PAC Gerindra Pulau Lombok Dukung Penuh HBK

Lombok butuh anggota DPR-RI yang memiliki kapasitas dan jaringan kuat di tingkat pusat seperti HBK

lombokjournal.com —

GIRI MENANG — Caleg Partai Gerindra dari daerah pemilihan (Dapil) NTB-2/P. Lombok, Nomor Urut 1, H Bambang Kristiono (HBK) mendapat dukungan penuh dari 53 PAC Partai Gerindra se-P. Lombok.

Di tengah konsolidasi bersama para Ketua PAC Partai Gerindra se P. Lombok, perwakilan dari Kabupaten/Kota memberikan penilaian soal hadirnya HBK.

Dukungan PAC Lombok

Mewakili PAC Kabupaten Lombok Timur, Mukminin mengatakan,  keberangkatan HBK dari Dapil Lombok ini adalah permintaan semua kader Partai Gerindra.

“Yang kami dengar, beliau banyak diperebutkan oleh para Ketua DPD Partai Gerindra se-Indonesia untuk berangkat dari Dapilnya masing-masing,” katanya, Jumat  petang di Rumah Makan Ujung Landasan Giri Menang, Lombok Barat, Jum’at  (05/10).

“Kami bangga Pak Prabowo telah memilih dan menugaskan beliau (HBK,red) untuk berjuang bersama kami disini,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Ketua PAC Partai Gerindra dari Kabupaten Lombok Tengah M Taufiq Samsuri menyebut, para kader tidak pernah mempermasalahkan hadirnya caleg yang berasal dari luar Pulau Lombok seperti HBK.

Pengalaman para kader sendiri di Partai Gerindra, meski memiliki seorang anggota DPR-RI produk lokal, tapi tidak pernah merasakan kehadiran apalagi sentuhannya.

“Siapa pun calegnya, lokal ataupun impor, buat kami yang terpenting adalah kinerja dan hasil-hasilnya,” akunya.

Taufiq yakin dan percaya dengan komitmen dan konsistensi HBK sebagai Samurai pimpinan Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

“Beliau mampu memberikan yang terbaik buat kami,” imbuhnya.

Senada, perwakilan PAC Partai Gerindra dari Lombok Barat Mi’nain menyebut, kader maupun caleg-caleg Partai Gerindra telah sepakat untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada HBK sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerindra.

Alfat perwakilan PAC Partai Gerindra dari Lombok Utara mengamini pernyataan dari PAC Lombok Barat. Menurutnya, Lombok butuh anggota DPR-RI yang memiliki kapasitas dan jaringan kuat di tingkat pusat seperti HBK.

“Saya yakin, di Senayan nanti, beliau bukan hanya akan menjadi anggota biasa,” ucapnya.

HBK diyakini Alfat, mampu merebut posisi salah satu pimpinan DPR-RI, atau paling tidak pimpinan Komisi. Dengan begitu banyak program pembangunan yang bisa dibawa ke Lombok.

“Besar manfaat bagi daerah ini nantinya,” tambahnya.

Perwakilan PAC Partai Gerindra dari Kota Mataram Agus Suharyan yang menjadi penutup menyebut, dalam kesempatan silaturahmi dengan HBK.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Calon Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang telah menugaskan salah satu kader terbaiknya di Partai Gerindra untuk berjuang bersama warga Lombok.

“Inshaa Allah bersama Pak HBK, Gerindra Menang dan Prabowo Presiden,” katanya.

Kehadiran HBK, tambah Agus, akan meningkatkan semangat, soliditas dan kinerja kader Partai Gerindra dalam mensukseskan perjuangan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang.

“Kita yakin Pak HBK akan memberi dampak signifikan bagi suara Partai,” tandasnya.

Sementara itu, silaturahmi dengan jajaran PAC Partai Gerindra se P. Lombok berlangsung tertutup. Konsolidasi para kader Partai berlambang kepala garuda berlangsung hampir dua jam lamanya. Terkait topik pembahasan, HBK hanya menjawab singkat.

“Biasa saja, silaturahmi dengan para kader di tingkat PAC. Ya, sambil tukar pikiranlah” ucap HBK singkat.

Hadirnya HBK sebagai Caleg Nomor Urut 1 Partai Gerindra Dapil P. Lombok memang mengejutkan. Sebagai tangan kanan Prabowo, bisa saja HBK memilih daerah-daerah yang lebih diminati para caleg seperti di P. Jawa, Sumatera, atau Sulawesi. HBK sendiri telah meluncurkan fanpage Facebook dan Instagram resmi yaitu HBK Samurai Prabowo.

