Pemprov Lamban Putus Kerjasama PT GTI

MATARAM.lombokjournal.com

Anggota Komisi IV yang juga Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB, Sudirsah Sujanto mendesak Gubernur memprioritaskan pemutusan kontrak kerja sama dengan PT Gili Trawangan Indah (GTI).

Pemprov NTB dinilai lamban menyelesaikan administrasi pemutusan kontrak kerjasama tersebut.

Dijelaskan, contoh paling anyar terkait lambannya kinerja Pemprov, ditunjukkan fakta belum keluarnya Surat Keterangan (SK) pemutusan hubungan kerjasama oleh Pemprov NTB untuk PT GTI.

Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan muncul kesan di masyarakat Pemprov ‘setengah hati’ dan ‘terkesan takut’ menegakkan aturan.

Jika demikian, maka marwah dan kehormatan Pemprov NTB sebagai lembaga pelayan masyarakat bisa tercoreng.

“Saya cukup kaget mendengar ternyata SK pemutusan kontrak PT GTI belum dibuat secara resmi oleh Gubernur,” ujar Sudirsah. Kamis, (06/05/2020).

Pihaknya mengaku heran dengan etos kerja yang ditampilkan birokrasi NTB. Hal yang mustinya jadi prioritas justru dibiarkan terbengkalai.

“Yang malah lebih mengherankan lagi SK itu  tidak pernah nyampai ke GTI, malah masih menjadi draft yang justru mengendap tidak jelas di pengacara Pemprov,” terangnya.

Lebih jauh Sudirsah pertanyakan alasan mendasar Pemprov belum keluarkan SK yang menurutnya ironis.

Dikatakan, kerugian mencapai triliunan rupiah yang timbul akibat kontrak kerjasama dengan PT GTI mustinya membuat Pemprov bergegas.

Hal tersebut penting agar Pemprov NTB betul-betul menjalankan pemerintahan yang baik, bersih dan transparan.

“Tidak cukupkah bukti empiris dan fakta lapangan bahwa perusahaan ini sangat sangat lah ingkar, dan jelas merugikan negara triliunan rupiah. Kemudian tidakkah pula para pemangku amanah di Pemprov atau siapapun pemerintah ini melihat betapa ruginya daerah, rakyat, dengan cengkraman kontrak GTI selama lebih dari dua dekade ini?” Keluhnya.

Terkait pernyataan pemerintah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Lalu Gita Ariadi yang menyebut ‘tidak bisa menyenangkan semua orang’ dinilainya ‘menggelikan’.

Hal yang sama berlaku pada pernyataan Kepala Biro Hukum Pemprov NTB, H. Ruslan Abdul Gani yang menyebut draft SK terlambat disusun.

“Saya merasa geli membaca komentar Kabiro Hukum NTB di media yang menyebutkan draft itu lambat atau terlambat disusun kemudian jadi lambat diserahkan ke Kejati. Begitu juga membaca pernyataan Sekda NTB yang mengatakan ‘tidak bisa menyenangkan semua orang, dalam hal pemutusan GTI’. Ini sungguh ironis, bahkan memperlihatkan Pemprov kurang resource hanya untuk membuat sebuah keputusan atau dugaan setengah hati dan terlalu takut berlaku tegas terhadap mereka yang melanggar aturan,” paparnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov melalui Gubernur sesumbar telah memutus kontrak produktif dengan PT GTI.

Tapi SK pemutusan kontrak kerjasama tersebut belum diselesaikan hingga saat ini.

BACA JUGA:

Abdul Gani menyebut draft SK sudah diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi NTB selaku kuasa hukum yang ditunjuk Gubernur, guna disempurnakan dan sampai saat ini Kejati belum mengirimkannya kembali.

Ast

 




Asisten II Hadiri Pemakaman Junaidi

KLU.lombokjournal.com

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda KLU, H Rusdi ST  MM menghadiri prosesi pemakaman seorang aparatur sipil negara (ASN), Junaidi yang berhidmat di Bagian Pembangunan Sekretariat Pemda Lombok Utara, Rabu (05/05/21).

Junaidi meninggal dunia, Selasa (04/05) di RSUD Kota Mataram, sebelumnya mengalami kecelakaan di Kecamatan Kayangan saat menjalankan tugas birokrasinya.

