Wagub Hj Rohmi Tentang Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan

Ke depan, jajaran pemerintah provinsi akan terus turun ke desa-desa, tidak hanya membawa anggaran.  Namun membawa konsep serta pemberdayaan bagi masyarakat dan pemerintah desa

lombokjournal.com —

MATARAM ;  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah berbagi tips untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Dikatakannya, Pemerintah Provinsi NTB di bawah kendali Gubernur, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dirinya telah menetapkan sejumlah program untuk mengatasi permasalahan kemiskinan di NTB.

Di antaranya, peningkatan produktifitas pertanian secara umum, oropariwisata dan industrialisasi.

Hal itu ditegaskan  Wakil Gubernur saat Wawancara dengan Tim  Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Mahkota-Jakarta, di Ruang Kerja Gubernur, Senin (08/04) 2019

Wagub Ummi Rohmi mengurangi program unggulan yang sudah ditetapkan itu, kemudian diterjemahkan dalam bentuk program yang lebih kongkrit. Diantaranya, sanitasi air besih, revitalisasi posyandu, zero waste, program desa wisata dan program lainnya.

Untuk memuluskan program tersebut, sesuai harapan bersama, yang paling utamakan adalah membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Terutama pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi NTB. Tidak hanya itu,  pemerintah desa pun menjadi ujung tombak yang harus dilibatkan untuk menyukseskan program itu.

Untuk menjaring aspirasi sekaligus menyamakan persepsi tentang cara penanggulangan kemiskinan, Wagub telah turun ke kabupaten/kota.

Sebab katanya, akan sulit menjalankan sebuah program, apalagi menyangkut kesejahteraan masyarakat apabila tidak ada kesamaan visi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Dalam roadshow itu, saya mendapatkan masukkan,  apa yang kita inginkan, memiliki pandangan yang sama,” jelas Ummi Rohmi.

Untuk pemerintah desa, Wagub Ummi rohmi telah dilibatkan dalam program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bentuk pelibatannya adalah mengalokasikan APBDes ke sejumlah item program pembangunan.

Bahkan, melalalui bupati/walikota, Wagub telah menandatangani kesepakatan bersama untuk menjalankan program, seperti mitigasi bencana, zero waste, revitalisasi posyandu, desa wisata dan sejumlah program lainnya.

Sesuai pengalaman kata Ummi Rohmi, NTB merupakan daerah yang berhasil menurunkan angka kemiskinan dari, sekitar satu persen setiap tahun.  Dan itu berlangsung dalam kurung waktu sepuluh tahun terakhir. Salah satu yang menjadikan itu sukses adalah kesamaan visi untuk menyejahterakan masyarakat dan komitmen menurunkan angka kemiskinan.

Pemberdayaan Masyarakat

Ke depan kata Wagub, jajaran pemerintah provinsi akan terus turun ke desa-desa, tidak hanya membawa anggaran.  Namun membawa konsep serta pemberdayaan bagi masyarakat dan pemerintah desa.

Selain sinergi, untuk akselerasi penurunan angka kemiskinan di NTB adalah memperbaiki kualitas hidup manusianya. Seperti kualitas kesehatan, pendidikan, pendapatan dan lingkungan.

“Jangan kira bahwa sanitasi air bersih itu tidak ada hubungannya dengan kemiskinan. Kesehatan punya korelasi kuat dengan kemiskinan,” jelas Wagub.

Begitu juga dengan pendidikan, pendapatan dan lingkungan. Bahkan pariwisata pun mempunyai hubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Desa wisata itu digagas untuk kesejahteraan masyarakat. Potensi-potensi yang ada di desa itu dapat dimanfaatkan dan dikembangkan agar masyarakat memiliki pendapatan,” ungkapnya.

Hadirnya industrialisasi pengolahan di NTB itu, merupakan program baru yang digagas Gubernur dan Wagub. Tujuannya, agar baham baku, seperti hasil pertanian, tidak langsung ekspor.

Namun, akan diolah terlebih dahulu. Sehingga akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kami tidak ingin masyarakat tidak mendapatkan apa-apa. Mereka harus mendapatkan nilai tambah dari apa yang mereka usahakan. Nilai tambahnya harus di NTB,  bukan di daerah lain,” kata Wagub.

Hal lain untuk menurunkan angka kemiskinan kata orang nomor dua di NTB itu adalah dengan memperbaiki data yang ada. Untuk data ini jelas Wagub, akan melibatkan para kader dan pendamping desa.