Me




Dua Bulan Terdampak Gempa, Petani di Senaru Mulai Bangkit

Terdapat 4 titik saluran yang tertimbun longsor. Air irigasi itu merupakan saluran utama yang mengairi 15 dusun lahan perkebunan dan pertanian di sana

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com —  Sejak bencana gempa Lombok, hampir lebih dari 2 bulan lahan pertanian di Desa Senaru, Lombok Utara  mengalami dampak kekeringan hebat.

Dampak bencana gempa bumi yang melanda Lombok Utara sangat dirasakan betul oleh warga di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Saluran utama irigasi di wilayah desa itu rusak parah karena tertimbun material longsoran tanah sejak 29 Juli lalu.

“Alhamdulilah, sedikit demi sedikit warga di Desa Senaru sudah mulai berinisiatif gotong-royong membersihkan sumbatan saluran yang tertimbun longsor. Mulai siang tadi saluran irigasi sudah percobaan untuk dialiri,” kata Sekretaris Desa Senaru, Muhamad Edi, Jumat (05/10).

Masalah kekeringan itu sudah lama dirasakan dampaknya. Sekitar 400 hektar lebih lahan pertanian, terutama untuk perkebunan di Desa Senaru mengalami gagal panen. Tanaman warga banyak yang mati kekeringan.

Saluran irigasi yang bersumber utama dari aliran air terjun Tiu Kelep rusak tertimbun material tanah yang longsor dari atas tebing.

Terdapat 4 titik saluran yang tertimbun longsor. Air irigasi itu merupakan saluran utama yang mengairi 15 dusun lahan perkebunan dan pertanian di sana.

Edi berharap, dengan dicobanya aliran air di saluran irigasi, petani dapat segera mengolah kembali lahan yang dimilikinya agar perekonomian warga perlahan dapat segera pulih pasca gempa.

Menurut Edi, jika masih terus berharap bantuan dari dinas yang menangani masalah pengairan dan irigasi tentu membutuhkan proses yang agak lama.

Harry




Pasca Gempa Lombok, Pengangguran Di Mataram Tidak Bertambah

Angka pengangguran di Kota Mataram tidak akan bertambah bahkan bisa ditekan pasca gempa Lombok

MATARAM.lombokjournal.com — Pasca gempa mengguncang Pulau Lombok, tidak ada perusahaan di Mataram yang  melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), padahal sebagaian besar perusahaan tidak beroperasi saat gempa terjadi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram telah melakukkan pendataan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki karyawan atau tenaga kerja signifikan.

Tak adanya PHK disampaikan Kepala Bidang (Kabib) Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinasnaker Kota Mataram, Mamlu Atul Chair, Jum’at (05/10) sore.

“Kita sudah membentuk Tim yang mengunjungi perusahaan besar, seperti Golden Place, Alfamart-alfamart dan perusahaan lainnya. Walaupun tidak beroperasional, mereka tidak merumahkan atau mem-PHK pekerjanya,” ucapnya kepada lombokjiurnal.com, di ruang kerjanya, Jum’at.

Bahkan gaji atau upah para pekerja tersebut tetap diberikan dengan nominal semula, tidak dikurangi oleh pihak perusahaan.

“Tetap mereka diberikan gaji setiap bulannya seperti awal. Padahal, perusahaan tidak ada pemasukan (saat gempa),” ujar Atul.

Dikatakan Atul, sejumlah program pun telah disiapkan pasca gempa untuk menekan angka pengangguran, salah satunya pelatihan skill di tahun 2018.

“Memberikan pelatihan-pelatihan, menciptakan wirausaha baru. Itu rutin dilakukan setiap tahun untuk tekan angka pengangguran,” bebernya.

Seperti memberikan pelatihan mengemudi untuk di Bertais dan Selagalas. Tahun 2019, program lebih menyasar ke daerah terdampak gempa.

Tak hanya itu, Atul menambahkan, dalam waktu dekat akan melakukan transmigrasi yang dilengkapi dengan pelatihan terlebih dahulu.

“Kami akan memberangkatkan 5 KK, transmigrasi ke Gorontalo besok hari Minggu,” cetusnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Mataram, Siti Nur’aiji, angka pengangguran di Kota Mataram tidak akan bertambah bahkan bisa ditekan pasca gempa Lombok.

