Meski Baru Terbentuk, Pangkalan SWBB BPPAUD Dan Dikmas NTB Meraih Prestasi Kepramukaan

Setelah melalui proses seleksi, akhirnya mampu berprestasi sebagai juara harapan 3 dari perwakilan ke 33 provinsi di Indonesia

MATARAM.ombokjournal.com — Meskipun belum lama terbentuk, Pangkalan Saka Widya Budaya Bakti (SWBB) di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BPPAUD) dan Pendidikan  Masyarakat (Dikmas)  Nusa Tenggara Barat, mampu meraih prestasi di bidang kepramukaan.

Prestasi itu membanggakan, mengingat pangkalan SWBB belum lama terbentuk.

Hal ini disampaikan salah satu Pamong Saka puteri Tri Sari Wijayanti, S.Pd, M.Pd, saat mengikuti ajang  bergengsi Lomba Pangkalan Saka Berprestasi (Pasasi) Widya Budaya Bakti Tingkat Nasional Tahun 2019 di Yogyakarta, tanggal 2-4 Desember 2019, bersama instruktur saka H. M. Irfan, S.Pd, MM dan ketua dewan saka M. Erwin.

Pangkalan SWBB BPPAUD dan Dikmas Nusa  Tenggara Barat, sudah mampu mengembangkan 5 krida dan mengajak 5 kwartir cabang di Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, juga mengajak 8 gugus depan di 8 sekolah SMA & SMK di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat untuk  bergabung di Saka Widya Budaya Bakti (SWBB)  secara offline maupun online.

Keberhasilan SWBB pangkalan BPPAUD dan Dikmas Nusa Tenggara Barat tak luput berkat dukungan dan bantuan Kepala BPPAUD & Dikmas NTB, Drs. H. Suka, M.Pd, Mabisaka Hizbul Maududi, SS, Kwartir Daerah Nusa Tenggara Barat dan Kwartir Cabang Kota Mataram.

Kedua sangat mendukung dalam persiapan dan pelaksanaan lomba pangkalan sampai akhirnya mewakili Nusa Tenggara Barat di perhelatan nasional.

Setelah melalui proses seleksi, akhirnya mampu berprestasi sebagai juara harapan 3 dari perwakilan ke 33 provinsi di Indonesia.

“Hasil ini sungguh menggembirakan karena baru pertama kali NTB mengikuti perlombaan dan mampu mengalahkan beberapa provinsi besar yang tentunya sudah berpengalaman,” ujar Tri sari.

Hasil ini sekaligus memberikan motivasi ke depan untuk meraih prestasi yang lebih maksimal.

AYA




Wagub; Tunjukkan Pada Indonesia, Perempuan NTB Itu Hebat!

Para finalis nantinya dapat memberikan kontribusi positif dan kemanfaatan nyata bagi NTB, sehingga ada value yang melekat dan bisa dirasakan bersama

MATARAM.lombokjournal.com —  Para finalis Putri Indonesia asal NTB yang akan maju berkompetisi dengan finalis putri dari seluruh Indonesia,  diharap bisa berkontribusi nyata bagi kemajuan NTB.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah optimis peran putri Indonesia bisa memberi kontribusi pembangunan bagi NTB.

“Tunjukkan pada Indonesia bahwa perempuan NTB itu hebat, dan apapun kegiatan yang dilaksanakan, harapan kami di NTB manfaatnya, dapat kita rasakan bersama,” ungkap Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi.

Hal itu diatakannnya saat acara ramah tamah dengan para Finalis Putri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2020, di Pendopo Wakil Gubernur NTB di Panji Tilar Kota Mataram, Kamis malam (05/12/19).

Menurut Umi Rohmi, seorang putri pasti memiliki kecintaan pada daerah dan bangsanya, orang tentunya akan melihat perwakilan yang maju nantinya adalah gambaran masyarakat NTB.

Terlebih, para finalis ini adalah perempuan terpilih, maka harus mampu menunjukkan kualitasnya sebagai perempuan NTB.

Wagub berharap para finalis dapat memahami betul NTB, dan jangan sampai kalah dengan provinsi lain.

