Peringatan BMKG: Potensi Siklon Tropis Pada Bulan April-Mei

lombokjurnal.com

Adanya potensi siklon tropis dengan tingkat kejadian lebih tinggi yang biasa, terjadi pada bulan April, Mei, November dan Desember.

Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofika Miming Saepudin mengungkapkannya, saat Rapat Koordinasi Tim Intelijen Penanggulangan Bencana (TIPB) yang disiarkan secara daring, Kamis (29.04/21).

Menurutnya, kewaspadaan potensi siklon tropis di wilayah selatan Indonesia itu antara November-Mei.

Dijelaskan, sejak 2008 terdapat 11 siklon tropis yang sangat dekat dengan Indonesia, 10 siklon diantaranya telah dirilis oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta.

BACA JUGA:

Secara umum, kejadian siklon di dekat Indonesia terjadi antara April-Mei dan Nopember-Desember.

Siklon tropis Seroja yang terjadi di Nusa Teggara Timur (NTT) pada awal April lalu, merupakan yang terkuat kedua setelah siklon tropis Kenanga yang terjadi pada 12 Desember 2018 di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu.

Rr




10 Ribu Peserta Semarakkan Nuzulul Quran PBNW

lombokjournal.com

LOMBOK TIMUR:   Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) menggelar peringatan Nuzulul Quran yang dirangkai pembacaan Al-Qur’an sebanyak 10 ribu peserta se-Indonesia secara offline dan online pada Kamis (29/04/21).

Untuk kegiatan offline dipusatkan di halaman Masjid Jamik Mahad Darul Quran wal Hadits NW Anjani, dengan peserta terbatas dan melaksanakan prokes Covid-19.

Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko. PMK) Prof. Dr Muhajir Efendi via daring dan seorang guru hafiz Masjidil Haram dan Madrasah Assaulatiyah Makkah, Syaikh Ahmad Muhammad Yar.

Dalam sambutannya, Menko PMK menyampaikan rasa bahagia bisa hadir walaupun tidak secara langsung bersama para Tuan Guru para santri Pondok Pesantren Syekh Zainuddin Anjani dalam acara Nuzulul Quran.

“Berbahagia juga rasanya bisa bersilaturrahim dengan keluarga besar Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid, selaku Pahlawan Nasional dan Pendiri Organisasi Nahdlatul Wathan yang selalu bersama pemerintah dalam membangun negara dan bangsa,” ungkapnya.

Lanjutnya, tegaknya agama Islam di Nusantara adalah karena eksisnya pondok pesantren. Eksistensi pondok pesantren bermakna eksistensi agama Islam.

Kekuatan Pesantren telah terbukti merupakan poros tegaknya negara. Laskar Pesantren telah melahirkan kekuatan besar yang mampu mengusir penjajah.

“Dalam sejarah Indonesia perayaan heroik Hari Pahlawan tidak bisa dilepaskan dengan hari Santri Nasional. Kepahlawanan santri adalah nasionalisme terdepan dalam perjuangan bangsa Indonesia,”ucapnya.

Jika seluruh santri di Indonesia, kata Muhajir, mengingat tentang proklamasi kemerdekaan maka pasti di setiap ramadhan para santri akan merayakan hari lahir bangsa Indonesia karena pembacaan proklamasi kemerdekaan republik Indonesia oleh Soekarno dan Hatta terjadi pada tanggal 9 Ramadhan 1364 hijriah.

“Mari kita bersama-sama berdoa di bulan Romadhon ini, bulan turunnya Alquran, bulan kemerdekaan bangsa kita, semoga negara Indonesia aman tenteram, terhindar dari marabahaya dan wabah COVID-19 segera berlalu,”ajaknya..

Ia juga berpesan khusus kepada seluruh santri dan para pengasuh untuk senantiasa menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang majemuk, menghargai perbedaan dan selalu bersikap tasamuh yakni menghormati ragam kepercayaan dan menghargai kekayaan pendapat.

“Hanya dengan persatuan dan kesatuan lah kita bisa membangun bangsa ini dengan sebaik-baiknya,” ingatnya.

