Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019).

Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, menurutnya, penembakan terhadap jemaah di dua Masjid di Selandia Baru adalah aksi pengecut dan tak bertanggung jawab.

Dia mengajak seluruh umat beragam untuk menahan diri dan meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga bekerja keras mencari kabar perkembangan kondisi di Selandia Baru, termasuk memastikan kondisi keamanan warga negara Indonesia.

Dia juga meminta seluruh warga tidak menyebarkan video aksi penembakan yang dilakukan pelaku.




Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

Pemprov DKI turut berbelasungkawa atas penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand, yang menewaskan 49 orang.

Warna-warna bendera Selandia Baru akan dimunculkan selama seminggu di jembatan penyeberangan orang (JPO) Gelora Bung Karno.

Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan kombinasi warna itu dimunculkan di JPO GBK sebagai bentuk solidaritas dan dukungan Jakarta kepada Selandia Baru. Terutama keluarga korban penembakan massal di dua masjid tersebut.

“Ini sesuai dengan arahan Pak Gubernur,” ujar Hari lewat keterangannya, Sabtu (16/3/2019).

Pemunculan warna-warna bendera Selandia Baru ini sudah dilakukan sejak Jumat (15/3) malam. Kombinasi warna yang ada di bendera tersebut adalah merah, biru, dan putih.




Nofian Hadi: Perbaiki Trotoar untuk Pejalan Kaki dan Destinasi Wisata

Di NTB banyak trotoar yang dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima, parkiran kendaraan dan menjadi tempat kendaraan melintas yang memicu trotoar mudah rusak dan berlubang

lombokjournal.com —

LOMBOK BARAT ;       Kondisi jalur pejalan kaki atau trotoar di wilayah Lombok Barat dan Lombok Utara sangat memprihatinkan. Sebabnya, banyak trotoar yang tidak terurus dan tertata baik.

Wilayah Senggigi misalnya, sebagian trotoar hampir menyatu dengan jalan karena proses perbaikan jalan membuat aspal atau badan jalan hampir sama tinggi dengan trotoar.

Bahkan di beberapa titik di Lombok Barat dan Lombok Utara, jalan justru lebih tinggi dari trotoar.

Kondisi ini membuat Caleg DPRD NTB dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lalu Nofian Hadi mengkritisi pemerintah dalam upaya memelihara trotoar. Dikatakan, kondisi trotoar yang buruk mempengaruhi masyarakat menjadi malas berjalan kaki.

“Dengan kondisi trotoar yang tidak terurus dapat menjadi penyebab masyarakat malas berjalan kaki. Padahal jalan kaki sangat berguna bagi kesehatan dan mengurangi intensitas berkendara yang memicu kemacetan,” ujar Novian Hadi, Sabtu (16/03)

Diungkapkannya, sebuah riset dari Stanford University yang dimuat di The New York Times pada 2017, meneliti kondisi trotoar Indonesia yang buruk membuat orang Indonesia malas berjalan kaki.

“Dari 111 negara yang diteliti, orang Indonesia rata-rata hanya berjalan sebanyak 3.513 langkah kaki per hari. Jumlah tersebut jauh jika dibandingkan dengan Hong Kong yang penduduknya rata-rata berjalan 6.880 langkah per hari atau Cina dengan rata-rata 6.189 langkah per hari,” ungkapnya.

Nofian Hadi yang juga menjadi Caleg DPRD NTB dari PKS Nomor Urut 11, Dapil Lombok Utara dan Lombok Barat, berharap agar pemerintah melakukan langkah perbaikan maupun perawatan terhadap trotoar. Terlebih Lombok merupakan destinasi wisata.

“Apalagi 2021 Lombok menjadi lokasi MotoGP. Jangan berikan kesan buruk pada wisatawan. Karena keindahan trotoar juga akan mempengaruhi citra pariwisata,” tegasnya.

Dia juga meminta agar pemerintah daerah Lombok Barat dan Lombok Utara menjadikan riset tentang kondisi trotoar di Indonesia menjadi trigger mechanism atau mekanisme pemicu untuk bekerja memperbaiki jalur pejalan kaki.

