Dukungan Makin Tebal, Insan Pariwisata Lombok Positif ke Ganjar Mahfud
Tak kurang 50 insan pariwisata dan ratusan simpatisan lainnya hadir di acara deklarasi dukungan insan pariwisata dari berbagai unsur untuk kemenangan Ganjar-Mahfud
LOBAR.LombokJournal.com ~ Dukungan untuk pasangan calon (paslon) Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo – Mahfud MD terus muncul dan menebal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Komunitas Insan Pariwisata Lombok mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar-Mahfud, Kamis (08/02/24) di kawasan wisata Senggigi, Batulayar, Lombok Barat.
Tak kurang dari 150 insan pariwisata dan ratusan simpatisan lainnya hadir di acara deklarasi dukungan insan pariwisata dari berbagai unsur untuk Ganjar-Mahfud.
Deklarasi insan pariwisata diwarnai aksi simpati berupa berbagi bunga mawar merah dan tanda tangan deklarasi memenangkan Ganjar-Mahfud di atas kain putih sepanjang 100 meter.
Aksi simpati diawali dengan bagi-bagi bunga kepada masyarakat Lombok Barat yang melintas di jalan raya Ampenan-Senggigi.
“Bagi bunga ini sebagai tanda cinta Ganjar-Mahfud di kawasan wisata Senggigi dan Batulayar. Masyarakat berharap, setelah terpilih kelak Ganjar-Mahfud peduli dengan sektor pariwisata. Hidupnya sektor pariwisata di Lombok Barat khususnya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Pasalnya, sektor pariwisata dapat menghidupkan sektor perekonomian masyarakat dari berbagai industri usaha,” kata orator aksi Insan Pariwisata Lombok, Shinta Allaika dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB.
Aksi simpati insan pariwisata menitipkan pesan politikkepada masyarakat sekitar agar tidak golput di pemilu 14 Februari 2024 mendatang.
Shinta juga mengajak masyarakat memenangkan paslon Ganjar-Mahfud.
“Kami mengajak masyarakat peduli pariwisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Jika sektor pariwsata berjalan baik, maka ekonomi kita akan jadi lebih baik. Ganjar-Mahfud akan menjadi pemimpin kita yang peduli kepada pariwisata, setuju !!!,” tegas Shinta yang disambut tepuk tangan riuh warga.
Shinta menjelaskan, Insan Pariwisata Lombok menaruh harapan besar jika Ganjar Mahfud terpilih jadi presiden, dapat memperbaiki kondisi pariwisata di Lombok. Sebab sektor pariwisata di NTB, khususnya Lombok masih sangat memprihatinkan.
Sistem promosi yang masih lemah, fasilitas pendukung obyek pariwisata yang sangat kurang, infrastruktur dan pendukung kemajuan sektor pariwisata lainnya.
“Masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki di sektor pariwisata. Terlebih setelah covid 19 melanda, pariwisata kami sangat terpuruk,” tukasnya.
Aksi simpati menghabiskan alat peraga kampanye (APK) berupa 350 pcs baju kaos gambar paslon Ganjar-Mahfud, 300 pcs jilbab, 300 biji korek api, 200 bunga mawar merah plastik, 300 goodybag, 200 tangkai mawar, dan 200 cup es teh. Ada juga sebagian kalender.
Setelah menerima tanda cinta dari relawan Ganjar Mahfud, simpatisan dan segenap insan pariwisata membubuhkan tanda tangan di atas kain putih sepanjang 100 meter.
“Jika cinta dengan Ganjar Mahfud masyarakat dengan sukarela memberikan tanda tangan sebagai pernyataan siap menangkan Ganjar Mahfud,” jelas Shinta.
“Sebagai tanda cinta Ganjar Mahfud ke insan pariwisata, kami berikan bunga mawar merah sebagai simbolnya. Itulah tanda cinta kami,” imbuhnya.
Mewakili insan penyedia tempat hiburan, Staf Green Cafe Bar Dan Karaoke, Nadia mengatakan sangat mendukung presiden yang peduli pariwisata.
“Dari pariwisata kami hidup, karena itu kami dukung presiden yang cinta pariwisata. Dan kami yakin Ganjar-Mahfud adalah orangnya. Semoga Ganjar Mahfud menang di pilpres nanti,” kata Nadia.
Sementara Relawan Ganjar Mahfud, H Alwi, mengaku sebagai pecinta Ganjar Mahfud.
Alwi menjadi orang pertama yang membubuhkan tanda tangan pernyataan sikap menangkan Ganjar-Mahfud.
“Saya tidak peduli siapapun, saya tetap cinta Ganjar Mahfud. Saya ingin memberi sikap saya orang pertama yang dukung Ganjar-Mafud,” tukas H. Alwi.
Akhir dari agenda aksi simpati ini, seluruh insan pariwisata menyatakan sikap dan mendeklarasikan diri sebagai pendukung Gajar Mahfud. Mereka siap memenangkan Ganjar-Mahfud di Lombok khususnya.
“Ganjar Mahfud menang, menang, menang,” tegasnya. me
Kadis PUPR Lombok Barat Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Madinah
Pembangunan Masjid Nurul Madinah Desa Kuranji Dalang dimulai dengan Peletakan Batu Pertama yang dilakukan Kadis PUPR Lombok Barat, Lalu Winengan
LOBAR.LombokJournal.com ~ Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Barat, Ir. HK. Lalu Winengan lakukan peletakan batu pertamapembangunan masjid Nurul Madinah, BTN Royal Madinah, Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (07/02/24).