BACA JUGA:

“Saya berbangga hati karena organisasi NW telah berkiprah lama menjadi Mitra pemerintah membangun negara di bidang pendidikan sosial dan dakwah. Madrasah dan sekolah NW sudah ada hampir di seluruh provinsi di Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNW Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH M Zainuddin Atasni, menyampaikan ucapakan terima kasih kepada Menko. PMK yang bersedia menghadiri acara pembacaan Al-Quran oleh 10 ribu peserta dari seluruh Indonesia via zoom, dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani dan daring.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menko PMK Muhajir Efendi yang bersedia mengahadiri acara kami kendati via daring, karena masih dalam pandemi Covid-19,” ucapnya.

Syaikhuna panggilan akrabnya, juga berharap kepada pemerintaah agar terus memberikaan perhatian kepada pondok pesantren dan madrasah, karena menurutnya, para ulama dan santri menjadi garda terdepan dalam merebut kemerdekaan RI.

“Bahkan setelah kemerdekaanpun pondok pesantren dan santrinya terus merawat keutuhan persatuan bangsa di dalam negara yang majmuk ini,” tandasnya.

Me (*)




Pemprov NTB Minta SSJ Perbanyak Konten Lokal

Berharap semua SSJ di daerah memiliki moral dan itikad baik, membangun NTB Gemilang dengan cara-cara yang baik

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M., meminta agar sistem stasiun jaringan (SSJ) di daerah, memperbanyak siaran dan konten lokal, untuk mengangkat citra dan budaya di Provinsi NTB.

“Karena dalam UU Penyiaran sudah diamanatkan bahwa kewajiban lembaga penyiaran memenuhi 10 persen waktu siaran untuk konten lokal,” kata Bang Najam sapaan akrab Kadis Kominfotik NTB.

Ia jadi narasumber pada Evaluasi Program Siaran dari sistem SIMP3 Kemenkominfo RI terkait jasa penyiaran televisi swasta atas nama PT. Media Televisi Mataram (Metro TV NTB), yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB, Kamis (29/04/21) di Hotel Aston In Kota Mataram.

Kegiatan evaluasi siaran SSJ ini, bertujuan mengevaluasi program siaran terkait perpanjangan izin penyelenggaraan penyiaran.

Mantan Karo Humas Pemrov. NTB ini,  berharap semua SSJ di daerah memiliki moral dan itikad baik, membangun NTB Gemilang dengan cara-cara yang baik.

“Membantu Pemprov NTB dalam menyiarkan program NTB Gemilang,” harap Najam.

Salah satu caranya adalah mengangkat dan mempublikasikan hasil pembangunan daerah berupa konten-konten lokal daerah.

Untuk itu sinergi dan kebersamaan serta kepedulian SSJ membangun NTB Gemilang mesti sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

Diingatkannya bahwa, untuk membangun sebuah daerah harus mengangkat hal-hal baik dari daerah.

“Apalagi Metro TV ini, paling jernih tangkapan siarannya di sekitar Mataram,” pujinya.

Artinya output yang bagus dari tangkapan di media televisi ini, harus memacu Metro TV di daerah melahirkan kontribusi yang besar untuk NTB.

Sejalan dengan perkembangan siaran televisi Dinas Kominfotik juga mendorong agar SSJ mampu mengikuti perkembangan zaman, berproses dari siaran Televisi analog ke televisi digital.

Selain itu, Bang Najm menghimbau Metro TV, memiliki kepedulian untuk membangun literasi secara offline. Turun bersama Pemda ke daerah pelosok, untuk melihat perspektif NTB dari dekat.

“Sehingga keadaan tersebut, dapat ditayang secara online melalui siaran TV,” tutup Bang Najam

BACA JUGA:

Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTB Sirajudin, SH mengatakan, amanat UU penyiaran harus dipenuhi. Yaitu ruang untuk konten lokal harus sebesar 10 persen.

“Untuk mempublikasikan kearifan lokal daerah,” tegas pria asli Dompu ini.

Ia menghimbau Pemda, agar yang berkaitan dengan penyiaran konten lokal, harus memilik legalitas standing.

“Menegaskan kepastian hukum di daerah, agar ada Perda yang mengatur tentang konten lokal untuk tv nasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KPID Provinsi NTB Yusron Saudi, ST., M.Pd menjelaskan, evaluasi yang dilakukan kepada Metro TV ini dilakukan 1 kali dalam sepuluh tahun.

“Bagaimana kehadiran dan perjalanan Metro TV di NTB selama ini, KPID selalu koordinasikan terkait isi dan konten siarannya,” kata Yusron.

