Wagub Minta, Kunjungan Komisi VII Mampu Menyerap Aspirasi NTB
Kedatangan Komisi VII DPR RI diharap jadi wujud perhatian akan usaha pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh masyarakat NTB
MATARAM,lombokjournal.com — Kunjungan Komisi VII Bidang Energi dan Sumber daya Mineral, Riset, Tekhnologi dan Dikti, Lingkungan Hidup dan Kehutanan diharapkan dapat menampung dan meneruskan aspirasi di daerah ke pusat.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH., M. Si saat menyampaikan sambutan kunjungan Komisi VII di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur NTB, Selasa (31/07).
Wagub menegaskan, kunjungan reses ini diharapkan menangkap aspirasi masyarakat dan kebutuhan pembangunan di NTB. Kemudian aspirasi itu diwujudkan dalam Undang-Undang yang mampu menjembatani hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah, dalam mengatasi berbagai hambatan pembangunan.
“Saat kami sedang dilanda musibah, yang berdampak belasan korban dan harta benda serta menyebabkan ribuan orang mengungsi. Hal ini tentu menjadi perhatian kita semua. Kedatangan saudara merupakan wujud perhatian akan usaha pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh masyarakat NTB,” jelas Wagub Amin.
Ketua rombongan yang diwakili Kurtubi mengatakam, maksud dan tujuan kunjungan kerja komisi VII DPR RI ke Provinsi NTB memang untuk menyerap aspirasi, termasuk penyelarasan data.
“Kedatangan kami adalah untuk mendapatkan data dan informasi mengenai permasalahan, solusi dan dukungan dari Mitra terkait pasokan energi dan sumber daya mineral (gas, BBM, dan listrik) di Provinsi NTB,” ucap Kurtubi.
AYA
Kantor Imigrasi Di Mataram Siap Fasilitasi, 3 WNA Malaysia Yang Paspornya Hilang
Pihak Imigrasi di Mataram juga terus memonitor keberadaan dan kegiatan warga negara asing yang disinyalir menjadi korban gempa, dengan membentuk tim Satgas penanganan warga negara asing
Azhan Miraza
MATARAM.lombokjoournal.com — Gempa berkekuatan 6.4 SR yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur pekan lalu, tak hanya menimbulkan korban jiwa serta menimbulkan ratusan bangunan rusak.
Para wisatawan yang tengah berkunjung di Lombok juga terdampak. sejumlah wisatawan asing yang tengah berada di lokasi gempa, baik di Sembalun maupun di Gunung Rinjani ada yang kehilangan paspor.
Menyikapi hal ITU, Kantor Imigraai kelas 1 Mataram siap membantu secara maksimal dari sisi keimigrasian, dan ijin tinggl khusus bagi WNA yang mengalami Kehilangan Dokumen, seperti Paspor.
Kepala Informasi dan Komunikasi (Insarkom) Kantor Imigrasi Kelas Satu Mataram, Azhan Miraza menyampaikan itu pada media.
“Info yang kami dengar, ada 3 warga negara Malasya yang kehilangan paspornya. Kami selaku Pihak imigrasi akan memfasilitasi WNA yang pada saat terjadi gempa i kehilangan paspor,” ujarnya pada media, Selasa (31/07)
Azhan mengatakan, proses penggantian dokumen keimigraain milik ketiga WNA asal Malaysa yang hilang dilokasi gempa bumi, akan secepatnya di urus oleh imigrasi
“Imgrasi berkomitmen membantu secara maksimal dari sisi keimigrasian dan ijin tinggal khusus warga negara asing,” ungkapnya.
Azhan menmbahkan, pihak Imigrasi mataram juga terus memonitor keberadaan dan kegiatan warga negara asing yang disinyalir menjadi korban gempa, dengan membentuk tim Satgas penanganan warga negara asing.
