Banjir Bandang di Kabupaten Bima Mulai Surut

TNI kesatuan Zeni akan membuatkan jembatan darurat di Kecamatan Madapangga

BIMA.lombokjournal.com

Kondisi saat ini, banjir bandang sudah surut, termasuk di area yang dekat dengan bantaran sungai.

Masyarakat yang sempat menempati posko darurat di sekolah, kantor atau tenda sudah kembali ke rumah masing-masing. Aktifitas perkantoran, lalu lintas dan penerbangan berjalan normal kembali.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bima, Aris Munandar menyampaikan itu saat ditemui, Minggu (11/04/21).

“Mereka sudah kembali beraktifitas, beraktivitas di kantor, di sawah dan ladangnya,” tuturnya.

Tentang 3 Jembatan di kecamatan Madapangga dalam waktu 2-3 hari kedepan akan dibuatkan jembatan darurat oleh TNI kesatuan Zeni. Sedangkan fasilitas umum dan sosial lainnya akan direvitalisasi, bersama TNI/Polri, relawan, perangkat desa, dan komponen lainnya.

“Sehingga kami terus bersinergi dan berkoordinasi untuk merevitalisasi fasilitas umum, seperti jalan raya, puskesmas, kantor-kantor,” tandasnya.

Dijelaskan, masing-masing perangkat daerah lingkup Pemkab Bima juga ikut dilibatkan dan bertanggungjawab melakukan revitalisasi fasilitas umum dan sosial.

BPBD telah mendirikan 4 posko umum yang memiliki dapur umum maupun posko kesehatan, untuk menfasilitasi warga yang terdampak banjir.

Sejak awal, ketika banjir mulai surut pada Sabtu (3/4/2021) yang lalu, bantuan dan perhatian berdatangan terus. Pemerintah Provinsi NTB sudah 2 kali mensupport. Bahkan H+1, Gubernur NTB, langsung turun ke lapangan menemui warganya.

“Saat itu Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah didampingi Bupati Bima, Hj. Dinda Damayanti Putri, bergerak cepat turun mensupport dan menyerahkan bantuan ke warga,” jelas Aris.

Bantuan datang dari berbagai komponen, dari Presiden RI, Kementerian Sosial RI,
Pemerintah Provinsi NTB, Pemkab Pemkab Bima, BUMN/BUMD, TNI/Polri dan Kabupaten/Kota lain yang ada di NTB.

“Yang lebih mengharukan adalah kepedulian saudara-saudara kita dari berbagai kecamatan untuk memberikan donasi berupa nasi bungkus, tempat tidur, air mineral dan lainnya, pada hari ke 2-3 hingga saat ini,” ungkap mantan kabid pada PUPR Pemkab Bima ini.

Dijelaskan, Bencana yang melanda Kabupaten Bima pada awal April lalu merupakan bencana Hidrometeorologi. Ada 3 bencana alam yang terjadi, yaitu pertama, bencana longsor di wilayah dataran tinggi tepatnya di kecamatan Parado.

Ke-dua, bencana abrasi pantai yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim di wilayah pesisir desa Sangiang kecamatan Wera, sehingga mengakibatkan gelombang air pasang.

Sedangkan yang ke-tiga, bencana banjir yang merendam 6 kecamatan yaitu, kecamatan Monta, Belo, Bolo, Palibelo, Woha dan Madapangga.

Dari 6 kecamatan ini, 1 kecamatan hanya terpapar di area pertanian yaitu kecamatan Belo. Selanjutnya yang terpapar area pertanian dan 2 desa yaitu di kecamatan Palibelo. Tapi tidak signifikan seperti 4 kecamatan yang lainnya.

Ada 4 kecamatan lainnya yang terpapar sangat parah. Bahkan area cakupannya hingga menggenangi 45 desa. Akibatnya, ada 10.185 kepala keluarga (KK) terdampak dan 31.369 jiwa terdampak. Dan meninggal 2 orang. Kerusakan rumah warga, ada 363 rusak berat, rusak sedang sebanyak 2.542 buah dan rusak ringan sebanyak 2.642 buah rumah.

BACA JUGA:

Kerusakan fasilitas umum dan sosial di antaranya ada 49 fasilitas pendidikan, 29 fasilitas kesehatan, 25 fasilitas ibadah, 30 perkantoran, 1 embung dan 5 ruas jalan. Jembatan beton ada 3 buah yang rusak berat, 10 buah yang rusak ringan. Jembatan gantung ada 2 yang rusak berat.

Kerusakan pada area pertanian sebanyak 4.415 Ha, tambak 1,112,5 Ha, ternak 8.522 ekor, rumah garam 59 buah, irigasi 56 unit.

Kerugian harta benda per tanggal 11 April 2021 pukul 18.00 Wita ditaksir sebesar Rp. 680 Miliar.