Ia juga mendorong TV di daerah mencerdaskan masyarakat, dengan menayangkan informasi dan siaran yang dan cerdas.

Dalam evaluasi SSJ tersebut, para komisioner KPID NTB menyoroti masih minimnya siaran lokal.

“Dari paparan Metro TV, seharusnya memberikan laporan berapa persen konten lokal yang sudah disiarkan,” kata Sahdan salah satu komisioner KPID.

Dari 12 SSJ di NTB, hanya 1 jam siaran lokal itupun berita. Harusnya durasi waktunya 2,1 jam.

“Sistem yang melaporkan ini, bukan kami yg nilai,” ucapnya.

Bahkan menurut Komisioner KPID yang lain, Arwan Syahroni, penayangan konten lokal disiarkan pada jam “Tahajud” atau tengah malam. Termasuk siaran acara yang berulang.

“Ini sebagian catatan kami. Ingat, kewajiban menayangkan konten lokal bukan meminta, tapi ini kewajiban SSJ,”tuturnya.

Jadi, harapannya ke depan siaran TV lokal di daerah juga dapat menggali potensi lain di NTB, seperti aspek religi, ketokohan, kiprah dan kearifan lokal lain.

Agar kekayaan potensi NTB terpublikasi hingga tingkat Nasional bahkan Internasional.

Menanggapi hal tersebut, Sekarressia Phatria Zhahara dari perwakilan Metro TV, menyampaikan, akan memperbaiki siaran untuk konten lokal di NTB.

Merajut sinergi dan kebersamaan untuk membangun daerah melalui penayangan budaya dan kearifan lokal daerah.

“Kami berkomitmen, mewujudkan siaran sehat dan menerapkan amanat UU Penyiaran,” tutupnya.

edy

@diskominfotik_ntb




Bupati Djohan Serahkan Paket Ramadhan Islamic Relief di Desa Gumantar

KAYANGAN.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH menyerahkan bantuan paket Ramadhan dari Islamic Relief Word Wide kepada penerima bantuan warga yang ada di Desa Gumantar (29/04/21).

Penyerahan bantuan dari Islamic Relief Word Wide untuk 1000 orang masyarakat KLU. Berupa Paket Ramadhan, berisi satu tas beras 10 Kg, telur, minyak, dan gula.

Bupati bersama penerima bantuan

1000 orang penerima ini tersebar pada lima kecamatan yang ada di Lombok Utara, termasuk Desa Gumantar.

Di Desa Gumantar, jumlah penerima bantuan paket Ramadhan dari Islamic Relief Word Wide sebanyak 70 orang.

Menurut Bupati Djohan, Islamic Relief sudah sering  memberikan bantuan, khususnya untuk masyarakat KLU. Sebagaimana diketahui, jumlah kaum miskin di Lombok Utara kini berkisar 26,9 persen. Dulu sekitar 43,20 persen saat baru mekar dari Lombok Barat.

“Harapan tyang (saya), semoga dengan adanya paket Ramadhan dari Islamic Relief ini bisa digunakan untuk berbuka dan sahuran puasa. Berbagi, meringankan beban sesama pada Bulan Ramadhan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Gumi Tioq Tata Tunaq ini, menyampaikan terkait vaksin Covid-19. Masyarakat akan disuntik supaya kebal ketahanan tubuhnya, dan salah satu cara kita mencegah sekarang dengan menggunakan masker.

“Itulah sebabnya pemerintah meminta kita menggunakan masker. Kita juga harus sering cuci tangan dan jaga jarak, ini wabah ada di seluruh dunia yang terakhir kena adalah India dengan jumlah sekitar 10 ribu dalam sehari orang positif Covid-19. Oleh Karena itu, mari kita jaga diri, jaga keluarga, dan jaga masyarakat. Mari patuhi prokes. Ini pesan saya ke seluruh masyarakat,”  pesan bupati.

Koordinator Area NTB Islamic Relief Word Wide Lilik Triyanto menyampaikan, Islamic Relief Word Wide merupakan lembaga yang bergerak pada aspek kemanusiaan.