“Untuk memonitor semuanya, kami sudah membentuk Tim di Sembalun untuk memudahkan kami disini mendapatkan info yang valid tentang WNA di lokasi bencana. Kita juga terus berkoordinasi dengan pihak Dinas pariwisata dan dinas Komuniksi dan informasi,” terangnya.
Kantor Imigrasi Kelas 1 Mataram telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia, perihal memfasilitasi pertemuan dengan warga negara malasya korban gempa
“Kita masih tetap berkoordinasi dengan kedaulatan Malasya terkait hal tersebut,” ujar Azhan.
Jika memang ada paspor WNA Malasya yang hilang, pihak Imigrasi di Mataram meminta pihak kedutaan Malasya akan mengeluarkan emergency paspor bagi warga negara Malasya yang kehilangan dokumennya.
“Dimana emergency pasopr itu merupakan paspor yng digunakan hanya untuk sekali perjalanan,”pungkas Azham.
AYA
Karman Dan Athar Ajak Pemuda Nonton Bareng Film 22 Menit
Meminimalisir ajaran radikalisme dan terorisme merasuki generasi milenial, diperlukan edukasi yang konstruktif dan terintegrasi secara sistematis dalam pola pembelajaran
Athar dan Karman (baju putih) nonton bareng
lombokjournal.com —
MATARAM ; Film 22 Menit adalah film dokumentasi peristiwa Teror di perempatan Sarinah, jalan Thamrin Jakarta beberapa tahun lalu. Teror itu ditangani secara cepat oleh aparat kepolisian.
Kapolda Metro Jaya waktu itu dipimpin oleh Jenderal Moh. Tito Karnavian, yang sekarang adalah Kapolri.
Sebagai bentuk apresiasi dan edukasi terhadap nilai-nilai patriotisme yang terkandung dalam Film 22 Menit , mantan Ketua DPP Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Karman BM, mengajak nonton bareng sejumlah elemen pemuda, di Studio XXI Epicentrum Mall, Kamis (26/07) .
Karman mengatakan, tujuan utamanya mengajak para pemuda nonton bareng film 22 menit agar generasi muda bisa meresapi dan menghayati ending dari film tersebut.
“Pemuda NTB tidak boleh terjebak kedalam ideologi terorisme yang tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Karman yang saat ini menjadi caleg DPR RI dapil NTB 2 (Lombok) dari Partai Perindo menambahkan, lewat film 22 Menit ini akan dipertontonkan betapa cepat dan tanggapnya kesatuan Kepolisian RI, khususnya Polda Metro Jaya, yang dipimpin oleh Tito Karnavian meringkus dan mengamankan para pelaku teror bom Sarinah dalam tempo 22 Menit.
“Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya begitu cepat mengatasi aksi teror tersebut dan memulihkan keadaan,” tukasnya.
Karman melanjutkan, sebagai generasi muda cinta NKRI , dirinya mengaku kagum melihat cara kerja aparat keamanan, khususnya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman untuk semua warga masyarakat NKRI,
“Kita harus objektif, di balik citra negatif akibat prilaku banyak oknum Polisi yang menyimpang, Kepolisian Indonesia di bawah Tito menunjukkan banyak perbaikan dan semakin mendapatkan simpati yang luas dari publik bersama TNI yang tetap setia menjaga ideologi bangsa dan NKRI,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris KNPI NTB, Lalu Athari Fathullah, SE yang ikut mendampingi Karman nonton bareng film 22 Menit mengatakan, ia sangat mengapresiasi dan kagum dengan taktik dan strategi penanganan terorisme bom Sarinah tersebut.
“Aparat keamanan begitu responsif dan cerdik melumpuhkan terorisme itu,” ungkap Athari yang juga Bakal Caleg Propinsi Dapil 8 Lombok Tengah dari Partai Perindo .
Athari menambahkan, generasi muda NTB hendaknya menjauhi ajaran-ajaran radikalisme yang tidak sesuai dengan ideologi negara maupun kaidah agama.
“Perilaku Radikalisme itu berawal dari sikap dan cara pandang yang tidak toleran terhadap perbedaan,” tambah Bacaleg Muda dapil Lombok Tengah asal Partai Perindo ini.
