Gubernur Zulkieflimansyah Bicara Revolusi Industri 4.0

 Kriteria untuk sukses di Era revolusi industri 4.0 saat ini  yang paling mendasar adalah mahasiswa harus “wanen (bahasa sasak)” yang berarti harus pemberani

Gubernu Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat membuka kuliah umum oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak, di Auditorium Abubakar, Universitas Mataram, Senin (15/4), memotivasi mahasiswa, harus mampu memgikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk menuju kesuksesan.

Gubernur mengatakan, revolusi industri 4.0 dengan kemajuan teknologi digital, telah menyebabkan dunia saat ini mengalami perubahan luar biasa, artificial intelligence dengan kemajuan teknologi digital yang luar biasa.

“Kemajuan Indonesia tergantung dari mahasiswa sebagai penggerak membangun ekonomi indonesia yang lebih baik,” kata Gubernur Zul.

Dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang begitu pesat tersebut, gubernur menyarankan kepada seluruh mahasiswa di NTB, agar dalam berkuliah jangan datang ke Kampus hanya untuk belajar saja. Akan tetapi mahasiswa juga harus pandai dalam bergaul

“Jadikan kampus mengenal diri jati diri lebih dalam”, ujarnya

Kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa yang berasal dari seluruh Universitas di NTB dan selurih civitas akademika Universitas Mataram itu, mengangkat tema “Peran mahasiswa dalam menghadapi era revolusi industri 4.0”.

Doktor Zul menekankan mahasiswa juga harus lebih banyak aktif dalam berorganisasi. Menjadi aktivis, namun harus jadi aktivis sejati, yang sejalan dengan kemampuan akademis yang juga harus lebih baik.

Mahasiswa Harus ‘Wanen’

Dalam kuliah umum yang disampaikan, Menristekdikti RI, memaparkan kriteria untuk sukses di Era revolusi industri 4.0 saat ini. Hal yang paling mendasar adalah Mahasiswa harus “wanen (bahasa sasak)” yang berarti harus pemberani.

Menurutnya, sikap pemberani saja juga tidak memiliki arti, kalau tidak dibarengi dengan sikap kejujuran, disiplin, mudah bergaul, dukungan pendamping, bekerja keras, mencintai pada pekerjaannya, mempunyai kepemimpinan yang baik, kepribadian yang kompetitif, hidup serba teratur dan punya kemampuan menjual ide yang dimiliki atau kreatif.

“Sepuluh faktor inilah penentu kesuksesan di masa depan”, ungkapnya.

Usai memberikan kuliah umum, Menristekdikti juga memberikan penghargaan kepada lima mahasiswa dengan prestasi akademik terbaik, berupa satu buah Laptop untuk masing-masing Mahasiswa.

Hadir dalam kesempatan tesebut Rektor Univetsitas Mataram, Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi dan seluruh jajaran civitas akademika Unram.

AYA/Humas Prov NTB




Politeknik di Bima Dan KLU Segera Di-Negeri-kan

Upaya me-Negeri-kan ini dilaksanakan di daerah-daerah yang memang belum mampu tersentuh oleh pendidikan secara maksimal

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah mengatakan, ia akan berusaha semaksimal mungkin mempercepat Politeknik di Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Utara untuk di-Negeri-kan.

Hal itu dikatakan Gubernur. H. Zulkieflimansyah saat mendampingi Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof. H. M. Nasir meninjau lokasi kampus Politeknik di Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU)  yang akan segera dijadikan Politeknik Negeri, senin (15/04) 2019.

“Saya beserta jajaran akan berusaha supaya penegrian politeknik kita ini cepat diproses agar kita bisa mengembangkan SDM (red,sumber daya manusia) dengan maksimal di politeknik ini,” ungkap gubernur NTB.

Menristekdikti, M. Nasir mengatakan,  politeknik adalah salah satu wadah yang sekarang ini harus diutamakan dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di NTB.

iini dibuktikan dengan diterjunkannya Tim Visitasi dari Memenristekdikti, seminggu setelah bertemu dengan Gubernur NTB dan Bupati KLU.

