Event ‘Geotrail Mission Run 2021’, Lomba Lari Melintasi Persawahan

Di Event perdana ini jumlah peserta dibatasi hanya 100 orang peserta, yang berasal dari kota-kota yang ada di Pulau Lombok dan NTB umumnya

LOTENG.lombokjournal.com

Dewan Pelaksana Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark menyelenggarakan event GEOTRAIL MISSION RUN 2021, lomba lari sejauh 10 km melintasi areal persawahan di Desa Tanak Beak dan Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, yang akan dilaksanakan pada tanggal 13-14 Maret 2021.

Geotrail Mission Run (GMR) merupakan sebuah event lomba lari dengan misi, 3 orang dengan waktu tercepat dan poin tertinggi (dari penyelesaian misi) akan menjadi pemenang.

Namun tujuan utama event ini bukanlah perlombaan mengejar hadiah, namun mengajak peserta dapat berkontribusi bagi komunitas lokal di Desa Tanak Beak dan Desa Karang Sidemen, sambil berolahraga untuk meningkatkan imunitas tubuh.

GMR dilaksanakan juga untuk mendukung pengembangan geowisata di wilayah geopark, mendukung Program NTB Zero Waste, Program Kampung Iklim dan NTB Hijau serta dilaksanakan juga dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan Tahun 2021.

Peserta juga diajak menghadapi tantangan berinteraksi dengan warga setempat, sebagai bagian dari lomba.

Tantangan melakukan aktivitas keseharian masyarakat desa itu, mulai dari hal yang sederhana seperti membantu pengerajin membuat sedotan bambu ramah lingkungan, belajar cara membuat eco-brick dari kelompok masyarakat pengelola bank sampah.

“Atau membantu aktivitas berkebun petani buah naga, dan melakukan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam,” jelas Meliawati ANG, Chairperson evet tersebut melalui siaran pers yang diterima media, Jum’at (05/03/21).

Menurutnya, Interaksi dengan kegitan masyarakat merupakan bentuk edukasi dalam pengembangan konsep wisata.

“Interaksi humanis dengan masyarakat pun bisa menjadi sebuah atraksi wisata menarik dan berkesan asal dikemas dengan baik,” kata Meliawati.

Sebagai tambahan dalam hal edukasi, terdapat juga tantangan berupa mempopulerkan warisan geologi berupa (singkapan batuan) yang ada di Desa Tanak Beak melalui unggahan di instagram masing-masing peserta.

Menurut Meliawati, dunia pariwisata merupakan sektor yang paling besar merasakan dampak buruk di masa pandemi. Namun anjloknya kunjungan wisatawan  tidak terus diratapi, justru harus jadi pemicu semangat untuk berusaha lebih kreatif membuat terobosan  baru.

Dalam penyeleggaaan event ini Dewan Pelaksana Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram (STP-Mataram), IAGI Pengda NTB, IKA SKMA NTB, Pemprov NTB, TNGR, BKSDA NTB, BPDAS Dodokan Moyosari, Pemerintah Desa Tanak Beak, Pemerintah Karang Sidemen, dan komunitas-komunitas lokal.

Pendaftaran peserta

Di Event perdana ini jumlah peserta dibatasi hanya 100 orang peserta, yang berasal dari kota-kota yang ada di Pulau Lombok dan NTB umumnya.

Pembatasan ini sebagai bentuk kepatuhan melaksanakan protokol Kesehatan. Ke depan saat siatuasi Kembali normal, rencananya akan terus dilaksanakan rutin, dengan memperbesar skala peserta yang terlibat hingga level nasional bahkan internasional.

Untuk berpartisipasi dalam event ini, peserta dipungut biaya pendaftaran Rp. 150.000,-/orang (individu) dan Rp. 130.000,-/orang bagi yang mendaftar secara berkelompok (minimal 3 orang).

Dengan biaya itu peserta memperoleh T-shirt, souvenir, totebag, meals, nomor dada dan medali finisher, dan termasuk termasuk kontribusi untuk komunitas lokal.

Pendaftaran event dapat dilakukan secara online (http://bit.ly/regist-gmr21) maupun offline di Sekretariat Geopark Rinjani-Lombok (Jalan Langko No 69 Mataram) pukul 08:00 – 17:00 WITA pada Senin – Jumat.

Rr

 

 

 




APBD KLU Tahun ini Turun 300 Miliar

Kondisi jalan Provinsi di KLU saat ini mengkhawatirkan, khususnya di wilayah Pusuk, Bayan dan Kayangan yang kondisinya memperihatinkan

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH mengatakan, APBD Kabupaten Lombok Utara tahun ini merosot 300 miliar, dan saat ini sedang terjadi refocusing anggaran untuk Covid-19.

Bupati Djohan dan Wakil Bupati Dany Karter

“Semoga kunjungan DPRD Provinsi NTB, tidak melirik saja tapi bisa membantu karena KLU ini bagian dari Provinsi NTB.  Selain sedang banyak dihadapkan pada persoalan seperti pembangunan RTG yang sampai saat ini belum terselesaikan,” tuturnya

Bupati H Djohan yang didampingi Wakil Bupati Danny Karter Febrianto ST MEng menyampaikan itu saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Gabungan Komisi DPRD Provinsi NTB, Kamis (04/03/21).

Kunker itu dipimpin Wakil Ketua II Drs H Muzihir dan Wakil Ketua III DPRD H Abdul Hadi SE MM, Anggota DPRD NTB Dapil Lobar-KLU, Sudirsah Sudjanto SPdB beserta representasi anggota komisi berjumlah 13 orang.

