Defisit Anggaran, Akibat Kebijakan Tidak Sesuai Tapi BPJS Kesehatan Yang DI-bully

 Pemerintah harus di dorong melakukan penyesuaian tarif iuran, dan  segera diterapkan

lombokjournal.com —

PALEMBANG ;  Defisit anggaran BPJS Kesehatan itu sudah diprediksi sejak awal oleh pemerintah. Hal itu disebabkan sistem perhitungan tarif  tidak sesuai, dan secara logika hitungan ekonominya dari awal tidak pas.

Pernyataan ini disampaikan salah seorang Anggota DPD RI asal Sumsel, Abdul Azis, di Palembang, Minggu (12/8) pada TRIBUNSUMSEL.

“Defisit anggaran di BPJS Kesehatan, akibat kebijakan pemerintah yang tidak sesuai atau tidak tepat, namun yang kena imbas di bully BPJS Kesehatan itu sendiri,” kata Azis.

Dikatakan Azis, merujuk  Rencana Kinerja dan Anggaran Tahunan BPJS Kesehatan tahun 2018, pendapatan ditargetkan mencapai Rp 79,77 triliun dan pembiayaan sebesar Rp 87,80 triliun, artinya defisit sekitar Rp 8,03 triliun.

“Kita tidak bisa menyalahkan BPJS Kesehatan, karena mereka hanya penyelenggara, tapi pemerintah yang salah dalam mengambil kebijakan dalam hal ini pemerintah diwakili Kemenkeu (Kementrian Keuangan) dan Kemenkes (Kementrian Kesehatan),” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan Aziz, perlu dilakukan penyesuaian tarif iuran BPJS Kesehatan ke depan, sehingga defisit anggaran bisa ditekan.

Masyarakat kelas menengah kebawah memang perlu mendapat subsidi (dibiayai), karena resiko pemerintah agar terjamin kesehatan masyarakat Indonesia. Meski demikian,  tarifnya harus disesuaikan dengan dirembukkan bersama, namun tetap sesuai hitungan ekonominya.

“Saya secara pribadi dan anggota DPD RI, mendesak pemerintah untuk melakukan penyesuaian, jangan seperti saat ini, tarifnya terlalu kecil tidak sesuai dengan biaya berobat dan operasional bagi rumah sakit,” ucapnya.

Jika berkaca pada tarif sekarang, sesuai penerapan iuran dalam Perpres 19 dan 28 tahun 2016, pada segmen PBI hanya dikenakan biaya sesuai penetapan pemerintah sebesar Rp 23 ribu.

Idealnya (perhitungan Aktuaria DJSN) sebesar Rp 36 ribu. Kemudian segmen PBPU untuk kelas III sebesar Rp 25.500 (sesuai DJSN Rp 53.000), kelas II Rp 51 ribu (sesuai DJSN Rp 63 ribu) dan kelas I Rp 80 ribu.

Diharapkannya, pemerintah harus di dorong melakukan penyesuaian tarif iuran, dan  segera diterapkan. Apalagi sekarang ini subsidi- subsidi mau ditarik pemerintah seperti BBM, sehingga nanti uangnya bisa digeser ke bidang kesehatan.

Re

Sumber; TRIBUNESUMSEL

 




BPJS Kesehatan Mataram Salurkan Bantuan Ke Dusun Gitak Demung Dan Dusun Salut

Dipastikan layanan BPJS Kesehatan Mataram tetap berlangsung selama terjadinya gempa. Hanya di Lombo Utara, selama seminggu pasca gempa, sempat terhenti

MATARAM .lombokjournal.com – BPJS Kesehatan kantor Cabang Mataram kembali menyalurkan bantuan di dua dusun yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,0 SR, Selasa  (14/08).

Sasaran pertama dituju yang termasuk parah dan kurang  tersentuh bantuan yaitu Dusun Gitak Demung Desa Genggelang Kecamatan Gangga. Di dusun in,  99 rumah rusak berat. Dusun yang dihuni 235 KK, penduduknya  750 jiwa, tercatat  2 korban jiwa anak sedang  org tua 6 luka berat dan patah tulang.

Kepala Dusun Gitak Demung, Murikep mengatakan, sejak terjadi gempa para petani belum ada yang melakukan aktivitas. “Kami butuh bantuan terpal dan selimut untuk pengungsi, khususnya anak-anak. Air juga tidak ada, listrik mati,”. katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Mataram, dr Muhammad Ali dan Kabid SDM, Nur Rohman yang turun langsung dalam penyaluran bantuan logistik berupa air minum, terpal, alas tidur, makanan bayi, popok, beras, indomie.

