Ditandatangani Kerjasama Wisata Halal NTB-UZBEKISTAN

Dengan pengelolaan yang baik di NTB – Uzbekistan bisa belajar dan menerapkan seluruh sistem pengelolaan wisata halal di Bukhara

MATARAM.lombokjournal.com —  Setelah Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djallillah menggelar temu bisnis di Paris, dalam rangka mempromosikan potensi pertanian dan wisata. hari ini, Senin (24/06),  2019 datang delegasi dari Usbezistan, yang dipimpin Second Secretary of Ambassy of Uzbekistan for Indonesia, Muzaffar S. Abdulazimov.

Kehadiran delegasi itu dalam rangka membangun kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB dan Uzbekistan, khususnya Provinsi Bukhara. Kedua daerah ini sama-sama sepakat untuk menjalin kerjasama bidang wisata halal atau halal tourism.

Kesepakatan itu tertuang dalam Letter Of Intent (LOI) yang ditandatangani Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Dzalillah dan First Deputy Director of Bukhara Regional Department for Tourism Development, Oy Bek O. Khakimov, di ruang kerja Wakil Gubernur NTB.

NTB dan Bukhara, sebagai daerah yang bermayoritaskan muslim itu, dalam salah satu kesepakatannya, akan saling mempromosikan sejumlah potensi wisata halal yang dimiliki kedua daerah ini.

Selain itu, pembangunan sejumlah infrastruktur seperti hotel, juga akan menjadi perhatian kedua daerah tersebut.

“Uzbekistan dan Indonesia, khususnya NTB memiliki banyak kesamaan. Baik itu budaya, agama bahkan ada sejumlah kosa kata yang sama dengan Uzbekistan,” ungkap Muzaffar S. Abdulazimov.

Sebagai tahap awal kerjasama ini, katanya,  pihak Uzbekistan akan mempelajari pengelolaan wisata halal yang ada di NTB.

Sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia katanya, NTB merupakan daerah tepat. Sehingga, dalam perkembangannya ke depan, akan banyak wisatawan Uzbekistan yang datang ke NTB atau sebaliknya.

Dengan pengelolaan yang baik di NTB ini lanjut,  Uzbekistan bisa belajar dan menerapkan seluruh sistem pengelolaan wisata halal di Bukhara.

“Kami punya direct fligt dari Jakarta ke Taskins, Uzbekistan,” katanya.

Wagub Ummi Rohmi menjelaskan, potensi yang dimiliki NTB sangat besar. Sehingga, masyarakat luar atau para investor akan semakin tertarik datang ke NTB.

Tidak hanya berwisata namun juga untuk berinvestasi. Apalagi Teluk Saleh, Moyo dan Tambora baru saja ditetapkan sebagai Biosfer dunia. Sehingga, NTB ini akan semakin dikenal di seluruh dunia.

“Terima kasih kepada Uzbekistan. Kita akan sama-sama belajar,” ungkap Wagub ditemani Kepala Biro Kerjasama dan Kepala Dinas Pariwisata NTB.

AYA/Hms NTB




Wisatawan Mulai Kunjungi Rinjani

Setelah sempat ditutup  dan kembali resmi dibuka pada 14 juni lalu, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani mulai banyak dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara

MATARAM,lombokjournal.com — Setelah Kawasan wisata Gunung Rinjani kini mulai ramai dikunjungi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara sejak dibuka pada 14 juni lalu.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal menyebut,  jumlah kunjungan di Rinjani hingga saat ini mencapai 620 orang terdiri dari wisatawn asing dn domestik.

“Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke rinjani mencapai 80 persen dan sisanya wisatawan domestik sebanyak 20 persen ,” ujar Faozal, Senin (24/06) 2019.

Faozal menerangkan , siapa yang tidak kenal Gunung Rinjani Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang terdapat di Kabupaten Lombok Timur.

Kawasan  ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang dimiliki Pemerintah Provinsi NTB dalam menarik wisatawan untuk berkunjung ke kawasan pariwsata, yang telah dijadikan sebagai kawasan geopark dunia

Setelah sempat ditutup  dan kembali resmi dibuka pada 14 juni lalu, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani mulai banyak dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang hobi melakukan wisata pendakian .