Edy




RTG Cepat Jadi Dilaunching Direktur PTI Kemenristek di Dusun Lokok Bengkok, Lombok Utara

Kemenristek serahkan rumah ramah gempa, pembuatannya 3 hari selesai

GANGGA.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH mendampingi Direktur Pengembangan Teknologi Industri (PTI) Kemenristek BRIN, BRIN Dr Eng Hotmatua Daulay MEng BEng melaunching Prototipe Rumah Tahan Gempa (RTG), di Dusun Lokok Bengkok Desa Segara Katon, Jum’at (09/04/21).

Sebeumnya, Bupati Djohan Sjamsu dan Wabup Danny Karter mendampingi Direktur PPTI Kemenristek BRIN membuka Fous Group Disccusions (FGD) dengan tema Inovasi Wisata Berbasis Potensi/Kekayaan Lokal.

Direktur PPTI Kemenristek BRIN Dr Eng Hotmatua Daulay MEng BEng mengatakan, hari ini dilakukan serah terima sementara, berupa rumah ramah gempa.

“Ini merupakan hasil riset antara Undip, BPPT, PT Terryham Proplas. Kegiatan kita tahun 2019, ada beberapa contoh rumah kita buat yang pembuatannya sangat cepat, 3 hari bisa jadi,” terangnya.

Dijelaskan pula, rumah ini tidak perlu dicat, kalau cukup kotor lap pakai sabun. Dan disarankan bagi tempat terdampak bencana karena cepat jadi. Ketika terjadi bencana masyarakat tidak tinggal di tenda.

BACA JUGA:

“Maka kami sarankan kepada Pemda untuk menginventaris modul supaya bisa dibikin cepat. Hari ini kita serahkan sementara dan sengaja kita pilih di sini agar bisa dilihat langsung oleh masyarakat. Harapan kita bisa jadi tempat wisata. Ini (baru) satu-satunya dibuat di Indonesia,” harapnya.

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH memaklumkan bahwa rumah tersebut bukan rumah bantuan gempa, tapi rumah contoh yang dihasilkan oleh para ahli bekerja sama dengan Menristek.

Dikatakan juga oleh bupati dua periode ini, kenapa di tempat itu dijadikan lokasi prototipe supaya tidak terlalu jauh dengan jalan. Selain itu juga bisa digunakan untuk rumah tahan gempa bantuan Presiden.

“Saya rasa ini cukup bagus tinggal kita pesan di Semarang bahannya, tidak perlu berbulan-bulan cukup 4 malam selesai. Atas nama Pemda KLU berharap warga bisa tertarik dengan rumah ini. Lombok Utara masih sekitar 18 ribu rumah RTG yang belum jadi,” kata Bupati Djohan Sjamsu.

Dikatakannya, kemarin pihaknya mengutus Wakil Bupati Lombok Utara untuk menemui BNPB. Dari laporan Wabup, itu kesalahan daerah, karena daerah tidak pernah melaporkan kondisi obyektif pembangunan rumah ini.

Padahal 2,3 triliun uang negara sudah ditransfer ke Lombok utara. Ironisnya Lombok Utara tidak bisa menyelesaikan 18 ribu rumah, sampai hari ini masih belum terbangun.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Direktur PPTI Kemenristek BRIN dan rombongan yang menyeponsori pembuatan bahan rumah sederhana dan sangat kuat dan tahan gempa,” pungkasnya.

Selain Wabup Danny Karter Febrianto ST MEng, hadir dalam kegiatan itu Kepala Balai Teknologi Polimer BPPT Dr Candra Liza, Wakil Rektor IV Unram Yusron Sa’adi PhD, Ketua LPPM Unram Muhammad Ali PhD, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan SSos MT, Ketua DPRD Lombok Utara Nasrudin SHI, Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Asisten II Setda KLU H Ir Rusdi MT serta para undangan lainnya.

BACA JUGA:

Rangkaian acara berjalan khidmat dan lancar dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19. Diakhiri serah terima rumah cepat mitigasi bencana oleh Direktur PPTI kepada Bupati Lombok Utara serta ramah tamah di Pendopo Gangga.

sap




World Superbike digelar di Mandalika, November 2021

Dorna Sport puas dengan kondisi sirkuit Mandalika, dan yakin perlombaan bisa dilaksanakan

MATARAM.lombokjournal.com

Perwakilan dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports memastikan, Mandalika International Street Circuit akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia World Superbike (WorldSBK), atau FIM Motul Superbike, pada 14 November 2021.

Sedangkan pelaksanaan event pertama FIM MotoGP atau World Championship Grand Prix (MotoGP) di sirkuit ini baru akan digelar pada awal musim depan, yaitu bulan Maret 2022, dikarenakan pandemi Covid-19 masih mewabah.

