torean meninggal dunia.

Kepala Bidang SDM, Umum & Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Nur Rochman berserta jajaran bertemu dengan Kepala Dusun Tanjung Biru, Salman, dan melakukan wawancara terkait kebutuhan warga pasca bencana.

“Warga desa sangat mengharapkan, agar dapat dibantu untuk membangun rumahnya yang rusak akibat gempa,” kata Kepala Dusun Tanjung Biru.

Di desa yang mengalami guncangan gempa cukup parah itu terdapat 105 KK, sebagian besar rumah disana mengalami kerusakan, dan membutuhkan perbaikan agar bisa ditempati kembali.

Rr

 

 




Bank Sampah Bintang Sejahtera, Peduli Gempa di KLU dan Lombok Timur

Hingga saat ini masyarakat korban yang dikunjungi masih trauma terhadap gempa yang merusak rumah dan mengakibatkan korban luka-luka tersebut

MATARAM.lombokjournal.com — Forum Komunikasi Bank Sampah Bintang Sejahtera (FK-BSBS) NTB menyalurkan bantuan/donasi kemanusiaan kepada warga yang terkena dampak gempa di Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Lombok Timur, Rabu (01/08).

Sumbangan dari para relawan FK-BSBS disalurkan ke sejumlah titik yang terkena dampak gempa, yang meliputi beras, mie instant, minyak goreng, telur, popok bayi, selimut juga tenda. Warga begitu antusias menyambut kedatangan bantuan korban gempa tim relawan FK-BSBS. Bantuan disalurkan kepada warga Desa Anyar, KLU dan Sembalun, Lombok Timur.

Menurut Ketua FK-BSBS, Syawaludin, SE untuk mengantisipasi gempa susulan, pihaknya membuka posko pemantauan dekat dengan tempat tinggal warga sekitar.

“FK-BSBS menggelar tenda di sejumlah titik korban gempa agar tetap bisa memantau situasi lapangan,” ujarnya, Kamis (02/08)

Syawaludin mengatakan, hingga saat ini masyarakat korban yang dikunjungi FK-BSBS masih trauma terhadap gempa yang merusak rumah dan mengakibatkan korban luka-luka tersebut.

“Hingga saat ini sudah puluhan kali terjadi gempa susulan kendati magnitudonya rendah,” ungkap Syawal yang juga aktivis muda PKS ini.

Syawal juga menginformasikan sebelum donasi ini disalurkan, anggota FK-BSBS NTB melakukan penggalangan dana melalui aplikasi group Whatapps. Group tersebut terdiri dari 50 direktur Bank Sampah se-pulau Lombok.

“Dalam tempo dua hari donasi terkumpul dan langsung disalurkan dalam bentuk kebutuhan logistik kepada para korban gempa. Mereka berdonasi dengan sampah plastik
yang mereka telah kumpulkan,” tukas Syawal

Koordinator Lapangan Aksi Cepat Tanggap ( ACT) FK-BSBS, Agus Salim mengatakan penyaluran bantuan gempa selain sumbangan dari anggota FK-BSBS, juga ada donasi dari pihak lain yang peduli terhadap para korban gempa.

“Pengumpulan donasi masih tetap kami lakukan, untuk kemudian kami akan salurkan. Karena keterbatasan jumlah donasi kami memilih desa yang belum banyak tersentuh bantuan,” lanjut Agus Salim .

Problem Sampah Anorganik

Selain soal gempa, Syawaludin  mengulas permasalahan isu klasik sampah anorganik yang belum bisa ditangani semua kalangan.

“Seiring laju pertambahan penduduk, maka volume sampah anorganik akan meningkat pesat. Disinilah permasalahanya ,” ucap Syawal .

Oleh karena itu, Bank Sampah Bintang Sejahtera NTB dengan program pengelolaan
sampah berbasis masyarakat, berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya
yang dimiliki agar memudahkan mencari solusi permasalahan sampah yang pada akhirnya pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat dapat tercapai secara optimal.

Bagi Syawal FK-BSBS diorientasikan ikut berperan dalam rangka pengentasan kemiskinan dan permasalahan lingkungan melalui Program Bank Sampah. Komitmen serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan dan kemiskinan tertuang dalam Tujuh Program Prioritas.

“Dimana salah satunya adalah program pengembangan usaha kreatif pengolahan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah dengan menyasar 50 desa miskin
yang ada di NTB,” lanjut Syawal.

Dia pun menggarisbawahi, Bintang Sejahtera berupaya menyelesaikan masalah sampah dengan pola penanganan sampah langsung dari sumbernya.

“Hal ini ditujukan untuk mendukung Program Pemerintah Pusat untuk mengurangi timbulan sampah sebesar 30% sampai tahun 2025 yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 97/2017,” pungkasnya.

Me