Menata Trotoar untuk Destinasi Wisata

Kondisi trotar di daerah wisata Senggigi sangat mempengaruhi citra pariwisata NTB. Bahkan, di NTB banyak trotoar yang dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima, parkiran kendaraan dan menjadi tempat kendaraan melintas. Itu memicu trotoar mudah rusak dan berlubang.

“Pemerintah harusnya dapat tegas dengan hal ini. Penataan PKL dan mendisiplinkan pengendara agar tidak melintas atau parkir di trotoar harus betul-betul intensif digalakkan. Karena bagaimanapun juga wisatawan yang berkunjung akan melihat kondisi trotoar kita,” ucapnya.

Nofian Hadi menjadi salah satu Caleg yang selalu fokus pada pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat. Dia menyambut ajang MotoGP di Lombok dengan memberikan masukan terkait penataan kusir kuda (Cidomo) dan trotoar.

Baginya, penataan seperti itu akan membawa keuntungan tersendiri bagi masyarakat dengan memicu wisatawan betah berada di Lombok.

“Karena bagaimanapun juga masyarakat dan daerah akan mendapatkan keuntungan dari penataan fasilitas umum yang baik. Wisatawan akan betah berlama di sini. Harus diperhitungkan juga dari hal-hal yang paling sederhana seperti ini,” katanya.

Belajar dari ibu kota Korea Selatan, Seoul, di mana jalur pejalan kaki betul-betul sangat diperhatikan. Dengan lebar trotoar seukuran dua mobil, Seoul menjadi kota dengan trotoar yang indah. Di sana masyarakat memanfaatkan trotoar untuk berolahraga.

Di tepi trotoar juga dihiasi tanaman dan bunga. Itu menjadi salah satu indikator kebahagiaan orang di Negeri Ginseng tersebut.

Terakhir, Nofian mengajak masyarakat agar lebih sering berjalan kaki. Karena manfaat jalan kaki sangat besar bagi kesehatan.

Masyarakat dapat terhindar dari stroke, mencegah osteoporosis (tulang keropos), mengurangi stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan berat badan dan manfaat lainnya.

Me




Irzani Ajak Warga NTB Doakan Korban Penembakan Teroris di Selandia Baru

Irzani mengajak masyarakat NTB untuk tidak ikut menyebarluaskan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang berkaitan dengan aksi kekerasan berupa penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru

lombokjournal.com —

MATARAM — Dunia dikejutkan dengan penembakan yang dilakukan teroris terhadap para jamaah yang sedang melaksanakan shalat Jumat di dua masjid di Deans Ave dan Linwood, Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3).

Dilaporkan puluhan orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Calon Anggota DPD RI Nomor Urut 30 Dapil NTB, H Irzani, mengecam aksi keji dan biadab yang dilakukan teroris tersebut.

Menurut Irzani, aksi penembakan terhadap orang yang sedang menjalankan ibadah sangat sukar diterima akal sehat sebagai seorang manusia.

“Ini betul-betul biadab bagaimana dengan mudahnya menghilangnya nyawa manusia,” ujar Irzani di Mataram, NTB, Jumat malam  (15/3).

Irzani yang mulai akrab dengan sebutan Batik Ijo juga menyampaikan turut berduka cita bagi seluruh korban penembakan brutal dan diterima di sisi Allah SWT.

“Innalillahi wainalihi rojiun, atas nama pribadi  saya menyampaikan bela sungkawa bagi seluruh umat Muslim yang menjadi korban penembakan brutal di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood Selandia Baru,” kata Irzani.

Batik Ijo mengajak seluruh warga NTB mendoakan korban penembakan tersebut dan berharap keadilan ditegakkan bagi keluarga korban. Irzani menilai, aksi kekerasan tak lepas dari narasi-narasi kebencian hingga islamophobia yang berkembang di negara-negara barat.

Sekretaris Umum PW NW NTB ini menilai narasi-narasi kebencian merupakan hal yang dihindari dan dilawan bersama karena akan menimbulkan dampak yang negatif.

Irzani mengajak masyarakat NTB untuk tidak ikut menyebarluaskan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang berkaitan dengan aksi kekerasan berupa penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru.

Menurut Irzani, penyebarluaskan konten tersebut hanya akan membuat senang sang pembuat teror.

