Penyebaran Virus DBD Di Bulan Februari – Maret

Rata-rata yang terserang itu kebanyakan korbannya adalah anak-anak

MATARAM.lombokjournal.com — Mewabahnya kasus Demam Berdarah (DBD) yang dikategorikan masuk dalam siklus sepuluh tahunan penyebaran virus DBD,  terjadi di  bulan Februari hingga Maret mendatang.  .

Masyarakat pun dihimbau untuk selalu waspada dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dengan melakukan gerakan 3M yakni Mengubur, Menguras, dan Menutup wadah-wadah atau tempat-tempat yang menjadi sumber kembang biaknya virus DBD.

“Sampai sejauh ini jumlah total korban terserang atau suspect virus berbahaya ini se-NTB adalah sebanyak 249 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan  provinsi NTB dr.Nurhandini Eka Dewi,  saat konfrensi pers Rabu (06/02)

Eka menyatakan, paling banyak terserang adalah Kabupaten Lombok Barat yakni sebanyak 105 suspect , dan yang positif mengalami DBD adalah sebanyak 72 orang, dan tersebar di Kuripan, Gerung dan Sekotong. Dari rata-rata yang terserang itu kebanyakan korbannya adalah anak-anak.

Karena yang terserang ini adalah kebanyakan anak-anak, Kadikes mengaku telah menyurati Bupati dan Walikota se-NTB serta pihak Dikbud dan Kemenag yang membawahi sekolah dan madrasah. Pada saat jam sekolah sekitar jam 10.00 wita pagi agar dilakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dan menjadikan guru UKS sebagai Juru Pemantau Jentik atau Jumantik.

“Penanganan yang paling utama itu adalah penanganan berbasis lingkungan, dengan melakukan kegiatan 3M yakni Mengubur, Menguras dan Menutup wadah-wadah penampung air plus pakai lotion anti nyamuk serta tidur menggunakan kelambu,” terangnya.

Sampai sejauh ini, menurutnya, korban meninggal akibat DBD ini sudah empat orang yakni dua orang dari Kota Bima dan dua orang dari Kabupaten Dompu.

Menurutnya jika melihat kondisi cuaca saat sekarang ini, bulan Februari ini menjadi puncak musim hujan dan berlangsung hingga Maret nanti.

“Sehingga dari bulan Februari hingga Maret nanti kita tetap harus waspada terhadap serangan DBD ini. Bisa dibilang ini masuk kategori puncak sepuluh tahunan,” katanya.

AYA




Pertumbuhan Ekonomi NTB TRW. IV-2018

Ekonomi Provinsi NTB pada triwulan IV-2018 dibanding periode yang sama tahun 2017 (y-on-y) mengalami kontraksi sebesar 1,43 persen, dengan kontraksi tertinggi terjadi pada kategori Pertambangan dan Penggalian yang  mengalami kontraksi 13,40 persen

MATARAM.lombokjournal.com — Badan pusat statiatik  (BPS ) NTB merilis Perekonomian Provinsi NTB berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku triwulan IV-2018 mencapai Rp. 31,73 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 22,93 triliun.

Ekonomi Provinsi NTB selama tahun 2018 secara kumulatif (c-to-c) mengalami kontraksi sebesar 4,56 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori jasa kesehatan dan kegiatan sosial yaitu sebesar 8,08 persen.

“Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen konsumsi Lembaga Non Profit Rumahtangga    (LNPRT)  yaitu sebesar 10,43 persen,” ungkap Kepala BPS BTB suntono pada Rabu (06/02).

Ia menyatakan,  Ekonomi Provinsi NTB pada triwulan IV-2018 dibanding periode yang sama tahun 2017 (y-on-y) mengalami kontraksi sebesar 1,43 persen, dengan kontraksi tertinggi terjadi pada kategori Pertambangan dan Penggalian yang  mengalami kontraksi 13,40 persen.

Sedangkan dari sisi Pengeluaran, Komponen Ekspor Luar Negeri mengalami kontraksi sebesar 67,53 persen.

“Ekonomi Provinsi NTB pada triwulan IV-2018 dibanding triwulan III-2018 (q-to-q) tumbuh sebesar 1,81 persen, dimana kategori Pertambangan dan Penggalian tumbuh sebesar 50,74  persen. Sementara dari sisi Pengeluaran pada komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang mengalami pertumbuhan sebesar 20,86 persen,” ujarnya.

