Kecuali  Senggigi, Pemulihan Pariwisata Lombok Cukup Baik

Pemprov NTB juga akan mencari cara dengan mengajak berbagai pihak mengadakan acara di Senggigi

LOMBOK BARAT.lombokjournal.som — Pemulihan sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) pascagempa.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, pemulihan sektor pariwisata di NTB sudah cukup baik. Namun, masih banyak yang perlu dibenahi, terutama destinasi kawasan Pantai Senggigi di Lombok Barat.

“Pemulihan pariwisata sudah cukup baik, kecuali di Senggigi, Senggigi perlu cara yang khusus sehingga wisatawan kembali ke sini,” ujarnya usalai membuka Acara IJTI  di Montana Hotel Senggigi ,Rabu (31/10)

Zul menyampaikan, pemulihan sektor pariwisata bisa dilihat dari tingkat kunjungan wisatawan dan tingkat okupansi hunian kamar pascagempa.

Dia melihat, sejumlah destinasi wisata di Lombok, mulai dari Gili Trawangan, KEK Mandalika, dan Kota Mataram mulai kembali ramai dikunjungi wisatawan.

“Tingkat hunian kamar hotel-hotel di Mataram sudah baik, tapi memang belum ke Senggigi,” katanya.

Zul mendorong para pelaku industri perhotelan di Senggigi proaktif dalam mendatangkan wisatawan dengan menggelar promosi yang menarik.

Pemprov NTB juga akan mencari cara dengan mengajak berbagai pihak mengadakan acara di Senggigi.

“Kita akan mendorong banyak event ke sini. Seiring berjalan waktu kalau ada kegiatan, Senggigi akan kembali pulih,” kata Zul.

AYA




Management Hotel Golden Palace Pastikan Bangunan Hotelnya Aman Pasca Gempa

Kondisi bangunan hotel dijamin aman setelah melalui assesment yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umun dan pihak Australia yang menyatakan, sudah aman untuk dioperasikan kembali pasca Gempa

Ernanda Agung Dewobroto

MATARAM.lombokjournal.com — Silaturahmi Managemen Golden Palace Hotel Lombok (GPHL )bersama para jajaran Pemerintah Provinsi NTB, berlangsung hari Selasa ( 30/10 ) malam.

Dalam silaturahmi yang dihadiri sejumlah Kepala Dinas,  Kepala Badan, Satuan serta Kepala Bidang tersebut, pihak managemen memaparkan terkait dengan kondisi terkini pasca bencana alam gempa bumi.

General Manager (GM) Golden Palace Hotel, Ernanda Agung Dewobroto,menjelaskan, pertemuan silaturahmi tersebut bertujuan untuk lebih mendekat diri kepada pihak jajaran Pemerintah Provinsi NTB. Juga menjadi kesempatan menjelaskan kondisi Golden Palace hotel yang aman dan siap

“Pertemuan ini untuk menyampai pesan terkait dengan kondisi yang selama ini info beredar itu hoaks dan tidak benar, Golden Palace aman kita sudah siap terimah tamu,” ucapnya Ernanda.

Menurutnya, kondisi bangunan hotel dijamin aman setelah melalui assesment yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umun dan pihak Australia yang menyatakan, sudah aman untuk dioperasikan kembali pasca Gempa

“Asesmen itu sendiri dijalani sebanyak dua kali,” ungkapnya.

Ernanda juga memaparkan ucapan terima kasih dari pihak pemerintah Australia yang disampaikan lewat Wakil Duta Besar  Australia,  atas  keberhasilan  melakukan evakuasi terhadap delegasi dan dokumen ketika  terjadi bencana gempa bumi  saat berlangsungnya acara yang digelar di hotel Golden Palace.

Ucapan terimah kasih juga disampaikan pihak Singapura terkait keberhasilan pihak hotel melakukan evakiasi delegasi dan dokumen tanpa ada timbul korban.

“Kami bukan hanya bertanggung jawab pada kenyamanan, tapi  kami juga bertanggungjawab pada keamanana bagi tamu di sini.” ujarnya

Hal senada disampaikan Direktur Utama dan juga Owner Golden Palace Hotel, Ir .Teddy Sanyoto, sangat bersyukur walaupun pulau Lombok sempat dilanda bencana gempa bumi  yang luar biasa, namun khususnya di Kota Mataram tidak banyak menimbulkan kerusakan berat

“Golden Palace Hotel dibangun dengan konstruksi yang sangat bagus,” terangnya dihadapan peserta silaturahim.

