Bawang Putih Impor Masuk NTB, Sebab Harga Bawang Putih Lokal Tinggi

Bawang putih ex impor masuk ke NTB untuk permintaan pasar akan bawang putih lebih murah, Selain itu ketersediaan bawang lokal tidak mencukupi kebutuhan

MATARAM.lombokjournal.com – Tingginya harga bawang putih lokal, membuat Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima bawang putih impor masuk ke NTB.

Kepala Hj Putu Selly Andayani mengatakan, kebutuhan bawang putih di NTB cukup banyak.

“Ini kini menghadapi untuk bulan puasa, bawang putih ex impor itu tujuannya adalah menstabilkan harga,” kaya Hj Putu Selly Andayani, Senin (01/04)

Selly menjelaskan, harga bawang putih saat ini cukup tinggi hingga Rp 30 ribu per kilo. Mestinya harganya tidak setinggi itu untuk bawang putih ex impor, biasanya hanya berkisar Rp 15-18 ribu per kilo.

Maka dari itu pemerintah pusat meminta mengimpor bawang putih, agar kebutuhan jelang puasa tercukupi dan harga tetap stabil.

“Takut itu nanti inflasi gara-gara bawang putih, bagaimana kita tidak menerima. Kalau urusan bapok tidak bisa menolak itu,”  terangnya.

Ia mengatakan, dengan harga bawang putih mahal tentu hal ini memicu terjadinya di inflasi, di mana jika infalsi daya beli masyarkat berkurang.

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, Disdag menerima masuknya bawang putih impor ke NTB. Bawang putih yang masuk ke NTB merupakan bawang ex impor, mengingat di NTB tidak ada pelabuhan impor.

Menurutnya bawang putih ex impor masuk ke NTB untuk permintaan pasar akan bawang putih lebih murah dibandingkan dengan bawang putih lokal. Selain itu ketersediaan bawang lokal tidak mencukupi kebutuhan.

“Bawang lokal itu bisa harganya Rp 60-80 ribu perkilo, kalau ex impor itu harganya harusnya 15-18 ribu tapi sekarang naik sudah sampai 30 ribu,” ujarnya.

Meski sebelumnya Dinas Pertanian dan Perkebunan mengklaim ketersediaan bawang di NTB surplus. Namun harga bawang di pasar justru cukup tinggi, kendati masyarakat beralih menggunkan bawang ex impor dibandingkan dengan bawang lokal.

Terkait hal ini, Selly menegaskan jika kondisi di NTB surplus tentunya harga dapat lebih murah.

“Kalau memang surplus bisa tidak harga sampai 20 ribu bawang lokal, jangan masyarakat kita di beratkan untuk beli bawang putih harganya Rp 60-80 ribu,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Distanbun Provinsi NTB, H Husnul Fauzi menyebutkan, hasil bawang putih pada tahun 2018 lalu dari 19 ribu ton dan surplusnya mencapai 7500 ton, dengan kondisi ini tak perlu ada bawang impor yang masuk ke NTB.

“Kalau bawang putih memang masih dibutuhkan di Indonesia, tetapi di daerah kita surplus,” katanya.

AYA

 

 




Lembaga Survey Politik Dinilai Berpotensi  Turunkan Kualitas Demokrasi

Keberadaan lembaga survey politik berpotensi mendemoralisasi semangat dan spirit caleg muda yang tidak konfiden (inferior) dengan dominasi yang diduga melakukan buzzer penggiringan opini secara sepihak

lombokjournal.com —

MATARAM ;   Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto , SH keberadaan Lembaga Survey Politik yang kurang presisi dalam menyampaikan kajian dan hasil survey nya , khususnya dalam hasil – hasil  pemilihan legislatif  2019, justru berpotensi  menurunkan kualitas demokrasi karena informasi yang dipublish terkesan tidak sesuai dengan fakta di lapangan

” Mi6 mendapatkan sejumlah informasi top secret lapangan bahwa pilleg 2019 di NTB berbeda dengan pilleg 2014, dimana caleg muda ( caleg pendatang baru) makin agresif dengan beragam taktik dalam meraih dukungan masyarakat . Mereka ini bergerak ibarat operasi kladestein , senyap tapi masiv,” Kata Dir Mi6,  Bambang Mei.