“Masyarakat yang terdampak gempa butuh bantuan untuk jangka panjang. Kami meyerahkan bantuan untuk meringankan saja,’ kata Muhammad Ali.

Menurutnya, pihaknya langsung turun menyalurkan bantuan agar sampai ke pengungsi yang jauh. Dari postingan netizen di medsos, diketahui banyak pengungsi yang belum mendapat bantuan.

Karena itu BPJS Kesehatan Mataram juga mengunjungi Dusun Salut Barat, Desa Salut, Kecamatan  Kayangan, KLU. Di dusun ini terdapat 179 kk dengan keseluruhan penduduk berjumlah 568 jiwa. Tercatat  1 orang meninggal dunia karena keruntuhan bangunan.

Kepala Dusun Salut, Ramdan menututurkan, selain membutuhkan penangan cepat untuk ppengungsi, juga di dusun ini tidak bisa memperoleh air.

“Listrik baru nyala hari ini. Sumber air terputus, kekeringan Pak, di pengungsian tidak mandi sudah seminggu, ” katanya.

Bantuan yang disalurkan BPJS Kesehatan Mataram merupakan program OSR (Organization Social Responsibility).

Selama bertemu pengungsi yang sebagian besar petani, Kacab BPJS Kesehatan Mataram dr Muhammad Ali, bertanya apakah masyarakat sudah memiliki kartu JKN

Ali menanyakan hal tersebut untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan semestinya.

“Syukurlah semua sudah memegang kartu JKN. Kartu JKN sudah terdistribusi, ” kata Ali yang saat ini harus berkantor di tempat darurat.pasalnya, kantor BPJS Kesehatan Mataram juga mengalami kerusakan yang mengkhawatirkan sebagai tempat kerja.

Namun Ali memastikan, layanan tetap berlangsung selama terjadinya gempa. Hanya di Lombo Utara, selama seminggu pasca gempa, sempat terhenti. Namun masyarakat bisa menghubungi 1500 – 400 untuk memperoleh layanan.

‘Sekarang sudah kembali membuka layanan seperti biasa, ” katanya.

Rr

 

 




NU Peduli Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Gempa Lombok

Mulai besok NU Peduli akan menyalurkan 50 terpal yang berukuran 10×10 yang dipergunakan sebagai musholla di 50 titik diantaranya di Malaka, Gangga, kayangan, Lekok, Pemenang

Ketua NU Peduli, Baiq Mulyana dan Ahmad Fauzan, Klaster Litbang NU Peduli

MATARAM.lombokjournal.com — PW NU NTB dan ormas NU lain menggalang dukungan dan bantuan kemanusiaan untuk warga masyarakat yang terkena dampak gempa baik di Lombok Timur , Lombok Utara, Lombok Barat, Mataram dan Lombok Tengah.  

Hal tersebut sebagai ungkapan keprihatinan yang mendalam terhadap tragedi gempa bumi di Lombok, karena masivnya dampak kerusakan dan korban jiwa akibat gempa tersebut. Selain itu, merupakan bagian dari ikhtiar kaum Nahdliyin untuk meringankan beban penderitaan warga yang terdampak gempa itu.

KeTua Tim NU Peduli, Baiq Mulyana mengatakan, terhitung mulai hari Sabtu (11/08) sesuai perintah dari PB NU, seluruh aktivitas bantuan kemanusiaan untuk gempa bumi di Lombok menggunakan satu pintu yakni NU Peduli yang sekretariat utama atau Poskonya di Aula PW NU di Jl Pendidikan – Mataram.

“Ini untuk memudahkan koordinasi dan efektifitas penyaluran bantuan untuk korban gempa se pulau Lombok yang terdampak,” ujar Baiq Mulyana yang juga Rektor Universitas NU, Selasa (14/08)

Lebih lanjut Baiq Mulyana mengatakan, hingga saat ini NU Peduli sudah menyalurkan bantuan untuk gempa bumi di Lombok di puluhan titik korban gempa dalam bentuk paket sembako, makanan bayi, terpal, tikar, tenda, dan lain lain.