Menurutnya, konstruksi bangunan Golden Palace sudah dirancang dengan sangat baik, hingga saat ini kondisinya aman dan tidak ditemukan kerusakan yang sangat fatal dan berdasarkan hasil assesment dinyatakan aman.

“Tidak perlu diragukan lagi karena team assesmen bukan hanya dilakukan oleh pihak Dinas PU NTB namun juga dari Australia yang sudah terkenal sangat profesiona, ” jelasnya.

AYA (*)




BKKBN Didorong Terus Sadarkan Cinta Kesehatan, Pendidikan Dan Lingkungan

Jika BKKBN memiliki jaringan yang bagus maka program kita akan terdistribusi dengan baik ke bawah

MATARAM.lombokjournal.com – BKKBN didorong terus memberikan penyadaran masyarakat, untuk mencintai kesehatan, pendidikan dan lingkungan.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah M. Pd mengatakan itu saat menghadiri Pertemuan Penguatan Kemitraan Peningkatan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Rapat Koordinasi Baksos KB Kesehatan Muslimat NW, di Aula BPSDM Provinsi NTB, Selasa (30/10).

“Kita ingin betul-betul serius dalam hal ini, salah satu PR kita juga adalah PUP, peran BKKBN sangat penting untuk bisa mendorong program ini berhasil di NTB,” ungkapnya.

Dalam melaksanakan program lanjutnya, perlu strategi, salah satunya adalah menggandeng simpul-simpul masyarakat agar dapat memberikan ‘multi player effect’.

BKKBN dirasa cukup cerdas menggandeng programnya bersama PKK, Muslimat NW dan organisasi lainnya. Sehingga jika memiliki jaringan yang bagus maka program kita akan terdistribusi dengan baik ke bawah.

“Saya selaku pimpinan Muslimat NW juga ingin hasil yang signifikan dari apa yang kita lakukan, dengan pembiayaan cukup tapi efeknya bagus ke depan, kerjasama yang dihasilkan juga harus saling menguntungkan,” tambah Hj. Rohmi.

Hal tersebut harus diyakinkan betul sehingga Muslimat NW menjadi rekan yang dipercaya BKKBN NTB.

Lebih lanjut, Hj. Rohmi menerangkan, program yang dibuat harus uptodate apalagi sekarang dengan adanya industri 4.0.

Jika hal tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka pekerjaan akan bisa diselesaikan oleh teknologi dan sIstem.

Wagub mengajak sekaligus berpesan, untuk manfaatkan kemajuan teknologi ini dalam melaksanakan program-program. Terutama BKKBN bisa menjalankan kampanye-kampanye programnya agar dapat tersosialisasi dengan cepat.

“Manfaatkan ini sebaik-baiknya untuk kesuksesan masyarakat NTB, keberadaan Muslimat NW diharap bisa mendorong dan membantu permasalahan kependudukan di NTB khususnya dan Indonesia umumnya,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan gagasan, BKKBN Provinsi NTB, dan Organisasi Muslimat NW. Tujuannya meningkatkan komitmen dan dukungan dari stake holder serta OPD terkait dalam rangka percepatan pencapaian KKBPK khususnya melalui organisasi Islam Muslimat NW.

Kegiatan tersebut dihajatkan meningkatkan komitmen dan dukungan stakeholder dalam rangka pencapaian program. Saat itu peserta dihadiri tak kurang 60 orang dari kabupaten se pulau Lombok.

AYA/Hms




Satu Juta Jiwa Belum Sejahtera, Jadi PR Pemda

Diharapkan penetapan program Dinas Sosial ke depan dapat memberikan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com – Akibat bencana gempa bumi, diperkirakan warga NTB yang belum sejahtera meningkat mencapai satu juta jiwa.

Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptaraini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M.sc  mengatakan itu saat  menjadi narasumber pada Lokakarya Pola Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Provinsi NTB, Selasa, (30/10).

