HBK : Gempa Lombok, Tonggak Memperkuat Solidaritas Sosial

Bambang Kristiono meyakini,mMasyarakat Korban Gempa Lombok Akan Bangkit Dari Puing-puing Keterpurukannya

lombokjournal.com —

MATARAM ;  Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono, atau yang lebih dikenal dengan panggilan HBK atau Haji Bambang mengatakan, bencana gempa bumi dasyat yang melanda Lombok membuat kerusakan luar biasa.

Tapi di sisi lain, telah memberikan hikmah dan pelajaran yang sangat berharga kepada masyarakat Lombok terdampak gempa.

HBK yang mendapat arahan dan tugas khusus dari Prabowo untuk berkeliling Lombok, mewakilinya untuk menyampaikan salam takzim, keprihatinan dan rasa simpati Prabowo kepada masyarakat Lombok terdampak gempa, sebelum Prabowo kembali dari kunjungannya ke Lombok beberapa waktu yang lalu.

“Saya diminta beliau untuk tinggal di tempat, berkeliling dan menyampaikan pesan-pesan beliau kepada warga masyarakat terdampak gempa,” ujarnya.

Bencana gempa Lombok yang telah menimbulkan kerugian harta benda dan korban jiwa tersebut, membuatnya prihatin, berduka tapi juga menjadikannya lebih dekat lagi dengan masyarakat Lombok secara keseluruhan.

“Tapi saya yakin, masyarakat Lombok yang kuat ini, akan segera bangkit dari segala keterpurukannya”, kata Haji Bambang usai kunjungannya ke beberapa daerah terdampak gempa di Lombok, Selasa (18/09).

Haji Bambang mengatakan itu, setelah mengunjungi beberapa desa terdampak gempa di Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

Ia mengaku sangat prihatin dan sangat bersimpati atas segala penderitan yang harus ditanggung warga Lombok yang terdampak gempa.

Orang dekat dan loyalis Calon Presiden Prabowo Subianto itu, selain mengirim bantuan, juga banyak berdialog dengan para korban untuk mendengar keluh-kesah serta mendengarkan saran-saran dan masukannya untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi mereka dalam situasi yang serba kekurangan ini.

“Sebagian besar korban nyaris kehilangan semuanya, tapi mereka tetap semangat dan tidak kenal menyerah. Mereka masih optimis dan penuh keyakinan untuk membangun kembali masa depannya. Karena itu sebaiknya pemerintah, selain memberi bantuan untuk kebutuhan saat ini, juga tak kalah pentingnya adalah membantu mereka menata kembali masa depannya,” tutur Haji Bambang.

Menurutnya, masyarakat Lombok sangat tabah dan kuat dalam mengahadapi situasi sulit dan serba kekurangan ini.

Buktinya, di tengah derita kehilangan harta benda yang mereka miliki, bahkan ada yang anggota keluarganya yang meninggal dunia, tetapi warga masyarakat yang ditemui di dusun-dusun yang dia kunjungi, mereka masih menunjukkan kehangatan dan keramah-tamahannya.

Selain itu, Haji Bambang juga mengaku sangat mengagumi sikap religius masyarakat Lombok, serta masih kuatnya kegotong royongan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

“Di tengah penderitaan diri sendiri, mereka juga tetap saling membantu dan memikiirkan nasib orang-orang di sekitarnya. Karena itu, bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok juga telah menjadi tonggak yang memperkuat solidaritas sosial,“ ujarnya.

Haji Bambang juga meyakini, salah satu masalah yang harus menjadi prioritas penting dalam penyelesaian terdampak gempa ini adalah anak-anak yang menjadi korban terdampak.

Lebih lanjut diungkapkannya, Haji Bambang dengan relawan yang mendampingi kunjungannya pada masyarakat terdampak gempa, memberi perhatian khusus kepada masa depan keluarga korban.

Salah satu perhatian yang menjadi prioritasnya adalah kehidupan anak-anak di lokasi terdampak.

“Kalau tidak mendapat perhatian khusus, anak-anak ini akan mengalami trauma, mengalami putus asa, merasa frustasi dan kehilangan harapan,” ujarnya disela-sela kunjungannya ke dusun-dusun di Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah maupun Lombok Utara.

Haji Bambang dan tim relawan yang mendampinginya juga melakukan kegiatan untuk menghibur anak-anak.

Ia mulai memikirkan program trauma healing  (pemulihan trauma) yang diperlukan anak-anak, sehingga mereka bisa meninggalkan rasa takut dan bisa berpikir positif tentang masa depannya.

