Perempuan di Provinsi Nusa Tenggara Barat harus mengedepankan budaya literasi terlebih di tengah era milenial dan pandemi Covid-19 yang tengah berlangsungi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar Menulis Esai “Kiprah Kartini Perempuan Milenial” yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) NTB, Kamis (29/04/21).
“Bagaimana Kartini dari kecil rajin membaca buku dan menulis membuatnya kaya akan literasi, harus kita contoh,” jelas Bunda Niken.
Lebih jauh dijelaskan, budaya membaca dan menulis yang diwariskan oleh Kartini harus dibudayakan oleh perempuan itu sendiri, kepada anak, dan keluarganya.
Karena perempuan merupakan sekolah pertama di rumah. Maka terus belajar dan mengajar adalah hal yang harus dilakukan oleh seorang perempuan, tuturnya.
Dengan menulis, jelas Bunda PAUD Nasional itu, membantu mengungkapkan ide, gagasan, dan cita-citan setiap orang.
Dengan begitu juga, dapat membantu setiap orang khususnya perempuan menyalurkan kegelisahan di era milenial dan pandemi Covid-19 yang banyak bergejolak seperti saat ini.
“Kemampuan menulis adalah sesuatu yang amat berharga. Melalui menulis, kita dapat menyampaikan kegelisahan, inspirasi dan ide-ide kita,” jelasnya.
Ach. Fairuz Abadi, SH Kepala Bidang Kebudayaan Dikbud NTB yang juga menjadi pembicara pada kesempatan tersebut, menambahkan beberapa hal.
Di antaranya, kiprah dalam tema besar webinar “Kiprah Kartini Perempuan Milenial” dapat diartikan sebagai sebuah ikhtiar. Ikhtiar dimana perempuan terus berusaha untuk memberikan perannya.
“Perempuan selalu bisa beradaptasi pada setiap zamannya,” tegas Fairuz.
Mantan Kabid IKP Diskominfotik NTB tersebut menjelaskan, perempuan adalah mahluk yang paling bisa beradaptasi di setiap zaman.
Bahkan di zaman milenial dan pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, perannya tak perlu diragukan lagi. Baik di rumah, di tempat kerja, maupun di lingkungan masyarakat.
Orang-orang keturunan Indonesia banyak bermukim di luar negeri. Tapi ada beberapa negara yang jumlahnya cukup besar, dan sudah bermukim turun temurun. Di antaranya adalah negara-negara berikut:
Satu: Afrika Selatan
Di Afrika Selatan, ada satu daerah yang dinamakan Cape Malays.
Kalau kamu sebagai warga Indonesia suatu saat sempat mengujungi negara Afrika Selatan, jangan lupa menyempatkan mengunjungi wilyah ini.
Sebab di daerah ini akan menemui banyak keturunan bangsa Indonesia yang sudah menetap disana turun menurun.
Inilah suasana dan penghuni Cape Malays
Inilah masakan Indonesia di Cape Malays
Bagaimana cerita sehingga orang-orang keturunan Indonesia bisa menetap di Afrika Selatan? Tentu banyak cerita yang kita temui.
Tapi yang jelas, berdasarkan sejarah lama, orang-orang Indoensia itu dulu tiba di Afrika Selatan karena dipekerjakan oleh Belanda di perkebunan dan pabrik gula.
Kedua: Suriname (Dutch Guyana), Amerika Selatan
Sekitar 12 persen penduduk Suriname adalah keturunan Indonesia.
Keturunan Indonesia di Suriname
Orang-orang Indonesia, terutama keturunan suku Jawa, banyak dan sudah turun menurun menetap di Suriname. Mereka banyak yang berhasi, termasuk menduduki posisi jabatan publik.
Bahkan jaman Presiden Soeharto pernah menghadiahkan seperangkat gamelan Jawa di suatu komunitas di Suriname. Memang Sebagian memang masih kuat dengan budaya Jawa, tentu hasil asimilasi dengan budaya setempat, maka budaya Jawanya juga ada pengaruh budaya setempat, Termasuk dalam penggunaan Bahasa.