Pria kelahiran Lombok Tengah tahun 1964, bermukim di Cakranegara tersebut, aktif pada Sub Bagian Kesejahteraan dan Fasilitas Layanan Dasar pada Bagian Pembangunan Setda KLU.

Memulai sambutannya, Asisten II Rusdi menyampaikan, pimpinan daerah dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda serta segenap jajaran Pimpinan dan Staf OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi.

“Saya Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang membawahi langsung dimana almarhum aktif bertugas, diperintah hadir mewakili, dengan menyampaikan salam dan permohonan maaf yang tiada terhingga,” tuturnya.

Dikatakannya, kedekatan dengan almarhum dirasakan sebagai keluarga.

Kehadirannya bersama rekan-rekan, bentuk rasa duka yang mendalam sebagai keluarga besar Pemda KLU dan menyatakan bahwa almarhum orang baik.

“Almarhum Junaidi orang baik, menjalani hidup dan kehidupan, baik di kantor, maupun pada kehidupan sosial serta keagamaan lainnya,” imbuh mantan Kadis LH Perkim itu.

Pemda Lombok Utara merasa kehilangan, lanjut Asisten II, pihaknya mengajak bersabar, karena semua adalah ujian yang diberikan sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT pada hambanya.

Selain itu juga disamppaikan, segenap jajaran pimpinan Sekretariat Daerah Lombok Utaraklu berharap semua kebaikan dan amal jariyah almarhum diterima disisi-Nya dan mendapatkan balasan sebagaimana mestinya.

TGH Taufiqurrahman dalam paparan tausiyahnya menegaskan, kematian tidak pernah bercerita pada siapa pun.

Kematian sifatnya datang tiba-tiba, pada siapapun, kapan pun, dan dimana pun akan meninggal dunia tanpa diberitahu termasuk para nabi sebagai hamba yang istimewa, apalagi sebagai manusia biasa.

Dikatakan, kematian adalah fitrah dimana adanya kehidupan niscaya kematianpun mengiringi semua makhluk Allah SWT, termasuk almarhum.

“Do’a para orang soleh yang hadir pada prosesi pemakaman, terlebih do’a pada saat melaksanakan puasa ramadhan mustajab adanya. Inti dari semua do’a yang terpenting adalah semoga diampuni dosa-dosanya, dan keluarga diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan menerima musibah ujian dari Allah SWT,” tandasnya.

Acara berjalan lancar dan hidmat dan diakhiri dengan pembacaan do’a. Selamat berpulang saudara Junaidi, semua mengenang kebaikan dan kiprah yang telah diabdikan.

BACA JUGA:

Hadir pada kesempatan tersebut, di antaranya Kepala Bapenda Ir Hermanto, Kadis Sosial PPPA, Kabag Pembangunan Hasto Wahjono SPd, Para Kabag lingkup Pemda Lombok Utara, Para Subbag, beserta staf sekretariat, Tuan Guru, Toga, Toma dan masyarakat mukim setempat.

wld




Grebek Sahur, Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerjasama dengan Hotel Lombok Astoria akan menggelar acara Grebek Sahur pada Minggu dini hari, tepatnya 9 Mei 2021 nanti.

Dijadwalkan dimulai pada pukul 02.00 WITA, 300 paket sahur rencananya akan diberikan kepada para pekerja malam dan masyarakat di seputaran Kota Mataram.

“Ini tak hanya sebagai bentuk Social Responsibility, tetapi juga sebagai bentuk Moral Responsibility dari Lombok Astoria. Pemprov NTB sangat mendukung kegiatan ini,” jelas Najamuddin Amy, S.Sos., MM. selaku Kepala Dinas Kominfotik NTB.

Rute pembagian paket sahur tersebut akan dimulai dari Hotel Lombok Astoria yang terletak di Jalan Jend. Sudirman Rembige Kecamatan Selaparang. Kemudian bergerak ke daerah Bertais dan Cakranegara dan berakhir di Islamic Center Hubbul Wathan Mataram.

BACA JUGA:

“Grebek Sahur ini sebagai bentuk rasa syukur kami Lombok Astoria yang masih bisa bertahan di masa Pandemi ini. Kami ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat,” tutur Saeno Kunto sebagai General Manager Lombok Astoria.