“Mereka harus disembuhkan dari pengalaman buruk yang dialaminya, dan kembali dalam kehidupan normal,” ujarya di tengah-tengah anak-anak yang dihiburnya di Lombok Tengah.

Profile HBK

Sebagai informasi, Haji Bambang dikenal oleh orang-orang dekatnya sebagai sosok yang keras, tegas, commited, dan tidak bertele-tele. Dan salah satu dari sedikit orang yang menginisiasi dan membidani lahirnya Partai Gerindra.

Sekarang ini, Haji Bambang menjadi salah satu “Pintu Masuk” untuk menembus dan mengakses langsung Ketua Umum/KDP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

HBK adalah kader senior dan didikan langsung Prabowo Subianto, baik ketika mereka sama-sama bertugas di militer, menjadi Direksi di Perusahaan-perusahaan milik Prabowo setelah keduanya pensiun, kemudian menjadi Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) di Partai besutan Prabowo Subianto.

Kalau Haji Bambang berhasil menjadi anggota DPR-RI, dan Prabowo menang dalam perhelatan Pilpres 2019, maka Lombok akan memiliki seorang Legislator yang memiliki akses langsung kepada Presiden RI.

“Jadilah kamu wakil masyarakat Lombok yang bisa dipercaya dan diandalkan. Berjuanglah dengan sepenuh hati, dan bawalah manfaat, kebaikan yang sebesar-besarnya buat mereka. Kamu adalah Samurai saya,” nasehat,  pesan dan perhatian Pabowo Subianto kepadanya sebagai Caleg DPR-RI Partai Gerindra, nomor urut-1 dari Dapil Lombok.

Lombok akan mendapatkan manfaat yang besar, bila berhasil memberangkatkan Haji Bambang menjadi anggota DPR-RI di Senayan nanti, karena dengan kapasitas dan jaringan yang dimilikinya, Haji Bambang dinilai banyak pihak, akan mampu untuk merebut salah satu kursi pimpinan di DPR-RI.

Me




Kena OTT, Anggota Dewan Mataram Tidak Dijerat Hukuman Mati

Operasi tangkap tangan (OTT) anggota dewan Kota Mataram ini adalah kasus pemerasan

MATARAM.lombokjournal.com —  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram, I Ketut Sumedana mengatakan, tersangka anggota DPRD Kota Mataram, HM, tidak bisa dijerat dengan pasal 2 ayat 2, yakni ancaman hukuman mati.

Pasalnya, gempa Lombok tidak ditetapkan sebagai bencana nasional.

“Pasal 2 ayat 2 itu hanya diperuntukkan dalam hal bencana nasional. Kalau ada penetapan bencana nasional, kita bisa pakai pasal 2 ayat ke 2,” uacapnya, kepada lombokjournal.com, di kantor Kejari Mataram, Senin (17/09).

Selanjutnya dikatakan Ketut, pihak Kejaksaan menjerat HM dengan tiga pasal, salah satunya ada unsur penyuapan.

“Kita pakai tiga pasal. Pasalnya adalah 12 e, pasal 12 b dan pasal 11 (UU Tipikor),” tuturnya.

Ketut kembali menegaskan, operasi tangkap tangan (OTT) anggota dewan Kota Mataram ini adalah kasus pemerasan.

“Ingat ini kasus pemerasan,” katanya.

Senada dengan Kejaksaan, Pakar hukum pidana korupsi Universitas Mataram (Unram), Prof. DR. Amiruddin, SH.,M.HUM., menyatakan, Kejaksan Negeri Mataram telah tepat menggunakan pasal 12 e, 12 b dan pasal 11 dalam kasus tertangkap tangan ini.

“Saya kira apa yang telah dilakukan oleh jaksa telah tepat,” katanya, saat ditemui lombokjournal.com, di Fakultas Hukum Unram, Senin (17/09).

Jika itu benar, lanjutnya, OTT dana rehabilitasi ini merupakan kasus pemeresan atau meminta, maka sudah tepat pakai pasal 12.

“Sudah jelas itu pemerasan, termasuk suap aktif. Memaksa atau meminta kepada si pemberi suap, sejumlah uang tertentu,” jelasnya.

Menurut Amiruddin, penggunaan beberapa pasal yang dipakai oleh Kejaksaan, sebenarnya untuk menjaring calon tersangka agar tidak lepas dari dakwaan.