Memang, mereka masih menganggap bahwa nenek moyang mereka berasal dari Jawa. Dalam pergaulan sehari-hari banyak yang masih menggunakan bahasa Jawa, meski orang Jawa di Indonesia sendiri sering tidak mengerti apa yang mereka katakan.
Masakan Indonesia yang bisa diemui di Suriname
Penari Suriname Dalam Pembukaan Internasional Scholarship Fair 2018 di Brazil
Quora
Bupati Djohan: Membangun Daerah Tak Semudah Membalik Telapak Tangan
APBD yang dikerjakan saat ini, disusun pemerintah daerah sebelumnya, sehingga jika terdapat kekurangan mohon dimaklumi
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti Desa Sokong Tanjung (28/04/21).
“Saya masuk sebagai bupati ketika dihadapkan berbagai persoalan daerah. Antara lain, belum tuntasnya pembangunan RTG pasca gempa tahun 2018. Kurang lebih 75 ribu unit jumlah RTG, sekitar 18 ribu yang belum diselesaikan, sehingga dana RTG masih tertahan,” tutur bupati.
Terkait APBD, Djohan Sjamsu mengatakan bahwa anggaran daerah mengalami penurunan sebesar 300 miliar. Ditambah lagi dengan menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti dari pajak dan sebagainya, yang sebelumnya mencapai 250 miliar, saat ini tersisa 116 miliar saja.
Penyerahan bantuan untuk Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti dari Baznaz KLU oleh Bupati Djohan Sjamsu
“Masuk menjadi kepala daerah (lagi) dalam kondisi sulit, namun tuntutan masyarakat luar biasa, saya minta maaf dari awal inilah kondisi daerah kita. Belum lagi, semua fasilitas kantor baik Kantor Bupati, Kantor DPRD akan dibangun dengan prioritas APBD kita tahun depan, atau dengan meminjam dana negara,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Sokong merupakan kota kecamatan yang memerlukan akses infrastruktur jalan. Dalam hal ini, Bupati Djohan menyatakan, jika pulih kondisi daerah, agar dapat segera terealisasi. Selain itu pula, jalan lingkar rencananya akan dibangun pada masa periode 2021-2026.
“Semoga doa kita semua pada Bulan Ramadhan ini, daerah kita menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghafur. Sekaligus menjadi umat yang pandai bersyukur. Saya ingin mengayomi seluruh kepentingan masyarakat Lombok Utara, karena saya bukan kepala daerah golongan tertentu. Kepala Daerah Lombok Utara yang membangun daerah secara bersama,” imbuhnya.
Menyinggung pandemi Covid-19, bupati minta perhatian masyarakat berhati-hati dan waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Ketua Komis III DPRD Kabupaten Lombok Utara, Artadi SH yang sekaligus sebagai tuan rumah, menyatakan, warga Dusun Tuti menyampaikan rasa kangen kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, karena setelah pilkada, lama rasanya tidak berkunjung lagi ke Dusun Tuti, ungkapnya.
Dalam paparannya, Artadi, SH, berharap adanya jaminan lapangan pekerjaan yang memadai. Dan yang tak kalah penting juga adalah pemenuhan ketersediaan air bersih, pemenuhan pembangunan infrastruktur jalan, dan pemenuhan ketersediaan listrik serta penerangan jalan.
Selain dihadiri Ketua Komisi III DPRD KLU Artadi SH, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan, ini, hadir pula Asisten II Setda KLU Ir H Rusdi ST, Kadis Sosial Drs Faesol, Kepala BKD-PSDM M Najib MPd, Plt Direktur PDAM Firmansyah ST, Camat Tanjung Samsul Bahri MM dan jajaran Pemda lainnya bersama para Toga, Toma, serta jama’ah masjid setempat.