Dalam penerimaannya, bupati menyampaikan rasa sukur dan ucapan terima kasih bisa bertemu kawan-kawan DPRD Provinsi.

Diungkapkan, saat ini sedang dilakukan penuh kehati-hatian sehingga terjadi penundaan di masyarakat, agar kemudian hari tidak menyalahi aturan demi pembangunan lebih baik ke depan.

“Kita punya jalan lingkar utara yang sudah dibebaskan, namun sampai saat ini belum dikerjakan. Semoga dengan kunker DPRD ke KLU bisa menyuarakannya, agar segera dapat dibangun,” ujar bupati yang pernah menjadi anggota DPRD Provinsi NTB.

Wakil Ketua III, Abdul Hadi SE MM menyampaikan, kunjungannya ke KLU untuk bersilaturahmi dengan Bupati dan Wabup Lombok Utara. KLU sudah merangkak membangun kembali, tentu membutuhkan kebersamaan baik pusat, provinsi dan kabupaten untuk bersama-sama.

“Saya rasa pak bupati dan wabup sudah memiliki langkah-langkah demi kemajuan Lombok Utara ke depan,” kata Abdul Hadi.

Dalam pada itu, Wakil Ketua DPRD KLU Mariadi SAg menyampaikan dengan penerimaan pajak, khususnya kendaraan di KLU yang tinggi. Namun kondisi jalan Provinsi di KLU ini mengkhawatirkan. Khususnya di wilayah Pusuk, Bayan dan Kayangan yang kondisinya memperihatinkan.

“Bila perlu, kunjungan DPRD ke titik lokasi langsung agar bersama bisa menyaksikan kondisinya, ruas jalan di KLU ini harus diprioritaskan pemerintah, mungkin bisa bertahap. Seperti jalan di Pusuk yang masih buruk dengan volume kendaraan banyak melintas. Sementara kalau kita melihat jangka panjang Kawasan Pusuk bisa menjadi sumber PAD wisata,” pungkasnya.

Hadir pula mendampingi bupati, di antaranya Ketua DPRD KLU Nasrudin SHI, Wakil Ketua DPRD KLU Mariadi SAg dan Kalak BPBD KLU Muhadi SH, Kadis LH dan Perkim Zaldi Rahadian ST beserta undangan lainnya.

Acara berlangsung santai, sembari menikmati Durian Lombok Utara.

rar

 




Ma Kyal Sin, Mahasiswi yang Tewas Ditembak Militer Myanmar

Sosoknya memberi inspirasi banyak orang, sosokya seolah menyiratkan selalu ada harapan dalam setiap aksi turun di jalan

MATARAM.lombokjournal.com

Ma Kyal Sin,  remaja berusia 19 tahun yang akrab disapa Angel, terbunuh ditembus peluru miiter Myanmar. Angel terlibat aksi unjuk rasa menolak kudeta yang dilakukan militer Myanmar. Sat mengikuti aksi, ia mengenakan kaus yang bertuliskan “Everything Will Be OK” (semua akan baik-baik saja).

Setelah militer mengkudeta, terjadi pemberontakan di mana-mana yang membuat beberapa wilayah di Myanmar sangat berbahaya. Gelombang protes bergejolak, membuat militer dan polisi mata gelap dan menembaki tiap kerumunan. Dan Rabu (03/03/21) muncul korban dari para demonstrans. Sedikitnya 38 orang pengunjuk rasa tertembak, salah satunya adalah Ma Kyal Sin atau Angel.

Kematian Kyal Sin, dan kematian para pengunjuk rasa muda lainnya, telah muncul sebagai titik nyala baru bagi pengunjuk rasa demokrasi di Myanmar, yang berjuang untuk memulihkan pemerintahan sipil, yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi, dan menggulingkan militer dari kekuasaan.

Foto-foto Kyal Sin yang ditangkap beberapa saat sebelum kematiannya — dengan kacamata mata bening tergantung di lehernya, tatapannya menantang — menjadi simbol dari gerakan yang dipimpin oleh pemuda menghadap ke bawah jenderal bersenjata yang secara brutal menghancurkan pemberontakan sebelumnya

Remaja dan mahasiswi pemilik nama Chinese Deng Jia Xi itu ikut demonstrasi karena ingin krisis politik soal kudeta militer Myanmar segera berakhir. Ia dikenal sebagai atlet taekwondo yang pernah menjadi juara di kota Mandalay, Myanmar, selain itu Kyal Sin juga aktif sebagai penari di DA-Star Dance Club Mandalay. Sebagai peserta aksi ia sangat peduli keselamatan rekan-rekannya.

“Ketika polisi melepaskan tembakan, dia mengatakan kepada saya, duduk, duduk, peluru akan mengenaimu.” ujar Myat Thu seperti ditulis Smh.com, Kamis (04/03/21).

Kematian Angel, remaja yang seolah tak kenal rasa takut. Myat Thu, pria berusia 23 tahun, berada bersama Angel saat demonstrasi. Ia mengenang remaja itu sosok yang sangat peduli. Myat Thu menyebut Angel begitu melindungi orang lain sebagai teman.

“Dia merawat dan melindungi orang lain sebagai seorang kawan,” tutur Myat Thu.

Tewasnya mahasiswi bernama Ma Kyal Sin berhasil menarik simpati dunia. Ia disebut banyak orang sebagai contoh nyata revolusioner sejati. Banyak tweet dari netizen yang berikan dukungan untuk aksi perjuangan Angel yang sangat heroik tersebut.

