Pilgub NTB Harus Banyak Kandidat Agar Pemilihan Berkualitas

Kalau Pilgub NTB diikuti banyak calon mencerminkan demokrasi yang lebih hidup, meningkatkan kualitas kepemimpinan, dan mendorong partisipasi serta keterlibatan masyarakat. 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mendorong agar pemilihan Gubernur NTB, yang akan digelar bersamaan dengan Pilkada Serentak pada 27 November mendatang, diikuti oleh banyak kandidat. 

Mi6 menilai bahwa Pilgub NTB dengan hanya dua pasang kandidat tidak menarik dan cenderung miskin gagasan.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektanilitas Kandidat Pilgub NTB 2024 

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, dalam pernyataannya di Mataram, Sabtu (06/07/24), menegaskan bahwa pemilihan yang diikuti oleh banyak kandidat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menemukan calon yang benar-benar mewakili suara dan aspirasi mereka. 

“Setiap detik kampanye akan menjadi momen penuh antusiasme dan harapan,” ujarnya.

Analis politik kawakan Bumi Gora, Didu, mengkritik pandangan beberapa pihak yang menginginkan Pilgub NTB hanya diikuti dua pasang kandidat. Pandangan tersebut, yang diungkapkan oleh beberapa pemimpin partai politik di NTB, menurut Didu, mengurangi kualitas demokrasi.

Didu menjelaskan bahwa pemilihan kepala daerah dengan banyak calon mencerminkan demokrasi yang lebih hidup, meningkatkan kualitas kepemimpinan, dan mendorong partisipasi serta keterlibatan masyarakat. 

Dengan lebih banyak kandidat, setiap calon biasanya memiliki platform, visi, dan pendekatan kampanye yang unik, yang memperkaya spektrum ide dan pesan politik yang disampaikan kepada masyarakat.

Hasil kajian Mi6 menunjukkan bahwa pemilihan kepala daerah dengan banyak calon sering kali memicu partisipasi yang lebih besar dari masyarakat.

“Pemilih merasa memiliki lebih banyak pilihan yang sesuai dengan preferensi mereka,” kata Didu. Hal ini, menurutnya, memotivasi pemilih untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan.

Saat ini, Pilgub NTB berpotensi diikuti oleh empat pasang calon: Hj Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyafirin, H Zulkieflimansyah-H Suhaili FT, Lalu Muhammad Iqbal-Hj Indah Damayanti Putri, dan HL Gita Ariadi-HM Sukiman Azmy. Namun, hanya dua pasangan pertama yang sudah mendapatkan dukungan partai politik secara definitif.

Belakangan muncul pandangan agar Pilgub NTB cukup diikuti oleh dua pasangan calon saja, yaitu Rohmi-Firin dan Zul-Suhaili. Pandangan ini, menurut Didu, akan menjadikan Pilgub NTB bukan pesta demokrasi yang sesungguhnya. “Pilkada harus menjadi pesta demokrasi di mana semangat kompetisi dan keterlibatan masyarakat berpadu menciptakan atmosfer yang meriah dan penuh gairah,” jelas Didu.

BACA JUGA : Optimis NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024

Lebih banyak kandidat, menurut Didu, menciptakan suasana kompetitif yang menarik untuk diikuti oleh publik, di mana kandidat bersaing dalam menyampaikan argumen dan kebijakan mereka. Hal ini sering kali menghasilkan debat-debat publik yang intens dan menarik. Selain itu, kampanye dengan banyak kandidat juga memberikan dorongan ekonomi daerah melalui berbagai aktivitas kampanye yang meningkatkan pengeluaran untuk iklan, acara, dan merchandise, yang mendukung bisnis di tingkat masyarakat.

Didu mendorong partai politik untuk tidak memberikan dukungan yang menumpuk pada satu pasangan calon saja. Dengan begitu, Pilgub NTB tidak akan diikuti hanya dua kandidat. Menurutnya, pasangan Iqbal-Dinda dan Gita-Sukiman adalah figur-figur yang pantas mendapat dukungan dari partai politik untuk maju dalam Pilgub NTB.

Didu menyadari bahwa setiap perhelatan demokrasi memiliki dinamika tersendiri, dengan politik memiliki panggung depan dan panggung belakang. Hal ini bisa menjelaskan mengapa sejumlah partai masih belum melabuhkan dukungannya kepada kandidat yang akan diusung di Pilgub NTB.