“Baik dari sisi kemampuan dan kepintaran, sehingga kita bisa buktikan pada Indonesia, NTB punya stok wanita-wanita hebat yang berada terdepan dalam mengawal pembangunan NTB kedepan,” tegsnya.

Wagub Perempuan pertama di Bumi Gora itu juga mengingatkan, selain tradisi dan potensi-potensi lain di NTB, para finalis juga harus memahami program-progam unggulan Pemerintah Provinsi NTB.

Salah satunya terkait penanganan sampah, dalam hal ini program Zero Waste.

“Saya harap Putri Indonesia juga tahu program unggulan Provinsi NTB, selain pariwisata, kita sedang berjuang dibanyak bidang. Salah satunya pengelolaan sampah, karena bagaimanapun indahnya NTB jika tidak menjaga kebersihan maka semua tidak ada artinya,” tegasnya.

Umi Rohmi berharap, para finalis nantinya dapat memberikan kontribusi positif dan kemanfaatan nyata bagi NTB, sehingga ada value yang melekat dan bisa dirasakan bersama.

Jauh sebelumnya saat menerima kunjungan panitia persiapan pemilihan Puteri Indonesia NTB 2020, Umi Rohmi sempat menitipkan harapan bahwa ajang pemilihan Puteri Indonesia adalah salah satu event mencari Puteri Indonesia yang tidak hanya berpenampilan menarik. Tapi juga memiliki prestasi dan didukung oleh attitude yang baik pula.

Ia berharap, pemilihan puteri indonesia,  tim juri dan masyarakat bisa menemukan puteri asal NTB yang kompeten dan mampu bersaing dengan puteri dari daerah lainnya, bahkan di ajang internasional.

AYA/HmsNTB




Finalis Putri Indonesia Diminta Tunjukkan Kualitas Perempuan NTB

Selain tradisi dan potensi-potensi lain yang ada di NTB, para finalis juga diminta harus paham tentang program-progam unggulan yang tengah dijalankan pemerintah provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com  —  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd, hadir pada acara ramah tamah dengan para Finalis Putri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2020, di Pendopo Wagub, Kamis (05/12/2019).

Ummi Rohmi

Bagi Ummi Rohmi, seorang putri pasti memiliki kecintaan pada daerah dan bangsanya, orang tentunya akan melihat perwakilan yang maju nantinya adalah gambaran masyarakat NTB.

Terlebih, para finalis ini adalah perempuan terpilih, maka harus mampu menunjukkan kualitasnya sebagai perempuan, kata Wagub.

“Kami harap adik-adik dapat memahami betul NTB dan jangan sampai kalah dengan provinsi lain, baik dari sisi kemampuan dan kepintaran. Sehingga kita bisa buktikan pada Indonesia, NTB punya stok wanita-wanita hebat yang berada terdepan dalam mengawal pembangunan NTB ke depan,” ungkap Wagub.

Selain tradisi dan potensi-potensi lain yang ada di NTB, para finalis juga diminta harus paham tentang program-progam unggulan yang tengah dijalankan pemerintah provinsi NTB.

Salah satunya terkait penanganan sampah, dalam hal ini program Zero Waste.

“Saya harap Putri Indonesia juga tahu program unggulan Provinsi NTB, selain pariwisata, kita sedang berjuang dibanyak bidang, salah satunya pengelolaan sampah, karena bagaimanapun indahnya NTB jika tidak menjaga kebersihan maka semua tidak ada artinya,” tegasnya.

Terakhir, Ummi Rohmi berharap, para finalis nantinya dapat memberikan kontribusi positif dan kebermanfaatan bagi NTB.

Sehingga ada value yang melekat dan bisa dirasakan bersama.

“Saya rasa peran putri Indonesia Insyallah akan bisa memberi kontribusi pembangunan bagi NTB, tunjukkan pada Indonesia bahwa perempuan NTB itu hebat, dan apapun kegiatan yang dilaksanakan, harapan kami di NTB valuenya bisa kita rasakan bersama,” kata Wagub.