Sehingga data, termasuk data tentang kemiskinan betul-betul detail. Karena dipotret lebih dekat, hingga ke RT dan dusun. Data tentang ibu hamil, anak yang menderita stunting, yang menderita sakit, rumah tidak layak huni, akan terpotret dengan baik.

Untuk kesejahteraan para kader dan pendamping desa, Pemerintah Provinsi telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyusun gaji atau honor yang layak.

“Gaji yang layak diniatkan, agar mereka memiliki semangat dalam bekerja,” ungkapnya.

Namun, dari sejumlah program itu, yang menjadi kendala saat ini adalah bagaimana merubah mind set atau pola pikir masyarakat.

“Untuk melibatkan masyarakat, kita butuh effort. Menggerakkan mereka itu butuh usaha bersama,” jelasnya.

Karena itu, Wagub menghimbau semua pihak untuk serius memikirkan kesejahteraan masyarakat. Terutama, menurunkan angka kemiskinan.

AYA/Hms NTB

 




PKK Diajak Terus Berpartisipasi Menuju NTB Gemilang

Peringatan HKG PKK ke 47 diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan energi baru pada setiap langkah dan krida gerakan PKK, tak sebatas seremonial

MATARAM.lombokjournl.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengajak PKK NTB terus berpartisipasi dalam segala aspek pembangunan menuju NTB Gemilang

Hal itu diungkapkan Gubernur Zul saat menyampaikan sambutan pada acara Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47, Senin (08/04). Saat tu pula diuka Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Provinsi NTB Tahun 2019 di Gedung Pendopo Gubernur.

“Terima kasih kepada PKK, tidak berlebihan saya mengatakan kalau suksesnya NTB kelak, tergantung pada PKK nya,” ucap DR Zul.

Doktor Zul sebagai pembina TP PKK Provinsi NTB berharap, Rapat Konsultasi (Rakon) yang mengusung Tema ”Tingkatkan Kinerja Gerakan PKK Menuju NTB Gemilang”  ini dapat berjalan lancar.

Hj. Niken Saptarini Widyawati, Ketua TP PKK Provinsi NTB membacakan Ketua Umum TP PKK Pusat, dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.

Ketum PKK Pusat berpesan, agar Peringatan HKG PKK ke 47 dapat menumbuhkan semangat dan energi baru pada setiap langkah dan krida gerakan PKK, tak sebatas seremonial.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatangan Kerjasama Antara TP PKK Provinsi NTB dengan berbagai dinas dan lembaga terkait.

Kemudian diumumkan para pemenang lomba pada peringatan HKG PKK ke 47. Pameran dan Bazar dari Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K-PKK) se Provinsi NTB juga ikut meramaikan kegiatan ini.

Hadir sejumlah Kepala OPD lingkup Provinsi NTB, Perwakilan dari masing-masing PKK se Provinsi NTB, serta Organisasi-Organisasi Wanita lainnya di NTB.

AYA/hms

 




Bawang Merah NTB Diekspor Melalui Jawa Tengah

Ke depan dihrapkan  NTB dapat langsung mengekspor bawang merah dari NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj Putu Selly Andayani mengatakan, potensi bawang merah NTB sangat banyak.

Bahkan bawang merah NTB sudah dapat di ekspor, namun sayangnya saat ini untuk mengekspor tidak melalui daerah NTB tetapi dari daerah lain yakni Jawa Tengah.

“Sebelumnya kami bersama Bank Indonesia (BI) NTB mengecek ke daerah Berebes, ternyata bawang merah NTB itu di ekspor sama PT Pura,” ujar Hj Putu Selly, Senin (08/04)

Selly mengatakan jika stok yang melimpah ketika musim panen biasanya akan dikirim ke beberapa daerah.

Untuk kedepannya, ia berharap NTB dapat langsung mengekspor bawang merah dari NTB. Sehingga dengan mengekspor melalui NTB, tentu akan membawa nama NTB di beberapa negara yang selama ini menerima eskpor bawang merah NTB.

“Sekarang ini mereka petani bawang sudah bisa mengurus Surat Keterangan Asal (SKA). Sekarang ini SKA Jagung, Ikan Laut, Gerabah juga sudah ada,” terangnya.