“Sudah saatnya pengembangan SDM, termasuk di dalamnya ada pada universitas utamanya politeknik, penegrian ini adalah salah satu upaya kami dalam mengembangkan SDM menjadi lebih baik, dengan penegrian sebuah universitas maka pemerintah pusat dapat menggelontorkan dana untuk universitas tersebut dalam hal ini kemenristekdikti,” ungkapnya.

Upaya me-Negeri-kan ini dilaksanakan di daerah-daerah yang memang belum mampu tersentuh oleh pendidikan secara maksimal.

“Kemenristekdikti akan terus mengupayakan pengembangan SDM tidak hanya di pulau Jawa saja, sehingga menjadi java centris, namun pengembangan SDM dari tinggkat awal hingga tingkat universitas akan dikembangkan secara merata utamanya diwilayah yang terdepan, terluar dan tertinggal di Indonesia ini,” tambah M. Nasir.

Nasir berharap penegrian politeknik ini dapat berjalan dengan cepat dan lancar agar masyarakat NTB utamanya para mahasiswa bisa mengembangkan kemampuannya di universitas negri yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Dalam acara tersebut, hadir juga anggota DPR RI komisi VII Dr. H. Kurtubi, Rektor Universitas Mataram Prof. H. Lalu Husni, dan Bupati KLU Najmul Ahyar.

AYA/Humas Prov NTB




Surat Edaran Gubernur Zul Jelang Pemilu Serentak, Ciptakan Pemilu Yang Semarak Dan Gembira

Laksanakan pemilu dengan prinsip “Pilihan Politik Boleh Beda, Tapi Silaturrahmi Tetap Terjaga”

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB,  Dr.  Zulkieflimansyah mengeluarkan Surat Edaran menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak beberapa hari lagi,

Sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), masyarakat Indonesia yang memiliki hak memimil akan menyalurkan hak suaranya, tanggal 17 April 2019 mendatang. Termasuk masyarakat Nusa Tengara Barat (NTB).

Dalam SuratEdaran yang ditandatangani Gubernur Zul tertanggal 28 Februari 2019, memuat sejumlah himbauan kepada masyarakat agar Pemilu Serentak yang merupakan wujud pesta demokrasi lima tahunan itu, berjalan lancar.

Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin, S. Sos., MM menjelaskan Surat Edaran Gubernur itu dikeluarkan guna menciptakan suasana semarak dan gembira di tengah masyarakat. Khususnya dalam pelaksanaan pesta demokrasi 2019.

“Surat itu ditujukan kepada bupati/walikota se-NTB,  camat,  kepala desa/lurah, kepala dusun/lingkungan, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, ketua LSM, Pimpinan Ponpes di seluruh Wilayah di NTB,” jelas Najamuddin, S. Sos., MM,  yang juga kandidat Doktor tersebut.

Najamuddin menjelaskan, surat itu untuk mengingatkan seluruh warga masyarakat untuk meningkatkan ukhuwah, persaudaraan dan kekeluargaan dalam masyarakat dengan prinsip “Pilihan Politik Boleh Beda, Tapi Silaturrahmi Tetap Terjaga”.

Selain itu Gubernur meminta masyarakat untuk menciptakan suasana harmonis dan dinamis. Ini dilakukan guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pesta demokrasi agar terwujud pelaksanaan Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat.

Terakhir jelas Najamuddin Amy, Gubernur meminta seluruh pihak untuk mendorong dan memotivasi masyarakat agar secara swadaya dapat menciptakan suasana gembira.

Misalnya, dengan menghias Tempat Pemungutan Suara (TPS), menampilkan berbagai atraksi kesenian daerah,  kegiatan olahraga rekreatif dan hal-hal lain yang dapat membuat pelaksanaan Pemilu menjadi meriah. Sekaligus memberi hiburan kepada masyarakat.

