H Hadrian Irfani Dorong Pemda NTB Telisik Orang Yang Punya Bakat Multi Talenta, Termasuk Di Pesantren .

0rang jenius kerap menyendiri di balik kekuatan yang mereka miliki, padahal kemampuan itu bisa digunakan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah di berbagai sektor

lombokjournal.com —

MATARAM  ;    Keberadaan orang orang cerdas ( jenius ) di NTB yang memiliki bakat otodidak dan multi talenta perlu ditelisik keberadaannya, agar mereka bisa diajak untuk membangun NTB dari berbagai disiplin dan spesifikasinya.

“Orang-orang genius yang multi talenta sejatinya memiliki kekuatan dan sumber daya yang hebat jika digali dan diarahkan untuk kemajuan daerah NTB,” kata Ketua DPW  PKB NTB, H Lalu Hadrian Irfani, Minggu (24/02)

Menurutnya, selain di lembaga pendidikan umum, Pondok Pesantren juga menjadi salah satu wahana untuk menelisik keberadaan orang-orang jenius.

Apalagi karakter dasar orang yang memiliki kemampuan otodidak kerap tidak mau menonjolkan bakat dan kecerdasan alami yang mereka miliki. Tetapi jika diberikan beban tanggungjawab, orang orang jenius pasti akan buktikan kehebatannya .

“Saya pikir Ponpes-Ponpes kita punya orang-orang, santri dan santriwati yang kemampuannya di atas rata-rata, tapi tidak muncul ke permukaan. Disini lah Pemerintah Daerah perlu menelisik,” katanya

Caleg DPRD NTB dapil VII Lombok Tengah No urut 1  mengatakan, lingkungan sekitar tempat berinteraksi terkadang tidak menganggap penting kecerdasan multi-talenta karena keterbatasan ruang gerak dan pergaulan.

Akibat situasi tersebut, orang jenius kerap menyendiri di balik kekuatan yang mereka miliki. Padahal kemampuan itu bisa digunakan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah di berbagai sektor.

Hadrian mengatakan, Pemda NTB perlu menelusuri dan mendata keberadaan orang orang jenius ini, termasuk di pesantren.

Stimulan dan Investasi SDM

Selanjutnya mereka ini perlu diberikan ruang utk mengekpresikan bakat dan kemampuannya agar kelak menjadi investasi SDM yang unggul, asli dan khas NTB.

Pondok Pesantren dinilai punya potensi strategis. Apalagi selama ini masih muncul stigma Pesantrean sebagai lembaga pendidikan “kelas dua” dan identik dengan santri yang kurang mampu.

“Dalam kerangka membangkitkan Marwah dan Prestise Ponpes di NTB,  Pemda NTB perlu memberikan stimulan terkait dengan program investasi SDM untuk pesantren,” katanya.

Kepedulian Pemda NTB dalam penggalian bakat multitalenta bisa diwujudkan dalam tindakan praktis seperti secara periodik adakan  lomba cipta karya orang genius, fasilitasi maupun memberikan super visi untuk orang orang multi talenta tersebut.

“Orang jenius karena bakat alaminya pasti banyak di NTB, termasuk di pesantren. Masalahnya adalah kemampuan para stakeholder di NTB untuk menggali dan menelisik keberadaan orang-orang jenius ini,” tukas Hadrian yang juga Bendahara PP RMI (Rabithan Ma’hid Islamiyah ) atau Asosiasi Pondok Pesantren NU.

Menurut Hadrian, di negara-negara maju, orang-orang dengan talenta khusus dan jenius sangat dicari. Bahkan beberapa lembaga pemerintahan dan NGO ada yang secara khusus melakukan hal ini.

“Mereka  khusus mencari dan mentracking orang yang memiliki bakat otodidak,” katanya.

Ia memaparkan, sumber daya di Pesantren tak bisa diremehkan. Misalnya saja, jika seorang santri muda sudah mampu hafizd Al Qur’an, maka ini indikasi ia memiliki bakat dan kemampuan lebih. Ini kemudian yang harus dikelola dan ditelisik bakat dan kekuatan sesungguhnya dari santri tersebut.

Lombok yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid tentu memiliki SDM yang tersembunyi di setiap pesantren yg perlu diamati individu-individunya.