Didu, panggilan akrab Bambang Mei F mengatakan, gerakan senyap merayap caleg pemula  di basis ini kerap luput dari analisis hasil lembaga survey karena beragamnya strategi caleg muda dalam mengamankan basis-basis pemilih loyalnya.

” Kesan subyektifitas Lembaga Survey tentu akan mempengaruhi kredibilitasnya di mata rakyat,  jika hasil survey nya tidak akurat ,” tegas Didu .

Selain itu kata Didu , keberadaan lembaga survey politik berpotensi mendemoralisasi semangat dan spirit caleg muda yang tidak konfiden (inferior) dengan dominasi yang diduga melakukan buzzer penggiringan opini secara sepihak .

“Bisa jadi tidak bergeraknya  dan tidak agresifnya sejumlah caleg muda didapil pemilihannya ,  selain faktor internal,  tidak tertutup kemungkinan mentalnya sudah down duluan akibat  publikasi lembaga survey yang seolah-olah memperkuat elektabilitas calon  tertentu. Hal ini kemudian dipandang menutup harapan bagi para caleg . Akibatnya  caleg bisa jadi sulit move on menjadi tidak termotivasi di dapilnya ,” ungkapnya .

Sementara itu Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah yang juga Caleg DPRD NTB dapil 8 Lombok Tengah No urut 2 Dari Partai PERINDO tidak pernah mau tahu dan menggubris Lembaga Survey Politik terkait pengumuman hasil caleg yang memiliki elektabilitas yang kuat .

” Saya bersama caleg caleg muda partai lain akan melawan Supremasi  dan membuyarkan prediksi Lembaga Survey tersebut dengan taktik dan strategi lain,” ujar Athar .

Athar menilai bahwa politik itu unpredictable dan selalu bergerak dinamis . Menjudgment hasil konstestasi pilleg melalui survey tidak boleh sepenuhnya dipercayai karena ada faktor subyektifitas. Dan rakyat sudah tahu juga kalau lembaga survey itu tidak sepenuhnya independen.

” Hasil itu tidak bisa tertukar oleh orang yang tidak pernah turun ke basis dan hanya mengandalkan permainan persepsi semata. Saya tetap rajin turun ke basis,  meski tanpa harus memakai jasa dan arahan  lembaga survey. Saya nggak mampu bayar , mending beaya itu utk mengentertain rakyat didapil,” tukas Athar .

Athar memprediksi pilleg 2019 akan makin banyak caleg muda yang melenggang di parlemen karena rakyat menginginkan wakilnya  dari figur yang lebih merakyat dan tidak diragukan track recordnya .

Me




Kuasa Hukum Najmul Akhyar ; Ada Delik Diduga Terdapat Pelanggaran UU ITE

Postingan “Jangan Terlalu Lebay Bupati” membuat publik tergiring sehingga memunculkan opini tidak benar dan tidak objektif

TANJUNG.lombokjournal.com — Kuasa hukum Dr. H. Najmul Akhyar bupati Lombok Utara, angkat bicara terkait laporan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Tarfi’in, pemilik akun Facebook atas nama Restu Adam EF.

Pasalnya, kuasa hukum menilai ada delik yang diduga terdapat pelanggaran UU ITE yang dilakukan pemilik akun Restu Adam EF, Sabtu (30/03).

Melalui kuasa hukum Law Office, Dr. Ainuddin,SH.,MH dan Patner nya, Dr. H. Najmul Akhyar mengklarifikasi objek persoalan yang di viral kan Tarfiin (Pemilik Akun Restu Adam EF) dengan kata “Labay”.