BACA JUGA:

“Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan dana dari lembaga donor sehingga ini kali ketiganya Islamic Relief membagikan bantuan Sembako di KLU. Tahun ini dengan total 1040 paket yang tersebar pada 5 kecamatan di KLU. Bersyukur mendapatkan kepercayaan untuk mendistribusikan paket Ramadhan yang ditujukan untuk membantu kebutuhan pokok untuk kebutuhan puasa,” uarnya.

Rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19. Diakhiri pemberian bantuan Paket Ramadhan secara simbolis dari bupati kepada warga penerima bantuan.

Hadir pada kesempatan tersebut di antaranya Kepala Dinas Sosial PPPA Drs Faesol, Plt Camat Kayangan Negasip SSos, Kades Gumantar Japarti, pihak Manajemen Islamic Relief Word Wide NTB serta penerima bantuan.

sap




Bunda Niken: Perempuan NTB Harus Kedepankan Budaya Literasi

MATARAM.lombokjournal.com

Perempuan di Provinsi Nusa Tenggara Barat harus mengedepankan budaya literasi terlebih di tengah era milenial dan pandemi Covid-19 yang tengah berlangsungi.

Sebagaimana dicontohkan Raden Adjeng Kartini ratusan tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar Menulis Esai “Kiprah Kartini Perempuan Milenial” yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) NTB, Kamis (29/04/21).

“Bagaimana Kartini dari kecil rajin membaca buku dan menulis membuatnya kaya akan literasi, harus kita contoh,” jelas Bunda Niken.

Lebih jauh dijelaskan, budaya membaca dan menulis yang diwariskan oleh Kartini harus dibudayakan oleh perempuan itu sendiri, kepada anak, dan keluarganya.

Karena perempuan merupakan sekolah pertama di rumah. Maka terus belajar dan mengajar adalah hal yang harus dilakukan oleh seorang perempuan, tuturnya.

Dengan menulis, jelas Bunda PAUD Nasional itu, membantu mengungkapkan ide, gagasan, dan cita-citan setiap orang.

Dengan begitu juga, dapat membantu setiap orang khususnya perempuan menyalurkan kegelisahan di era milenial dan pandemi Covid-19 yang banyak bergejolak seperti saat ini.

“Kemampuan menulis adalah sesuatu yang amat berharga. Melalui menulis, kita dapat menyampaikan kegelisahan, inspirasi dan ide-ide kita,” jelasnya.

Ach. Fairuz Abadi, SH Kepala Bidang Kebudayaan Dikbud NTB yang juga menjadi pembicara pada kesempatan tersebut, menambahkan beberapa hal.

Di antaranya, kiprah dalam tema besar webinar “Kiprah Kartini Perempuan Milenial” dapat diartikan sebagai sebuah ikhtiar. Ikhtiar dimana perempuan terus berusaha untuk memberikan perannya.

BACA JUGA:

“Perempuan selalu bisa beradaptasi pada setiap zamannya,” tegas Fairuz.

Mantan Kabid IKP Diskominfotik NTB tersebut menjelaskan, perempuan adalah mahluk yang paling bisa beradaptasi di setiap zaman.

Bahkan di zaman milenial dan pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, perannya tak perlu diragukan lagi. Baik di rumah, di tempat kerja, maupun di lingkungan masyarakat.

Novita




Negara yang Sebagian Warganya Keturunan Indonesia

lombokjournal.com

Orang-orang keturunan Indonesia banyak bermukim di luar negeri. Tapi ada beberapa negara yang jumlahnya cukup besar, dan sudah bermukim turun temurun. Di antaranya adalah negara-negara berikut:

Satu: Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, ada satu daerah yang dinamakan  Cape Malays.

Kalau kamu sebagai warga Indonesia suatu saat sempat mengujungi negara Afrika Selatan, jangan lupa menyempatkan mengunjungi wilyah ini.

Sebab di daerah ini akan menemui banyak keturunan bangsa Indonesia yang sudah menetap disana turun menurun.

Inilah suasana dan penghuni Cape Malays

Inilah masakan Indonesia di Cape Malays

Bagaimana cerita sehingga orang-orang  keturunan Indonesia bisa menetap di Afrika Selatan? Tentu banyak cerita yang kita temui.

Tapi yang jelas, berdasarkan sejarah lama, orang-orang Indoensia itu dulu tiba di Afrika Selatan karena dipekerjakan oleh Belanda di perkebunan dan pabrik gula.