“Untuk dapur umum, NU peduli sudah buka di desa Sigar Penjalin – Lombok Utara dengan kapasitas tiga kali makan masing- masing 2000 s.d 4000  nasi bungkus per sekali masak,” tambahnya

“Selain itu NU peduli juga mendapatkan bantuan puluhan  tenaga medis, para medis serta psykolog trauma healing dari PW NU Jatim, PW NU Jateng via RS Kudus, PC NU Nganjuk, PC NU Boyolali, Bali, Sampang serta dari Universitas NU Jatim dan yang baru tiba rombongan dari Universitas Brawijaya/Pergunu Malang yang dipimpin Dr Eng Fadly Isman,” info Baiq Mulyana yang didampingi Ahmad Fauzan dari klaster Litbang NU Peduli

Bhakti sosial NU Peduli, lanjut Baiq Mulyana tidak berhenti saat tanggap darurat usai seperti yang telah ditetapkan pemerintah.  Karena NU Peduli akan terlihat pada upaya paska tanggap darurat, khususnya yang menyangkut pemulihan trauma korban.

“NU Peduli sudah menerjunkan tim dokter , para medis dan trauma healing satu paket agar masyarakat bisa pulih dan bangkit untuk menyongsong masa depannya,” bebernya .

Rektor Universitas NU melaporkan hingga saat ini saldo rekening di NU Peduli sejumlah 274.577.875 yang bersumber dari donasi beberapa lembaga seperti Freeport , PT China Harbour Indonesia ,dan lain lain.

“Pendek Kata NU Peduli akan transparan dan akuntabel dalam penggunaan dan pelaporannya,” ungkapnya.

Selain itu, imbuh Baiq Mulyana , mulai besok NU Peduli akan menyalurkan 50 terpal yang berukuran 10×10 yang dipergunakan sebagai musholla di 50 titik diantaranya di Malaka, Gangga, kayangan ,Lekok , Pemenang.

“Selain itu NU peduli juga akan mendroping 150 telpal untuk tenda yang memisahkan tenda perempuan, anak-anak dan lansia. Juga tenda khusus untuk penderita penyakit menular seperti TBC ,” lanjutnya .

Untuk kebutuhan air dan sanitasi, lanjut Baiq Mulyana, Team NU Peduli akan melakukan pemetaan udara lewat drone untuk menentukan titik-titik konsentrasi pengungsi yang selama minim dijangkau oleh bantuan kemanusiaan.

“Dalam waktu dekat NU Peduli akan melakukan pengeboran air di beberapa titik pengungsi di KLU yang Medan nya sulit dijangkau,” kata Baiq Mulyana sembari menambahkan alat dan tenaga sumur bor dari NU peduli sudah siap bergerak .

Rumah Ramah Gempa

Sementara itu, akademisi Universitas Brawijaya yang juga  Wakil Ketua PP Persatuan Guru NU ( Pergunu)  Dr Eng Fadly Usman bertempat di Aula PW NU Mataram mengatakan, masyarakat NTB perlu disadarkan tentang pentingnya membangun hunian yang ramah terhadap gempa.

Mengingat NTB, khususnya Lombok merupakan daerah yang kerap dilanda gempa. Dia kemudian mengilustrasikan kesigapan warga Jepang jika dilanda gempa.,

“Dijepang semua struktur bangunannya dirancang dan ramah terhadap gempa untuk meminimalkan dampak dan korbannya,’ ujar Dr Eng Fadly Usman yang  tergabung dalam Ikatan Ahli Bencana Indonesia untuk Gempa dan Tsunami

Selain itu, warga Jepang dari mulai kecil sudah diberikan pemahaman untuk safety jika terjadi gempa , termasuk memasang alat-alat sederhana yang mudah dilihat dan dirasakan jika gempa itu terjadi.

“Dijepang ,rata-rata warganya memasang lampu itu digantung , bukan ditempel di plafon. Jika gempa tiba , maka lampu gantung tersebut akan berayun. Juga disetiap rumah atau sekolah , warga Jepang membiasakan diri menaruh air kemasan dimeja, jika ada gempa, maka air tersebut akan bergoyang. Itu salah satu early warning yang mudah dilakukan ,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, karena wilayah Indonesia khususnya bagian selatan rawan gempa, Dr Eng Fadly Usman menyarankan agar edukasi mitigasi gempa ini bisa masuk kurikulum , minimal dimasukan dalam sub mata pelajaran sosial lainnya yang Terkait.

“Hal ini agar setiap warga negara Indonesia memiliki pengetahuan dan cara perlindungan diri yang cepat saat terjadi gempa ataupun bencana lainnya,” tukasnya

Dr Eng Fadly Usman menyarankan, bila gempa terjadi sebaiknya tidak lari keluar,  tapi berlindung dibawah kolong meja untuk menghindari benturan langsung.

“Maka setiap rumah hendaknya memiliki meja yang cukup kuat utk menahan reruntuhan sebagai upaya antisipasi,’ pungkasnya.