Menurutnya, upaya yang dapat dilakukan yakni dengan menyediakan tempat penyimpanan bawang dan alat Control Atmosphere Storage (CAS), di mana nantinya dari hasil panen petani melimpah dapat di simpan pada gudang tersebut dengan CAS. Sehingga dapat menunda jual, ketika harga bawang rendah.

“Meskipun saya lihat tidak jangka panjang, CAS ini bisa bertahan 6 bulan. Jadi setidaknya bisa mensejahterakan petani kita,” ungkapnya.

Dijelaskannya Cas ini merupakan suatu teknologi pengondisian suhu pada ruang penyimpanan komoditas holtikuran, diantaranya buah, sayuran dan lainnya hasil petani. Untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang ketahanan penyimpanan buah dan sayuran segar pasca dipanen.

“Rencana nanti kita akan mengajukan ke Kementrian Perdagangan untuk pengajuan Cas yang di Sumbawa,” katanya.

AYA




Dinas Penanaman Modal Tetapkan Standar Keamanan Investasi, Untuk Tarik Investor

Segmentasi promosi pasarnya  akan diarahkan mencari investor-investor yang juga punya pengalaman berinvestasi di daerah tipologi seperti NTB

MATARAM.lombokjournal.com —   Beberapa investor mundur karena kondisi daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan epicentrum gempa.

Hal ini menjadi salah satu kajian dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Provinsi NTB, agar dapat menarik investor baru dengan meyakinkan investor jika NTB yang memiliki potensi tinggi untuk investasi.

Kepala DPMPTSP, Lalu Gita Ariadi mengatakan, sepanjang potensi invetasi di NTB luar biasa, maka para calon investor akan datang.

Untuk itu perlu berbagai kajian, intensif kemudian standarisasi untuk para investor mengajukan invetasi di NTB. Selain itu perlunya memberikan keyakinan bahwa kondisi NTB tidak hanya aman, tetapi keyakinan dari biologisnya.

“Iya itu stRategi kita, bagaimana mencari calon-calon investor yang punya kondisi fisikologis ramah dengan gempa dan itu yang kita yakinkan,” ujar Lalu Gita Ariadi, Senin (08/04)

Gita mengatakan, tentu investor yang punya keunggulan investasi di daerah lokasi seperti NTB, juga akan punya teknologi dengan kondisi alam seperti itu.

Tentu mereka yang mundur ini tidak siap sebelumnya, artinya investor sekarang ini tidak takut dengan gempa.

Serta perlunya kajian secara mendalam bagaiman Global Hub NTB, sehingga kedepannya calon investor siap dengan kondisi seperti saat ini agar tidak ada lagi investor mengundurkan diri.

“Mungkin kemarin didalam melakukan promosi investasi kita tidak melakukan penghitungan terhadap kondisi gioligis kita, kondisi kebencanaan dan lain-lain,” ungkapnya.

Menurutnya tahan dengan kondisi seperti sekarang ini, tentu menjadi keharusan berasamaan dengan promosi invetasi.

Kendati ada beberapa negara ramah dengan gempa dan proses invetasi berjalan terus, oleh karenanya segmentasi promosi pasarnya nanti akan diarahkan mencari investor-investor yang mereka juga punya pengalaman berinvestasi di daerah tipologi di daerah seperti NTB.

“Pada saat kita melakukan promosi nanti kita koperhandsip memberikan informasi, sehingga dari awal investor sudah paham bahwa dia berinvestasi didaerah ring of fire. Maka dibutuhkan teknologi sepertinya apa,” terangnya.

Sementara itu, ada beberapa negera salah satunya Jepang, di mana tingkat gempanya rutin. Namun investasinya masih tetap berjalan terus, karena mereka melalukan kajian konstruksi dan sebagainya, meskipun ramah bencana alam namun pertumbuhan investasinya terus berkembang.

“Oleh karena didalam promosi invetasi kita mencoba mencari partner seperti itu, yang punya pengalaman dan familiar dia dengan kondisi kita seperti ini,” pungkas Gita.

AYA

 




HBK : Sandiaga Uno Akan Silaturahmi Dan Berdialog Bersama Ratusan Tokoh Multi Etnis NTB

Pertemuan dengan para tokoh multi etnis itu adalah upaya Sandiaga untuk memperat tali silaturahmi dan kekerabatan

lombokjournal.com —

MATARAM  ;    Kunjungan Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno ke Pulau Lombok, hari Selasa (09/04) dipastikan makin memperkuat dukungan masyarakat NTB untuk kemenangan pasangan capres 02, Prabowo – Sandi di Pilpres tanggal 17 April.

