Julaiha, Operasi Katarak Lancar, Semua Biaya Ditanggung JKN-KIS
,Julaiha sempat khawatir dengan pemberitaan dan informasi yang beredar,katanya katarak sudah tidak dijamin
lombokjournal.com —
MATARAM,JAMKESNEWS ; Siti Julaiha (73), wanita paruh baya, sebagai ibu rumah tangga mengaku lega karena dirinya adalah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Pada bulan Desember lalu ia menjalani operasi katarak mata tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun berkat Kartu JKN-KIS.
Julaiha saat ditemui di rumahnya, Kamis (25/04) oleh tim Jamkesnews menuturkan, ia merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini. Mulai dari tahapan check-up matanya sampai dengan proses operasi katarak di Balai Kesehatan Mata Mataram (BKMM) sepenuhnya ditanggung JKN-KIS dalam hal pembiayaan.
“Saya baru saja dioperasi bulan Desember lalu. semuanya ditanggung JKN-KIS, Alhamdulillah sekarang sudah bisa melihat seperti biasa, jernih, terang, penglihatan saya,” ungkap Julaiha.
Lebih lanjut Julaiha menceritakan, ia merasa penglihatannya kabur sudah sejak lama. Hanya saja saat itu ia tak kunjung memeriksakan diri ke dokter. Sampai akhirnya ia benar-benar terganggu dengan penglihatan yang semakin hari semakin kabur lalu ia segera memeriksakan matanya ke dokter.
“Saya sudah merasa penglihatan saya kabur sejak lama. Tapi waktu itu saya berpikir, mungkin saya butuh kacamata saja, sehingga saya tidak pernah memeriksakannya ke dokter. Akhirnya saya memberanikan diri untuk memeriksakannya ke dokter dan dokter bilang mata saya katarak. Dokter menyarankan untuk segera dijadwalkan operasi,” ceritanya.
Awalnya Julaiha sempat khawatir dengan pemberitaan dan informasi yang beredar,katanya katarak sudah tidak dijamin.
Selain itu ada isu lainnya bahwa lensa mata yang digunakan saat operasi katarak menggunakan JKN-KIS berkualitas buruk.
Sehingga Julaiha sudah jaga-jaga menyiapkan tabungannya untuk digunakan membayar biaya operasi kataraknya. Tetapi terbukti berita tersebut tidak benar, operasi katarak Julaiha pun berjalan lancar menggunakan JKN-KIS.
“Saat itu saya sudah siapkan tabungan saya. Jaga-jaga kalau ternyata saya harus membayar. Tapi ternyata semuanya telah dijamin oleh BPJS Kesehatan. Operasi saya berjalan lancar dan hasilnya pun tidak seperti yang orang-orang bilang. Tabungan saya masih bisa saya simpan untuk kebutuhan lainnya kelak karena semua sudah ditanggung JKN-KIS,” kata Julaiha.
Narasumber : Siti Julaiha
ay/yn/JAMKESNEWS
BPJS Kesehatan Mataram Undang FKTP Dan FKRTL, Bahas Optimalisasi Program Rujuk Balik
Keberhasilan PRB dapat tercapai dengan adanya koordinasi yang kuat antar profesi untuk meningkatkan kesadaran pasien dalam melaksanakan terapi pengobatannya
lombokjournal.com —
MATARAM, JAMKESNEWS – BPJS Kesehatan Cabang Mataram mengundang seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dalam pertemuan khusus untuk membahas upaya optimalisasi Program Rujuk Balik (PRB), Kamis (25/04)
Pertemuan khusus itu bertujuan meningkatkan mutu layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),
Dalam pertemuan itu, hadir perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, PIC FKTP dan FKRTL se-Kabupaten Lombok Barat.
“Pertemuan ini merupakan salah satu langkah kami dalam menjaga dan mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang terdaftar sebagai peserta PRB, guna mempermudah akses pemenuhan obat,” terang Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Mataram, I Nengah Dwi Jendraatmaja.
Ia menambahkan, pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara FKTP dan FKRTL, khususnya di Kabupaten Lombok Barat, dalam menjalankan pelayanan sesuai standar pelayanan yang berlaku.
Sehingga dapat mempertahankan pada kondisi stabil dan mencegah kondisi perparahan penyakit yang berdampak pada peningkatan biaya pelayanan kesehatan.