Me .




Gubernur Majdi Bonceng Jokowi Pakai Trail Tinjau Korban Gempa

Kehadiran Presiden dan Gubernur NTB, langsung disambut ratusan warga terdampak gempa Lombok, dan warga yang sudah menunggu sejak pagi, langsung berebut salaman dengan Presiden. Jokowi yang menyambangi satu-satunya posko pengungsian

MATARAM.lombokjournal.com – Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi membonceng Presiden Joko Widodo menggunakan sepeda motor trail.

Itu terjadi saat keduanya melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Lombok Utara (KLU), hari ini Selasa (14/08), meninjau pengungsi di Dusun Terengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Gubernur NTB membonceng Presiden RI itu menjadi pemandangan menarik. Presiden menaiki sepeda motor trail menuju Dusun Terengan. Pemandangan langka tersebut  juga menarik perhatian ratusan pengungsi yang menyambut presiden dan Gubernur.

Kehadiran Presiden dan Gubernur NTB, langsung disambut ratusan warga terdampak gempa Lombok beberapa waktu lalu. Warga yang sudah menunggu sejak pagi, langsung berebut salaman dengan presiden. Jokowi yang menyambangi satu-satu posko pengungsian yang didirikan.

Saat berinteraksi dengan warga tersebut, presiden yang juga didampingi sejumlah menteri meminta warga untuk sabar. Sembari mendoakan semoga bencana gempa tidak terulang lagi. Serta warga yang sakit segera diberikan kesembuhan. Termasuk rumah-rumah mereka segera dibangun kembali.

Presiden menjanjikan akan memberikan bantuan uang Rp50 juta untuk membangun kembali rumah yang rusak berat. sementara yang rusak sedang akan dibiayai 25 juta per unit.

Presiden berharap, masyarakat dapat membangun rumah secara gotong royong. Dan dipastikan rumah yang dibangun adalah yang tahan gempa.

AYA/Humas NTB

 

 

 

 




Pengadaan Air Bersih Diprioritaskan Bagi Warga Terdampak Gempa

Kementerian PUPR telah menyediakan 400 tandon air yang akan mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com — Warga terdampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) diprioritaskan untuk mendapat air bersih..

Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR Achmad Gani Ghazali Akman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memprioritaskan pengadaan air bersih bagi bagi warga yang terdampak gempa.

“Kondisi di sini secara umum rusak berat semua, yang paling dibutuhkan warga itu air bersih,” ujar Achmad Gani Ghazali Akman yang didampingi Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga di Posko Utama Penanganan Darurat Bencana (PDB) di Lapangan Tanjung Lombok Utara

Dia menyebutkan, sejak gempa pada Ahad (29/7) yang melanda sejumlah wilayah di Lombok Timur dan Lombok Utara, Kementerian PUPR telah membuat posko di Sembalun dan Sambelia, Lombok Timur. Bencana yang kembali melanda pada Ahad (5/8), di mana Lombok Utara menjadi wilayah paling parah, Kementerian PUPR juga membuka posko di Lapangan Tanjung, Lombok Utara.

“Dari kemarin kita sudah kirim air bersih dan lebih masif lagi ke depannya,”

Ia menyampaikan, Kementerian PUPR telah menyediakan 400 tandon air yang akan mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak dengan 14 unit mobil tangki air.

“Air bersih ini kan untuk kebutuhan warga memasak, wudhu, itu yang kita prioritaskan,” ujarnya.

Dia melanjutkan, untuk pengadaan MCK mengalami sedikit kendala lantaran banyak warga yang tidak bersedia tanahnya dijadikan tempat dibangunnya MCK. Jalan keluarnya dengan mendirikan MCK di lapangan terbuka.

Gani menambahkan, Kementerian PUPR juga diminta mendirikan puskesmas, masjid, dan sekolah darurat, termasuk rumah sakit darurat di Terminal Tanjung.

“Ada 140 sampai 150 gedung sarana umum yang harus kita bangun. Sementara ini 20 dulu tersebar yang rusak berat,” katanya.

Kata dia, pembangunan rumah sakit darurat memerlukan waktu sekira dua bulan, sedangkan sekolah dan puskesmas memerlukan waktu pembangunan sekira dua hingga tiga pekan.

“Kendala kita paling soal barang-barang yang dibawa kan dari jauh-jauh, dari Jakarta, Surabaya, Bali, karena di sini tidak tersedia. Jadi perlu waktu,” tegasnya.