Safari Ramadhan diakhiri dengan penyerahan bantuan untuk Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti Desa Sokong dari Baznaz KLU oleh Bupati Lombok Utara.
wld
Wabup KLU Danny Karter Sambut Kunker Pangdam IX Udayana
Semoga ke depannya, TNI terus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terus bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk kepentingan bersama
Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST, ME, menyambut kunjungan kerja(kunker) Panglima Daerah Militer IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak MSc, dalam rangka melihat secara langsung pembangunan Pompa Air Hidram di Dusun Kebon Patu Desa Batu Rakit, Bayan (28/4/2021).
Hadir Pula Danrem 162/Wira Bakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani SSos MHan, Forkopimda KLU, Plt Camat Bayan Adnan MPd, Plt Kades Batu Rakit Agus Karyawanto beserta masyarakat setempat.
Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menyatakan masalah krisis air hampir melanda tiap daerah. Air menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Pompa Hidram untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di Desa Batu Rakit, sebetulnya sudah ada sejak lima tahun kemarin, namun tak dimodifikasi dan dikembangkan pemanfaatannya.
Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc
“Alhamdulillah, Pompa Air Hidram ini sudah aktif dua minggu, dengan prestasi(debit air) 20 liter per jam. Sejauh ini, tidak ada kendala. Selanjutnya demi mencukupi dan menambah pemanfaatan air, rencana akan ditambahkan satu pompa lagi dengan penambahan dua jalur,” urainya.
Pangdam mengajak untuk jangan berhenti bekerja, berupaya dan berdo’a. Semoga ke depannya, TNI terus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terus bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk kepentingan bersama.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wabup Danny menyatakan KLU sebagai daerah otonomi baru yang baru berusia 12 tahun berjalan, memiliki program besar dalam pembangunan. Salah satunya infrastruktur, guna percepatan kemajuan KLU.
Tentu dalam hal mewujudkan itu, membutuhkan sinergi semua pihak, terlebih TNI dan Polri.
“Saya menyampaikan terima kasih, atas bantuan Pompa Air Hidram dari TNI, karena pasti bermanfaat untuk masyarakat di Desa Batu Rakit. Semoga menjadi ladang amal ibadah kita, apalagi pada saat bulan suci Ramadhan ini,” tuturnya.
Sementara itu, Sekdes Batu Rakit Seniwati SPt menceritakan, sejak gempa tahun 2018 silam, sumber mata air tertimbun longsor, semenjak itu masyarakat mengalami krisis air bersih.
Bahkan irigasi yang semula dimanfaatkan oleh warga untuk pengairan sawah, tertimbun.
Adanya Pompa Hidram dari TNI dan Pemda, saat ini mengaliri 100 KK, namun jika melihat dari jumlah penduduk Desa Batu Rakit belum mencukupi.
Sekdes bersyukur dengan adanya Pompa Hidram serta berterima kasih kepada TNI, atas bantuan Pompa Hidram sehingga airnya bisa bermanfaat untuk masyarakat.
rar
Lebarkan Sayap, IKA Unram Gerbang Kertasusila Resmi Dikukuhkan di Surabaya
Jejaring IKA Unram yang terbentuk di sejumlah daerah diharapkan mampu bersinergi dan berkontribusi untuk masing-masing daerah di mana mereka berada
Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) terus melebarkan sayap jejaring alumni, salah satunya dengan membentuk IKA Unram wilayah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan (Gerbang Kertasusila) di Jawa Timur.
Pengukuhan dan pelantikan pengurus IKA Unram Gerbang Kertasusila dilaksanakan, Rabu (28/4/) sore di Swiss Bell Hotel, Tunjungan, Surabaya.
Kegiatan offline dihadiri Pengurus Pusat IKA Unram, Pengurus Wilayah IKA Unram Jatim, dan sejumlah perwakilan alumni Unram Lintas Angkatan dan Lintas Fakultas yang hadir dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.