Menurutnya, keberhasilan PRB dapat tercapai dengan adanya koordinasi yang kuat antar profesi untuk meningkatkan kesadaran pasien dalam melaksanakan terapi pengobatannya.
“Oleh karena itu, peran serta FKRTL maupun di FKTP sangat berpengaruh terhadap keberhasilan PRB. Oleh karenanya, kami mengharapkan dukungan dari semua stakeholder sekalian agar program ini dapat berjalan dengan optimal,” kata Nengah.
Beberapa penyakit yang termasuk ke dalam PRB adalah diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), epilepsi, gangguan kesehatan jiwa kronik, Sindroma Lupus Eritematosus (SLE) dan stroke.
Nengah juga mengatakan, keberhasilan pengobatan merupakan kunci dari keberhasilan PRB secara keseluruhan.
“PRB ini merupakan program unggulan BPJS Kesehatan yang juga harus kita jalankan secara bersama-sama. Dengan adanya PRB ini, diharapkan FKTP dapat menjadi gatekeeper dalam menangani peserta. Jadi nanti tidak ada lagi pasien PRB dengan penyakit kronis ketika berobat kemudian dirujuk lagi,” kata Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, dr. Ahmad Fathoni. (
ay/ynJAMKESNEWS
Pergantian Pimpinan BPBD NTB, Karena Tantangan Potensi Bencana
Penanganan bencana membutuhan orang yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dan pengalaman teritorial
MATARAM.lombokjournal.com — Pergantian pimpinan BPBD NTB dilakukan merupakan upaya penyegaran, karena NTB sedang menjalani masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa serta menghadapi tantangan potensi bencana ke depan.
Gubernur Zulkieflimansyah menegaskan itu usai melantik 21 Pejabat Struktural di lingkup Pemprov NTB, Senin (06/05),
Pemprov NTB memprioritaskan penanganan bencana yang dilakukan BPBD NTB. Hal ini tak lepas dari tingginya potensi bencana di NTB.
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah. telah melakukan mutasi terhadap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Muhammad Rum yang menjadi staf ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur, dan Pembangunan.
Posisi Rum digantikan Ahsanul Khalik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial NTB.
Sebagai staf ahli, kata Zul, Rum nantinya juga akan tetap mendukung kerja-kerja yang dilakukan BPBD NTB.
“Saya kira perlu ada penyegaran juga karena ribet urus bencana Saya kira (Rum) jenuh dan perlu diberi tantangan lain,”ujarnya usal pelantikan (06/05).
Gubernur Zul menyebut, berdasarkan laporan BMKG, jumlah gempa yang melanda NTB pada dua bulan terakhir mencapai 2.117 gempa. Angka tersebut hampir sama dengan kurun waktu setahun pada 2018.
“Sebenarnya kita mengalami gempa yang luar biasa, belum lagi masalah banjir dan longsor. Kita akan betul-betul prioritaskan BPBD,” ungkata Gubernur Zul.
Zul menambahkan, penanganan bencana membutuhan orang yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dan pengalaman teritorial.
Zul optimistis Ahsanul yang pernah menjadi pelaksana tugas (plt) Bupati Lombok Timur dan Kepala Dinas Sosial NTB mampu mengemban amanah dengan baik sebagai Kepala Pelaksana BPBD NTB.
“Selama ini kan sebagai Kadis Sosial juga ikut terlibat dalam penanganan bencana,” katanya.
Pergeseran pejabat-pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi NTB meski hal yang biasa, namun pergeseran dilaksanakan dengan perhitungan matang bersama-sama dengan Wakil Gubernur
MATARAM.lombokjournal.com — Salah satu yang jadi prioritas mutasi kalini adalah masalah penanggulangan bencana. Karena itu, dibutuhkan orang yang sangat kuat untuk menangani permasalahan bencana di NTB ini
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah, M.sc. menegaskan itu saat melantik 21 pejabat struktural baru lingkup Pemerintah Provinsi NTB.
Pelantikan pejabat baru tersebut dilaksanakan di ruang rapat umum kantor Gubernur NTB, Senin (06/06) 2019.
“Yang jadi prioritas adalah persoalan bencana, kita nampaknya perlu perubahan, kita kasih tugas yang tidak ringan untuk pejabat BPBD yang baru untuk menanggulangi bencana di NTB ini, mudah-mudahan kepala BPBD yang baru segela menyelesaikan persoalan kita,” ungkap Doktor Zul.