Namun, MotoGP masih bisa mengadakan seri di Asia Tenggara menjelang akhir tahun 2021. Tim MotoGP akan mengupayakan untuk mengadakan tes pra-musim di Mandalika International Street Circuit pada periode tersebut. Ini merupakan persiapan keikutsertaan Track Mandalika pada kalender 2022.

Kepastian pelaksanaan event balap motor dunia paling bergengsi itu diperoleh setelah Inspeksi pra-homologasi di Mandalika International Street Circuit oleh perwakilan dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports pada hari Rabu, 7 April 2021 lalu.

Pihak Dona Sport mengaku terkesan dengan perkembangan proyek Mandalika International Street Circuit serta standar keamanan yang telah diterapkan.

Kunjungan di Mandalika International Street Circuit dilakukan oleh FIM Grand Prix Safety Officer, Franco Uncini, Dorna Race Direction Representative, Loris Capirossi dan Dorna Sports Managing Director, Carlos Ezpeleta, untuk melihat progres pembangunan proyek sirkuit yang terus berlangsung di Pulau Lombok, Indonesia tersebut. inspeksi

Dalam inspeksi ini, Perwakilan FIM dan Dorna Sports disambut Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer dan Chief Executive Officer (CEO) Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah menyatakan progres pembangunan sirkuit dan infrastruktur pendukungnya, sebenarnya sudah sangat siap. Event balap motor paling bergengsi tersebut sangat mungkin digelar pada bulan Oktober tahun 2021 ini.

Menurut Gubernur Zul, jika tetap dilaksanakan pada tahun ini agak berat, karena keberhasilan dari event ini terletak pada kehadiran penonton dan para pecinta MotoGP dari berbagai belahan dunia.

Di tengah pandemi Covid 19 ini, sebagian besar negara masih menutup pintu kunjungan luar negeri. Sehingga sudah dipastikan dan diputuskan sebaiknya dilaksanakan pada Maret 2022 saja.

“Jadi mending kita tunda sebentar ke bulan Maret 2022, dengan harapan vaksinasi lancar dan covid 19 sudah terkendali, dan lingkungan sekitar kita juga lebih hijau dan asri di bulan Maret ketimbang gersang tandus di bulan Oktober 2021”, ujar Gubernur

Tim@kominfotik




Dewan Apresiasi Bank NTB Syariah, Terkait Temuan Penyimpangan Rp10 milyar

OJK pun mengapresiasi terhadap peningkatan pertumbuhan bisnis bank NTB Syariah

MATARAM.lombokjournal.com –-

Dibalik dugaan kasus penyimpangan dana Rp10 miliar Bank NTB Syariah yang diduga digelapkan oknum penyelia pelayanan nontunai, justru banyak pujian dialamatkan ke Bank NTB Syariah.

Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, beberapa waktu lalu memuji Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo. Dikatakan, temuan dugaan penggelapan Rp10 miliar tidak terlepas dari peran Kukuh Rahardjo, yang melakukan tracing sekian ribu transaksi untuk menemukan transaksi mencurigakan.

“Munculnya temuan sebesar Rp10 miliar berkat dilakukan tracing sekian ribu transaksi diduga mencurigakan oleh manajemen Bank NTB Syariah di bawah kepemimpinan Kukuh Rahardjo. Justru kita harus apresiasi keberhasilan dalam melakukan pengungkapan kasus ini,” ujar Mori.

Kukuh Rahardjo juga mengatakan, permasalahan tersebut saat ini sedang ditangani aparat penegak hukum atau APH. Kasus tersebut memang bersifat dugaan, dan sepenuhnya diserahkan ke APH.

“Permasalahan ini sebenarnya masih dugaan temuan atas dugaan penyalahgunaan kewenangan yang terjadi di salah satu cabang Bank NTB Syariah. Itu salah satu dampak dari perbaikan bisnis sejak Bank NTB Syariah berkonversi,” katanya, Sabtu, (10/04/21) di Mataram.

Kukuh berterimakasih atas apresiasi yang diberikan dewan agar Bank NTB Syariah tetap semangat.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder termasuk wakil rakyat kami di DPRD Kabupaten/kota dan provinsi,” ujarnya.

Sejak laporan diajukan ke APH, saat ini kepolisian telah mulai mendalami kasus tersebut.

“Memang sejak berapa hari lalu kami sudah melaporkan ke APH, dan APH sudah menindaklanjuti dengan melakukan investigasi terhadap petugas terkait,” ujarnya.

Kukuh mengatakan, Bank NTB Syariah akan terus melanjutkan ikhtiar dalam meningkatkan pertumbuhan. Karena, sejak berkonversi dari konvensional ke syariah, pertumbuhan Bank NTB Syariah terus mengalami kemajuan.

“Kedua, kami lebih berpikir untuk melanjutkan ikhtiar kami meningkatkan pertumbuhan yang sejak dua tahun terakhir saat kami berkonversi menjadi Bank NTB Syariah, Alhamdulillah pertumbuhan kami jauh di atas rata-rata,” ungkapnya.