“Kalau dibilang bertambah, tidak. Karena buktinya perusahaan tidak merumahkan dan mem-PHK,” terang Siti.

Namun, lanjutnya, dari sisi pendapatan masyarakat secara umum jelas berpengaruh pasca gempa.

Ditanya jumlah pengangguran? Siti mengatakan, angka pengangguran di Kota Mataram sebesar 12 ribu orang tahun 2017.

Sementara tahun 2018 belum berani dipastikan, berapa angka pastinya. Lantaran masih berjalan hingga Desember.

“Di tahun 2017, jumlah pengangguran terbuka 12. 000 orang,” sebutnya.

Selanjutnya dijelaskan Siti, angka pengangguran terjadi di Kota Mataram, lebih banyak disumbang dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sederajat.

“Pengangguran terbuka terutama tamatan SMK. Ada sembilan SMK di Kota Mataram,” katanya.

Razak




Operasi ‘Pembebasan Sandera’ TNI-Polri Saat Upacara HUT TNI ke 73

Selain belajar dan berlatih sesuai dengan tugas pokok satuan, TNI Polri juga tetap konsisten menjaga dan melestarikan budaya masyarakat NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Pasukan anti teror gabungan TNI-Polri melakukan operasi ‘pembebasan sandera’ di Kantor Gubernur NTB, Jumat (05/10).

Dalam operasi itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal, disandera kelompok teroris. Bukan saja dijadikan sandera, kelompok teroris juga memasang rangkaian bom di badan Faozal, sehingga menambah perhatian para penonton.

Taktik pertempuran dan perang kota yang dilatih secara terus menerus, tim pasukan anti teror gabungan TNI Polri merangsek masuk ke sasaran dan berhasil melumpuhkan penyandera, dan sukses  membebaskan sandera  dengan aman.

Rangkaian bom yang dipasang di badan tersandera berhasil dijinakKan anggota penjinak bom yang tergabung dalam unit anti teror tersebut.

Peristiwa tersebut merupakan simulasi Operasi pembebasan sandera yang berhasil menarik perhatian para peserta Upacara Peringatan HUT TNI ke 73 yang berlangsung di Kantor Gubernur NTB di Mataram,

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han.di lokasi menjelaskan, simulasi operasi pembebasan sandera oleh tim pasukan anti teror gabungan TNI Polri ini merupakan membutuhkan kerjasama dan koordinasi yang super ketat untuk memastikan keselamatan para sandera.

“Simulasi pembebasan sandera ini sebagai rangakaian kegiatan HUT TNI ke 73 untuk menguji hasil latihan dan kemampuan personel jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” kata Rizal.

Dilanjutkannya, dalam penanganan seperti ini dibutuhkan informasi yang betul-betul valid tentang jumlah sandera, jumlah pelaku, senjata yang akan digunakan, titik-titik yang dikuasai para pelaku maupun lokasi para sandera lengkap dengan peta atau denah bangunan tempat penyanderaan.

Hal itu terkait dengan jumlah personel maupun alat peralatan yang dibutuhkan dalam penanganannya, termasuk taktik dan strategi yang akan diterapkan untuk menyelesaikan misi tersebut.

“Jadi memang harus profesional dalam penanganan sandera seperti ini dengan mengedepankan keselamatan dan keamanan sandera,” pungkasnya.

Selain belajar dan berlatih sesuai dengan tugas pokok satuan, TNI Polri juga tetap konsisten menjaga dan melestarikan budaya masyarakat NTB.

Salah satunya Tarian Gendang Beleq milik masyarakat Lombok yang dimainkan dengan sempurna usai Upacara Peringatan HUT TNI ke 73, dan juga sebelumnya pernah tampil beberapa kali di hadapan Presiden maupun Panglima TNI dan Kapolri.

AYA




20 Siswa SMKN 2 Sumbawa Melanjutkan Pendidikan Di Nanjing Polytechnic Institute, Cina

Program beasiswa pendidikan ke luar negeri seperti yang diprakarsai SMKN 2 Sumbawa, bisa diadopsi sekolah-sekolah lain yang ada di NTB

lombokjournal.com —

SUMBAWA ; Sebanyak 20 siswa SMKN 2 Sumbawa mendapatkan program beasiswa pendidikan ke Cina. Mereka akan melanjutkan pendidikan di Nanjing Polytechnic Institute.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc , melepas keberangkatan 20 siswa  tersebut dalam sebuah acara yang digelar di Aula SMKN 2 Sumbawa, Kamis (04/10).

