PDIP NTB Instruksikan Kadernya Dampingi Korban Gempa Lombok .

Hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan  bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya

MATARAM.lombokjournal.com —  DPC PDIP Kota Surabaya melalui Baguna DPP PDIP menyerahkan bantuan korban gempa Lombok  satu kontainer (5 ton) yang terdiri dari aneka barang dan makanan seperti terpal , tenda , makanan bayi, pempers, pembalut wanita,  mie instan, obat-obatan, dan lain lain.

Serah terima bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor DPD PDIP NTB, di Jalan Lingkar Selatan, Senin (13/08). Dari pihak Baguna DPP PDI diwakili oleh Feri menyerahkan langsung kepada Bendahara Umum DPD PDIP NTB, Edi Sukmono .

Dalam kata sambutan, Bendum PDIP NTB,  menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPC PDIP kota Surabaya yang peduli dan bersolidaritas terhadap korban Gempa Lombok. Hal ini sesuai ajaran Bung Karno untuk tetap mengamalkan sikap gotong royong dalam membantu wong cilik.

“Selanjutnya PDIP NTB akan menyalurkan Dropping bantuan kemanusiaan ini kesejumlah titik yang terdampak akibat gempa baik di Lombok Utara , Lombok Timur , Lombok Barat maupun Lombok Tengah,” ungkap Edi Sukmono yang juga Caleg DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok .

Edi Sukmono mengatakan, hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan  bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya.

” Selain itu Tim Medis, Paramedis maupun trauma healing PDIP juga sudah turun ke lapangan untuk memberikan layanan kesehatan gratis ke sejumlah lokasi korban gempa yang sulit dijangkau,” tambahnya .

Terpisah, Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat yang sedang menunaikan ibadah haji meminta semua kader PDIP NTB untuk tetap turun ke lapangan membantu dan meringankan korban gempa.

Rachmat mengakui , hampir semua kader PDIP, khususnya yang berdomisili di KLU terkena dampak Gempa, rumahnya banyak yang ambruk, termasuk Ketua DPC PDIP KLU , Raden Nuna Abriadi.

” Atasnama partai saya menyampaikan penghargaan kepada segenap elemen dan kader PDIP yang bergotong royong membantu sesamanya tanpa pamrih , meskipun mereka juga menjadi korban dasyatnya gempa KLU,” tambah Ketua DPD PDIP NTB yang kharismatik ini.

Lebih jauh Rachmat berharap, agar momentum gempa bumi dijadikan tonggak untuk memperkuat solidaritas sosial sesama warga NKRI.

“Gempa KLU mengajarkan semua pihak pentingnya menjaga ikatan persatuan dan kesatuan sebangsa dan setanah air,” bebernya .

Donasi Jayakarta Hotel

Sementara itu hari ini , Kamis (16/8) , bertempat di kantor DPD PDIP NTB ,  Hotel Jayakarta diwakili oleh manager accounting, Iin menyerahkan donasi/bantuan satu ton beras kepada DPD PDIP NTB untuk disalurkan kepada korban Gempa.

“Atasnama DPD PDIP NTB kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan hotel Jayakarta menyalurkan sumbangan gempa Lombok melalui PDIP ,” kata Edi Sukmono.

Dikatakannya, sumbangan dari Jayakarta Hotel akan segera disalurkan kepada para korban gempa oleh para relawan PDIP, termasuk untuk menunjang dapur umum Baguna PDiP yang beroperasi di beberapa titik pengungsian.

Me




Satgaskes Yonkes 2 Kostrad Lakukan Pendistribusian Air Bersih Dan Kegiatan Trauma Healing

Trauma healing mencegah dari trauma anak-anak berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit  tidur

Trauma healing

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com – Satgaskes Yonkes 2 Kostrad mendistribusikan air bersih di tempat pengungsian di Desa Sokong Kec. Tanjung Kab. Lombok Utara ,Kamis (16/08 ) guna memenuhi  pasokan air bersih.

Warga menyambut antusias dengan memadati tangki Air menggunakan ember, galon, maupun alat untuk mengambil air lainnya . Mereka rela mengantre dengan tertib untuk mendapatkan pasokan air bersih tersebut.