RIP Ma Kyal Sin. One of many shot by the Myanmar military today. I’m so sad & wish that I could do more than paint these pictures. Int’l community don’t look away. Keep the pressure on. It is the least we can do for the people of Myanmar, (RIP Ma Kyal Sin. Salah satu korban dari banyak tembakan oleh militer Myanmar hari ini. Saya sangat sedih danberharap saya bisa melakukan lebih dari sekadar melukis gambar-gambar ini. Komunitas internasional jangan berpaling. Terus tekan. Itu setidaknya yang bisa kami lakukan untuk rakyat Myanmar)” tulis akun Twitter @tamyumkung.

Kyal Sin telah tewas oleh peluru militer dan sosoknya memberi inspirasi banyak orang, sosokya seolah menyiratkan, selalu ada semangat baik dan harapan dalam setiap aksi turun di jalan.

Hari Kamis (04/03) pelayat berkumpul untuk prosesi pemakaman Kyal Sin di Mandalay, beberapa di antara kerumunan membawa fotonya. Saat Kyal Sin dimakamkan, protes berkobar lagi di kota-kota besar, termasuk Yangon dan Myingyan, dan lagi memakan korban empat orang tewas.

She sacrificed her life to teach us there is a hope. This is a must-win revolution (Dia mengorbankan hidupnya untuk mengajari kita bahwa ada harapan. Ini adalah revolusi yang harus dimenangkan) ” tulis akun Twitter @AungNaingSoeAns.

Saat gejolak aksi hari Rabu (03/03) itu, sedikitnya peluru militer Myanwar menewaskan 38 Orang. Tapi Christine Schraner Burgener di laman berita New York sudah ada lebih 50 orang tewas sejak kedeta militer hari Sennin tanggal 1 Februari lalu.

“Bagaimana kita bisa mengawasi situasi ini lebih lama lagi?” kata Christine Schraner Burgener,

Utusan khusus PBB untuk Myanmar, kepada wartawan mengatakan, militer menggunakan senapan mesin ringan 9mm dan senjata otomatis lainnya untuk menembak kepala warga sipil.

“Hari ini adalah hari paling berdarah sejak kudeta terjadi pada 1 Februari lalu. Kami mencatat hari ini, hanya hari ini saja, 38 orang sudah tewas. Sekarang kami mencatat ada lebih dari 50 orang tewas sejak kudeta berlangsung dan banyak sekali yang terluka,” kata Burgener kepada New York, Kamis (04/03/21).

Salah satu yang tertembak kepala itu adalah Angel. Sebelum meninggal, Angel sempat menuliskan pesan menyayat hati bagi siapapun yang membaca pesannya.

Ia menulis pesan itu; “Jika saya terluka dan tidak dapat kembali dengan kondisi yang baik, tolong jangan selamatkan saya. Saya akan memberikan bagian tubuh saya yang berguna kepada seseorang yang membutuhkan”.

Tagar #RestinPeace dan #RestinPower mendadak menjadi trending, dan semua ucapan itu sebagai simpati mendalan yang ditujukan untuk Ma Kyal Sin yang dianggap sebagai seorang pahlawan sejati.

Kudeta militer di Myanmar

Aksi besar yang terjadi di beberapa tempat di Myanmar kembali dilatarbelakangi adanya isu kecurangan dalam pemilihan umum yang diadakan pada bulan November 2020. Waktu itu, Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi memenangkan 83 persen suara dalam pemilu Myanmar.

Tapi para pemimpin militer menuduh penipuan penipuan sebanyak 10 juta suara, dan militer menolak untuk mengakui hasilnya. Peristiwa kudeta yang dilakukan militer itu menyingkirkan Aung San Suu Kyi yang sejauh ini menjadi harapan rakyat Myanmar.

Rakyat Myanmar marah, protes massal terjadi di beberapa tempat setelah para jenderal menangkap Suu Kyi, yang memimpin pemerintahan sipil dalam peran sebagai penasihat negara. Presiden Win Myint serta menteri lainnya, merebut kekuasaan melalui kudeta.

Gerakan protes itu menarik simpati rakyat, dan militer Myanmar pun menanggapi dengan kebrutalan, menembak secara acak ke kerumunan dan menembaki pengunjuk rasa.

Para penembak itu memang bermaksud membunuh — mengincar kepala atau dada pengunjuk rasa —  sebagai taktik pengendalian massa. Militer berharap kematian mereka akan membuat pengunjuk rasa melarikan diri dan membubarkan kerumunan.

Utusan PBB Schraner Burgener menceritakan pertemuannya dengan Wakil Panglima Militer Myanmar Soe Win. Saat itu ia memperingatkan bahwa militer akan menghadapi hukuman dan isolasi sebagai tindakan internasional atas kudeta tersebut.

Dan jawabannya adalah: “Kami terbiasa dengan sanksi, dan kami selamat,’” kata Soe Win.

“Ketika saya juga memperingatkan mereka akan masuk ke isolasi, jawabannya adalah: ‘Kita harus belajar berjalan hanya dengan beberapa teman,” tutur Christine Schraner Burgener.

Rr




Wagub Lantik Anggota Komisi Informasi NTB 2021 – 2025

Provinsi NTB salah satu provinsi dengan predikat keterbukaan informasi sebagai badan publik informatif

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah melantik lima Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB masa bakti 2021 – 2025, Kamis (4/3/2021), di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.