AYA/Humas Pemprov NTB




Hj. Niken Resmikan Lapangan Petangue

Di indonesia olahraga Petangue  masih belum dikenal, terutama di daerah kita Nusa Tenggara Barat

MATARAM.lombokjournal.com – Ketua TP-PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Niken Saptarini Widyawati saat meresmikan Lapangan Petanque di IKIP Mataram, Minggu (14/4) mengatakan, atlet pentanque NTB yang sangat potensial, harus terus dikembangkan, dibina dan dipersatukan.

Olahraga Petanque merupakan olahraga yang berasal dari perancis, olahraga melempar bola besi ini bertujuan untuk melatih emosi dan konsentrasi.

Di indonesia sendiri masih belum dikenal, terutama di daerah kita Nusa Tenggara Barat.

“Ke depan, olahraga ini dapat menjadi salah satu sumber kesehatan, hiburan dan juga silaturahim diantara kita,” kata Hj Niken.

Dikatakan Hj. Niken,  olahraga ini perlu didukung dan disosialisasikan, karena kita memiliki potensi yang sangat besar untuk mengharumkan nama NTB di kancah nasional maupun internasional.

Rr




Pindahnya Kampus Unram Disetujui Menristekdikti, Rektor Unram Diminta Bentuk Tim Perpindahan

Rencananya kampus Unram akan dipindah di antara salah satu lokasi di tiga daerah yakni Lobar, Lotim dan KLU, dengan kebutuhan luas lahan hingga 300 hektar

Gubernur Zul

MATARAM.lombokjournal.com — Rencana perpindahan kampus Unram sendiri kabarnya telah mendapat persetujuan Mesnristekdikti, Prof H Mohamad Natsir,  Ak, Phd..

Dan dikabarkan pula, Menristekdikti bahkan telah meminta Rektor Unram untuk membentuk tim proses perpindahan

Namun rRencana pemindahan kampus Unram menimbulkan berbagai pertanyaan, terkait nasib kampus Unram yang ada saat ini.

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada kuliah umum di Unram, Senin (15/04) menyatakan kampus Unram yang ada saat ini tetap berfungsi namun difokuskan pada pendidikan pasca sarjana.

“Tentu tetap menjadi Unram tapi mungkin fokus nya lebih pada S2 dan S3 dan berbagai pendidikan eksekutif dan lainnya,” ungkap gubernur.

Adanya kekawatiran perpindaha  kampus Unram akan berdampak pada ekonomi sekitar, Dr. Zul meminta agar pemilik kos dan bisnis untuk tidak kawatir.

Gubernur Zul  menyatakan, roda perekonomian di lingkungan sekitar Unram tetap akan menggeliat karena Unram tetap beroperasi meski lebih di fokuskan pada pendidikan pasca sarjana.

Nggak perlu khawatir karena kalau sekarang yang kos adalah mahasiswa S1 maka ke depan yang kos ya mahasiswa S2 dan mahasiswa S3,” ujar gubernur.

Rencananya kampus Unram akan di pindah di antara salah satu lokasi di tiga daerah yakni Lobar, Lotim dan KLU. Luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun kampus yang baru sekitar 300 hektar.

Muncul juga pertanyaan, kalau Unram harus pindah di lua kota Mataram, apakah masih relevan bernama Universitas Mataram?

AYA




Gubernur Zul Bertemu Kadin Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima kunjungan silaturrahmi Ketua KADIN Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani dan jajarannya, di Pendopo Gubernur NTB, Minggu (14/04) 2019.

Rr




Usai Dampingi Menristekdikti Ke Bima, Gubernur Zul Ke Universitas Qomarul Huda

lombokjournal.com –

LOMBOK TENGAH  ;  Gubernur Zulkieflimansyah kerap mengisi waktunya untuk bersilaturrahim ke tokoh-tokoh ulama di seluruh NTB.

