Bunda PAUD KLU Road Show di Kayangan

KAYANGAN.lombokjournal.com

Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara, Hj Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu melakukan road show di Kecamatan Kayangan, Senin (24/05/21).

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke PAUD Permata Hidayah Dusun Braringan, kemudian sesi dialog Pemdes beserta Para Guru PAUD di Kantor Desa setempat.

Bunda PAUD Hj Galuh menyampaikan, Pemerintah Daerah sudah melakukan kerja sama dengan Save the Children sejak 2017, dimana PAUD Holistik Integratif (HI) ini luar biasa pengembangannya di KLU.

PAUD membutuhkan peran serta semua pihak baik guru dalam mendidik putra-putrinya ataupun sebagai pengurus.

BACA JUGA:

Karang Taruna Merenten Bagikan Jamban

Terlebih saat pandemi Covid-19, peran guru bisa luar biasa, dimana kegiatan  siswa nyaris tak bisa 100 persen dilaksanakan di kelas dengan tatap muka. Lantaran menerapkan prokes bahkan dengan sistem daring.

“Guru itu pahlawan tanpa tanda jasa, kuatkan tekad dan semangat mendidik anak bangsa, dengan mendidik dari usia dini,” tuturnya menyemangati.

Bunda PAUD yang juga anggota DPRD KLU ini menambahkan, peran dukungan kecamatan dan desa dari pengembangan siswa usia dini menjadi prioritas bersama.

“Untuk diketahui PAUD HI kerja sama Save the Children mendapat lima layanan langsung seperti kesehatan, pendidikan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan. Inilah yang membuat perbedaan dengan PAUD-PAUD lain,” imbuhnya.

Kepala Desa Kayangan Edy Kartono menyampaikan rasa syukur bisa dikunjungi Bunda PAUD Kabupaten dan rombongan serta bisa berdiskusi terkait PAUD yang ada di Desa Kayangan.

“Selama ini, kegiatan PAUD di Desa Kayangan sinkron dengan Posyandu. Untuk kegiatan atau kebutuhan PAUD dan Posyandu kami di desa selalu menganggarkan tiap tahunnya. Ke depan kita berharap, PKK semua desa yang ada di KLU bisa duduk bersama, saling tukar pikiran terkait pengembangan PKK dan PAUD di desa masing-masing,” pungkasnya.

Kegiatan road show diakhiri dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Rencananya, kegiatan road show dilanjutkan pelaksanaannya di Kecamatan Bayan, Selasa (25/05/21).

BACA JUGA:

Petani Gumantar Praktikkan Tumpang Sari

Hadir dalam acara tersebut, perwakilan NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, Kabid Pendidikan PAUD PNP Dikpora KLU, Drs Lalu Muhammad Zakir, Kades Kayangan Edy Kartono SE serta pengurus PAUD kecamatan dan desa.

rar




Pemprov NTB Dukung Lombok Hospital di Lombok Timur

LOTIM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan kesehatan menjadi salah satu priotitas dalam membangun daerah, maka dari itu ia mengapresiasi didirikannya rumah sakit bernama Lombok Hospital, yang didirikan oleh Vlok Foundation di Desa Apitaik, kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

Hal tersebut disampaikan Wagub, saat menerima audiensi pihak Lombok Hospital di Aula Pendopo Wagub, Senin (5/24).

BACA JUGA: Bulan Peduli Sosial, LKKS NTB Salurkan 200 Paket Sembako

“Kesehatan itu priotitas dalam membangun daerah. Pesan saya, manejemennya harus bagus dan dapat menjadi pusat edukasi,” ujar, Wagub.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr, Lalu Hamzi Fikri menjelaskan dengan didirikannya Lombok Hospital dapat membantu pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat, terlebih di Lombok Timur yang memiliki jumlah penduduk banyak.

“Kehadiran Lombok Hospital sangat membantu pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” jelas Kadis.

BACA JUGASatgas Covid-19 Gelar Rakor Antisipasi Lonjakan Kasus Paska Idul fitri

Sedangkan, Direktur Eksekutif Dewan Masyarakat Sehat (DMS) NTB, Dedi Supriyadi dalam kesempatan tersebut meminta dukungan dari Pemprov NTB. Keberadaan Lombok Hospital, salah satunya adalah mendekatkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai di bagian utara Kabupaten Lombok Timur.

novita@diskominfotikntb




Satgas Covid-19 Gelar Rakor Antisipasi Lonjakan Kasus Paska Idul fitri

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Munardo menggelar rapat koordinasi (Rakor) secara virtual, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 paska hari raya Idul Fitri. Rakor yang digelar pada hari Minggu (23/05/21) ini di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), diikuti Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB, Tri Budi Prayitno, sebagai yang mewakili Sekretaris Daerah NTB.

Dalam paparannya, Doni Munardo menjelaskan bahwa angka tren kematian yang terus meningkat harus menjadi perhatian seluruh jajaran. Sebab peningkatan angka kematian dan kasus aktif Covid-19 akan berdampak pada peningkatan kasus meninggalnya tenaga kesehatan (Nakes) di Indonesia, dimana ini tentunya berdampak buruk pada pelayanan kesehatan.