Anggota KI terpilih melalui berbagai tahapan seleksi tersebut, masig-masing Ketua KI Provinsi NTB Suaeb, S.H.I , Wakil Ketua Badrun, AM, Ketua Bidang Kelembagaan Sansuri, S.Pt, M.M, Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Drs. M. Zaini dan Ketua Bidang Evaluasi Advokasi dan Sosialisasi,  Asraruddin S.A.P.

Wagub menilai keberadaan Komisi Informasi sangat strategis, karena informasi menjadi kebutuhan dasar masyarakat, dan menjadi hak masyarakat mendapatkan informasi seluas-luasnya.

Diharapkan dengan akses informasi yang luas, masyarakat tergugah untuk berpatisipasi aktif dan berkontribusi menyelesaikan banyak tantangan pembangunan yang dihadapi NTB. Termasuk menyukseskan Visi Misi NTB Gemilang.

“Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi seluas – luanya dari pemerintah dan pihak manapun. Kita akan melaksanakan suatu pembangunan, dan tidak mungkin pemerintah menjalaninya sendiri tanpa keikutsertaan masyarakat,” jelas Ummi Rohmi.

Wagub juga mengapresiasi anggota Komisi Informasi sebelumnya yang menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga Provinsi NTB bisa menjadi salah satu provinsi dengan predikat keterbukaan informasi sebagai badan publik informatif.

Anggota Komisi Informasi yang baru diminta mempertahankan seluruh kinerja dan capaian sebelumnya.

“Saya mengapresiasi Komisi Informasi dijabatan sebelumnya yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh luar biasa, sehingga NTB dapat berada diposisi terbaik sebagai provinsi terbaik keterbukaan informasi,” ungkapnya.

Ketua KI NTB Suaeb, S.H.I mengatakan, akan memaksimalkan apa yang telah dilakukan oleh komisioner KI sebelumnya karena KI NTB telah berhasil membawa NTB sebagai provinsi dengan keterbukaan informasi terbaik.

“Kami ke depan akan melanjutkan berbagai inovasi yang telah dilakukan KI sebelumnya seperti desa terang benderang dan sebagainya. Keterlibatan masyarakat perlu didorong untuk KI, mendapatakan informasi melalui jembatan KI dan mendapatakan informasi dengan mudah,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, dalam laporannya mengatakan, berbagai tahapan seleksi telah dilalui dan berharap agar terpilihnya Komisioner KI terpilih dapat terus bersinergi dengan badan publik.

“Kita harapkan sinergi antara KI baru dengan OPD selaku badan publik dapat menjadi lebih baik sehingga prestasi dapat terus kita tingkatkan,” pesannya.

Sher/Rr




Banyak Produk Inovatif  NTB, Belum Mendaftarkan HAKI

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTB dengan Gubernur NTB menandatangani MoU Bidang Kekayaan Intelektual

MATARAM.lombokjournal.com

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.menekankan pentingnya mendaftarkan hak kekayaan intelektual (HAKI) terhadap suatu inovasi maupun suatu hasil produk. Hal itu menjadi prasyarat mutlak agar bisa bersaing pada kompetisi pasar global.

Persaingan di era digitalisasi saat ini, banyak terjadi pengklaiman terhadap hasil karya yang memiliki inovasi maupun kekayaan Intelektual,  suatu produk, jasa, atau proses yang berguna untuk masyarakat.

Jika HAKI ini tidak dijaga sangat merugikan orang-orang yang betul-betul menggagas dan menciptakan inovasi. Sebaliknya, jika perlindungan HAKI dijaga sangat membantu menjaga keberlangsungan inovasi, dan masyarakat bisa meraup keuntungan.

“Pencipta atau pemilik produk dapat memiliki hak untuk mematenkan karya atau produknya dan memperoleh keuntungan secara ekonomi dari hasil kreativitas,” kata Lalu Gita.

Hal itu disampaikannya saat menyampaikan sambutan penandatanganan MoU antara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTB dengan Gubernur NTB di Bidang Kekayaan Intelektual, di Hotel Aruna, Senggigi, Kamis (04/03/21).

Dikatakan, banyak produk-produk baik itu jasa, budaya, kesenian dan jenis lain yang dihasilkan masyarakat NTB, belum terdaftar pada HAKI. Dikhawatirkan produk-produk tersebut diklaim pihak-pihak lain, danmengkomersialisasikannya secara masif.

“Masyarakat kita harus difasilitasi dan dibimbing supaya memahami tentang pentingnya kekayaan intelektual ini,” harap Miq Gite sapaan Sekda.

Ia mengapresiasi kegiatan yang digelar Kemenkum HAM NTB. Dengan banyaknya HAKI yang terdaftar, menjadi modal berharga bersaing dipasar global.

Pemrov. NTB menyampaikan apresiasi, di tengah pandemi Covid-19, sudah mengingatkan masyarakat untuk berbenah untuk segera melakukan kerja-kerja administrasi, mendaftarkan karya-karya intelektual yang dimiliki.

“Sehingga begitu Covid berlalu, sudah siap bertempur dalam kompetisi ekonomi global di masa yang akan datang,” tutupnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM NTB,  Haris Sukamto, menegaskan, ia  tidak ingin warga NTB kecewa di kemudian hari, ketika apa pun yang dimiliki diklaim atau dipatenkan hak intelektualnya oleh daerah lain atau negara lain.

“Jangan sampai kita baru tergopoh-gopoh, saat orang lain mematenkan karya tersebut. Kenapa itu ada disana sedangkan itu milik kita,” tegasnya.