Pertumbuhan ekonomi NTB triwulan IV-2018 tanpa pertambangan bijih logam :

o             secara c to c tumbuh      3,08 %

o             secara y on y tumbuh  1,80 %

o             secara q to q  kontraksi  3,90 % ” tambah Suntono

AYA




NTB Peroleh Penghargaan SAKIP Dari MENPAN RB

Melalui implementasi SAKIP,  paradigma kinerja pemerintah telah mengalami perubahan. Tidak lagi sekedar pelaksanaan program kegiatan yang dianggarkan, tetapi melakukan kegiatan dan program dengan cara yang paling efektif dan efisien

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi NTB mendapatkan Award atau penghargaan dengan predikat B atau Baik dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( SAKIP) 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( PAN & RB).

NTB meraih penghargaan itu karena dinilai mampu melakukan efisiensi penggunaan anggaran di luar belanja pegawai. Termasuk penggunaan aplikasi e-budgeting untuk penggunaan anggaran serta pelaporan dan pertanggungjawabannya.

Dokumen penghargaan diserahkan oleh Menpan RB, Syafruddin kepada Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Wilayah II, di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu 6 Februari 2019.

Pemerintah daerah yang berada dalam wilayah II ini meliputi provinsi dan kabupaten/kota di wilayah Kalimantan, Lampung, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Menpan RB mengatakan, melalui implementasi SAKIP,  paradigma kinerja pemerintah telah mengalami perubahan. Tidak lagi sekedar pelaksanaan program kegiatan yang dianggarkan, tetapi melakukan kegiatan dan program dengan cara yang paling efektif dan efisien.

Penggunaan anggaran dapat dipastikan mendukung pencapaian tujuan pembangunan dalam skala prioritas.

“Penghematan terhadap penggunaan anggaran juga bisa ditekan melalui penghapusan program kegiatan yang tidak mendukung capaian atau sasaran kinerja yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, orientasi kinerja saat ini mengalami perubahan besar,  bekerja tidak hanya membuat laporan atau hanya sekedar untuk menyerap anggaran,” ujarnya didampingi Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan,  Muhammad Yusuf Ateh

Turut mendampingi Gubernur Dr. Zulkieflimansyah, Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim dan Kepala Biro Organisasi Yusron Hadi.

AYA/hms




Indeks Tendensi  Konsumen  NTB Meningkat  Signifikan

Indeks Tendensi  Konsumen  (ITK) Triwulan IV-2018 bernilai 109,90 memberikan gambaran, rumah tangga di NTB merasa kondisi perekonomiannya di Triwulan IV-2018 lebih baik dibandingkan kondisi Triwulan III-2018

MATARAM.lombokjournal.com — – Badan Pusat Statistik (BPS)NTB menyatakan, Indeks Pengaruh Inflasi Terhadap Konsumsi Triwulan IV-2018 mencapai 115,82 menggambarkan, kenaikan harga yang dirasakan konsumen dibandingkan Triwulan III-2018 yang hanya sebesar 104,36.

“Indeks Pendapatan Kini juga mengalami peningkatan cukup signifikan, dari 106,22 pada triwulan III-2018 menjadi sebesar 109,03 pada Triwulan IV-2018,” ujar kepala BPS Suntono Rabu (6/2).

Ia menyatakan Volume Konsumsi masyarakat NTB dirasakan tidak banyak berubah dibandingkan kondisi triwulan III-2018 dengan indeks volume konsumsi sebesar 104,48.

“Konsumen memperkirakan bahwa perekonomian pada triwulan I-2019 mendatang tidak akan berbeda jauh dengan kondisi triwulan IV-2018, dengan perkiraan ITK Mendatang sebesar 103,95,” ujarnya.

Prediksi ITK Triwulan I-2019 didasari persepsi meningkatnya pendapatan pada triwulan mendatang dibandingkan pendapatan pada triwulan IV-2018 dengan Indeks Pendapatan Mendatang sebesar 111,57.

Di sisi lain konsumen masih merasa bahwa Triwulan I-2019 bukan waktu yang tepat untuk membeli barang tahan lama dengan indeks hanya mencapai 90,58.

AYA/hms




HBK Dorong Partisipasi Pemilih Dan Pemilu Damai Lewat Pegelaran Wayang

Pagelaran wayang kulit ini akan digelar sebanyak enam kali, yang dimulai dari Lapangan Tanjung pada tanggal 23 Februari 2019 mendatang

lombokjournal.com —

MATARAM – Pemilu 2019 tinggal menghitung bulan, kesadaran politik masyarakat untuk ikut mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini pun harus terus didorong dan disosialisasikan.