“Dia mau kena apa saja, nanti tepat gitu,” ujarnya.

Razak




Korupsi Dana Gempa Lombok, Kejaksaan Panggil  Lima Saksi

Pihak Kejaksaan Negeri  juga melakukan penggeledahan di Dinas Pendidikan Kota Mataram

MATARAM.lombokjournal.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram panggil lima saksi terkait kasus korupsi dana rehabilitasi gedung sekolah pasca gempa Lombok.

Saksi yang dipanggil tidak hanya dari Dinas Pendidikan Kota Mataram, melainkan juga dari Kejaksaan sendiri yang terlibat langsung saat penangkapan.

“Hari ini kita periksa saksi semua. Dua kita panggil dari dinas, dan dua dari internal kita (Kejari Mataram) yang langsung menyaksikan penangkapan,”kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram, I Ketut Sumedana, kepada wartawan, di Mataram, Senin (17/9) siang.

Saat ditanya siapa saja para saksi itu? Ketut enggan membeberkan identitas, siapa para saksi yang diperiksa.

“Inisialnya saya belum tau persis ya inisialnya. Saya ndak perlu sebut dah itu. Itu teknis penyelidikan lah itu,” jawabnya.

Ketut juga mengatakan,  pihaknya juga melakukan penggeledahan gedung Dinas Pendidikan Kota Mataram.

“Ya, tadi ada penggeledahan di Dinas Pendidikan Kota Mataram. Kita mau cari disana, apakah punya rancangan APBD perubahan. Apakah ada permintaan dulu dan seperti apa prosesnya.

Sebelumnya, Kejari Mataram menangkap tiga orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di warung kawasan Cakranegara, Kota Mataram, Jumat (14/07) lalu.

Dalam OTT itu, Kejari menangkap angota DPRD Mataram dari Partai Golkar, inisial HM, Kepala Dinas Pendidikan, inisial HS dan seorang kontraktor, inisial CT.

Dari OTT, Kejari menyita barang bukti berupa uang Rp. 30 juta, dua buah ponsel, sstu sepeda motor dan dua buah mobil.

HM diduga melakukan pemerasan atas dana rehabilitasi gedung sekolah pasca gempa Lombok. Kini, HM ditetapkan jadi tersangka. Sementara HS dan CT masih sebagai status saksi.

Razak




BPJS Kesehatan Tingkatkan Kualitas Layanan Dengan Rujukan Online

Rujukan online merupakan terobosan terbaru dari BPJS Kesehatan,untuk mendukung kemudahan peserta dalam Program JKN-KIS

lombokjournal.com —

MATARAM ;   BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Salah satu fokus utama BPJS Kesehatan pada tahun 2018 adalah kepuasan peserta, oleh karena itu BPJS Kesehatan kembali meluncurkan inovasi baru yaitu rujukan online.

Ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi mempermudah komunikasi, efisien waktu, ketepatan informasi dalam berbagai layanan proses, dalam hal layanan rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Tentunya banyak solusi dan inovasi dilakukan untuk menjawab tantangan yang selama ini dihadapi oleh BPJS Kesehatan selaku badan penyelenggara program JKN-KIS.

Rujukan online merupakan terobosan terbaru dari BPJS Kesehatan,untuk mendukung kemudahan peserta dalam Program JKN-KIS.

Seperti pengalaman  seorang Guru SMA di Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Soegeng Hardijanto. Soegeng yang berusia 53 tahun adalah salah satu peserta JKN-KIS yang merasa terbantu dengan adanya sistem rujukan online.

Ditemui di salah satu rumah sakit di Kota Mataram pada Jumat (14/09), Soegeng mengungkapkan bahwa dengan adanya rujukan online ini, ia dapat berobat semakin mudah.

Soegeng Hardijanto

Ketika Soegeng dirujuk oleh dokter di FKTP, dokter yang menanganinya memberikan penjelasan mengenai rujukan online.  Diakuinya, rujukan online ini sangat membantunya.

“Karena yang dulunya saya harus membawa kertas rujukan ke rumah sakit sekarang saya tidak perlu repot membawa kertas rujukan lagi. Jadi tidak perlu takut rujukan hilang karena nama saya sudah langsung ada di sistem, dan saya tinggal menunggu antrian untuk pengobatan selanjutannya,” ujarnya.

Dokter pun menerangkan kepada Soegeng, zaman sekarang ia tidak perlu membawa kertas rujukan lagi, tinggal datang ke rumah sakit yang dituju dan tunjukkan kartu JKN-KIS, data peserta pun sudah langsung muncul di sistem rumah sakit tersebut.