 

Kedua: Suriname (Dutch Guyana), Amerika Selatan

Sekitar 12 persen penduduk Suriname adalah keturunan Indonesia.

Keturunan Indonesia di Suriname

Orang-orang Indonesia, terutama keturunan suku Jawa, banyak dan sudah turun menurun menetap di Suriname. Mereka banyak yang berhasi, termasuk menduduki posisi jabatan publik.

Bahkan jaman Presiden Soeharto pernah menghadiahkan seperangkat gamelan Jawa di suatu komunitas di Suriname. Memang Sebagian memang masih kuat dengan budaya Jawa, tentu hasil asimilasi dengan budaya setempat, maka budaya Jawanya juga ada pengaruh budaya setempat, Termasuk dalam penggunaan Bahasa.

Memang, mereka masih menganggap bahwa nenek moyang mereka berasal dari Jawa. Dalam pergaulan sehari-hari banyak yang masih menggunakan bahasa Jawa, meski orang Jawa di Indonesia sendiri sering tidak mengerti apa yang mereka katakan.

Masakan Indonesia yang bisa diemui di Suriname

Penari Suriname Dalam Pembukaan Internasional Scholarship Fair 2018 di Brazil

 

 

 

 

 

Quora




Bupati Djohan: Membangun Daerah Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

APBD yang dikerjakan saat ini, disusun pemerintah daerah sebelumnya, sehingga jika terdapat kekurangan mohon dimaklumi

TANJUNG.lombokjournal.com —

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti Desa Sokong Tanjung (28/04/21).

“Saya masuk sebagai bupati ketika dihadapkan berbagai persoalan daerah. Antara lain, belum tuntasnya pembangunan RTG pasca gempa tahun 2018. Kurang lebih 75 ribu unit jumlah RTG, sekitar 18 ribu yang belum diselesaikan, sehingga dana RTG masih tertahan,” tutur bupati.

Terkait APBD, Djohan Sjamsu mengatakan bahwa anggaran daerah mengalami penurunan sebesar 300 miliar. Ditambah lagi dengan menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti dari pajak dan sebagainya, yang sebelumnya mencapai 250 miliar, saat ini tersisa 116 miliar saja.

Penyerahan bantuan untuk Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti dari Baznaz KLU oleh Bupati Djohan Sjamsu

“Masuk menjadi kepala daerah (lagi) dalam kondisi sulit, namun tuntutan masyarakat luar biasa, saya minta maaf dari awal inilah kondisi daerah kita. Belum lagi, semua fasilitas kantor baik Kantor Bupati, Kantor DPRD akan dibangun dengan prioritas APBD kita tahun depan, atau dengan meminjam dana negara,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Sokong merupakan kota kecamatan yang memerlukan akses infrastruktur jalan. Dalam hal ini, Bupati Djohan menyatakan, jika pulih kondisi daerah, agar dapat segera terealisasi. Selain itu pula, jalan lingkar rencananya akan dibangun pada masa periode 2021-2026.

“Semoga doa kita semua pada Bulan Ramadhan ini, daerah kita menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghafur. Sekaligus menjadi umat yang pandai bersyukur. Saya ingin mengayomi seluruh kepentingan masyarakat Lombok Utara, karena saya bukan kepala daerah golongan tertentu. Kepala Daerah Lombok Utara yang membangun daerah secara bersama,” imbuhnya.

Menyinggung pandemi Covid-19, bupati minta perhatian masyarakat berhati-hati dan waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca JugaWagub KLU Danny Karter Sambut Kunker Pangdam IX Udayana

Ketua Komis III DPRD Kabupaten Lombok Utara, Artadi SH yang sekaligus sebagai tuan rumah, menyatakan, warga Dusun Tuti menyampaikan rasa kangen kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, karena setelah pilkada, lama rasanya tidak berkunjung lagi ke Dusun Tuti, ungkapnya.

Dalam paparannya, Artadi, SH, berharap adanya jaminan lapangan pekerjaan yang memadai. Dan yang tak kalah penting juga adalah pemenuhan ketersediaan air bersih, pemenuhan pembangunan infrastruktur jalan, dan pemenuhan ketersediaan listrik serta penerangan jalan.