Sementara itu terkait dengan wacana pemisahan tenda laki laki dan perempuan yang viral di media social, Faozal mengatakan,  berdasarkan arahan  Menteri Kehutanan RI menyebut ,  wacana pemisahan tenda laki laki dan perempuan tidak usah diperdebatkan lagi, dan itu artinya pemisahan tenda laki dan tenda perempuan sah sah saja dilakukan .

Faozal mengatakan , untuk mempermudah pengawasan dan penataan pihaknya bersama Balai TNGR  telah menetapkan pembatasan kuota pendaki. Yang boleh melakukan pendakian  melalui 3 jalur resmi  yang telah ditetapkan,   yakni jalur pendakian Sembalun sebanyak 150 orang per hari,  Senaru 100 orang  dan Timbanuh 100 orang per harinya.

Faozal pun menghimbau kepada para pendakiuntuk selalu mentaati aturan aturan yang berlaku terutama selalu menjaga kebersihan kawasan Rinjani.

AYA




Dishub Belum Tentukan Tarif Taksi Online

Dishub NTB sudah membentuk tim pengkajian karena semua pedoman tetap berdasarkan atas aturan Kemenhub

MATARAM.lombokjournal.com — Mulai 18 Juni, Permenhub Nomor 118 tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan sewa khusus mulai berlaku penuh. Salah satu yang paling diatur dalam PM itu terkait dengan besaran tarif taksi online.

Dijelaskan, aplikator harus memasang tarif sesuai koridor Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB), yang bisa berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Menindaklanjuti aturan itu, Kepala Dishub NTB Lalu Bayu Windia menegaskan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pengusaha angkutan online.

Yang paling banyak berkembang di Kota Mataram adalah Go-Jek dan Grab.

“Kami sudah menggelar rapat dengan mereka pada Senin Lalu,” jelas Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windia di Kantor Gubernur pada Senin (24/06) 2019.

Bayu menjelaskan,  pada rapat itu Dishub NTB melakukan sosialisasi, penerapan beserta penindakan, seperti yang tertuang dalam Permenhub.  Kemudian, pembahasan mengenai tarif, kuota dan wilayah operasi taksi online.

Mengenai tarif, bila mengacu pada Peraturan Dirjen (Perdirjen) Perhubungan Darat Nomor SK.3244/AJ.801/DJPD/2017 tentang tarif batas bawah angkutan sewa khusus.

Wilayah seperti Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua, besaran TBB mencapai Rp 3.700 per km dan TBA Rp 6.600 per km.

Makanya, Bayu menegaskan Dishub NTB sudah membentuk tim pengkajian karena semua pedoman tetap berdasarkan atas aturan Kemenhub.

“Kami sudah ada tim, nanti mereka yang akan mengkaji semuanya,” ujar Bayu.

Mengenai batas akhir pengkajian, tidak ada deadline. Namun, Dishub NTB akan mencoba secepat mungkin menyelesaikan pekerjaan ini, agar aturan PM 118 bisa segera dinikmati masyarakat.

“Nanti tarif itu akan berbentuk SK dan ditandatangani langsung oleh pak gubernur, sementara ini masih berlaku tarif yang lama,” tandasnya.

AYA

 

 




MotoGP Mandalika 2021, Wagub Undang Pelaku Bisnis Prancis Berinvestasi

Khusus untuk MotoGP,Wagub menegaskan bahwa penyelenggaraannya akan mulai digelar pada tahun 2021 mendatang.

lombokjournal.com —

PARIS  ;   Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, meluangkan waktu khusus untuk mempresentasikan gelaran MotoGP Mandalika di Provinsi NTB pada 2021 mendatang.

“NTB juga ingin mengadopsi pariwisata olahraga sebagai salah satu daya tariknya,” ujar Wagub di hadapan puluhan pelaku bisnis perjalanan wisata di Prancis, Kamis, 20 Juni 2019.

Wagub menerangkan, Pemerintah Indonesia dan Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di NTB menyadari bahwa daerah ini cocok sebagai tempat berkembangnya wisata olahraga atau sport tourism.

“Dengan potensi dan karakteristik yang dimiliki, dan investasi besar ke MotoGP dan potensi investasi di masa depan ke dalam Formula 1, kami yakin kami dapat mengembangkan platform pariwisata olahraga yang hebat,” ujar Wagub.

Serangkaian agenda wisata olahraga telah mulai digelar di NTB.

