Gempa Susulan  6,5 SR, Tapi Dilaporkan Tidak Ada Korban

Fase gempa susulan merupakan fenomena menuju stabil

MATARAM.lombokjournal. – Gempa susulan dengan maknitudo  6,5  kembali mengguncang wilayah Lombok Tiimur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/08), sekitar pukul  Pkl. 11:10:22 WIB.  Lokasi: 8.24 LS 116.66 BT (32 km ) timurLaut Lombok Timur, NTB, pusat gempa berada di kedalaman 10 km, namun tidak berpotensi  tsunami.

Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban terkait gempa tersebut.  Namun di Gn. Anak Dara, Pergasingan, Telaga di Ds. Sembalun Longsor.

Dalam wawancara dengan salah satu stasiun TV swasta, Kepala BMKG, Dwi Korita Karnawati menjelaskan, gempa tersebut dirasakan di beberapa wilayah tapi tidak merusak.

Sebelumnya, di Lombok Utara terjadi gempa berkekuatan 7,0 magnitudo pada 5 Agustus lalu. Gempa tersebut  diikuti gempa susulan yang cenderung terus melemah, namun fluktuatif.

Misalnya, yang selama inii terjadi mulai dengan gempa dengan kekuatan sekitar 4 kemudian muncul gem sekitar 5 sr dan yang terakir 6,5 SR, selanjutnya  gempa susulan lainnya yang cenderung melemah.

Dwi Korita menghimbau masyarakat jangan lari di wilayah lereng atau pegunungan, karena batuan yang rapu akibat gempa sebelumnya.

‘‘Paling aman menuju di tanah lapang atau tempat pengngsian. Kalau ada guncangan segera lari ke tempat lapang, merunduk dan lindungi kepala dengan tenang, jangan lari ke gunung, ‘‘ katanya sambil menambahkan, fase gempa susulan merupakan   fenomena menuju stabil.

Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana,  sejauh ini belum dilaporkan adanya kerusakana. Ia juga menformasikan adanya longsor di lereng Rinjani, karena pusat gempa di Lombok Timur.

Sampai saat ini Taman Nasional Gunung Rinjani TNGR (Taman NasionaL Gunung Rinjani), masih ditutup.  Saat ini di kawasan TNGR dalam keadaan kosong. Dilaporkan ada kedatangan wisatawan di bandara internasional Lombok yang akan ke Rinjani  tapi masih belum diijinkan.

Rr




IJTI NTB Serahkan Bantuan Ke Awak Media dan Warga Terdampak Gempa

Giat Peduli Gempa IJTI NTB yang bertema “Recovery For Humanity” diharapkan sedikit mengobati kepiluan para korban gempa sekaligus memberikan dorongan semangat untuk tetap survive dalam menghadapi bencana alam seperti saat ini

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com — Gerakan kemanusiaan meringankan beban korban gempa Lombok yang merupakan bagian dari respon  gerakan tanggap  bencana perkumpulan media televisi melalui  Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Nusa Tenggara Barat, akhirnya direalisasikan Jumat (18/08) dengan mengunjungi sejumlah tempat untuk menyalurkan bantuan.

Gerakan kemanusiaan diinisiasi para pengurus IJTI NTB, dengan mengumpulkan donasi berupa dana dan barang kebutuhan pengungsi tersebut , awalnya memang khusus diperuntukkan kepada awak media yang terdampak gempa secara langsung.

Namun di lapangan, tak hanya para awak media, para warga pengungsi pun akhirnya mendapatkan penyaluran bantuan dari perkumpulan para jurnalis televisi.

Sasaran pertama, bantuan diarahkan kepada salah seorang anggota IJTI Adi Hendry (Metro TV) dengan memberikan sejumlah dana dan barang kebutuhan seperti sembako. Titik berikutnya adalah 3 orang Jurnalis KLU yang juga diberikan bantuan berupa sembako, alas tidur, kebutuhan bayi untuk meringankan beban mereka selama mengungsi.

