Opini WTP Ketujuh Kembali Diraih Pemerintah KLU

Tradisi meraih Opini WTP Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menunjukkan kinerja aparatur daerah baik pejabat maupun stafnya sangat baik

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ketujuh kalinya, dari 2014-2020,  kembali diraih berturut-turut.

Dengan prestasi yang diraih itu, berarti tradisi WTP pada Laporan Pengelolaan Keuangan Daerah (LKPD) tetap terjaga, sejak Bupati KLU pertama Djohan Sjamsu, kemudian Bupati KLU kedua Najmul Akhyar, dan kini Bupati KLU ketiga Djohan Sjamsu lagi.

Bupai Djohan Sjamsu mengatakan, tetap bersyukur kepada Allah SWT. Prestasi yang diraih itu cerminan dari hasil kerja Pemerintah Daerah selama satu tahun anggaran.

“Maka dari itu, kita sangat bersyukur dan terima kasih,” ujar Djohan kepada wartawan usai prosesi penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan NTB secara virtual, Senin (10/05/21).

Menurut bupati, diraihnya WTP menunjukkan kinerja seluruh aparatur daerah baik pejabat maupun stafnya sangat baik. Dan secara khusus bupati mengungkapkan apresiasinya kepada BPKAD Kabupaten Lombok Utara (KLU).

“Mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi dalam pengelolaan manajemen keuangan daerah, sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai,” katanya.

Ketua DPRD KLU Nasrudin menyampaikan, LHP yang diterima tahun ini merupakan opini WTP ketujuh selama 13 tahun berjalannya pemerintahan. Tentu dengan prestasi ini harus menjadi penyemangat dalam pengelolaan keuangan daerah lebih baik.

“Semoga ini menjadi penyemangat di awal pemerintahan JODA AKBAR (Djohan Sjamsu-Danny Karter Febrianto Ridawan),” ucapnya.

Inspektur KLU Zulfadli menambahkan, apa yang menjadi catatan-catatan tentu akan ditindaklanjuti dan dituntaskan 60 hari setelah menerima LHP.

Kepala BPK Perwakilan NTB, Heri Purwanto menerangkan, terdapat 9 kabupaten/kota yang yang menerima LHP dengan perolehan opini WTP.

“Predikat yang diperoleh ini menunjukkan komitmen selaku wakil rakyat, kami harapkan agar terus diperbaiki laporan pengelolaan keuangan dan praktik-praktik pengelolaan keuangan yang baik,” terangnya.

Ast




Usaha online di Masa Pandemi Covid-19

Makin terbuka lebar

Lilis Karlina, mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Perkembangan teknologi yang pesat dan jaringan internet yang semakin canggih membawa berkah tersendiri. Karena di masa krisis seperti sekarang, mampu memberikan dampak positif yakni bermunculan berbagai peluang usaha/bisnis online yang bisa ditekuni.

Terdapat banyak potensi dan fungsi kanal digital yang bermanfaat untuk usaha/bisnis. Misalnya bisa digunakan riset pasar, promosi, membangun loyalitas dan peningkatan layanan pelanggan. Peluang tetap terbuka.

BACA JUGA: Optimisme Industrialisasi NTB di Hari BBI

Prospek bisnis online di era pandemi Covid-19 yang dinilai terus memiliki peluang yang besar bagi siapa saja,.Apakah itu  bagi mereka yang baru memulai bisnis, atau yang ingin beradaptasi dengan kondisi saat ini. Inilah kebiasaan baru yang terbentuk di masyarakat.

Pola baru ini layak ditangkap sebagai peluang. Bagaimana pun juga orang perlu belanja kebutuhannya walaupun ditengah Pandemi. Peluang bisnis online ternyata jelas terbuka lebar.

Pelaku usaha yang selama ini mengandalkan cara jualan konvensional perlu segera melirik internet sebagai tempat berbisnis atau pengembangan bisnis yang sudah ada, sehingga tidak perlu tatap muka saat berjualan. Pelaku usaha dapat mempromosikan barang atau jasa yang mereka jual di Facebook, Twitter, Instagram atau media sosial lainnya, karena sekarang sedang gencar-gencarnya media social.

Di kalangan masyarakat kita  juga dapat membuat website sendiri dan dikelola sendiri. Pelaku usaha tidak perlu mempunyai lahan atau tempat untuk berjualan, mereka hanya perlu mengiklankan barang atau jasa yang akan mereka jual.