AYA/HmsNTB




Bupati Najmul Hadiri Konsultasi Publik Kawasan Strategis Pariwisata Pulau Lombok

“Melalui forum konsultasi publik ini, kami mengusulkan perbaikan jalan pusuk dan jalan lingkar dari arah Prawira ke timur sekitar 13 km. Ini menjadi salah satu jalan pariwisata kita”

SENGGIGI.lombokjounal.com —  Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH menghadiri acara Konsultasi Publik Pelaksanaan Kegiatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Pulau Lombok yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR RI di Aruna Senggigi Resort & Convention, Kamis (05/12/2019).

Koordinator Tim Pemantauan dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional Kementerian PUPR Ir. Taufik Widjoyono, M.Sc dalam sambutannya di hadapan peserta konsultasi publik dan hadirin yang hadir menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Bupati Lombok Utara.

Menurutnya, pemerintah pusatlah yang harus mendukung program pemerintah daerah guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Disampaikan Taufik, regulasi dan aturan program terkait dengan pariwisata memang sangat penting, begitu juga dengan infrastruktur jalan.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh Bupati Lombok Utara sudah cukup lama ditempuh dimafhumi pihaknya.

“Kami dari pemerintah sangat mendukung itu dan perlu diperhatikan sejauh mana pelayanan publik yang bisa dijangkau oleh masyarakat,” tuturnya.

Dilanjutkannya, jalan memang sangat perlu apalagi dalam konteks mendukung pariwisata, sehingga pihaknya akan mempelajari secara detailis seraya memohon agar upaya yang dilakukan pemerintah dapat dipahami oleh Pemda KLU, lantaran proses yang sama juga dilakukan di Kute Lombok Tengah.

Berbicara infrastruktur jalan bukan hanya jalan nasional, tetapi juga jalan kabupaten dan provinsi sehingga harus dipikirkan dengan matang mengenai infrastruktur yang terpadu.

Di samping itu, harus dipikirkan pula proses pengelolaan sampah dan saluran sanitasi yang ada di tiga Gili (Trawangan, Meno dan Air).

Andalan pariwisata nasional

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar mengatakan, kegiatan tersebut termasuk sudah lama dinantikan pemerintah daerah Lombok Utara yang diharapkan menjadi sebuah realita.

“Insya Allah dana kita sudah siap, tinggal kita sampaikan program-program yang sudah kita laksanakan,” kata orang nomor wahid di bumi Tioq Tata Tunaq ini.

Diceritakan Najmul, pihaknya sudah beberapa kali bersurat ke Kementerian Pariwisata dalam rangka meminta intervensi pemerintah pusat untuk menangani destinasi wisata khususnya di tiga gili, disamping juga Senaru dan tempat lain yang ada di KLU.

Menurutnya, sebagai kawasan andalan pariwisata nasional tentu pihaknya merasa bersyukur. Diharapkan dengan cara-cara tersebut percepatan dapat terlaksana dan tentu hal itu menjadi perubahan besar untuk pariwisata di KLU.

“Bagi kami dunia pariwisata ini sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat kami. Harapan kami mari kita sama-sama mendukung apa yang diprogramkan pemerintah pusat. Salah satu persoalan kita selama ini adalah jalan. Kami minta jalan pusuk menjadi jalan nasional karena butuh pengembangan,” tandasnya.

“Melalui forum konsultasi publik ini, kami mengusulkan perbaikan jalan pusuk dan jalan lingkar dari arah Prawira ke timur sekitar 13 km. Ini menjadi salah satu jalan pariwisata kita,” terang bupati.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan Master Plan Lombok sebagai salah satu destinasi pariwisata nasional berdasarkan PP nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan 2010-2025.

Menetapkan 50 Daerah Pariwisata Nasional (DPN) dan 88 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Pulau Lombok termasuk dalam DPN Lombok – Gili Tramena dengan 3 KSPN di dalamnya, yaitu KSPN Pantai Selatan Lombok, KSPN Gili Tramena, dan KSPN Rinjani.

sta/humaspro




Penyegaran Pejabat KLU Kembali Bergulir

“Saya ingin menyampaikan bahwa apa yang bapak ibu terima ini merupakan amanah yang menurut kami bapak-bapak dan ibu tepat pada posisi ini. Saya berharap apa yang sudah menjadi harapan kami mudah-mudahan tidak disia-siakan”

TANJUNG.lombokjournal.com —  Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH melantik dan mengambil sumpah pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas lingkup Pemda KLU di aula Sekda KLU, Kamis (05/12/2019).