“Kami mengadakan ultra-marathon pertama kami di Sumbawa tahun lalu dan memiliki peserta dari seluruh dunia. Selain olahraga motor dan lari, kami juga ingin menjelajah ke olahraga bersepeda,” ujarnya.

Di daerah ini juga telah digelar turnamen bersepeda Tour de Lombok pada tahun 2017 yang rutenya membentang sepanjang 480 km, dari Mandalika ke Mataram.

Khusus untuk MotoGP, Wagub menegaskan bahwa penyelenggaraannya akan mulai digelar pada tahun 2021 mendatang.

“Kegiatan ini akan menarik lebih dari 120.000 pengunjung dengan lebih dari 400 juta orang akan menonton melalui siaran televisi di lebih dari 207 negara. Bayangkan dampak yang akan dihasilkan setelah kami menggelar kegiatan ini di provinsi kami,” sebut Wagub.

Selain MotoGP, ada pula rencana menggelar balapan Formula 1 (F1) di Lombok. Formula 1 telah terbukti menjadi acara olahraga ketiga yang paling banyak ditonton di dunia setelah Piala Dunia FIFA dan Olimpiade.

Dengan 21,1 juta pengikut media sosial, disiarkan televisi di 159 negara, dan rata-rata 200.000 orang menghadiri setiap perlombaan, F1 hampir dipastikan akan melahirkan dampak positif yang menakjubkan.

Untuk itulah, Wagub menegaskan potensi ini akan melahirkan peluang bisnis bagi para pelaku bisnis yang hadir di pertemuan tersebut. “Ini adalah peluang besar bagi Anda, investor masa depan kami, untuk menciptakan bisnis Anda di sini, di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat,” pungkas Wagub.

AYA/Hms NTB (*)

 




Wagub NTB Tampil Memukau Saat Bicara Pariwisata Di Paris

Dengan pariwisata sebagai sektor andalan, seluruh pemangku kepentingan di NTB tentu memiliki tanggungjawab moral untuk menjaga lingkungan

lombokjournal.com —

PARIS ;   Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam temu bisnis di Paris, Perancis (20/06) 2019 mengatakan, NTB merupakan  tempat yang nyaris sempurna bagi mereka yang menginginkan rehat dari kesibukan sehari-hari.

Dengan berbagai kebijakannya, Pemprov NTB bersama para pemangku kepentingan terus mendorong kemudahan bagi wisatawan yang datang berlibur.

Wakil Gubernur NTB,  Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu di hadapan para pelaku bisnis perjalanan wisata setempat, Wagub mempresentasikan keindahan NTB. Menggunakan slide presentasi berisi foto-foto keindahan alam NTB, Wagub pun memaparkan satu demi satu alasan mengapa warga Prancis harus berwisata ke NTB.

“NTB memiliki salah satu pantai dan gunung terindah di negara ini. Orang-orangnya sangat ramah dan sangat berbudaya. Banyak kegiatan seperti olahraga air dan hiking. Dan NTB adalah tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari dunia yang sibuk dan memulihkan tenaga,” ujar Wagub.

Dijelaskannya, NTB diberkati dengan 280 pulau di seluruh provinsi dengan banyak pantai dan gunung.

“Anda dapat menikmati pantai Sekotong atau Gili Trawangan yang indah. Sementara keesokan harinya, Anda bisa naik ke Kawah Senaru di atas Gunung Rinjani dan kemudian bersantai di Air Terjun Tiu Kelep, Air Kalaq, atau Mata Jitu,” ujarnya.

NTB  adalah rumah bagi dua gunung berapi legendaris, Rinjani dan Tambora. Puncak Rinjani dapat dicapai dengan berjalan kaki selama empat hari dari Sembalun.

Di puncaknya, ada sebuah kawah dengan danau yang indah dan pemandangan Lombok yang benar-benar menakjubkan.

Rinjani juga dianggap sebagai salah satu gunung dengan medan terberat karena pemukiman abu vulkanik yang berat membuatnya sangat sulit untuk naik ke atas.

Tambora adalah salah satu gunung berapi paling terkenal sepanjang sejarah. Gunung ini pernah melahirkan salah satu letusan terbesar dalam sejarah.

Letusannya begitu besar sehingga mengurangi gunung dari ketinggian 4.300 meter di atas laut menjadi sekitar 2.800 meter. Abu letusan bahkan bisa ditemukan 1.300 km jauhnya dari pandangan.