“Tujuan si pembuat teror ialah menciptakan ketakutan masyarakat dengan penyebarluasan kejadian tersebut, kita harus bijaksana dalam menggunakan sosial media,” tegas Irzani.

Me




HBK Gelar Pentas Ke-IV Wayang Kulit Lalu Nasib Di Desa Marong, Lombok Tengah

Pentas Wayang Kulit ini bisa dijadikan salah satu media untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat, agar mereka antusias berbondong-bondong datang ke TPS pada tanggal 17 April mendatang

HBK saat nobar wayang Sasak

lombokjournal.com —

LOMBOK TENGAH  ;     Gelaran pentas Wayang Kulit Lalu Nasib seri ke-IV akan dilangsungkan di lapangan Desa Marong, Kec. Praya Timur, Kab. Lombok Tengah, Sabtu (16/3), mulai pukul 20.00 WITA .

Kali ini Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono, SE yang kerap disapa akrab HBK mengatakan. akan  mengangkat Tema seputar Anti Money Politik dalam Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat.

Ini salah satu cara HBK mengajak partisipasi masyarakat Desa dalam mensukseskan Pemilu 2019.

“Agar Pemilu (Pilpres dan Pileg) 2019 ini makin kuat legitimasinya, maka tingkat partisipasi masyarakat ke TPS untuk memilih harus semakin besar,” ucap HBK.

HBK mengapresiasi penyelenggara Pemilu di NTB yANg telah bekerja keras mensosialisasikan Pemilu serentak 2019 kepada para pemilih dengan mendorong tingkat partisipasi pemilih agar meningkat dibanding Pemilu sebelumnya.

“KPU, Bawaslu dan Polri di NTB patut diapresiasi karena telah bekerja sesuai prosedur dan tupoksinya masing2 dalam mensukseskan kampanye maupun gelaran Pemilu serentak tanggal 17 April 2019, yang akan dating,” tukas HBK.

HBK melanjutkan, sebagai Caleg DPR RI, dirinya juga memiliki tanggung jawab moral agar Pemilu Legislatif (Pileg) di Dapil NTB – II/P. Lombok ini benar-benar berlangsung secara adil dan damai dengan menjunjung tinggi kaidah2 Fair Play.

Menurut HBK, pentas Wayang Kulit ini bisa dijadikan salah satu media untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat, agar mereka antusias berbondong-bondong datang ke TPS pada tanggal 17 April mendatang.

“Jangan ada yang Golput. Selain tentu saja, mengkampanyekan program pertanian, sebagai prioritas unggulan apabila saya, in shaa Allah, bisa mewakili masyarakat P. Lombok di gedung Parlemen Senayan nanti”, kata HBK.

Bagi HBK pentas seni Wayang Sasak ini masih menjadi media suluh yang sangat efektif bagi masyarakat-masyarakat yang ada di pedesaan.

Pesan yang disampaikan oleh Ki Dalang Lalu Nasib melalui bahasa Sasak dengan Joke-jokenya yang khas lebih mudah dipahami oleh rakyat di pedesaan.

“Setelah pentas di Desa Marong, Kec. Praya Timur, Kab. Lombok Tengah ini, pentas Wayang Kulit HBK akan manggung di Kab  Lombok Timur sebanyak dua kali masing-masing di Kab. Lombok Timur bagian Utara, dan Kab. Lombok Timur bagian Selatan,” tegas HBK.

HBK juga menyampaikan terima kasih serta penghormatan teramat dalam kepada pimpinan DPC Partai Gerindra maupun HBK Center di masing-masing Kabupaten yang telah mendukung dan bekerja-sama mensukseskan pentas Wayang Kulit Lalu Nasib ini,” kata HBK.

Me




Wagub Hj Rohmi Akui, Perawatan Gigi dan Mulut Belum Jadi Prioritas

Revitalisasi posyandu dapat dijadikan sebagai media untuk mengedukasi masyarakat dalam hal kesehatan gigi dan mulut

MATARAM.lombokjournal.com —  Musyawarah Daerah (MUSDA) Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) dibuka Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, NTB di Hotel Grand Legi, Jumat (15/03).

Wakil Gubernur Hj. Rohmi menyampaikan, perawatan gigi dan mulut masih belum menjadi prioritas masyarakat dalam hal kesehatan.