Sukamto mengajak merubah pola pikir, betapa pentingnya  melindungi kekayaan intelektual, guna mewujudkan kemajuan kekayaan intelektual, baik kekayaan intelektual komunal maupun personal.

Seperti perlindungan pengembangan dan pemanfaatan kekayaan intelektual untuk pembangunan nasional khususnya di wilayah NTB.

“Sehinga penyebarluasan informasi di bidang kekayaan intelektual, untuk pengembangan potensi industri dan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan kekayaan intelektual, perlindungan hukum KI, pertukaran informasi dan data inventarisasi intelektual komunal dan personal dapat terlaksana dengan baik ,” tutupnya

Kegiatan ini dihadiri, Assisten I dan Asisten II Setda Provinsi NTB, Kepala Dinas dan Kepala Biro lingkup Pemprov. NTB, Direktur KI Kemenkum HAM NTB dan pejabat lingkup Kemenkum HAM NTB serta perwakilan kabupaten/kota se-NTB.

edy-Gery/Rr




Bupati Lombok Utara Buka FPD Penyusunan Renja 2022

Diingatkan, memori pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang berorientasi pada hasil dan manfaat bukan, hanya berorientasi pada output semata

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH membuka Rapat Forum Perangkat Daerah (FPD) Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Daerah (Pemda) 2022 yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lombok Utara.

Acara berlangsung di Aula Bupati, Selasa (03/03/21), yang dihadiri para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda KLU, Kepala OPD, Camat Se-KLU, serta undangan lainnya.

Bupati H Djohan Sjamsu

Bupati mengatakan, masa transisi rencana pembangunan 5 tahun dari RPJMD sebelumnya ke RPJMD yang baru, sesuai amanat Undang-undang harus berjalan secara paralel dan stimulan.

RPJMD tahun 2021 sampai 2026 adalah dokumentasi pembangunan penjabaran visi misi bupati dan wabup terpilih yang memasuki tahapan rangcangan awal, satu proses yang harus dilakukan dalam rentang waktu sebagaimana telah diatur dalam Permendagri.

“Untuk itu diperlukan kesepahaman kita dalam menyinergikan aspek politik, partisipatif, dan aspek topdown yang menjadi pendekatan perencanaan daerah,” kata Bupati.

Aspek tersebut merupakan visi misi prioritas bupati, maupun prioritas nasional dan prioritas provinsi.

Menurut Bupati, masa awal RPJMD 2021-2026 pembangunan di Lombok Utara menghadapi tantangan yang berat. Belum tuntasnya RTG tahun 2018 kita dihadapkan pandemi Covid-19.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Lombok Utara tahun 2020 tumbuh negatif atau minus sebesar 7,4 persen dengan aspek berdampak berat pada sektor akomodasi, sektor makan minum, atau aktivitas pariwisata hingga menghadapai penurunan pertumbuhan sebesar minus 48 persen.

“Dampak kesehatan, dan dampak ekonomi harus  ditangani secara paralel dan sesegera mungkin dapat meminimalkan angka kemiskinan di KLU ini,” tuturnya.

Dikatakan, beberapa hari kemarin pihaknya menerima rilis BPS tentang meningkatnya angka kemiskinan Provinsi NTB periode September 2020 yang menunjukkan bahwa penduduk miskin di NTB termasuk KLU.

“Pada kesempatan ini, saya menegaskan kembali pertama, permasalahan yang paling urgen diselesaikan adalah pembangunan RTG. Saya mengajak kita semua jajaran birokrasi pelayanan publik yang didukung oleh masyarakat dan swasta berkerja sunguh-sungguh kompak bersatu. Kita mesti segera mengaktifkan kembali obyek pariwisata, mengaktifkan UMKM, mendorong secara kontinyu pertanian,” tegasnya.

Diingatkan,  memori pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang berorientasi pada hasil dan manfaat bukan, hanya berorientasi pada output semata. Hasil itu akan berimplikasi pada manfaat bukan hanya pada penyerapan anggaran semata.

“Saya minta kepada kita semua untuk bersungguh-sungguh dalam perencanaan pembangunan daerah demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan sesuai target yang akan kita tetapkan,” tandasnya.

Bupati Djohan mempertegas, dalam perencanaan program kegiatan dan subkegiatan harus benar-benar dibuat untuk masyarakat Lombok Utara. Pedomannya pada visi misi kepala daerah terpilih, dengan tujuan secara garis besar untuk meningkatkan perekonomian serta menyejahterakan masyarakat.

APBD Lombok Utara mengalami penurunan cukup drastis, bupati mengharapkan dalam penyusunan program dan kegiatan mesti benar menyentuh masyarakat Lombok Utara.

“Saya yakin penguatan ekonomi 2021 dapat ditopang dengan peningkatan pertumbuhan sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan perdagangan serta sektor pendukung lainnya,” urainya.

Dalam kondisi kebencanaan maka perencana program pemerintah tidak dapat dilaksanakan secara biasa-biasa saja, tetapi dibutuhkan kesungguhan dan kerja keras yang memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat.

Pelaksanaan pembangunan harus dilakukan dengan padat karya supaya dapat menyerap tenaga kerja lokal dalam rangka memberikan pekerjaan kepada masyarakat Lombok Utara.

Koordinator Pelaksana yang juga Kepala Bappeda KLU Heryanto SP, dalam laporannya menyampaikan Forum OPD merupakan salah satu proses perencanaan pembangunan daerah yang dimulai sejak tanggal 4 Januari 2021.