Saeno Kunto lebih jauh menjelaskan selain menggelar Grebek Sahur, Lombok Astoria sebelumnya telah membagikan bingkisan terhadap para karyawan tenaga magang dan praktek di tempatnya. Setiap jum’at, Lombok Astoria juga menggelar bagi nasi bungkus kepada masyarakat sekitar.

“Dengan berbagi kami percaya kita tidak akan pernah merasa kekurangan,” tandasnya.

novita@diskominfotikntb




Bansos untuk 958 Petugas Kebersihan

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram dan 358 petugas Cleaning Service (CS) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Bang Zul kepada petugas kebersihan, yang  memberikan kontribusi bagi kebersihan lingkungan.

Pemberian bantuan sosial berupa uang tunai Rp. 600.000 dan beras, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan petugas kebersihan.

“Semoga dengan apa yang kita berikan dapat meringankan kebutuhan bapak ibu semua,” tutur Bang Zul saat memberikan sambutan pada pemberian bantuan sosial yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (06/05).

BACA JUGA:

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, H. Ahsanul Halik, S.Sos., M.H menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menyambut Hari raya Idul Fitri.

“Lebaran ini mereka memiliki harapan untuk kepentingan menghadapi lebaran, diharapkan uangnya dapat digunakan sebaik mungkin, berasnya bisa digunakan untuk fitrah,” tutur Kadis Sosial.

Salah satu petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota Mataram, Mahyudin mengaku bersyukur atas diberikannya bantuan sosial. “Terima kasih kepada Gubernur NTB dan seluruh jajarannya yang telah memberikan bantuan kepada kami, Insya Allah akan digunakan sebaik mungkin,” tutur Mahyudin.

Ser
diskominfotik




Ady Setiawan Asal Bima, Resmi Gabung Timnas

MATARAM.lombokjournal.com –,

Penggemar sepakbola NTB boleh berbangga. Pasalnya, salah seorang putra NTB dari Kabupaten Bima Ady Setiawan resmi bergabung dengan Timnas Indonesia asuhan pelatih Shin Tae Yong untuk ajang kualifikasi Piala Dunia 2022. Kamis, (06/05/21).

Ady dipanggil mengikuti pemusatan latihan guna memperkuat Timnas Indonesia di tiga laga sisa melawan Thailand, Vietnam dan UEA untuk kualifikasi Piala Dunia zona Asia yang dipusatkan di Uni Emirat Arab (UEA).

“Bangga. Akhirnya Ady Setiawan, pesepak bola asal Bima NTB yang berhasil dipanggil PSSI untuk bergabung di tim nasonal untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022,” terang Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Lebih jauh Zulkieflimansyah mengucapkan ‘selamat’ kepada salah satu putra NTB tersebut karena berhasil menembus ketatnya persaingan menjadi salah satu punggawa Garuda.

“Selamat Ady!” tegasnya.

Adi Setiawan merupakan pesepakbola NTB yang diketahui membela klub sepakbola bola Jawa Timur Persebaya Surabaya.

Ia bersama Evan Dimas Darmono dan puluhan pemain terbaik Indonesia lain akan berangkat ke UAE tanggal 17 Mei 2021 mendatang.

Untuk diketahui Adi menjadi satu dari lima pemain anyar yang dipanggil pelatih Shin Tae Yong mengikuti pemusatan latihan jelang kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kelima pemain tersebut, yakni M Adi Satryo (PS Sleman), Ilija Spasojevic (Bali United), Rizky Ridho (Persebaya), Didik Wahyu W (Tira Persikabo) dan Ady Setiawan (Persebaya).

Ast




Joseph Paul Zhang Bicara Soal Minoritas

MATARAM.lombokjournal.com

Jozeph Paul Zhang​, tersangka penistaan agama dan sudah jadi buron interpol yang sekarang bersembunyi di Jerman, tampak makin berani dan percaya diri.

Dalam video live terbarunya, yang diunggah Kamis (06/05/21), Paul Zhang menyatakan, minoritas di Indonesia kini sudah berkembang, sejak ditangkapnya Habib Rizieg bersama ulama lainnya yang obok-obok Indonesia dengan khilafahnya.