“Kecakapan menangkap bakat dan skill ini salah satu upaya untuk menggali potensi lokal agar kelak mampu bersaing,” kata Hadrian.

Lalu Hadrian Irfani mengapresiasi upaya Pemprov NTB yang saat ini tengah giat mendorong pemuda NTB belajar hingga ke luar negeri. Sementara di daerah, Pemprov NTB juga menunjukan keberpihakannya dengan berupaya menciptakan pendidikan yang murah dan terjangkau.

Misalnya dengan menanggung beasiswa penuh bagi mahasiswa NTB yang sekolah di Poltekpar Negeri Lombok.

“Artinya sudah ada kepedulian Pemprov untuk meningkatkan SDM NTB ini dengan berbagai terobosan. Nah, satu hal yang perlu dilakukan juga yakni menelisik bakat potensial tadi,” tukasnya.

Me

 




Kampanyekan Pemilu  Damai, HBK gelar Nobar Wayang di Lapangan Tanjung – KLU

Pentas wayang sekaligus menggali budaya leluhur yang telah diwariskan. Kearifan lokal yang diwariskan para orang tua bisa tetap dijaga

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA ; Warga Kabupaten Lombok Utara (KLU) benar-benar butuh hiburan usai menjadi korban gempa. Mereka menikmati gelaran wayang yang digelar H Bambang Kristiono, SE (HBK).

Acara bertajuk Wayang HBK untuk pemilu damai di Lapangan Tanjung dipadati warga.

“Hiburan kita. Lucu ceritanya, khas gaya Mamiq Nasib,” kata Sapardi, Sabtu (23/02) malam.

Dikatakan, ia datang bersama rekan-rekannya dari Gangga begitu mendapat informasi ada gelaran wayang oleh dalang kenamaan Lombok, Lalu Nasib AR. Karena acara dihelat malam Minggu, banyak warga yang tertarik datang.

“Sepanjang acara kita tertawa terus, topiknya macam-macam,” sambungnya.

Pantauan di Lapangan Tanjung, warga yang menonton wayang cukup banyak. Meski lapangan usai diguyur hujan tak menyurutkan warga KLU lesehan.

Penonton cukup terhibur, mereka tertawa dengan kisah-kisah yang disajikan Lalu Nasib AR.

Cerita Wayang Sasak bertema pemilu damai mengajak untuk menyikapi pilpres dan pileg dengan baik. Beda pilihan tak boleh sampai merusak persaudaraan.

Masyarakat diingatkan tak mudah untuk mempercayai berita bohong atau hoaks. Harus tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Di tempat yang sama, H Bambang Kristiono, SE (HBK) selaku penyelenggara pementasan wayang mengatakan, pentas ini sebagai sarana silaturahmi warga di KLU. Sekaligus bagian dari trauma healing bagi warga KLU.

“Korban gempa tentu butuh sekali acara yang menyenangkan dan menghibur,” katanya.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra ini menyebut, pentas wayang sekaligus menggali budaya leluhur yang telah diwariskan. Kearifan lokal yang diwariskan para orang tua bisa tetap dijaga.

“Ke depan bersama dikembangkan wayang ini supaya tidak hilang,” sambung politisi Partai Gerindra ini.

Caleg DPR RI Nomor Urut 1 Dapil 2/Pulau menyebut, generasi sekarang yang harus menjaga budaya dan tradisi masa lalu. Menjaga budaya yang diwariskan cukup strategis.

“Bersama saya telah hadir TGH Hasanain Juwaini, beliau yang akan menjelaskan soal Wayang Sasak,” imbuhnya.

Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) NTB, TGH Hasanain Juwaini mengungkapkan, Wayang Sasak adalah sarana menyampaikan dakwah. Di seluruh NTB, pentas wayang akan dikembalikan ke khittah sebagai sarana dakwah.

“Wayang untuk menyebarkan tentang agama. Ini harus dipertahankan,” katanya.

Hasanain menyebut, akan menginisiasi sekolah pedalangan di desa-desa. Dengan begitu Wayang Sasak akan terpelihara.

“Harus terus dihadirkan dalang-dalang muda sebagai regenerasi,” tambahnya.