Minimnya partai politik yang memberikan dukungan tiket Pilgub membuat pasangan Iqbal-Dinda dan Gita-Sukiman terlihat inferior dibandingkan dua kandidat lainnya. Namun, Didu meyakini bahwa dua pasangan ini bisa menyiapkan kejutan-kejutan dan memiliki modal lebih dari cukup untuk meraih dukungan signifikan dari pemilih di Bumi Gora.

BACA JUGA : Event MXGP 2024 Lombok Menarik Perharian Dunia

“Bagaimanapun, banyaknya kandidat dalam Pilgub akan membuka ruang untuk lebih banyak dialog, ide, dan kesempatan untuk perbaikan. Hal ini akan membuat proses Pilgub menjadi lebih menarik dan substansial,” tutup Didu.***

 




Gaya Kepemimpinan Terbuka dari Pj Gubernur NTB

Gaya kepemimpinan Dr Hassanudin menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam menjalankan pemerintahan. 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.IP., MM., telah memulai masa jabatannya dengan menunjukkan gaya kepemimpinan yang terbuka dan mudah diakses. 

BACA JUGA : Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024

Sejak dilantik, ia menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, dan warga NTB.

Dalam berbagai kesempatan, gaya kepemimpinan Dr. Hassanudin menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam menjalankan pemerintahan. 

Menurutnya, keterbukaan adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

“Sebagai Pj Gubernur, saya ingin memastikan bahwa roda pemerintahan berjalan dengan transparan dan terbuka,” ujarnya seperti dikutip dari laman Media Sosial Facebook DLHK NTB, Jum’at  (05/07/24).

Gaya kepemimpinan  terbuka Dr. Hassanudin terlihat jelas saat ia menerima para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di sela-sela kegiatan olahraga tenis lapangan di Halaman Kantor DPRD Provinsi NTB. 

BACA JUGA : Event MotoGP Mandalikan Harus Dipersiapkan dengan Baik

Salah satu OPD yang ditemuinya adalah Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Julmansyah, S.HUT., M.A.P. 

Mereka membahas beberapa isu penting, termasuk kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok pasca penutupan sejak 29 Juni hingga 3 Juli 2024.

Selain itu, Julmansyah melaporkan proses pelepasan kawasan hutan seluas 52 hektar untuk pembangunan UIN Bima dan perluasan landfill untuk melayani sampah tahun 2025. 

“Mendiskusikan kondisi TPA Regional Kebon Kongok pasca penutupan sejak 29 Juni-3 Juli 2024,” jelas Julmansyah.

Menanggapi laporan tersebut, Pj Gubernur Hassanudin menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, terutama dalam penanganan sampah. 

Ia menekankan bahwa kolaborasi intensif diperlukan untuk memastikan pelayanan pemerintahan dan masyarakat tetap berjalan dengan baik. 

BACA JUGA : Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM

“Pentingnya terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota, termasuk dalam penanganan sampah,” ujarnya. pnd/dyd

 




Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024

Pj Gubernur NTB menyampaikan sikap optimis target prestasi di PON Aceh, Sumatra 2024 dan imbau masyarakat jaga kesehatan melalui olahraga

MATARAM, LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Hassanudin, optimis Provinsi NTB akan meraih hasil maksimal dalam PON Aceh-Sumatera Utara 2024. 

BACA JUGA : Event MotoGP Mandalika Harus Disiapkan dengan Baik

Pj Gubernur optimis prestasi atlet NTB di PON Aceh
Pj Gubernur NTB, May TNI (Purn) Hassanudin

Hal itu dikatakannya terkait persiapan Kontingen NTB menjelang mengikuti PON Aceh-Sumatera Utara 2024,  

“Kita optimis dan siap dengan target yang realistis, sehingga perlu kita dorong (para atlet). Saya berharap NTB semakin berkibar dan berprestasi di tingkat nasional,” ungkap Pj Gubernur usai bermain tenis bersama Kepala Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Lapangan Tenis Kantor DPRD Provinsi NTB, Jum’at (05/07/24).

Selain menyampaikan optimis terkait persiapan kontingen NTB menyongsong PON Aceh-Sumatera Utara 2024, May TNI (Purn) Hassanudin juga mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat dalam Pilgub NTB 2024

“Saya yakin dengan kegiatan-kegiatan seperti ini (olahraga), menyenangkan bagi kita semua. Sehat selalu dan jangan lupa bahagia,” ujarnya 

Hassanudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap berbagai event internasional yang hadir di Provinsi NTB. 