“Saya sangat bangga dengan BPJS Kesehatan yang selalu berinovasi untuk kepuasan peserta, khususnya peserta yang sudah lanjut usia seperti saya ini yang sudah sering lupa. Semoga sistem yang baru diluncurkan ini bisa berjalan dengan baik di FKTP maupun FKRTL,” tutupnya.

ay/yn/Jamkesnews

 

 

 




Anggota Dewan Kena OTT, Terancam Dicoret KPU Mataram

Bacaleg yang tersandung hukum tidak bisa digantikan oleh partai politik, dalam hal ini Golkar

MATARAM.lombokjournal.com —  Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram, inisial HM, bakal dicoret dari bakal calon legislatif (bacaleg) bila terbukti bersalah, setelah kena operasi tangkap tangan (OTT) Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram,  Jum’at, (14/09).

Diketahui, HM kembali maju menjadi bacaleg dari Partai Golkar daerah pemilihan (Dapil) Cakranegara, Kota Mataram, dengan mengantongi nomor urut 5.

Komisioner KPU Kota Mataram, Bedi Saparwadi mengatakan, pihak KPU masih menunggu putusan pengadilan terkait kasus oknum anggota DPRD Mataram dari partai Golkar, yang kini menjadi bacaleg dapil Mataram 5, Cakranegara.

Jika bersangkutan memiliki kekuatan hukum tetap dan terbukti bersalah, maka terancap dicoret dari bacaleg.

“Nanti bisa tercoret dari DPT. Setelah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” katanya, saat dikonfirmasi lombokjournal.com, Senin (17/09) pagi.

Bedi menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa mencoret HM dalam daftar bacaleg dapil Mataram, lantaran statusnya masih menjadi tersangka.

“Statusnya beliau kan masih tersangka. Bukan terpidana. Nanti setelah kita tunggu statusnya,” tuturnya.

Terkait penggantian bacaleg, Bedi menjelaskan, bahwa bacaleg yang tersandung hukum tidak bisa digantikan oleh partai politik, yang dalam hal ini Golkar. Apalagi setelah daftar calon tetap (DCT) sekitar tanggal 20 September 2018.

“Kalo penggantian tidak bisa dilakukan setelah DCT. Kalo masa DCS penggantian hanya untuk berhalangan tetap dan perempuan yang mempengaruhi keterwakilan perempuan,” terangnya.

Razak




Penghargaan  Kantor Imigrasi Karena Inovasi  Ruang Ramah HAM

Terobosan  yang memberikan kenyamanan dan kemudahan  bagi para penyandang difabel

MATARAM.lombokjournal.com — Kantor Imigrasi kelas 1 Mataram mendapatkan penghargaan dari pemerintah Provinsi NTB, Senin (17/09).

Penghargaan  didasarkan  atas peningkatan pelayanan publik melalui inovasi pembuatan ruang layanan paspor berdimensi Ramah HAM yang Ada di Kantor Imigrasi Mataram.

Pelaksana Harian (PHL) Gubernur NTB,  Ir. Rosyadi sayuti dalam smbutannya mengatakan selamat atas prestasi yang dicapai oleh Imigrasi Kelas 1 Mataram

“Inovasi  Ruang ramah HAM yang di keluarkan oleh jajaran imigrasi Mataram merupakan Layanan yang sangat bagus karena memidahkan bagi para penyandng difabel untuk mengurus keperluan yang berkaitan dengan keimigrasian, ” ujarnya di Kantor ImigraSi.

Ia menyatakan  inovasi seperti ini merupakan teribosan yang sangat luar biasa dan memerlukan keberanian dari pemimpin.  maka atas keberanian dari Kepala Kantor imigrasi inilah yang melatrbelakangi kita pemerintah NTB memberikan apresiasi .

“Inilah yang dilihat inovasi yg patut di hargai mendpat apresiasi dari masyarakat yang melatarbelakangi untuk pantas diberikan penghargaan,” tegasnya

Rosiady berharap dengan adanya penghargaan ini Pelayanan kepada masyarakat agar selalu ditingkatkan.

Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 Mataram, Dudi iskandar  mengucapkan terimkasih kepada Pemerintah NTB, Penghargaan ini merupakan pemacu Imigrasi untuk memberikan pelayanan yang jauh lebih baik lagi.