Me

 




Gubernur Hadiri Pre Launching Kompas Tambora  Challenge 2019

Gubernur  Zul menyampaikan kesiapan NTB menjadi tuan rumah ‘Signature Event NTB’ 2019

JAKARTA.lombokjournal.com —  Sebelum para pelari merasakan panorama indah di Pulau Sumbawa Mei mendatang, mereka pre launching terlebih dahulu dengan berlari keliling sekitaran Senayan, Jakarta Pusat.

Puluhan peserta berlari sejauh sekira lima kilometer sesuai dengan rute yang telah ditentukan.

Bertolak dari gedung TVRI, para peserta berlari menuju Jalan Gerbang Pemuda ke Jalan Asia Afrika.

Setelah mengikuti kegiatan ini, nantinya mereka akan diuji dengan berlari ultramarathon sejauh 320 kilometer dalam kegiatan Ultramarathon Kompas Tambora Challenge 2019 yang kembali bergulir di bulan Mei.

Keindahan jalur lari dengan kelok-keloknya, melewati perbukitan dengan elevasi yang ekstrem, pemandangan savana yang hijau, hingga kuda dan sapi yang bebas melintas di ruas jalan menjadi daya tarik sendiri nantinya.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang hadir  pada kegiatan tersebut menyampaikan kesiapan NTB menjadi tuan rumah ‘Signature Event NTB’ 2019.

“Kami juga akan mengajak seluruh komponen masyarakat tidak hanya pasif menonton, namun masyarakat kami akan menyediakan hadiah khusus untuk para pelari,” ujar Gubernur.

“Dalam berlari tidak hanya sekedar berlari, namun ada pembelajaran di dalamnya untuk menaklukkan tantangan, menaklukkan diri sendiri, Mudah-mudahan dengan adanya event ini masyarakat kami akan belajar banyak dari para Pelari,” tutup Gubernur Zul.

AYA




Industri Garam Beryodium Di NTB Belum Meningkat

Pelaku usaha industri garam masih enggan untuk mengelolanya menjadi garam yodium, karena harga jualnya yang terlalu murah

MATARAM.lombokjournal.com —  Industri pengolah garam yang dimiliki Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejauh ini belum ada peningkatan. Meskipun telah  dicanangkan untuk menjadi garam yodium, namun kini tak tampak sama sekali.

Bahkan NTB memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan produksi garam.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Andi Pramria mengatakan, untuk industri garam yang ada sampai saat ini masih tetap berjalan.

Tapi masih perlu untuk ditingkatkan lagi, agar produksi untuk garam yodium tersebut dapat lebih meningkat. Kendati diketahui untuk produksi garam di NTB setiap tahunnya terus bertambah.

“Industrinya masih ada, tetapi untuk sekarang ini kita mau tingkatkan. Karena memang mau dibuat garam yodium itu,” ujar Andi Pramria,

Namun sayangnya produksi garam dari dua pulau besar NTB, yakni Pulau Lombok dan Sumbawa belum dapat dioptimalkan. Mengingat pelaku usaha industri garam masih enggan untuk mengelolahnya menjadi garam yodium, karena harga jualnya yang terlalu murah dengan kemasan lebih bagus.

“Salah satunya seperti industri garam di Sumbawa, mereka itu lebih memilih menjual dengan kantok kresek, dari pada yang sudah dikemas rapi. Karena harga jualnya hanya Rp 1000 perbungkus itu,” terangnya.

Tidak hanya belum mampu memanfaatkan peluang produksi garam industri, selain itu juga belum bisa meningatkan kualitas produksi garam rakyat.

Minimnya perhatian dan pendampingan dari pemerintah menyebabkan capaian produksi dan kualitas jauh dari harapan. Untuk itu, yang dilakukan Disperin saat ini melatih para pelaku industri tersebut agar dapat meningkatkan kualitas garam mereka.

“Saya minta mereka di latih buat garam youdium itu, kita mulai dari kualitasnya dulu baru di kuantitas. Memang sudah ada industri kecil-kecil yang buat garam yodium itu baru di Lombok Timur, Bima saja yang belum, disana lebih senang dijual langsung,” akunya.

Sementara itu untuk produksi garam data terakhir mencapai hingga 104 ribu ton garam.

Namun dengan adanya bencana alam beberapa waktu lalu kemungkinan menurun. Selain itu untuk produksinya saja untuk lokal masih belum dapat terpenuhi, kendati hal ini perlu dorongan bagi pelaku usaha meningkatkan produksi mereka.