Ia menegaskan pentingnya persiapan yang matang sebagai tuan rumah dan pemanfaatan berbagai potensi di NTB.

Pj Gubernur yakin banyaknya event ini sangat bagus. Jika daerah lain mencari event, di NTB sudah ada berbagai event internasional yang terencana. 

BACA JUGA : Geofest 2024: Dorong Geotoueism Berkelanjutan di NTB

“Tentunya kita harus sukses optimis sebagai tuan rumah dan penyelenggara. Mari kita manfaatkan potensi kita ini untuk kesejahteraan dan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. she/dyd

 

Pj




Event MotoGP Mandalika Harus Dipersiapkan dengan Baik

Pj Gubernur NTB menekankan, pentingnya persiapan matang menggelar event MotoGP dan harus memberdayakan UMKM 

Mataram, LombokJournal.comPenjabat (PJ) Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.I.P, MM, menerima audiensi dari jajaran Mandalika Grand Prix Association (MGPA) pada Kamis (04/07/24). 

BACA JUGA : Kemendagri Adakan Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Event MotoGp akan dihadiri Presiden Jokowi dan Prabowo

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB itu membahas persiapan untuk event MotoGP Mandalika yang akan diadakan pada 27 – 29 September 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit.

PJ Gubernur NTB menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk semua aspek, mengingat MotoGP adalah kesempatan besar bagi Provinsi NTB untuk dikenal di seluruh dunia.

“Semua aspek harus dipersiapkan dan tidak mengubah kearifan lokal yang ada. Ini adalah keberkahan bagi NTB, sayang jika tidak dimanfaatkan. Sebagai tuan rumah, kita harus siap,” ujar Dr. Hassanudin.

Ia juga berharap pemberdayaan UMKM di Provinsi NTB dapat diikutsertakan dalam gelaran MotoGP, serta mendorong kolaborasi dengan Pemprov NTB untuk menyukseskan acara tersebut. 

BACA JUGA : Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM 

“Kita mendukung penuh dan berkolaborasi bersama untuk menyukseskan ini semua,” tambahnya.

Direktur Utama MGPA Nusantara Jaya, Priandhi Satria, menyampaikan bahwa dukungan Pemprov NTB sangat diperlukan, terutama dalam aspek keamanan, kebersihan, transportasi, dan lain sebagainya.

 “Dukungan yang dibutuhkan antara lain kebersihan kawasan, publikasi kegiatan, shuttle bus penonton, manajemen rekayasa lalu lintas, pengembangan dan promosi UMKM, opening ceremony, dan pengendalian harga tiket hotel,” jelas Priandhi.

Ia juga mengungkapkan bahwa event MotoGP tahun ini diperkirakan akan dihadiri oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo beserta Wakil Presiden Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, serta Presiden terpilih Jenderal TNI Datuk Seri H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Wakil Presiden terpilih K. P. H. Gibran Rakabuming Raka, B.Sc. 

“Ini merupakan kali pertama event MotoGP dihadiri langsung oleh dua presiden, sehingga persiapan keamanan dan penyambutan harus dilakukan dengan matang,” tuturnya.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Dalam audiensi tersebut, turut hadir mendampingi PJ Gubernur NTB, Asisten II Setda Provinsi NTB H. Fathul Gani, Kepala Dispora NTB. Tri Budi Prayitno, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra,, dan Kepala Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Provinsi NTB, L. Surya Mulawarman. Serly/her

 




Geofest 2024: Dorong Geotourism Berkelanjutan di NTB

Geofest 2024 mengambil tema “Gunung Berapi sebagai Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia”, sangat relevan dengan Geopark Rinjani dan Tambora 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Dr. Hassanudin, S.IP., MM., resmi membuka acara Geofest 2024 dengan tema “Gunung Berapi Sebagai Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia” di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (04/07/24).

BACA JUGA : Event MotoGP Harus Dipersiapkan dengan Baik

Geofest 2024 bertema, "Gunung Berapi sebagai Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia"
Pj Gubernur buka gEOFEST 2024

Dalam sambutannya, Pj Gubernur mengucapkan selamat datang kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) RI yang mengikuti acara secara daring, para stakeholder geopark network, dan seluruh peserta Geofest. Ia menyatakan bahwa merupakan sebuah kehormatan bagi NTB untuk menyambut para ahli dan praktisi geotourism dari berbagai negara dalam acara yang istimewa ini. 