Saat pelantikan dan pengambilan sumpah itu, Bupati Najmul  didampingi Sekretaris Daerah Drs. H. Suardi, MH, Asisten III Ir. H. Melta, Kepala BKDPSDM, H. Muhammad Najib, S.Pd, M.Pd

Pelantikan dan pengambil sumpah jabatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor 462/281/BKD-PSDM/2019 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan PNS dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemda KLU.

Pejabat yang dilantik di antaranya Evi Winarni, SP,  M.Si  menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setda KLU, Wartawan, S.Sos dipromosikan menjadi Kasat Pol PP dan Damkar.

  1. H. Lalu Bahrudin dari Sekdis Kesehatan ke Kadis Kesehatan, dr. H. Abdul Kadir mengganti posis dr. H. Lalu Bahrudin sebagai Sekdis Kesehatan serta Syafruddin, S.EI, M.Si yang dipercaya sebagai Sekretaris Badan pada BPBD KLU.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH mengatakan perencanaan pelantikan tersebut sudah cukup lama lantaran pihaknya mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya.

“Saya ingin menyampaikan bahwa apa yang bapak ibu terima ini merupakan amanah yang menurut kami bapak-bapak dan ibu tepat pada posisi ini. Saya berharap apa yang sudah menjadi harapan kami mudah-mudahan tidak disia-siakan,” harap bupati.

Dengan posisi yang ada itu, menurut Najmul, merupakan amanah yang berat tetapi amanah yang berat tersebut terasa ringan apabila dilakukan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Lantaran, tingkat kesulitan itu beratnya melaksanakan amanah yang dipangku.

“Harapan saya pegang amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Najmul.

“Kalau ada persoalan sampaikan, hargai atasan anda dan jangan meremehkan bawahan serta yang paling utama tanggung jawab kita kepada Allah SWT,” tutup Sekjen Apkasi itu.

Rangkaian acara ditutup dengan doa dan diakhiri ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik oleh bupati diikuti hadirin.

sta/humaspro




Menkes RI Puji Layanan RSUD NTB, Mendukung  Jadi Pusat Layanan Medical Tourism

Saya sudah lihat tadi fasilitas di RSUD Provinsi NTB ini, semua lengkap dan bisa memberi pelayanan yang baik untuk medical tourism”

MATARAM.lombokjournal.com – Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SpRad tak hanya memuji inovasi layanan, kebersihan dan keasrian RSUD Provinsi NTB yang dinilainya sangat luar biasa, Namun sekaigus menyatakan dukungan dan support sepenuhnya untuk pengembangan sebagai pusat layanan medical tourism.

Melihat ruang bermain anak

Hal itu dikatakan dr Terawan usai melakukan kunjungan keliling di berbagai unit layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB di Dasan Cermen Mataram, Kamis (5/12-2019).

Mulai dari ruang bermain anak, ruang bersalin, ruang radioterapi dan sekaligus melihat langsung puluhan pasien yang sedang menjalani perawatan. Menkes RI itu menegaskan, sudah terbukti bahwa di NTB, rumah sakitnya sudah bagus.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kesehatan RI yang didampingi Direktur RUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Direktur Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, Dr. Evi Kustini Somawijaya, para dokter spesialis dan beberapa pejabat lingkup pemerintah Provinsi NTB.

“Dengan mengedepankan Inovasi jasa layanan kesehatan unggulan yang didukung dengan berbagai alat kesehatan yang canggih, RSUD NTB ke depan akan menjadi central rujukan kesehatan skala nasional maupun internasional,” ujarnya.

Karena itu, sudah layak dikembangkan sebagai pusat layanan kesehatan untuk medical tourism.

“Saya sudah lihat tadi fasilitas di RSUD Provinsi NTB ini, semua lengkap dan bisa memberi pelayanan yang baik untuk medical tourism,” tegas Menkes.

Dengan dukungan peralatan dan SDM yang memadai tersebut, Menkes Terawan tetap mendorong agar layanan kesehatan terus ditingkatkan.