Lokakarya tersebut merupakan kerjasama Dinas Sosial Provinsi NTB. di Green Asri, Sayang-sayang, Kota Mataram.

“Data sebelumnya sebanyak 732 ribu jiwa belum sejahtera di NTB, karena bencana kemarin diperkirakan mencapai satu juta jiwa itulah yang menjadi PR pemerintah saat ini,” ungkapnya.

Hj. Niken menilai, kegiatan lokakarya tersebut merupakan sebuah upaya penting mensinergikan program kerjasama untuk menangangi kesejahteraan sosial di Provinsi NTB.

Untuk itu ia berharap, penetapan program ke depan dapat memberikan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerintah akan  mendukung setiap program kesejahteraan sosial yang ada.

Niken mengaku gembira dan menaruh optimis dengan kegiatan tersebut. sebab jumlah peserta yang hadir melebihi ekspektasi. Sehingga akan menumbuhkan optimisme bagi lahirnya program-program yang menyejahterakan.

“Jumlah peserta yang hadir melebihi ekspektasi, dan saya yakin pertemuan ini menjanjikan hasil yang baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik, S.sos , MH dalam laporannya mengatakan, tujuan lokakarya untuk meningkatkan pemahaman tentang pola pengembangan program.

Selain itu, meningkatkan kerjasama program dengan pilar-pilar sosial dunia usaha, badan usaha, bahkan forum CSR sektor pemerintah daerah tentang memberikan pelayanan berbasis kewirausahaan.

“Peran organisasi perempuan, organisasi sosial, merupakan bidang garapan kami dalam rangka membantu gubernur menuntaskan permasalahan sosial. Terutama dalam permasalahan ketahanan keluarga, kami bersedia mendampingi PKK untuk menuntaskan permasalahan tersebut,” ujar Ahsanul Khalik, S.sos , MH.

Turut hadir Ketua harian Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) NTB, pengurus LKKS provinsi dan kabupaten kota se pulau Lombok, Forum panti sosial Provinsi sepulau Lombok, Forum pekerja sosial masyarakat, Balai sosial milik provinsi se pulau Lombok, Dunia Usaha (Bank NTB, Patuh beramal, Forum CSR, Basnas Provinsi NTB) dan instansi terkait sosial di NTB.

AYA/Hms




Membangun Narasi Yang Sejuk Bagi Generasi Milenial

Apa pun pilihan dalam pemilu  namun harus tetap menjaga dan merawat perdamaian, kesatuan dan persatuan

Karman, Dewan Penasehat PGK

MATARAM.lombokjournal.com – Dialog Kebangsaan dengan tema Generasi Milenial dan Pemilu 2019 berlangsung di Universitas 45 Mataram,Senin (30/10) sore.

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK)  Wilayah NTB bekerja sama dengan Universitas 45 Mataram menggelar kegiatan tersebut, dilakukan  untuk memberikan narasi positif terhadap generasi milenial menghadapi pemilu 2019.

Seperti diketahui, generasi mileneal merupakan generasi penerus bangsa,maka generasi milenial harus inovasi,kreatif  dan solutif dan bijak dalam menggunakan teknologi terutama sosial media.

Dalam menyongsong pemilu 2019  generasi milenial harus mengenal jati diri bangsa, karena bangsa ini lahir dengan rahmat Allah yang maha kuasa dan dIdorong oleh keinginan luhur.

Kapolda NTB, Irjen Pol Achmat Juri  mengingatkan kepada sEmua pihak termasuk generasi mileneal, tujuan  bangsa  untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah bangsa, ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.

“Karena itu harus kita pegang tujuan bangsa ini agar kita tidak terombang ambing oleh pihak lain,” ucapnya saat menjadi Keynote Speaker dalam acara yang digelar di Universitas 45 Mataram,Senin.

Generasi milenial yang identik dengan media sosial harus dibekali dengan  jati diri bangsa, orientasi bangsa  serta tujuan berbangsa, agar jangan muda terombang ambing.

Jendral bintang dua tersebut juga mengajak generasi milineal untuk ikut sukseskan pemilu  2019, dengan mengenal jati diri dan jati diri bangsa dan sejarah bangsa .