Kehadiran para tamu sangat dihargai, dan diharapkan mereka dapat menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat NTB.

“Kami sangat mengapresiasi dipilihnya kembali Provinsi NTB sebagai tuan rumah penyelenggaraan geotourism kali ini. Hal ini merupakan bukti pengakuan internasional atas potensi besar yang dimiliki oleh NTB dalam bidang geotourism dan keberhasilan kami dalam menjaga dan mengembangkan geopark yang ada di daerah,” ujar Pj Gubernur.

Tema Geofest tahun ini, “Gunung Berapi sebagai Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia”, sangat relevan dengan Geopark Rinjani dan Tambora yang dimiliki NTB. Kedua gunung ini. 

Penyelenggaraan Geofest 2024 tak hanya menawarkan keindahan alam, tapi menjadi simbol keberlanjutan dan inovasi pengembangan pariwisata berbasis pelestarian alam.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

“Geopark Rinjani dan Tambora adalah dua ikon kebanggaan yang telah diakui dunia. Gunung Rinjani dengan keindahan Danau Segara Anak dan kekayaan flora faunanya, serta Gunung Tambora dengan sejarah letusan dahsyatnya yang membentuk lanskap unik dan menarik. Keduanya menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga edukatif bagi para pengunjung,” jelasnya.

Selain itu, keberadaan geopark juga memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan edukasi tentang pentingnya menjaga alam. 

Pemerintah Provinsi NTB bertekad untuk mengembangkan kedua taman bumi ini melalui tiga pilar utama yaitu konservasi, edukasi, dan pembangunan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Tujuannya melestarikan warisan geologi (geoheritage), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keanekaragaman budaya (cultural diversity) demi kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah Provinsi NTB dalam pengembangan geopark, telah didirikan Badan Pengelola Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark yang berkantor di Bappeda Provinsi NTB melalui peraturan gubernur nomor 51 tahun 2018. 

Pada tahun 2024 ini, pemerintah berencana untuk terus meningkatkan kualitas dan daya tarik geopark di NTB melalui program dan kegiatan yang inovatif.

BACA JUGA : Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM 

“Kami percaya bahwa dengan memperkuat jaringan geopark dan berbagi praktik terbaik, kita dapat meningkatkan peran gunung berapi sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membawa manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat lokal,” pungkasnya. San/Her

 




Pengukuhan Pengurus IKA SGI NTB, Mengapresiasi Peran Guru

Dalam pengukuhan pengurus IKA SGI NTB, ditekankan Anak didik akan mengenang perlakuan guru saat mengubah perilaku tidak baik anak didik

MATARAM, LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi peran guru, khususnya Ikatan Keluarga Aktivis Sekolah Guru Indonesia (IKA SGI).

BACA JUGA : Event MotoGP Harus Dipersiapkan dengan Baik

Pengukuhan pengurus IKA SGI NTB di Balai Guru Penggerak Jempong, Mataram
DR Aidy Furqon

Dan diingatkan pentingnya filosofi pendidikan bagi generasi muda dalam acara pengukuhan pengurus IKA SGI NTB yang baru.

Dalam acara pengukuhan pengurus IKA SGI NTB di Balai Guru Penggerak Jempong, Mataram pada Kamis (04/07/24), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. Aidy Furqon, mewakili Pj Gubernur NTB, Hassanudin, menegaskan bahwa mendidik adalah proses mengubah sesuatu yang tidak baik menjadi baik.

“Mendidik adalah transfer emosi. Anak didik tidak akan mengingat nilai bagus yang diberikan, tapi akan mengenang perlakuan guru saat mengubah perilaku tidak baik anak didik,” jelas Aidy di hadapan para guru yang bergabung dalam IKA SGI NTB.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Dalam sambutan pengukuhan pengurus IKA SGI NTB, Aidy menyampaikan bahwa kiprah Sekolah Guru Indonesia (SGI) melalui Program Organisasi Penggerak yang diciptakan pemerintah bertujuan mendorong hadirnya Sekolah Penggerak. 

Program ini melibatkan peran serta organisasi masyarakat seperti SGI dan tetap fokus pada peningkatan kualitas guru, kepala sekolah, serta tenaga kependidikan guna meningkatkan hasil belajar siswa dalam kompetensi literasi dan numerasi.