Gubernur NTB mengaku bangga atas prestasi para siswa dari Sumbawa. Ia juga mengapresiasi jajaran SMKN 2 Sumbawa yang memiliki program kerjasama beasiswa pendidikan ke Cina bagi siswa-siswinya.

“Terima kasih, program kerja SMKN 2 Sumbawa sangat luar biasa,” ujar Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Meski mampu mendapatkan beasiswa ke luar negeri, namun para calon mahasiswa itu diingatkan hidup di luar negeri tidak selamanya enak dan nyaman. Semua butuh perjuangan dan keuletan.

Gubernur Zulkieflimansyah berpesan, agar sukses mengenyam pendidikan di luar negeri mereka harus tekun dan rajin belajar. Tidak boleh bermalas-malasan dan tetap semangat meski jauh dari kampung halaman.

Namun ia yakin, kalau anak-anak NTB tersebut mampu menaklukan tantangan kehidupan di luar negeri, dan meraih masa depan yang luar biasa.

Gubernur berharap, program beasiswa pendidikan ke luar negeri seperti yang diprakarsai SMKN 2 Sumbawa, bisa diadopsi sekolah-sekolah lain yang ada di NTB.

Menurutnya, hal itu sangat mendukung salah satu program Pemprov NTB untuk mengirimkan 1000 mahasiswa ke luar negeri setiap tahunnya.

Kepala sekolah SMKN 2 Sumbawa, Yuyun Mardiana, S.Pd, menyampaikan, program beasiswa pendidikan ke Cina merupakan bentuk tanggung jawab pihak sekolah atas masa depan anak didiknya.

“Ini merupakan tahun keempat pengiriman siswa yang telah dilaksanakan oleh SMKN 2 Sumbawa Besar untuk seluruh pelajar di Sumbawa,” jelasnya kepada Gubernur NTB.

jumlah siswa/siswi yang sudah dikirim sejak angkatan pertama pada tahun 2015 sebanyak 3 orang, di tahun 2016 sebanyak 14 org ( 9 SMK dan 6 SMA), untuk tahun selanjutnya sebanyak 16 orang,.

Pada tahun 2017 18 orang (11 SMK  dan 7 SMA) dan untuk tahun 2018 ini akan diberangkatkan sejumlah 20 orang (13 SMK dan 7 SMA).

Yuyun  berharap, program beasiswa seperti ini ke depan bisa lebih ditingkatkan dan diterapkan di sekolah-sekolah lain.

Dukungan dari pemerintah daerah, baik itu  provinsi maupun kabupaten sangat diharapkan agar Visi mewujudkan NTB Gemilang dapat cepat diwujudkan.

Hadir dalam pelepasan Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa , Anggota komisi XI DPR RI Ecky Awal Muharram, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB H. Muh Suruji, seluruh Kepala Sekolah sep ulau Sumbawa dan para orang tua siswa.

AYA/hms

 

 




Rakor KPID, Mensinergikan Lembaga Radio Dan TV Dengan Pemerintah

Media radio, tv atau lembaga penyiaran lainnya, bisa disusun strategi agar bisa mengantasipasi jika memang berita yang tidak jelas sumbernya

MATARAM.lombokjournal.com –  Rakor Komisi Penyiaran Indonesia daerah (KPID) NTB bertema “Menyatukan langkah mewujudkan penyiaran sehat untuk NTB Gemilang”, berlangsung di Pendopo Gubernur NTB Kamis (04/10),

Dalam rakor itu difokuskan membahas permasalahan yang dihadapi KPID dengan lembaga penyiaran yang ada di NTB, yakni media Radio Dan Televisi.

Selain itu, juga dimaksutkan menyatukan visi dn misi dari lembaga penyiaran dengan KPID, serta bagaimana agar lembaga penyiaran bis memberikan informasi yang tidak melanggar aturan..

Ketua KPID NTB, Yusron Hadi menjelaskan, di NTB terdapat 67 lembaga Penyiaran. Jumlah itu terdiri   dari Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) sebanyak 6,  Sistem Stasiun Jaringan (SSJ) sebanyak 13, Lembaga penyiaran Publik (LPP) Sebanyak 2, Lembaga Penyiaran Swasta (LPS ) Radio sebanyak 36,Lembaga Penyiaran Komunitas ( LPK )sebanyak 6, serta Lembaga Penyiaran Berlangann (LPB) berjumlah 1.