Baik Karman maupun Athari, sepakat untuk meminimalisir ajaran radikalisme dan terorisme merasuki generasi milenial diperlukan edukasi yang konstruktif dan terintegrasi secara sistematis dalam pola pembelajaran.
“Tidak ada salahnya materi Pendidikan Moral Pancasila dan Penataran P4 dihidupkan lagi yang disesuaikan kurikulum pendidikan saat ini,” lanjut Athar
Terakhir Karman juga menyampaikan terima kasih Kepada jajaran Polda NTB yang mensupport acara nonton bareng film 22 Menit.
“Polda NTB turut mensupport acara nonton bareng ,” pungkasnya.
Me
Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah Di Sumbawa
Untuk Ntb, tahun 2018 tanah yang disertifikasi sebanyak 175 ribu bidang, tahun yang akan datang ditingkatkan menjadi sekitar 200 ribu bidang
BIMA.lombokjournal.com – Presiden RI, Joko Widodo didampingi Gubernur NTB, DR TGH M zainul Majdi, secara simbolis menyerahkan seritifkat tanah pada 12 warga dari kabupaten/kota se pulau Sumbawa di Gedung Olah Raga Mampis Rungan, Kabupaten Sumbawa, Senin (30/07).
Penyerahan sertifikat usai peresmian Bendungan Tanju, di Kabupaten Dompu itu, bertujuan agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum atas kepemilikan tanah mereka.
Hal itu juga merupakan upaya pemerintahan Jokowi untuk mengejar sertifikasi terhadap 7 juta bidang tanah milik rakyat tahun 2018. Tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia sudah disertifikasi.
Untuk NTB, tahun 2018 tanah yang disertifikasi sebanyak 175 ribu bidang. Sedang tahun yang akan datang ditingkatkan menjadi sekitar 200 ribu bidang.
Presiden Jokowi menilai, seritifikat tanah untuk rakyat ini sangat perlu. Disamping untuk kepastian hukum, sertifikat tanah tersebut untuk menghindarkan masyarakat dari berbagai sengketa tanah. Bahkan sengketa itu bisa terjadi antara anak dan orang tua.
“Kalau sUdah punya sertifikat ini, siapa yang berani menggugat, siapa yang berani sengketa,’ kata presiden.
Jumlah sertifikat tanah yang diserahkan berjumlah 14 ribu sertifikat se pulau Sumbawa, diwakili 1037 warga. Pemerintah menargetkanpada tahun 2018 sebanyak 7 juta seritifikat tanah akan diselenggarakan. Dan tahun 2019, sebanyak 9 juta sertifikat.
Turut mendampingi juga saat itu Menteri Pertahanan, Sofyan Djalil, Menteri PUPR, Basuki Hadi Muljono, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Gubernur NTB terpilih, DR Zulkieflimansyah dan bupati Sumbawa, Husni Djibril.
AYA
Pelaku Pariwisata Di NTB Tangani Wisatawan Korban Gempa
PHRI ( Persatuan Hotrl dan Restaurant) NTB memberikan fasilitas penginapan gratis di lima hotel yang ada di Mataram bagi wisatawan asal Malaysia yang selamat
MATARAM.lombokjournal.com — Adanya 18 wisatawan asal Malaysia yang menjadi korban dari gempa tektonik tersebut, satu orang di antaranya meninggal dunia, stakehorder pariwisata di NTB bergerak cepat.
Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata telah menyatakan sudah mengevakuasi korban meninggal dunia tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal mengatakan itu saat jumpa pers di hotel Golden Palace, Senin (30/07).
“Korban meninggal dunia atas nama Siti Nur Lesmawida Ismail (30). Sekarang posisi jenazah ada di rumah sakit provinsi, karena akan ada proses-proses lanjutan dari keimigrasian dan kedutaan yang akan datang ke Lombok,” ujar Faozal.