Direncanakan, sebelum Sandiaga berbagi pengalaman entrepreneur pada milenial di Lombok City Center (LCC) dalam acara bertajuk Lombok Young Entrepreneur Summit (YES) 2019,   Sandiaga juga diagendakan bakal menggelar silaturahmi dengan ratusan  tokoh multi etnis di NTB di Lesehan Ujung Landasan, di kawasan jalan Bypass di Gerung, Lombok Barat.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK), mengatakan pemindahan pertemuan Sandiga dari LCC ke Ujung Landasan, lantaran ada tiga pertimbangan. Yakni, keselamatan, keamanan dan kenyamanan.

Menurut HBK, sangat tidak mungkin para tokoh agama akan disandingkan para generasi milenial.

“Saya ingin para tokoh agama itu ditempatkan pada posisi dan faknya. Pikiran saya keselamatan, kenyamanan dan keamanan orang tua kita adalah jadi pertaruhannya, sehingga tidak layak jika disamakan antara pertemuam tokoh dengan generasi millenial di satu tempat yang sama,” ujar Bambang menjawab wartawan, Senin (08/04) petang di kantor Pemenangan HBK, Jl Kulintang III No 3 Mataram .

HBK yang juga adalah Caleg DPR RI dari Partai Gerindra dengan Nomor Urut 1 untuk Dapil NTB 2 (Pulau Lombok) menjelaskan, pertemuan dengan para tokoh multi etnis itu adalah upaya Sandiaga untuk memperat tali silaturahmi dan kekerabatan.

Kata HBK, langkah itu adalah upaya Sandiaga Uno berkeinginan untuk membuang sekat akibat panasnya ekskalasi Pilpres akhir-akhir ini. Tokoh agama yang diundang itu tidak hanya pendukung Prabowo-Sandi namun dari pendukung paslon lainnya.

“Pilihan politk kita boleh beda, tapi jangan sampai pecah persaudaraan gara-gara pilihan politik. Ingat kita ini satu bangsa dan warga NTB, sehingga tidak boleh ada perpecahan akibat pertarungan lima tahunan kali ini,” jelas HBK di hadapan awak media.

HBK sejak awal berkomitmen di internal Caleg Partai Gerindra tidak boleh ada persaingan yang tidak sehat pada Pileg kali ini. Sebab, pertarungan sesungguhnya adalah setelah tanggal 17 April.

“Insya Allah, jika saya dimandatkan menjadi wakil rakyat dan menjadi corong NTB di DPR RI, maka yang utama kompetisi itu dilakukan secara bermartabat. Yakni, bagaimana aspirasi rakyat bisa kita suarakan tanpa ada sekat apapun kedepannya,” tandasnya.

Me




Gubernur Zul Peringati Isra’ mi’raj Di Lombok Tengah

Pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal hari libur

LOTENG.lombokjournal.com – Tak ada hari libur untuk menyapa warga dan mendengar aspirasinya. Itu dikatakan Gubernur Zulkielimansyah.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, hari Minggu (07/04) pagi  kembali menyapa masyarakat di Desa Banyu Urip, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Hari libur pada Minggu pagi ini, Gubernur Zul  bersilaturrahim dengan masyarakat pada acara Peringatan Isra’ mi’raj di Ponpes Riyadlul Ulum As-Syafi’iyah desa Banyu Urip..

Bagi Gubernur Zul, pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal hari libur.

“Masyarakat akan merasa senang apabila didatangi dan disapa oleh pemimpinnya,” katanya..

Rr




Perempuan Kini Berpeluang Tentukan Arah Masa Depan Bangsa

Melalui sistem politik dI Indonesia, kaum perempuan dimana pun dapat berpartisipasi langsung

MATARAM.Lombokjournal.com —  Ketua TP-PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., MSc menekankan, saat ini terbuka kesempatan bagi perempuan untuk membuat keputusan penting bgi bangsa dan Negara.

Menurutnya, salah satu yang penting adalah Kebijakan 30 persen keterwakilan perempuan di legislatif. Hal ini merupakan kesempatan penting bagi perempuan, karena itu perempuan harus berpartisipasi aktif.