Kemudian memunculkan komentar negatif public,  bahkan menyerang pribadi serta lembaganya berupa hinaan, sumpah serapah, merendahkan martabat hingga pengancaman.

Dikatakan Ainddin, objek persoalan yang persoalan itu merupakan penyebab timbulnya komentar yang menyerang pribadi hingga pengancaman dan cacian.

“Sebagai warga negara juga Najmul hanya meminta perlindungan hukum kepada kami atas unggahan itu. Sehingga kami yang diberikan kuasa menjalankan ketentuan langkah hukum sesuai prosedurnya,” tegasnya.

Menurutnya, opini yang dikembangkan oleh pemilik akun Restu Adam EF terlalu berlebihan hingga memunculkan reaksi dari warganet dengan tagar #save Adam.

Padahal, pemilik akun Restu Adam dalam kontek penggilan Keplosian itu untuk dimintai keterangan terkait motivasi memposting di akunnya.

“Hanya dimintai keterangan karena dua kali dipanggil tidak pernah dipenuhi oleh Tarfiin (Pemilik akun Restu Adam EF). Kami ingin menetralisir dan meluruskan berita-berita opini dengan data yang lengkap dan komprehensif tidak setengah-setengah, sehingga masyarakat tidak tergiring opini yang menuai konflik dan memecah belah,” jelasnya.

Yang parah sekali, menurut Ainudin, postingan “Jangan Terlalu Lebay Bupati” membuat publik tergiring sehingga memunculkan opini tidak benar dan tidak objektif.

Itu jelas menyimpang dari aspek kontek yuridis dan sosiologis. Seolah pemerintahan Najmul menggunakan kewenangan menindas masyarakatnya, anti kritik, mengintimidasi rakyatnya, menuver politik hingga opini seolah Najmul ingin memenjarakan rakyatnya.

“Saya katakan itu tidak benar. Najmul dalam kontek lapornanya hanya ingin mendapat perlindungan hukum serta perwujudan haknya selaku warga negara,”katanya.

Ainuddin menambahkan, ragam tanggapan warganet menimbulkan cacian serta makian bahkan hinaan itu, si pemilik akun Restu Adam EF tidak memprotek berbagai komentar hinaan, ancaman bahkan cacian itu dan melakukan pembiaran.

“Yang jelas, bagi kami ada delik sehingga kami memprosesnya. Per tanggal 9 November 2018 kami diberikan kuasa untuk melayangkan laporan ke Polda NTB. Dengan data-data bukti bahwa ada unsur pelanggaran UU ITE disini,” paparnya.

“Kami akan jalan terus, selama tidak ada niat baik dari pemilik akun Restu Adam EF untuk meminta maaf terkait postingannya itu,”tandasnya.(*)

AYA




Zohri Terus Mengukir Prestasi

Atlit Indonesia masih diperhitungkan di tingkat Asia

MATARAM.lombokjournal.com – siapa yang tak ingat prestasi yang dicapai Lalu Mohammad Zohri, pelari asal Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Sprinter kebanggan masyarakat NTB dan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, keembali mengukir prestasi. Ia berhasil meraih medali emas pada ajang 1st Malaysia Open Grand Prix yang berlangsung di Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Zohri turun di nomor lari 100 meter dan berhasil mencatatkan waktu 10,20 detik

Ternyata bukan hanya Lalu Muhammad Zohri yang sukses mengharumkan Indonesia di Malaysia. Tapi satu lagi atlet NTB yaitu, Sapwaturrahman juga menyabet medali emas di kejuaraan atletik bergengsi dunia di Malaysia, Grand Prix Malaysia Open, hari Sabtu (30/03) malam.

Prestasi yang diukkir atlit asala NTB itu sekaligs membuktikan, Indonesia sangat diperhtungkan di cabang olahraga atletik.

Rr




Guru PAUD Asal Sumbawa Studi Banding Ke Malaysia

Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri

MATARAM.lombokjournal.om — Sebanyak 26 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal Kabupaten Sumbawa Barat akan melakukan studi banding ke Malaysia.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri, Hj. Niken Saptarini Widiyawati melepas guru-guru tersebut, di Pendopo Gubernur, Sabtu (30/03) malam.