AYA




Gubernur ZUL Apresiasi Yusuf Mansyur Yang Ingin Bangun Ekonomi Ponpes

 Gubernur Zul berharap agar pondok pesantren yang ada di Lombok paham ilmu keuangan sehingga masyarakat kita dapat berinvestasi di Lombok

KUTA.lombokjournal.com —  Kegiatan Mandalika Berdzikir di Masjid Nurul Bilad Mandalika pada Jumat  (22/02)  sore yang dihadiri Ustadz Yusuf Mansyur  dibanjiri warga NTB yang sedari siang sudah memadati Kawasan KEK Mandalika.

Dalam kesempatan ini Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah  sangat mengapresiasi kedatangan sahabat lamanya ini yang akan menghabiskan waktunya di Nusa Tenggara Barat.

Gubernur juga mengapresiasi Ust. Yusuf Mansyur yang ingin membangun ekonomi pondok pesantren, menggenjot spirit anak muda agar memiliki bisnis yang luar biasa.

“Mudah-mudahan dengan kita punya tokoh agama yang punya bisnis yang bagus, kita bisa jadikan contoh bahwa umat islam ini bisa punya tanah di atas” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Nusa Tenggara Barat juga berharap agar pondok pesantren yang ada di Lombok paham ilmu keuangan sehingga masyarakat kita dapat berinvestasi di Lombok sendiri.

“Saya mendambakan agar pondok-pondok kita, pesantren-pesantren kita juga paham ilmu accounting dan finance. Saat ini mungkin banyak investasi berasal dari negara luar tapi suatu saat Insha Allah investasi harta kekayaan ini dimiliki oleh putra lombok tengah sendiri,” kata Zul penuh harap.

Dr. Zul juga berpesan kepada masyarakat agar menyikapi politik saat ini normal dan tidak secara berlebihan.

“Boleh partai berbeda, boleh calon legislatif berbeda, boleh calon presiden kita berbeda tapi kehangatan ukhuwah diantara kita tidak boleh luntur” kata Zul

AYA.




Pengiriman Hasil Pertanian NTB Tanpa ‘Surat Keterangan Asal’

Dengan mengantongi SKA juga, pemasaran hasil pertanian juga menjadi lebih luas

MATARAM.lombokjournal.com – Hasil pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat, banyak dikirim ke luar NTB, bahkan diekspor ke luar negeri, namun seringkali dilakukan tanpa disertai Surat Keterangan Asal (SKA).

“Banyak hasil pertanian NTB seperti bawang dan cabai yang dijual ke luar NTB seperti Batam dan Berebes, tanpa disertai SKA dan itu jelas merugikan petani dan daerah,” kata Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj. Putu Selly Andayani di Mataram, Jum’at (22/02).

Selly menjelaskan, jika tanpa SKA, maka hasil pertanian yang sebenarnya berasal dari NTB, tapi ketika dijual dan diekspor daerah yang membeli ke sejumlah negara, SKAnya sudah pasti atas nama daerah bersangkutan.

Hasil pertanian yang dikirim dan dijual tanpa SKA dari daerah asal, juga akan dikenakan tarif atau biaya tambahan dan kondisi tersebut telah berlangsung lama di NTB.

“Karena itulah, para pelaku usaha hasil pertanian NTB, kita minta bisa mengurus SKA terlebih dahulu sebelum melakukan pengiriman dan penjualan hasil pertanian ke luar.  Pengurusan SKA juga gratis” terang Selly.

Dengan mengantongi SKA juga, pemasaran hasil pertanian juga menjadi lebih luas. Tidak hanya terbatas antar daerah, tapi bisa langsung diekspor ke luar negeri, seperti jagung ke sejumlah negara seperti Malaysia maupun Singapura.

Hasil pertanian cabai misalnya, produksinya tiap tahun sudah mencapai 200 ribu ton, k rugi kalau menjual ke luar, tapi tidak menggunakan SKA dari NTB.

Hal demikian juga berlaku bagi produk kerajinan lain.

“Jadi SKA itu sangat penting sebagai identitas pemilik barang ,” tegas Selly.

AYA




UNBK Terus Dilakukan Pemerintah Provinsi

Materi pembelajaran dan ujiannya harus sesuai dengan apa yang sudah diberikan guru kepada siswanya

MATARAM.lombokjournal.com — Persiapan menjelang Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA, SMK, dan MA   terus dilakukan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB.