Sekjen PP IKA Unram Cukup Wibowo melantik dan mengukuhkan kepengurusan IKA Unram Gerbang Kertasusila yang diketuai Manthut Suratman
Atas nama Ketum IKA Unram, Sekjen PP IKA Unram, Cukup Wibowo melantik dan mengukuhkan kepengurusan IKA Unram Gerbang Kertasusila yang diketuai Manthut Suratman, Sekretaris Peny Soeparno dan Bendahara Hermin Setyaningsih dengan SK. No 012/SK. PP IKA-UNRAM/2021.
Cukup mengatakan, terbentuknya IKA Unram Gerbang Kertasusila ini membuktikan solidaritas dan sinergitas antar alumni Unram semakin berjalan baik.
“Saya berharap, bukan saja menjadi kebanggaan pengurus IKA saja, tetapi kebanggaan seluruh alumni dan kebanggan almamater Unram,” ujar Cukup Wibowo yang didampingi Pengurus Pusat IKA, Salahuddin Hedon selama roadshow di Jawa Timur, ini.
Ia mengatakan, jejaring IKA Unram yang terbentuk di sejumlah daerah termasuk di Jatim, ini, juga diharapkan mampu bersinergi dan berkontribusi untuk masing-masing daerah di mana mereka berada.
“Misalnya, kopi Lombok bisa dipasarkan di Jatim melalui alumni yang berbisnis di bidangnya, sebaliknya produk Jatim bisa masuk ke NTB juga lewat sesama alumni. Ini contoh kecil saja yang bisa dikolaborasikan,” katanya.
Perkuat Potensi dan Platform Kewira-usahaan sesama Alumni
Dijumpai usai pelantikan, Ketua IKA Unram Daerah Gerbang Kertasusila, Manthut menyampaikan berbahagia dan bangga dengan terbentuknya IKA Unram di sejumlah Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Jatim ini.
“Tentu kebanggaan dan apresiasi ini kita berikan juga bagi almamater Universitas Mataram. Dan menunjukan bahwa alumni Unram juga tidak kalah dengan alumni perguruan tinggi di kota besar lainnya,” tutur Manthut.
Menurutnya, untuk program kerja IKA Unram Daerah Gerbang Kertasusila, tidak ingin menjadikan IKA Daerah Gerbang Kertasusila sekedar kelompok kangen-kangenan semata.
“IKA Gerbang Kertasusila akan didesain menjadi organisasi produktif yang memberdayakan potensi dan kapasitas anggotanya untuk saling membesarkan dalam berbagai aspek kehidupan,” papar pria yang memiliki unit produktif yang hendak dipakai membesarkan IKA Gerbang Kertasusila.
Manthut juga mengapresiasi program kerja PP IKA Unram yang intens bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan, pendidikan, dan juga ekonomi kerakyatan.
“Apa yang telah dilakukan oleh PP IKA Unram menjadi spirit bagi kami di daerah untuk berbuat lebih baik,” imbuhnya.
Manthut menambahkan, menjadi sebuah tantangan bahwa alumni Unram yang sudah menyebar dan berkarya di bidangnya masing-masing, bisa meluangkan waktu dan membangun sinergi antar alumni.
“Para alumni Unram punya kesibukan masing-masing, tetapi dengan wadah IKA Unram ini semua bisa saling berhubungan dan peluang sinergitas akan terus dikembangkan untuk membudayakan saling tolong menolong sesama alumni untuk hal-hal baik,” urainya.
Sementara itu Ketua Wilayah IKA Unram Jawa Timur, Dadang Hermawan menyampaikan apresiasi kepada para pengurus IKA Unram Pusat yang sudah melantik dan mengukuhkan Pengurus Daerah IKA Gerbang Kertasusila.
Dadang mengatakan, para alumni Unram tentu akan memberikan dedikasi terbaik untuk pembangunan daerah dan pembangunan nasional secara umum, melalui bidang masing-masing.
Ia mencontohkan, di sektor UKM – Bisnis bisa saja sesama anggota IKA Unram saling mensupport dengan skema usaha yang saling menguntungkan sekaligus memperluas pasar.