Kali ini, usai mendampingi Menristekdikti dalam lawatannya ke Bima, Gubernur langsung terbang ke Mataram. Setelah itu Gubernur  Zul kemudian bertandang ke Universitas Qomarul Huda (Yayasan Qomarul Huda) Bagu, di Kabupaten Lombok Tengah, untuk bersilaturrahim.

Doktor Zul disambut TGH. Turmudzi didampingi sejumlah jajaran pengurus Yayasan Qomaru Huda di Bagu, di Lombok Tengah.

Rr




Wagub Hadiri Harlah Lembaga Al-Istiqomah NW

LOMBOK TIMUR  ;   Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Lembaga Al-Istiqomah NW ke-14 di Lombok Timur.

Kegiatan itu diteruskan dengan Pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Bajang Kreatif yang bertempat di desa Mamben Baru, Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur, Jumat (12/2).

Kegiatan itu berlangsung meriah, karena selain dihadiri masyarakat umum,juga kalangan ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Rr/HMS NTB




Irfan Suryadiata Resmi Dilantik Jadi Ketua IKADIN Kota Mataram

Para pengacara dihimbau untuk menjaga marwah dan harga diri pengacara sebagai officium nobile (profesi terhormat) di pengadilan. Irfan meminta pengacara untuk tidak terlibat kegaduhan di pengadilan

lombokjournal.com —

MATARAM   ;    Irfan Suryadiata terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Kota Mataram  melalui Musyawarah Cabang ke-III yang digelar di Mataram pada Kamis, 28 Maret 2019 LALU

Irfan Suryadiata dimandatkan sebagai pemegang nahkoda baru melalui aklamasi, menggantikan Putu Joni Oka, Ketua IKADIN periode sebelumnya.

Pelantikan Irfan serta anggota DPC IKADIN Kota Mataram berlangsung di Grand Madani Hotel, Udayana, Kota Mataram, Sabtu (13/04).

Pelantikan tersebut berlangsung mewah dan meriah. Pentas seni tari, puisi dan lagu nasional menjadi hiburan dalam acara pelantikan dan rapat kerja tersebut.

Serah terima jabatan pengurus sekaligus pelantikan diisi dengan penyerahan bendera Ikadin pada Irfan Suryadiata. Selain itu, acara diisi dengan pelantikan LBH IKADIN NTB, orasi kebangsaan dan deklarasi Indonesia damai.

Dalam sambutannya, Irfan mengimbau para pengacara untuk menjaga marwah dan harga diri pengacara sebagai officium nobile (profesi terhormat) di pengadilan. Irfan meminta pengacara untuk tidak terlibat kegaduhan di pengadilan.

“Sangat tidak baik jika advokat bertengkar di pengadilan. Mari kita jaga marwah pengacara sebagai profesi yang terhormat,” imbaunya.

Irfan mengatakan,  saat ini akan menentukan program kerja. Dia juga menegaskan advokat tidak melulu hanya mengurus yang sifatnya litigasi (berkaitan dengan pengadilan), tetapi juga memiliki kontribusi untuk masyarakat di luar litigasi.

“Tidak murni advokat ini setiap hari hanya melulu mengurus client dan lain sebagainya tapi dia harus memiliki kontribusi sosial yang besar untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Dia berharap advokat dapat mengawal peraturan perundang-undangan atau kebijakan pemerintah untuk dikaji dan diberi masukan.

Selain itu di tahun politik ini Irfan berupa membawa IKADIN untuk mendinginkan suasana politik di tengah advokat.

“Ini kaitan dengan pemilu, bagaimana menciptakan suasana damai. Karena bagaimanapun juga pemilu pasti ada sengketa pemilu dan melibatkan advokat, baik dalam posisi menang atau kalah. Kita akan giring advokat bertindak sesuai peraturan perundang-undangan tanpa riak-riak,” paparnya.