Bisnis secara daring tentu menguntungkan selama pandemi, karena kita diwajibkan untuk melakukan physical distancing. Selain itu, informasi mudah menyebar di media social di era pandemi seperti sekarang, itu namanya pemasaran atau iklan secara gratis.

Pandemi juga membuka Peluang pola belanja online atau daring  masyarakat sehingga meningkat 31% selama pandemi.  Masyarakat memilih untuk belanja online karena lebih praktis dan tanpa perlu ke luar rumah.

BACA JUGA: KLU Tanpa Pemudik, Polres Siagakan Pos Penyekatan Wilayah

Jika dibagi berdasarkan jenis kebutuhan, sekitar 51% masyarakat melakukan belanja online untuk kebutuhan makanan, 20% untuk kebutuhan kesehatan, 14% untuk pulsa atau paket data, dan sisanya untuk kebutuhan pakaian dan serta belanja listrik.

Belanja daring itu praktis, tanpa perlu ke luar rumah. Jadi, ada jarak yang terjaga dan kerumunan juga bisa dihindari.***




Optimisme Industrialisasi NTB di Hari BBI

MATARAM.lombokjournal.com

Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang pertama telah diputuskan Kementerian Perdagangan (kemendag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Asosiasi E-commerce Indonesia (iDEA) jatuh pada 5 Mei 2021.

Penetapan Hari BBI ini diharapkan akan meningkatkan rasa bangga, cinta, dan konsumsi masyarakat akan barang-barang produksi lokal.

BACA JUGA: Satpol PP KLU Antisipasi Penyebaran Covid-19

Hari BBI ini juga memacu optimisme program industrialisasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Saat makin digenjotnya berbagai produk lokal yang diproduksi langsung oleh anak daerah.

Mulai dari alat rapid test, berbagai mesin produksi, sepeda motor/mobil listrik, gitar listrik, cold storage, dan berbagai produk lokal lainnya.

“Jangankan mesin-mesin sederhana, alat rapid test antigen pun bisa diproduksi oleh anak-anak NTB,” ucap optimis Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menyalurkan secara simbolis sebanyak 4.800 unit antigen Covid-19 buatan lokal NTB ke 10 kabupaten/kota se-NTB, Senin, (10/05/21).

Program industrialisasi Pemprov NTB NTB sudah tidak diragukan lagi adanya. Setelah dibangun Science, Tehnology, dan Industrial Park (STIPark) NTB sebagai pusat industralisasi, putra-putri NTB dari waktu ke waktu semakin menunjukkan kapasitasnya  menghasilkan produk-produk berkualitas buatan lokal.

Masyarakat pun merasakan manfaat dari hadirnya industrialisasi. Tak hanya bantuan antigen, sebelumnya Pemprov NTB telah menyerahkan bantuan berupa alat dan mesin produksi kepada masyarakat di STIPark NTB di Banyumulek, pada tahun 2020 yang lalu.

Saat pandemi Covid-19, Pemprov NTB juga bergerak aktif memanfaatkan 100% produk UMKM lokal dalam paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang.

Presiden Jokowi bahkan mengapresiasi Pemprov NTB, karena berhasil memberdayakan dan menggunakan produk-produk IKM/UKM lokal untuk paket bantuan sosial JPS Gemilang.

“Ini membuktikan produk lokal NTB tidak diragukan lagi kualitasnya dan berpotensi untuk menjadi besar,” jelas Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S. Sos, MM.

Dijelaskan Kadis kominfotik, kemajuan sektor industri pengolahan yang tengah dirintis Pemprov NTB akan mendorong hadirnya berbagai sektor jasa dalam perekonomian.

Hal ini akan mendorong kemajuan sektor pendukung lainnya sehingga NTB Sejahtera dan Mandiri bisa segera terwujud.

BACA JUGA: Menjaga Kesehatan Kulit Anda

“Dengan selalu dikampanyekan Bangga Buatan Indonesia bisa semakin mendorong masyarakat untuk beli dan bela produk lokalnya sendiri. Ini bisa semakin mendukung program unggulan Industrialisasi dan misi NTB sejahtera dan mandiri” tandas Doktor Najam.