Dan karena itu,  Hj Niken mendorong perempuan bergerak aktif, sebab saat ini harus merebut  peran penting dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Dengan terbukanya kesempatan bagi perempuan untuk masuk dan membuat keputusan penting bagi bangsa dan negara, maka melalui sistem politik perempuan dapat berpartisipasi langsung,” kata Hj Niken .

Hal itu disampaikannya saat memberikan materi pada RAPIMWIL KAMMI NTB, Sabtu (07/04) di Mataram.

Rr




Wapres JK Gelar Slaturahmi Kebangsaan  

JK meminta semua pihak untuk bergegas bergerak,  memikirkan seperti apa bangsa ini ke depan serta apa yang perlu dilakukan

Gubernur Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com —  Wakil Presiden RI, H. Muhammad Jusuf Kalla menggelar silaturrahmi kebangsaan didampingi Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah.

Wapres JK menggelar kegiatan itu di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Sabtu (06/04) 2019, sebagai salah satu rangkaian kunjungan kerja pria kelahiran Sulawesi Selatan itu di NTB.

Silaturahmi kebangsaan itu berlangsung usai  orang nomor dua di Indonesia itu meninjau proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Desa Teratan,  Kecamatan Batukkiang,  Kabupaten Lombok Tengah.

Pada silaturrahmi yang diinisiasi Jenggala Center NTB dan Tim Permata tersebut,  Gubernur dan JK tiba di lokasi acara sekitar pukul 16.00 WITA.

Diawali dengan penanyangan video hasil pembangunan pemerintah Jokowi-JK, Gubernur menyampaikan selamat datang kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla di NTB.

Doktor Zul,  sapaan akrab Gubernur NTB itu mengaku, Wapres JK merupakan sosok yang tidak hanya tokoh politik.

Namun juga sosok yang mengayomi dan mengajarkan banyak hal kepada para juniornya. JK dinilai merupakan sosok yang hangat, dekat dengan siapa saja serta mudah ditemui oleh siapa pun.

Dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB lanjut Gubernur, Wapres JK telah banyak membantu pemerintah daerah. Sehingga, saat ini proses tersebut dalam berjalan baik dan cepat.

Gubernur mengapreiasi Wakil Presiden yang telah hadir di NTB, menyaksikan dan memantau jalannya proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Wapres JK menegaskan sudah saat masyarakat Indonesia memikirkan kepentingan bangsa.

“Politik itu lima tahun,  tapi persahabatan itu seumur hidup,” ungkap JK di hadapan ratusan masyarakat yang hadir.

Kata JK, bangsa ini harus diutamakan ketimbang mempetentangkan masalah politik. Sebab, berbicara bangsa, berbeda dengan negara.

Negata jelas JK hanya sebatas batas wilayah dan jumlah penduduk.

Namun bangsa, menyangkut persatuan, persahabatan, kemajuan serta kesejahteraan. Maka, JK meminta semua pihak untuk bergegas bergerak,  memikirkan seperti apa bangsa ini ke depan serta apa yang perlu dilakukan.

“Kita memang banyak perbedaan, karena negara kita berbentuk kepulauan. Namun, perbedaan itu bukan halangan untuk bersatu,” jelas pria yang pernah menjawab Wakil Presiden Era SBY itu.

Karena itu,  memomentum pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang merupakan saat yang tepat untuk memilih pemimpin terbaik untuk bangsa ini.

Kata JK, meski mendebarkan, namun Pemilu itu menjadi harapan semua pihak akan masa depan bangsa yang lebih baik.

JK juga mengingatkan, banyak negara di dunia ini yang akhirnya bangkrut,  penuh konflik dan masalah,  lantaran faktor pemimpin yang tidak mementingkan masyarakat.

Terlebih lagi, banyak koruptor yang menghancurkan masa depan bangsa.

Karena itu, JK mengajak masyarakat untuk memiliki pemimpin terbaik bagi masa depan bangsa ini.

AYA

Sumber; Biro Humas  Dan  Protokol Provinsi NTB




Wapres JK Tinjau Rekonstruksi Pasca Gempa Di Teratak Bersama  Gubernur Zul

Secara keseluruhan jumlah rumah yang sudah jadi mencapai 11.678 unit. Terdiri dari rumah rusak berat 2.594 unit, rumah rusak sedang 2.105 unit, dan 6.979 unit rumah rusak ringan. Sementara 41.981 unit rumah masih dalam proses pengerjaan

MATARAM.lombokjournal.ccom —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mendampingi Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) dalam kunjungan kerjanya meninjau langsung rekonstruksi pasca gempa di Nusa Tenggara Barat.