“Masyarakat harus dilayani dengan sepenuh hati. Bekerja dengan ikhlas, dibarengi ketulusan hati untuk melayani. Semua pekerjaan harus dilandasi dengan doa dan penuh rasa syukur,” harap Menkes.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM mengatakan, menerapkan layanan yang terbaik merupakan ikhtiar bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Menyediakan alat-alat canggih untuk mendukung segala layanan kesehatan merupakan keharusan yang diwujudkan oleh RSUD NTB.

“Semua itu, untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” katanya.

Dr. Hamzi menjelaskan, komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk meningkatkan layanan di bidang kesehatan menjadi ikhtiar bersama.

Apalagi mendapatkan support dari Kementerian Kesehatan. Dukungan itu, tentu mengutamakan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

AYA




Benih Bawang Sembalun Diduga Untuk Pengadaan di Sumut, Dioplos

“Kami juga mencurigai adanya “Persekongkolan Jahat” antara BPSB NTB dengan para Pengusaha tersebut karna diduga menggunakan label dan sertifikat benih secara resmi”

lombokjournal.com —

JAKARTA   —  Koordinator Forum Pemuda Peduli Petani Indonesia (FPPPI) M. Fadly  mengindikasikan, adanya temuan sejumlah 30 Ton (Kurang Lebih) benih bawang putih yang diduga busuk (rusak) pada Pengadaan bawang putih tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 170 Ton (Kurang lebih) pada Tahun ini 2019.

Diduga pensuplai benih bawang putih ini adalah penangkar lokal dari Sembalun Lombok NTB. Penangkar lokal ini diduga pemain bawang putih tahun 2017 lalu yakni salah satu perusahaan swasta Nasional berinisial (PT. Pi)

Diduga pelakunya adalah Pensiunan Pertanian (UPT) Kecamatan Sembalun, sedangkan pemilik Sertifikat Label adalah salah satu UD yang ada disembalun dengan inisial (UD. AG).

Dari informasi yang dihimpun pihak FPPPI bahwa bawang tersebut diduga di OPLOS bekerjasama dengan pengusaha luar daerah, dimana mereka ini adalah bagian dari sindikat “mafia” diduga perusak program pemerintah tentang swasembada bawang putih.

“Kami juga mencurigai adanya “Persekongkolan Jahat” antara BPSB NTB dengan para Pengusaha tersebut karna diduga menggunakan label dan sertifikat benih secara resmi,” ujar Fadly.

“Kecurigaan kami benih bawang putih yang dikirim ke Provinsi Sumatera Utara yang rusak itu adalah sisa bawang putih tahun 2018 di sembalun yang berjumlah 100 ton, yang dimiliki oleh pemilik label saat ini, dan untuk itu, untuk memenuhi kebutuhan pesanan di Provinsi Sumatera Utara, barang tersebut diduga di OPLOS di wilayah sumatera utara,” sambungnya.

Ia menyayangkan perbuatan ini akan merusak citra bawang putih jenis Sangga Sembalun yang terkenal hebat, yang kesohor diseluruh penjuru tanah air.

“Untuk itu kami meminta BPSB Provinsi NTB untuk mencabut Izin penangkar benih yang dimiliki oknum pemilik label tersebut dan meminta Kementrian Pertanian untuk tidak mendiamkan persoalan ini serta meminta Bareskrim POLRI mengusut tuntas pengadaan bawang putih di sumatera utara tahun 2019,” pungkas Fadly.

AYA (*)




Pilkada Kota Mataram, KPU Perkenalkan SILON Untuk Bakal Calon Perseorangan

“Sesuai mandat yang masuk ke KPU Kota Mataram baru satu bakal calon yang sudah memiliki pasangan dan satu lagi belum ada pasangan”

MATARAM.lombokjournal.com  —  Sistem informasih pencalonan (Silon) diperkenalkan Komisi Pemilihan  Umum (KPU)  Kota Mataram kepada Bakal Calon perseorangan yang berencana maju dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mataram 2020.

Tata cara dan prosedur penyerahan dukungan serta tata cara penggunaan sistem informasi  pencalonan (Silon), menurut  Ketua KPU Kota Mataram, Husni Abid memang saat ini tengah disosialisasikan bagi bakal pasangan calon perseorangan Pemilihan Walikota dan Wakil Kota Mataram tahun 2020.