Selain menyasar awak media, penyaluran bantuan yang terkumpul dari para pengurus daerah IJTI Se nusantara dan IJTI NTB tersebut juga diarahkan ke sejumlah titik pengungsian warga di daerah terdalam yang minim bantuan.

Salah satunya adalah di Dusun Dasan Lekong, Desa Sigar Penjalin kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara serta di Posko Pengungsian di Lapangan Tanjung Lombok Utara.

Giat Peduli Gempa IJTI NTB yang bertema “Recovery For Humanity” tersebut diharapkan mampu sedikit mengobati kepiluan para korban gempa sekaligus memberikan dorongan semangat untuk tetap survive dalam menghadapi bencana alam seperti saat ini.

“Ini adalah bagian dari fungsi pokok organisasi untuk menanamkan kepekaan dan jiwa sosial kepada para anggota, agar peka dan tanggap berpartisipasi dalam kejadian post major bencana al seperti yang terjadi saat ini,” ujar Riadis Sulhi Ketua IJTI NTB yang turut mengawal proses penyaluran bantuan Jumat (18/08).

Selain memberikan sedikit uang saku hasil urunan anggota dan titipan dari kolega yang peduli dengan gempa bumi di Lombok, Tim Peduli gempa IJTI NTB juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras, air mineral, kebutuhan anak dan wanita, alas tidur, mainan, buku tulis dan juga tas sekolah.

“Harapannya agar bantuan tersebut bisa berguna bagi para korban baik dari rekan media sendiri maupun para korban umumnya,” lanjut Riadi.

Inisiasi membentuk tim Peduli Gempa IJTI Nusa Tenggara Barat kedepannya diharapkan akan mampu meningkatkan kepekaan sosial anggota khususnya dan juga  turut mengawal, serta bisa menjembatani penyaluran bantuan gempa kepada masyarakat terdampak secara langsung tanpa perantara.

“Kita menyalurkan langsung selain sebagai langkah mengecek langsung kondisi para korban, juga bagian dari proses pembentukan jiwa sosial anggota kedepan agar lebih tanggap dan peka dalam menjawab persoalan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan  Penyaluran bantuan kepada korban gempa oleh IJTI NTB rencananya akan terus dilakukan hingga dua bulan ke depan dengan membuka donasi secara khusus dan secara regular sebagai salah satu sarana menyalurkan bantuan secara cepat kepada korban yang membutuhkan.

“Kita akan buka ini sampai dua bulan kedepan, sebagai giat peduli dan responsive tanggap korban gempa,” pungkasnya.

AYA (*)

 




IKA Unram Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Gempa

Hingga saat ini IKA Unram setiap hari akan menyerahkan bantuan korban gempa ke titik-titik pengungsi yang luput dari donasi pihak lain

MATARAM.lombokjournal.com —  Wujud pengamalan nilai-nilai  Tri Darma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat , Pengurus Pusat  Ikatan Alumni Universitas Mataram (PP IKA Unram) berserta IKA Unram Jawa Timur dan Himpunan Alumni Perguruan Tinggi Negeri ( Himpuni), mengadakan Bhakti sosial dan pemberian sumbangan kepada korban gempa dipuluhan titik di Lombok Barat maupun KLU sejak Sabtu (11/08) .

Ketiga Lembaga tersebut mendatangi para korban gempa guna menyerahkan sejumlah sumbangan seperti biskuit , terpal , susu bayi, pempers , pembalut wanita , nasi bungkus , dan lain-lain..

Hingga  Jumat ( 17/8) , IKA Unram sudah menyerahkan donasi untuk korban gempa di 25 titik  baik di Lombok Barat maupun KLU.

Sekretaris Umum PP IKA Unram, Drs Cukup Wibowo MMPd mengatakan, bhakti sosial yang dilakukan IKA Unram sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan atas tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Lombok umumnya dan masyarakat Lombok Utara khususnya.

Dampak maupun ekskalasi yang ditimbulkan bencana gempa tersebut begitu dahsyat dan menggetarkan.