AYA/Humas NTB




Kunjungan Presiden Jokowi Di Lombok Utara, Bantu Perbaikan Rumah 1000 KK

Masyarakat korban gempa diberikan bantuan perbaikan rumah, 1.000 KK pada tahap awal, masing-masing stimulus sebanyak Rp 50 juta/KK untuk rumah rusak berat, Rp. 25 juta/KK untuk rusak sedang dan Rp 10 juta untuk rumah rusak ringan

lombokjournal.com —

TANJUNG – LOMBOK UTARA ;  Kedua kalinnya, Presiden RI, Joko Widodo  mengunjungi korban gempabumi di Lombok.

Setelah sebelumnya mengunjungi Lombok Timur beberapa waktu lalu, kini Presiden Jokowi, Senin  (13/8) iang, mengunjungi Kecamatan Pemenang.

Kemudian dilanjutkan peninjauan Pos Komando Operasi serta mendengarkan penjelasan terkini penanganan darurat dari Dansatgas Posko Komando Penanganan Dampak Bencana Gempa Lombok, Kol. Ahmad Rizal Ramdani, Danrem 162 Wirabahakti, di areal Lapangan Super Semar Kantor Bupati Lombok Utara.

Presiden RI didampingi Gubernur NTB dan Gubernur NTB terpilih, Zulkieflimansyah, Panglima TNI, Kapolri, Jendr Pol Tito Karnnavian, Menteri PU & Pera, Kepala Staf Kantor Presiden dan Kepala BNPB saat mengunjungi korban pengungsi.

Presiden sempat menanyakan langsung tentang kondisi para pengungsi dan apa yang diharapkan. Masyarakat pengungsi di sekitar wilayah Kecamatan Tanjung sangat antusias menyambut kedatangan Presiden RI .

Kemudian Jokowi melanjutkan melihat kondisi pasien di Tenda Pelayanan Yonkes di areal Kantor Bupati Lombok Utara.

Dilaporkan juga ke Presiden, untuk kebutuhan operasi darurat di antaranya kebutuhan tenda, penyediaan MCK, tandon air, permakanan, asupan gizi ibu hamil, selimut, dan obat-obatan. Alat penghancur beton dan ketersediaan BBM juga menjadi prioritas.

Kendala lain yang masih dihadapi adalah minim sarana transportasi untuk distribusi bantuan logistik, dan askes jalan rusak, berbukit dan lokasi desa sulit dijangkau oleh kendaraan biasa.

Operasi penanganan darurat ini didukung oleh seluruh potensi nasional dan LSM maupun komunitas yang terus membantu upaya penanganan dampak gempabumi Lombok.

Presiden beserta rombongan pada malam hari berdialog langsung dengan masyarakat pengungsi di Lapangan Super Semar Tanjung ,Kabupaten Lombok Utara.

Masyarakat korban gempa akan diberikan bantuan perbaikan rumah sebanyak 1.000 KK pada tahap awal ini. Nilai bantuan stimulus sebanyak Rp. 50 juta/KK untuk rumah rusak berat, Rp. 25 juta/KK untuk rusak sedang dan Rp 10 juta untuk rumah rusak ringan yang pengerjaannya akan dimulai pada minggu ini.

Pembangunan dan perbaikan dengan konsep rumah tahan gempa ini akan diberikan dalam bentuk tabungan.

Proses pembangunan akan diawasi oleh Gubernur NTB dan asistensi Kemen PU Pera. Pemerintah akan mendorong ketersediaan material semen, besi dan lainnya dan mengawasi harga jual material di NTB dengan konsep rumah tahan gempa.

Untuk perbaikan fasilitas umum, rumah sakit dan sekolah akan dimulai dua minggu dari sekarang. Presiden juga langsung memberikan paket sembako dan buku tulis kepada masyarakat pengungsi.

Data korban meninggal dunia hingga hari ini (13/08) sejumlah 437 jiwa, berasal dari Kabupaten Lombok Utara 374 jiwa, Kab. Lombok Timur 12 jiwa, Kab, Lombok Barat 38 jiwa, Kab. Lombok Tengah 2 jiwa Kota Mataram 9, dan Kota Denpasar 2 jiwa.

Jumlah pengungsi hingga hari ini sebanyak 352.793 jiwa. Sedangkan total rumah rusak 52.812 unit, sarana pendidikan terdampak 458 unit dan fasum serta tempat ibadah sebanyak 197 unit.