Dalam perjalanan ke Rinjani wisatawan dapat mampir di Desa Sembalun. Sebuah desa yang sejuk.

“Anda dapat menikmati pemandangan indah seperti gambar di slide. Atau jika Anda ingin membenamkan diri lebih dalam ke alam, Anda selalu dapat menikmati Tete Batu. Tete Batu adalah sebuah desa dengan sawah yang indah dan lereng bukit yang menakjubkan. Tapi itu juga rumah bagi ‘Desa Wisata’, yang berarti ada banyak homestay di mana wisatawan dapat menikmati minggu yang baik atau bahkan berbulan-bulan benar-benar menyerap budaya dan sifat Tete Batu,” ujarnya.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan di Tete Batu. Mulai dari penanaman padi dengan penduduk setempat, mandi di air terjun terdekat, hingga trekking di sawah.

“Tinggal di salah satu ‘Desa Wisata’ kami benar-benar cara terbaik untuk menyerap budaya NTB,” seru Wagub.

Bagi mereka yang menginginkan wisata olahraga pantai, NTB adalah rumah bagi beberapa ombak terbaik untuk selancar menurut banyak penggemar selancar. “Termasuk Bangko-Bangko di Pulau Sumbawa dan Gerupuk di Lombok. Selain itu, surga pulau kita ini memiliki banyak kegiatan petualangan lainnya yang dapat ditawarkan. Seperti snorkeling di Gilli Meno, atau menyelam di Gilli Matra,” ujarnya.

Bagi mereka yang menyukai suasana liburan yang jauh dari kebisingan, NTB juga memiliki sejumlah penyedia jasa wisata yang tepat. Ada resor Amanwana yang sangat mewah di pulau-pulau moyo.

“Benar-benar tempat yang menakjubkan di mana Anda dapat makan di bawah bintang-bintang sambil ditemani oleh rusa liar. Dan bahkan tidur di bawah tenda yang terletak di tengah-tengah hutan. Atau Anda dapat memiliki retret detoksifikasi di Jeeva bloam. Terletak di Tanjung Bloam, Anda tidak akan menerima wifi atau sinyal lainnya di sana,” papar Wagub.

Selain pemandangan alam, Wagub juga menyebutkan NTB juga kaya dengan aspek budayanya. Misalnya, olahraga tradisional peresean di Lombok.

Sebuah seni tradisional suku Sasak di mana pria berkumpul untuk menguji keberanian dan kekuatan mereka dalam pertempuran yang merupakan luapan emosi para raja dan tentara setelah menang di medan perang.

NTB juga merupakan pemegang peringkat nomor satu untuk tujuan wisata halal.

“Karena 96 persen warga kami beragama Islam, kami berupaya menjadikan tempat kami ramah bagi Muslim. Kami peringkat nomor satu untuk tujuan wisata halal oleh Global Muslim Travel Index. Provinsi kami juga terkenal dengan masjid-masjidnya dan dinamakan sebagai “Pulau Masjid 1.000” karena Anda dapat menemukan masjid setiap 80 meter persegi dengan mudah di pulau ini.” Katanya.

Di Lombok, wisatawan juga bisa menemukan upacara umat Hindu, yaitu Mulang Pekelem. Upacara Harmoni ini dilakukan oleh umat Hindu untuk melindungi alam, yang diadakan setiap tahun di bulan November.

Di akhir pemaparannya, Wagub juga memberikan kabar terbaru mengenai kemudahan demi kemudahan yang kini bisa didapatkan untuk mengunjungi NTB. Menurutnya, akan ada lebih banyak penerbangan ke Lombok, untuk memudahkan wisatawan Perancis mengunjungi NTB.

NTB juga memiliki perjalanan yang akan membawa wisatawan dari Pelabuhan Badas ke Pulau Moyo. Dan, ada tiga kapal pesiar Eropa yang akan mengunjungi NTB yaitu: Ponant, Starclippers, dan Variety.

“Acara ini adalah peluang besar bagi kami untuk bertemu dengan calon investor kami dan kami berharap dapat bertemu Anda lagi. Kami membawa dua video sehingga Anda akan tahu keindahan provinsi kami dan kami akan tunjukkan,” pungkas Wagub.

Diliput Media

Selain mempresentasikan NTB di hadapan para pelaku usaha di Prancis, Wagub juga menyempatkan diri melayani media setempat.