Karena itu, Paul Zhang berharap minoritas tidak takut lagi, dan harus berani bersuara.

Tapi yang minoritas itu makin membesar. Ia mengutip ucapan Walikota Solo, bahwa minoritas (kekristenan) di Solo itu jumlahnya sudah mencapai 35 persen.

Demikian juga di Semarang kekristenan sudah lebih dari 30 persen. Padahal disitu ada pondok pesantren radikal.

Tapi ia menyayangkan, meskipun minoritas meski sudah mencapai 35 persen itu (Sebagian besar) semua ayam (chicken), tidak berani berani tampil.

“Teman-teman ayo tampil, sudah banyak yang berani. Sudah banyak yang berani declaire. Kalau semua jadi ayam akan terus ditekan-tekan,” katanya.

Indonesia ini diobok-obok orang Yaman, kemudian ia menyebut nama Habib Rizieq dan Anis Baswedan. Padahal negara Yaman sekarang sudah babak belur.

Pada jamannya Bung Karno (Prsiden pertama RI) perang habis-habisan melawan khilafah. Sekarang khilafah dipelihara, sama orang-orang seperti Yusuf Kalla dan Amien Rais.

Namun ia percaya Indonesia tidak akan diobok-obok khilafah, dalam 3 tahun ini khilafah akan dilibas habis.

“Lebih baik diobok-obok orang Cina. Dimana ada orang Tionghoa disitu ada kemakmuran. Ada  orang Yaman ada kehancuran,” kata Paul Zhang.

BACA JUGA:

Sebelumnya ia menyinggung Habib Rizieq yang disebutnya lari ke Arab. Coba kalau pemimpin FPI itu lari ke Prancis atau Inggris.

“Goblog memang Habib satu tu. Coba lari ke Jerman, akan diback up habis-habisan,’ kata Paul Zhang.

Cc




Dibantah, Isu Alfamart Masuk Lombok Utara

MATARAM.lombokjournal.com

Beredarnya isu Alfamart akan beroperasi di Kabupaten Lombok Utara (KLU) dibantah.

Anggota DPRD NTB asal Kabupaten Lombok Utara  (KLU), Sudirsah Sujanto menegaskan, isu masuknya ritel modern ke Lombok Utara itu ‘tidak benar’, Kamis, (06/05/21).

Sudirsah Sujanto

“Isu akan masuknya Alfamart ke Utara itu tidak benar,” tegas Sudirsah.

Anggota komisi IV DPRD NTB itu menjelaskan, Alfamart pernah ajukan izin operasi di KLU pada era pemerintahan Bupati Najmul Ahyar.

BACA JUGA:

Tapi ditolak dengan alasan mematikan pengusaha kecil yang menggantungkan usahannya di sektor perdagangan.

“Memang dulu di era pemerintahan Najmul Ahyar, pernah Alfamart mengajukan izin beroperasi di KLU, tapi ditolak oleh Bupati dengan alasan bisa membunuh pedagang dan warung-warung kecil di KLU,” katanya.

Bagaimana saat ini? Pihaknya yakin Bupati Djohan Sjamsu juga bersikap sama, yakni tidak mengizinkan ritel-ritel modern skala nasional beroperasi di KLU.

Keyakinan tersebut didasarkan pada visi dan misi pemerintahan Djohan-Dany yang menjadikan usaha mikro kecil dan menengah sebagai basis utama perekonomian Lombok Utara.

“Saya yakin di era pemerintahan JODA-AKBAR (pasangan Bupati dan Wakil Bupati Djohan Sjamsu-Dany Karter Febrianto Ridawan) juga tidak akan pernah memberikan izin Alfamart beroperasi di Lombok Utara,” ujarnya.

Pertumbuhan usahawan kecil dan menengah akan terhenti ketika ritel modern diizinkan beroperasi.

Dikatakan, pemerintahan JODA-AKBAR sangat mendukung tumbuh dan berkembangnya ekonomi kecil dan menengah, dengan memberikan pedagang keci, kios dan warung-warung untuk bisa mengembangkan diri.

Sudirsah yang juga Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB itu menyebut telah mengkonfirmasi dinas terkait, memang belum ada permintaan izin apa pun dari pihak Alfamart ke Pemda KLU.