Itu berkat dukungan nasabah yang mempercayai Bank NTB Syariah.

“Kami sangat menghargai nasabah-nasabah kami dan dewan yang memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kami untuk melaporkan ke APH,” imbuhnya.

Bank NTB Syariah enggan larut dalam persoalan dugaan fraud di salah satu cabang. Bank tersebut akan terus melanjutkan ikhtiar meningkatkan pertumbuhan.

“Kami tidak mau larut terhadap permasalahan ini, karena yang kami pikirkan adalah bagaimana caranya pertumbuhan yang sudah terjadi dua tahun ini dapat berlangsung terus,” katanya.

Pertumbuhan di Atas Rata-Rata Nasional

Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Muhamad Usman, mengatakan kemajuan bisnis Bank NTB Syariah terus menunjukkan kemajuan dari sebelum berkonversi.

“Dua tahun yang lalu biasa kita reborn pada bulan Mei atau Juni. Tapi tahun ini Alhamdulillah kita di bulan Januari berada di posisi Desember sehingga ada kemajuan dari pertumbuhan bisnis kita,” jelasnya.

Itu tidak terlepas dari kepercayaan nasabah terhadap Bank NTB Syariah. Bahkan, nasabah sama sekali tidak khawatir terhadap sengkarut yang dialami bank saat ini.

“Masyarakat tetap memberikan kepercayaan. Itu menjadi suatu modal bagi kami untuk terus tumbuh,” katanya

OJK pun mengapresiasi terhadap peningkatan pertumbuhan bisnis bank NTB Syariah. Itu karena dari sisi pembiayaan dan dana, Bank NTB Syariah melesat maju di atas rata-rata nasional.

“Beberapa hari lalu pihak OJK mengapresiasi pertumbuhan bisnis kami sampai dengan tahun 2020, baik dari sisi pembiayaan maupun sisi dana di atas rata-rata pertumbuhan nasional,” ungkapnya.

“Dari sisi pembiayaan di nasional negatif (minus 2), tapi kita justru positif sampai 14,8 persen,” katanya.

Begitu juga di sisi aset atau dana pertumbuhan nasional sekitar 7 persen, sementara Bank NTB Syariah melesat naik di atasnya.

“Aset nasional tumbuh 7 persen, kalau kita 20 persen,” jelasnya.

Bank NTB Syariah juga menyediakan program saat menghadapi pandemi. Program yang berakhir Maret 2021 lalu adalah apresiasi terhadap pahlawan COVID-19.

“Kita juga ada program Covid sampai bulan Maret kemarin. Itu nasabah atau masyarakat yang kita anggap sebagai pahlawan Covid kita berikan tarif spesial, biaya spesial,” ujarnya.

Kini, Bank NTB Syariah tengah menyiapkan program menyambut Ramadhan 2021. Tentunya, akan lebih fokus memajukan pertumbuhan bisnis.

Me




Smelter PT. AMNT Ditargetkan 2023 Rampung

Smelter PT AMNT dipancing serius pembangunanya, karena itu Gubernur usul, pembangunan kawasan industri KSB diinisiasi oleh Pemprov atau Pemda KSB 

MATARAM.lombokjournal

Pemerintah Provinsi NTB terus mendukung progres pembangunan smelter dan industri turunan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) yang berlokasi di Teluk Benete dan Benete Selatan, Kabupaten Sumbawa Barat.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus mensupport agar pembangunan smelter dapat segera terealisasi. Baik itu terkait dengan perijinan, perubahan alih fungsi pelabuhan dan sebagainya yang mendukung proyek smelter dan industri turunan PT. AMNT.

“Informasikan kepada kami apa yang harus dilakukan, sehingga betul-betul rencana dari mulai diambil oleh EPC kontraktor pada bulan Juni atau Juli 2021 tidak mundur lagi,” tutur Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB kepada PT. AMNT pada acara Evaluasi Progres Rencana Pembangunan Kawasan Industri Sumbawa Barat, yakni; Smelter dan Industri turunannya di Ruang Rapat Utama, Jumat (09/04).

Untuk memastikan keseriusan pembangunan smelter, Bang Zul juga mengusulkan agar kawasan industri KSB mulai diinisiasi oleh Pemprov atau Pemda KSB. Dengan adanya inisiatif ini diharapkan nantinya PT AMNT dapat fokus memulai progres proyek smelter dan industri turunan.

“Kawasan industri misalnya, kita inisiasi dari Pemprov atau Pemda KSB, supaya memancing keseriusan dari PT AMNT untuk pembangunan smelter,” tutur Bang Zul.

Senada dengan Gubernur, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, terus mendorong PT. AMNT untuk dapat mengeksekusi pembangunan smelter dan industri turunan.