”Di NTB, bahkan Indonesia, perawatan gigi dan mulut masih belum menjadi prioritas yang ditekankan didalam keluarga,” kata Hj. Rohmi.

Menurutnya, ini menjadi tugas bersama, karena perawatan gigi dan mulut merupakan hal yang sangat vital didalam kesehatan.

Diingatkan,  pentingnya revitalisasi posyandu dapat dijadikan sebagai media untuk mengedukasi masyarakat dalam hal kesehatan gigi dan mulut.

”Posyandu kita diseluruh NTB semoga bisa berfungsi sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan bukan hanya mengobati, karena hal-hal seperti perawatan gigi dan mulut bisa masuk penyuluhan-penyuluhan yang ada di Posyandu,” jelas Hj. Rohmi.

Hj. Rohmi berharap PTGMI dan Pemerintah dapat membangun kerja sama yang lebih baik ke depannya.

”Mudah-mudahan ke depan semakin banyak yang bisa dikolaborasikan dengan pemerintah. Semoga tugas dan tanggung jawab kita dalam mengedukasi masyarakat dalam hal kesehatan bisa berjalan dengan baik,” harap Wagub.

Pada kesempatan yang sama, Epi Nopiah, S.Pd, MAP, Ketua Umum DPP PTGMI, mengapresiasi respon positif dan kerja sama Wakil Gubernur pada PTGMI Provinsi NTB.

“Saya ucapkan terima kasih kepada ibu Wakil Gubernur serta seluruh pengurus DPD PTGMI Provinsi NTB yang telah mendukung penuh program-program kami, karena di NTB ini segala sesuatunya rapi dan terstruktur,” ucapnya.

Ketua DPD PTGMI Provinsi NTB, Sufie Haswinda, SKM , berharap PTGMI ke depan lebih menunjukkan diri dan bersinergi dengan pemerintah.

”Kami dari PTGMI NTB berharap agar ke depan dapat menunjukkan serta mendekatkan diri dengan program pemerintah, dan juga membangun sinergi dengan bidang profesi kesehatan lainnya,” terang Sufie.

MUSDA ke VI ini juga dirangkaikan dengan seminar, sumpah profesi serta penyerahan cinderamata oleh Ketua DPD PTGMI Provinsi NTB kepada Wakil Gubernur NTB dan Ketua Umum DPP PTGMI.

AYA




DPD IMM NTB Ajak Mahasiswa Ikut Memilih Di Pemilu 2019

Dalam kegiatan ini selain dapat menjadi wadah pendidikan kepemiluan, juga mendorong partisipasi masyarakat dalam ikut memilih dan meminimalisirangka golput di 17 April 2019 mendatang

MATARAM.lombokjournal.com — Dalam Memeriahkan Milad Ke 55, DPD IMM NTB Bersama KPU NTB melaksanakan ‘Kegiatan KPU Goes To campus’ dengan Tema “sosialisasi Hari Pemungutan Suara dan Tata Cara Pindah Memilih”.

Tujuannya memberikan pemahamaman kepada masyarakat, khususnya mahasiswa agar tidak golput.  Harapannya, masyarakat berbondong Bondong memberikan hak pilihnya pada 17 April mendatang.

Disamping itu pesta demokrasi dalam momentum Pilpres dan Pileg per 5 tahun sekali in, hendaknya dijadikan ajang untuk pendidikan, pembenahan dan evaluasi diri bagi semua kalangan, baik pelaksana pemilu maupun masyarakat secara umum.

Karena dapat menjadi ukuran bagian penentu masa depan dan kesejahteraan masyarakat 5 Tahun berikutnya.

Disamping itu poin besar agenda ini, juga merupakan bagian yang di ikhtiar oleh IMM dan KPU dalam memberikan pendidikan Kepemiluan yang disampaikan kepada semua lapisan masyarakat.

Dan kampus menjadi titik sentral dalam menyampaikan informasi baik ini, mengingat kampus adalah wadah yang jauh dari doktrin-doktrin kehidupan politik. Dan masih memiliki kemurnian pikiran dalam melihat dan memperbaiki tatanan kehidupan politik dan keumatan di indonesia umumnya.