Prosesi dilakukan secara khidmat, secara resmi sebagai penanda dimulainya pengerjaan pembangunan masjid Nurul Madinah.
Kedatangan Lalu Winengan dalam kegiatan ini adalah dalam kapasitasnya mewakili Hj. Sumiatun, Bupati Kabupaten Lombok Barat yang berhalangan hadir. Pasalnya saat ini Bupati harus melaksanakan kegiatan kedinasan di Bali.
“Mewakili Ibu Bupati, saya menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak bisa hadir di sini. Ibu Bupati hari ini sedang ada kegiatan di Bali. Saya juga sebenarnya ada kegiatan di Lombok Tengah, namun karena urusan pembangunan masjid ini penting bagi saya. Makanya saya harus hadir,” Jelas Lalu Winengan mengawali sambutannya, hari Rabu (07/02).
Masyarakat diminta untuk tidak khawatir atas niat untuk memiliki masjid. Lalu Winengan mengajak warga masyarakat untuk meluruskan niat, agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam pembangunan masjid Nurul Madinah.
“Bapak Ibu tidak perlu khawatir! Kalau bangun masjid ini pasti jadi nanti. Hal terpenting adalah luruskan niat dulu, kita dirikan masjid ini untuk Allah SWT. Mudah-mudahan Allah SWT berikan kita semua keikhlasan, dan dengan niat yang lurus itu masjid akan segera jadi,” tutur Winengan pada warga masyarakat.
Lalu Winengan juga mengajak warga masyarakat untuk terus memanjatkan doa dan shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, agar masjid Nurul Madinah dapat disegerakan sebelum memulai prosesi peletakan batu pertama.
“Bapak Ibu jangan lupa untuk terus berdoa dan bershalawat, agar masjid ini segera jadi. Dengan membaca Bismillah, mari bersama-sama kita letakkan batu pertama. Mudah-mudahan masjid ini segera jadi.” katanya
Masyarakat berharap, masjid Nurul Madinah ini dapat segera terwujud. Agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.
“Kami berharap masjid Nurul Madinah dapat segera terwujud. Biar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” ungkap Utadz Muhammad Ali, salah seorang warga yang turut hadir dalam prosesi tersebut (07/02).
Pembangunan masjid Nurul Madinah, Desa Kuranji Dalang dimaksudkan menyediakan sarana tempat ibadah bagi lebih dari 1800 masyarakat muslim di desa Kuranji Dalang.
Panitia pembangunan masjid Nurul Madinah sendiri mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan membantu pembangunan masjid Nurul Madinah.
“Panitia sendiri terus bergerak, dan tentu saja mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan membantu dalam merealisasikan masjid ini,” ungkap Ustadz Sekhan selaku pembangunan Masjid Nurul Madinah di sela acara (07/02).
Untuk mendukung pembangunan masjid Nurul Madinah, masyarakat dapat datang langsung ke lokasi pembangunan ataupun menyalurkan donasi tunai melalui nomor rekening yang disediakan.
Donasi dapat dilakukan melalui Rekening Bank NTB Syariah dengan Nomor 504.02.11005.27-2 atas nama Masjid Nurul Madinah. Selanjutnya donatur diharapkan untuk dapat mengkonfirmasi dengan menyerahkan bukti transfer ke nomor 0853-3721-5118. fik
Barisan Tuan Guru Muda (Baruda) Nusantara NTB Dukung Ganjar-Mahfud Md
Baruda berkomitmen mendukung Ganjar-Mahfud, mengajak rakyat memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak
MATARAM.LombokJournal.com ~ Barisan Tuan Guru Muda Nusantara Provinsi Nusa Tenggara Barat (Baruda Nusantara NTB) menghimbau para elite politik mengedepankan sikap-sikap bijak dan beretikadalam menjalankan ambisi politiknya.
Imbauan itu disampaikan menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, yang akan dilangsungkan tanggal 14 Februari mendatang.
Selain itu, Baruda Nusantara NTB mengajak para pemilih menggunakan hak pilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan tegas mengatakan ‘tidak’ pada praktek politik uang (money politic).
Koordinator Baruda Nusantara NTB, TGH Supardi Ramli menerangkan, mandat masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada pemilu termaktub dalam Undang-Undang (UU).
“Terkiat pemilu 2024, saya sebagai Koodinator Baruda Nusantara Provinsi NTB. Silakan semua warga negara dilindungi Undang-Undang dan memiliki kebebasan yang penuh untuk memilih siapapun yang menurutnya pantas sesuai dengan hati nurani masing-masing, yang dinilai paling baik. Yang paling diyakini dapat mendatangkan maslahat,” kata TGH Supardi Ramli dalam keterangannya, Selasa (06/02/24).
Pihaknya di Baruda Nusantara NTB berkeyakinan, memilih pemimpin (umara) adalah merupakan suatu kewajiban. Pihaknya pun mengharapkan seluruh eksponen pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 mendatang.
Memilih pemimpin menurut mereka merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya syiar terhadap terwujudnya kebaikan dan perubahan ke arah yang lebih positif bagi agama, nusa, dan bangsa.