Bukan hanya untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih, namun sekaligus untuk meningkatkan kepedulian masyarakat mendukung terselenggaranya proses Pemilu yang damai dan bermartabat.

Untuk hal tersebut, Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono (HBK), mempunyai cara yang unik dan menarik.

Setelah melepas Duta Gowes HBK 2019, keliling Lombok dengan membawa misi Pemilu damai, gembira dan bermartabat, maka kali ini HBK menggagas pagelaran nonton bareng Wayang Kulit Sasak, bersama Lalu Nasib juga untuk Pemilu damai, gembira dan bermatabat

Menggandeng dalang kondang, H. Lalu Nasib, pagelaran wayang kulit ini akan digelar di enam lokasi di P. Lombok.

“Ini juga adalah bagian upaya kita untuk melestarikan budaya tradisional warisan nenek moyang kita, yang dalam hal ini adalah Wayang Kulit Sasak”, kata HBK, di Mataram, Rabu (06/02)

Pagelaran wayang kulit ini akan digelar sebanyak enam kali, yang dimulai dari Lapangan Tanjung pada tanggal 23 Februari 2019 mendatang. Selanjutnya, akan digelar di Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur serta Kota Mataram.

HBK mengatakan, pagelaran wayang ini digelar untuk memberi hiburan pada masyarakat. Selain itu, pagelaran wayang kulit ini juga akan bisa menjadi sarana atau wadah silahturahmi segenap masyarakat yang sama-sama menyaksikan wayang kulit ini.

“Pagelaran wayang kulit ini murni untuk melestarikan budaya warisan nenek moyang kita, dan juga murni untuk hiburan masyarakat kita. Tidak ada embel-embel kampanye”, kata HBK yang juga Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Nomor Urut-1, Dapil NTB II/Pulau Lombok.

Menurutnya, kalaupun ada hal politis yang ada dalam pegelaran itu, dapat dipastikan bahwa itu hanyalah untuk mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilihnya dalam mendukung terlaksananya Pemilu damai.

HBK menekankan, edukasi politik untuk Pemilu damai dan bermartabat itu bukan hanya menjadi tugas para penyelenggara Pemilu saja, tapi juga menjadi tugas dan tanggung-jawab segenap anak bangsa.

“Lewat pagelaran wayang kulit Bapak H. Lalu Nasib ini, tentunya imbauan agar masyarakat mau berpartisipasi dalam  Pemilu dan mendukung Pemilu damai dan bermartabat akan mudah disampaikan”, ungkap HBK.

Dalang kondang, H. Lalu Nasib memang punya keunikan dan kharisma yang mampu memukau masyarakat penontonnya.

Dalam setiap pertunjukannya, H. Lalu Nasib bisa menyisipkan pesan-pesan moral yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

Terkait pagelaran ini, H. Lalu Nasib mengatakan, wayang kulit memang merupakan sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral serta pesan-pesan damai kepada masyarakat.

“Pesan moral tentang pentingnya KB atau bahaya Narkoba dan lain2nya. Juga ini sangat bagus untuk mengajak masyarakat agar berpartisipasi aktif dan terlibat langsung dalam Pemilu 2019 nanti,” kata H. Lalu Nasib.

Ia mengatakan, siap mendukung pagelaran wayang kulit ini, demi terciptanya Pemilu damai dan bermartabat.

Me




Di Dompu, Kasus Rabies Terus Bertambah

Anjing di Kabupaten Dompu sebanyak 9.748 ekor, dari jumlah itu sekitar 4.000 ekor merupakan anjing peliharaan. Selebihnya sekitar 5.400 adalah anjing liar

MATARAM.lombokjournal.com —  Hingga saat ini sudah 300 lebih warga Dompu dilaporkan terjangkit rabies alias penyakit yang disebabkan oleh gigitan anjing liar tersebut.

Karena itu ratusan masyarakat sudah diberikan vaksin oleh petugas, guna mengantisipasi penyebaran virus rabies atau penyakit anjing gila di kabupaten tersebut

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr.Nurhandini Eka Dewi mengatakan,  saat ini vaksin anti rabies yang sudah dikirimkan sebanyak 1000 vaksin.

“Selain vaksin untuk manusia Kementerian Kesehatan juga sudah mengirimkan vaksin untuk hewan yakni anjing, kucing dan Kera/Monyet, ” katanya, Senin (04/02).