Sekertaris Daerah (Sekda ) NTB, Rosiady Sayuti saat membuka rakor menyatakan menyambut baik kegiatan Rakor

“Saya menyambut positif kegiatan rapat koordinasi ini,  karena keberadaan meraka (KPID ) sangat starategis jika dikaitkan dengan pemerintahan,” ujarnya.

Menurutnya, lembaga radio dan  televisi  harus bisa bersinergi dengan pemerintah supaya  apa yg ada di pemerintah  bisa disampaikan atau dikomunikasikan  dengan baik.

“Catatan untuk para lembaga penyiaran, yang paling penting adalah sinergitas apalagi sekarang  banyak berita yg bersifat hoax,” katanya

Melalui media radio, tv atau lembaga penyiaran lainnya, bisa disusun strategi agar bisa mengantasipasi jika memang berita yang tidak jelas sumbernya..

AYA




Tradisi Bebadak Pengkayak, Ungkapan Rasa Syukur Warga Desa Sapit 

Rasa  syukur kepada Sang Pencipta atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pertanian

LOMBOK TIMUR.lombokjiurnal.com — Warga Desa Sapit  di Lombok Timur hingga saat ini masih mempertahankan dan melestarikan adat istiadat dan budaya warisan leluhurnya, di tengah arus perubahan zaman yang semakin modern.

Budaya tersebut salah satunya adalah tradisi Bebadak Pengkayak dalam ritual Bebubus Batu. Tradisi ini dilakukan setiap tahun pasca panen hasil pertanian.

Tujuannya, yakni melaporkan hasil panen sebagai rasa syukur kepada Sang Pencipta atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pertanian.

Acara tradisi Bebadak Pengkayak ini kembali digelar masyarakat, Rabu (03/10) pukul 14.00 Wita, di Dusun Batu Pandang Desa Sapit Kecamatan Suela, Lombok Timur.

Tradisi tersebut berlangsung di tempat khusus, yang dinamakan Kampu, begitu masyarakat menyebutnya.

Pantauan lombokjournal.com, ritual dipimpin oleh Pemangku, yang diiringi oleh Kiyai, Penghulu, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat menggunakan pakaian khas Desa Sapit.

Di tempat itu sesaji pun mulai dijejerkan. Di antaranya, buah pisang dan jenis makanan tradisional lainnya.

Ada juga berupa dulang nare kayu, yakni wadah yang dihiasi beberapa jenis makanan. Kemudian warga dan tamu undangan menempati ruang kosong, duduk rapi mengelilingin sesaji.

Selain itu, dilakukan pemotongan sepasang ayam kampung oleh kiyai dan tokoh masyarakat setempat.

Selanjutnya sesaji tersebut disebar oleh pemuda setempat keempat titik yang sering disebut dengan sesampang.

“Sesampang di pasang di empat titik, yaitu di Batu pajeng, Pancoran, Batu Pangan dan di Kampu,” kata Jannatan, pemerhati budaya Desa Sapit, Rabu (03/10).

Pertama, sesampang atau sesaji ditaruh sekitar 200 meter dari kampu. Lokasi itu sering disebut dengan batu Pajeng atau Payung.

“Lokasi batu payung ini sebenarnya sejenis batu dolmen yang pada zaman megalitikum dijadikan tempat suci,” ungkap Jannatan, disela-sela acara.

Lokasi kedua ditaruh di tengah sawah, di tengah tanaman padi, sebagai bentuk simbol ritual keselamatan tanaman. Sementara sesampang terakhir, ditempatkan di depan kampu bebubus batu sebagai tugu kampung.

“Di kampu ini ada sebuah menhir, semacam tugu batu,” tuturnya.

Selang beberapa menit saat setelah sesaji disebar, diambil kembali dan kemudian disantap secara bersama-sama dari segala macam jenis makanan. Tentunya, dimulai dengan zikir yang dipimpin oleh seorang Kiyai.

Sebagai gambaran, sebelum menuju kampu, yang paling depan dan iringan langkah pertama kali dilakukan oleh pemangku adat sambil membawa bokor. Kemudian diikuti oleh barisan perempuan dan laki-laki dengan berjalan kaki.