Menjadikan pesta demokrasi yang cerdas dan jadilah pemilih yang bertanggungjawab, dengan tidak golput. Dan menghapus stigma generasi muda abai dan melupakan masa lalu, tentunya generasi mileneal harus kereatif,inovatif serta solutif.

Dewan Penasehat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) NTB, Karman mengatakan, sesuai dengan tema yang diangkat dalam dialog kebangsaan ,” Generasi Milenial dan Pemilu 2019,”yaitu bagaimana membangun narasi untuk persatuan dan kesatuan.

“Ini sudah masuk dalam tahapan pemilu kita sama sama tahu, situasi  pembelahan itu ada   terutama disosmed. Maka kita  ingin membangun narasi narasi yang sejuk yang dihadirkan lewat Perkumpulan Generasi Kebangsaan,” ucap Karman yang juga Ketua Religi NTB.

Bahkan, mantan Ketua Umum GPII tersebut mengingatkan pada peserta dialog yang berasal dari kalangan generasi milenial, apapun pilihan dalam pemilu  namun harus tetap menjaga dan merawat perdamaian, kesatuan dan persatuan.

Dengan menolak hoaks dan provokasi serta bijak dalam menggunakan sosmed agar bagaimana pemilu tetap berjalan aman damai tentram.

“Karena itu untuk damainya pemilu adalah merupakan atas partisifasi  kita semua dan bukan hanya oleh pihak keamanan saja,” pungkasnya.

Dalam dialog tersebut juga menghadirkan narasumber ,Khuwailid, Ketua Bawaslu NTB, Hamdan Kasyim, Ketua KNPI NTB, Chrisman Damanik, Mantan Ketua Presidium GMNI dan DR Fathurrozi.

AYA




APK Tak Sesuai Aturan, Ditertibkan Panwascam

Baik tim sukses maupun para caleg sendiri sebenarnya semua sudah tahu

LOMBOK TIMUR.lombokjournal.com — Bahan kampanye atau Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif (caleg) dan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) yang tidak sesuai peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) di wilayah Lombok Timur (Lotim), mulai ditertibkan oleh Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam).

Seperti bahan kampanye atau APK yang dipasang di pohon dan juga tidak sesuai aturan yang ada, baik ukuran, format, maupun desain dari KPU.

Panwascam Wanasaba misalnya, tampak sibuk menertibkan dan menurunkan bahan kampanye atau APK para caleg dan calon DPD RI tersebut, yang bertebaran di jalan nasional, Senin (29/10) siang.

Ketua Panwascam Wanasaba, Hamidi, S.Pd., mengatakan tidak boleh ada pemasangan alat peraga kampanye baik di jalan nasional maupun di jalan-jalan lainnya yang tidak sesuai aturan KPU.

“Penurunan APK-nya mulai dari Wanasaba Daya, yang wilayah Kecamatan Wanasaba. Untuk dijalan nasional ini pak, alat peraga kampanye tidak boleh,” ucapnya, kepada lombokjournal.com, Senin siang.

“Karena partai politik yang mengusulkan calon, beberapa calon yang diusulkan itu harus dia membuat baliho yang berbentuk ukuran dari KPU,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, Hamidi menyebutkan, KPU akan menerbitkan APK baru yang sesuai ukuran, format dan desain sudah ada.

“Sampai tangal 1 November penertiban ini, karena akan diterbitkan APK baru,” bebernya.

Terkiat aturan APK, Hamidi kembali menegaskan, baik tim sukses maupun para caleg sendiri sebenarnya semua sudah tahu.

Sebelumnya, Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Amir Mahmud mengatakan, Bawaslu  sudah memberikan sosialisasi kepada partai politik maupun para caleg terkait tara cara dan aturan kampanye.

“Mulai dari sosialisasi aturan kampanye sampai silaturahim dengan seluruh peserta pemilu dan calegnya dalam rangka sharing informasi terkait tata cara kampanye dan beserta sanksi pelanggaran,” uajrnya.

Razak

 




Pemuda Tionghoa Bantu Rumah Singgah Di Mataram

Selain memberikan rumah singgah sementara, IPTI juga akan memberikan pelatihan membuat kue bagi ibu-ibu korban gempa

MATARAM.lombokjournal.com — Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI ) memberikan bantuan Rumah Singgah untuk korban gempa Lombok, di Desa Gontoran Barat (Bertais), Kecamatan Sandubaya pada Senin (39/10).