Selain itu, pihak KPU Mataram juga mensosialisasikan tahapan dalam Pilkada Kota Mataram.

“Ini baru dalam bentuk perkenalkan tahapan dan tata pencalonan serta perkenalkan silon kepada bakal calon perseorangan,” ucapnya, Kamis (05/12/2019) pagi.

Menurutnya, berdasarkan  undangan terbuka lewat media dan medsos baru dua tim  bakal calon perseorangan yang menyerahkan mandat dan mengikuti sosialisasi.

“Sesuai mandat yang masuk ke KPU Kota Mataram baru satu bakal calon yang sudah memiliki pasangan dan satu lagi belum ada pasangan,” terangnya.

Dua tim pasangan bakal calon yang mengikuti sosialisasi tahapan, tata cara dan prosedur penyerahan dukungan serta silon yaitu dari bakal pasangan calon Dianul Hayezi,SE dan  H.Badrun Nadianto serta bakal calon Ir.Lalu Makmur Said.

Perlu diketahui pula, bakal calon perseorangan yang akan maju dalam pilkada di Kota Mataram harus menyerahkan syarat dukungan menimal sebesar 24.922 E KTP yang tersebar menimal di empat kecamatan.

Berdasarkan tahapan bahwa penyerahan berkas tersebut dilakukan selama lima hari yaitu dimulai tanggal 19-23 Februari 2020.

AYA




NTB Segera Launching Medical Tourism, Rumah Sakit Pemerintah Dan Swasta Sudah Siap-siap

RSUD NTB menawarkan produk unggulannya berupa Pengobatan Radioterapi. Layanan radioterapi itu didukung peralatan canggih dengan kapasitas layanan bisa mencapai 80 pasien sehari

MATARAM.lombokjournal.com — NTB memiliki potensi cukup besar sebagai pusat medical Tourism di Indonesia. Dengan mengandalkan inovasi jasa layanan kesehatan unggulan,  RSUD NTB menjadi satu-satunya rumah sakit daerah di Indonesia yang masuk dalam e-katalog kesehatan.

Bersama rumah sakit lainnya di NTB, disamping memiliki fasilitas lengkap dan menawarkan inovasi produk jasa unggulan, juga didukung  pesona NTB yang memikat serta keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi super prioritas nasional.

Apalagi di tahun 2021 nanti balap motor paling bergengsi didunia, MotoGP akan digelar di Mandalika.

“Ini menjadi peluang bagi NTB untuk mengembangkan inovasi jasa layanan di bidang kesehatan yang terpadu dan terintegrasi dengan pariwisata, Yakni Medical Tourism,” ungkap Direktur RUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.

Hal itu diugkapkan Lalu Hamzi Fikri saat memimpin rapat persiapan lounching medical Tourism  oleh Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah yang dijadwalkan dilaksanakan tanggal 14 Desember 2019, serta akan didukung dan dihadiri Menteri Kesehatan RI, dr. Terawan.

Menangkap peluang itu, dr.Fikri mengungkapkan, pihaknya bersama rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta yang ada di NTB, sudah menyiapkan diri.

Salah satunya melalui inovasi produk jasa layanan unggulan yang memikat pengunjung atau masyarakat dari berbagai belahan dunia untuk berobat ke NTB.

Dan di sela-sela pengobatannya itu, mereka juga disediakan pilihan paket-paket kunjungan rekreasi yang dapat menambah semangat dan memotivasi untuk cepat pulih, sehat dan bahagia.

Menurutnya, RSUD NTB sendiri menawarkan produk unggulannya berupa Pengobatan Radioterapi. Layanan radioterapi itu didukung peralatan canggih dengan kapasitas layanan bisa mencapai 80 pasien sehari.

Bahkan CT Scan Simulator milik RSUD NTB tersebut  merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. Selain itu, Pesawat sinar radioterapinya pun merupakan pesawat versi yang paling baru, ujar Miq Fikri sapaan akrabnya.