Selain dihadiri Ketua Komisi III DPRD KLU Artadi SH, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan, ini, hadir pula Asisten II Setda KLU Ir H Rusdi ST, Kadis Sosial Drs Faesol, Kepala BKD-PSDM M Najib MPd, Plt Direktur PDAM Firmansyah ST, Camat Tanjung Samsul Bahri MM dan jajaran Pemda lainnya bersama para Toga, Toma, serta jama’ah masjid setempat.

Safari Ramadhan diakhiri dengan penyerahan bantuan untuk Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti Desa Sokong dari Baznaz KLU oleh Bupati Lombok Utara.

wld




Wabup KLU Danny Karter Sambut Kunker Pangdam IX Udayana

Semoga ke depannya, TNI terus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terus bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk kepentingan bersama

BAYAN.lombokjournal.com

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST, ME, menyambut kunjungan kerja(kunker) Panglima Daerah Militer IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak MSc, dalam rangka melihat secara langsung pembangunan Pompa Air Hidram di Dusun Kebon Patu Desa Batu Rakit, Bayan (28/4/2021).

Hadir Pula Danrem 162/Wira Bakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani SSos MHan, Forkopimda KLU, Plt Camat Bayan Adnan MPd, Plt Kades Batu Rakit Agus Karyawanto beserta masyarakat setempat.

Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menyatakan masalah krisis air hampir melanda tiap daerah. Air menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Pompa Hidram untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di Desa Batu Rakit, sebetulnya sudah ada sejak lima tahun kemarin, namun tak dimodifikasi dan dikembangkan pemanfaatannya.

Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc

“Alhamdulillah, Pompa Air Hidram ini sudah aktif dua minggu, dengan prestasi(debit air) 20 liter per jam. Sejauh ini, tidak ada kendala. Selanjutnya demi mencukupi dan menambah pemanfaatan air, rencana akan ditambahkan satu pompa lagi dengan penambahan dua jalur,” urainya.

Pangdam mengajak untuk jangan berhenti bekerja, berupaya dan berdo’a. Semoga ke depannya, TNI terus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terus bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk kepentingan bersama.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wabup Danny menyatakan KLU sebagai daerah otonomi baru yang baru berusia 12 tahun berjalan, memiliki program besar dalam pembangunan. Salah satunya infrastruktur, guna percepatan kemajuan KLU.

Tentu dalam hal mewujudkan itu, membutuhkan sinergi semua pihak, terlebih TNI dan Polri.

“Saya menyampaikan terima kasih, atas bantuan Pompa Air Hidram dari TNI, karena pasti bermanfaat untuk masyarakat di Desa Batu Rakit. Semoga menjadi ladang amal ibadah kita, apalagi pada saat bulan suci Ramadhan ini,” tuturnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, Sekdes Batu Rakit Seniwati SPt menceritakan, sejak gempa tahun 2018 silam, sumber mata air tertimbun longsor, semenjak itu masyarakat mengalami krisis air bersih.

Bahkan irigasi yang semula dimanfaatkan oleh warga untuk pengairan sawah, tertimbun.

Adanya Pompa Hidram dari TNI dan Pemda, saat ini mengaliri 100 KK, namun jika melihat dari jumlah penduduk Desa Batu Rakit belum mencukupi.

Sekdes bersyukur dengan adanya Pompa Hidram serta berterima kasih kepada TNI, atas bantuan Pompa Hidram sehingga airnya bisa bermanfaat untuk masyarakat.

rar




Lebarkan Sayap, IKA Unram Gerbang Kertasusila Resmi Dikukuhkan di Surabaya

Jejaring IKA Unram yang terbentuk di sejumlah daerah diharapkan mampu bersinergi dan berkontribusi untuk masing-masing daerah di mana mereka berada

SURABAYA.lombokjournal.com

Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) terus melebarkan sayap jejaring alumni, salah satunya dengan membentuk IKA Unram wilayah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan (Gerbang Kertasusila) di Jawa Timur.

Pengukuhan dan pelantikan pengurus IKA Unram Gerbang Kertasusila dilaksanakan, Rabu (28/4/) sore di Swiss Bell Hotel, Tunjungan, Surabaya.