Terkait tema seminar tentang peningkatan profil pelajar Pancasila, Pj Gubernur menyampaikan bahwa hal tersebut sangat relevan dengan kondisi sekarang agar anak didik tidak hanya cerdas secara akademis. 

Untuk itu, penguatan pemahaman konsep base learning ADAB project dan program sekolah berbasis adab sangat penting, dengan guru sebagai aktor utama dalam pengelolaan pendidikan dan pengajaran.

BACA JUGA : Geofest 2024 Dorong Geotourism Berkelanjutan di NTB

Acara ini pengukuhan IKA SGA itu dihadiri oleh perwakilan Balai Guru Penggerak, Yuyun Sambodo, Direktur Universitas Terbuka, serta perwakilan SGI Pusat yang mengukuhkan Pari Husnan sebagai Ketua SGI NTB periode 2024-2026. jm/her

 




Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM

Peremian rute penerbangan baru Lombok-Balikpapan  paya mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur

LOTENG.LombokJournal.com Pj Gubernur NTB, Hassanudin, didampingi Sekda NTB H. Lalu Gita Ariadi, meresmikan rute penerbangan baru Lombok-Balikpapan/Balikpapan-Lombok (LOP-BPN/BPN-LOP) di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Rabu (03/07/24). 

BACA JUGA : Analisa Terbaeu Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Rute penerbangan baru ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur

Kini penumpang penerbangan dari Lombok dapat terbang langsung dari BIZAM, Lombok, NTB (LOP) ke Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN) dengan maskapai penerbangan Lion Air. 

Rute penerbangan baru ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dan mendorong masyarakat untuk menjelajahi destinasi-destinasi indah di Indonesia.

Mobilitas dan Aksesibilitas

Rute ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Lombok untuk mengunjungi Kalimantan Timur, mempersingkat waktu perjalanan, dan mempermudah mobilitas antarpulau.

Selain itu, rute ini membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi para pebisnis dari kedua wilayah. Konektivitas yang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan mempermudah pertemuan bisnis, pengiriman barang, dan investasi antardaerah.

BACA JUGA : Santunan Kepada 100 Anak Yatim di Pendopo Gubernur NTB

Bagi wisatawan, rute ini memberikan kemudahan untuk menjelajahi keindahan alam Kalimantan Timur, termasuk IKN yang sedang berkembang. 

Sebaliknya, Balikpapan sebagai pintu gerbang memudahkan wisatawan dari Kalimantan Timur untuk menikmati pesona Lombok yang terkenal dengan pantai-pantai indah dan budaya yang kaya.

Pj Gubernur Hassanudin meresmikan rute penerbangan baru tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan NTB, Asisten II, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan, Kadis Koperasi UMKM, Kadis Pertanian Perkebunan, Kadis Nakertrans, serta Karo Ekonomi Provinsi NTB. 

BACA JUGA : Pesan Harmonisasi Disampaikan Pj Gubernur NTB 

Turut hadir dalam acara tersebut GM bandara BIZAM, Manajemen Lion Air, GM Angkasa Pura 1, GM AirNav Cabang Lombok Praya, DPPU Pertamina, dan KKP.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan serah terima cinderamata, pengalungan kain kepada lima penumpang pertama, dan menyaksikan pendaratan pertama Lion Air dari Balikpapan ke Lombok.

 




Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Analisa dari hasil survei, ada penurunan signifikan dalam elektabilitas petahana Zulkieflimansyah, dari puncaknya di 50,5 persen dalam survei OMI menjadi hanya 25,4 persen

MATARAM, LomBokJournal ~ Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin mendekat dan dinamika politik kian menarik untuk diikuti. Analisa dari laporan survei terbaru dari berbagai lembaga menunjukkan perubahan signifikan dalam elektabilitas para kandidat. 

Bambang Mei Finarwanto, akrab disapa Didu, memaparkan analisa mendalam terkait hasil survei terbaru ini.