“Kami para masyaikh dan tuan guru berpandangan, memilih pemimpin atau umara itu adalah kewajiban. Jadi atas dasar tersebut, para ulama mengharapkan seluruh pemilih dari milenial hingga pemilih tua kami harapkan jangan sampai tidak menggunakan hak pilih alias golput,” tegasnya.
Dalam sistem pemilu one man one vote, TGH Supardi Ramli mengungkap, satu suara dalam pemilu dapat mengubah banyak hal. Satu suara sangat penting untuk menentukan nasib bangsa dan ummat ke depan.
Pihaknya kemudian berharap semua pihak khususnya tokoh agama dapat menyampaikan syiar-syiar kebaikan terkait pemilu 2024.
“Kita berharap para tuan guru, di majelis taklim atau dalam berkhutbah, atau kegiatan-kegiatan yang sifatnya islami agar bisa memberikan pesan penting ini kepada jemaah. Jangan sampai atas dasar pertimbangan yang tidak jelas kemudian tidak menggunakan hak pilih,” terangnya.
Isu kedua, yang juga menjadi keresahan Baruda Nusantara NTB adalah kian nyatanya praktek politik uang.
Politik uang menurut mereka dapat mencederai demokrasi dan proses elektasi (election). Dan praktik politik uang bertentangan dengan nilai dan ajaran agama.
“Politik uang ini memang menjadi momok yang menakutkan setiap pemilu, selalu terulang, kita pemeluk agama islam, sudah menjadi lampu merah di dalam agama bahwa orang-orang yang menggunakan politk uang sangat tidak dibenarkan. Dalam agama manapun juga, politik uang dalam arti membeli suara,” tegasnya.
Baruda mengajak para pemilih di manapun berada agar kemudian memilih pemimpin bukan atas dasar berapa uang (wani piro) tetapi memilih pemimpin berdasarkan pandangan dan istikharah mana yang terbaik.
“Bukan yang paling banyak uang. Yang terpenting adalah yang dapat membawa maslahat paling banyak kepada ummat,” imbuhnya.
Tegaskan Komitmen Mendukung Ganjar-Mahfud Md
Baruda Nusantara NTB menegaskan komitmennya mendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 03 pada Pilpres 2024, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Sebagai informasi, Baruda Nusantara NTB telah secara resmi mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar-Mahfud Md pada 25 Desember 2023 silam. Hadir dalam deklarasi tersebut Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat.
TGH Supardi Ramli mengklaim pemilihan Ganjar-Mahfud Md bukan tanpa dasar. Pihaknya haqqul yakin Ganjar-Mahfud Md merupakan dua figur yang diharapkan dapat membawa Indonesia menjadi negara yang kuat dan unggul.
Ganjar-Mahfud Md menurut mereka paling mumpuni dari sisi rekam jejak ketimbang dua paslon lain yang bakal berlaga di Pilpres 2024.
Baruda Nusantara meyakini semua paslon merupakan orang-orang terbaik, orang pilihan. Dan tidak pernah mengajak untuk menghujat atau saling memfitnah antar paslon maupun pendukung paslon.
Sikap yang disampaikan untuk memberi catatan agar tidak memilih paslon yang memainkan isu SARA dan menghalalkan segala cara.
“Kami di Baruda Nusantara NTB setelah kami melakukan rapat besar bersama, hasil istikharah dan renungan pertimbangan dari kami bersepakt memilih Bapak Ganjar-Mahfud Md. Itu berdasar alasan penting yang bukan pembenaran, dari sekian paslon yang bekontetasi, beliau berdua yang kami anggap paling layak menjadi pemimpin kita selanjutnya,” tegas TGH Supardi Ramli. me
Apel Kesiapan Pengamanan Logistik Suara Pemilu 2024
Pj Gubernur NTB, Miq Gite saat Apel Kesiapan Pengamanan dan Pengecekan Logistik Pemilu 2024, pastikan semua aman dan lancar
MATARAM.LombokJournal.com ~Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan dan Pengecekan Logistik Tahap Pemungutan Suara Pemilu 2024 yang diinisiasi Polda NTB di Ex Bandara Selaparang Kota Mataram, Senin (05/02/24).
Apel pengamanan dan pengecekan logistik Pemilu 2024 tersebut dihadiri ribuan personel gabungan TNI-Polri, Pol PP dan Forkompinda Provinsi NTB.
Miq Gita sapaan akrabnya PJ Gubernur NTB memastikan, Pemerintah Provinsi NTB terus perkuat konsolidasi dan koordinasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, telkom serta PLN untuk memastikan semua komunikasi dan ketersediaan listrik berjalan lancar selama kegiatan pemungutan suara Pemilu 2024 di seluruh NTB.
“Petugas kesehatan, direktur rumah sakit dan puskesmas kami juga siagakan. Begitu juga dengan daerah rawan bencana banjir dan longsor kami juga telah perintahkan Dinas PUPR dan BPBD untuk selalu siaga,” tegas Miq Gita usai mengikuti apel terkait Pemilu 2024.
Miq Gite mengapresiasiTNI/Polri yang telah mewujudkan kesiapan dalam mengawal proses demokratisasi pemungutan suara Pemilu 2024, dengan menggelar apel persiapan bagi seluruh personel TNI polri di seluruh NTB.
“Untuk itu, kami harap kepada seluruh masyarakat untuk memberikan hak suaranya dengan aman dan lancar. Persahabatan dan persaudaraan tetap terjaga meski berbeda pilihan,” harap Miq Gita.
Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol Umar Faroq mengatakan, TNI Polri telah menyiapkan sebanyak 7.629 personil untuk mengamankan sebanyak 16.244 TPS di seluruh Provinsi NTB. Sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat berjalan aman dan lancar.
“Kami menjamin untuk mengamankan pemilu 2024. Saya minta semua personil polisi untuk tetap siaga dan bijaksana dalam pengamanan selama proses pemungutan suara dengan aman dan lancar,” harap Kapolda NTB saat memimpin apel pengamanan. Manikp
Pj Gubernur Miq Gite Terima Kunjungan Taruna Akademi Angkatan Laut
Para taruna Angkata Laut yang diterima Pj Gubernur NTB diharapkan suatu hari dapat bertugas di daerah sendiri di NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, menerima Kunjungan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat I Angkatan 72 TA 2024, di ruang kerja Pendopo Gubernur, Mataram (05/02/24).
Pj Gubernur menyambut baik anak-anak taruna tersebut perwakilan ada dari Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa, Jayapura, Jakarta dan Padang. Serta menyampaikan terimakasih telah memilih pelabuhan Lembar sebagai tempat titik persinggahan.
“Ini merupakan aset-aset yang kedepannya akan mengawal, sehingga pada saatnya nanti dengan pengetahuan dan pengalamannya diharapkan para taruna suatu hari dapat bertugas di daerah sendiri,” ungkapnya.
Sementara itu, Kolonel Laut (P) Salim selaku Direktur Pendidikan Akademi Angkatan Laut Suarabaya menyampaikan terimakasih telah menerima para taruna dengan baik.
Disebutkan, saat ini 241 Taruna Akademi TNI AAL Tingkat I Angkatan 72 sedang mengikuti Latihan dan Praktek (Lattek) Pra Jalasesya 2024.
“Latihan ini adalah untuk membentuk karakterpara Taruna sebagai Prajurit Matra Laut yang handal. Pelaksanaan Lattek Pra Jalasesya meliputi rute pelayaran Mataram, Bali, dan kembali ke Surabaya,” ungkapnya. san/opik
Relawan Big Bro Dirikan Puluhan Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud di NTB
Puluhan Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud Didirikan untuk kepung NTB, ini cara relawan Big Bro menangkan paslon Ganjar-Mahfud
MATARAM.LombokJournal.com ~ Membangun kekuatan lebih besar dan masif di NTB, Relawan Big Bro Ganjar-Mahfudmendirikan puluhan posko pemenangan Capres-Cawapres Ganjar- Mahfud di wilayah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
“Seribu satu macam cara yang dilakukan relawan untuk menggaet suara dalam Pilpres tahun 2024, salah satunya yang dilakukan oleh Relawan Big Bro Ganjar-Mahfud yang secara masifmembentuk jaringan 25 Posko Pemenangan Ganjar Mahfud di wilayah Lombok sampai Bima pada bulan Januari 2024,” tegas Ketua Harian Relawan Big Bro Ganjar Mahfud NTB, Ihsan, Minggu (04/02/24).
Menurut Ihsan, pembentukan posko ini merupakan salah satu cara efektifdalam menggaet dan menjaga suara di wilayah yang sebelumnya bukan basis Ganjar Mahfud dan menjadikan wilayah tersebut sebagai basis Ganjar-Mahfud.
Banyak program yang dijalankan oleh pengelola Posko untuk menarik perhatian masyarakat untuk mengenalkan dan akhirnya menarik dukungan untuk Ganjar-Mahfud.
“Kopi dan tembakau gratis menjadi salah satu daya tarik untuk menarik masyarakat datang dan berdiskusi panjang lebar untuk mengenal lebih dalam profil dan program Ganjar Mahfud untuk menuju Indonesia Unggul,” ujarnya.
Tak hanya itu, beberapa posko bahkan mengadakan doorprise undian dan perlombaan kecil-kecilan untuk menggalang massa.
Seperti yang dilakukan oleh Posko Pemenangan Ganjar Mahfud di Kota Bima dan Sumbawa yang mengadakan turnamen Kartu sebagai sarana mengumpulkan masyarakat dan melakukan sosialisasi mengenai Ganjar-Mahfud.
“Tingginya animo masyarakat yang datang ke Posko dengan inisiatif sendiri untuk mencari tahu informasi terkait Profil dan Program Ganjar Mahfud dan kami sangat mengapresiasiniat dan semangat masyarakat di wilayah NTB untuk mengenal lebih dalam Ganjar Mahfud dan memberikan dukungan maksimal kepada Ganjar Mahfud dalam Pilpres 2024, semoga Allah mengabulkan doa dan dukungan masyarakat NTB untuk kemenangan Ganjar Mahfud untuk Indonesia yang lebih baik,” papar Ihsan.
Ihsan menambahkan, keberadaan posko Ganjar Mahfud di seluruh wilayah NTB akan menjadi basis suara kemenangan Ganjar Mahfud di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Barisan relawan juga siap sedia melayani masyarakat yang membutuhkan APK Ganjar Mahfud, dan merangkul semua pihak yang mau bergabung untuk bersama-sama memenangkan Ganjar Mahfud.
“Semua yang kami lakukan demi Indonesia yang lebih baik. Indonesia Unggul hanya bisa tercapai bila pemimpinnya punya kompetensi, rekam jejak, dan sudah teruji. Dan semua harapan itu ada di Ganjar Mahfud,” katanya.