“Kami ingin bagaimana kita sama-sama wujudkan smelter dan industri turunannya segera dilaksanakan. Apa yang menjadi urusan kewenangan kita betul-betul kita tuntaskan, sehingga tidak ada celah bagi perusahaan untuk menunda,” jelasnya.

Sementara itu, Rachmat Makkasau, Presiden Direktur dari PT AMNT, menjelaskan bahwa kondisi pandemi Covid–19 mengharuskan tertundanya proyek pembangunan smelter yang seharusnya selesai pada tahun 2021 tetapi mengalami perubahan menjadi tahun 2023.

Kondisi pandemi mempengaruhi penentuan harga, kami melakukan negosiasi dan sebagainya tidak bisa dilakukan, sehingga terjadinya kemunduran selama satu tahun dan kami melakukan penyesuaian,” ungkapnya.

Selain itu, smelter yang awalnya akan dibangun dengan kapasitas pengolahan sebesar 1,3 juta ton per-tahun juga berubah menjadi 900 ribu ton per-tahun.

“900 ribu ton per-tahun sesuai dengan produksi Amman Mineral untuk jangka panjang. Sebelumnya kita buat 1,3 juta ton dengan harapan bisa mengimpor konsentrat dari tempat lain,” tuturnya.

Rahmat pun mengaku bahwa perubahan rencana ini telah disetujui oleh Pemerintah Pusat pada tanggal 31 Maret 2021.

“Alhamdulillah, perubahan rencana sudah disetujui oleh pemerintah pada tanggal 31 Maret 2021 dengan berbagai macam usulan dan tawar menawar dari sisi perencanaan proyek,” pungkasnya.

ser

@Diskominfotik




Presiden Jokowi Kunjungi Lembata, Wilayah Terparah Banjir Bandang di NTT

Sudah dipastikan logistik untuk pengungsi mencukupi

NTT.lombokjournal.com —

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (09/04/21) siang, meninjau Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, salah satu lokasi paling parah terdampak bencana oleh siklon tropis Seroja.

Kepala Negara bersama jajaran terkait meninjau dampak kerusakan di desa tersebut. Kabupaten Lembata diketahui sebagai salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Siang hari ini saya berada di Desa Amakaka di mana bencana banjir bandang yang ada di Kabupaten Lembata ini korbannya paling banyak,” ujar Presiden.

Atas nama pribadi dan mewakili pemerintah, Kepala Negara menyampaikan belasungkawa kepada para korban bencana. Presiden mendoakan agar arwah mereka diterima di sisi Tuhan dan diberikan tempat terbaik.

“Saya, secara pribadi dan mewakili pemerintah, mengucapkan duka yang mendalam atas korban yang ada. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan, diberikan tempat yang terbaik, dan yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran,” ucapnya.

Presiden juga mengunjungi warga setempat yang kini tengah berada di lokasi pengungsian di Kantor Kecamatan Ile Ape. Di sana Kepala Negara menemui para pengungsi dan ingin memastikan, segala kebutuhan warga telah tercukupi.

Presiden juga mendengarkan sejumlah keluhan masyarakat setempat yang nantinya akan ditindaklanjuti selama proses penanganan.

“Untuk pengungsian juga sudah dipastikan untuk logistiknya cukup. Hanya tadi ada dari masyarakat menyampaikan bahwa BBM-nya mahal. Saya terima (masukannya),” tuturnya.

Melalui kunjungan dan peninjauan ini, Presiden Joko Widodo telah berbicara dengan Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengenai penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah setempat.

Atas persetujuan masyarakat, warga di lokasi terdampak bencana ini nantinya akan direlokasi di mana proses pembangunannya akan segera dilakukan secepat-cepatnya.

Selain itu, Presiden juga telah memerintahkan agar proses pencarian di tengah medan berbatuan yang menyulitkan pengoperasian alat berat untuk tetap dilakukan.

Dari laporan yang diterimanya, Presiden menyampaikan sampai kunjungannya di Kabupaten Lembata hari Jum’at, total korban di Nusa Tenggara Timur ada 163 yang meninggal dan masih dalam pencarian 45 orang.

Ini yang akan terus kita usahakan agar yang dalam pencarian tadi bisa segera ditemukan. Kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya berbatuan, batu yang besar-besar, yang itu sangat menyulitkan alat-alat berat kita. Tetapi tadi sudah saya perintahkan untuk terus dicari dan ditemukan yang masih hilang,” ujarnya.

BACA JUGA:

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, sebelumnya juga telah menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir bandang, longsor, dan gelombang pasang yang terjadi di wilayahnya.

Status tersebut ditetapkan terhitung mulai tanggal 4 hingga 17 April 2021 mendatang untuk mempercepat proses pemulihan wilayah setempat selepas bencana.