“Apalagi di masa pandemi ini ada peluang ekonomi yang bisa disinergikan untuk pasar lokal dan domestik yang dilakukan anggota IKA Jatim. Ke depan tentu IKA Unram bisa melakukan kolaborasi yang baik untuk mempromosikan bidang usaha yang digeluti,” kata pria yang menjadi Senior Executive Vice President Nusamed Healthcare.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan, diisi dengan buka puasa bersama di Hotel Swiss Bell Tunjungan, Surabaya, Jatim.
Turut hadir dlm acara pengukuhan jajaran sejumlah Alumni Unram Angkatan 1985 – 1990 yg sukses dibidang yang digeluti antara lain, Janty Dewi Setianingsih, Rachmat Fitriyanto, Murni, Supriyanto, Retno, Ifa, Yunan, Yuniar, H Dwi Puguh, Sri Jumhari.
Me
AHY-Bang Zul, Bukan Cuma Pertemuan Dua Sahabat
mas AHY juga sebagai teman diskusi dan bertukar pikiran terkait berbagai persoalan bangsa dan negara saat ini dan ke depan
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyebut silaturrahminya dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan pertemuan seorang sahabat lama.
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah
“Saya menegaskan, bahwa pertemuan saya dengan mas AHY selain sebagai seorang sahabat juga sebagai teman untuk saling berdiskusi dan bertukar pikiran terkait berbagai persoalan bangsa dan negara saat ini dan ke depannya,” kata Gubernur NTB saat menerima silaturrahmi Ketum DPP Partai Demokrat bersama para Ulama dan Tuan Guru se-NTB di Ball Room Islamic Center Mataram, Rabu (27/4) petang.
Gubernur NTB yang biasa disapa bang Zul ini juga mengaku sudah lama kenal dengan ayahanda AHY, Susilo Bambang Yudhoyono, jauh sebelum SBY menjadi Presiden. Bahkan setelah menjadi Presiden RI ke-6 pun dengan SBY semakin terajut dengan baik.
Dalam hematnya, para Ulama dan atau Tuan Guru di NTB bersama pemerintah daerah selalu bersinergi untuk membangun kebersamaan menuju cita-cita NTB Gemilang. Bagi Bang Zul, para Ulama atau Tuan Guru haruslah didudukkan pada tempat yang mulia.
“Peran ulama dan Tuan Guru sangat luar bisa. Tanpa Ulama atau Tuan Guru Indonesia tak akan bisa merdeka dan kita tidak mungkin hari ini menghirup udara segar di alam bebas. Selain itu nilai religiutas dan semangat nasionalisme, patriotisme itu harus dipertahankan dengan sebaik-baiknya, agar kita tetap memiliki jati diri sebagai anak bangsa yang menginginkan kemajuan,” terang Bang Zul.
Sementara itu Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan penilaian tersendiri terhadap Bang Zul. AHY menilainya, bukan hanya sukses di politik saja, namun sukses pula pada profesi-profesi sebelumnya.
“Kredibilitasnya tak lagi diragukan sejak mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi (PT) sampai dengan puncaknya seorang Doctor ekonomi industri. Bahkan pengalaman Bang Zul sangat bermanfaat didedikasikan dalam leadership yang efektif untuk kemajuan NTB. Dan Alhamdulillah, sejak terpilih sebagai Gubernur NTB banyak kemajuan dan perubahan yang dirasakan masyarakat. Kita doakan semoga Gubernur kita sehat walafiat untuk memimpin provinsi yang penuh dengan potensi dan dan keberagamannya,” kata AHY disambut aplaus tamu undangan.
AHY menyebut, kehadirannya di NTB khususnya di Pulau Seribu Masjid sudah yang ke-4 kalinya yang dimanfaatkannya untuk merajut hubungan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat, para Tuan Guru dan elemen masyarakat lainnya. Dan sebagai elemen bangsa untuk sama-sama berharap agar Indonesia semakin tumbuh sebagai negara yang semakin demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai hukum dan juga HAM.