“Inovasi  Ramah Ham ini merupakan suatu terobosan  yang memberikan kenyamanan dan kemudahan  bagi para penyandang difabel dalam mengurus semua hal yang ada kaitannya dengan keimigrasian,” pungkasnya.

AYA

 




Masa Akhir Sebagai Gubernur, TGB Ajak Jaga Kebersamaan Membangun NTB

TGB mengaku akan tetap mengabdi pada NTB dan Indonesia dalam hal apa pun

MATARAM,lombokjournal.com  — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), M Zainul Majdi mengajak seluruh masyarakat NTB menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam membangun NTB, termasuk dalam menghadapi musibah gempa bumi.

“Jadikan daerah kita yang dalam keadaan apapaun bisa tetap menginspirasi kebaikan,” ujar TGB panggilan akrab Zainul Majdi  saat sambutan perpisahan masa akhir jabatan sebagai Gubernur NTB di Islamic Center NTB, Senin (17/09).

TGB menilai, masyarakat NTB diuji dengan cobaan yang begitu hebat, dengan gempa berturut-turut yang terjadi sejak akhir Juli hingga Agustus. Dia berharap masyarakat mengambil hikmah dari ujian yang diberikan Allah SWT.

“Jarang-jarang satu daerah dicoba dengan cobaan panjang, mudah-mudahan itu tanda bahwa orang-orang NTB disiapkan untuk hal yang hebat di masa mendatang. Kita ingat dalam ungkapan ulama, bahwa sebesar cobaan maka seperti itu pula hasil yang kita dapatkan,” katanya.

Pengalamannya menjabat sebagai gubernur, memberikan bukti bahwa rasa kebersamaan dan solidaritas yang kuat pada masyarakat membuat NTB mampu berjalan ke arah yang lebih baik.

“Seluruh kebersamaan NTB itu yang menjadi hal terbesar yang bisa mendorong pembangunan kita bisa sampai titik seperti ini. Saya pesan untuk kita semua, jaga kekompakan dan kebersamaan sebagai masyarakat NTB,” ungkapnya.

Disinggung mengenai langkah setelah tidak lagi menjabat sebagai gubernur, TGB mengaku akan tetap mengabdi pada NTB dan Indonesia dalam hal apa pun.

“Tetap bekerja untuk NTB, untuk Indonesia dan ruang perkhidmatan dan pengabdian itu sangat luas,” katanya.

AYA

 

 




Mengharukan, Pelepasan TGB Sebagai  Gubernur

Berkat kerja sama semua pihak, NTB mampu bergerak ke arah yang lebih baik

MATARAM.lombokjournal.com  — Mengharukan suasana pelepasan Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) di Kompleks Islamic Center NTB, Senin (17/09).

Ribuan masyarakat, para pelajar, dan santri ikut menghadiri perpisahan perkhidmatan tersebut.

TGB tak sendirian, ia didampingi Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013, Badrul Munir, dan Wakil Gubernur NTB 2013-2018 Muhammad Amin.

Masa jabatan Muhammad Zainul Majdi atau TGB sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi berakhir pada hari Senin tanggal 17 September 2018.

TGB mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam membangun NTB pada sepuluh tahun terakhir, mulai dari para ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, bupati/wali kota, dan anak-anak muda di NTB.

Tuan Guru Bajang diapit Muhammad Amin dan Badrul Munir

“Alhamdulillah, 17 September 2018 genaplah, tuntaslah dengan izin Allah SWT, perkhidmatan saya sebagai Gubernur NTB selama sepuluh tahun. Untuk itu saya mengajak mengucap hamdalah,” ujar TGB di Islamic Center NTB

TGB mengatakan, berbagai ujian dan cobaan tentu mewarnai perjalanannya membangun NTB dalam sepuluh tahun terakhir. Namun, berkat kerja sama semua pihak, NTB mampu bergerak ke arah yang lebih baik. Tingginya animo masyarakat yang hadir dalam pelepasannya juga tak luput dari perhatiannya.

“Saya agak terharu pada hari ini karena saya mendapatkan penghormatan yang sangat besar, saya dan Pak Badrul Munir serta Pak Amin, kami dapatkan penghormatan besar,” katanya.

Meski tak lagi menjabat sebagai gubernur, TGB mengaku akan terus memberikan yang terbaik dan membantu agar NTB bisa semakin maju ke depan.