Danyonkes 2 Kostrad, Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi Sp.OT mengatakan, pendistribusian air bersih ini akan dilakukan di tempat -tempat pengungsian warga lainnya sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Karena ada tempat -tempat pengungsian yang masih belum mendapatkan air bersih, dan kami akan berupaya  seluruhnya mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari –hari,” jegasnya

Selain mendistribusikan air bersih ke tempat pengungsian warga,  personel satgaskes Yonkes 2 Kostrad melaksanakan  kegiatan ‘ Trauma Healing ”  kepada anak-anak korban gempa di tempat pengungsian, sebagai salah satu cara menghilangkan trauma pada anak –anak.

Menurut Serda Derajat,  personel Satgas Yonkes 2 Kostrad, kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban gempa dengan cara melakukan kegiatan bermain, belajar dan seni suara. Salah satunya adalah menyanyikan lagu INDONESIA RAYA secara berkelompok.

Kegiatan trauma healing mencegah dari trauma berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit  tidur.

AYA/hms NTB




Gubernur Pastikan Lombok Masih Aman Dikunjungi

Saat ini dilakukan pembenahan sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan, yaitu pembersihan terhadap puing-puing bangunan di sebagian daerah wisata

MATARAM.lombokjournal.com — Bencana gempa bumi di Pulau Lombok memang mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak di beberapa daerah. Namuntidak mengakibatkan kerusakan di seluruh wilayah Lombok.

Sebagian besar wilayah-wilayah strategis Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), seperti tempat wisata di Lombok, masih normal. Dan masih aman untuk dikunjungi siapa pun.

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menegaskan itu, saat menerima bantuan dari Media Grup dan Pemeritah Kota Bandung, di Kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/08).

Karena itu, Gubernur mengajak seluruh warga  dunia untuk tetap berkunjung ke NTB. Sebab, saat ini tidak ada yang perlu di khawatirkan tentang keamanan dan kenyamanan saat berada di NTB, termasuk Lombok..

“NTB, tetap aman, nyaman dan kondusif untuk dikunjungi,” tegas gubernur di hadapan Pimpinan Redaksi Media Grup, Don Bosco, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalik dan sejumlah pejabat lingkup Pemprov NTB.

Saat ini, lanjut Gubernur, sedang dilakukan pembenahan sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan. Yaitu pembersihan terhadap puing-puing bangunan. Seperti di sebagian daerah wisata, seperti Gili.

Namun, menurut Gubernur hanya, infrastruktur yang mengalami kerusakan itu hanya sebagian kecil.  Sebab, daerah-daerah wisata seperti Kek Mandalika, Kute, masih normal dan tidak ada masalah.

AYA/hms NTB




Gubernur Terima Bantuan Dari Media Grup dan Warga Bandung

Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com —  Pimpinan Redaksi Media Grup, Don Bosco dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, menyampaikan bantuan untuk para korban Gempa Lombok.

Bantuan tersebut diterima langsung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi di Kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/08).

Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) itu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada media grup yang telah menggalang dana dari pemirsa Metro TV, hingga mencapai miliaran rupiah.

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur kepada Walikota Bandung,  Kang Emil. Gubernur NTB dua perido tersebut menyampaikan terima kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Kota Bandung, karena telah bersedia untuk saling berbagi dan membantu dengan masyarakat NTB.

“Sampaikan salam ta’jim kami, masyarakat NTB kepada warga Kota Bandung dan seluruh netizen yang memberikan sumbangan,” ungkap Gubernur.

Gubernur menyampaikan, kehadiran Media Group, Walikota Bandung serta seluruh donatur yang peduli terhadap warga Lombok, NTB menunjukkan sebuah jati diri bangsa Indonesia.

“Jati diri kita sebagai bangsa adalah rasa persatuan,” jelas Gubernur TGB.

Saat itu, Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah.

AYA/HMS NTB




Sistem Rujukan Online Diuji Coba Mulai  15 Agustus Di Faskes Mitra

Uji coba ini merupakan proses dimana semua pihak yang terlibat saling evaluasi dan belajar atas sistem rujukan online. Dan peserta akan terbiasa dengan sistem digitalisasi rujukan ini

MATARAM.lombokjournal.com –  Sistem rujukan online Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)  diuji coba mulai Rabu (15/8) di  seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) mitra, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

BPJS Kesehatan melakukan uji coba digitalisasi proses rujukan berjenjang itu, untuk kemudahan dan kepastian peserta dalam memperoleh layanan di rumah sakit,  disesuaikan dengan kompetensi, jarak dan kapasitas rumah sakit tujuan rujukan berdasarkan kebutuhan medis pasien.