“Hari ini kita melaksanakan Forum OPD dalam rangka penyelarasan apa yang telah kita rumuskan, apa yang telah kita tuangkan dalam rencana kerja awal OPD disandingkan dengan usulan yang telah diinput di Musrenbang Kecamatan,” tandasnya.

Ditambahkan, pihaknya mengemas kegiatan dengan merujuk perkembangan nasional terbitnya berbagai regulasi tahun 2021.

“Dapat kami sampaikan angka APBD 915 miliar, namun terbitnya PMK 17 menyebabkan kita kehilangan 31,9 miliar dengan kebijakan refocusing Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 4 persen kemudian ditambah pagu DAK dengan RK sehingga total penurunan daerah kita sekitar 31,9 miliar. Adapun isu yang diangkat dalam bidang ekonomi fokus pada pemilihan PAD dan Pariwisata sesuai arahan bapak bupati. Kemudian pemulihan sektor UMKM, pemulihan sektor pariwisata dan pemulihan peningkatan sektor pertanian,” jelasnya.

Tujuan dari FPD sejatinya dalam rangka penyelarasan program pemda, supaya sesuai dengan apa yang dituangkan dalam visi misi.

sap




Anggota DPRD Kota Mataram Himbau Masyarakat Tak Usah Takut Divaksin

MATARAM.lombokjournal.com

Para anggota DPRD Kota Mataram antusias disuntik vaksin Covid-19, dan antusiasme tersebut selain ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19, juga sebagai ‘jawaban’ DPRD Kota Mataram terkait isu dampak buruk vaksin terhadap kesehatan.

“Masyarakat tidak usah takut (divaksin). Saya sehat, aman,” ujar salah seorang anggota DPRD Kota Mataram dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyayu Ernawati kepada lombokjournal.com, Rabu (03/03/21).

Dikatakan, marak isu dampak buruk terhadap kesehatan pasca disuntik vaksin adalah berita bohong.

Karenanya masyarakat tak perlu risau. Ia pun menghimbau masyarakat sukarela mengikuti kebijakan pemerintah kaitannya dengan vaksinasi.

“Silahkan masyarakat ramai-ramai datang Puskesmas untuk suntik vaksin. Aman sehat dan merdeka,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Kota Mataram Lalu Aria Darma BS menegaskan suntik vaksin di lingkup DPRD Kota Mataram adalah hal prinsip yang harus dilaksanakan.

Setelah anggota dewan, semua pegawai lingkup sekretariat DPRD Kota Mataram juga akan divaksin.

“Jadwal kita menyusul setelah anggota dewan,” jawabnya.

BACA JUGA: 39 Anggota DPRD Kota Mataram Divaksin

Untuk diketahui, Ketua DPRD Kota Mataram Didi Sumardi jadi anggota dewan kota pertama yang menerima suntik vaksin. Didi divaksin sehari pasca divaksinnya presiden Joko Widodo.

“Hanya untuk 39 anggota. Untuk ketua sudah,” ungkap Aria Darma.

Ast




Pameran Karya Kreatif Indonesia 2021, Dipusatkan di Mandalika

Provinsi NTB salah satu provinsi di Indonesia yang dinilai memiliki kekayaaan akan produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM), yang telah berhasil menembus pasar-pasar nasional maupun intermasional

LOTENG.lombokjournal.com

Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) sesi I yang bertajuk “Eksotisme Lombok” yang dibuka Bank Indonesia (BI), untuk mendukung Gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata, yang dipusatkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah-NTB, Rabu (03/03/21).

Pembukaan pameran KKI yang berlangsung secara virtual itu disaksikan secara daring oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Menteri Komunikasi,  Informatika Johnny G Plate.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengungkapkan, pameran kali ini mengangkat tema “Eksotisme Lombok” untuk mendorong dan mengenalkan berbagai produk-produk UMKM masyarakat Lombok yang didukung penuh oleh kementerian lembaga.

Produk Tenun NTB

Tentu pengembangan produk UMKM dengan memanfaatkan inovasi digitalisasi teknologi yang berkembang saat ini. Pameran ini akan digelar selama satu bulan penuh di NTB, sejak 3 – 31 Maret 2021.

“Hari ini adalah milik para UMKM masyarakat NTB. Mari kita mulai beli dan belanja produk-produk hasil karya UMKM masyarakat NTB. Karena kami yakin bahwa UMKM adalah pilar yang sangat penting untuk ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

Gubernur BI juga memborong produk perhiasan dan kerajinan mutiara yang diproduksi oleh UMKM Indah Mutiara Lombok, dengan melakukan transaksi pembelian langsung kepada owner perhiasan mutiara.

“Saya juga mengajak para kementerian dan lembaga untuk bersama-sama membeli produk-produk NTB,” ajaknya.

Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dinilai memiliki kekayaaan akan produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM), yang telah berhasil menembus pasar-pasar nasional maupun intermasional.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengapresiasi atas terobosan Bank Indonesia sebagai platform untuk mendorong, mengangkat, dan membesarkan UMKM Indonesia, baik di tingkat nasional hingga global.

Terutama manfaat yang dirasakan oleh para pelaku UMKM/IKM di NTB untuk terus mengembangkan dan meningkatkan berbagai hasil produk-produk yang berkualitas dan membanggakan.

“Eksotisme Lombok yang kami tawarkan bukan hanya potensi alam dan produk-produk souvenir yang bisa dibawa pulang. Akan tetapi potensi dan kapasitas SDM begitu luar biasa,” ungkap Gubernur.

Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul menjelaskan, selama pandemi Covid-19 mewabah, ternyata memberi angin segar bagi penguatan SDM dan pemulihan ekonomi yang mampu dibangun oleh masyarakat NTB.