Kegiatan offline dihadiri Pengurus Pusat IKA Unram, Pengurus Wilayah IKA Unram Jatim, dan sejumlah perwakilan alumni Unram Lintas Angkatan dan Lintas Fakultas yang hadir dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Sekjen PP IKA Unram Cukup Wibowo melantik dan mengukuhkan kepengurusan IKA Unram Gerbang Kertasusila yang diketuai Manthut Suratman

Atas nama Ketum IKA Unram, Sekjen PP IKA Unram, Cukup Wibowo melantik dan mengukuhkan kepengurusan IKA Unram Gerbang Kertasusila yang diketuai Manthut Suratman, Sekretaris Peny Soeparno dan Bendahara Hermin Setyaningsih dengan SK. No 012/SK. PP IKA-UNRAM/2021.

Cukup mengatakan, terbentuknya IKA Unram Gerbang Kertasusila ini membuktikan solidaritas dan sinergitas antar alumni Unram semakin berjalan baik.

“Saya berharap, bukan saja menjadi kebanggaan pengurus IKA saja, tetapi kebanggaan seluruh alumni dan kebanggan almamater Unram,” ujar Cukup Wibowo yang didampingi Pengurus Pusat IKA, Salahuddin Hedon selama roadshow di Jawa Timur, ini.

Ia mengatakan, jejaring IKA Unram yang terbentuk di sejumlah daerah termasuk di Jatim, ini, juga diharapkan mampu bersinergi dan berkontribusi untuk masing-masing daerah di mana mereka berada.

Dicontohkan, di sektor ekonomi kerakyatan, sudah cukup banyak alumni Unram yang mendorong koneksi pasar produk UMKM antar daerah.

“Misalnya, kopi Lombok bisa dipasarkan di Jatim melalui alumni yang berbisnis di bidangnya, sebaliknya produk Jatim bisa masuk ke NTB juga lewat sesama alumni. Ini contoh kecil saja yang bisa dikolaborasikan,” katanya.

BACA JUGA:

Perkuat Potensi dan Platform Kewira-usahaan sesama Alumni

Dijumpai usai pelantikan, Ketua IKA Unram Daerah Gerbang Kertasusila, Manthut menyampaikan berbahagia dan bangga dengan terbentuknya IKA Unram di sejumlah Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Jatim ini.

“Tentu kebanggaan dan apresiasi ini kita berikan juga bagi almamater Universitas Mataram. Dan menunjukan bahwa alumni Unram juga tidak kalah dengan alumni perguruan tinggi di kota besar lainnya,” tutur Manthut.

Menurutnya, untuk program kerja IKA Unram Daerah Gerbang Kertasusila, tidak ingin menjadikan IKA Daerah Gerbang Kertasusila sekedar kelompok kangen-kangenan semata.

“IKA Gerbang Kertasusila akan didesain menjadi organisasi produktif yang memberdayakan potensi dan kapasitas anggotanya untuk saling membesarkan dalam berbagai aspek kehidupan,” papar pria yang memiliki unit produktif yang hendak dipakai membesarkan IKA Gerbang Kertasusila.

Manthut juga mengapresiasi program kerja PP IKA Unram yang intens bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan, pendidikan, dan juga ekonomi kerakyatan.

“Apa yang telah dilakukan oleh PP IKA Unram menjadi spirit bagi kami di daerah untuk berbuat lebih baik,” imbuhnya.

Manthut menambahkan, menjadi sebuah tantangan bahwa alumni Unram yang sudah menyebar dan berkarya di bidangnya masing-masing, bisa meluangkan waktu dan membangun sinergi antar alumni.

“Para alumni Unram punya kesibukan masing-masing, tetapi dengan wadah IKA Unram ini semua bisa saling berhubungan dan peluang sinergitas akan terus dikembangkan untuk membudayakan saling tolong menolong sesama alumni untuk hal-hal baik,” urainya.

Sementara itu Ketua Wilayah IKA Unram Jawa Timur, Dadang Hermawan menyampaikan apresiasi kepada para pengurus IKA Unram Pusat yang sudah melantik dan mengukuhkan Pengurus Daerah IKA Gerbang Kertasusila.

Dadang mengatakan, para alumni Unram tentu akan memberikan dedikasi terbaik untuk pembangunan daerah dan pembangunan nasional secara umum, melalui bidang masing-masing.

Ia mencontohkan, di sektor UKM – Bisnis bisa saja sesama anggota IKA Unram saling mensupport dengan skema usaha yang saling menguntungkan sekaligus memperluas pasar.