Faozal menuturkan, Pemerintah Provinsi NTB dan juga para pelaku pariwisata di NTB juga telah menyiapkan beberapa fasilitas kepada wisatawan asal Malaysia yang menjadi korban dari gempa ini.
“Kami telah menyiapkan peti jenazah untuk yang meninggal dunia. Dan mobil ambulan yang membawa jenazah dari lokasi gempa merupakan sumbangan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur,” ucapnya.
Faozal menyatakan, seluruh biaya perawatan korban di tanggung oleh Pemprov, baik yang luka-luka maupun yang meninggal. Termasuk 17 korban selamat wisatawan asal Malaysia itu diberikan penginapan gratis.
saat ini 17 wisatawan asal Malaysia tersebut sudah berada di Kota Mataram.
“Saat ini teman-teman dari PHRI ( Persatuan Hotrl dan Restaurant) NTB juga memberikan fasilitas penginapan gratis di lima hotel yang ada di Mataram bagi wisatawan asal Malaysia tersebut. Mereka tersebar di hotel Golden Palace, hotel Lombok Raya, hotel Lombok Plaza, hotel Puri Indah dan hotel Santika,” papar Kadispar NTB.
Sebelumnya, gempa tektonik dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok, Sumbawa dan Bali, pada Minggu (29/07) pukul 05.47 WITA.
AYA
I Gusti Nyoman Agung Sugantha, ST : Kemenangan Zul Rohmi Beri Spirit Caleg Muda
Dalam politik itu tidak ada yang tidak mungkin, jika strategi pendekatan kepada masyarakat dilakukan dengan cara memahami kondisi wilayah tersebut
I Gusti Nyoman Agung Sugantha, ST
lombokjournal.com —
MATARAM ; Momentun Pilgub NTB, Pilwakot Bima maupun Pilbup Lotim, harus dimanfaatkan oleh para caleg jelang Pemilihan Legislatif 2019, sebagai aspirasi rakyat yang memilih perubahan pemimpin di daerahnya.
Spirit perubahan akan berimbas kuat pada Pemilu Legislatif 2019, rakyat diduga akan menjatuhkan pilihan kepada para wakil rakyat yang mampu memperjuangkan aspirasinya.
Menurut Calon Legislatif kota Mataram dapil Cakranegara dari Partai Berkarya, I Gusti Nyoman Agung Sugantha, ST, kemenangan Zul – Rohmi dalam Pilgub NTB menyemangati dan menjadi spirit buat dirinya untuk mendekatkan diri dengan konstituennya.
“Saya akan meniru cara-cara pendekatan ke masyarakat seperti yang dilakukan oleh Zul-Rohmi,” ungkapnya, Senin (30/07)
Bagi I Gusti Nyoman Agung Sugantha, 35 tahun, meskipun dirinya baru pertama kali menjadi Caleg, tapi tak membuatnya berkecil hati bersaing dengan sejumlah incumben didapilnya.
“Buktinya, siapa sangka Zul-Rohmi bisa menang di Pilgub NTB padahal Paslon yang tidak diunggulkan,” tambahnya .
Caleg Muda yang berprofesi sebagai Arsitek ini mengatakan, akan berusaha yang terbaik dan berbuat maksimal untuk membesarkan Partai Berkarya yang telah memberikan kepercayaan menjadi Calegnya.
“Saya akan menjaga kepercayaan Partai Berkarya menjadi Caleg yang bisa meraih dukungan pemilih,” ujar Agung Sugantha yang saat ini menempuh studi di Fakultas Hukum di Unizar .
Agung Sugantha ingin banyak menimba ilmu tentang tehnik dan strategi melakukan pendekatan kepada konstituen.
“Saya pribadi ingin berdialog dan berdiskusi dengan tim Zul Rohmi , bagaimana meraih simpati rakyat dengan benar ,” tuturnya .
Spirit kemenangan Zul-Rohmi , kata Agung Sugantha, setidaknya telah membuka mata hati semua caleg muda atau pemula seperti dirinya.