Novita_Ikp

diskominfotikntb




Menjaga Kesehatan Kulit Anda

Wanda Dwi Rohani, mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Uniiversitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Kulit kita adalah persoalan besar—secara harfiah. Kulit adalah organ tubuh yang paling besar, dan salah satu yang paling rumit. Ia memiliki banyak peran dalam memelihara kehidupan dan Kesehatan.

Tapi kulit juga memiliki banyak potensi masalah, dengan lebih dari 3.000 kemungkinan kelainan kulit. Tidak hanya menahan segala sesuatu tetap pada tempatnya, kulit juga berperan penting sebagai batas pelindung yang kedap udara, kedap air, dan fleksibel, antara dunia luar dan sistem yang sangat teratur di dalam tubuh.

BACA JUGA: Optimisme Industrialisasi NTB di Hari BBI

Kulit juga membantu dalam regulasi suhu, pertahanan kekebalan tubuh, produksi vitamin, dan sensasi rasa. Kulit itu unik dalam berbagai cara, tapi tak ada organ lain yang membutuhkan perhatian yang begitu besar, baik dalam hal penyakit maupun kesehatan. Terdapat fokus yang sangat besar pada kesehatan kulit, dengan kompetisi yang sengit untuk memiliki kulit yang berkilau, lebih bersih, lebih sehat, lebih muda, dan lebih segar. Dan fokus ini bisa menyebabkan masalah sekunder terkait rasa percaya diri dan kesehatan mental.

Struktur kulit

Kulit dibagi ke dalam tiga lapisan yang disebut epidermis, dermis, dan subkutis. Ketiga lapisan ini didefinisikan dengan baik, tapi bersama, terciptalah kulit yang berfungsi efektif. Aktivitas yang padat dan teriknya matahari membuat Anda harus lebih ekstra menjaga kulit supaya nampak bersih dan sehat.

Namun, melakukan perawatan kulit harus dilakukan secara dua tahap, baik dari dalam atau luar. Oleh karena itu, coba terapkan beberapa trik berikut ini, agar penampilan tetap prima sepanjang hari.

Ada 4 tips merawat kulit anda agar teteap sehat Kulit Nampak Cerah Dan Sehat Dengan Langkah Mudah Ini. Aktivitas yang padat dan teriknya matahari membuat Anda harus lebih ekstra menjaga kulit supaya nampak bersih dan sehat.

Namun, melakukan perawatan kulit harus dilakukan secara dua tahap, baik dari dalam atau luar. Oleh karena itu, coba terapkan beberapa trik berikut ini, agar penampilan tetap prima sepanjang hari.

Menontrol mood

Pikiran yang penuh dengan tekanan atau terlalu stres tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan seseorang tetapi juga kesehatan kulit. Ketika Anda mengalami stres berkepanjangan, maka tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif.

Akibatnya, wajah akan lebih mudah berjerawat dan merusak kolagen di dalam tubuh yang menimbulkan kerutan.

Tidur dan istirahat cukup

Saat Anda kurang tidur maka sistem kekebalan tubuh akan ikut melemah. Hal ini dapat menjadi pemicu utama menurunnya tingkat produksi kolagen yang menyebabkan wajah tampak kusam, berkerut dan mengendur.

Selain itu, kurang tidur dapat merangsang timbulnya kantung mata  yang umumnya berwarna kehitaman, akibat dari penebalan dan pengendapan pembuluh darah pada area tersebut.

Jangan malas membersihkan make up

Seharian bekerja memang terasa melelahkan, namun jangan sampai Anda melupakan rutinitas yang satu ini. Pastikan wajah dan tubuh selalu bersih sebelum terlelap. Jika tidak, maka sisa makeup yang melekat dapat memicu terjadinya jerawat dan merangsang timbulnya minyak berlebih. Wajah yang jarang dibersihkan juga akan membuat elastisitas kulit menurun yang menyebabkan timbul garis halus.

Kenakan Body Lotion tiap hari

Selain menjaga kesehatan wajah, Anda juga harus memerhatikan kondisi kulit tubuh. Kandungan ekstrak bengkoang akan membuat kulit nampak lebih putih dan bersinar.

BACA JUGA: Gadget Pengaruhi Perkembangan  Anak

Selain itu, hand and body lotion ini mengandung 5x vitamin C serta mineral yang menjaga tubuh terhindar dari hidrasi dan menyimpan antioksidan tinggi. Kandungan UVA dan UVB protection mampu membantu melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UVA & UVB penyebab kulit kusam dan kering.