Guru-guru yang akan mengikuti berbagai kegiatan selama lima hari itu, diharapkan menjadi Duta masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTB. Selain menimba ilmu untuk meningkatkan kapasitas diri, mereka dapat menceritakan hal-hal baik tentang NTB.

Gubernur Zul sangat mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh para guru PAUD yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa itu.

“Meski sebagai guru PAUD, mereka perlu pengetahuan apa yang berkembang d luar, sehingga banyak hal positif yang bisa diserap,” kata Gubernur Zul .

Hj Niken Saptarini yang mendampingi Gubernur Zul, tampak banyak berdialog dengan para guru tersebut.  Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya. Mereka mengaku,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri.

Gubernur Zul mengaku, keempatan yang sama juga aka diiberikan pra guru PAUD dari berbagai daerah lainnya di NTB.

Rr




59 Pejabat Pemprov NTB Dilantik Gubernur  Zul

Pergantian dan pengisian jabatan membutuhkan waktu yang lama. Sebab,  untuk menggantikan pejabat yang dirotasi ke posisi lain membutuhkan kajian

Gubernur  H. Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com —  Sebanyak5 pejabat Tinggi Pratama,  31 Pejabat Administrator dan 23  Pejabat Pengawas dilantik Gubernur  Dr. H. Zulkieflimansyah,  Jum’at (29/03) malam di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

Salah satu pejabat Tinggi Pratama dari 59 pejabat Lingkup Pemerintah Provinsi NTB yang dilantik Gubernur Doktor Zul adalah Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda Provinsi NTB,  Najamuddin,  S. Sos., M. M.

Pelantikan yang diawali pengambilan sumpah Jabatan itu,  Gubernur menjelaskan, sebenarnya belum akan melakukan rotasi dan pengisian jabatan hingga selesai Pemilu, 17 April 2019 mendatang.

Namun, berdasarkan diskusi dan masukan,  ada tugas dan kerja besar yang mendesak dilakukan,  maka pelantikan tersebut harus segara dilaksanakan.

“Selamat kepada pejabat yang menempati posisi yang baru. Semoga amanah in dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Doktor Zul.

Dijelaskannya,, kalau pada pelantikan sebelumnya, pejabat yang dilantik sebagian besarnya berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kali ini yang kita akomodasi adalah yang dari Bappenda. Kalau ada dinas lain yang masih kosong dan belum terisi saat ini,  pada kesempatan lain akan diberikan prioritas sebagaimana Bappenda pada hari ini,” ungkapnya.

Pergantian dan pengisian jabatan membutuhkan waktu yang lama. Sebab,  untuk menggantikan pejabat yang dirotasi ke posisi lain membutuhkan kajian.

Sehingga, penempatan posisi yang ada, benar-benar sesuai dengan kapasitas dan kemampuan seseorang, alias tidak sembarangan.

“Semoga dengan RPJMD yang baru, target yang baru, saya kira akan ada dinamika. Mudah-mudahan NTB Gemilang bisa direalisasikan dengan SDM-SDM di NTB ini yang luar biasa,” harap Gubernur di hadapan pejabat yang dilantik dan kepala OPD yang menyaksikan pelantikan tersebut.

Selain Kepala Biro Humas Protokol, Pejabat Tinggi Pertama yang dilantik Gubernur antara lain, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Wedha Magma Ardi, MT, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang.

Sedangkan Kepala Dinas PUPR yang dilantik adalah Ir. H.  Azhar,  MM. Selanjutnya, Sadimi,  ST.,  MT menduduki Jabatan sebagai Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa.

Staf Ahli Bidang Ekonomi,  Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan ditempati Chairul Mahsul, SH., MH yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan.

AYA

Biro Humas dan Protokol NTB

 




H Irzani Batik Ijo  Dorong Penguatan Branding Wisata Halal .