Selain bersilaturrahmi dengan Gubernur NTB dan para Tuan Guru, AHY juga dikabarkan akan melakukan ziarah ke makam Tuan Guru Saleh Hambali, Bengkel, Labuapi, Lombok Barat.
her-Kominfotik
Dikunjungi Kapolda NTB, Kaling Petemon; Ini Pertama Dalam Sejarah
Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal S.I.K, Melakukan Safari Ramadhan, bersilaturrahmi ke masyarakat lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur Kota Mataram, Rabu (28/04/21).
Dalam kesempatan kunjungannya, Kapolda mengapresiasi sambutan masyarakat yang antusias, dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Begibung
Sebelumnya Jenderal Bintang dua itu, memperkenalkan profil diri dan keluarganya.
“Saya datang kesini dalam rangka silaturahmi, Saya mohon dukungan masyarakat untuk Sama-sama menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing. Masyarakat menjadi polisi bagi dirinya, keluarganya dan lingkungannya,” ujar Irjen Pol Muhammad Iqbal .
Kapolda juga menegaskan supaya masyarakat Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur untuk menjaga status wilayahnya sebagai zona hijau, sebagaimana laporan lurah.
Lurah Pagutan Timur, Irfan Syapindra dalam sambutannya mengatakan bahwa Kelurahan Pagutan Timur merupakan kawasan zona hijau Covid-19.
“Pagutan Timur ini masuk kawasan zona hijau, yang mana dua bulan terakhir tidak ada kasus positif Covid-19,” terang Syapindra.
Masyarakat Petemon antusias menyambut Kapolda NTB beserta rombongan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pak Kapolda NTB ke lingkungan Petemon ini. Ini adalah kali pertama Kapolda datang kesini, kami sangat tersanjung, dan sangat antusias menyambut kedatangan pak Kapolda.” ucap Kepala Lingkungan Haji Sejati.
Acara silaturahmi dirangkai dengan Sholat Isya, Sholat Tarawih dan Makan bersama begibung ala suku Sasak di antaranya ares, sate pusut dan lainnya.
Bupati Lombok Timur, H.M.Sukiman Azmy menerima kunjungan kerja Komisi Informasi Provinsi NTB di Ruang Rapat Bupati, Rabu (28/04/21).
Kunjungan kerja tersebut terkait memaksimalkan potensi Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur, yang terpilih mewakili Provinsi NTB dalam Lomba Desa Benderang Informasi tingkat Nasional.
Menurut Sukiman Azmy,Terpilihnya Desa Kumbang sebagai perwakilan NTB dalam Lomba Desa Benderang Informasi tingkat Nasional merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Lombok Timur.
Orang nomor satu di Bumi Patuh Karya ini berkomitmen, akan memaksimalkan pengembangan potensi Desa Kumbang agar bisa memenuhi kriteria pemenang lomba.
Pihaknya akan menerapkan upaya yang sama ketika mempersiapkan Kembang Kuning sebagai desa wisata beberapa waktu lalu. Desa Kembang Kuning berhasil meraih juara 1 lomba desa wisata tingkat Nasional tahun 2019 lalu.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari ikhtiar seluruh OPD terkait dalam memaksimalkan fasilitas hingga mencapai target sebagai desa wisata terbaik.
Untuk Mempersiapkan Desa Kumbang, Bupati menginstruksikan Kepala Dinas Kominfo dan persandian bersama Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Lombok Timur untuk membantu memfasilitasi pengembangan Desa Kumbang.
Ia juga berharap Dinas Kominfo Provinsi dapat membuat MoU dengan Pemerintah Daerah, untuk mempermudah dan meningkatkan kerja sama.
Menurut Sukiman, hal ini penting khususnya terkait keterbukaan informasi.
Ada peran perempuan yang sangat besar saat pandemi Covid-19 berlangsung.