“Sebagai wujud keprihatinan bersama, PP IKA Unram akan tetap menggalang bantuan kemanusiaan untuk warga Lombok yang terdampak,” ujar Cukup Wibowo di sela-sela penyerahkan paket bantuan gempa di desa Sesela , kecamatan Gunung Sari, Kamis (16/08) sore.

Cukup menambahkan, hingga saat ini IKA Unram setiap hari akan menyerahkan bantuan korban gempa ke titik-titik pengungsi yang luput dari donasi pihak lain. IKA Unram pun menyadari karena luasnya wilayah kerusakan daerah  gempa tidak mudah menyalurkan bantuan kemanusiaan.

“Disinilah peran penting relawan kemanusiaan mem-back up sisi yang belum dijamah oleh bantuan pemerintah daerah ,”bebernya .

Diakui Cukup, IKA Unram tidak mungkin bisa mengcover semua kebutuhan hidup para pengungsi. Meskipun demikian, IKA Unram akan tetap concern dan peduli terhadap penderitaan korban gempa.

“Insya Alloh IKA Unram akan tetap menyalurkan bantuan ini secara adil,” tukasnya .

Donasi Himpuni dan IkA Unram Jatim

Bendahara Umum PP IKA Unram Nasiva menginfokan,  hingga saat ini pihaknya sudah membelanjakan bantuan korban gempa dalam bentuk barang dan makanan hampir 30 jutaan yang bersumber dari Kas PP IKA Unram Himpuni dan IKA Unram Jatim.

“Pendek kata pengurus IKA Unram akan tetap mendistribusikan bantuan gempa ini dalam tempo yang tidak ditentukan ,” tambah Nasiva .

Dia pun menambahkan, IKA Unram di bawah komando Ketum PP IKA Unram,  Sirra Prayuna ,kelak apa yang sudah dilakukan IKA Unram ini bisa menjadi spirit atau penyemangat organisasi alumni lain untuk bergerak meringankan derita warga KLU.

“IKA Unram mendorong para donatur lainnya membantu sesama  yang tertimpa musibah ini agar bisa segera pulih kehidupannya ,” imbuhnya.

Sementara itu pengurus PP IKA Unram lain seperti Amri Nuryadi , Lahmudin maupun Lalu Athari Fathullah mengimbau agar para pedagang tidak menaikkan harga untuk kebutuhan para pengungsi seperti terpal , tenda ataupun makanan.

“Kami menemukan indikasi ada kenaikkan harga barang yang tidak wajar,” ujar Amri Nuryadi yang juga seorang lawyer muda.

Untuk itu IKA Unram , lanjut Lahmudin mengajak para pedagang untuk berempati terhadap bencana ini dengan cara tidak menaikkan harga barang  kebutuhan untuk pengungsi secara sepihak.

“Masyarakat pasti akan mencatat setiap perilaku pedagang yang ambil untung tidak wajar disaat bencana ,” pungkasnya .

Me




Mengharukan, Apel Bendera 17 Agustus DPC PDIP KLU dan Pengungsi

Saat ini kehidupan warga KLU sedang mengalami ujian tapi warga KLU tidak boleh larut oleh rasa duka yang berkepanjangan

LOMBOK  UTARA.lombokjournal.com — Upacara apel bendera HuT RI ke 73, Jumat (17/08)  pagi yang dilakukan DPC PDIP KLU bersama sejumlah pengungsi di Posko Baguna PDIP, depan pasar  Tanjung – Lombok Utara,  berlangsung hikmat dan penuh haru.

Semua peserta upacara apel bendera  sudah tidak memiliki rumah tinggal yang utuh , baik itu pengurus PDiP maupun pengungsi . Mereka semua tinggal di tenda pengungsian di beberapa titik pengungsian .

Pelaksanaan upacara HUT RI ke 73 didahului dengan upacara menaikkan bendera sang saka merah putih oleh tiga orang siswi, yaitu Denek Bini giskha asal SMA 1 Tanjung,  Bini Wulan asal SMK 1 Tanjung Laora asal SMP 1 Tanjung.