Untuk diketahui, Kepala Negara beserta rombongan terbatas tiba di Kabupaten Sikka sekira pukul 09.38 WITA. Setelahnya, Presiden langsung bergerak mengunjungi wilayah di Kecamatan Ile Ape dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Bandar Udara Wonopito, Kabupaten Lembata, untuk kemudian menempuh perjalanan melalui jalur darat sampai di lokasi.

BACA JUGA:

Mendampingi Presiden dalam peninjauan di antaranya ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BNPB Doni Monardo, Kepala Basarnas Henri Alfiandi, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur.

Rr

(Sumber; Biro Pers Sekt Presiden)




Sukses Gelar Seni Nuansa Islam NTB, Pemanasan Jadi Tuan Rumah Lomba Qasidah Nasional 2021

NTB banyak pengalaman mensukseskan kegiatan berskala nasional

MATARAM.lombokjournal.com

Kesuksesan Pagelaran Seni Nuansa Islam Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Taman Budaya NTB, adalah pemanasan bagi Provinsi NTB sebelum menjadi Tuan Rumah pada ajang Lomba Kasidah Nasional November 2021.

Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bunda Niken mengungkapkan itu saat membuka acara pergelaran seni tersebut, Jum’at (09/04/21).

Ketua LASQI NTB ini menjelaskan, Bulan Oktober mendatang NTB akan jadi tuan rumah lomba kasidah nasional.

“Pagelaran Seni Nuansa Islam ini jadi pemanasan sebelum kita menjadi tuan rumah dan bersaing dengan penggiat kasidah se-Indonesia,” jelasnya.

Ibu kota Provinsi NTB , kota Mataram, terpilih menjadi tuan rumah Festival Qasidah Nasional, bagi 34 Provinsi pada November 2021 mendatang.

Bunda Niken menjelaskan, kota Mataram ini terpilih karena kesiapan fasilitas dan persiapan personel. NTB dinilai telah memiliki banyak pengalaman dalam mensukseskan kegiatan berskala nasional. Diharapkan kerja sama semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi mensukseskan acara tersebut.

“Apakah kita sudah siap jadi tuan rumah dan menjadi salah satu juara? Perlu kerja sama semua pihak, kolaborasi dan sinergi di masa yang akan datang,” pesannya.

Seni di masa pandemi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., pada kesempatan tersebut menjelaskan, Pagelaran seni nuansa Islam NTB ini merupakan moment untuk menampilkan seni di masa pandemi yang panjang ini.

Kata Furqan, secara umum masyarakat sudah lebih paham cara menghadapi Corona sampai seluruhnya mendapatkan vaksin dan kekebalan kelompok dapat tercapai nanti.

BACA JUGA:

Pergelaran seni bernuansa Islam NTB ini diisi berbagai penampil di antaranya, Grup LASQI FORSA Prov NTB, Grup LASQI Kemenag Kabupaten Lombok Timur, 3 vokalis solo LASQI FORSA Provinsi NTB, 2 vokalis LASQI FORSA Kota Mataram, Grup LASQI Anak-anak/remaja MTS Lotim, 3 Vokalis Solo LASQI KLU, 1 vokalis solo LASQI kabupaten Lobar, 2 vokalis Solo LASQI Kota Mataram.

Novita
diskominfotikntb




Presiden Kirim 17 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Bima

Evakuasi dan penyelamatan korban jadi fokus gubernur

MATARAM.lombokjournal

Presiden Joko Widodo mengirimkan sejumlah bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Bima.

Bantuan sembako untuk korban banjir itu diserahkan oleh tim dari Sekretariat Presiden secara simbolis pada Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kamis malam (8/4/2021).

Sebanyak 13.000 paket sembako bantuan Presiden untuk korban banjir bandang itu diangkut dengan 17 truk. Direncanakan, distribusinya dilakukan dengan dua kloter pengiriman.

13.000 paket sembako bantuan Presiden diangkut 17 truk

“Untuk pengiriman tahap pertama yang dikirimkan tadi malam, informasi dari kawan-kawan sudah diterima di Posko bantuan banjir bandang di kantor Bupati Bima, hari ini,” ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ir. Zainal Abidin, melalui Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB, Ibrahim Kurniawan saat memberikan keterangan pada wartawan di Sekber IJTI-FWP, Jumat (9/4) kemarin.

Ia mengatakan, pengiriman bantuan sembako dari Presiden Joko Widodo ke wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Bima dikawal langsung oleh tim keamanan dari aparat TNI, yakni Danrem 162 Wirabhakti melalui Danpomnya.

Hal ini dimaksudkan agar bantuan itu terhindar dari kemacetan dan keamanan selama pengirimannya. “Sengaja pengawalannya diperketat. Ini agar bantuan pak Presiden itu bisa sampai hingga lokasi pengungsi,” kata Ibrahim.

Terkait isi bantuan dari Presiden sejumlah 13.000 paket sembako pada korban banjir bandang di Bima itu. Di antaranya, berisi minyak goreng, beras, biskuit dan teh.