Potensi SDM dan IKM/UMKM NTB bukan hanya mempu menghasilkan pakaian adat, makanan ringan, masker, kain tenun dan sebagainya. Tetapi mereka mampu menciptakan mesin-mesin canggih yang tidak kalah saing dengan mesin-mesin buatan pabrik ternama.

“Mesin-mesin itu telah mampu meningkatkan hasil produktifitas ekonomi kita yang diproduksi di NTB,” ungkap gubernur bangga di hadapan para menteri.

Kata Guberur Zul, peningkatan produksi melalui mesin-mesin yang tumbuh dari tangan-tangan hebat anak NTB merupakan program industrialisasi yang terus dikembangkan oleh pemerintah Provinsi NTB.

Diharapkan dengan hadirnya IKM-IKM yang berbasis teknologi ini mampu meningkatkan produktivitas di sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Motor listrik, sepeda listrik, mesin pencacah dan teknologi lainya berhasil kami buat. Apakah kemudian NTB akan membangun pabrik motor listrik? Saya kira tidak. Tapi kami hanya ini katakan, kalau motor listrik yang canggih ini mampu diproduksi di NTB mestinya IKM/UMKM kita mampu menghasilkan mesin pertanian, peternakan dan lain sebagianya,” jelas Dr. Zul sembari menunjukan satu unit motor listrik buatan lokal di hadapan para menteri.

Menteri Ajak Borong Produk UMKM NTB

Pada pembukaan KKI kali ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, produk-produk UMKM Provinsi NTB, seperti komoditas kopi dan komoditas hasil pertanian lainnya banyak diminati oleh pasar manca negara.

ini membuktikan produk NTB begitu kuat dan perlu dikembangkan sehingga memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Bulan ini, kita mengangkat produk-produk NTB. Saya berharap dengan adannya gerakan ini dapat memotivasi seluruh UMKM  untuk berlomba-lomba menghasilkan produk-produk terbaik. Mari kita belanja dan beli produk para UMKM NTB,” ajak Luhut yang saat itu mengenakan tenun buatan NTB.

Untuk menggeliatkan produk-prosuk UMKM NTB, Menteri Luhut juga berkesempatan membeli kain tenun motif bintang dan bulan hasil produk UMKM Galang Songket asal Desa Sukarara, Lombok Tengah.

Selain itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjelaskan, Provinsi NTB bukan hanya akan dikembangkan pembangunan destinasi pariwisata super prioritas dalam hal ini KEK Mandalika. Pihaknya akan terus mendorong dengan memberi harapan kepada produk-produk lokal NTB bisa mendunia.

“Kita dukung terus produk-produk NTB. Salah satu kunci untuk mempercepat pengembangan produk-produk itu adalah memanfaatkan teknologi digitalisasi bagi UMKM-UMKM NTB,” harapnya.

Bersamaan dengan menteri lain, Sandiaga Uno juga berkesempatan membeli kain tenun ikat produksi UMKM tenun Lombok Timur.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dan Menteri Komunikasi, Informatika Johnny G Plate. Usai digelar di NTB, pameran KKI 2021 dijadwalkan akan digelar di Jawa Barat pada April untuk sesi kedua.

Kemudian sesi ketiga akan digelar di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Mei 2021 mendatang.

Manikp@kominfo.




39 Anggota DPRD Kota Mataram Divaksin

Lembaga legislatif berperan aktif mengupayakan agar masyarakat kota Mataram terhindar dari pandemi Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

39 anggota DPRD Kota Mataram secara bergiliran menerima suntik vaksin Covid-19, berlangsung di ruang Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram , Rabu, (03/03/21).

Dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini, wakil rakyat di Kota Mataram tidak melibatkan anggota keluarganya.

Lalu Aria Darma BS

Dari pantauan lombokjournal.com di lapangan, nampak anggota yang sedang menunggu giliran ‘menggoda’ anggota lain yang tengah disuntik. Beberapa bahkan meminta momen suntik vaksin tersebut diabadikan dengan foto dan video.

Para anggota DPRD Kota Mataram itu tampak antusias menanti giliran divaksin suntikan vaksin corona buatan Sinovac

Ketua DPRD Mataram, H Didi Sumardi mengatakan,  vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di DPRD Kota Mataram ini merupakan bagian dari ihtiar memerangi dan mengakhiri pandemi Covid-19.

“Upaya ini (vaksinasi) sangat penting segera dilakukan, khususnya untuk wakil rakyat, mengingat Kota Mataram masih termasuk zona belum aman,” tutur Didi pada lombokjournal.com.

Menurut Didi, lembaga legislatif berperan aktif mengupayakan agar masyarakat kota Mataram terhindar dari pandemi Covid-19. Dengan masyarakat yang sehat segera bisa dilakukan pembangunan ekonomi.

“Saya mengajak seluruh anggota DPRD Kota Mataram, sekaligus menghimbau masyarakat, mari bersama kita sukseskan vaksinasi yang tengah dijalankan pemerintah, dan jika telah divaksin tolong selalu berjuang melawan virus corona dengan terus meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan 5M sampai pandemi berakhir,” kata Didi Sumardi.

Sekretaris DPRD Kota Mataram Lalu Aria Darma BS yang ditemui lombokjournal.com di sela-sela kegiatan menyatakan, semua anggota dewan antusias menanti jadwal pelaksanaan suntik vaksin.

Antusiasme tersebut diketahui Aria Darma ketika pihaknya mengirimkan pemberitahuan melalui aplikasi WhatsApp.