Sekolah mereka pun rusak dan hancur  akibat gempa. Ketiganya tinggal di posko pengungsian bersama orang tuanya .Sedangkan komandan upacaranya Dan Satgas PDIP KLU , Hasanuddin .

Sementara itu Ketua Baguna PDIP NTB , Ahmad Sukro didaulat  membacakan Teks Pancasila. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Ketua DPC PDI KLU , Raden Nuna Abriadi sekaligus yang membacakan teks Proklamasi .

Dalam amanat  pesan upacara apel bendera , inspektur upacara Raden Nuna Abriadi mengatakan saat ini kehidupan warga KLU sedang mengalami ujian oleh Yang Maha Kuasa.  Untuk itu warga KLU tidak boleh larut oleh rasa duka yang berkepanjangan.

Saat seperti inilah wajah kemanusian partai harus ditampilkan. Nuna mengajak kembali kepada jati diri bangsa yaitu Pancasila, sari patinya adalah gotong royong membangun semangat kebersamaan,  memeras keringat bersama,  membanting tulang bersama,  bantu membantu  bersama,  berat sama di pikul tingan sama di jinjing,  semangat itulah yang harus dipupuk dan gelorakan dalam menghadapi musibah.

“Saya mengajak smua elemen terutama para kader partai utk bergandengan tangan tertawa dan menangis bersama rakyat,  berhentilah menangis ayo bangkit dan berdiri tegak kita songsong hari esok yg lebih baik,” tambah Raden Nuna .

Kesan peserta upacara HUT RI

Peserta upacara Findri Puspita Sari dari Baguna PDIP DKI sangat terkesan bisa mengikuti upacara detik-detik proklamasi di Tanjung bersama PDIP KLU dan pengungsi, meskipun sejatinya mereka semua korban gempa bumii.

Findri mengakui pelaksanaan upacara bendera ini jauh dari kemewahan.Itu menunjukkan kami sebagai kader PDIP  Perjuangan dimana pun dan dlm situasi apa pun selalu  ada di tengah-tengah rakyat, termasuk dalam situasi bencana sekali pun.

“Kami tetap ingin bendera merah putih berkibar. Sebagai bentuk kecintaan kami terhadap negara republik Indonesia,” ungkapnya.

Seorang pengungsi , Hasmah mengutarakan dirinya ikut apel HUT RI ke 73 bersama PDIP sebagai bagian untuk mengenang dan menghormati jasa  para pahlawan bangsa, yang telah memerdekakan NKRI dari belenggu penjajah.

Selanjutnya, Bendahara DPD PDI NTB, Edi Sukmono yang hadir mewakili Ketua DPD PDIP NTB , H Rachmat Hidayat merasa terhormat bisa mengikuti peringatan detik – detik proklamasi bersama DPC PDIP KLU dan para  pengungsi.

“Ini bentuk JasMerah ( Jangan sekali-kali melupakan Sejarah) yakni tetap mengenang para the founding Father negeri ini,” pungkasnya

Me

 




Gubernur Motivasi Para Pelajar Hilangkan Trauma, Dan Terus Maju

Remisi diberikap kepada  405 orang narapidana binaan Lembaga Mataram, 10 orang narapidana mendapat pembebasan penahanan

MATARAM.lombokjournal.com – Meski musibah gempa bumi menimpa pulau Lombok beberapa minggu terakhir. Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berharap, agar musibah ini tidak membuat semua larut dalam kesedihan. Proses belajar mengajar juga dipastikan harus segera mulai berjalan.

Gubernur menghimbau sekaligus memberi motivasi seluruh pelajar di NTB, untuk terus berjuang, demi tercapainya cita-cita menuju bangsa yang maju.

“Buang rasa takut dan kita tidak boleh tertawan oleh rasa trauma. Mari kita songsong NTB agar terus maju,” tegas Gubernur NTB, usai upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur Provinsi NTB, Jum’at (17/08).