Tak seorang pun yang boleh mendahului langkah pemangku adat sepanjang perjalanan, kecuali sesudah mencapai kampu.

Razak




HBK Dorong Perbankan Dukung Modal Pertanian

Lombok menjadi salah satu daerah yang punya potensi pertanian, karena itu perlu didukung oleh permodalan yang memadai

lombokjournal.com —

LOMBOK BARAT — Otoritas Jasa Keuangan NTB kemarin, Rabu (3/10)  menggelar diskusi publik. Terkait peranan OJK dalam mendorong perkembangan lembaga keuangan pembiayaan syariah di Lombok Barat umumnya di NTB.

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Makan Ujung Landasan Gerung ini bekerja sama dengan sejumlah pengurus DPP dan DPD Partai Gerindra.

Hadir pula Ketua Badan Pengawas dan Penegak Disiplin DPP Gerindra yang juga menjadi Calon Legislatif Dapil Lombok H Bambang Kristiono (HBK).

HBK mengaku, DPP Gerindra terus mendukung pertumbuhan ekonomi Lombok. Khususnya di sektor pertanian. Lombok menjadi salah satu daerah yang punya potensi pertanian. Dengan catatan harus didukung oleh permodalan yang memadai.

“Disinilah peran anggota legislatif di DPR RI bisa membantu masyarakat petani yang ada di Lombok. Mulai dari akses permodalan, pendidikan keterampilan, perlindungan produksi dan pemasaran,” paparnya.

Bank Syariah dijelaskannya, akan menjalankan fungsinya dengan baik. Jika pemerintah memberdayakan bank syariah untuk memberi modal bagi pertanian di Lombok.

“Lombok butuh orang yang punya jaringan di pusat. Tidak hanya membutuhkan orang yang piawai mengelola daerah lokal tapi punya akses di pusat untuk membuat kebijakan yang berpihak pada masyarakat di Lombok,” jelasnya.

Pria yang dekat dengan Calon Presiden Prabowo Subianto itu berjanji, jika mendapat amanah, ia akan memperjuangkan masyarakat Lombok di DPR RI Senayan. HBK optimis, banyak program pusat yang bisa dibawa ke Pulau Lombok.

Sebelumnya, Kepala OJK NTB Farid Faleteha mengatakan, pihak OJK terus berupaya mendorong agar lembaga keuangan daerah berbasis syariah terus tumbuh. Karena pertumbuhan lembaga syariah saat ini masih minim.

Di NTB, Farid menjelaskan keberadaan lembaga keuangan syariah berada di angka 9 persen. Sementara secara nasional jumlahnya baru menyentuh angka 5 persen. Padahal jika dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia, keberadaan lembaga keuangan syariah berada pada angka 30 persen.

Dengan keberadaan lembaga keuangan syariah bisa membawa pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat. Karena bisa menghindarkan masyarakat dari pinjaman terhadap rentenir atau lembaga keuangan yang memasang bunga tinggi.

Dengan catatan masyarakat juga tidak hanya berpikir jangka pendek atau mau mudahnya saja.

“Ini sangat penting disosialisasikan di Lombok Barat mengingat saat ini masih banyak lembaga keuangan yang mencekik masyarakat kecil,” ucapnya.

Me




Fatahillah; Memaafkan Ratna Sarumpaet Lebih Mulia

Kalau selama ini beredar di medsos wajah Ratna tampak lebam-lebam ternyata bukan akibat penganiayaan, melainkan akibat operasi sedot lemak

MATARAM.lombokjournal.com —  Kebohongan Ratna Sarumpaet, salah satu anggota tim sukses Prabowo, yang menyebarkan kabar penganiayaan dirinya diduga bertujuan menjatuhkan citra pemerintahan Jokowi – JK.

Karena polisi mencium kebohongannya, pemain teater yang belakangan aktif di kubu oposisi itu segera menarik pernyataannya,. Kemudian Ratna mengakui kebohongannya, dan sambil tersedu-sedu ia minta maaf.

Atas permintaan maaf Ratna, Sekretariat Nasional Jokowi (SEKNAS) Jokowi Nusa Tenggara Barat (NTB),  mengajak seluruh masyarakat NTB, dan masyarakat Indonesia  umumnya untuk memaafkan terkait informasi hoax yang telah disebarkan nenek tua itu.