Eka menambahkan, untuk mengantisipasi bertambahnya gigitan anjing liar tersebut ia sudah menurunkan tim untuk mengantisipasi bertambhnya jumlah anjing liar.

“Tim tersebut terdiri dari tim pemberi vaksin tim kesehatan dan tim eliminasi anjin. Pemberian vaksin ini tidak saja kepada masyarakat yang terjangkit rabies melainkan kepada petugas karena mereka  berisiko terkena gigitan,” ujar  dr.Nurhandini

ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki anjing peliharaan, untuk segera memberikan vaksin. Selain itu langkah antisipasi yang dilakukan saat ini yaitu hewan yang berpontensi membawa virus rabies, seperti anjing kucing dan kera dari pulau Sumbawa tidak diperbolehkan masuk ke pelabuhan .

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi virus rabies masuk ke kabupaten kota lain di NTB.

Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, anjing di Kabupaten Dompu sebanyak 9.748 ekor, dari jumlah itu sekitar 4.000 ekor merupakan anjing peliharaan. Selebihnya sekitar 5.400 adalah anjing liar.

Nantinya anjing peliharaan akan diberikan vaksin, sementara anjing liar akan dieliminasi atau dimusnahkan .

Kabupaten Dompu saat ini berstatus kejadian luar biasa kasus rabies. Karena hingga awal tahun 2019 ini sebanyak 5 orang meninggal dunia, terdiri dari anak- anak dan orang tua karena gigitan anjing gila.

Kasus virus anjing gila di di Kabupaten Dompu ini  sudah terjadi sejak September 2018 lalu.

AYA




HBK Hadiri Kampanye Dialogis Di Lombok Utara

Dalam berbagai laporan hasil survey di NTB , khususnya dapil Lombok akan ada semangat  gelombang perubahan yg diinginkan oleh masyarakat Lombok yang  tidak bisa dicegah

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA ;   Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono, SE atau akrab disapa HBK  menghadiri  pertemuan terbatas ( kampanye dialogis ) bersama Caleg DPRD NTB dan seluruh Caleg Kabupaten Lombok Utara  di Desa Sambik Bangkol, Minggu, (03/02) sore.

HBK mengungkapkan relasi dan sejarah  hubungannya dengan Prabowo Subianto. Selanjutnya HBK menguraikan perkenalan awalnya sama Prabowo dimulai saat pulang ketanah air usai studi di Australia, yang hingga kini tetap berhubungan baik.

” Modal saya menjadi orang kepercayaan Pak Prabowo hanya kejujuran dan kesetiaan,” tukas HBK

Dalam konteks Pilpres 2019 HBK mengatakan, Pilpres 2019  bukan sekedar ajang  pertarungan antara Jokowi dan Prabowo semata. Ada  hal yang lebih besar yang hendak diperjuangkan yakni menyangkut nasib bangsa dan ummat di Indonesia

Menurut HBK dihadapan sekitar  ratusan konstituen Gerinda Lombok Utara menegaskan,  saat ini negara Indonesia  mengalami dua masalah besar yang fundamental.

Persoalan pertama Yakni menumpuknya utang negara  hampir 6000 trilyun, termasuk utang swasta maupun  BUMN. Utang yang sedemikian besar ini tentu membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara ini.

HBK kemudian menganalogikan jika perusahaan terlilit utang pasti akan bangkrut.

“Demikian pula dengan rumah tangga jika terlilit hutang , pasti akan terjadi percekcokan ,” ujar HBK

Problem kedua bangsa ini, kata HBK adalah soal  likwiditas yakni  Pemerintah saat ini tidak memiliki uang.

“Indikatornya nilai kurs rupiah terhadap mata uang asing ( baca : dollar) melemah ,” sambungnya

Untuk mengatasi semua problem tersebut , menurut HBK tidak ada jalan lain selain ganti presiden.

Penugasan Prabowo

Selanjutnya HBK mengatakan, posisi pencalegan yang  dia jalani saat ini adalah murni perintah dari Prabowo Subianto .

“Jika saya ditakdirkan jadi dpr RI maka masyarakat Lombok akan memiliki caleg yg punya akses dng presiden RI,” ungkap HBK yang juga Caleg DPR RI No urut 1 dapil Lombok .

Terakhir HBK menginfokan dalam berbagai laporan hasil survey di NTB , khususnya dapil Lombok akan ada semangat  gelombang perubahan yg diinginkan oleh masyarakat Lombok yang  tidak bisa dicegah

“Insya Alloh nanti akan banyak kader kader partai Gerindra duduk di parlemen baik di propinsi dan kabupaten,” pungkasnya .