Kepada Jean-Louis Corgier, Redaktur Pelaksana Class Tourisme, Wagub juga memberikan penjelasan mengenai sejumlah hal terkait kunjungannya dan kebijakan Pemprov NTB.

Wagub menegaskan, pariwisata merupakan salah satu sektor andalan di Provinsi NTB.

“Lombok-Sumbawa menjadi satu dari 10 destinasi prioritas di Indonesia. Karena memang alamnya yang luar biasa. Sehingga pariwisata menjadi salah satu andalan ekonomi dari Lombok, NTB selain agriculture, pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan pariwisata sebagai sektor andalan, seluruh pemangku kepentingan di NTB tentu memiliki tanggungjawab moral untuk menjaga lingkungan.

“Karena itu suatu kewajiban,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya Rinjani dan Samota sebagai cagar biosfer dunia, Wagub menegaskan hal itu akan semakin mendorong Pemprov NTB untuk betul-betul memperhatikan kualitas lingkungannya.

“Kita di Pemprov NTB betul-betul memperhatikan sisi lingkungan ini. Bersama pegiat-pegiat lingkungan kita bahu membahu bagaimana Lombok-Sumbawa itu menjadi tempat yang betul-betul asri, terjaga lingk terjaga lingkungannya,” katanya.

Untuk itu pula, Pemprov NTB mulai menggencarkan program unggulan untuk memaksimalkan kebersihan daerah. Salah satunya, melalui program zero waste.

“Kita juga stressing illegal logging jangan sampai terjadi di tempat kita. Kemudian juga bagaimana konservasi daripada tanah, itu juga kita perhatikan. Artinya aspek lingkungan menjadi stressing dari Pemprov NTB,” tandasnya.

AYA/Hms NTB (*)

 




Lestarikan Pesisir dan Laut Melalui Aksi Clean Up Beach (L-CUBICO)

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kepedulian komunitasnya terhadap lingkungan di sekitar pesisir pantai

MATARAM.lombokjournal.com — Lombok Custom Bike Community (L-CUBICO) menggelar program Clean Up Beach di Pantai Mawi,Selong Blanak,Kecamatan Praya Barat,Lombok Barat pada (23/06) 2019.

Program ini diharapkan sebagai Sarana untuk menumbuhkembangkan semangat cinta lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem pesisir dan laut, umumnya di kalangan masyarakat pesisir, pelajar, komunitas/organisasi.

L-CUBICO merupakan sebuah komunitas motor kostum yang bermarkas dikota mataram,komunitas ini berdiri pada bulan januari 2019,komunitas motor ini hampir sama dengan komunitas-komunitas motor yang lain yang mengedepankan solidaritas dan melaksanakan kegiatan positif untuk lingkungan dan masyarakat.

Ketua L-CUBICO Mohammad Asyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kepedulian komunitasnya terhadap lingkungan di sekitar pesisir pantai.

“Semoga inisiasi kami menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan pesisir,” harap asyadi.

Karena itu kami mengajak seluruh komponen masyarakat agar bisa turut andil peduli lingkungan.

“Sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga kelestarian pantai dan laut, yang merupakan sumber kehidupan masyarakat terutama bagi para nelayan,” tutupnya.

AYA (*)




Gubernur Zul Hadiahkan Umroh Gratis Untuk Pak Dahlan, Tenaga Harian Lepas

Pak Lalu Dahlan yang telah mengabdikan dirinya sejak tahun 1981 menjadi tukang kebun, cleaning service dan pelayan, mengaku terharu bahkan meneteskan air mata

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Zulkieflimansyah, S. E., M. Sc memberikan hadiah Umroh gratis kepada salah satu Tenaga Harian Lepas yang bertugas di  lingkungan Sekretariat Derah  Provinsi NTB, saat acara Halal Bihalal di Halaman Biro Umum Setda Provinsi NTB, Jum’at (21/06) 2019.

Dalam acara yang juga dirangkaikan dengan peresmian Koperasi Serba Usaha Gumi Gora Gemilang NTB ini,  Gubernur NTB tak berbicara panjang lebar.

Beberapa pesan moral untuk saling menghargai, saling mengikat kebersamaan dan memanfaatkan hidup dengan sesuatu yang bernilai, disampaikan dengan lugas dan penuh keakraban.

“Ingat masa luang sebelum masa sempit dan manfaatkan hidup sebelum masa mati,” pesan Gubernur Zul.