Sebelumnya Gubernur Zul usai pelantikan mengatakan, pergeseran pejabat-pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi NTB meski hal yang biasa, namun pergeseran dilaksanakan dengan perhitungan matang bersama-sama dengan Wakil Gubernur.
“Mutasi yang dilakukan tidak sembarangan, kami sudah melaksanakan penilaian, survey dan sebagainya, mutasi juga kita laksanakan sesuai kebutuhan,” kata Gubernur Zul.
“Selamat mengemban amanah di tempat bapak ibu yang baru, mudah-mudahan NTB dapat lebih maju ke depannya,” pungkasnya.
AYA
Mi6 Dorong Sirkulasi Kepemimpinan Dalam Pilkada Di 7 Kabupaten/Kota Tahun 2020
Hasil Pileg 2019 yang penuh kejutan ini akan menjadi spirit bagi figur baru calon pemimpin daerah bertarung menjadi best of the best melawan incumbent
lombokjournal.com —
MATARAM ; Pilkada 7 kabupaten/kota di NTB 2020,yakni kota Mataram , KLU, Lombok Tengah KSB , Sumbawa Besar , Dompu dan Kabupaten Bima — yang tahapannya akan dimulai sekitar bulan September/Oktober tahun ini -= akan berlangsung ketat dan penuh kejutan.
Pasalnya, hasil Pilleg 2019 memunculkan banyak figur baru yang berhasil menumbangkan incombent sebagai wakil rakyat .
Meskipun pemenangnya Pileg belum diumumkan secara resmi oleh KPU di semua tingkatan di NTB. telah mengubah persepsi tentang kekuatan politik petahana.
Contohnya, calon anggota DPR RI dapil NTB2 /P. Lombok diprediksi akan diisi oleh figur baru , setidaknya 50 persen yakni incumbent 4 orang dan pendatang baru 4 orang. Diprediksi wajah baru yang akan melenggang ke Senayan : HBK dari Partai Gerindra, Humaidi/Sari Yuliati dari partai Golkar, Suryadi Jaya Purnama dari PKS dan Wartiah PPP.
Demikian pula dengan Anggota DPR RI dapil Sumbawa diprediksi juga banya iisi oleh figur baru .
Untuk Anggota DPD RI diduga sebagian besar diisi oleh wajah baru yang tidak pernah diperhitungkan sebelumnya .
April Spring dalam Pemilu Legislatif serentak dan DPD di NTB akan menjadi snow ball dalam Pilkada kabupaten/kota 2020 yakni akan mengilhami bagi munculnya figur baru dalam pentas pertarungan perebutan pemimpin daerah.
Hasil Pileg 2019 yang penuh kejutan ini akan menjadi spirit bagi figur baru calon pemimpin daerah bertarung menjadi best of the best melawan incumbent .
Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH mengtakan itu dalam siaran persnya yang disampaikan ke media , Sabtu (04/05) .
Didu sapaan akrab Bambang Mei mengatakan, konfigurasi politik Pilkada Tujuh Kabupaten/Kota tetap akan mengacu pada perolehan kursi partai dalam Pileg di NTB.
“Makin besar jumlah kursi partai di parlemen , maka akan memudahkan partai tersebut mengusung calonnya tanpa harus melakukan deal politik dengan partai lain,” kata Didu,
Pilkada 2020 mendatang akan lebih berkualitas dengan tampilnya figur baru yang memiliki kemampuan dan kapabilitas sebagai calon pemimpin daerah disamping kekuatan logistik politik.
“Hasil Pemilu Legislatif/ DPD RI 2019 yg banyak memunculkan figur baru harus menjadi early warning bagi incumbent bahwa telah berhembus angin perubahan yang diinginkan rakyat,” tegas Didu .
Sirkulasi Kepemimpinan Daerah
Didu mengatakan, Mi6 senantiasa mendorong munculnya petarung petarung baru dalam 7 Pilkada kabupaten/ kota 2020 mendatang. Hal ini tentu akan menjadi pemantik yang positif bagi masyarakat yang menginginkan perubahan yang lebih baik.
Namun bukan berarti Mi6 tidak menginginkan petahana untuk menjadi pemimpin daerah, tapi itu harus dimaknai sebagai bentuk atensi dan apresiasi Mi6 terhadap munculnya figur baru calon pemimpin daerah.