Gerakan Relawan Big Bro Ganjar Mahfud menjadi salah satu gerakan penguat berbagai kelompok relawan Ganjar Mahfud di NTB.
Hal ini membawa sentimen positif untuk pasangan Capres – Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Tak hanya di NTB tapi juga di Indonesia. (*)
Rachmat Hidayat Serap Aspirasi Umat Hindu yang Kian Solid Dukung PDI Perjuangan
Menjawan aspirasi umat Hindu yang ingin lebih dekat dengan Wakilnya, Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, H Rachmat Hidayat hadiri simakrama di dua lingkungan di Kota Mataram
MATARAM.LombokJournal.com ~ H Rachmat Hidayat, hadir dalam simakrama Umat Hindu di Kota Mataram. Simakrama digelar hari Minggu (04/02/24) di Lingkungan Karang Tulamben, Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara.
Selain itu Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Rachmat Hidayat itu juga menghadiri simakrama dan di Lingkungan Baturujung Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram.
Masyarakat dari 13 banjar yang hadir dalam simakrama itu menyambut hangat dan meriah Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat yang kembali mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dalam Pemilu 2024 itu.
Simakrama PDI Perjuangan tersebut dihadiri para Ketua dari 13 banjar, tokoh agama Umat Hindu, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan anak-anak muda generasi milenial.
Dalam simakrama itu Rachmat Hidayat didampingi anggota DPRD NTB dan DPRD Kota Mataram, I Made Slamet , I Gde Wiska dan I Wayan Wardana.
Didaulat menyampaikan orasi dalam simakrama tersebut, Rachmat Hidayat menjelaskan, bagaimana sejarah dan pertautan antara PDI Perjuangan dengan masyarakat dari Umat Hindu yang sudah terjalin dalam kurun waktu lebih dari lima dekade semenjak tahun 1973.
Rachmat menuturkan, bagaimana Umat Hindu di NTB begitu mencintai PDI Perjuangan. Rachmat tahu persis sejarah itu, bahkan semenjak hari pertama dirinya bergabung dengan PDI Perjuangan tahun 1977.
Politisi senior NTB ini menceritakan bagaimana ketika Orde Baru berkuasa dengan otoriter dan tidak bersahabat dengan partai di luar pemerintahan, masyarakat dari Umat Hindu tetap berada di belakang PDI Perjuangan dan memberikan dukungan.
”Besarnya partai ini adalah sumbangsih yang luar biasa dari saudara-saudara kami dari kalangan Umat Hindu,” kata Rachmat.
Tokoh kharismatik Bumi Gora yang sudah delapan periode menjadi Anggota Legislatif ini pun secara runut menuturkan satu per satu tokoh-tokoh dari kalangan Umat Hindu yang bahu membahu untuk turut membesarkan PDI Perjuangan di NTB dalam empat dekade terakhir. terutama di Kota Mataram.
Dukungan dari Umat Hindu di Kota Mataram itu pun kata Rachmat tercermin dari komposisi Anggota DPRD Kota Mataram dari PDI Perjuangan saat ini. Dari lima wakil rakyat dari PDI Perjuangan, sebanyak empat orang merupakan wakil dari umat Hindu.
Karena itu, Rachmat Hidayat pun mengingatkan kepada seluruh calon Anggota Legislatif dari Dapil Cakranegara dan juga Dapil Mataram, saat mereka mendapat kepercayaan dari masyarakat Umat Hindu untuk duduk di lembaga wakil rakyat, tak sekalipun mereka boleh lupa kepada masyarakat pemilihnya.
Rachmat pun menyampaikan, lima Anggota DPDR Kota Mataram dari PDI Perjuangan yang kini sedang menjabat, ibarat sudah menjadi modal awal yang besar untuk masyarakat.
Dengan dukungan dari Umat Hindu, Rachmat pun yakin, jumlah kursi keterwakilan masyarakat dari PDI Perjuangan bisa bertambah dalam Pemilu 2024 ini di DPRD Kota Mataram.
Rachmat melanjutkan, menjadi komitmen para calon Anggota Legislatif dari PDI Perjuangan di Kota Mataram untuk berkontribusi dalam menyiapkan Tanah Pelaba untuk pura. Menyiapkan diri untuk membantu banjar dan juga aktivitas masyarakat dari kalangan Umat Hindu.
”Kalau Bapak Ibu ingin Tanah Pelaba semakin ditingkatkan, maka jalan terbaiknya adalah memperbanyak wakil bapak ibu dari PDI Perjuangan. Semakin banyak wakil Bapak Ibu, maka Bapak Ibu semakin sejahtera,” imbuh Rachmat.
Dalam Simakrama yang juga menjadi ajang untuk menyerap aspirasi bagi Rachmat dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPR RI, digelar dialog secara langsung.
Di Kelurahan Cakranegara Timur, muncul aspirasi dari masyarakat, di antaranya, ada masyarakat yang ingin berjumpa dengan Rachmat secara langsung dengan mereka dikunjungi di lingkungannya masing-masing.
Terhadap hal tersebut, Rachmat menegaskan kesiapannya. Politisi senior Bumi Gora otu mengungkapkan komitmennya untuk menemui masyarakat. Sebab, tugas Anggota DPR RI bukan selesai di gedung parlemen, namun harus pula berada di tengah-tengah masyarakat.