Ketua IPTI Ardy Susanto menyerahkan rumah sementara kepada desa Gontor Barat sebanyak 10 unit di sebelah barat dan 5 unit di sebelah timur. Total yang diserahkan sebanyak 15 Unit.

Ardy menyatakan, rumah yangg diberikan  adalah rumah yang bisa dibuka lagi karena bahan-bahannya dari Spandek, vinil dan besi dengan ukuran panjng 2,5 Meter dan panjang 2 meter.

“Karena bisa di bongkar pasang nanti masyarakat yang mendapatkan  rumah singgah tersebut  bisa digunakan utk jualan , tentu saja setelah Rumah penduduk yng terken gempa sudah diperbaiki,” ujarnya

Selain memberikan rumah singgah sementara, IPTI juga akan memberikan pelatihan membuat kue bagi ibu-ibu korban gempa.

Kadis Permukiman Kota Mataram,H.M. Kemal Islam mengaku, di Kota Mataram sejumlah 13.000 rumah terdampak gempa,  termasuk dalam kategori rusak ringan, sedang dan berat.

Menurutnya, terdapat 2,365 yang rusak berat, dan data yang dirilis BPBD paling banyak di wilayah Sandubaya, yakni di lingkungan Pengempel indah,Gontoran Barat,Tegal, dan jangkuk.

AYA




Gubernur Minta Dinas Perindustrian Kembangkan Industri Mesin

Terkait biaya Program Beasiswa ke luar negeri, yang dipergunakan bukan berasal dari APBD tapi kerjasama dengan para sponsor, seperti pengusaha atau perusahaan

MATARAM.lombokjournal.co — Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah bersama para Kepala OPD Lingkup Pemprov NTB, membahas agenda Program Prioritas 2019, Program Beasiswa, Investasi, Periwisata, kehutanan, pertambangan.

Selain itu, rapat di Ruang Rapat Utama, Senin (29/10) juga  membahas hal-hal lain yang berkaitan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa NTB. Gubernur didampingi Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi DJalilah dan Sekda NTB, H Rosiady Sayuti.

Terkait industrialisasi mesin, Gubernur minta Dinas Perindustrian untuk mengembangkan industri mesin yang ada di beberapa kabupaten di NTB, seperti di Lombok Timur.

Menurutnya, kalau industri mesin ini dikembangkan dengan baik, maka akan berdampak positif bagi peningkatan sektor-sektor lain.

“Pada akhirnya, semua dinas akan memanfaatkan teknologi mesin ini untuk berbagai program,” jelas Gubernur.

Gubernur juga minta jajaran Dinas Perindustrian k mencari jalan menghadirkan industri pengolahan. Sebab, potensi komoditas peternakan, kelautan, perikanan dan pertanian, dinlai besar.

“Ke depan kita tidak boleh lagi kita mengrim jagung, sapi, rumput laut, ikan dan sebagainya dalam bentuk bahan mentah. Harus diolah dulu di sini,” Jelas Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu.

Gubernur menegaskan, terkait biaya Program Beasiswa ke luar negeri, yang dipergunakan bukan berasal dari APBD tapi kerjasama dengan para sponsor, seperti pengusaha atau perusahaan secara kelembagaan.

Hanya saja, pemerintah daerah mempersiapkannya dengan membekali para pemuda NTB dengan kemampuan bahasa asing yang mumpuni.

Karena itu, Gubernur meminta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuka pelatihan bahasa asing di sepuluh Kabupaten kota di NTB. Khususnya kemampuan untuk bisa lulus tes TOEFL atau IELS.

Dalam kesempatan sama, Wagub menjelaskan hal mendasar yang perlu menjadi perhatian semua pihak adalah pola pikir masyarakat. Masyarakat masih perlu diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

“Kita perlu mengkampanyekan NTB Gemilang. Agar masyarakat sadar tentang pendidikan dan kesehatan,” ungkap Wagub.

Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB itu, minta dinas terkait untuk mengelola sampah dengan baik. Menurutnya, sampah yang ada di setiap sudut daerah ini masih menjadi masalah.

“Kita perlu waste management yang baik untuk sampah ini. Jangan berhenti untuk berinovasi,” pintanya.