Jadi jangan pernah lupa kenakan CITRA NATURAL WHITE UV setiap hari.




Bahasa, Media Utama dalam Komunikasi

Fathul Arifin, mahasiswa Administrsi Pubik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa juga merupakan ekspresi sekaligus diri pula merupakan alat untuk menunjukkan identitas diri.

Melalui bahasa kita dapat menunjukkan sudut pandang kita,pemahaman kita atas suatu hal asal usul bangsa dan negara kita,pendidikan kita,bahkan sifat kita.

Bahasa menjadi cermin diri kita,baik sebagai bangsa maupun sebagai diri kita sendiri.Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik,penerima dan pengirim bahasa harus menguasai bahasanya.

Menurut Gorys Keraf (1997:1).Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

Mungkin ada komunikasi yang menyatakan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan.

BACA JUGA: 

Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan dengan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama.pada aktual, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang.

Yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk integrasi dan adaptasi sosisal dalam lingkungan atau situasi tertentu,dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosisal (Keraf)1997:3) ***

 




Matinya Nalar Kritis Berdemokrasi

Oleh Andang Wijaya, mahasiswa Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Mataram

 lombokjournal.com  

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahamatullahi wabarakaatuh

Untuk para pejuang, nasionalis, aktivis-aktivis, dimana pun berada, sedikit coretan yang lahir dari analisis terhadap pemandangan politik akhir-akhir ini. Dalam perpolitikan hal yang sering dipersoalkan adalah sentimen emosional dari pejabat-pejabat publik, politikus-politikus demi mempertahankan kualitas dan kapabilitas serta demi menaikkan elektabilitas dari masing-masing figur politik.

BACA JUGA: Dampak Puasa Bagi Kesehatan 

Dengan saling melemparkan slogan-slogan yang malah menjatuhkan elektabilitas dari masing-masing itu sendiri, bukan hanya figur politik namun masyarakat yang belum paham tentang politik ikut serta dalam persoalan sentimen emosional akibat dari kontaminasi pertarungan politik.

Absennya Nalar Kritis

Hakikat demokrasi adalah individualisme, yang berarti posisi setiap orang begitu kuat dan independen dalam partisipasi politik. Demokrasi lahir dari sebuah penghargaan atas kemerdekaan individu.

Setiap orang dianggap mampu menentukan pilihan, tidak hanya politik, tapi bahkan banyak pilihan dalam kehidupan.

Sayangnya demokrasi yang dipertontonkan saat ini di Indonesia tidak menunjukkan hal itu. Yang terjadi justru pergeseran hakikat demokrasi yang signifikan ke arah penistaan terhadap kemerdekaan akal pikiran individu.

Penggiringan opini publik terjadi dengan sangat sistematis dan masif, yang menyebabkan matinya nalar kritis publik. Hal ini semakin diperparah dengan politisasi segala hal demi menumbuhkan sentimen emosional. Sehingga akal yang dikaruniai untuk menalar kebenaran akhirnya benar-benar tidak dapat berfungsi lagi.

Harus jujur diakui, itulah potret demokrasi kita saat ini. Demokrasi hanya dipandang sebagai ajang pertarungan jumlah manusia. Yang mampu mengumpulkan manusia paling banyak, maka itulah yang dianggap sebuah kebenaran.

Tanpa adanya perhatian atas kemerdekaan nalar dan pilihan dari setiap individu. Demokrasi saat ini menjadikan nalar individu yang sejatinya merdeka tersandera oleh emosi publik. Orang dipaksa untuk menentukan pilihan, bukan diberikan pilihan untuk memilih.

Saya sempat berpikir bahwa praktik demokrasi saat ini harus diimbangi dengan peningkatan literasi publik. Tapi, sekarang saya berpikir hal itu tidak cukup. Literasi yang tinggi belum tentu melahirkan nalar kritis. Informasi yang diterima secara linier dalam jumlah yang tinggi justru hanya akan melahirkan doktrinasi. Doktrinasi tentu akan mematikan nalar kritis.

Sekarang saya juga berpikir bahwa pers dalam bentuk media massa maupun media sosial tidak lagi cukup disebut sebagai pilar demokrasi. Sebab saat ini independensi mereka sungguh dipertanyakan secara serius.

Yang tersisa hanyalah independensi semu. Akhirnya tidak ada lagi yang diharapkan dapat benar-benar independen selain akal sehat yang kita miliki.