Berdasarkan perkiraan Global Muslim Travel Index (GMTI), nilai transaksi wisata Muslim bisa mencapai 220 miliar dolar AS pada 2020

lombokjournal.com —

MATARAM ;  – Calon anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) nomor urut 30 H. Irzani mendorong penguatan  branding wisata halal untuk sektor pariwisata Lombok.

Bagi Irzani yang akrab disapa Batik Ijo, sektor pariwisata Lombok sudah sangat identik dengan branding  wisata halal.

Branding wisata halal, kata Batik Ijo , nama Lombok dikenal wisatawan dan mendunia. Hal ini tentu memberikan kenyamanan psikologis berwisata, khususnya bagi wisatawan Muslim

“Kita sudah punya branding wisata halal yang tidak hanya menjadi andalan sektor pariwisata Lombok dan NTB, melainkan juga Indonesia,” Kata Irzani, Jumat (29/03)

Batik Ijo menjelaskan, diskursus wisata halal bukan hal baru dan bahkan sudah dipraktikkan oleh negara-negara dengan penduduk Muslim minoritas, mulai dari negara-negara Eropa dan juga Asia.

Untuk itu, Lombok termasuk beruntung bisa sejajar dan bersaing dengan negara lain yang sudah lebih dulu mempopulerkan wisata halal.

Irzani menambahkan, banyak negara yang sudah lebih dahulu, maupun yang sedang mempersiapkan  berbagai fasilitas pendukung, meliputi hotel, kuliner, dan tempat ibadah, untuk mengakomodir wisatawan Muslim.

Lombok, kata Batik Ijo , jangan lengah dan harus terus melalukan penguatan fasilitas pendukung guna menunjang wisata halal.

“Dari sektor wisata halal, kita bisa juga melibatkan sisi lain seperti kekayaan budaya dan kesenian yang akan menambah minat wisatawan,” tambah Irzani

Irzani menyebutkan, wisata halal memiliki potensi besar seiring tumbuhnya nilai transaksi pasar wisata Muslim. Berdasarkan perkiraan Global Muslim Travel Index (GMTI), nilai transaksi wisata Muslim bisa mencapai 220 miliar dolar AS pada 2020.

“Jadi sembari melalukan percepatan pemulihan pariwisata, jangan lupa juga untuk  menguatkan branding wisata halal kita, sayang sudah populer jika tidak dikembangkan,  karena pertumbuhan market wisata halal di Lombok  menunjukkan trend tumbuh  pesat   ” tukas Irzani yang juga Sekretaris Umum PWNW NTB .

Me




Nofian Hadi : Senaru Perlu Segera Dipulihkan Dari Trauma  Wisatawan

Aksi cepat tanggap dan pelayanan terbaik sudah cukup maksimal dilakukan pemda dalam menangani wisatawan Malaysia yang menjadi korban

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA ;  Dampak gempa masih terasa bagi sektor pariwisata di Lombok Barat dan Lombok Utara.

Sejumlah destinasi di Lombok Barat seperti kawasan Pantai Senggigi dan destinasi wisata di Lombok Utara seperti tiga gili dan Senaru belum pulih sepenuhnya.

Kondisi ini menjadi perhatian Lalu Nofian Hadi ,  Caleg DPRD NTB dari PKS Nomor Urut 11 Dapil Lombok Barat dan Lombok Utara,

Menurut Nofian, pemerintah daerah –Pemprov NTB, Pemkab Lombok Barat, dan Lombok Utara–, pelaku industri wisata, dan masyarakat harus bekerja lebih keras guna memulihkan sektor pariwisata.

Nofian mengambil contoh kawasan Senaru yang selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk jalur pendakian Gunung Rinjani. Dampak gempa yang melanda Lombok pada tahun lalu membuat kunjungan wisatawan di Senaru menurun drastis. Hal ini tak lepas dari ditutupnya jalur pendakian Gunung Rinjani.