“Jika yang bertarung hanya para incumbent atau calon boneka untuk memecah suara , pilkada hanya sia – sia dan tidak memberikan pendidikan politik yang baik,” tukas Direktur Mi6 .
Didu menambahkan, partai politik hendaknya berani menampilkan figur baru atau kader terbaiknya untuk bertarung dalam momentum pilkada 2020 tersebut, agar terjadi regenerasi kepemimpinan sebagai pemimpin daerah .
“Pilkada 7 kabupaten/kota akan menjadi momentum terbaik bagi parpol untuk melakukan terobosan politik segaris dengan harapan masyarakat terkait figur kepala daerah yang idamkan,” tegas Didu.
ME
Ernanda Agung Dewobroto Dilantik Jadi Ketua IHGMA NTB
Diharapkan IHGMA memiliki posisi yang tepat untuk bisa menjadi partner pemerintah yang sungguh luar biasa terutama di Kemenetian pariwosata dalam menhembangkan pariwisa di indonesia.
MATARAM.lombokjournal.com — Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD NTB periode 2019-2022 akhirnya resmi dikukuhkan Sabtu (04/05) .
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Presiden DPP IHGMA Indonesia Wisnu Handoko Al Batafi kepada Ketua IHGMA NTB, Ernanda Agung D.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden DPP IHGMA,Wisnu Handoko mengatakan, ke depan tugas dari jajaran pengurus baru IHGMA NTB adalah memajukan dan membangkitkan kembali pariwisata NTB pasca ditimpah bencana.
“Tugas kita bagaiman pariwisata bisa maju dan bangkit setelah ditimpah bencana dan kita harus bisa menujukkan bahwa pariwisata itu di NTB tetap jalan dan inilah fungsi IHGMA,” ucapnya ketika ditemui setelah pengukuhan IHGMA NTB.
Selain itu, ke depan Ia juga berharap IHGMA memiliki posisi yang tepat untuk bisa menjadi partner pemerintah yang sungguh luar biasa terutama di Kemenetian pariwosata dalam menhembangkan pariwisa di indonesia.
Bahkan Wisnu Handoko percaya kepada pengurus DPD IHGMA NTB yang baru dikukuhkan akan bisa mengembankan tugas dan fungsinya karena ketua yang saat ini sudah sejak lama bergabung dengan IHGMA.
“Secara menyeluruh pengurus baru ini sudah siap, apalagi dibawah kepemimpinan ketua barunya kaena telah bergabung sejak IHGMA chaptet Lombok 2017 lalu terbrntuk,”terangnya.
Sementara itu ketua IHGMA NTB,Ernanda Agung D.ke depan punya program kerja di antaranya akan melakukan sertifikasi level 8 dari BNSP dan kementerian di Lombok agar semakin banyak tenaga GM yang sudah siap masuk dunia pemdidikan.
“Saat ini 70 persen dari tenaga pendidikan bukan dari industri, padahal seharusnya adalah 70 persen tenaga pendidik itu dari industri, begitu industri masuk kita sudah,”ucapnya
Karena itu lanjutnya bahwa segera akan melakukan sertifikasi kemudian siapkan tenaga tenaga atau GM untuk bisa masuk ke sekolah, dimana endingnya akan menghasil SDM yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan industri.
AYA
Setelah Bersih-bersih Masjid, IHKA NTB Bersama Industri Pariwisata Giliran Bersih-Bersih Gereja
Menghadirkan standar kebersihan yang ada di hotel dibawa ke tempat ibadah, tempat publik
Gereja Khatolik St.Maria Imacullata
MATARAM.lombokjournal.com — Organisi yang menaungi seluruh housekepers, IHKA atau Indonesia Housekeepers Association Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) . menggelar bersih-bersih pada salah satu Gereja yang ada di NTB
Kali ini yang menjadi obyek bersih-bersih yakni gereja Khatolik St.Maria Imacullata Setelah sebelumnya membersihkan Masjid Hubbul Wathan islamic Center Mataram pada Sabtu (04/05). Ini merupakan program IHKA, yang biasa dilakukan stiap tahun.
Sekertaris IHKA NTB, Emil Jehabut mengakatan, dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan pihaknya bersama dengan para pelaku industri pariwisata melakukan kegiatan bersih bersih di tempat ibadah seperti masjid dan gereja.
Mengingat, program ini juga mendorong program dari pemerintah zero waste. Dengan adanya kebersihan menjadikan tempat wisatawan akan semakin diminati kunjungan wisatawan.