Saat tatanan hidup normal baru mulai berlaku, dan semua hal mulai terpusat di rumah. Perempuan memiliki posisi strategis dalam memberikan proteksi, edukasi, dan menjadi penenang keadaan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar dalam rangka memperingati Hari Kartini Nasional dan Hari Bumi, Rabu (28/04/21).
Mengankat tema “Perempuan Berkarya di Tengah Pandemi”, webinar tersebut diselenggarakan oleh, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia, dan Pemerintah Provinsi NTB.
“Perempuan punya peran besar dalam pandemi Covid-19 ini, memproteksi, mengedukasi, dan menenangkan keadaan,” jelas Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub.
Menurut Wagub, peran perempuan sangat besar dalam melewati pandemi Covid-19 jika mau berkolaborasi dari mana Saja. Terutama dari rumah yang menjadi bagian terkecil masyarakat.
Perempuan dapat mengedukasi anggota keluarganya tentang penerapan 5M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.
Hal yang sangat simple, tapi diperlukan edukasi yang konsisten dan hal tersebut dapat dilakukan oleh perempuan.
Sementara itu narasumber yang lain, Ida Ayu Okta Suwati S, ST., M.Sc menjelaskan, perempuan menjadi mahluk yang paling mudah beradaptasi saat pandemi Covid-19.
“Sifat perempuan mudah beradaptasi dan fleksibel. Pandemi harus kita lewati dengan berani seperti kata Ibu Wagub. Kita tangguh tapi kita butuh moment untuk tangguh,” jelasnya.
Menurut Dosen Tehnik Sipil Universitas Mataram tersebut, keterampilan perempuan banyak yang lahir karena pandemi Covid-19.
Dari mulai membantu melewati masa krisis masker, para perempuan menjahit masler dari rumah masing-masing. Ditambah saat anak dan suami harus sekolah dan bekerja di rumah, para perempuan mendadak menjadi chef di rumah masing-masing.
“Di belakang kita melewati masa pandemi ini ada perempuan fleksibel dan mudah beradaptasi di baliknya,” kata Okta Suwati.
Pemerintah berupaya percepat progres pengembangan lima Destinasi Pariwisata Super Perioritas (DPSP) Indonesia, salah satunya adalah DPSP Mandalika.
Untuk mewujudkan hal itu, perlu diimplementasikan konsep pariwisata berkualitas. Mulai dari aksesibilitas dan konektivitas, amenitas, atraksi dan fasilitas tambahan.
Odo RM Manuhutu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementrerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investari Republik Indonesia mengatakan, pemerintah saatnya mempercepat pembangunan di DPSP Mandalika.
“Harapannya adalah kita semakin mempercepat pembangunan di Mandalika, mengingat WBSK akan dilaksanakan pada 12-14 November 2021. Jadi target kita sebelum tanggal tersebut sudah ada perkembangan yang lebih baik dan target maret tahun 2022 kita siap untuk MotoGP,” jelas Odo RM Manuhutu, dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Isu dan Tindak Lanjut Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Perioritas (DPSP) Mandalika secara virtual, Rabu (28/04/21).
Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi yang diwakili Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Prov NTB, Ir. Ahmadi menyampaikan beberapa sektor yang harus diselesaikan, salah satunya penuntasan tanah dan percepatan pemberian izin untuk quarry tanah timbunan.
“Hal ini dilakukan agar kegiatan prasarana jalan maupun bandara cepat terselesaikan. Selain itu kami telah membentuk tim terpadu pengendalian pelaksanaan kegiatan prasarana yang ada di KEK Mandalika,“ tutur Ahmadi saat memberikan pemaparan secara virtual di Ruang Karo AP Setda NTB.
NTB sebagai salah satu daerah dengan potensi kerawanan bencana yang tinggi, juga perlu melakukan simulasi emergency kebencanaan.
“Yang perlu kita lakukan secepatnya juga adalah masalah simulasi emergency kebencanaan yang ada di Kawasan KEK Mandalika,” pungkas Ahmadi.