Meskipun beberapa waktu lalu NTB, khususnya Lombok mengalami Musibah gempa namun itu tidak berarti bahwa UNBK tidak digunakan.

“Sekolah yang terkena gempa baik itu  SMA,SMK dan  Madrasah Aliyah Seluruhnya menggunakan UNBK,” ujjar Sekretaris Dinas Pendidikn danKebudayaan, Sakran, Jumat (22/02)

Sakran menjelaskan pihaknya sudah melakukan persiapan baik itu persiapan komputer maupun jenis soal yang akan diberikan kepada siswa yang akan mengikuti UNBK.

Karena seperti diketahui beberapa waktu lalu, Tim Pusat Penilaian Pendidikan Dikbud NTB telah melakukan rapat dengan pihak Kepala Sekolah dan guru agar kualitas soal ujian tidak terlalu sulit.

Dari kesimpulan yang diambil di Pusat Penilaian Pendidikan tentu ada penilaian khusus hingga isi soal tahun ini tidak begitu sulit, karena mengukur dari jenis pembelajaran yang sudah diberikan.

“Iya, tingkat kesulitan soal ujian pada tahun ini memang lebih rendah karena para Tim Penilai melihat dari apa yang disampaikan dan apa yang sudah diajarkan oleh guru kepada siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan,  materi pembelajaran dan ujiannya itu harus sesuai dengan apa yang sudah diberikan guru kepada siswanya.

“Harus sesuailah, nanti kita salah kalau menguji seseorang jika tidak pernah diberikan pembelajaran atau penjelasan,kelas itu salah dalam pendidikan, ” terangnya

Seperti diketahui ujian nasional  berbasis komputer  (UNBK ) ini akan dilaksnakan pada bulan April yakni dengan Jadwal ujian terlebih dahulu dilakukan oleh SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)  pada mingggu pertama.

Dan di minggu kedua dilakukan oleh SMA (Sekolah menengah atas ) dan MA (Madrasah Aliyah).

AYA




Ke Malaysia, Pemprov NTB Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris

Dengan diadakannya kesepakatan ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan membentuk kegiatan-kegiatan yang menunjang dalam kerjasama dalam aspek pendidikan, kebudayaan, kesenian dan pariwisata.

MATARAM.lombkjournal.com — Pemerintah Provinsi  NTB akan melakukan munjungan  ke Malaysia kali ini dalam rangka untuk melakukan kerjasama  dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia (UPSI).

Kerjasama tersebut  diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia NTB.

Selain itu untuk, mempererat hubungan baik dengan Malaysia, meningkatkan pembangunan di bidang ekonomi dan memperkenalkan budaya NTB di Malaysia.

Menurut Kabag Kerjasama Pemerintahan Biro Administrasi Kerjasama Setda Pemprov NTB, Lalu Ismunandar,  Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov NTB dan UPSI akan dilaksanakan pada hari Senin 25 Februari 2019, bertempat di UPSI yang beralamat di Tanjong Malim, Perak Darul Ridzuan 35900 Malaysia.

“Nota Kesepahaman akan ditandatangani oleh Dr. H. Zulkifliemansyah selaku Gubernur NTB dan Prof Dato’ Dr. Mohammad Shatar Sabran Wakil Rektor UPSI UPSI,” ucapnya dalam jumpa pers yang digelar di kantor Gubermur NTB,Jumat (22/02) pagi.

Seperti diketahui, UPSI adalah salah satu universitas di Malaysia yang didirikan pada 1 Mei 1997 melalui Surat Kerajaan PU (A) 132 & 133, tanggal 24 Februari 1997, UPSI adalah salah satu universitas negeri terkemuka di Malaysia.

UPSI menawarkan 100 program sarjana, pascasarjana, doktoral dan jenjang spesial. UPSI masuk dalam dafar universitas terbaik di Malaysia.

Universitas ini memiliki beberapa fakultas di antaranya Bahasa, Seni & Musik, Ilmu Kognitif & Pengembangan Manusia, Sains & Teknologi, Teknologi informasi & Komunikasi, Bisnis &Ekonomi, Ilmu Olahraga dan Ilmu Sosial &Humaniora.