Ummi Rohmi juga menyinggung program NTB Berdikari, masyarakat NTB diharapkan memanfaatkan seluruh produk lokal NTB untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Stop gunakan produk luar. Kalau ada produk kita yang belum bagus, maka tugas kita semua untuk meningkatkan kualitasnya,” tegasnya.

Ummi Rohmi sempat menekankan pelibatan sanggar-sanggar seni NTB dalam tiap event besar. Sehingga, sanggar-sanggar seni itu dapat mengambil manfaat dari program pemerintah dan bisa terus berkembang.

“Lapangan kerja terbuka dan angka-angka kemiskinan dapat kita turunkan,” pungkasnya.

AYA




Lima Pelajaran Penting Hari Sumpah Pemuda Untuk Generasi Millenial

Generasi muda kita harus mulai menggali makna sejatinya Sumpah Pemuda, dan mengaplikasikan dalam kehidupan berbangsa sehari-hari

lombokjournal.com —

MATARAM — Seperti tahun-tahun sebelumnya Hari Sumpah Pemuda selalu diperingati pada 28 Oktober, di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Lombok, NTB.

Tahun ini, Hari Sumpah Pemuda, juga diperingati pada hari Minggu (28/10), dari upacara bendera, pembacaan ikrar Sumpah Pemuda secara bersama, dan juga beragam kegiatan lainnya.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra, H Bambang Kristiono (HBK) mengatakan, peringatan momen heroik yang mempersatukan seluruh anak bangsa di penjuru Nusantara yang lintas etnis, bahasa, dan budaya ini, hendaknya jangan sekadar peringatan seremonial.

GBK mengatakan, generasi muda kita harus mulai menggali makna sejatinya Sumpah Pemuda ini, dan mengaplikasikan dalam kehidupan berbangsa sehari-hari.

“Kalau ini bisa dilakukan pasti Indonesia akan kembali menjadi bangsa yang besar dan kuat ke depan,” kata HBK, Minggu (28/10) di Mataram.

HBK menekankan, ada lima pelajaran penting yang harus diambil generasi muda dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun ini, khususnya untuk pemuda di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Yang pertama, semangat Sumpah Pemuda harus dibangkitkan lagi di segenap hati, pikiran dan tindakan setiap pemuda Lombok sehingga mampu bersaing dalam kompetisi global.

“Yang kedua semangat Sumpah Pemuda harus kita pupuk terus untuk mempertahankan semangat persatuan dan kesatuan para pemuda Lombok, dalam menghadapi intervensi budaya asing yang bisa mengancam disintegrasi bangsa,” katanya.

Kemudian yang ketiga, Sumpah Pemuda yang telah berhasil mempersatukan bangsa Indonesia dalam bingkai NKRI, harus dijadikan momentum persatuan dan kesatuan bagi para pemuda Lombok dalam membangun Republik ini bersama-sama dengan pemuda Indonesia lainnya.

“Perbedaan dan keberagaman dalam perjalanan bangsa Indonesia adalah satu keberkahan yang harus disyukuri oleh para pemuda Lombok sebagai anugerah besar dari Allah SWT, yang akan membuat Indonesia menjadi Negara yang kuat dan besar,” katanya.

Yang kelima, papar HBK, generasi muda harus bisa hidup bersama secara harmoni dengan terus memupuk semangat perdamaian Sumpah Pemuda.

“Sebab, hanya dengan kedamaian dan kesejukan maka perjuangan para pemuda Lombok untuk mewujudkan masyarakat Lombok yang adil dan makmur, akan bisa dilakukan dengan lebih mudah,” katanya.

Tantangan Generasi Muda Kini

HBK menambahkan, semangat generasi muda Indonesia di saat ikrar Sumpah Pemuda dibacakan bersama 28 Oktober 1928, harus menjadi pemicu semangat generasi muda saat ini, generasi millenial.

“Dulu generasi muda kita bersatu dalam semangat persatuan yang tertuang dalam ikrar Sumpah Pemuda, demi terwujudnya sebuah bangsa besar bernama Indonesia. Maka, tugas generasi muda saat ini sebagai penerus adalah menjaga Indonesia, memberikan yang terbaik yang bisa mereka lakukan untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia,” katanya.