BACA JUGA : Kemendagri Adakan Rakor Pengandalian Inflasi Daerah

Perkembangan Elektabilitas Kandidat Berdasarkan Survei

  1. OMI (12-21 Maret 2024)
    • Zul-Suhaili: 50,5%
    • Iqbal-Dinda: 11,6%
    • Rohmi-Musyafirin: 10,4%
    • Pathul-Syafruddin: 5,0%
    • Belum Menentukan Pilihan: 22,5%
  2. LSI (11-17 Mei 2024)
    • Zulkieflimansyah: 35,5%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 14,1%
    • Sitti Rohmi Djalillah: 10,9%
    • Lalu Pathul Bahri: 4,4%
    • Belum Menentukan Pilihan: 35,1%
  3. Kedai Kopi (20-29 Mei 2024)
    • Dr. H. Zulkieflimansyah: 27,7%
    • Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah: 19,9%
    • H. Suhaili FT: 17,9%
    • Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal: 10,9%
    • Belum Menentukan Pilihan: 23,6%
  4. LSI (7-11 Mei 2024)
    • Zulkieflimansyah: 32,1%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 11,9%
    • Sitti Rohmi Djalillah: 10,3%
    • Indah Dhamayanti Putri: 10,1%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 6,4%
    • Lalu Gita Ariadi: 3,5%
    • Mohan Roliskana: 3,1%
    • W. Musyafirin: 2,0%
    • Belum Menentukan Pilihan: 20,6%
  5. Indikator (28-31 Mei 2024)
    • Sitti Rohmi Djalillah: 26,7%
    • Zulkieflimansyah: 24,2%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 6,6%
    • Lalu Gita Ariadi: 2,1%
    • Belum Menentukan Pilihan: 39,9%
  6. POLTRACKING (31 Mei-7 Juni 2024)
    • Sitti Rohmi Djalillah: 33,0%
    • Zulkieflimansyah: 29,5%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 17,0%
    • Lalu Gita Ariadi: 2,1%
    • Belum Menentukan Pilihan: 18,4%
  7. PRC (9-18 Juni 2024)
    • Zulkieflimansyah: 25,4%
    • Sitti Rohmi Djalillah: 17,3%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 10,5%
    • M. Sukiman Azmi: 6,6%
  8. Lembaga Presisi (25 Mei – 4 Juni 2024) di Lombok Timur
    • Sitti Rohmi Djalillah: 36,8%
    • M. Sukiman Azmy: 17,7%
    • Zulkieflimansyah: 9,3%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 3,6%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 2,3%
    • Lalu Gita Ariadi: 1,3%
    • Mohan Roliskana: 0,5%

Hasil Survei

Analisa dari hasil survei, ada penurunan signifikan dalam elektabilitas petahana Zulkieflimansyah, dari puncaknya di 50,5 persen dalam survei OMI menjadi hanya 25,4 persen dalam survei PRC terbaru. Sementara itu, survei LSI terakhir menunjukkan angka 32,1 persen. 

Didu menjelaskan bahwa penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh performa kampanye, isu-isu lokal, dan dinamika politik.

BACA JUGA : Santunan kepada 100 Anak Yatim di Pendopo Gubernur NTB 

Sebaliknya, Ketua Dewan Pertimbangan Wilayah Partai Perindo NTB, Sitti Rohmi Djalillah, menunjukkan tren peningkatan dukungan. Dalam survei POLTRACKING terbaru, elektabilitasnya mencapai 33,0 persen, meningkat dari 19,9 persen dalam survei Kedai Kopi sebelumnya. 

Didu berpendapat bahwa strategi kampanye Sitti Rohmi yang efektif dan responsif terhadap isu-isu lokal telah berhasil menarik simpati pemilih.

Di sisi lain, elektabilitas Suhaili Fadhil Thohir tampak stabil, berkisar antara 10,5 persen hingga 14,1 persen dalam berbagai survei. Didu mencatat bahwa basis pemilih yang loyal kemungkinan menjadi kunci stabilitas elektabilitasnya.

Analisa Didu  menggarisbawahi tingginya angka pemilih yang belum menentukan pilihan, yang masih sangat tinggi dalam sebagian besar survei. 

“Ketidakpastian yang signifikan ini membuka peluang bagi semua calon untuk memaksimalkan kampanye mereka guna menggaet swing voters,” katanya.

Didu menyimpulkan bahwa dukungan untuk Zulkieflimansyah terus menurun secara signifikan, sementara Sitti Rohmi Djalillah menunjukkan peningkatan elektabilitas yang impresif

BACA JUGA : Pasangan Rohmi-Firin, Era Baru Kepemimpinan NTB

Suhaili Fadhil Thohir mempertahankan stabilitas elektabilitasnya, menunjukkan adanya basis pemilih yang setia. 