Seperti tahun sebelumnya, pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. B. Isvi Rupaedah, MH, dilanjutkan mengheningkan cipta oleh Inspektur upacara, Pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera terdiri dari Putra putri terbaik dari 10 kabupaten/kota di bawah binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB.

Pada tahun ini, Bunga Oktaviani, siswa SMAN 3 Sumbawa Besar dipercaya membawa Baki Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan.

Turut hadir mendampingi Gubernur NTB, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi. Dari barisan undangan yang hadir, tampak Wakil Gubernur NTB H. Muh Amin beserta istri Hj Syamsiah Muh Amin, anggota Forkopimda Provinsi NTB, Gubernur NTB periode 2003-2008 Wakil Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Azhar periode 1996-2001.

Selain itu juga hadir Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. Rosiyadi Sayuti beserta istri Hj. Ikhsanti Komala Rimbun. Peserta upacara terdiri dari para veteran pejuang, TNI/Polri, perwakilan dari OPD Provinsi,  para siswa dan anggota pramuka.

Upacara detik-detik Proklamasi tahun ini juga dirangkaikan dengan pemberian remisi kepada 405 orang narapidana binaan Lembaga Mataram. Sementara, 10 orang narapidana mendapat pembebasan penahanan.

AYA/hms NTB

 

 




Gubernur Zainul Majdi Optimis, Lombok Bangkit Dari Keterpurukan

Diyakinkan, sarana umum seperti bandara, pelabuhan, dan jalan-jalan utama yang ada di Pulau Seribu Masjid masih berfungsi dengan baik

MATARAM.lombokjournal.com – Masyarakat Lombok akan mampu bangkit dari keterpurukan. Meski ada bencana gempa bumi yang luar biasa, dan Lombok dan  NTB akan bangkit lebih baik lagi.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan itu usai Upacara Hari Kemerdekaan  di Mataram, Jum’at (17/08).

TGB juga memiliki keyakinan yang kuat , masyarakat Lombok akan bangkit dari keterp[urukan setelah bencana gempa bumi  yang memporandakan sendi kehidupa sebagian wilayah NtB

“InsyaAllah kami semua, hati kami, jiwa kami penuh dengan optimisme bahwa walaupun ada bencana yang luar basa tapi insyaAllah Lombok dan NTB akan bangkit lebih baik lagi, lebih hebat lagi, lebih maju lagi di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Terkait bencana gempa bumi itu, TGB mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang menberikan perhatian dan bantuan bagi masyarakat Lombok yang sedang tertimpa musibah.

“Alhamdulillah perhatian dan bantuan sangat besar artinya bagi kami semua. Kami apresiasi dan mendoakan kepada semua yang sudah membantu dengan ketulusan, semoga Tuhan yang maha esa membalasnya,” katanya,

TGB tak memungkiri, bencana gempa yang terjadi secara terus menerus pada beberapa pekan terakhir memiliki daya guncang yang besar.

Namun dikatakannya, nadi kehidupan di Lombok tetap berjalan dengan baik. Ia menyebutkan, sarana umum seperti bandara, pelabuhan, dan jalan-jalan utama yang ada di Pulau Seribu Masjid masih berfungsi dengan baik.

“NTB, khususnya Lombok aman, kondusif dan tetap nyaman untuk semua. Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat jangan khawatir dan jangan ragu untuk datang kembali ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Semoga semangat persaudaraan dan ajakan untuk terus mengokohkan silaturahmi bisa terus mendekatkan kita sebagai anak-anak bangsa,” tegas TGB.

Sebelumnya Gubernur NTB menyampaikan Dirgahayu Republik Indonesia ke-73., sambil berharap, Indonesia akan semakin maju dan menghadirkan kebaikan untuk semua wargaya.

AYA/HMS NTB

 

 




PDIP NTB Instruksikan Kadernya Dampingi Korban Gempa Lombok .

Hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan  bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya

MATARAM.lombokjournal.com —  DPC PDIP Kota Surabaya melalui Baguna DPP PDIP menyerahkan bantuan korban gempa Lombok  satu kontainer (5 ton) yang terdiri dari aneka barang dan makanan seperti terpal , tenda , makanan bayi, pempers, pembalut wanita,  mie instan, obat-obatan, dan lain lain.

Serah terima bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor DPD PDIP NTB, di Jalan Lingkar Selatan, Senin (13/08). Dari pihak Baguna DPP PDI diwakili oleh Feri menyerahkan langsung kepada Bendahara Umum DPD PDIP NTB, Edi Sukmono .

Dalam kata sambutan, Bendum PDIP NTB,  menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPC PDIP kota Surabaya yang peduli dan bersolidaritas terhadap korban Gempa Lombok. Hal ini sesuai ajaran Bung Karno untuk tetap mengamalkan sikap gotong royong dalam membantu wong cilik.

“Selanjutnya PDIP NTB akan menyalurkan Dropping bantuan kemanusiaan ini kesejumlah titik yang terdampak akibat gempa baik di Lombok Utara , Lombok Timur , Lombok Barat maupun Lombok Tengah,” ungkap Edi Sukmono yang juga Caleg DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok .

Edi Sukmono mengatakan, hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan  bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya.

” Selain itu Tim Medis, Paramedis maupun trauma healing PDIP juga sudah turun ke lapangan untuk memberikan layanan kesehatan gratis ke sejumlah lokasi korban gempa yang sulit dijangkau,” tambahnya .

Terpisah, Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat yang sedang menunaikan ibadah haji meminta semua kader PDIP NTB untuk tetap turun ke lapangan membantu dan meringankan korban gempa.

Rachmat mengakui , hampir semua kader PDIP, khususnya yang berdomisili di KLU terkena dampak Gempa, rumahnya banyak yang ambruk, termasuk Ketua DPC PDIP KLU , Raden Nuna Abriadi.

” Atasnama partai saya menyampaikan penghargaan kepada segenap elemen dan kader PDIP yang bergotong royong membantu sesamanya tanpa pamrih , meskipun mereka juga menjadi korban dasyatnya gempa KLU,” tambah Ketua DPD PDIP NTB yang kharismatik ini.

Lebih jauh Rachmat berharap, agar momentum gempa bumi dijadikan tonggak untuk memperkuat solidaritas sosial sesama warga NKRI.

“Gempa KLU mengajarkan semua pihak pentingnya menjaga ikatan persatuan dan kesatuan sebangsa dan setanah air,” bebernya .

Donasi Jayakarta Hotel

Sementara itu hari ini , Kamis (16/8) , bertempat di kantor DPD PDIP NTB ,  Hotel Jayakarta diwakili oleh manager accounting, Iin menyerahkan donasi/bantuan satu ton beras kepada DPD PDIP NTB untuk disalurkan kepada korban Gempa.

“Atasnama DPD PDIP NTB kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan hotel Jayakarta menyalurkan sumbangan gempa Lombok melalui PDIP ,” kata Edi Sukmono.

Dikatakannya, sumbangan dari Jayakarta Hotel akan segera disalurkan kepada para korban gempa oleh para relawan PDIP, termasuk untuk menunjang dapur umum Baguna PDiP yang beroperasi di beberapa titik pengungsian.

Me




Satgaskes Yonkes 2 Kostrad Lakukan Pendistribusian Air Bersih Dan Kegiatan Trauma Healing

Trauma healing mencegah dari trauma anak-anak berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit  tidur

Trauma healing

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com – Satgaskes Yonkes 2 Kostrad mendistribusikan air bersih di tempat pengungsian di Desa Sokong Kec. Tanjung Kab. Lombok Utara ,Kamis (16/08 ) guna memenuhi  pasokan air bersih.

Warga menyambut antusias dengan memadati tangki Air menggunakan ember, galon, maupun alat untuk mengambil air lainnya . Mereka rela mengantre dengan tertib untuk mendapatkan pasokan air bersih tersebut.