“Apalagi di masa pandemi ini ada peluang ekonomi yang bisa disinergikan untuk pasar lokal dan domestik yang dilakukan anggota IKA Jatim. Ke depan tentu IKA Unram bisa melakukan kolaborasi yang baik untuk mempromosikan bidang usaha yang digeluti,” kata pria yang menjadi Senior Executive Vice President Nusamed Healthcare.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan, diisi dengan buka puasa bersama di Hotel Swiss Bell Tunjungan, Surabaya, Jatim.

Turut hadir dlm acara pengukuhan jajaran sejumlah Alumni Unram Angkatan 1985 – 1990 yg sukses dibidang yang digeluti antara lain, Janty Dewi Setianingsih, Rachmat Fitriyanto, Murni, Supriyanto, Retno, Ifa, Yunan, Yuniar, H Dwi Puguh, Sri Jumhari.

Me




AHY-Bang Zul, Bukan Cuma Pertemuan Dua Sahabat

mas AHY juga sebagai teman diskusi dan bertukar pikiran terkait berbagai persoalan bangsa dan negara saat ini dan ke depan

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyebut silaturrahminya dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan pertemuan seorang sahabat lama.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah

“Saya menegaskan, bahwa pertemuan saya dengan mas AHY selain sebagai seorang sahabat juga sebagai teman untuk saling berdiskusi dan bertukar pikiran terkait berbagai persoalan bangsa dan negara saat ini dan ke depannya,” kata Gubernur NTB saat menerima silaturrahmi Ketum DPP Partai Demokrat bersama para Ulama dan Tuan Guru se-NTB di Ball Room Islamic Center Mataram, Rabu (27/4) petang.

Gubernur NTB yang biasa disapa bang Zul ini juga mengaku sudah lama kenal dengan ayahanda AHY, Susilo Bambang Yudhoyono, jauh sebelum SBY menjadi Presiden. Bahkan setelah menjadi Presiden RI ke-6 pun dengan SBY semakin terajut dengan baik.

Dalam hematnya, para Ulama dan atau Tuan Guru di NTB bersama pemerintah daerah selalu bersinergi untuk membangun kebersamaan menuju cita-cita NTB Gemilang. Bagi Bang Zul, para Ulama atau Tuan Guru haruslah didudukkan pada tempat yang mulia.

“Peran ulama dan Tuan Guru sangat luar bisa. Tanpa Ulama atau Tuan Guru Indonesia tak akan bisa merdeka dan kita tidak mungkin hari ini menghirup udara segar di alam bebas. Selain itu nilai religiutas dan semangat nasionalisme, patriotisme itu harus dipertahankan dengan sebaik-baiknya, agar kita tetap memiliki jati diri sebagai anak bangsa yang menginginkan kemajuan,” terang Bang Zul.

BACA JUGAPemerintah Percepat Pembangunan di Mandalika

Sementara itu Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan penilaian tersendiri terhadap Bang Zul. AHY menilainya, bukan hanya sukses di politik saja, namun sukses pula pada profesi-profesi sebelumnya.

“Kredibilitasnya tak lagi diragukan sejak mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi (PT) sampai dengan puncaknya seorang Doctor ekonomi industri. Bahkan pengalaman Bang Zul sangat bermanfaat didedikasikan dalam leadership yang efektif untuk kemajuan NTB. Dan Alhamdulillah, sejak terpilih sebagai Gubernur NTB banyak kemajuan dan perubahan yang dirasakan masyarakat. Kita doakan semoga Gubernur kita sehat walafiat untuk memimpin provinsi yang penuh dengan potensi dan dan keberagamannya,” kata AHY disambut aplaus tamu undangan.

AHY menyebut, kehadirannya di NTB khususnya di Pulau Seribu Masjid sudah yang ke-4 kalinya yang dimanfaatkannya untuk merajut hubungan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat, para Tuan Guru dan elemen masyarakat lainnya. Dan sebagai elemen bangsa untuk sama-sama berharap agar Indonesia semakin tumbuh sebagai negara yang semakin demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai hukum dan juga HAM.

Selain bersilaturrahmi dengan Gubernur NTB dan para Tuan Guru, AHY juga dikabarkan akan melakukan ziarah ke makam Tuan Guru Saleh Hambali, Bengkel, Labuapi, Lombok Barat.

her-Kominfotik