“Bantuan paket sembako ini sepenuhnya untuk menunjang para pengungsi,” ucap Ibrahim.

Menurut dia, hingga Jumat (9/4) pukul 12.00 WITA, situasi di wilayah Kabupaten Bima pasca banjir bandang mulai terpantau kondusif. Bahkan, Bupati Bima Indah Damayanti Putri telah menggerakkan jajaran ASN lingkup Pemkab Bima bersama TNI/Polri untuk mulai bergotong royong membersihkan sisa kotoran lumpur dan jerami akibat banjir bandang yang menutupi areal pemukiman dan fasilitas umum di berbagai wilayah di wilayahnya.

“Memang air sempat naik di Madapangga tapi enggak seberapa. Intinya, situasi Bima secara umum mulai kondusif. Dan tadi pagi hingga siang, semua jajaran ASN dan TNI/Polri bersama-sama bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan jerami itu,” jelas Ibrahim.

Menyinggung soal dapur umum, ia menyebutkan sejumlah pihak mulai kalangan BUMN, Dinas Sosial hingga TNI sudah mendirikan dapur umum tersebut sehari setelah insiden banjir bandang yang melanda wilayah setempat .

Tanggap Darurat

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB Gede Putu Aryadi mengatakan, Gubernur Zulkieflimansyah telah menginstruksikan BPBD provinsi setempat, sejak bencana banjir bandang yang menerjang delapan kecamatan di Kabupaten Bima untuk turun melakukan koordinasi lintas sektor dan membentuk Tim Komando Tanggap Darurat.

Selain itu, status tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Bima ditetapkan selama sebulan, mulai 2 April – 1 Mei 2021 berdasarkan SK No.131 Tahun 2021.

BACA JUGA:

“Instruksi pak Gubernur sudah juga ditindak lanjuti BPBD Provinsi NTB dengan telah melakukan koordinasi lintas sektor dan membentuk tim komando tanggap darurat. Kemudian, bersama stakeholders terkait melakukan evakuasi dan penyelamatan korban serta melakukan kaji cepat,” jelas Gede.

Data BPBD Provinsi NTB per-Jumat (9/4) pukul 12.00 WITA menyebutkan, jumlah Kepala Keluarga terdampak banjir bandang di delapan kecamatan Kabupaten Bima mencapai 10.185 KK, meninggal dua orang. Sedangkan, jumlah jiwa terdampak sebanyak 29.182 jiwa yang tersebar di 47 desa di Kabupaten Bima.

(Tim)




Dorong Penggunaan Kompor Induksi, TP PKK NTB Gelar Lomba Pintar Memasak

Diikhtiarkan untuk mewujudkan visi misi NTB Asri dan Lestari, karena energi listrik merupakan energi yang ramah lingkungan

MATARAM.lombokjournal.com

Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB mendorong penggunaan kompor Induksi untuk kegiatan masak-memasak bagi masyarakat. Kompor induksi merupakan kompor yang menggunakan energi listrik sebagai sumber energi panasnya yang dikelola dan dikembangkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia.

Untuk itu, TP PKK NTB menggaungkan penggunaan kompor Induksi dengan menggelar lomba pintar memasak bagi seluruh perwakilan organisasi wanita dan TP PKK kabupaten kota se-NTB dengan tema “Perempuan sebagai Inspirator Penggerak di Era Electrifying Lifesstyle untuk Wujudkan NTB Asri dan Lestari” di halaman pendopo gubernur NTB, Jumat (09/03/21).

Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengatakan, menggunakan kompor yang nyaman dan murah adalah salah satu cara yang baik bagi masyarakat terutama ibu-ibu untuk menyuguhkan makan-makanan bergizi dan sehat bagi keluarga. Meminimalisir penggunaan energi-energi tersebut juga diikhtiarkan untuk mewujudkan visi misi NTB Asri dan Lestari. Karena energi listrik merupakan energi yang ramah lingkungan.

Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah bersama Ketua PIKK PLN NTB, Sri Lasiran

“Dulu kita masak menggunakan kayu, kemudian minyak dan beralih menggunakan LPJ atau gas. Penggunaan kayu dinilai akan merusak alam sementara minyak dan gas merupakan sumber energinya dari dalam bumi yang terbatas dan dengan jumlah polusi yang besar yang dapat merusak kesehatan,” ungkap Bunda Niken sapaan akrabnya saat membuka kegiatan lomba pintar memasak.

Menurut Bunda Niken, energi listrik merupakan energi yang bisa terus diperbaharui dan dikembangkan melalui energi matahari, air dan angin. Meski demikian, kehadiran teknologi ini belum cukup populer di tengah masyarakat NTB. Sehingga dengan adanya lomba memasak menggunakan kompor induksi ini dapat meningkatkan pemakaian kepada masyarakat secara luas.