Maka menurut hemat saya, kebutuhan yang paling urgen bagi praktik demokrasi saat ini bukanlah peningkatan literasi publik atau media yang independen.

Yang paling urgen adalah menghadirkan filsafat kritis yang akan memproduksi nalar kritis dalam berdemokrasi. Sekali lagi perlu ditekankan, demokrasi secara filosofis adalah soal kemerdekaan individu dan penghargaan atas kebebasan berpikir untuk menentukan pilihan.

BACA JUGA:

Marilah kita lepaskan diri dari belenggu sentimen emosional yang hanya akan menimbulkan perpecahan dan konflik di masyarakat. Mari kita kedepankan akal sehat dan nalar kritis dalam berdemokrasi.

Dengan tumbuhnya filsafat kritis, berarti juga menumbuhkan iklim kebebasan pendapat setiap individu, termasuk di dalamnya perbedaan pendapat dan pilihan politik. Perbedaan pendapat dan pilihan akan dilihat sebagai sebuah keniscayaan, oleh karenanya harus disikapi dengan kepala dingin dan toleransi.

Berfilsafat kritis dalam berdemokrasi berarti mempraktikkan demokrasi berdasarkan rasionalitas, bukan berlandaskan hawa nafsu. Demokrasi yang rasional akan melahirkan pemilih yang rasional. Sedangkan demokrasi yang berlandaskan hawa nafsu hanya akan melahirkan pemilih yang emosional.***





Satpol PP KLU Antisipasi Penyebaran Covid-19

KLU.lombokjournal.com

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) gelar operasi penegakan protokol Covid-19 jelang lebaran di wilayah perbatasan KLU-Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di wilayah Pusuk Desa Bentek Kecamatan Pemenang.

Kasat Pol PP KLU, Wartawan (kiri)

Berdasarkan pantauan lombokjournal.com di lokasi, terlihat petugas Pol PP bersama Polres KLU menghentikan beberapa pengguna jalan yang melanggar protokol Covid-19.

Kebanyakan dari pelanggar yang ditindak petugas tidak mengenakan masker saat berkendara.

“Mengingatkan kembali pada masyarakat bahwa bahaya Covid ini sangat luar biasa,” kata Kasat Pol PP KLU kepada lombokjournal.com.

Untuk sangsi yang diberikan, masih sebatas ‘sangsi sosial’ seperti membersihkan sampah di sekitar lokasi razia.

Setelah diberi sangsi, para pelanggar dinasehati agar tak mengulang kesalahan. Selanjutnya petugas memberi mereka masker untuk dikenakan.

BACA JUGA: KLU Tanpa Pemudik, Polres Siagakan Pos Penyekatan Wilayah

Terkait sangsi berupa pembayaran denda, kepada Wartawan mengaku belum diberlakukan secara ketat.

Saat ini, pihaknya lebih memilih  menerapkan sangsi sosial, kecuali bagi yang ‘gengsi’ menjalankan hukuman bersih-bersih.

Selain bersih-bersih, pelanggar–yang masih pelajar–juga diberi hukuman dengan muatan edukatif. Salah satunya dengan menyebutkan butir-butir Pancasila.

Salah satu yang menarik ketika lombokjournal.com menyaksikan salah seorang pelanggar yang masih pelajar diminta petugas menyebut butir-butir Pancasila.

Entah karena takut pada petugas, atau karena tidak hafal, pelajar tak kunjung bisa menyelesaikan hukumannya. Butir-butir Pancasila yang disebutkan urutannya berantakan.

“Coba ulang itu ‘kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan’ masak nomor urut dua,” tegas salah seorang petugas Satpol PP.

BACA JUGA:  Gadget Pengaruhi Perkembangan Anak

Wartawan sendiri mengaku prihatin dengan sikap masyarakat yang terkesan menyepelekan protokol Covid-19.

Menurutnya, hal tersebut bisa menyulitkan pemerintah untuk menekan penyebaran virus.

“Kita prihatin dengan masyarakat ini,” ungkapnya.

Ast




KLU Tanpa Pemudik, Polres Siagakan Pos Penyekatan Wilayah

KLU.lombokjournal.com

Polres Kabupaten Lombok Utara (KLU) siagakan Pos Penyekatan Wilayah di perbatasan Lombok Barat-KLU.