“Setiap pertemuan dengan masyarakat itu adalah kesempatan emas untuk memastikan wujud kehadiran nyata kita bagi mereka,” imbuh Rachmat.
Di tempat yang sama, mengemuka pula aspirasi masyarakat yang menyampaikan kondisi infrastruktur di lingkungan mereka. Misalnya ada masyarakat yang menginginkan ada pembenahan saluran air di lingkungan mereka yang selama ini menjadi biang keladi terjadinya banjir setiap musim hujan, akibat salah penanganan dan treatment.
Terhadap hal ini, Rachmat memerintahkan agar Anggota DPRD dari PDI Perjuangan di DPRD Kota Mataram menindaklanjuti hal tersebut sesegera mungkin.
Dalam Simakrama di Kelurahan Pagutan Barat, didominasi kehadiran Ibu-Ibu. Rachmat pun memberi apresiasi terhadap kehadiran mereka secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, Ibu-Ibu tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Rachmat. Antara lain yang mereka usulkan adalah pentingnya bantuan permodalan untuk menopang usaha-usaha mikro milik mereka.
Rachmat pun menegaskan kesanggupannya terhadap hal tersebut. Di banyak daerah di Pulau Lombok, sebelumnya Rachmat memang telah menyalurkan sejumlah bantuan modal tunai untuk usaha produktif. Hal yang mana juga akan menyasar masyarakat di Kota Mataram.
Rachmat pun pada kesempatan tersebut mengingatkan agar Ibu-Ibu tersebut datang ke bilik suara untuk menyalurkan suaranya dalam Pemilu 14 Februari nanti.
”Ibu-Ibu jangan Golput ya…,” kata Rachmat yang disambut koor kesanggupan para Ibu-Ibu tersebut.
Rachmat juga menyampaikan, pentingnya program untuk membuat para perempuan berdaya. Karena itu, selain bantuan modal usaha, para kaum perempuan juga akan disiapkan pelatihan-pelatihan. Dengan begitu, berbekal pengetahuan dari pelatihan-pelatihan tersebut, usaha mereka bisa naik kelas.
Baik di Kelurahan Cakranegara Timur maupun Kelurahan Pagutan Barat, Rachmat pun memberikan bantuan untuk banjar-banjar dan Pura. Bantuan untuk modal usaha mikro yang dikelola warga juga turut disalurkan pada saat yang sama.
”PDI Perjuangan hadir untuk menyejahterakan dan mendukung kehidupan umat,” kata Rachmat menekankan. me
Dalang Wayang Sasak Legendaris, Lalu Nasib AR, Dibantu Kursi Roda Elektrik oleh Rachmat Hidayat
Dalang senior Wayang Sasak Lalu Nasib AR sudah empat tahun kesulitan berjalan, Rachmat Hidayat pun turun tangan beri bantuan kursi roda elektrik
MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalang kondang wayang Sasak asal Gerung Lombok Barat, H. Lalu Nasib yang kini tak kuasa lagi berjalan sempurna, mendapat bantuan kursi roda dari Rachmat Hidayat.
Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat, akhir-akhir tampak konsisten menebar kebahagiaan dan membantu mereka yang menderita lumpuh dan mengalami mobilitas yang terbatas akibat penyakit di Pulau Lombok.
Bantuan politisi kharismatik asal Lombok Timur itu berupa kursi roda elektrik kini menyasar Lalu Nasib AR, Dalang Wayang Sasak, yang nyaris seluruh hidupnya diwakafkan menjaga nilai dan budaya seni pertunjukan Wayang Sasak.
Lalu Nasib kini berusia 82 tahun, tidak lagi leluasa bergerak akibat penyakit yang dideritanya. Mungkin salah satu penyebabnya, selama lima puluh tahun ia duduk bersila berjam-jam dalam saat mendalang, yang membuat lutut dan kakinya kini sulit digerakkan.
Kini, mobilitas tokoh budaya Sasak kelahiran tahun 1941 itu sangat terbatas dan harus bergantung bantuan tongkat.
Rachmat Hidayat yang lama mengenal Lalu Nasib mengantar langsung bantuan kursi roda elektrik tersebut ke rumah dalang legendarisitu, Minggu (04/02/24) siang.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTB itu mendatangi kediaman Lalu Nasib di Dusun Perigi, Desa Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, membesuk sekaligus menyerahkan bantuan kursi roda elektrik seharga Rp 30 juta.
Bantuan itu berasal dari program aspirasi Rachmat Hidayat melalui Kementerian Sosial, salah satu mitra kerja Rachmat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI.
Saat datang ke rumah dalang kesohor itu, keluarga dan anak-anak cucu Lalu Nasib menyongsong kedatangan Rachmat Hidayat dan menyalaminya dengan takzim.
Dengan tertatih-tatih, Lalu Nasib bangkit dari pembaringan dan berjalan menuju teras rumah untuk menyambut kedatangan Rachmat. Keduanya bersalaman dengan erat, lalu berbincang dengan penuh hangat.
”Bantuan kursi roda elektrik ini adalah bantuan kecil. Tak akan pernah sebanding dengan dedikasi dan pengabdian besar Kak Nasib untuk menjaga marwah seni dan budaya masyarakat Sasak,” ucap Rachmat.