Tiba di Lombok International Airport (LIA), Lombok Tengah, Sabtu (6/4) sekitar pukul 13.10 WITA, Gubernur Zul dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTB mendampingi JK meninjau rekonstruksi pasca gempa di Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.

JK disambut warga dengan antusias di Teratak. Dalam sambutan singkatnya JK menjelaskan,  Pemerintah akan selalu hadir untuk masyarakat.

“Pemerintah tentu memperhatikan apa yang terjadi pada masyarakat. Baik Pemerintah Pusat dan daerah selalu siap sedia untuk membantu masyarakat,” tegas JK.

JK juga berharap, agar warga dapat menjaga dan memelihara rumah yang sudah terbangun.

“Apa yang diberikan agar dipelihara dengan baik, dan juga tentu kita doakan bagi semua yang membantu. Untuk yang belum, InshaAllah akan selesai pada waktunya, rumah ini bagus sekali. Mari kita bantu Bupati, kita bantu tentara, PU dan fasilitator.. Sekali lagi selamat dan terima kasih,” tutup Wakil Presiden RI ke – 12 tersebut

Rumah Sudah Jadi 11.678 unit

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD NTB H Muhammad Rum menjelaskan, hingga saat ini jumlah dana yang ditransfer pusat ke daerah mencapai Rp 5,1 triliun.

Dana yang sudah disalurkan ke masyarakat Rp 5 triliun lebih, Rp 2 triliun lebih sudah dikirim ke rekening Pokmas dan sisanya Rp 2,9 triliun masih di rekening warga.

Secara keseluruhan jumlah rumah yang sudah jadi mencapai 11.678 unit. Terdiri dari rumah rusak berat 2.594 unit, rumah rusak sedang 2.105 unit, dan 6.979 unit rumah rusak ringan. Sementara 41.981 unit rumah masih dalam proses pengerjaan.

Rum menambahkan, jumlah Pokmas terbentuk 6.991 buah dengan anggota 134.345 KK. Proses rehab rekon dibantu 3.241 orang personel tenaga fasilitator dan 1.000 personel TNI dari satuan Zeni.

Selanjutnya, JK juga direncanakan menghadiri diskusi Kebangsaan di Hotel Lombok Raya, Jl. Panca Usaha No.11, Cilinaya, Cakranegara, Kota Mataram.

Dalam kunjungannya, JK didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Doni Monardo.

Selain itu juga tampak Kasetwapres Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Syahrul Udjud, Staf Khusus Wapres Bidang Reformasi Birokrasi Azyumardi Azra, Tim ahli Wapres Sofjan Wanandi.

AYA

 Sumber ; Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB




Lukisan Dari Barang Bekas Warga Biinaan Lapas Mataram

Gubernur hargai lukisan itu dan membelinya seharga Rp5 juta

Lukisan dari barang bekas

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur Zulkieflimansyah berdecak kagum, menyaksikan lukisan yang dibuat dari baran-barang bekkas, karya Jhony Mardiansyah, salah seorang warga binaan Lapas Kelas II a Mataram.

Itu terjadi saat Gubernur dan Wakil Gubernur mengunjungi Lapas Mataram dalam acara ‘Jumpa Bang Zul dan UMMI Rohmi’ di lapas,Jum’at (05/04).

Pemuda bernama  Jhony Mardiansyah di lapas Kelas IIa Mataram ini, saat Jumpa Bang Zul Ummi Rohmi menghadiahi Gubernur dan istri sebuah lukisan indah. Lukisan hasil karya Jhony ini.

Lukisan itu mampu membuat Gubernur dan istri merasa kagum. Sebab, selain indah, lukisan ini dibuat dari barang-barang bekas.

Akhirnya, karya Jhony ini dibayar Gubernur Doktor Zul dengan harga 5 juta rupiah. Ini sebagai bentuk penghargaan atas karya yang tidak kalah hebatnya dengan lukisan-lukisan yang dipamerkan di tingkat nasional maupun internasional.

Tnetu saja pujian itu sangat membhagiakan JhOny

“Jangan lupa ajari teman-temanya yang lain,” pesan Gubernur Zul.

Selain karya Jhony, Gubernur dan Wakil Gubernur juga menyumbang dua meja tenis, alat masak dan tata boga bagi warga lapas.

Rr/Hms NTB