Dan harapan DPD IMM NTB, dalam kegiatan ini selain dapat menjadi wadah pendidikan kepemiluan juga bisa mendorong partisipasi masyarakat dalam ikut memilih dan meminimalisir angka golput di 17 April 2019 mendatang.

Dan kegiatan semacam ini harus menjadi tradisi KPU dan siapa pun mengingat ini adalah kegiatan yang sangat produktif dalam membangun wawasan dan pandangan masyarakat umum.

Acara Sosialisasi ini di hadirin oleh Komisioner KPU NTB,  Ir  Syamsudin sebagai narasumber dan Dr. Nurhasanah Dosen Universitas Muhammadiyah.

Acara ’KPU Goes To Campus’ ini dibuka Rektor Ummat, H.Arsyad Gani M.Pd.

“Prestasi Untuk KPU yang melaksanakan kegiatan KPU goes to Campus, ” kata Arsyad Gani.

AYA




Perda Kawasan Tanpa Rokok Masih Butuh Komitmen

Butuh kesadaran dari para pihak atau pemangku agar perda itu bisa diimplementasikan

MATARAM.lombokjournal.com —  Meski sudah ada Perda Kawasan tanpa rokok, hingga saat ini belum terlihat diaplikasikan secara maksimal.

Bahkan, meski sudah diberlakukan kawasan tanpa rokok di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB sejak bulan November, hingga saat ini belum diaplikasikan maksimal.

“Perda Kawasan tanpa rokok, di lapangan belum diaplikasikan secara maksimal. Itu karena membutuhkan komitmen dari semua  stakeholder,” ujar Wakil Gubernur NTB Hj.Sitti Rohmi Djalillah Jumat (15/3).

Ia menjelaskan jika Perda itu sudah diketok atau disahkan  bukan berarti diketok terus teraplikasi langsung di lapangan.

“PR kita diamana kalau perda sudah diketok, tehnisnya betul-betul diaplikasikan, Nah itu tugas pemerintah provinsi kabupatrn/kota, dan stakholder terkait juga harys bersinergi jika perda itu mau dilaksanakan,” terangnya.

Rohmi menekankan, butuh kesadaran dari para pihak atau pemangku agar perda itu bisa diimplementasikan,

“Gak bisa bilang butuh waktu sebulan dua bulan, tapi yang terpenting bagaiman setiap stakeholder bisa memanfaatnkan perannya dengan baik,” katanya..

Dikatakannya, kenapa begitu keras jika di lingkungan Kantor Gubernur (Pemprov)  harus steril dari asap rokok karenA dirinya sayang dengan pegawai/ASN.

“Karena saya sayang dengqn lingkup Pemprov itu jangan sampai gak sadar dengan kesehatan, janganlah mengganggap rokok itu sebagai kesenangan pribadi karena efeknya banyak sekali, merokok didepan perokok pasif kan bahaya,” tegasnua

Menurutnya, itu semua kembali lagi bagaimana membuat itu sebagi kesadaran pribadi. Ini semua kebutuhan pemerintah harus saling menjaga, di pemprov sudah ketat.

Step by step perlu ketegasan dan komitmen pemangku kebijakannya jika ingin perda yang sudah dibuat itu dilaksanakan,” kata Hj Rohmi.

AYA




Gubernur Zul Harapkan Dukungan Air Asia Saat Lombok Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

 Air Asia bakal menggerakkan 97 juta database jaringan Air Asia global untuk membantu sosialisasi Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok

lombokjournal.com —

BANTEN ;   Gubernur Zulkieflimansyah juga berharap dukungan dari Air Asia terkait akan digelarnya balapan MotoGP di sirkuit Mandalika tahun 2021.

Harapan itu dismpaikannya usai penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dengan Direktur Utama PT. Indonesia AirAsia, Dendy Kurniawan, di Kota Tangerang Banten, Kamis (14/03).

Dikatakannya, Lombok akan menjadi tuan rumah balapan MotoGP pada 2021, dan kontraknya akan berjalan selama 3 tahun atau 3 musim balapan.

“Saat ini kami juga sedang membangun sirkuit jalan raya berkelas internasional untuk balapan MotoGP. Kami berharap, jaringan luas Air Asia di lingkup global mau membantu dalam sosialisasi dan memperkenalkan Sirkuit Mandalika menjelang MotoGP Lombok 2021 nanti,” kata Zul.