Anggota DPR RI tiga periode tersebut, sebelumnya memang sama sekali tak memberi tahu kedatangannya kepada sahibulbait. Maka, jadilah silaturahmi itu menjadi sebuah kejutan yang menghadirkan kegembiraan luar biasa.
Tak butuh waktu lama. Informasi kehadiran Rachmat Hidayat di kediaman HL Nasib AR pun dengan cepat menyebar.
Sejumlah tokoh di Desa Gerung Selatan pun turut merapat dan meriung yang membuat pertemuan dadakan selama lebih dari dua jam tersebut berlangsung gayeng dan banyak diwarnai gelak tawa.
Bagi Rachmat, Lalu Nasib AR, adalah figur penjaga marwah budaya Sasak yang hidupnya didedikasikan untuk menjaga pilar keberlanjutan identitas kolektif masyarakat Suku Sasak. Menjaga keaslian dan keunikan warisan budaya, terutama seni pertunjukan Wayang Sasak.
”Figur Lalu Nasib AR, bukan hanya pengawas nilai-nilai dan tradisi seni pertunjukan Wayang Sasak. Tetapi juga garda terdepan yang memastikan warisan budaya tersebut diteruskan dengan penuh kehormatan dan kepedulian kepada generasi penerus,” ucap Rachmat.
Rachmat dan Lalu Nasib AR, adalah kawan karib. Persahabatan keduanya sudah terjalin semenjak Rachmat masih menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas.
Semua bermula, tatkala Lalu Nasib AR sedang menggelar pertunjukan Wayang Sasak di Desa Rumbuk, Lombok Timur, kampung halaman Rachmat Hidayat.
Semenjak itu, persahabatan keduanya tak pernah putus. Musabab Lalu Nasib berusia lebih tua, Rachmat pun menyematkan panggilan ”Kakak” untuknya.
Sehari sebelum membesuk Lalu Nasib untuk membawakan bantuan kursi roda elektrik, dalang legendaris itu datang bersilaturahmi ke rumah Rachmat di Jalan Panji Masyarakat, Kota Mataram, yang didampingi mantan Anggota DPRD Lombok Barat, Lalu Sahdan Bahdiaktar.
Dari pertemuan itulah, Rachmat mengetahui persis kondisi sahabat karibnya tersebut. Dalam beberapa tahun belakangan, komunikasi intens keduanya memang lebih banyak hanya melalui sambungan telepon dan aplikasi perpesanan.
Frekuensi pertemuan fisik menjadi berkurang, terutama setelah pandemi Covid-19 merebak.
Lalu Nasib AR sendiri, memang tidak banyak berbagi cerita tentang kondisi fisiknya secara detail kepada para sahabat.
Namun begitu, sahabatnya tahu kondisi fisiknya memang sudah tidak sebugar dahulu, mengingat usia yang sudah lebih dari delapan dekade.
Meski dengan kondisi tak sebugar dulu, dedikasi Lalu Nasib terhadap seni pertunjukan Wayang Sasak, tidak kendor sedikit pun.
Ketika berbicara ssehari-hari, kadang suaranya juga terbata-bata. Intonasi suaranya memang masih terdengar sangat lantang, namun sejumlah kata yang terlontar juga kadang terdengar tidak terucap dengan jelas.
Tapi tidak ketika mendalang. Di hadapan Rachmat dan para tetamu, Lalu Nasib memainkan sejenak satu lakon Wayang Sasak. Tangan kanannya menggenggam wayang Jayengrane, sementara tangan kirinya menggengam wayang Umar Maye.
Dimainkannya begitu sempurna lakon tersebut dan membius semua tetamu yang hadir. Tak ada suara terbata-bata. Tak ada terdengar pelafalan kata yang tidak tepat. Apalagi yang tidak jelas.
Karena itu, di tengah kondisi fisiknya yang terbatas, Lalu Nasib masih tetap memenuhi undangan pertunjukan Wayang Sasak.
Minggu malam misalnya, jadwal pentasnya pun sudah tersusun. Lalu Nasib akan mendalang di Desa Kumbung, Narmada, memenuhi undangan pementasan wayang dari masyarakat desa setempat.
Demikian besarnya dedikasinya Lalu Nasib untuk menjaga marwah budaya seni pertunjukan Wayang Sasak, menyebabkan Rachmat tak pernah ragu menyematkan gelar ”Pahlawan Budaya Tanpa Tanda Jasa” kepada sahabatnya itu.
Bagi Rachmat, melalui pengorbanan dan dedikasi Lalu Nasib, masyarakat Sasak bisa terus menghargai akar sejarah yang memancarkan kebanggaan dan identitasnya.
Di tengah gempuran teknologi seni pertunjukan yang sudah sedemikian maju dan pesat, Lalu Nasib dinilainya tidak hanya merupakan figur yang menghidupkan kembali kenangan masa lalu. Tetapi juga membuka jendela masa depan.
Dari tangan Lalu Nasib, kata Rachmat, warisan budaya bukan hanya menjadi kenangan, tetapi menjelma menjadi peta menuju pemahaman yang lebih dalam tentang diri kita sendiri, sebagai masyarakat Suku Sasak.
”Kak Nasib mengajarkan kita bahwa kepedulian terhadap budaya adalah kunci untuk memahami dan menghormati perjalanan sejarah kita sebagai masyarakat Suku Sasak,” ucap Rachmat.