Sistem ini resmi diujicobakan di 20.906 FKTP dan sekitar 2.300 FKRTL pada tanggal 15 Agustus sampai dengan 30 September 2018.

Hal itu diktakan Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Arief Syaefuddin,  saat Ngopi Bareng JKN bertema ‘Digitalisasi Layanan dengan Sistem Rujukan Online’ di Jakarta, Selasa (14/08).

“Diuji coba itu kita lihat mana-mana yang perlu disempurnakan, sehingga di 1 Oktober 2018 ini menjadi sistem yang sudah established, yang sudah stabil.” Jelas Arief.

Sistem rujukan online ini, menurut Deputi Direksi Bidang Jaminan Pelayanan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, Budi Mohamad Arief, sudah dipersiapkan sejak lama.

“Sistem ini diwajibkan bagi semua FKTP yang sudah terhubung jaringan komunikasi data (Jarkomda) mulai 21 Juni 2018 lalu,” ungkapnya.

Dikatakan Budi, uji coba ini adalah sebuah proses dimana semua pihak yang terlibat saling evaluasi dan belajar atas sistem rujukan online. Begitu juga dengan peserta , sehingga akan terbiasa dengan sistem digitalisasi rujukan ini.

Diharapkan, setelah masa uji coba semua pihak sepakat, sistem ini adalah sebuah pilihan yang tepat dalam pelaksanaan sistem rujukan era JKN-KIS.  “Masa uji coba ini adalah masa dimana kita semua harus bisa menyesuaikan sehingga pada akhir masa uji coba dipastikan sistem itu sudah bisa diterima oleh semua pihak,” kata Budi.

Sampa dengan 31 Juli 2018, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.367 FKTP. Dari angka tersebut, sebanyak 20.906 FKTP sudah terhubung jaringan komunikasi datanya dan bisa menerapkan sistem rujukan online.

Re

Sumber ; KBRN




Bupati Najmul Akhyar Pastikan Tiga Gili Sudah Pulih dan Aman Untuk Wisatawan

Kepala Dinas Pariwisata diminta segera melakukan rapat bersama semua pelaku wisata di tiga gili. untuk memulihkan image tiga gili ini paska bencana gempa yang berdampak kerusakan di Lombok Utara.

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA — Tiga gili (Trawangan, Meno dan Air) Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Lombok Utara tak luput dari goncangan gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang terjadi pada minggu (5/8).

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, menyampaikan itu saat berkunjung ke tiga pulau andalan pendapatan daerah Lombok Utara, Rabu (15/8).

Tiga gili yang menjadi  andalan utama pendapatan daerah Lombok Utara lumpuh total. Namun, kerusakan yang diakibatkan gempa bumi tidak semasif yang ada di daratan. Sekitar 10 bangunan industry pariwisata di tiga gili mengalami rusak ringan.

Bupati Bersama unsur TNI dan Polri serta jajaran pejabat pemerintahan dalam kunjungannya mengatakan, kerusakan infrasetruktur yang ada di tiga gili tidak separah kerusakan yang ada di daratan. Hanya sekitar 10 persen saja, artinya masih banyak bangunan yang bisa dimanfaatkan.

Menurut bupati, untuk membangkitkan kembali sector pariwsata  di Lombok Utara merupakan pekerjaan yang memang tidak mudah. Namun tidak terlalu banyak kesulitan yang dihadapi.

Yang penting sekarang bagaimana cara menyampaikan kepada wisatawan maupun masyarakat bahwa kondisi di tiga gili sudah sangat aman. Kenyamanan seperti biasa dan sangat aman.

“Tidak perlu kawatir adanya kejahatan yang biasa terjadi paska bencana alam karena sudah banyak apparat yang ditugaskan menjaga tiga gili,”ujarnya.

Dijelaskannya, tanggal 19 Agustus 2018 nanti pihaknya akan mendatangkan wisatawan, bekerjasama dengan perusahaan tranportasi wisatawan seperti Eka Jaya dan para pelaku wisata. sekaligus mendeklarasikan,pulau wisata tiga gili sudah pulih paska bencana.