Tidak itu saja, rumah sakit lainnya di Lombok tidak mau kalah.  Seperti Rumah Sakit Harapan Keluarga menawarkan produk jasa layanan unggulan berupa “treatment cuci darah”.

Demikian juga RS Risa Centra Medica dengan Baby SPA, dan produk kesehatan lainnya. Seluruhnya akan berkolaborasi dengan RSUD NTB sebagai fasilitator dalam program NTB Medical Tourism yang siap dipromosikan ke seluruh dunia, terangnya.

Untuk itu, pihaknya bersama seluruh jajaran di RSUD NTB serta RSUD Kota Mataram dan beberapa rumah sakit swasta lainnya di Mataram berkolaborasi dan bersinergi dengan Dinas Pariwisata, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ASITA, dan seluruh instansi pemerintah terkait bersiap-siap untuk melakukan launching Medical Tourism di NTB.

“Untuk produk Medical Tourism kami sudah siap 100 persen. Karena itu kami harus berani mengambil langkah besar untuk melaunchingnya 14 Desember mendatang,”  tegas Lalu Hamzi Fikri.

Ia minta dukungan Kepada Kepala Dinas Kominfotik NTB, Gde Aryadi dan seluruh Awak Media yang hadir untuk mempublikasikannya secara luas.

Tak hanya kesiapan produk medisnya saja, produk wisata yang ditawarkan juga telah siap dipasarkan. Dr. Hamzi menuturkan rapat dan koordinasi telah dilakukan sebelumnya bersama para pelaku usaha wisata yang tergabung dalam ASITA.

Para guide medis pun akan dipersiapkan secara khusus untuk mendampingi para pasien Medical Tourism ini.

Dengan dibukanya Medical Tourism di NTB ini diharapkan NTB tak lagi hanya dikenal sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik di dunia. Tetapi juga mampu mengahadirkan warna baru di dunia medis nusantara.

“Launching ini akan menjadi langkah awal kita. Kalau kita menunggu 100% siap seluruhnya, pasti tidak akan siap. Kita mengharapkan dukungan dari berbagai pihak,” harapnya.

AYA




Gubernur Hadiri Silaturahmi Dengan Pengurus NU NTB

NU diniai terbukti memberikan kontribusi strategis bagi bangsa ini, mulai awal kemerdekaan, masa pembangunan, hingga sekarang

MATARAM.lombokjournal.com  –  NU diminta terus mengawal dan mengawasi jalannya pembangunan yang dilakukan Pemerintah ProvINSI (Pemprov) NTB, sehingga pelaksanaan program pembangunaan dapat berjalan lancar.

Meninjau pembangunan Sekretariat PWNU NTB

[ermintaan utuk mengawal jaannya pembangunan di NTB ITU disampaikan Gubernur NTB , Dr. H. Zulkieflimansyah, saat melakukan silaturrahim dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB, di Sekretariat PWNU NTB, Rabu (04/12/2019).

Menjalin silaturrahim ITU penting karena proses perjalanan pemerintahan di NTB tidak hanya membutuhkan pemikiran-pemikiran strategis, genuine, dan rasional semata, tapi juga membutuhkan pendekatan religius dan keumatan.

“Kami ingin menyambung hati, pikiran, dan program-program. Silaturrahim ini akan menjadi bagian partnership antara Pemprov dengan elemen-elemen strategis di NTB,” kata Gubernur Zul yang akrab dipanggil Bang Zul.

Bang Zul menambahkan, NU berperan strategis bagi pembangunan NTB, karena memiliki jaringan pondok pesantren, pengasuh, dan santri yang sangat kuat.

Dengan memperbanyak silaturrahim tersebut akan berdampak positif bagi kemajuan NTB, bangsa dan negara, bahkan dunia.

Bang Zul optimis, sebab NU terbukti memberikan kontribusi strategis bagi bangsa ini, mulai awal kemerdekaan, masa pembangunan, hingga sekarang.

“NU tetap akan menjadi salah satu tumpuan, bagaimana membangun kehidupan yang damai, dan menghadirkan Islam rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Baiq Mulianah, M.Pd.I (Rektor UNU NTB), TGH. Zaidi Abdad beserta Pengurus Wilayah PWNU NTB.

AYA/HmsNTB