RR

(Sumber ; MEDIA CENTER POSKO BENCANA LOMBOk 2018)




Aksi Nyata… Pendamping Desa Bangun Posko

Tidak sekadar salurkan bantuan, tetapi juga aksi lain seperti menghibur anak anak pengungsi hingga rumpi remaja putri. Anak-anak pengungsi diajak game dan olahraga yang mengjibur

lombokjournal.com –

MATARAM — Bantuan untuk para korban berupa makanan, minuman dan obat2an telah berdatangan dari berbagai kalangan.

Namun untuk membantu mereka, terutama menyangkut pemulihan trauma atau trauma healing dan mengisi kejenuhan dan edukasi selama di tenda-tenda pengungsian maka dibutuhkan penanganan khusus.

Posko Pengendali Penanganan Bencana oleh Pendamping Desa P3MD Kementerian Desa PDTT yang tersebar di titik-titik strategis dan dekat dengan pengungsi.

Pelayanan yang diberikan tidak sekadar salurkan bantuan, tetapi juga aksi lain seperti menghibur anak anak pengungsi hingga rumpi remaja putri.  anak-anak pengungsi diajak game dan ilahraga yang mengjibur.

Senada dengan arahan Direktur PMD Kemendesa yang menaungi pendamping desa, Ir. Fachri.

“Pendamping Desa hadir untuk fasilitasi, koordinasi dan edukasi bagi warga terdampak gempa. Di posko-posko pengendali tersebut mereka lakukan berbagai kegiatan edukatif bagi masyarakat,” seperti disampaikan M. Fachri, direktur PMD Kemendesa.

Aksi pendamping desa NTB ini diapresiasi juga oleh Konsultan Nasional P3MD, Arwani, M. Labib dan Choiril Akbar yang sedang mensupervisi pendamping desa. Harapannya, bisa jadi rule model bagi pelaku penanganan pengungsi lainnya.

Sementara menurut Tauhid Rifai, koordinator tim, Donasi yang terkumpul dari Tim Pendamping Desa dari berbagai provinsi secara suka rela telah terkumpul per tanggal 13/08/2018 kurang lebih 100 Juta.

“Semua dikelola secara transparan dan akuntabel, sebab ini amanah dari temen-temen pendamping desa, dermawan, termasuk dari staf kemendesa,” kata Tauhid

Ditambahkan oleh Lalu Midiwarman, posko juga sudah dibangun di Lombok Tengah, Lombok Timur, dan tentu Lombok Utara sebagai daerah terdampak parah, jugs dengan yang  kreatif dan edukatif, imbuh Tenaga Ahli infrastruktur Desa dari Pujut itu.

AR




Pertamina Jamin Pasokan BBM dan Elpiji Lombok Aman 

Prioritas yang dilakukan Pertamina ialah memenuhi kebutuhan dasar warga,.  Yang saat ini warga memiliki tempat untuk tidur yang lebih baik dengan adanya jaminan pelayanan kesehatan dan konsumsi yang cukup

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com  — Dipastikan pasokan BBM dan elpiji di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), saat masa tanggap darurat bencana masih aman.

Dirut Pertamina Nicke Widyawati mengatakan itu di Dusun Terengan Tanak Ampar, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, NTB, Senin (13/08).

“Terminal BBM kita di sini aman dan SPBU aman, kita bisa memasok. Enggak ada tambahan karena rata-rata masih normal, dari sisi suplai aman, tidak ada lonjakan dari hari-hari biasa,” ujarnya

Menurutnya,Pertamina juga telah memberikan bantuan BBM dan elpiji secara gratis untuk memenuhi kebutuhan dapur umum, termasuk BBM juga untuk genset saat ada pemadaman listrik. Nicke juga meninjau sejumlah lokasi pengungsian yang ada di Lombok hari ini.

“Tadi kita dengan Menteri BUMN ke Kekait di Lombok Barat, kemudian baru ke sini ke Pemenang dan setelah ini kita ke Tanjung di Lombok Utara,” lanjutnya.

Salah satu dusun yang dikunjungi ialah Dusun Terengan Tanak Ampar, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara. Pertamina memberikan bantuan kepada 2.500 warga terdampak gempa yang ada di wilayah ini, mulai dari kebutuhan mendasar, dan tiga MCK, serta kebutuhan lain.

Ia mengapresiasi sikap pemuda sekitar yang mengordinir dapur umum tanpa perempuan maupun ibu-ibu. Pasalnya, ibu-ibu di wilayah ini banyak yang memiliki keterbatasan karena harus mengurus anak-anak.

“Di sini pemudanya berinisiatif kerjakan semuanya secara mandiri sehingga makan dan lain-lain diorganisir dengan baik, ini contoh baik dan kalau dicontoh di tempat lain sangat baik,” kata dia.