Kepada Rachmat Hidayat, Lalu Nasib pun menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur atas bantuan kursi roda elektrik untuknya. Dia meneguhkan, kursi roda elektrik itu, akan selalu menemaninya dalam setiap aktivitas. Termasuk saat memenuhi undangan di tengah-tengah masyarakat untuk mendalang dan mementaskan Wayang Sasak.
Tak cuma itu. Kursi roda itu juga akan menemaninya dalam aktivitas ibadah. Dengan kursi roda elektrik tersebut, Lalu Nasib kini bisa secara mandiri pergi ke Masjid dekat rumahnya, untuk menunaikan salat berjamaah lima waktu.
Setelah mendapat sedikit tutorial tentang penggunaan kursi roda tersebut, di hadapan Rachmat, dengan ”gaya”, dalang kebanggaan masyarakat Suku Sasak itu pun segera menunjukkan bagaimana dirinya sudah begitu mahir mengendarai kursi roda tersebut. Hal yang menghadirkan gelak tawa dari para tamu.
Rachmat menegaskan, apa yang dilakukannya untuk membantu Lalu Nasib, sepenuhnya adalah aksi kemanusiaan belaka. Tak ada kaitannya dengan politik sama sekali. Rachmat mengungkapkan, hanya ingin mewakafkan dirinya untuk kebaikan masyarakat Pulau Lombok. Rachmat ingin membawa dan menghadirkan berkah untuk sesama.
“Sangat penting bagi kita untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya saudara kita yang sulit untuk bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari,” katanya.
Rachmat menekankan, apa yang dilakukannya ini adalah tindakan secuil. Namun, dia berharap, tindakan secuil tersebut, dapat turut membantu memperbaiki kualitas hidup mereka yang telah dibantu, dan memberikan sedikit kebahagiaan untuk mereka.
Dikatakan, bantuan kursi roda elektrik tersebut pun diharapkan dapat membuat perbedaan dalam hidup orang lain. Politisi lintas zaman ini menekankan, dengan sedikit usaha dan kepedulian, sesungguhnya kita dapat memberikan kebahagiaan bagi orang lain, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
”Berbagi dan memberi perhatian kepada sesama itu akan selalu mengingatkan diri kita bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan kita untuk peduli dan membantu orang lain,” ucap Rachmat. (*)
Daycare di RSJ Mutiara Sukma akan Tingkatkan Produktivitas Kerja Civitas Hospitalia
Untuk peningkatan produktivitas civitas hospitalia, Rumah Sakiy Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma meluncurkan daycare
MATARAM.LombokJournal.com ~ Peluncuran daycare di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara untuk civitas hospitalia guna peningkatan produktivitaskerja, dihadiri Pj Gubernur NTB, Drs. H Lalu Gita Ariadi, M. Si, Minggu (04/02/24).
Peluncuran dalam upaya peningkatan produktivitas itu sekaligus peringatan HUT ke-34 tahun 2024 RSJ Mutiara Sukma, bertajuk “Bersinergi dan Berinovasi Menuju NTB Maju Melaju” di halaman RSJ,
“Sehingga bunda-bunda ASN milenial tetap meningkat produktivitas kerjanya, tetapi tugas kewajiban dasar untuk merawat putra putri juga tidak terabaikan,” ujar Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur.
Diharapkan dengan SOP yang baik dan subsektor yang terpenuhi standarnya, Miq Gite optimis daycare ini dapat menjadi percontohan terkait peningkatan produktivitas yang baik bagi cluster kantor lainnya.
“Kami sampaikan apresiasi, rasa syukur dan doa, mudah-mudahan Rumah Sakit Jiwa mutiara Sukma kedepan terus tumbuh berkembang dengan raihan-raihan prestasi yang membanggakan,” kata Miq Gite.san
Bunda Lale Ajak Awasi Bersama Obat dan Makanan Berbahaya
Untuk melindungi masyarakat, Bunda Lale mengajak kolaborasi semua pihak bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
MATARAM.LombokJournal.com ~ Ketua Tim Penggerak PKK Nusa Tenggara Barat, Hj Lale Prayatni yang biasa disapa Bunda Lale menegaskan, di Balai Besar BPOM NTB di Mataram, Ahad (04/01/24), pengawasan pangan sehat dan pemberantasan obat berbahayamerupakan upaya tanpa akhir.
Untuk melindungi masyarakat, Bunda Lale mengajak kolaborasi semua pihak bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
“Para produsen bahan makanan dan obat berbahaya juga tidak akan berhenti berproduksi sejalan dengan upaya pencegahan dan pemberantasan yang dilakukan,” ujar Bunda Lale.
Menurut Bunda Lale, PKK kerap bekerjasama misalnya dalam ketahanan pangan dan sosialisasi bahan pangan berbahaya, sehingga BPOM dan seluruh pihak diharapkan bekerjasama agar keamanan pangan masyarakat meningkat.
Kepala Balai Besar BPOM NTB, Yosef Dwi Irwan Prakasa, SSi mengatakan, obat dan makanan yang strategis memengaruhi kesehatan, ekonomi dan ketahanan nasional membutuhkan kolaborasi bersama.
“Kolaborasi dibutuhkan untuk efektifitas pengawasan, karena keamanan pangan dan obat untuk masyarakat harus didukung mulai dari pemerintah, swasta sampai dengan pengusaha dan pedagang pasar,” sebutnya.