“Senaru harus menjadi perhatian bersama agar bisa kembali pulih karena mengalami tantangan yang begitu besar, khususnya trauma psikologis wisatawan  ” Kata Nofian, Jumat ( 29/03) .

Kata Nofian, citra pariwisata Senaru semakin anjlok lantaran insiden meninggalnya dua wisatawan Malaysia dan satu pramuwisata lokal akibat tertimpa longsoran di kawasan air terjun Tiu Kelep saat gempa melanda Lombok pada Ahad (17/03).

Menurut Nofian Hadi , kejadian tersebut memberikan pelajaran besar bagi pemerintah daerah untuk memetakan dan mitigasi bencana di destinasi wisata. Hadian menilai, pemda bisa memberikan petunjuk objek wisata mana saja yang aman dan tidak aman untuk dikunjungi saat ini.

“Pemda bisa memberikan petunjuk dan informasi tentang gambaran kondisi destinasi wisata kita yang aman untuk dikunjungi,” ungkapnya

Selain itu, Nofian  berharap pemda mengadakan kegiatan pariwisata di Senaru untuk mendorong geliat pariwisata di wilayah tersebut dan mengirimkan pesan bahwa Senaru aman untuk dikunjungi.

“Tidak perlu saling menyalahkan, kasihan masyarakat Senaru yang menggantungkan hidupnya dari pariwisata. Mari sama-sama kita buat event pariwisata di sana agar dunia luar tahu Senaru aman dan nyaman dikunjungi kembali,” paparnya

Nofian  memandang kejadian kemarin memberikan momentum NTB mengenalkan Senaru kepada wisatawan, khususnya wisatawan Malaysia.

Nofian  menilai, aksi cepat tanggap dan pelayanan terbaik sudah cukup maksimal dilakukan pemda dalam menangani wisatawan Malaysia yang menjadi korban.

Hal ini, kata Novian, juga mendapat apresiasi dari pemerintah Malaysia.

“Bahkan dalam beberapa pemberitaan saya baca, Pemerintah Malaysia sangat apresiasi sikap Pemerintah Indonesia, dan Pemda di NTB pada khususnya terkait penanganan kepada warga mereka,” tukas Nofian .

Me




DI Era Industrialisasi Digital, Masih Banyak Desa Belum Dijangkau Jaringan internet

Dengan sistem pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer atau jaringan internet, wilayah-wilayah yang masih berada pada area blank spot seperti di Moyo Sumbawa, sangat kesulitan dalam melaksanakan UN

MATARAM.lombokjournal.com — Memasuki era industrialisasi digital atau yang disebut dengan era industrialisasi 4.0, ternyata di Provinsi NTB masih banyak desa yang belum dapat dijangkau oleh jaringan telekomunikasi baik internet maupun telepon atau yang diistilahkan dengan Blank Spot.

Jumlahnya bahkan mencapai angka 195 Desa. Paling banyak area blank spot ini berada di Pulau Sumbawa. Dan sama sekali yang tidak dijumpai area blank spot ini adalah di Kota Mataram.

Sekretaris Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, mengatakan area blank spot adalah area yang belum mendapatkan sinyal internet dan handphone.

“Di Provinsi NTB, masih ada sekitar 195 desa yang masih terkategori sebagai daerah blank spot. Jumlah ini berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Aksessibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo RI berdasarkan hasil survey mereka yang dilakukan dari tahun 2017 hingga tahun 2018 didampingi oleh Diskominfotik NTB,” jelasnya

Menurut Aryadi, berdasarkan target secara Nasional, area-area yang masih teridentifikasi sebagai area blank spot ini akan diupayakan bisa dikonektivitaskan dengan jaringan telekomunikasi dan informasi hingga tahun 2020.

“Karena ini merupakan program Nasional, maka kita sangat berharap, Pemerintah Pusat dapat segera menuntaskannya dan bisa mengkoneksikan jaringan telekomunikasi dan informasi pada area-area yang masih berada pada area blank spot agar daerah-daerah yang masih berada pada area blank spot ini dapat bergerak maju sejajar dengan daerah lainnya,” harapnya.