Ditengah sambutannya, Doktor Zul memanggil salah satu THL yang dianggap paling senior, yakni Pak Dahlan, untuk maju dan berdiri tepat disampingnya.

Kebersamaan itulah yang dimanfaatkan Doktor Zul, untuk secara langsung memberikan hadiah umroh dan kesitimewaan untuk memilih pasangan umroh bagi pak dahlan, bagi yang akan menemaninya beribadah.

“Jangan meremehkan orang diam di sekitar kita, karena di balik diamnya, mereka punya cerita,” ujar Zul menutup sambutannya.

Sementara itu, Pak Lalu Dahlan yang telah mengabdikan dirinya sejak tahun 1981 menjadi tukang kebun, cleaning service dan pelayan, mengaku terharu bahkan meneteskan air mata. Sebab, sejak Gubernur pertama hingga Gubernur yang saat ini menjabat, ia belum pernah mendapat hadiah atau penghargaan sebesar ini.

“Tadi waktu saya dipanggil, saya kaget saya kira bukan saya yang dipanggil oleh Pak Gubernur. Mendengar dapat hadiah umroh saya langsung menangis terharu,” ungkap pria kelahiran 05 Februari 1945

Bukan hanya ia sendiri yang merasakan sedih, haru dan bahagia, bahkan anak, istri, cucu dan seluruh keluarganya juga merasa terharu ketika menceritakan Ia memperoleh hadiah umroh dari Gubernur NTB.

“Terimakasih kepada Bapak Gubernur, kami doakan pak Gubernur beserta keluarga diberikan kesehatan untuk melayani dan menebar senyum kepada masyarakat NTB,” tutupnya

Setelah acara berlangsung Doktor Zul juga memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung dan bersilaturrahmi langsung dengan stafnya di Bagian Arsip dan Klinik Setda sebagai bagian dari Biro Umum.

AYA/Hms NTB




Wagub Ajak Kembangkan Rinjani dan Samota, Usai DItutupnya Pertemuan Paris

Pembangunan yang merusak alam, pada gilirannya hanya akan melahirkan kerusakan

Wagub NTB bersama Prof. Dr. Enny Sudarmonowati, President (LIPI Indonesia).

lombokjournal.com

PARIS   ;    Sejumlah pekerjaan besar kini menanti setelah The 31st session of the Man and the Biosphere (MAB) Programme International Coordinating Council di Paris, Perancis resmi ditutup, Kamis (20/06) 2019.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang hadir dalam agenda tersebut menjelaskan, penutupan pertemuan ini ditandai dengan disepakatinya dokumen-dokumen terkait kelompok kerja di Sekretariat UNESCO MAB.

Wagub menegaskan, rangkaian agenda pertemuan MAB ini menghadirkan babak baru dalam pembangunan daerah di NTB.

Sebab, usai pertemuan ini, NTB kini telah resmi memiliki dua cagar biosfer, yaitu Gunung Rinjani dan kawasan Teluk Saleh – Moyo – Tambora (Samota).

Dengan diresmikannya Cagar Biosfer Samota oleh Unesco, maka Samota akan menjadi bagian dari jaringan cagar biosfer dunia.

Dan diharapkan, hal ini akan mendorong pemerintah daerah untuk mendukung program pembangunan berkelanjutan. Babak baru setelah peresmian ini akan diiringi sejumlah tugas besar bagi semua pihak.

“Kita memiliki tugas besar untuk menjaga, mengelola dan mengembangkan cagar biosfer ini agar predikat yang telah kita terima di pertemuan ini tidak hanya di atas kertas,” ujarnya.

Upaya pasca resminya penetapan Samota sebagai cagar biosfer ini menurutnya akan membutuhkan dukungan banyak pihak. Mulai dari masyarakat di kawasan tersebut, para pengambil kebijakan, pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota di NTB, dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Kita berharap semua pihak bisa mendorong agar cagar biosfer ini bisa dipertahankan fungsinya, sembari kita terus membangun dan mengembangkannya,” ujar Wagub.

Konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan, menurutnya perlu menjadi pegangan bagi semua pihak. Pembangunan yang merusak alam, pada gilirannya hanya akan melahirkan kerusakan.

Upaya untuk menjaga pembangunan tetap berada dalam koridor berwawasan lingkungan inilah yang nantinya perlu diupayakan bersama.