Demikian juga dengan destinasi wisata yang ada di daratan.

“Saya berharap kepada masyarakat khususnya tiga gili untuk tidak  terus-terusan larut dalam kesedihan. Mari kita bangkit kembali membangun sector pariwisata kita kedepan. Kita ingin tiga gili kembali normal, karena kita tau bahwa tiga gili adalah merupakan sector terpenting dari roda perekonomian kita di Lombok Utara,” terangnya.

Dikatakannya, Kepala Dinas Pariwisata diminta segera melakukan rapat bersama semua pelaku wisata di tiga gili. Bupati berharap memulihkan image tiga gili ini paska bencana gempa yang berdampak kerusakan di Lombok Utara.

bih lanjut bupati menyampaikan, kondisi tiga gili bisa pulih dengan kerjasama semua pihak terlebih para pelaku wisata. “Saya yakin wisatawan akan datang kembali ke tiga gili. Bahkan akan menjadi daya Tarik tersendiri ketika rasa keingintahuan wisatawan yang ingin mengetahui kondisi tiga gili paska becana gempa terjadi,”tandasnya.

Salah seorang pemilik usaha di tiga gili Matteu kepada bupati mengaku siap membangkitkan kembali pariwisata di tiga gili. Namun, untuk tahap awal ini pihaknya akan memulihkan bangunan yang mengalami kerusakan.

“Dalam waktu dekat kita akan kembali mempromosikan dan memastikan tiga gili sudah normal kembali,” tandasnya.

Me

 




Sistem Rujukan Online Sebagai Inovasi Pelayanan Publik

Jangan sampai sistem yang sudah bagus diciderai oleh performa pelayanan rumah sakit atau faskes-faskes yang ada sehingga image BPJS menjadi buruk

Tulus Abadi

MATARAM.lombokjournal.com –  Sistem rujukan online bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), dinilai sangat positif sebagai bentuk inovasi pelayanan publik.

Penilaian positif itu disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi  di Jakarta, Selasa (14/08).

Dalam diskusi yang bertema ‘Digitalisasi Layanan dengan Sistem Rujukan Online’, konsumen (peserta JKN-KIS) secara empiris akan lebih efisien, lebih hemat waktu dan lebih hemat biaya

“Karena kalau seperti sekarang (manual), konsumen harus bolak balik ke rumah sakit atau FKTL akibat tidak adanya kepastian rujukan. Paling tidak konsumen harus mengeluarkan ongkos atau kehilangan waktu karena ketidakpastian tersebut,” jelas Tulus Abadi.

Namun juga diingatkannya, dengan diberlakukannya sistem online ini, BPJS Kesehatan juga harus menyiapkan penanganan pengaduan yang lebih cepat.

“Hal itu untuk menghindari overlapping atau  terjadinya kefakuman yang dapat mengakibatkan kerugian bagi peserta JKN-KIS. Jadi kalau nanti ada masalah-masalah yang terjadi di lapangan, responnya juga cepat,” ucapnya sambil menegaskan sangat menyambut baik sistem ini, dengan harapan lebih mengoptimalkan pelayanan.

Sejakhari  (Rabu 15/08), BPJS Kesehatan mulai melakukan uji coba Rujukan Online di Seluruh Faskes Mitra.

Lebih lanjut Tulus mengatakan, sejauh ini citra pelayanan BPJS saat ini banyak diinfiltrasi oleh performa pelayanan rumah sakit.

“Jadi konsumen confused bahwa yang jelek itu pelayanan rumah sakitnya, kemudian yang jadi sasarannya itu BPJS.”

Karena itu Tulus menekankan, permasalahan itu harus segera diselesaikan, jangan sampai sistem yang sudah bagus diciderai oleh performa pelayanan rumah sakit atau faskes-faskes yang ada sehingga image BPJS menjadi buruk.

“Kalau memang Faskes itu tidak compatible dengan  BPJS Keswehatan, BPJS saya kira jangan segan-segan untuk mengeluarkan Faskes yang memang sering mengecewakan dalam memberikan pelayanan kepada konsumen,” tegas Tulus.