Selain peran generasi muda, HBK juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah untuk mencetak generasi muda Indonesia yang benar-benar tangguh dan berwawasan Indonesia.

Di sektor pendidikan misalnya, HBK menilai perlu dibentuk kembali kurikulum dasar tentang Pendidikan Moral Pancasila (PMP) di dunia pendidikan formal, juga pembentukan BP 7 (Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) seperti dulu.

“Pendidikan ini penting. Harus ada kurikulum yang memang menanamkan pelajaran tentang Keindonesiaan, seperti PMP dulu. Sebab, jangan sampai generasi muda kita maju dan menguasai teknologi, namun lupa akan jatidirinya. Akhirnya Sumpah Pemuda hanya menjadi kegiatan seremoni yang tidak mengejawantah dalam kehidupan generasi muda kita,” tukasnya

Terpisah,  Sawaludin Sasaki atau akrab yang disapa Awenk untuk sampai di tujuan yang dicita-citakan oleh para pemuda Lombok, dibutuhkan pemimpin-peminpin  yang kuat, tegas dan berpihak kepada rakyat.

HBK, Salah Satu Solusinya

“HBK tipologi pemimpin yang konsisten dalam tindakan maupun kata. Apa yang diucapkan atau dijanjikan pasti akan diwujudkan apapun resikonya.   HBK adalah obor dan spirit bagi pemuda dan masyarakat NTB yang membutuhkan pencerahan,” tukas Awenk yang juga Ketua HIPMI NTB .

Me




Warga Jonggat, Loteng Akhirnya Bersihkan Sampah Di Jalan By Pass

Warga sekitar bersama Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Lombok Maligie telah turun membersihkan sampah pada hari Minggu pagi

LOMBOK TENGAH.lombokjournal.com – Warga Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Loteng akhirnya tergerak membersihkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan By Pass menuju Bandara Zainuddin Abdul Majid (ZAM), di Desa Labulia, Minggu (28/10) pukul 06.00 Wita.

Sebelumnya,  Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah, berkomentar  melalui laman akun facebooknya, Bang Zul Zulkielimansyah, Sabtu (27/10), terkait  sampah yang berserakan di wilayah tersebut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lombok Maligie, Siti Latifhah, M.Pd., membenarkan aktivitas warga setempat yang membersihkan sampah.

Nggih Pak, tadi pagi jam 6 pagi semua warga turun membersihkan sampah,” ungkapnya, saat dikonfirmasi lombokjournal.com, Minggu (28/10) sore.

Terlebih dahulu dilakukan musyawarah antar warga setempat untuk merencanakan pembersihan sampah di Desa Labulia itu.

“Kami rapat semalam dengan seluruh warga untuk membersihkan sampah tersebut. Jam 06.00 pagi,” ujarnya.

Diketahui juga, melalui akun facebooknya, Siti Lathifah Nujumuddin, pendiri Kampung Wisata Adat Sengkoah Labulia ini mengatakan, warga sekitar bersama pokdarwis Lombok Maligie telah turun membersihkan sampah pada pagi hari.

“Kepada Bapak Gubernur NTB Bang Zul Zulkieflimansyah. Pagi ini jam 06.00 wita. Kami warga Kampung Wisata Adat SENGKOAH & Kelompok Sadar Wisata LOMBOK MALIGIE turun bersih-bersih Dan membakar sampah yang ada di Bundaran by Pass BIL LABULIA,” tulisnya.

Selain warga setempat, dari Pemkab Loteng dan Pemprov NTB melalui Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup masing-masing, juga ikut turun membersihkan sampah secara bersama-sama.

“Selain itu juga bersma dinas LH Provinsi dan Kabupaten,” tutur Siti Lathifah, yang juga Dosen Politeknik Pariwisata Negeri Lombok ini.

Bahkan, lebih jauh dikatakannya, akan diberikan bantuan sosial berupa dana hibah  untuk mengembangkan sektor pariwisata setempat.

“Alhamdulillah kami diminta membuat proposal untuk mendapatkan dana hibah bantuan sosial pembangunan dan peengelolaan RTH (Taman untuk wisatawan) di by Pass BIL Labulia, tepat di pintu masuk ke Kampung Wisata Adat Sengkoah Labulia,” bebernya.

Raza