“Kita melibatkan sebanyak 100 orang dari pihak hotel, baik hotel bintang dua sampai bintang lima yang tergabung di IHGMA, , dan IHKA,” kata Emil
Dalam kegiatan ini beberapa tempat dibersihkan adalah seluruh area yang ada di Islamic Center baik itu didalam mimbar masjid, halaman sampai besement.
“Kita menghadirkan standar kebersihan ada di hotel dibawa ke tempat ibadah, tempat publik jadi kegiatan ini kegiatan yang biasa dilakukan setiap tahunnya,” terangnya.
AYA
500 Peserta Dari Seluruh Indonesia Akan Ikuti Pekan Tilawatil Qur’an Meriahkan Pesona Ramadhan
Dinas Pariwisata NTB juga menghadirkan tiga imam besar dari Negara Timur tengah yang akan memimpin ibadah sholat tarawih di Masjid Hubbul Wattan Islamic Center
MATARAM.lombokjournal.com — 500 peserta dari seluruh Indonesia akan ikuti pekan Tilawatil Qur’an memeriahkan bulan suci Ramadhan, yang akan digelar Dinas pariwisata Provinsi NTB.
“Pekan Tilawatil Qur’an pertama kali digelar di NTB ini nantinya akan dipusatkan di masjid hubbul wattan islamic center NTB,” ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal ,Jumat (03/05).
Pesona Khazanah Ramadhan yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata yang mempersiapkan kegiatan istimewa di bulan Ramadhan tahun ini.
Menurut Faozal, selain memeriahkan pesona khazanah ramadhan dengan kegiatan Pekan tilawatil Qur’an, Dinas Pariwisata NTB juga menghadirkan tiga imam besar dari Negara Timur tengah yang akan memimpin ibadah sholat tarawih di Masjid Hubbul Wattan Islamic Center.
Tiga imam besar tersebut yakni Syeikh Hisham Elherraz dari Maroko yang akan memimpin Sholat tarawih pada 10 malam pertama ,S yeikh Abdulrahman Mahmoud Faris Khalaf dari negara Yordania yg akan memimpin ibadah shalat tarawih pada 10 malam ke dua, serta Syeikh Mahmud Abdul Basith berkebangsaan Mesir yang akan memimpin ibadah sholat tarawih pada 10 malam terakhir
“Tujuan pemerintah daerah mendatangkan langsung imam besar dari negara Timur Tengah ini adalah bertujuan agar masyarakat bisa merasakan sensasi sholat tarawih seperti halnya di kota suci Mekkah,” kata FaoZal.
AYA
Jumpa Bang Zul Di Balai Sosial Lanjut Usia
GUBERNUR berharap untuk mendesign panti ini dan ini menjadi expresi kecintaan anak-anak pada orang tuanya
lombokjournal.com —
MATARAM ; Kegiatan Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi (Jangzulmi), hari Jum’at (03/05), berlangsung di Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika di Mataram.
Gubernur Zulkieflimansyah yang dating tanpa didampingi Wagub Hj Rohmi, mengungkapkan permintaan maaf.
“Mohon maaf, karena bu Wagub belum bisa hadir karena ke Lombok Timur. Beliau menyampaikan salam kepada ibu dan bapak disini,” ucap Gubernur Zul mengawali sesi Jangzulmi
Dengan tema “Pembangunan Kesejahteraan Sosial berbasis Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Menuntaskan kemiskinan di NTB,” Gubernur Zul memulai dengan menceritakan kisah Inspiratif.
WARGA PANTI SOSIAL
Diceritakan tradisi di Jepang, ketika Orang Tua sudah renta maka anak-anaknya akan menggendong mereka ke hutan untuk ditinggalkan.
“Orang tua mereka digendong dan di tinggalkan di hutan. Entah, orang tuanya nanti hilang atau dimakan binatang buas. Karena di Jepang, mereka menganggap orang yang sudah tua akan merepotkan,” cerita gubernur.
Suatu hari, ada seorang anak muda, karena orang tuanya juga sudah tua, Dia ingin melakukan hal serupa. Dan mulai menggendong ibunya ke hutan.
Dalam perjalanan, Ibunya terus sibuk memotong dahan. Dan setelah sampai di hutan, anaknya bertanya, “Kenapa Ibu terus memotong dahan? ”
Ibunya menjawab, ia sengaja memotong dahan-dahan itu. Agar ketika anaknya kembali pulang, tidak akan tersesat , dan bisa menemukan jalan pulang.