“Hasil survei ini menunjukkan bahwa pertarungan utama akan terjadi antara Rohmi-Musyafirin dan Zul-Uhel, dengan calon lainnya kurang signifikan,” ujar Didu.***

 




Kemendagri Adakan Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Rakor virtual yang dipimpinan  Irjen Kemendagri RI, Komjen Pol. Tomsi Tohir itu mengusung tema “Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024”

MATARAM, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin, bersama Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Forkopimda NTB, dan Kepala OPD lingkup Provinsi NTB menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui Zoom di Pendopo Gubernur NTB pada Selasa (02/07/24).

BACA JUGA : ASN Lingkup Provinxi NTB Diajak Bangun Sinergi Profesional

Rakor ini dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri RI, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si, dan diikuti oleh para Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia, serta segenap undangan lainnya. Tema yang diusung pada Rakor kali ini adalah “Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024″.

Pada Rakor tersebut, Provinsi NTB kembali menempati posisi sebagai salah satu dari 10 Provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia. NTB juga menerima TPID Awards sebagai Provinsi berkinerja terbaik 2024 atas kinerjanya dalam mengendalikan inflasi. Per Mei 2024, inflasi NTB tercatat sebesar 2,84 persen dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen, menjadikannya salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Alhamdulillah, NTB menjadi salah satu yang meraih TPID Awards sebagai Provinsi berkinerja terbaik 2024, atas kinerjanya mengendalikan inflasi sehingga per Mei 2024 inflasi sebesar 2,84% dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen dan merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia,” jelas Pj Gubernur NTB.

BACA JUGA : Dessy Hassanudin Siap Bangun NTB Bersama PKK NTB

Dalam Rakor virtual tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, mengungkapkan bahwa angka inflasi di bulan Juni turun menjadi 2,51persen dari angka sebelumnya, yaitu 2,84 persen. 

BACA JUGA : Pasangan Rohmi-Firin, Era Baru Kepemimpinan NTB

“Angka 2,51persen itu merupakan pencapaian yang sangat baik, walaupun pada September 2023 pernah berada di angka yang lebih rendah, yaitu 2,28 persen. Ini berkat kebersamaan dan kerja keras kita semua sehingga dapat mencapai angka ini,” jelas Tomsi Tohir. novita

 

 




Dessy Hassanudin Siap Bangun NTB Bersama TP PKK NTB

Ibu Dessy Hassanudin berharap meningkatkan kinerja serta prestasi TP PKK NTB di masa mendatang

MATARAM, LombokJournal.com ~ Pj Ketua TP PKK NTB, Ibu Dessy Hassanudin, menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama membangun NTB bersama seluruh anggota TP PKK Provinsi NTB. Hal ini disampaikan Ibu Dessy saat menghadiri acara Tasyakuran di Gedung PKK NTB, Mataram, Selasa (02/07/24).

BACA JUGA : ASN Lingkup Pemprov NTB Diajak Bangun Sinergi Profesional

Ibu Dessy Hassanudin bersama anggota TP PKK NTB

Dalam acara tersebut, Ibu Dessy Hassanudin mendengarkan langsung pemaparan dari Pj Ketua PKK sebelumnya, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, mengenai berbagai program TP PKK NTB yang telah dilaksanakan. 

Ibu Dessy berharap dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja serta prestasi TP PKK NTB di masa mendatang.

“Saya mohon bantuan bapak dan ibu semua untuk dapat bekerja sama, sehingga kegiatan yang sudah dilakukan bisa diteruskan dan ditingkatkan,” ungkap Ibu Dessy.

Selain itu, Ibu Dessy Hassanudin juga mengapresiasi kerja keras anggota TP PKK NTB sebelumnya dalam mengatasi berbagai isu seperti stunting, kemiskinan ekstrem, pernikahan anak, dan berbagai masalah lainnya. 

BACA JUGA : Santunan Kepada 100 Anak Yatim di Pendopo Gubernur NTB

“Ini adalah tugas kita bersama untuk mengentaskan semua itu,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi memaparkan berbagai program TP PKK NTB serta kondisi Provinsi NTB saat ini. 

Ia menyampaikan bahwa fokus program TP PKK, sesuai arahan Mendagri, adalah untuk mengatasi stunting, menjaga inflasi, mengawal pemilu, dan menanggulangi kemiskinan ekstrem. 

BACA JUGA : Pesan Harmonisasi Disampaikan Pj Gubernur NTB

“Selamat datang di NTB. Semoga ibu tetap betah di NTB,” harapnya.novita