Dalam politik itu ternyata tidak ada yang tidak mungkin, semuanya serba mungkin terjadi. Jika strategi pendekatan kepada masyarakat dilakukan dengan cara memahami kondisi wilayah tersebut.
“Sebagai orang awam dalam politik , saya akan memperdalam pengetahuan saya tentang blusukan yang efektif,” tambah Sugantha.
Dengan latarbelakang Arsitektur, I Gusti Nyoman Agung Sugantha ingin berbuat banyak untuk berbagi pengetahuan dengan konstituennya agar bisa saling membesarkan.
“Jurusan Arsitektur kurang diminati karena persepsi warga masyarakat kurang clear. Padahal menjadi arsitek saat ini sangatlah prospektif,” pungkasnya.
Caleg Muda Berkarya ini dikenal juga sebagai pengusaha muda/ owner Alam Mimpi Hotel Batu Layar dan Tepi Sawah Hotel Lingsar, sekaligus Direktur CV Agung AmerthaJaya Kontraktor.
Me
Presiden Jokowi Membagikan Sembako Di Sambelia
Presiden dan masyarakat korban bencana sepakat, masing-masing rumah yang rusak berat akan diberikan dana sebesar Rp 50 juta
Jokowi dan TGB bagi-bagi buku
LOMBOK TIMUR.lombokjournal.com — Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo bersama Istri Hj. Iriana didampingi Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi bersama Istri, Hj. Erica Zainul Majdi, mengunjungi lokasi dan posko Tagana Gempa Bumi 6,4 SR di Desa Madiyan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Senin, (30/07).
Di lokasi bencana, Presiden Jokowi bersama gubernur TGB membagikan buku kepada anak-anak terdampak gempa bumi di Desa Madyan. Selain itu, juga membagikan sembako sekaligus meninjau salah satu rumah yang rusak berat akibat gempa.
Presiden Jokowi juga menyempatkan berdialog dengan masyarakat di tenda pengungsian. Dialog tersebut menghasilkan kesepakatan tentang besarnya bantuan bagi pembangunan rumah masyarakat yang rusak berat.
“Masing-masing rumah yang rusak berat akan diberikan dana sebesar Rp 50 juta. Pembangunan dan supervisi akan dibantu oleh TNI, sedangkan untuk pengawasan dilakukan oleh Gubernur, Bupati dan perangkat yang lain,” ujar Jokowi.
Di akhir kunjungannya Presiden Jokowi kembali mengingatkan seluruh masyarakat utk tetap waspada.
“Kita harus sadar bahwa negara kita berada di ring of fire. Jadi, masyarakat kita harus siap menghadapi setiap bencana yang mungkin saja bisa terjadi kapanpun seperti gempa, banjir dan sebagainya,” ujar Jokowi kepada media.
AYA
Reliji dan Komando, Serahkan Bantuan Korban Gempa Lotim
Bencana gempa bumi yang melanda Lombok Timur ini tidak bisa hanya ditangani pemerintah semata, Masyarakat diimbau untuk peduli dan meringankan derita saudara-saudaranya yang tertimpa bencana
LOMBOK TIMUR.lombokjournal.com — Relawan Indonesia Jokowi (RELIJI) dan Pengurus Koalisi Muda Perindo (KOMANDO) NTB dan Lombok Timur, Minggu (28/07), secara sigap dan spontan menggalang donasi internal yang langsung disumbangkan untuk korban gempa bumi di Lombok timur.
Sumbangan yang diberikan Reliji dan Komando kurang dari 6 jam paska Gempa Bumi yang melanda Lombok Timur itu, berupa air minum, lilin dan Indomie. Bantuan itu diserahkan langsung di posko Induk di Kantor Desa Belanting, Minggu.
Menurut Karman, pimpinan Rombongan yang juga Dewan Penasehat DPP Komando, sengaja bergerak secara spontan melakukan penggalangan sumbangan untuk korban bencana Lombok Timur di internal Reliji dan Komando.