Ada dua lokasi tempat Pos Penyekatan Wilayah dipusatkan, salah satunya di wilayah perbatasan Pusuk Desa Bentek Kecamatan Pemenang.

Perwira Pengendali Posko Pengamanan Pusuk Lestari, Anak Agung Gede Rai / Foto: Ast

Disigakannya Pos Pusuk Lestari bertujuan untuk pengamanan wilayah, dan memastikan masyarakat yang tinggal di luar tidak melakukan mudik ke KLU.

“Dalam rangka penyekatan wilayah sebelum menuju Kabupaten Lombok Utara,” ujar Anak Agung Gede Rai, Perwira Pengendali Posko Pengamanan Pusuk Lestari ditemui lombokjournal.com, Selasa, (11/05/21).

Pengamanan masyarakat yang memasuki wilayah KLU jadi atensi petugas mengingat pada tahun ini pemerintah melarang kegiatan mudik untuk memutus penyebaran Covid-19.

Selain itu, pos pengamanan juga menjamin tidak adanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan Covid-19.

BACA JUGA: Satpol PP KLU Antisipasi Penyebaran Covid-19 Perbatasan

Pengguna jalan yang tidak menaati kewajiban mengenakan masker dan  pembatasan sosial langsung ditindak tegas petugas keamanan.

Kaitannya dengan pengamanan secara umum, selain fokus pada pemudik dan pelanggar protokol kesehatan, petugas juga disiapkan untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas.

“Yang ke dua Pusuk ini rawan longsor, rawan kecelakaan itu yang kita antisipasi, itu tujuan pos ini,” katanya.

Selain Pos Pusuk, Pos Pengamanan Lebaran Polres KLU tahun ini dipusatkan di empat lokasi. Pos terpadu sebagai pos induk disiagakan di simpang empat Pemenang, Pospam di Teluk Nara, dan Pos Penyekatan di wilayah perbatasan Kelui.

Khusus untuk Pos Penyekatan Wilayah, petugas yang disiagakan akan memeriksa ketat masyarakat yang hendak masuk wilayah KLU dengan meminta mereka menunjukan KTP.

BACA JUGA: IKA Unram Rapat Persiapan Munas

Jika tujuan masyarakat untuk mudik maka dipastikan petugas akan langsung memintanya untuk ‘putar balik’.

“Kita himbau masyarakat jangan ada yang mudik,” terang Anak Agung.

Ast




Dampak Puasa Bagi Kesehatan

Raudatul Jannah, mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Fakultas Fisipol, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Puasa menurut syariat Islam adalah amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum atau perbuatan buruk lainnya dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Selama berabad-abad, puasa merupakan salah satu ritual yang dijalani oleh sebagian masyarakat untuk memenuhi tuntutan agama atau tradisi. Bagi umat Islam, puasa merupakan sebuah ibadah yang wajib dijalani tiap hari selama bulan Ramadhan.

Seperti yang kita ketahui, puasa itu memiliki banyak keutamaan, salah satunya diampuni dosanya, doanya tidak akan di tolak dan akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu ketika berbuka dan sahur.

Tidak hanya memiliki keutamaan, berpuasa juga sangat baik bagi kesehatan kita yaitu secara psikis puasa dapat menanggulangi stres dan depresi untuk beberapa orang karena mereka belajar untuk mengendalikan diri. Selain itu, setelah beberapa hari berpuasa tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah yang memberikan perasaan sehat secara mental.

Tidak hanya secara psikis, secara fisik berpuasa juga sangat bermanfaat yaitu, dapat mengontrol gula darah, mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan jantung, dapat meningkatkan kesehatan otak kita dan dapat menurunkan berat badan jadi, bagi yang ingin menurunkan berat badan maka lakukanlah dengan berpuasa.

BACA JUGA: Idul Fitri, Bupati Ajak Warga KLU Bersatu

Pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, menemukan bahwa puasa dapat membantu menurunkan berat badan hingga 7% dan menurunkan lemak tubuh hingga 5kg. Pada saat puasa, terdapat perubahan sumber utama yang digunakan untuk pembentukan energi dari glukosa menjadi lemak. Penggunaan lemak yang diubah menjadi energi dapat membantu menurunkan berat badan.

Selain itu berkurangnya asupan cairan selama berpuasa juga mempengaruhi penurunan berat badan. Penurunan berat badan dapat mempengaruhi penurunan kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah.