Me

 




Bulan Desember 2018 Tamu Hotel Berbintang Naik

Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Desember 2018 tercatat 2,11 hari, berarti mengalami penurnan sebesar 0,26 hari dibandingkan dengan RLM bulan November 2018 sebesar 2,37 hari

MATARAM.lombokjournal.com —  -Badan Pusat Statistik (BPS) NTB menyatakan dalam rilisnya, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada bulan Desember 2018 mengalami kenaikan dibandingkan bulan November 2018.

TPK bulan Desember 2018  sebesar 40,53 persen, sedangkan TPK hotel bintang bulan November 2018 mencapai sebesar 38,24 persen.

“Ini berarti mengalami kenaikan sebesar 2,29 poin. Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan Desember  2017 sebesar 50,05 persen berarti mengalami penurunan  9,52 poin,” ujar Suntono selaku Kepala BPS NTB

Ia menambahkn Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Desember 2018 tercatat 2,11 hari. Ini mengalami penurnan sebesar 0,26 hari dibandingkan dengan RLM bulan November 2018 sebesar 2,37 hari.

“Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada bulan Desember 2018 tercatat 58.881 orang yang terdiri dari 48.950 orang tamu dalam negeri (83,13 persen) dan 9.931 orang tamu luar negeri  (16,87 persen)”ungkapnya.

TPK Hotel Non Bintang bulan Desember 2018 hanya sebesar 24,01 persen mengalami kenaikan  sebesar 0,60 poin dibanding bulan November 2018 dengan TPK sebesar 23,41 persen. Jika  dibandingkan dengan bulan Desember 2017 mengalami penurunan sebesar 3,75 poin dari 27,76 persen.

“Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada bulan Desember 2018 sebesar 1,90  hari, mengalami kenaikan 0,31 hari dibandingkan dengan RLM bulan November 2018 sebesar 1,59 hari”Pungkas suntono.

AYA




Statistik Transportasi Desember 2018

jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional juga naik yaitu sebesar 1,86 persen dari 5.334 orang menjadi 5.433 orang

MATARAM.lombokjournal.com —  Badan Pusat statistik (BPS )NTB merilis Jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut pada bulan Desember 2018 naik sebesar 13,56 persen dibandingkan bulan November 2018.

Sedangkan jumlah penumpang berangkat naik sebesar 28,99  persen. Hal ini disampaikn Kepala BPS NTB Suntono saat Konfresi pers Pada Jumat (01/02).

Ia menyatakan, Jumlah barang yang dibongkar melalui pelabuhan laut pada bulan Desember 2018 naik 5,59 persen dibanding bulan November 2018. Sedangkan barang yang dimuat turun sebesar 71,03  persen.

“Adapun Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Desember 2018 sebanyak 149.606 orang, naik sebesar 12,47 persen dibanding bulan November 2018. Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional naik sebesar 4,15 persen menjadi sebanyak 6.068 orang,” ujarnya.

Sedangkan Jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Desember 2018 melalui penerbangan domestik sebanyak 132.658 orang, naik sebesar 10,27 persen dibandingkan bulan November 2018.

Demikian halnya dengan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional juga naik yaitu sebesar 1,86 persen dari 5.334 orang menjadi 5.433 orang.

“Jumlah barang yang dibongkar pada bulan Desember 2018 melalui penerbangan domestik sebesar 705.398 Kg, turun 1,99 persen dari bulan November 2018. Barang yang dibongkar di terminal internasional pada bulan Desember 2018 sebesar 93 Kg. Barang yang dimuat di terminal dosmetik pada bulan Desember 2018 turun 5,79 persen dari bulan sebelumnya. Tidak ada barang yang dimuat di terminal  internasional,” pungkasnya

AYA




JKN-KIS Penting Dan Bermanfaat  Untuk Segala Usia

Finna berharap Program JKN–KIS dapat terus berjalan, karena penting dan manfaat jaminan kesehatan bagi setiap orang, tidak peduli usia tua, muda atau bahkan anak-anak dan bayi yang baru lahir

lombokjournal.com –

JAMKESNEWS  ;  Semua orang tentu tidak ingin sakit, tak terkecuali bagi Islakhul Finna Yuristia (18) atau Finna sapaan akrabnya, seorang remaja yang harus hidup jauh dari orang tua ketika memutuskan kuliah di Kota Malang, Jawa Timur.