“Saya melihat penggunaan kompor listrik ini di negara-negara maju sudah sangat familiar. Oleh karena itu, penggunaan kompor listrik terutama di kota-kota aka segera kita mulai,” tuturnya.

Selain itu, Bunda Niken berharap kepada Dinas Perindustrian NTB untuk dapat mengikuti jejak PLN yang telah berhasil membuat kompor induksi atau listrik. Sehingga diharapkan ke depannya, NTB juga mampu menciptakan teknologi inovasi kompor listrik untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan sumber energi panas yg cukup tinggi.

Kompor induksi

Ketua PIKK PLN NTB, Sri Lasiran menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini menjadikan kegiatan masyarakat lebih mudah dan praktis. Salah satunya adalah kegiatan memasak bagi ibu-ibu rumah tangga.

“Kini dengan perkembangan teknologi melalui pengembangan kompor induksi atau listrik ini. Kompor listrik sangat bermanfaat bagi kita semua, karena kegiatan memasak lebih mudah dan murah.

Dijelaskannya, kompor induksi ini tidak menghasilkan panas tetapi menginduksi peralatan masak yang digunakan. Jadi, yang akan menjadi panas ialah alat masaknya, bukan kompornya. Artinya, kompor induksi hanya bekerja dengan panci atau jika magnet menempel, maka panci atau alat masak tersebut kompatibel dengan kompor induksi.

Sehingga prinsip kerja yang demikian, membuat pemanasan dengan kompor induksi berlangsung lebih cepat.

Uniknya, saat panci atau alat masak tidak diletakkan di atas kompor induksi, maka kompor ini tidak akan menghasilkan panas. Jadi, kejadian kebakaran karena lupa mematikan api tidak akan terjadi karena akan mati secara otomatis.

“Tampilan kompor ini juga sangat elegan karena berbentuk datar dengan lapisan kaca dan beberapa zona memasak. Tapi ada juga model ekonomis, dengan ukuran mini dan hanya satu zona memasak,” jelasnya.

Dalam kegiatan lomba memasak menggunakan kompor induksi tersebut, turut diikuti oleh Persatuan Istri Bank Daerah (Isbanda) NTB, Persatuan Istri Bank Indonesia (Pipebi), Dinas Pariwisata NTB, Dinas Perindustrian serta TP PKK Kabupaten Lombok Timur, Kab Lombok Barat, Kota Mataram dan Lombok Utara. Sementara TP PKK kabupaten kota yang ada di pulau Sumbawa memeriahkannya melalui virtual.

Manikp

@kominfo




Rehabilitasi Kantor Harus Dipercepat, Ini Harapan BPKAD KLU

Pihak BPKAD Lombok  Utara berharap, agar rehabiitasi gedung utama segera dilakukan rehabilitasi agar tidak menyebabkan dokumen di BPKAD rusak

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) berharap rehabilitasi gedung (kantor) dapat dilakukan lebih cepat.

Desakan jajaran BPKAD itu bukan tanpa alasan. Sebab, cuaca yang tidak menentu menyebabkan kerawanan pada rusaknya berkas atau dokumen yang selama ini tersimpan di instansi kas daerah tersebut.

“Memang sempat kita khawatirkan dokumen basah, rusak dan sebagainya. Apalagi bagian atap juga ikut rusak akibat gempa,” kata Sekretaris BPKAD KLU, Adi Wibawa, S.Pt., Rabu (07/04/21).

Seperti kita ketahui, pascagempa 2018 silam, bangunan utama BPKAD KLU dinyatakan rusak sedang. Namun demikian, konstruksi atap bangunan utama cukup rawan.

Pihaknya khawatir, air hujan bisa merembes dan menyebabkan dokumen di BPKAD rusak.

Harapannya, banguna utama yang banyak menyimpan dokume itu bisa segera diperbaiki.

“Apalagi tamu Pak Kaban dari BPK, BPKP, DJPB dan instansi vertikal lain cukup banyak yang berhubungan dengan tugas BPKAD,” kata Adi Wibawa.

Ditemui secara terpisah, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kahar Rizal, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Alfian Zubair mengakui, anggaran perbaikan gedung BPKAD berada di Dinas PUPR.

Anggaran yang disiapkan untuk merenovasi sejumlah Rp 600 juta, dimana tender proyek sedang berproses di ULP – Sekretariat Daerah.

“Kita perkirakan pertengahan bulan April, renovasi kantor sudah bisa dilakukan,” kata Alfian.

Dari hasil asesmen (penilaian) tim ahli konstruksi, gedung BPKAD kata Alfian dinyatakan rusak ringan. Diakui bagian atap rawan kebocoran, sementara pada konstruksi utama tidak mengalami kerusakan.

Pada proses perbaikan bangunan, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPKAD dan pihak pelaksana kegiatan.

Belum diketahui, apakah gedung akan dikosongkan atau tidak jika mempertimbangkan gangguan selama pengerjaan.

Ast