Re

Sumber ; KBRN,

 

 

 




BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan Faskes Melalui Sistem Rujukan Online

Prosedur rujukan online pada dasarnya sama dengan rujukan manual. Bedanya, ada sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki rujukan manual

lombokjournal.com —

JAKARTA  ;   Demi memastikan layanan kesehatan yang berkualitas bagi BPJS Kesehatan makin mengoptimalkan layanan kesehatan melalui sejumlah pengembangan sistem teknologi, di antaranya melalui sistem rujukan online.

Melalui sistem rujukan online, dipastikan  layanan kesehatan berkualitas bagi  peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),  dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang menjadi mitra

Sistem rujukan online sebetulnya sudah dipersiapkan sejak lama. Namun implementasinya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur masing-masing fasilitas kesehatan. Sistem ini diwajibkan bagi semua FKTP yang sudah terhubung jaringan komunikasi internet, mulai 21 Juni 2018 lalu.

“Untuk mengimbangi kebutuhan masyarakat di era digital kini, fasilitas kesehatan harus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi rujukan online,” ungkap Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan,  Arief Syaefuddin di Jakarta, Selasa (14/08).

Menurut Arief, sistem rujukan online merupakan digitalisasi proses rujukan berjenjang untuk kemudahan dan kepastian peserta, dalam memperoleh layanan di rumah sakit.

Ini disesuaikan dengan kompetensi, jarak dan kapasitas rumah sakit tujuan rujukan berdasarkan kebutuhan medis pasien.

Prosedur rujukan online pada dasarnya sama dengan rujukan manual. Bedanya, ada sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki rujukan manual. Sistem ini resmi akan diujicobakan di 20.906 fasilitas kesehatan pada tanggal 15 Agustus 2018 besok.

“Sistem rujukan online ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di fasilitas kesehatan. Nilai plusnya, rujukan online bersifat real time dari FKTP ke FKRTL, serta menggunakan digital documentation. Data dari P-Care di FKTP langsung terkoneksi ke FKRTL sehingga memudahkan analisis data calon pasien. Selain itu, dengan sistem rujukan online dapat berpotensi untuk paperless, jadi meminimalisir kemungkinan kendala yang terjadi akibat pasien lupa membawa surat rujukan,” terang Arief.

Tidak perlu diinput ulang

Dengan sistem rujukan online, peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir jika kehilangan atau lupa membawa surat rujukan.

Sebab informasi rujukan peserta sudah terekam dalam sistem online, baik di FKTP maupun di rumah sakit. Hanya dengan menunjukkan kartu JKN-KIS, peserta sudah bisa dilayani di FKTP dan FKRTL tempatnya dirujuk.

Selain itu, data peserta sudah tercatat di database antar fasilitas kesehata. Sehingga pelayanan peserta JKN-KIS pun menjadi lebih cepat karena data tidak perlu di-input ulang pada saat pendaftaran, termasuk data diagnosa penyakit yang diderita peserta.

Lebih dari itu, peserta JKN-KIS juga mendapat kepastian rujukan ke fasilitas kesehatan yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan medis peserta yang bersangkutan.

Sampai dengan 31 Juli 2018, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.367 FKTP. Dari angka tersebut, sebanyak 20.906 FKTP sudah terhubung jaringan komunikasi datanya dan bisa menerapkan sistem rujukan online.

Arief pun optimis jika jumlah fasilitas kesehatan yang mengaplikasikan sistem rujukan online akan meningkat dari waktu ke waktu.

BPJS Kesehatan telah mensosialisasikan kepada petugas fasilitas kesehatan agar paham betul mekanisme rujukan online ini, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS yang membutuhkan.

“Memang saat ini kita masih dalam masa transisi. Rujukan manual dalam bentuk kertas (hardcopy)  masih berlaku, namun rujukan online juga sudah berjalan secara bertahap di sebagian fasilitas kesehatan. Kami sedang berupaya agar dalam waktu dekat mekanisme rujukan online ini dapat diterapkan dengan optimal di seluruh fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan,” kata Arief.

Re

Sumber ; Liputan6.com  




Bulan Juli, Ekspor  NTB Turun, Sebaliknya Impor Naik

Barang ekspor  Provinsi NTB yang terbesar pada bulan Juli 2018 adalah barang tambang/galian non migas senilai US$ 38.548.088 (90,70 persen)

MATARAM.lombokjournal.com — Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Juli  2018 sebesar  US$ 42.499.695, berarti mengalami penurunan sebesar 45,67 persen jika dibandingkan dengan ekspor bulan Juni 2018 yang bernilai US$ 78.225.629.