Tak ingin menambah beban orang tuanya mengingat kebutuhan kuliahnya sudah cukup mahal, Finna selalu berusaha untuk menjaga kesehatannya.

Namun ternyata datangnya sakit tak bisa dicegah dan tak bisa diduga. Suatu hari Finna mengalami sakit perut yang teramat sangat dan muntah-muntah. Nafsu makannya juga terus menurun.

Sadar akan kondisi tubuhnya yang semakin lemah,  maka berbekal Kartu JKN–KIS yang dimilikinya Finna segera pergi ke klinik. Dan hasilnya dokter mendiagnosa Finna terkena gejala usus buntu.

Gejala itu mulai dirasakannya sejak tinggal di Malang. Finna sering mual, muntah dan tak nafsu makan. Takut lebih parah, ia segera periksa dengan menggunakan kartu JKN-KIS.

”Dan ternyata dokter bilang ini gejala usus buntu. Saya sangat kaget dan langsung berpikir biaya yang harus dikeluarkan jika harus sampai operasi. Kasihan orang tua saya nanti harus mencari biaya lagi, untuk biaya kuliah saya saja mereka sudah melakukan segala upaya,” ujar Finna ketika ditemui di tempat kosnya.

Setelah dua kali menjalani pemeriksaan dan pengobatan, dokter memutuskan agar Finna segera dioperasi. Kekhawatiran yang Finna rasakan tempo hari akhirnya benar-benar terjadi. Ia harus menjalani operasi usus buntu.

“Saya kaget mendengar dokter memutuskan untuk operasi. Selain takut dioperasi, saya juga langsung memikirkan biayanya dan kesulitan orang tua seperti yang sebelumnya pernah saya khawatirkan.  Tapi akhirnya setelah berunding dengan orang tua dan melihat kondisi kesehatan saya, akhirnya saya mantap melakukan operasi menggunakan Kartu JKN–KIS,” terangnya.

Beberapa waktu setelah operasi selesai, Finna menanyakan jumlah biaya yang dikeluarkan oleh orang tuanya. Setelah mendengar penjelasan orang tuanya, rasa haru dan lega menyelimuti perasaan Finna kala itu. Ia bersyukur karena biaya operasinya seluruhnya dijamin BPJS Kesehatan.

Setelah operasi, ia menanyakan soal biaya operasi kepada orang tuanya. Agak heran juga ketika menanyakan hal ini ia tak melihat wajah muram dari orang tua saya saat itu.

“Lantas orang tua saya  bercerita kalau biaya operasi saya mencapai sekitar 15 juta rupiah dan seluruhnya dijamin Program JKN–KIS  sehingga tidak ada biaya sepeser pun yang perlu dikeluarkan orang tua saya. Saya langsung merasa lega dan bersyukur sekali mendengar itu, ternyata JKN–KIS ini benar –  benar membantu. Saya tidak menyangka semuanya dijamin. Saya membayangkan jika biaya sebesar itu harus ditanggung oleh orang tua saya apa jadinya, memenuhi  keperluan sehari – hari dan keperluan kuliah saya saja sudah begitu banyak,” kenangnya.

Finna melanjutkan ceritanya tentang keikutsertaannya dalam program JKN-KIS. Ia ikut Program JKN–KIS ini dari bulan Juni 2017 mengikuti kepesertaan ayah  yang didaftarkan oleh perusahaannya sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

“Sekarang  saya jadi mengerti kalau ternyata program JKN-KIS memang menjamin biaya kesehatan pesertanya sehingga tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu jatuh sakit. Tapi yang utama kita harus selalu menjaga kesehatan supaya tidak sakit. Sakit itu kan sama sekali tidak enak walaupun biayanya terjamin oleh JKN-KIS,” imbuhnya.

Di akhir perbincangan, Finna berharap Program JKN–KIS dapat terus berjalan. Ia sadar akan penting dan manfaat jaminan kesehatan bagi setiap orang, tidak peduli usia tua, muda atau bahkan anak-anak dan bayi yang baru lahir. Oleh karenanya Finna mengajak siapapun untuk segera menjadi peserta JKN–KIS.

“Setelah merasakan betul manfaat JKN–KIS, saya harap program ini dapat terus berlangsung karena terbukti banyak sekali membantu pesertanya, salah satunya saya. Program yang benar – benar top. Terima kasih JKN–KIS,” tuturnya.

ar/ak/JAMKESNEWS

Narasumber : Islakhul Finna Yuristia (18)