Dengan diadakannya kesepakatan ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan membentuk kegiatan-kegiatan yang menunjang dalam kerjasama dalam aspek pendidikan, kebudayaan, kesenian dan pariwisata.

Salah satunya dengan kegiatan pengembangan sumber daya manusia melalui program pengiriman mahasiswa asal NTB ke UPSI Malaysia, sehingga nantinya program ini akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Tidak itu saja, selain penandatanganan Nota Kesepahaman di UPSI, nantinya juga di rencanakan gubernur akan melakukan beberapa kegiatan di Malaysia.

Di ataranya mengadakan Pameran/Expo dekranasda, silaturrahmi dengan masyarakat rantau NTB di Malaysia dan pertemuan dengan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana serta menghadiri penandatanganan dokumen persepahaman antara Posnaker BLKLN Provinsi NTB dan angkasa

AYA




Menpar RI; Lombok Masuk Dalam 3 Pulau Terindah Di Dunia

Ini adalah pembangunan resort pertama setelah gempa sehingga bisa memberikan semangat untuk Lombok bangkit

LOMBOK UTARA. Lombokjournal.com — Menteri Pariwisata,  Arief Yahya mengunjungi Gili Air Kabupaten Lombok Utara dalam rangka Ground Breaking AMA-LURRA pada hari Kamis (21/02).

Arief Yahya menjelaskan, majalah Travel and Leisure menetapkan 15 pulau terindah di dunia, 3 di antaranya ada di Indonesia yaitu Pulau Jawa, Pulau Bali dan Pulau Lombok.

Di kesempatan ini pula Menteri Pariwisata memutuskan ,  Mandalika akan mengoperasikan sirkuit Moto Gp untuk pertama kalinya di Indonesia.

“Nah ini, jadi membuat NTB Positioningnya semakin kuat. Positioning halal itu akan membuat pertumbuhan pariwisata di NTB itu tertinggi,” tuturnya.

Dalam kunjungannya, Arief Yahya mengatakan, ini adalah pembangunan resort pertama setelah gempa sehingga bisa memberikan semangat untuk Lombok bangkit dan berharap AMA-LURRA menjadi pilihan untuk wisatawan lokal dan mancanegara.

“Semoga ini menjadi semangat untuk membangun NTB pada umumnya, khususnya Gili Matra untuk wisatawan lokal maupun mancanegara pada kelas yang tinggi,”  kata Arif.

Bersamaan dengan itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc sangat bangga dan menyambut baik kedatangan Menteri Pariwisata untuk kesekian kalinya.

Sehingga membuktikan, pemerintah sangat serius membantu NTB untuk bangkit.

“Kami yakin dengan keseriusan yang baik, yang tulus dari Pak Menteri, kita di lombok ini bukan hanya sekedar ungkapan tapi menjadi kenyataan dari kerja keras kita,” kata Gubernur Zul.

Acara ini kemudian ditutup dengan penanaman pohon dan penandatangan papan kayu oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat dan Menteri Pariwisata.

AYA




Panglima Elang Merah  Datok Lukman  Instruksikan Menangkan HBK

Datok Lukman juga menggarisbawahi pertemuan sore ini harus ditindak lanjuti lagi agar suara ribuan yg hadir disini masing masing bisa mengajak 10 orang di kampungnya

HBK Dan Datok Lukman

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR  ;    Panglima Elang Merah , Datok Lukman tepati janjinya.  Bertempat  di Markas Pam swakarsa Elang Merah , Sakra Lombok Timur , Kamis (21/02) sore dilakukan  deklarasi resmi menyatakan dukungan dan pemenangan untuk HBK sebagai Anggota DPR RI.

Penegasan itudilakukan langsung oleh Panglima Datok Lukman di depan ratusan pengurus, sayap dan simpatisan Elang Merah yang berdatangan dari berbagai desa di Lombok.

Menurut Datok Lukman untuk pemilihan legislatif 2019 ini , Elang merah hanya merekomendasikan dukungan hanya untuk Haji Bambang Kristiono , SE atau akrab disapa  HBK sebagai anggota DPR RI dari dapil Lombok , No urut 1 partai Gerindra .

“Untuk DPRD kabupaten dan propinsi , Elang Merah tidak bersikap ataupun mengusung calon. Silahkan tentukan pilihan sendiri sesuai nuraninya ,’ tegas Datok Lukman .