Ketua DPD IKADIN NTB, Suriahadi, dalam sambutannya mengapresiasi meriahnya kegiatan tersebut. Baginya, itu menandakan respon tinggi DPC IKADIN Kota Mataram.

“Saya apresiasi DPC Ikadin Kota Mataram yang sangat meriah menyelenggarakan acara. Ini menandakan teman-teman advokat responnya tinggi, karena itu saya selalu ngomong advokat dituntut untuk punya nilai plus,” ungkapnya.

Suriahadi menjelaskan saat ini IKADIN telah menjalankan fungsi sosial untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Kita membuat semacam wadah untuk fungsi sosial melalui lembaga bantuan hukum untuk pengabdian kepada masyarakat, karena prinsip LBH itu tidak menarik biaya. Ini semua sudah berjalan dan berharap memperbanyak kerjasama hampir dengan seluruh perguruan tinggi di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas mahasiswa, memberikan pendidikan paralegal,” jelasnya.

Acara tersebut diisi juga dengan orasi kebangsaan oleh Kabinda NTB, Tarwo Kusnarno. Dalam orasinya, Tarwo berharap agar IKADIN mampu memperjuangkan kepastian dan perlindungan hukum pada masyarakat ekonomi kelas bawah.

“Bicara persoalan hukum yang krusial bagaimana mengupayakan kepastian, perlindungan dan bimbingan hukum bagi masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. IKADIN diharap jadi organisasi advokat yang paling depan dan berani membela hak-hak hukum masyarakat,” tuturnya.

Dia mengatakan profesi advokat adalah profesi luhur dan memiliki nilai-nilai positif. IKADIN diharap dapat memberi kesadaran hukum dan politik di tengah masyarakat.

“Sebagai praktisi hukum anggota IKADIN memiliki peran membangun kesadaran hukum dan politik di masyarakat. Advokat memiliki peran strategis dalam mengawal demokrasi dan konstitusi,” katanya.

Me




240 Orang Dari 42 Hotel Bersih-bersih Masjid Di  Islamic Center Mataram

DIharapan agar pariwisata bisa bangkit dimulai dengan membersihkan Icon NTB in

Emil Jehabut

MATARAM.lombokjournal.com —    Housekeepers Association Nusa Tenggara Barat (IHKA NTB) beserta Insan pariwisata lainnya yang tergabung dalam AHM, ACE dan IHGMA menggelar bersih-bersih Di masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram, Sabtu (13/04).

Kegiatan bersih-bersih di salah satu Ikon pariwisata di NTB ini dilakukan untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan yang melibatkan 240 orang dari 42 hotel, baik hotel bintang dua sampai bintang lima yang tergabung di IHGMA, ACE NTB, dan dari IHKA.

Emil Jehabut  selaku Sekertaris IKHA sendiri  menyatakan,  IHKA merupakan organisi yang menaungi seluruh housekepers,  baik itu diindonesia baik di NTB, semua hotel kan punya houseskeepers di area hotel secara keseluruhan .

“Kita menghadirkan standar kebersihan yang ada di hotel dibawa ketempat ibadah, tempat publik jadi kegiatan ini kegiatan yang biasa dilakukan setiap tahun,” ujarnya

Emil menambahkan,, jika yang dibersihkan adalah seluruh area yang ada di Islamic Center baik itu di dalAm mimbar Masjid hingga halaman sampai basemen Masjid .

Hal Senada juga dikatakan oleh Ketua Asosiasi hotel Mataram(AHM), Ernanda D. Broto yang juga merupakn General manager di Golden Palace Hotel Lombok,  jika pemilihan IC untuk dibersihakan karena memang IC merupakan Icon  Pariwisata Halal dari NTB, khususnya Lombok.

Dengan adanya kegiatan ini, ingin ditunjukan kepada halayak ramai telebih di luar sana,  bahwa pariwisata sSudah Bangkit pasca gempa. DIharapan agar pariwisata bisa bangkit dimulai dengan membersihkan Icon NTB ini.

AYA