“Saya sudah melakukan konfirmasi ke Kabag Ekonomi Setda Kabupaten Lombok Utara, belum ada berkas apa pun terkait pengajuan Alfamart masuk ke KLU,” ungkapnya.

Ast




Kisah Luar Biasa Alumni Awardee Beasiswa NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Pengalaman luar biasa dan inspiratif terdengar menakjubkan dari lontaran cerita para alumni awardee beasiswa luar negeri NTB, pada acara perdana Bincang Gemilang yang digagas Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Rabu (05/05/2021).

Acara Bincang Gemilang dengan tema refleksi Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebebasan Pers itu berlangsung di halaman Kantor Dinas Kominfotik Provinsi NTB.

Salah satu alumni penerima beasiswa di Polandia, Mia Riskana mengaku, ia adalah salah satu dari 5 penerima beasiswa angkatan pertama yang dalam waktu 2 tahun mampu menyelesaikan pendidikan S2.

“Bahkan saya dianugerahi lulusan terbaik dari universitas,” ungkapnya dengan semangat.

Mia berharap program beasiswa ini terus dilaksanakan untuk anak-anak NTB yang lain. ia mengatakan,  investasi pendidikan tidak sekejap mendatangkan hasil.

Namun diyakininya, makin banyak alumni beasiswa luar negeri akan mampu memberikan warna untuk masa depan NTB bahkan Indonesia.

“Karena investasi dipendidikan itu bukan seperti investasi d ibisnis. Hasilnya tidak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas,” ungkapnya.

Di Polandia bukan hanya ilmu di kelas yang didapat, tapi pengalaman beradaptasi, berinteraksi dengan semua orang sedunia. Itu yang tidak mudah didapatkan.

“Ini program luar biasa, semoga beasiswa ini terus diberikan kepada anak NTB,” tutupnya.

Cerita lainnya datang dari, alumni beasiswa dari Universitas di Malaysia, Najmul Wathan asal Dompu. Ia tidak pernah bermimpi untuk kuliah dan mendapatkan beasiswa.

“Karena saya hanya anak kampung, jauh dipelosok dan orang tua hanya petani,” ceritanya.

Namun, begitu ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan keluar negeri dengan beasiswa, semangatnya menggelora.

Pengalaman kuliah disana, ia dapat menjadi relawan mengajar, bahkan dibayar oleh universitas dan diberikan fasilitas seperti mobil, rumah dan perabotanya lengkap.

“Sehingga saya mengajak 7 orang temannya untuk berpartisipasi dalam sebuah projek disana,” ungkapnya.

Sehingga Najmul berharap pengalaman dan kepercayaan dirinya dapat tertular untuk anak-anak dipelosok kampung se-NTB.

Lain halnya dengan Tatang, salah satu ASN di Pemrov.NTB yang menempuh pendidikan di Polandia.

Menurutnya, tantangan saat awal disana adalah bagaimana menyusaikan diri dan beradaptasi dengan budaya dan makanan disana.

“Saya ingat betul, bagaimana pesan Pak Gubernur saat melepas kami, kalau anak NTB bisa mengaji, azan atau jadi imam, maka carilah masjid,” ulasnya.

Ini pengalaman dan cara beradaptasi yang dilakukannya. Bahkan karena kepercayaan dirinya sebagai anak NTB, saat tugas study ke Portugal ia bahkan diterima menjadi agensi disalah satu agen wisata.

Alasannya, karena ia berasal dari NTB.

“Jadi mereka tahu NTB terkenal dengan pariwisatanya, dan kebetulan pimpinannya pernah berlibur ke NTB. Jadi saya mengajak pimpinan agensi itu untuk berwisata ke NTB,” ujarnya.

Dari cerita pengalaman tersebut, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., sangat optimis, jika anak-anak NTB diberikan kesempatan untuk berkompetisi. Kemampuannya tidak akan kalah dengan yang lainnya, bahkan ketika harus bergaul dan berkompetisi di luar negeri.

Bahkan Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini yakin, pengalaman kuliah di luar negeri ini memberikan kepercayaan diri bagi anak-anak NTB untuk mengisi pembangunan di NTB maupun di Indonesia, bahkan dunia.