Ia menyampaikan, prioritas yang dilakukan Pertamina saat ini ialah memenuhi kebutuhan dasar warga. Yang terpenting, kata dia, warga kini memiliki tempat untuk tidur yang lebih baik dengan adanya jaminan pelayanan kesehatan dan konsumsi yang cukup.

“Kita akan merencanakan pascabencana, rekonstruksi desa ini secara bertahap, tentu kerja sama dengan pemda dan warga, Pertamina siap dukung,” pungkaanya.

AYA




Lonjakan Tinggi Harga Terpal Dan Sembako Dibantah

Barang- barang yang dibutuhkan oleh korban bencana maupun pengungsi tersedia, namun karena adanya bencana ini menggagangu proses pengiriman dari luar pulau Lombok

Konfereni pers PSMTI NTB dengan perwakilan dr NW, Muhmadiyah, Polda, Korem dan Ketua Adat Sasak /Foto; AYA-Lombok Journal/

MATARAM.lombokjournal.com –  Adanya lonjakan tinggi harga terpal dan sembako sejak terjadinya gempa di Lombok beberapa waktu lalu, dibantah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa indonesia NTB dalam konfresi pers di Kantor PSMTI NTB, Minggu  (12/08)

The Sian, Ketua Harian PSMTI NTB menyatakan,  isu kenaikan tersebut tidaklah benar.

“Itu sangat tidak benar dan menyesatkan,” tegas The Sian

Ia menjelaskan, bahan logistik masih tetap tersedia, pihaknya sudah menghubungi distributor. Barang- barang yang dibutuhkan oleh korban bencana maupun pengungsi tersedia, namun karena adanya bencana ini menggagangu proses pengiriman dari luar pulau Lombok.

Ia menjelaskan soal adanya isu kenaikan harga terpal itu tidaklah benar .

“Memang terjadi kekosongan, karena semua membutuhkan bukan hanya korban gempa di KLU, tapi juga orang-orang di Lombok mengunakannya untuk tidur di luar rumahnya dengan mengunakan terpal” sambungnya

The Sian menjelaskan,  keterbatasn terpal selama ink dikarenakan cuaca yang tidak mendukung.

Adanya gelombng yang tinggi ,sehingga ada dermaga yang hanya beroperasi satu, di Padang Bai, serta buruh pekerja tidak bisa membongkar langsung dari truk pengngkut barang, dan ada toko yang tutup dikarenakan banyak yang izin pulang  khawatir akan gempa susululan.

“Mau tidak mau toko tutup, inilah faktornya barang yang sudah ada tidak bisa di distrubusikan,” katanya.

Inilah dilema yang diahadapi para pedagng dan distributor.

‘Kita berharap semua maslah ini bisa diatasi tentunya jika kondisi alam Mendukung, ” pungkasnya

AYA (*)




Pendamping Desa Fasilitasi APBDES Perubahan, Memaksimalkan Dan Recovery Pasca Bencana

Prinsip-prinsip penggunaan Dana Desa antara untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan publik, peningkatan kesejateraan masyarakat dan tanggap Darurat Bencana Alam

lombokjournal.com —

JAKARTA  – – Direktur Jenderal (Dirjen) Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPMD), Taufik Madjid, atas arahan Menteri Desa PDTT mengatakan, pihaknya mendorong Pemerintah Daerah dan Desa dengan maksimalkan peran Pendamping  Desa untuk fasilitasi Desa  melakukan langkah-langkah taktis APBDes Perubahan.

Dorongan itu dalam rangka tanggap bencana di desa-desa, terutama saat insiden dan recovery bencana gempa di Lombok, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian pada masyarakat yang terdampak gempa.

Fasilitasi ini penting dilakukan untuk lebih memaksimalkan upaya penanganan dan recovery pasca bencana, yang  sekaligus sebagai bentuk  kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat yang tertimpa musibah gempa ini.

Menurutnya, regulasi terkait penggunaan Dana Desa telah tertuang dalam  Peraturan Menteri Desa Nomor 19 Tahun 2017, kemudian dijadikan pedoman bagi Pemerintah Daerah dan Desa dalam merumuskan petunjuk teknis pelaksaan sesuai prinsip dan mekanisme yang ada.

Demikian Siaran Pers yang disampaikan pada awak Media pada Mingggu, (12/08)

Lebih rinci, Direktur PMD, M. Fachri menjelaskan prinsip-prinsip penggunaan Dana Desa antara untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan publik, peningkatan kesejateraan masyarakat dan tanggap Darurat Bencana Alam.