“Kami prihatin dan turut berduka terhadap semua korban bencana bumi tadi ,’ ungkapnya .
Menurut Karman, kepedulian Reliji dan Komando tidak berhenti disini saja. Pihaknya berjanji akan datang dengan membawa bantuan lagi untuk meringankan beban derita warga korban gempa bumi.
“Reliji dan Komando akan menggalang bantuan kemanusiaan untuk warga Lombok Timur,” ungkap Karman yang juga Caleg DPR RI dapil 2 NTB dari Partai Perindo .
Bagi Karman bencana gempa bumi yang melanda Lombok Timur ini tidak bisa hanya ditangani pemerintah semata. Masyarakat di imbau untuk peduli dan meringankan derita saudara-saudaranya yang tertimpa bencana.
“Ini momentum yang tepat untuk menggalang aksi solidaritas sosial antar sesama untuk saling berbagi beban ,” ungkap Karman .
Lebih lanjut Karman mengatakan, bencana gempa bumi di Lombok Timur tidak perlu diratapi tapi yang paling penting bagaimana meringankan penderitaan warga .
“Makin banyak elemen warga NTB yang terlibat aksi sosial semakin mempercepat masa tanggap darurat bencana,” ujarnya.
Reliji merupakan relawan yang didirikan beberapa mantan ketua OKP, seperti Karman GPII, Chrisman Damanik GMNI, Beni Pramula IMM, Mulyadi HMI dan lain lain.
Sedangkan Komando adalah organisasi sayap Partai Perindo. Komando dan RELIJI bisa bareng bergerak aksi sosial ini karena kedua organisasi tersebut mengusung Jokowi untuk Pilpres 2019.
Me
Peserta JKN-KIS Semarakkan Senam Sehat Kolosal
BPJS Kesehatan juga fokus untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif yang dilaksanakan
MATARAM.lombokjournal.com — Hidup sehat itu mudah dan murah, senantiasa digaungkan oleh BPJS Kesehatan, selaku penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Hal itu dimaksudkan agar masyarakat makin menyadari pentingnya untuk beupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat modern.
Untuk menyambut Asian Games XVIII, sekaligus merayakan HUT BPJS Kesehatan yang ke-50, BPJS Kesehatan menggelar Senam Sehat Kolosal 18.8.18 Peserta JKN-KIS se-Indonesia.
Kegiatan ini diikuti 18.818 orang, mulai dari peserta JKN-KIS, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, stakeholder terkait, hingga para Duta BPJS Kesehatan.
Di Kota Mataram sendiri, senam sehat kolosal tersebut diikuti sekitar 500 orang peserta JKN-KIS di Lapangan Taman Sangkareang, Minggu (29/07).
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempromosikan betapa murahnya dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan senam rutin setiap pagi, kita sudah bisa meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita sehingga tidak mudah sakit. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan jumlah peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif yang dilakukan agar masyarakat tetap sehat,” kata Kepala BPJS Kesehatan cabang Mataram, Muhammad Ali dalam acara tersebut.
Ali mengatakan, dengan mengajak serta masyarakat untuk membiasakan berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat. Dampak jangka panjangnya, bisa menekan jumlah penderita penyakit katastropik di Indonesia.
Menurutnya, tahun 2017, biaya yang dihabiskan untuk penyakit katastropik telah mencapai Rp 18,4 triliun, atau 21,8% dari total biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan.
Sebab itu, BPJS Kesehatan juga fokus untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif yang dilaksanakan.
Sementara bagi masyarakat yang berisiko menderita penyakit katastropik seperti diabetes melitus dan hipertensi, dapat mengelola risiko tersebut melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang juga merupakan bagian dari upaya promotif preventif perorangan peserta JKN-KIS.