Pembangunan sirkuit dan gelaran balapan MotoGP Lombok, disebutkan Zul akan mampu menyerap tenaga kerja hingga 7 ribu orang.

Sementara jumlah penonton diperkirakan mencapai 300 ribu dari domestik dan mancanegara. Itu menjadi potensi bagi maskapai penerbangan seperti Air Asia untuk turut mengambil kue penumpang pesawat ke Lombok.

Dendy merespon positif harapan Gubernur NTB, dengan menyatakan bakal menggerakkan 97 juta database jaringan Air Asia global untuk membantu sosialisasi Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok.

“Kami sangat mendukung promosi sirkuit MotoGP di Lombok. Ada 97 juta database Air Asia yang bisa kami gerakkan untuk meningkatkan awareness publik dunia bahwa salah satu seri balapan MotoGP akan digelar di Lombok Indonesia pada 2021 mendatang.” tambah Dendy.

Sebagai informasi, balapan MotoGP di Indonesia pernah digelar pertama kali di Sirkuit Sentul Bogor Jawa Barat pada tahun 1997 silam. 24 tahun setelahnya, baru akan digelar kembali di Lombok NTB.

BACA JUGA ; Air Asia Tambah Penerbangan Langsung Perth – Lombok

Dalam penandatanganan nota kesepakatan bersama tersebut, Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu M. Faozal dan ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Anita Ahmad dan sejumlah pengurus lain.

AYA




Air Asia Tambah Penerbangan Langsung Perth – Lombok 

Tiket penerbangan dari Perth ke Lombok sudah bisa dipesan mulai Kamis 14 Maret 2019

lombokjournal.com —

BANTEN  ;    Penandatanganan nota kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding) berlangsung antara Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dengan Direktur Utama PT. Indonesia AirAsia, Dendy Kurniawan.

Acara  penandatanganan itu bertujuan untuk pengembangan penerbangan dan dukungan peningkatan pariwisata di Nusa Tenggara Barat, berlangsung di Kantor Air Asia di Jalan Marsekal Suryadharma no. 1 Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang Banten, Kamis (14/03).

Gubernur Zulkieflimansyah menyatakan, penandatanganan itu  tindak lanjut konkret dari dua pertemuan antara Pemprov NTB dengan PT. Indonesia AirAsia  sebelumnya.

Air Asia akan menambah rute penerbangan langsung (direct flight) Perth (Australia)–Lombok, dengan menempatkan dua pesawat di Bandara Internasional Lombok.  juga menambah frekuensi penerbangan Kuala Lumpur–Lombok menjadi lebih dari dua kali sehari.

”Ini ikhtiar cepat dan akselerasi untuk membangkitkan dan menggairahkan kembali perekonomian NTB pascabencana dari sektor pariwisata, ” kata Zulkieflimansyah dalam sambutannya sebelum penandatanganan MoU.

Memperbanyak direct flight rute penerbangan domestik dan internasional dengan AirAsia sangat membantu dalam meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan asing ke Lombok dan Sumbawa, tambah Gubernur.

Tiket penerbangan dari Perth ke Lombok sudah bisa dipesan mulai Kamis 14 Maret 2019.

Menurut Dendy Kurniawan, acara hari ini adalah sejarah baru bagi Air Asia Indonesia. Karena pertama kalinya seorang gubernur datang dan menandatangani kerja sama bidang penerbangan.

Dendy mengaku bangga dan terhormat, baru pertama kalinya kantornya dikunjungi gubernur dan sekaligus menandatangani sebuah kerjasama.

”Dan kami sepakat untuk mendukung kebangkitan perekonomian NTB pascabencana gempa bumi lalu, melalui sektor pariwisata dan tentunya kapasitas kami sebagai sebuah maskapai penerbangan dalam penyelenggaraan penerbangan ke NTB.” papar Dendy.

Dendy juga menekankan, dalam waktu dekat akan menempatkan dua pesawat Air Asia di Lombok,  melayani rute baru direct flight Perth – Lombok, dan penambahan frekuensi baru Kuala Lumpur – Lombok. S

Selanjutnya juga akan membuka rute baru Yogyakarta dan Bali pada pertengahan tahun ini.

AYA