“Kita harus memaafkan Ratna Sarumpaet. Memaafkan itu lebih mulia. Walaupun akhir-akhir ini, Ia telah memberikan informasi hoax,” ujar Fattahillah Prawiranegara, Ketua DPW SEKNAS Jokowi NTB, Rabu (03/10).

Memberi maaf orang yang mengaku bersalah dan menyampaikan permintaaf, merupakan cerminan aklak mulia. Meski informasi hoax yang disebarkan oleh Ratna Sarumpaet telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat Indonesia.

“Sebagai masyarakat yang baik, Kita harus bisa saling memaafkan satu sama lainnya, ” kata Fattah..

Isu soal Ratna Sarumpaet dianiaya pertama kali diungkap oleh kubu Prabowo-Sandiaga. Polisi pun lalu melakukan penyelidikan, dan menemukan bukti isu penganiayaan merupakan kabar bohong atau hoax.

Akhirnya, melalui siaran TV Nasional, Net.TV, Rabu (03/10) Ratna mengakui bahwa ia telah berbohong tentang penganiayaan itu. Kalau selama ini beredar di medsos wajah Ratna tampak lebam-lebam ternyata bukan akibat penganiayaan, melainkan akibat operasi sedot lemak.

“Saya mengajak masyarakat serta Relawan Jokowi maupun simpatisan Jokowi di NTB, Indonesia secara umumnya, Kita tetap tunjukan pada masyarakat Politik yang sehat. Tanpa sebarkan berita hoax, ” tegas Fatahillah.

Dikatakan Fattah, tahun politik seperti sekarang, diharapkan terwujud demokrasi yang baik, sehat, jujur, tanpa menyebarkan berita hoax ke khalayak.

Pemberitaan hoax yang disebar ke tengah-tengah masyarakat, hanya  akan menimbulkan  kekacauan dan keresahan masyarakat.

“Tunjukan kepada masyarakat Indonesia, bahkan Dunia, bahwa demokrasi yang diselenggarakan di Indonesia baik dan sehat, sehingga demokrasi kita bisa menjadi contoh, ” katanya.

Me

 




Massa HMI Lotim Minta Aparat Penegak Hukum Usut Proyek Bantuan Sapi

Bendera  HMI, mereka meminta  Bupati segera meresufle para pejabat Dinas Peternakan yang melakukan proyek gelap

LOMBOK TIMUR.lombokjournal.com —  Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Selong Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menggelar aksi unjuk rasa, di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Lotim, Selong,

Mereka mendesak aparat penegak hukum (APH) agar mengusut peroyek bantuan sapi yang diberikan Dinas Pertenakan kepada anggota kelompok ternak sapi yang ada di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB

“Mahasiswa minta kejelasan tentang kontrak antara Kabid PPK Dinas Peternakan dengan CV. Bintang Selatan, terkait pengadaan bibit ternak sapi. Tetapi mereka tidak pernah mau memberikannya,” ungkap M. Khaerul Wardi, selaku koordinator lapangan (korlap), Rabu (3/10).

Khaerul mengatakan, hingga saat ini Dinas Peternakan belum memberikan keterangan tentang kontrak tersebut.

“Yang ingin kami tau kejelasannya, kelompok ternak sapi yang mendapat bantuan itu harus jelas, siapa yang memberi dan menerima,” terangnya.

Dipertanyakan, apakah bantuan itu tepat sasaran atau hanya sekedar kelompok fiktif yang dimanipulasi untuk menggelapkan anggaran yang ada.

Sambil membawa spanduk dan bendera  HMI, mereka meminta  Bupati segera meresufle para pejabat Dinas Peternakan yang melakukan proyek gelap.

“Mereka tidak pernah transparan dalam menjalankan amanah masyarakat,” jelas Khaerul lagi.

Pantaun di lapangan, unjuk rasa berlangsung aman dan lancar.

Tuntutan massa aksi HMI Lotim dalam unjuk rasa itu, pengusutan proyek di Dinas Peternakan Kabupaten. Khususnya  pengadaan ternak sapi bibit pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan pengadaan ternak sapi eksotik pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lotim

Polda dan Kejaksaan juga didesak mengusut dokumen kontrak antara PPK dan CV. Bintang Selatan terkait pengadaan ternak sapi bibit pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lotim.

Lebih jauh, dokumen kontrak antara PPK dan CV. MJ Mandiri terkait pengadaan ternak sapi eksotik pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lotim juga segera diselidiki.

Razak