Mendengar jawaban ibunya, anak itu menangis karena ibunya masih memikirkan agar ia tak tersesat saat pulang. Padahal, ia sendiri justru tak menginginkan ibunya pulang.
“Akhirnya anak itu menangis dan membawa ibunya kembali pulang, ” kata gubernur menutup ceritanya.
Ditinggal sendiri di rumah
Gubernur menyampaikan hikmah dalam kisah ini, khususnya di zaman sekarang, banyak orang dan anak-anak tidak ingin meninggalkan orang tuanya sendiri di rumah, tidak ingin menaruh orang tuanya di panti sosial.
“Namun orang tuanya ditinggalkan selama 24 jam, dan ditinggal merenung sendiri di rumah” ucap Gubernur
Gubernur mengajak seluruh hadirin menjadikannya tantangan yang harus dikerjakan bersama.
“Orang tua tidak ingin hidup di rumah mewah namun tidak punya teman untuk bersenda gurau. Karena itu di masa depan, akan dipenuhi dengan panti-panti seperti ini. Orang memilih di panti, bukan karena anaknya tidak peduli, bukan karena tidak sayang. Namun karena ini adalah cara yang dipilih agar orang tuanya bahagia di masa tua,” kata gubernur
Di panti, orang tua merasa punya teman bersenda gurau, agar punya kesempatan bernostalgia, sambil menceritakan memori masa lalu, tertawa terbahak-bahak.
Menurut Gubernur Zul, panti adalah tempat dan kebutuhan untuk orang tua. Karena itu, Pemerintah Provinsi bersama seluruh jajaran ingin merubah pola dan cara berpikir masyarakat.
“Kita harus merubah pola pikir masyarakat tentang panti. Ini memang sangat sulit, namun Kita akan mendesign panti ini dan ini adalah expresi kecintaan anak-anak pada orang tuanya,” jelas Gubernur Zul diikuti tepuk tangan seluruh hadirin.
Gubernur berpesan, di masa sekarang, banyak orang yang sudah pensiun, namun fisiknya masih kuat dan jiwanya masih muda. Muda bukan pada fisik, muda bukan pada usia biologis.
“Namun muda ada pada jiwa dan semangat,” tutup Gubernur.
Perbaikan masjid
Istri Gubernur, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yang juga Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) saat itu menjelaskan, LKKS merupakan lembaga koordinasi dan wadah bagi organisasi masyarakat yang berupaya membantu pemecahan masalah kesejahteraan sosial di Nusa Tenggara Barat.
“Saya memang menginisasi kegiatan ini, inshaAllah beberapa hari lagi kita akan bertemu dengan bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan aksi sosial. Hari ini kita buat acara ini untuk menggugah. Yang harus kita bantu, kita rasakan masalahnya. Dan kita sama-sama bantu untuk menunjukkan kepedulian sosial kita,” jelas Hj. Niken.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab . Pada kesempatan tersebut warga sangat aktif bertanya.
Pertanyan dan keluhan warga mengerucut pada permohonan bantuan dan perbaikan sarana masjid dan jalan di area Panti Mandalika. Juga ada masukan dari warga kepada Gubernur agar setiap kabupaten /kota dibuatkan Panti seperti Mandalika ini.
“Ini masukan yg sangat bagus. Ini penting dan harus segera di sampaikan ke kab/kota, agar ada tempat dan komunitas. Saya setuju dan yang seperti ini ada di setiap kab/kota, sehingga jadi tempat rekreasi bersama,” jawab gubernur.
Gubernur Zul dan jajaran juga sempat dikagetkan dengan kehadiran dua orang” bule” di tengah-tengah warga yang mengikuti acara Jangzulmi.
“Do you speak in bahasa? What are you doing here? Please..” tanya Gubernur sambil tersenyum.
“Kami adalah tim sosial di panti ini, kami membantu tim medis jika ada operasi. Kami juga mengajarkan anak-anak bahasa inggris di desa-desa,” jawab salah satunya.
Gubernur kemudian menyampaikan rasa terima kasih nya atas kehadiran mereka berdua.