BACA JUGA  ;  Rakor Disdag, Persiapan Hadapi Implementasi dustri 4,0.D

Kesulitan akses internet dan telekomunikasi ini, lanjutnya, sangat berdampak pada sektor kehidupan masyarakat yang sangat vital, terutama pada aspek pendidikan.

Menurutnya, dengan sistem pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer atau jaringan internet, wilayah-wilayah yang masih berada pada area blank spot seperti di Moyo Sumbawa, sangat kesulitan dalam melaksanakan UN.

“Dan mau tidak mau mereka harus swadaya dengan bekerjasama dengan Telkomsel untuk melaksanakan UN berbasis jaringan telekomunikasi ini,” tegasnya.

AYA




Harga Bawang Putih Impor Naik Hingga Rp 30 Ribu

Kenaikan ini biasa terjadi menjelang puasa, kendati permintaan bumbu dapur dan bahan pokok lainnya cukup banyak permintaan

MATARAM.lombokjounar.com  —   Harga bawang putih ex impor di sejumlah pasar di kota Mataram mengalami kenaikan mencapai Rp 30 ribu per kilogramnya.

Kenaikan ini sudah terjadi sejak dua hari lalu, sebelumnya harga untuk perkilo bawang hanya berkisaran di Rp 25-26 ribu.

“Kalau dari pedagang infonya yang menaikan harga dari pengepulnya sendiri, kalau dari pengepul itu harganya mereka beli Rp 28 ribu perkilo,” kata Kepala Pasar Induk Mandalika H Ismail  , Jumat  (29/3).

Menurutnya sejumlah pedagang di mengeluhkan kenaikan harga bawang putih ex impor saat ini, mengingat kenaikan ini membuat para pembeli menurun. Bahkan sebelum terjadi kenaikan kondisinya masih stabil.

“Dengan adanya kenaikan ini tentunya para pedagang harus memberi tahukan kepada pembeli, kalau harganya lagi naik,” ungkapnya

Dikatakannya, setiap harinya bawang putih ex impor yang masuk ke pasar mandalika mencapai sekitar 4-5 ton. Selain itu nantinya akan di salurkan kebeberapa pasar seperti pasar kebon roek, pagesangan dan pasar lainnya.

Sementara itu dari pedagang mengaku jika bawang putih ex impor tengah naik, kenaikannya terjadi sejak satu hari lalu.

Hal ini membuat mereka terpaksa menaikan harganya, kendati dari pengempul juga mengalami kenaikan. Salah satunya seperti di alami Zahra pedagang bawang di pasar di Kebon Roek.

“Satu kilo sekarang Rp 29-30 ribu bawang putih impor, kalau yang lokal lebih mahal lagi, sudah naik lagi sekerang,” kata Zahra.

Diakuinya, kenaikan ini penyebabnya dari pengepul sudah menaikan harganya, sehingga ia juga ikut menaikkan harganya. Kenaikan ini biasa terjadi menjelang puasa, kendati permintaan bumbu dapur dan bahan pokok lainnya cukup banyak permintaan.

Tak hanya itu saja, dipastikannya nanti semua kebutuhan akan ikut naik.

“Biasanya kalau sudah mau mulai masuk puasa, rata-rata semua harga naik. Karena biasanya banyak permintaan dari pembeli,” ujarnya.

Senada dengan Ulfa yang juga pedagang bawang mengatakan, baru 2 hari ini mengalami kenaikan harga bawang putih ex impor. Dirasanya kenaikan ini tidak biasanya mengalami kenaikan setinggi sekarang.

Di mana hanya Rp 2000-3000  saja, bahkan kisaran harganya berada di Rp 20-23 ribu perkilonya.

“Sebelumnya itu harganya sekitar Rp 22 ribuan, tetapi kalau sekarang bisa sampai Rp 30 ribu, kalau naik begini pembelinya sepi,” tuturnya.

AYA