“Berbagai penyakit katastropik tersebut sangat bisa dicegah melalui penerapan pola hidup sehat. Kesehatan menjadi salah satu pilar yang menentukan kemajuan suatu bangsa,sebab kesehatan mempengaruhi produktivitas penduduknya. Ke depannya kami berharap kesadaran masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat dapat meningkat dari waktu ke waktu,” jelas Ali
Sampai dengan 20 Juli 2018, terdapat 199,8 juta jiwa penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta JKN-KIS. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.322 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 2.406 rumah sakit dan klinik utama, 1.599 apotek, dan 1.078 optik.
Re/bpjs kesehatan
***
Gempa Bumi Guncang Lombok, TNI Sigap Bantu Korban
Mabes TNI juga akan menurunkan 80 orang personel kesehatan lengkap dengan perlengkapannya menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim menuju Bandara Internasional Lombok (BIL)
MATARAM.lombokjournal.com — Gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok NTB hari Minggu (29/07) pagi, sekitar 05.47 Wita dengan kekuatan 6,4 Skala Richter, getaramnya juga dirasakan di Pulau Sumbawa maupun di Provinsi Bali.
Data BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), episentrum gempa terletak pada koordinat 8,4 Lintang Selatan dan 116,5 Bujur Timur dengan kedalalam 10km, sekitar 47 km arah timur laut Kota Mataram.
Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., yang saat terjadi gempa sedang berada di Pulau Sumbawa, melalui saluran selulernya memerintahkan para Dandim se Pulau Lombok turun mengecek dan memabantu korban bencana gempa bumi pada kesempatan pertama.
“Saya sudah memerintahkan para Dandim se Pulau Lombok untuk mengecek kondisi korban akibat bencana, dan Danyonif 742/SWY agar menyiapkan seluruh personel yang bisa langsung digerakan beserta alat perlengkapannya,” ungkap Rizal.
Menindaklanjuti informasi tersebut, mabes TNI (info telpon langsung waaster panglima TNI) akan akan mengirimkan 80 tenaga kesehatan mabes TNI dengan perlengkapannya, yang rencanya akan diangkut menggunakan pesawat herkules dari Halim PKL 13.00 wib ke Praya BIL dari Praya ke lokasi Lotim dan KLU.
“Untuk transportasi darat sudah disiapkan menuju lokasi bencana baik ke Lombok Timur maupun ke Kabupaten Lombok Utara.
Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP, di Kantor Desa Belanting menyampaikan, hingga kini korban jiwa sudah mencapai 10 orang dan puluhan luka-luka akibat tertimpa bangunan.
“Khusus di wilayah Kabupaten Lombok Timur yang paling parah di Kecamatan Sambalia dan Kecamatan Sembalun,” tutur Agus.
Semua korban sambungnya, sudah ditangani tim medis baik dari Puskesmas maupun Puskemas pembantu setempat yang dibantu langsung dari RSUD Selong.
“Untuk kerugian material seperti kerusakan rumah maupun Musholla, hingga saat ini (13.00 Wita) masih didata oleh anggota dilapangan,” jelasnya.
Upaya yang sudah dilakukan selain mendata jumlah korban ataupun kerusakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Lotim, BPBD dan pihak terkait, mendirikan Posko dan rumah sakit lapangan di depan Puskesmas Sembalun dan di Puskesmas Belanting.
Selain itu juga mendirikan dapur umum di tiga lokasi yakni di Kantor Camat Sembalun, Kantor Desa Obel-obel dan Kantor Desa Belanting Kec Sembelia.
Selain itu, Dandim 1606/Lobar juga mengerahkan personel Kodim 1606/Lobar, Batalyon Infanteri 742/SWY, Batalyon Zipur Rem 162/WB dan Disjan yang mendukung alat perlengkapan dalam rangka memberikan bantuan bencana Gempa.
Sedangkan di wilayah Kabupaten Lombok Utara, menurut Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP, wilayah Kabupaten Lombok Utara yang paling parah terkena dampak gempa bumi yakni Kecamatan Bayan dan Kecamatan Pemenang, sedangkan di Kecamatan Gunungsari Lombok Barat baru satu rumah yang sudah terdata yakni di Desa Guntur Macan.