“Kita dorong Pendamping Desa untuk fasilitasi Pemdes melakukan APBDes Perubahan sesuai mekanisme yang ada”, tegasnya.

Untuk mengawal kebijakan tersebut, Kemendes PDTT terjunkan Konsultan Nasional P3MD, Arwani, A. Labib dan Choiril Akbar untuk berkoordinasi dengan Tenaga Ahli Program Provinsi yang berjumlah 11 Orang.

Selanjutnya secara berjenjang berkoordinasi dengan Tenaga Ahli Kabupaten yang berjumlah 46 orang, Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) yang berjumlah 141 dan Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) Tingkat Kecamatan yang berjumlah 104 orang serta Pendamping Lokal Desa (PLD) tingkat Desa yang berjumlah 271 orang, sehingga jumlah keseluruhan 573 orang.

Menurut Koordinator Program Provinsi, M. Tauhid, Gubernur NTB telah menerbitkan Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 360-642 Tahun 2018 Tentang Perpanjangan Penetapan Status Keadaan Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi di Pulau Lombok Provinsi NTB.

Surat Keputusan itu ditindaklanjuti dengan Kebijakan Teknis di tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa.

Selain itu Pendamping Desa juga mendirikan posko-posko dan juga penggalangan dana secara sukarela dari seluruh pendamping desa secara berjenjang di tingkat Provinsi kemudian dikirim via Rek Managemen Nasional untuk didistribusikan ke masyarakat korban melalui Posko Pengendali Pendamping Desa.

Tauhid menambahkan,  Pendamping Desa yg juga  terkena dampak bencana gempa berupa rumah rusak berat dan tidak berfungsi adalah sebagai berikut:

  1. KPP: Zohri (TA PSI), Agus mulyadi (TA PID) dan Rosmiyati (TA MIS PID)
  1. TPPI KAB LOMBOK UTARA: Syahdan (PLD), Lukman hakim (PLD), Rismadi (PLD), Suryadi (PLD), Raden septiadi (PLD), Murni (PLD), Rus ‘an (PLD), Wijayadi (PLD), Mustiadi (PLD), M. jalil (PLD), Bini karisma (PDTI), Rico wisudawan (PDTI), Heni kurniati (PDTI), Cici (PLD), Hazamihusni (PLD), Saiful Hadi (PD), Lailati Sururi (PDTI), Masjudi Alfarizi (PD), Khairil anwar (TA PMD), Ni Ketut Sri Wulandari (TA ID), Sabirin (TA PP), Ismuha (TA PED), Desi (OPKOM)
  2. TPPI KAB LOMBOK BARAT: Mutawali (PLD), Lalu suhaedi (PLD), Lalu hadi irawan (PLD), Islahudin (PLD), Junaedi (PLD), Lalualwan wijaya (PD), Lalu fatkhul ulum (PD), Sumarniyatun (PDTI), Durhayandi (PLD), Yulia Nurnaning (PLD), Yusvia (TA TTG), Sabili Rosyad (TA PMD), Wirajaya (TA ID), Lalu arip saptari (TA PP), Nurul Aini (OPKOM), Irma (OPKOM), Ishara (PLD), Khifzil lisan (PLD), Miswan (PLD), Gd marta Ariyadi (PDTI), Mursalin (PLD), Zainul abidin (PD), Idul adha (PLD), Fajar (PD), Irfan (PLD), Ahyar rosyidi (PLD), Hendra haryanto (PLD), Hafizin (PLD), Nunik (PDTI), Burhanuddin (PLD), Kaharudin (PLD), Khaerul Wajdi (PD), Asikin (PDTI), Syawaludin (PLD).
  3. TPPI KAB LOMBOK TIMUR: Harirudin (PLD), Hulaeni (PLD), Muharir (PLD), Gusti bagus (PD), Eros (PLD).
  4. TPPI KAB LOMBOK TENGAH: Sayuti (TA PP).

Desa-desa  terdampak Gempa Lombok adalah: 1). Kab. lombok Utara -+ 95% (30 desa) dari 33 desa tersebar di setiap kecamatan, 2). Kab. Lombok Barat -+ 40 % (47 desa)  dari 119 desa tersebar di setiap kecamatan, dan 3) . Kab.  Lombok Timur -+ 70% (166 desa)  dari 239 desa tersebar di setiap kecamatan, 4). Lombok Tengah -+40% (51 desa)  dari 127 desa yang tersebar di setiap kecamatan.

AR