Badan Pusat Statistik (BPS) NTB merilis penurunan ekspor itu Rabu (15/08).di aula BPS NTB.

“Ekspor pada bulan Juli 2018 yang terbesar ditujukan ke negara Korea Selatan sebesar 54,50 persen, Jepang sebesar 36,54 persen dan Philipina sebesar 8,13 persen,” ujar Kepala BPS NTB, Suntono Suntono.

Ia menjelaskan, jenis barang ekspor  Provinsi NTB yang terbesar pada bulan Juli 2018 adalah barang tambang/galian non migas senilai US$ 38.548.088 (90,70 persen); gandum-ganduman senilai US$ 3.454.400 (8,13 persen), Garam,belerang dan kapur sebesar US$ 167.473 (0,39 persen), dan perhiasan/permata senilai US$ 133.108 (0,31 persen).

Sedangkan Nilai impor pada bulan Juli 2018 senilai US$ 31.737.589. Ini berarti impor mengalami kenaikan sebesar  179,74 persen dibandingkan dengan impor bulan Juni 2018 sebesar US$ 11.345.279.

Sebagian besar Impor berasal dari negara Denmark (32,59 persen), Finlandia (24,54 persen) dan Thailand (18,92 persen).

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah mesin-mesin/pesawat mekanik (32,87%), peralatan listrik (32,29%) dan Gula/kembang gula (18,92%),” pungkasnya.

AYA




Lombok Astoria Tetap Buka Saat Gempa

Pihak hotel sudah memberikan satu himbauan kepada semua klien,  secara struktur kondisi bangunan hotelnya aman tidak ada masalah. dantetap melayani tamu-tamu baik wisatawan asing maupun lokal

Muhammad ikhsan. GM lombok Astoria

MATARAM.lombokjournal.com —  Hotel  Lombok Astoria, salah satu yang  tingkat hunian kamarnya  tidak terlalu berdampak gempa bumi yang melanda Lombok beberapa waktu lalu..

Hotel tersebut tingkat hunian kamarnya masih normal dan tidak ada gangguan sama sekali meski sebelumnya gempa melanda.

“Bahkan jumlah okupansinya masih berada berkisaran 25 persen per harinya, jadi tingkat huniannya tetap ada,” ujar General Manager Lombok Astoria  Muhammad Ikhsan ,Rabu (15/08), usai menghadiri Rakor di Dinas Pariwisata.

Ikhsan menyatakan, pasca gempa pertama itu pihknya tidak pernah menutup dan tetap buka, sampai sekarang pun Hotelnya masih dibuka

Ia menambahkan, secara building 85 persen hunia kamar masih  dijual dikarenakan 25 persen hanya kerusakan minor saja. Seperti hal-hal kecil, karena beberapa kamar hanya rusak retak kecil seperti retakan rambut saja, jadi tidak ada yang terlalu signifikan besar rusaknya.

Menurut  Ikhsan, musibah gempa bumi tidak terlalu berpengaruh di Lombok Astoria .

Memang ada beberapa event yang ke depan untuk sementara ini belum dicancel atau dibatalkan, tetapi masih menunggu karena melihat kondisi saat ini.

Namun pihaknya sudah memberikan satu himbauan kepada semua klien,  secara struktur kondisi bangunan hotelnya aman tidak ada masalah. Ia pun tetap melayani tamu-tamu baik wisatawan asing maupun lokal.

“Alhamdulillah kita tetap stabil masih menerima. sejauh ini kunjungan hotel itu masih ada karena dampak dari hari pertama pun, kita menerima tamu-tamu yang di evakuasi dari sengigi dan bangsal,” jelasnya.

Lebih lanjut Ikhsan menerangkan, setelah adanya rapat koordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB, akhir bulan  sudah dapat kembali lagi aktifitas hotel dan hunian kamar

juga 100 persen dapat terisi penuh. karena kerusakan yang terjadi pada hotelnya tidak terlalu parah dan saat ini dalam tahap perbaikan. ia menyakinkan jika gedungnya aman.

 

“jadi secara gedung kita aman. saya yakinkan aman, malah ada yang long stay guest itu ada sampai saat ini,” pungkasnya.

AYA (*)