“Ini ada dua orang Amerika datang ke Lombok untuk mengajarkan anak-anak bahasa Inggris. Banyak yang bertanya dan bahkan curiga untuk apa jauh-jauh dan mengajari anak-anak di desa bahasa inggris? Sebenarnya membantu orang adalah melayani hatinya sendiri, ” ucap Gubernur dengan senyumnya
Jalan berlobang
Sebelum kegiatan ditutup, Kepala Balai Mandalika, Hj. Darwati menyampaikan kepada Gubernur dan jajaran kepala OPD kegiatan dan rutinitas warga Balai yang dilakukan.
“Kami sudah mengajak warga kita jalan-jalan ke Malimbu dan Senggigi. Dan itu program kita setiap tahun menjelang 2 minggu sebelum Ramadhan. Dan seminggu sebelum lebaran, kami antarkan mereka pulang agar bisa lebaran dengan keluarganya,” jelas Hj. Darwati
“Disini juga kami Agenda kan selalu Shalat 5 waktu berjamaah, shalat dhuha di masjid, untuk itu kami juga usulkan untuk perbaikan masjid agar mengaji dan kegiatan lainnya di masjid bisa lebih berjalan lancar” lanjutnya.
Mengisi waktu luang, kami mengajak bercocok tanam dan hasilnya dikembalikan ke papuk-papuk.
Ada 12 wisma dan 2 untuk bedrest total dengan perawatan khusus. Dari wisma ke masjid jalannya sudah lobang-lobang dan rusak. S ejak dibangun, hanya ditambal sulam.
Sehingga saat gelap, bisa membahayakan warga balai yang sebagian besar sudah lanjut dan menggunakan tongkat.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan kursi roda oleh Gubernur dan jajaran kepada pengurus Balai dan bingkisan kepada para warga Balai.
AFF /Hms Pemprov NTB
Maskapai AirAsia, Penerbangan Pert – Lombok Dimulai 9 Juni, Penerbangan Domestik Sudah Mulai
Adanya rute baru ini menjadi pasar terbuka, akan menambah jumlah wisatawan asing khususnya dari Australia untuk datang ke Lombok
lombokjournal.com —
MATARAM ; Penandatanganan kerjasama antara Maskapai Air Asia dengan Kementerian Pariwisata Republik di Bandara Internasional Lombok Praya, Kamis (02/05) 2019, sekaligus menjadikan Lombok sebagai Hub penerbangan antara Australia dan Lombok.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Muhammad Faozal menyatakan, artinya Air Asia sudah mulai menempatkan Lombok sebagai Hub nya.
Dikatakan Faozal, untuk penerbangan domestik dengan menggunakan Maskapai Air Asia, ada tiga rute, yaitu Jakarta-Lombok, Djogya-Lombok dan Denpasar –Lombok.
Sedangkan untuk internasional Fligth Pert- Lombok itu, akan dimulai pada tanggal 9 juni 2019.
“Inagurasi Flight dari Pert ke Lombok itu dimuali 9 Juni nanti, tapi untuk domestik flightnya sudah mulai langsung kemarin (2/5), ” ujarnya
Faozal menambahkan, jika untuk penerbangan domestik dilakukan setiap hari sedangkan untuk penerbangan Pert-Lombok akan dilakukan tiga kali dalam seminggu.
“Kalau Locusnya dulu hanya Maskapai Lion, sekarang ada Air Asia. Berarti ada kompetitornya, itu jadi pilihan bagi pengguna jasa penerbangan mau menggunakan Lion atau Air Asia,” ungkapnya.
Dinas Pariwisata sendiri menargetkan dengan adanya rute baru ini menjadi pasar terbuka, akan menambah jumlah wisatawan asing untuk datang ke Lombok. Terlebih dari dua juta wisatawan yang hadir ke Lombok terbanyak dari Malasya, dan ada sekitar 30 persen turis dari Australia.
“Jadi wisatawan Mancanegara yang paling banyak itu Malasya kedua dari Australia,” ujar Faozal
Begitu conecting ini terbangun antara Pert-Lombok, berarti pasar itu menjadi lebih terbuka.
Jadinya para turis asing itu tidak harus ke Bali atau dari jakarta baru ke Lombok, tapi bis langsung dari Pert ke Lombok.
“Saat ini dispar dan Kementrian Pariwisata join promosion untuk backup Air asia itu dari sisi promosi di Pert maupun dalam Negri, Kemenpar sudah menyiapkan belanja promosi itu sampai degan desember kita backup untuk promosi”Pungkasnya