AYA

 

 

 




Promosi Dan Pembenahan Akomodasi Diperlukan Untuk Pulihkan Pariwisata

Kemeterian Pariwisata dinilai luar biasa dalam mensupervisi dan memberikan  arahan untuk penataan kembali fasilitas pariwisata

MATARAM.lombokjournal.com — Promosi yang masif serta pembenahan akomodasi diperlukan di sejumlah destinasi wisata.

Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyampaikan itu terkait pemulihan pariwisata NTB saat Rapat Koordinasi bersama Menteri Koordinator Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan, di Gili Trawangan, Minggu (16/09).

Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu mendorong para pelaku pariwisata segera melakukan perbaikan akomodasi. Baik yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa, termasuk Gili Trawangan.

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) terus berpromosi keluar daerah. Selain itu juga  telah melakukan anjangsana dan media visit, menyampaikan pariwisata NTB di tengah musibah tetap survive. Derah  terdampak bisa recovery, selain itu banyak destinasi wisata NTB tidak terdampak, khususnya di bagian tengah, bagian selatan pulau Lombok.

“Itu dua hal yang dikomunikasikan termasuk anjangsana ke airline, khususnya terkait Lombok dan kesediaan tetap menerima para wisatawan,” jelasnya.

Penguatan dua hal yang disebut di atas dapat disupport pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan perangkat Negara lainnya.

“Wisata MICE merupakan triger untuk membangun kembali pariwisata kami di NTB , karena setelah sehari dua hari kegiatan bisa keliling, dan itu bisa menjadi mouth to mouth promotion bahwa NTB itu kondusif,” ujarnya.

Kemeterian Pariwisata dinilai luar biasa dalam mensupervisi dan memberikan  arahan untuk penataan kembali fasilitas pariwisata. Serta telah berkampanye  positif terkait pariwisata Lombok dan Sumbawa.

TGB mengingatkan arahan Presiden saat kunjungan di NTB, perlu perbaikan sebagian wilayah yang rusak seperti Geopark Rinjani . Dalam pembangunannya harus memperhatikan aspek daya dukung lingkungan dan kesesuaian dengan karakteristik yang ada di Rinjani.

“Termasuk bahan-bahan untuk membangun kembali yang sesuai dengan kearifan lokal,” jelas TGB

Ke depan pemerintah diharapkan mengarahkan agar pembangunan dilakukan sesuai perspektif lingkungan, untuk memastikan daerah itu kembali menjadi daerah wisata kultural yang unggul.

AYA/hms

 




Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Terpilih Ditunda?

Kalau pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur kurang dari dua minggu, kata Rosiady, maka jalannya pemerintahan akan dilakukan oleh pelaksana harian (plh) yakni, Sekda sendiri

MATARAM.lombokjournal.com —  Jabatan Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) tinggal menghitung jam, berakhir  Senin (17/09) besok. Kemudian digantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yaitu Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah.

Seyogyanya, pasangan terpilih tersebut akan dilantik pada 17 Sepetember 2018. Namun entah kenapa, jadwalnya diundur sampai 27 September 2018.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Rosiady Sayuti, menyampaikan, bahwa dirinya belum tahu penyebab penundaan pelatikan gubernur dan wakil gubernur NTB terpilih itu.

“Kita tunggu, mungkin besok ada kepastian, karena informasi, besok hari Minggu akan ada datang dari Otda Kemendagri ke Mataram,” ucapnya, saat dikonfirmasi, di Mataram, Sabtu (15/9) kemarin.

Menurut Rosiady, tergantung dari pusat, Presiden Jokowi.

“Yang menyesuaikan waktu adalah pak presiden,” tambah dia.

Kalau pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur kurang dari dua minggu, kata Rosiady, maka jalannya pemerintahan akan dilakukan oleh pelaksana harian (plh) yakni, Sekda sendiri.

“Kalau penundaan pelantikan lebih dari dua minggu maka, Penjabatnya jelas Dirjen Kemendagri,” ujarnya..

Saat ditanya terkait usulan nama penjabat, Rosiady menjelaskan, tidak perlu ada usulan siapa pun, kalau plh SK-nya dari Mendagri. Sementara penjabat SK-nya dari Presiden RI yang diproses oleh Dirjen Otda.

“Tidak mengusulkan,” terangnya singkat.

Di satu sisi, kondisi wilayah NTB belum normal pasca di guncang gempa bumi. Saat ini masih dalam masa transisi recovey atau pemulihan. Oleh karena itu, Rosiady berharap agar kepala daerah terpilih segera dilantik, sehingga NTB punya gubernur defenitif.

Razak