“Bisa dilihat kehadirannya, semua antusias. Selain pemberitahuan tertulis, kami juga mengirimkan pemberitahuan melalui WhatsApp,” ujarnya.

Untuk jadwal vaksinasi hari ini, Aria Darma menyebut ditujukan hanya kepada 39 anggota. Sementara Ketua DPRD Kota Mataram Didi Sumardi telah lebih dulu menerima suntik vaksin yakni sehari pasca divaksinnya Presiden Joko Widodo.

“Hanya untuk 39 anggota. Untuk ketua sudah,” ujarnya.

BACA JUGA:

AnggoIa DPRD Kota Mataram Himbau Masyarakat Tak Usah Takut Divaksin 

Sementara untuk jadwal vaksin ke seuruh ASN di secretariat DPRD Kota Mataram menunggu jadwal selanjutnya.

“Ini prinsip. Kesekretariatan juga sangat antusias. Kami menunggu jadwal selanjutnya dalam waktu dekat,” ungkap Aria Darman.

Ast




Wagub Minta,  TPA Kebon Kongok ke Depan Tertata dan Nyaman Dikunjungi

Ke lokasi pengolahan limbah medis, Wagub bersama rombongan melewati medan berat dan menanjak,  jalan menuju ke lokasi yang berjarak kurang lebih 2,5 Km penuh batu dan licin akibat hujan

LOBAR.lombokjournal.com

Saat berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok, Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Rabu (03/03/21),   Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. minta, agar ke depan TPA ini dimaksimalkan dengan baik.

Kawasan ini agar  tertata indah, hijau, asri dan menjadi lokasi yang indah, nyaman untuk dikunjungi oleh siapa pun.

Pengolahan limbah

TPA Regional Kebon Kongok, merupakan lokasi pembuangan sampah warga Kota Mataram dan Lombok Barat seluas 8 hektar.

“Terkait hal-hal yang sifatnya mendukung penataan kawasan ini agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (DLHK) NTB terus berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk instansi vertical, agar apa yang dihajatkan untuk penataan TPA yang lebih asri bisa segera diwujudkan,” kata Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub NTB.

Wagub melihat kecepatan penumpukan dan pengananan sampah masih belum seimbang. Karena itu solusinya dibutuhkan space untuk menata TPA  Kebon Kongok yang asri sehingga nyaman untuk dikunjungi.

Selain itu, menyelesaikan permasalahan penambang batu jangan sampai berkonflik dengan warga setempat.

“Karena itu  peran aktif Pemda dan Polres Lombok Barat melakukan tindakan persuasif untuk mencari win-win solution agar keberadaan Kebon Kongok sebagai satu-satunya TPA Regional wilayah Nusra ini bisa lebih tertib,” tukasnya.

Dalam peninjauan Wagub didampingi Asisten I Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si dan Kadis Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK)  Ir. Madani Mukarom, BScF., M.Si.

Ia minta dicarikan  alternatif jalan lain pengangkutan sampah di luar jalur saat ini. Untuk masalah ini perlu melakukan koordinasi dengan pihak BWS. menertibkan lokasi TPA Kebon Kongok agar bersih dari aktifitas lain.

Selanjutnya menganggarkan pengembangan lahan TPA Kebon Kongok dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk pengukuran batas wilayah TPA milik Pemprov. Selanjutnya pembentukan Tim Apraisal  untuk pengadaan lahan melalui APBD.

“Kita juga butuh penambahan alat berat berupa  Excavator, Bulldozer dan Dump truck sebanyak 3 unit. Kita juga perlu . Untuk hal ini diminta untuk koordinasi dengan PUPR terkait operasional alat berat. Selain itu perlu dilakukan hilirisasi TPA seperti RDF, SRF, pemilahan sampah untuk pirolisis 5-10 ton/hari, bata plastik , pembuatan kompos, biogas dimana MoU dengan PT Geo Trash dipercepat,” kata Wagub.

Ia minta kajian untuk menjadikan UPTD Kebon Kongok menjadi Badan Layanan Umum Daerah  (BLUD) dengan terlebih dahulu menyiapkan tenaga SDM yang mumpuni untuk segala kegiatan di TPA Regional Kebon Kongok.

Sosialisasi ke masyarakat

Di tempat Pengolahan Limbah Medis (TPLM) Lemer, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong , Lombok Barat, dingatkan kepada DLHK NTB dan Muspika Kecamatan dan aparat Desa Buwun Mas untuk terus-menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Agar keberadaan Pabrik Pengolahan Limbah Medis ini bisa diterima dan tidak merugikan masyarakat.

DLH Provinsi NTB diminta secara proaktif melakukan koordinasi dengan steakholder terkait sehubungan dengan perbaikan jalan akses menuju lokasi pengolahan limbah medis dari pintu masuk dari Dusun Lemer.

Persoalan listrik dan air juga harus segera dikoordinasikan dengan instansi terkait. Agar limbah medis ini kelak bisa beroperasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menuju ke lokasi pengolahan limbah medis, Wagub bersama rombongan melewati medan yang cukup berat dan menanjak. Pasalnya jalan menuju ke lokasi yang berjarak kurang lebih 2,5 Km, penuh bebatuan dan lumpur akibat hujan yang turun deras beberapa hari terakhir.

Bahkan untuk kembali ke jalan pintu masuk saja Wagub bersama rombongan memilih jalan kaki ketimbang  menggunakan kendaraan sembari menyapa warga setempat.

herikp-kominfotik