Sebab, tanpa dukungan berbagai pihak, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di kawasan cagar biosfer ini, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

“Karena kami, selaku pemerintah Provinsi NTB selalu berharap bahwa Cagar Biosfer Samota akan mendatangkan manfaat untuk konservasi sumber daya alam dan pembangunan kesejahteraan sosial dan ekonomi, dengan mengacu pada prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,” pungkas Wagub.

AYA/Hms NTB (*)

 




BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan, Untuk Tingkatkan Peserta Tahun Ini

Kepesertaan BPJS Kesehatan sangat penting dimiliki oleh masyarakat agar terlindungi dan terjamin pelayanan kesehatannya

lombokjournal.com —
JAKARTA ; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan semakin meningkatkan pelayanan pascahari raya Idulfitri dengan memberikan pelayanan optimal kepada peserta.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jabodetabek, Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi menyebutkan, dari total 265,2 juta masyarakat Indonesia (data Dukcapil Kemdagri sampai semester II tahun 2018) sebanyak 83% atau 222.002.996 jiwa sudah menjadi peserta per 1 Juni 2019.

“BPJS Kesehatan semakin meningkatkan pelayanan kepada pasien dengan mengcover berbagai jenis penyakit baik serta tahun ini kita harapkan jumlah peserta meningkat menjadi 257,5 juta jiwa,” ujar Ratna Sudewi, Selasa (18/6/2019), kepada awak media di Jakarta.

Dikatakan, kepesertaan BPJS Kesehatan sangat penting dimiliki oleh masyarakat karena saat mereka sudah terdaftar dan menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan maka mereka terlindungi dan terjamin pelayanan kesehatannya di rumah sakit.

“Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya BPJS Kesehatan perlu terus ditingkatkan sangat penting karena resiko penyakit semakin tinggi saat ini. JKN-KIS dihadirkan pemerintah untuk membantu masyarakat agar bisa mendapatkan layanan sebagai kebutuhan dasar masyarakat,” tambah Ratna.

Rr/Suara Pembaruan




Temuan BPK RI, Segera Dituntaskan Inspektorat NTB

Sejumlah OPD ini sudah berkomitmen akan segera melakukan penyelesaian dengan membuat perjanjian penyelesaian pengembalian

MATARAM.lombokjourna.com – Sejumlah temuan pun telah ikut disampaikan untuk segera dituntaskan penyelesaiannya oleh Pemprov NTB melalui Inspektorat yang akan menuntaskan penyelesaian sejumlah rekomendasi temuan LHP BPK selama masa 60 hari.

Kepala Inspektorat Provinsi NTB, Inspektur Ibnu Salim, menegaskan pihaknya saat sekarang tengah menggenjot proses penyelesaian sejumlah rekomendasi yang tertuang dalam LHP BPK dengan terus melakukan proses update, menyangkut pengembalian sejumlah uang yang menjadi temuan BPK.

“Terus kita lakukan update proses penyelesaian rekomendasi terhadap sejumlah OPD yang menjadi temuan BPK tersebut dan kita terus mendorong penuntasannya sampai dengan batas waktu yang ditetapkan untuk proses penyelesaiannya,” ujar Ibnu, Kamis (20/06) 2019.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTB beberapa waktu lalu merilis Laporan Hasil   Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB Tahun Anggaran (TA) 2018.

Sejumlah OPD yang harus segera menuntaskan sejumlah rekomendasi BPK tersebut yakni;

  • BPBD masih tersisa sekitar Rp339.535.127
  • Dinas Perdagangan masih sekitar Rp118.800.000
  • Dinas PUPR sekitar Rp911.802.066
  • RSJ tersisa Rp152.269.667
  • Dinas Dikbud tersisa Rp1.255.365.149.

Sehingga total tunggakan yang masih tersisa adalah sebesar Rp2.777.778.010.

Menurutnya, untuk penuntasan penyelesaian tunggakan sebagaimana tertuang dalam rekomendasi BPK tersebut, sejumlah OPD ini sudah berkomitmen akan segera melakukan penyelesaian dengan membuat perjanjian penyelesaian pengembalian.

“Dan nanti surat perjanjian penyelesaian ini akan disertai dengan penyerahan jaminan berupa sertifikat asset yang dimilikinya. Dan ketika dilakukan proses pelunasan, maka sertifikat itu akan dikembalikan lagi,” pungkasnya.

AYA