Danyonkes 2 Kostrad, Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi Sp.OT mengatakan, pendistribusian air bersih ini akan dilakukan di tempat -tempat pengungsian warga lainnya sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Karena ada tempat -tempat pengungsian yang masih belum mendapatkan air bersih, dan kami akan berupaya  seluruhnya mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari –hari,” jegasnya

Selain mendistribusikan air bersih ke tempat pengungsian warga,  personel satgaskes Yonkes 2 Kostrad melaksanakan  kegiatan ‘ Trauma Healing ”  kepada anak-anak korban gempa di tempat pengungsian, sebagai salah satu cara menghilangkan trauma pada anak –anak.

Menurut Serda Derajat,  personel Satgas Yonkes 2 Kostrad, kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban gempa dengan cara melakukan kegiatan bermain, belajar dan seni suara. Salah satunya adalah menyanyikan lagu INDONESIA RAYA secara berkelompok.

Kegiatan trauma healing mencegah dari trauma berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit  tidur.

AYA/hms NTB




Gubernur Pastikan Lombok Masih Aman Dikunjungi

Saat ini dilakukan pembenahan sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan, yaitu pembersihan terhadap puing-puing bangunan di sebagian daerah wisata

MATARAM.lombokjournal.com — Bencana gempa bumi di Pulau Lombok memang mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak di beberapa daerah. Namuntidak mengakibatkan kerusakan di seluruh wilayah Lombok.

Sebagian besar wilayah-wilayah strategis Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), seperti tempat wisata di Lombok, masih normal. Dan masih aman untuk dikunjungi siapa pun.

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menegaskan itu, saat menerima bantuan dari Media Grup dan Pemeritah Kota Bandung, di Kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/08).

Karena itu, Gubernur mengajak seluruh warga  dunia untuk tetap berkunjung ke NTB. Sebab, saat ini tidak ada yang perlu di khawatirkan tentang keamanan dan kenyamanan saat berada di NTB, termasuk Lombok..

“NTB, tetap aman, nyaman dan kondusif untuk dikunjungi,” tegas gubernur di hadapan Pimpinan Redaksi Media Grup, Don Bosco, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalik dan sejumlah pejabat lingkup Pemprov NTB.

Saat ini, lanjut Gubernur, sedang dilakukan pembenahan sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan. Yaitu pembersihan terhadap puing-puing bangunan. Seperti di sebagian daerah wisata, seperti Gili.

Namun, menurut Gubernur hanya, infrastruktur yang mengalami kerusakan itu hanya sebagian kecil.  Sebab, daerah-daerah wisata seperti Kek Mandalika, Kute, masih normal dan tidak ada masalah.

AYA/hms NTB




Gubernur Terima Bantuan Dari Media Grup dan Warga Bandung

Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com —  Pimpinan Redaksi Media Grup, Don Bosco dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, menyampaikan bantuan untuk para korban Gempa Lombok.

Bantuan tersebut diterima langsung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi di Kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/08).

Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) itu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada media grup yang telah menggalang dana dari pemirsa Metro TV, hingga mencapai miliaran rupiah.

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur kepada Walikota Bandung,  Kang Emil. Gubernur NTB dua perido tersebut menyampaikan terima kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Kota Bandung, karena telah bersedia untuk saling berbagi dan membantu dengan masyarakat NTB.

“Sampaikan salam ta’jim kami, masyarakat NTB kepada warga Kota Bandung dan seluruh netizen yang memberikan sumbangan,” ungkap Gubernur.

Gubernur menyampaikan, kehadiran Media Group, Walikota Bandung serta seluruh donatur yang peduli terhadap warga Lombok, NTB menunjukkan sebuah jati diri bangsa Indonesia.

“Jati diri kita sebagai bangsa adalah rasa persatuan,” jelas Gubernur TGB.

Saat itu, Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah.

AYA/HMS NTB