Lebih lanjut Panglima Elang Merah ini menjelaskan latarbelakangnya kenapa dirinya dan Elang Merah mendukung dan siap memenangkan HBK sebagai wakil rakyat .

Pertama menurutnya , HBK orangnya konsisten dan setia. Hal ini karena dirinya telah mengenal lama sepak terjang HBK .

Kedua , HBK tidak akan ingkar janji . Jika HBK ditakdirkan jadi anggota DPR RI , maka saya yakin seluruh dana aspirasi nya akan disalurkan utk kesejahteraan warga Lombok . Ketiga HBK agamais dan taat beribadah.

Datok Lukman juga menggarisbawahi pertemuan sore ini harus ditindak lanjuti lagi agar suara ribuan yg hadir disini masing masing bisa mengajak 10 orang di kampungnya .

“Untuk memastikan itu , saya akan mendatangi setiap korbit Elang Merah dan sayapnya untuk mengatur dan merapatkan barisan demi pemenangan HBK ,”ucapnya .

Panglima Elang Merah juga berucap,  dukungannya untuk HBK ini murni dengan setulusnya.

“Saya minta supaya anggota elang merah bekerja dengan baik . Jangan  untuk kepentingan jangka pendek . Tapi jangka panjang . Termasuk soal pemekaran kabupaten Lotim . Kita berjuang dulu , kita ikhtiar dulu , kalau HBK sdh ada tanda dari atas, maka beliau pasti jadi. Dan pasti akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Lombok ,” katanya menjelaskan.

Akan Perjuangkan Rakyat Lombok 

Sementara itu dalam orasinya HBK menegaskan perjuangan menjadi calon DPR RI ini baru langkah awal .Jika saya ditakdirkan menjadi anggota DPR RI , maka perjuangan  selanjutnya adalah  menentukan siapa anggota DPR RI dapil Lombok yang paling banyak berjuang dan berbuat rakyat Lombok.

“Perjuangan saya di parlemen adalah  merebut kursi pimpinan DPR supaya dengan kekuasaan tersebut mempermudah saya membantu untuk kesejahteraan warga Lombok ,” ungkap HBK disambut dengan gemuruh ratusan  anggota Pam Swakarsa dan Sayap Elang Merah .

Antusiasme 500 ratusan  anggota dan Sayap  Elang Merah menyimak orasi politik HBK ini dipicu oleh statement HBK yang menginginkan agar dirinya didoakan dan diberikan restu menjadi wakil rakyat Lombok.

HBK juga  menegaskan kehadirannya sebagai calon DPR RI dapil Lombok bukan untuk  mencuri ataupun mengambil hak masyarakat Lombok .

“Saya tidak sampai hati mengambil hak masyarakat Lombok , Saya bertekad akan menunaikan janji janji untuk memberikan manfaat dan kesejahteraan utk rakyat Lombok ,” tegas HBK .

Selanjutnya HBK menerangkan,  sesungguhnya menjadi anggota DPR RI bukan cita citanya.

Ia mengaku sudah nyaman dan bahagia menjadi prajurit dan pengusaha . Tapi Disaat skrng usia saya sdh muda lagi dan hidup lebih dari cukup.

Menurut HBK, pimpinannya yaitu Prabowo Subianto justru menugaskan dan memerintahkannya untuk menjadi calon anggota DPR RI dari Lombok sekaligus tetap mempertahankan  kemenangan partai Gerindra dan Menenangkan Prabowo Sandi di NTB seperti Pilpres 2014..

HBK juga mengulas, dirinya kelak ingin menjadi pimpinan DPR RI yang amanah dan dapat diandalkan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Lombok.

“Jika kelak saya gagal menjadi pimpinan DPR RI , hanya sekedar menjadi anggota biasa , hari itu juga saya akan mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI . Percuma menjadi anggota DPR RI semata pasti tidak mampu berbuat banyak untuk rakyat Lombok ,” tukas HBK disambut tepuk tangan ratusan peserta sambil meneriakkan hidup HBK ,

Menutup pidato politiknya , HBK  merasa terharu karena telah diterima dengan ikhlas penuh keakraban dan penuh kekeluargaan oleh Keluarga Besar Pam Swakarsa Elang Merah.

Me