Namun, penurunan berat badan selama berpuasa dapat diperoleh kembali dengan cepat sehingga perlu konsisten melakukan perubahan gaya hidup untuk menjaga berat badan tetap normal dalam jangka yang panjang. Dalam diet puasa, pada saat berbuka, kita perlu membatasi asupan kalori yaitu hanya sekitar 500-600 kalori saja.

BACA JUGA:  Bahasa, Media Utama dalam Komunikasi

Namun, selain memilik manfaat berpuasa juga dapat berbahaya bagi kondisi kita jika kita tidak sahur atau saat kondisi tubuh kita tidak sehat. Dan resikonya dapat menyebabkan tekanan darah rendah atau hipotensi dan juga dapat menyebabkan gangguan fungsi kekebalan tubuh.

Jadi berpuasa memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan kita baik secara psikis atau fisik, dan tidak hanya bermanfaat, berpuasa juga ada bahayanya jika kita tidak bisa menjaga kondisi kita dengan benar***

 

 




Sirra Prayuna: Bersedia Mengabdi Total

lombokjournal.com

MATARAM:

Terpisah, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA Unram, Sirra Prayuna mengatakan Jadi pengurus IKA itu musti kreatif agar tidak semata mata menggantungkan pada sumbangan.

Apalagi dengan kondisi pandemi saat ini, sulit berharap pada sumbangan konvensional lagi. Biasanya yang jadi Ketum Ikatan Alumni dimana mana, maka yang sebaiknya  yang jadi Ketum IKA secara finansial di level cukup agar tidak membebani organisasi.

Problem IKA saat ini terkait mengintegrasikan program kampus, misalnya soal Akreditasi perlu dibicarakan lebih lanjut mengingat IKA ini organisasi yang karakternya guyup yang tidak punya kewajiban pertanggungjawaban secara struktural ke institusi Universitas Mataram.

“Justru orang yang di IKA itu punya kesediaan mengabdi secaea totalitas baik pikiran, tenaga dan finansialnya dengan segala kelebihan yang dimiliki. Tidak cukup hanya bermodalkan semangat seperti Ormas karena karakteristik kelembagaannya berbeda,” ulas Sirra Prayuna.

Mengingat organisasi Alumni bersifat Guyup, maka diperlukan orang orang yg memiliki komitmen tinggi yang punya landasan kebathinan yang kuat mengabdi dan membesarkan kampus.

“Dan itu tidak cukup dengan hanya bermodalkan gagasan semata, contoh soal tehnologi. Ditengah pergeseran interaksi sosial di masyarakat,yang biasanya hidup bersilaturahmi/ sering bertemu, sekarang dengan tehnologi merubah kebiasaan tersebut. Zoom, webinar , video conference,  dan lain lain salah satu akibat dari kemajuan tehnologi yang memperpendek interaksi ruang ruang sosial tersebut,. Tentu ada sisi positif dan negatifnya, Untuk diperlukan orang2. Untuk itu dibutuhkan orang orang yg memiliki gagasan inovatif kreatif memanfaatkan tehnologi sebagai salah satu basic perubahan sosial,” ulas Sirra .

Terkait Pemilihan Ketum IKA Unram, Sirra menambahkan dirinya menyambut baik ada orang-orang yang memiliki kesungguhan dalam membesarkan IKA Unram yang basisnya dalam kebersediaan mengabdi.

“Maka diksi yang dimunculkan bukan Kompetisi dalam pemilihan Ketum IKA mendatang. Basicnya kebersediaan mengabdi secara totalitas dalam memperkuat hubungan alumni dengan kampus, alumni dengan masyarakat, alumni dengan state,” tandas Sirra.

Sirra masih mempertimbangkan apakah maju atau tidak dalam pemilihan Ketum IKA mendatang.

Alasannya jika ada calon Ketum IKA yang lebih baik dari dirinya, ia siap dan legowo menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan.

“Kalau tidak aklamasi, saya tidak ingin berkompetisi untuk hal tersebut. Saya juga tidak mau ngoyo-ngoyo juga untuk maju. Karena di IKA ini ikhtiar saya hanya semata-mata jalan moral, yakni membesarkan Alumni dan Almamater agar dipandang dan bermartabat,” ujar Sirra Prayuna, Alumni Fakultas Hukum Angkatan 89 ini.

Baca hal:   1  /  2  3  /  4 

Hal awal: IKA Unram Rapat Persiapan Munas

Me