Bahkan anak NTB ini jauh lebih hebat di tempat kuliah mereka.

“Artinya semangat mereka ini yang mahal dan harus terus didorong,” harap Gubernur.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos, M.M., mengatakan acara Bincang Gemilang ini menjadi ajang untuk menyampaikan kabar tentang keberhasilan program NTB Gemilang.

BACA JUGA:

“Salah satunya kita angkat tema tentang  1.000 Cendekia untuk NTB Gemilang, menghadirkan alumni dari Eropa, Malaysia,” jelasnya.

Rencananya kegiatan Bincang Gemilang ini akan dilaksanakan setiap pekan, untuk menyampaikan kabar-kabar gemilang lainnya dari seluruh program unggulan Provinsi NTB.

 Edy

@diskominfotik_ntb




Covid-19 di NTB, Bertambah 36 Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Hari Selasa (04/05/21), setelah pemeriksaan 150 (seratus lima puluh) sampel hasilnya 108 sampel negatif, 6 positif ulangan, dan 36 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hasil itu diperoleh dari pemeriksaan di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti, Laboratorium Antigen Klinik Dena Medika.

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,“ jelas Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs H. Lalu GitaAryadi, M.Si dalam press release, Selasa (04/05).

Dijelaskan, adanya tambahan 36 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 45 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Selasa sebanyak 12.443 pasien.

Rinciannya,10.735 orang sudah sembuh, 546 meninggal dunia, serta 1.162 orang masih positif

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19. Dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita.

Rr

BACA JUGA: Bulan Peduli Sosial LKKS 2021




THR Dibayar, PNS Diminta Bersyukur

lombokjournal.com

PNS diminta bersyukur, meski Tunjangan Hari Raya (THR) tak dibayar penuh.

Tahun ini, Pemerintah membayarkan tunjangan hari raya sebesar gaji pokok ditambah tunjangan yang melekat seperti tahun lalu.

Namun ribuan aparatur sipil negara meneken petisi agar Menteri Keuangan Sri Mulyani memenuhi janji membayarkan THR PNS secara penuh atau mencakup tunjangan kinerja.

“PNS di pusat dan rekan di daerah harus bersyukur. Di tengah kontraksi keuangan yang berat, pemerintah masih memberi THR di luar tunjangan kinerja,” ujar  Tito dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021, Selasa (04/05/21) lalu.

Tito membandingkannya dengan pembayaran THR pegawai swasta,  yang saat ini banyak perusahaan masih kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.

Ia juga membandingkan dengan kondisi masyarakat yang menganggur lantaran terdampak pandemi Covid-19.

“Mereka tidak dapat apa-apa, siapa yang mau kasih THR? Jadi tolonglah beri pengertiannya, syukuri apa yang sudah ada,” katanya.

Pemerintah tetap membayarkan THR PNS meski keuangan negara sangat tertekan saat ini. Alokasi anggaran untuk membayar tunjangan tersebut mencapai Rp 30,8 triliun. PNS juga tetap mendapatkan gaji ke-13 yang akan dibayarkan pada Juni.

Diketahui, 19 ribu orang lebih meneken petisi yang meminta agar pembayaran THR dan Gaji ke-13 PNS 2021 dibayarkan secara penuh seperti tahun 2019 di laman change.org.

Petisi berjudul “THR dan Gaji ke-13 ASN 2021 Lebih Kecil dari UMR Jakarta: Kembalikan Full Seperti Tahun 2019” ini  dimulai oleh Romansyah H. Petisi ini ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Ketua dan Para Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

Kebijakan THR tahun ini berbeda dengan penyataan dan janji Sri Mulyani pada Agustus 2020.

Sri Mulyani pernah menjelaskan, THR dan Gaji 13 ASN Tahun 2021 akan dibayar penuh dengan tunjangan kinerja  sebagaimana tahun 2019.

Pemberian THR PNS tanpa tunjangan kinerja tahun ini karena pemerintah masih dalam penanganan Covid-19.

BACA JUGA:

Anggaran tahun 2021 banyak dialokasikan kepada beberapa pos yang kebutuhan anggarannya meningkat seperti Program Kartu Pra Kerja dari Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun, hingga subsidi kuota internet.

Cc

Katadata.co.id