BACA JUGA; Pelajar Bisa Menghambat Laju COVID-19

“Karena itu, perlu ada peningkatan komunikasi dan kerjasama pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, termasuk para direktur rumah sakit di kabupaten/kota masing-masing,” pesannya.

Laporan update kasus Covid-19 dan mobilitas penduduk dari Bidang Data dan IT, memperlihatkan perkembangan kasus harian Covid-19 pada 22 Mei 2021, terdapat 91.240 jumlah kasus aktif (5.15%), yang artinya masih berada di bawah rata-rata kasus aktif di seluruh dunia (9.46%).

Jumlah kasus sembuh 1.629.495 (92.06%) atau berada di atas rata-rata kasus sembuh di seluruh dunia yang 88,47%. Dan terdapat 49.205 kasus meninggal (2.78%), yang posisinya berada di atas rata-rata kasus meninggal di seluruh dunia.

“Secara keseluruhan, terjadi penurunan mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan pada 1 pekan paska hari raya Idul Fitri, dibanding dengan pekan terakhir bulan Ramadhan. Di sisi lain, terjadi kenaikan mobilitas penduduk ke tempat wisata pada 1 pekan setelah hari raya dengan rata-rata kenaikan +19.76% di 28 Provinsi, serta puncak mobilitas terpantau terjadi pada tgl 14-15 Mei 2021,” jelas Doni Munardo.

BACA JUGAAngkatan Kerja Meningkat dan Pengangguran Menurun di NTB

Mobilitas moda transportasi masa arus balik

Berdasarkan data dari Sekjen Kementerian Perhubungan tentang pelaku perjalanan dan kendaraan, menunjukkan kendaraan yang masuk ke Jabodetabek hingga 21 Mei 2021 tercatat 120.200 penumpang untuk jalur laut.

Pada perjalanan jalur udara tercatat 702.732 penumpang, 259.969 penumpang pada jalur angkutan jalan, 291.206 penumpang pada perjalanan jalur kereta api, 953.000 kendaraan masuk Jabodetabek via tol, dan 912.000 kendaraan (motor, mobil) yang masuk melalui jalan nasional arteri.

Selanjutnya, jumlah penumpang yg melakukan Rapid tes antigen acak, periode 22 April hingga 22 Mei 2021, di beberapa lokasi penyekatan sebanyak 156.162, dengan hasil positif sebanyak 1.061 orang. Sedangkan untuk tes menggunakan GeNose sebanyak 340.047, dengan status positif sebanyak 6.925 orang.

Kesiapan fasilitas kesehatan

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan terkait Update perkembangan Bed Occupancy Rate (BOR) dari 22 April sampai kini di Nasional, menjelaskan terdapat 984 rumah sakit (RS) rujukan Covid-19, di mana 132 RS rujukan Covid-19 atas dasar SK. Menkes dan 852 RS rujukan atas dasar SK. Gubernur.

BACA JUGA; Lasqi NTB Akan Selenggarakan Lomba Qasidah Kolaborasi

Berdasarkan data BOR TT isolasi di Indonesia wilayah Kalimantan Barat yg tertinggi dgn 59%, sedangkan untuk BOR TT Intensif di Indonesia wilayah Riau yg tertinggi dgn 65%.

Data ketersediaan logistic obat Covid-19 yakni, Oseltamivir kaps seba yak 2.194.750, Favipiravir tab sebanyak 8.092.300, Remdesivir Injeksi sebanyak 197.976, Azythromycin tab sebanyak 1.091.930, Azythromycin Injeksi sebanyak 12.134, Vitamin C Injeksi sebanyak 31.525, Vitamin C tab sebanyak 8.844.800, Multivitamin sebanyak 6.068.600, Tocilizumab sebanyak 88.

Selain itu, Litbangkes Kementerian Kesehatan menyampaikan update genomic surveillance SARS-CoV2 dan ketersediaan reagen. Ada 35 kasus variant of concern B.1.1.7, B.1.351 dan B.1.617 di Indonesia dengan riwayat perjalanan luar negeri.

Upaya WGS Surveilans diantaranya; pembentukan Tim Surveilans Genom Nasional yang terdiri dari 17 institusi, intensifikasi tracing pada pintu-pintu masuk negara untuk kedatangan dari luar negeri, upaya meningkatkan jangkauan WGS Surveilans dilakukan melalui surat perintah menteri kessehatan, pendelegasian pembinaan laboratorium, dan pertemuan rutin mingguan melalui vicon.

novita@diskominfotikntb




Angkatan Kerja Meningkat dan Pengangguran Menurun di NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BPS) yang dirilis oleh Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) NTB, jumlah angkatan kerja pada periode Februari 2021 mencapai angka 2,75 juta orang, naik sekitar 58,14 ribu orang dibanding periode Agustus 2020 tahun lalu.

Sementara penduduk yang sudah bekerja sebanyak 2,64 juta orang, juga bertambah sekitar 62,49 ribu orang atau sebesar 2,43 persen jika dibandingkan dengan Agustus tahun lalu.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos, MM mengungkapkan, sejalan dengan kondisi tersebut, Tingkat Partisispasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat sebesar 0,87 persen poin.

Sementara Tingkat Penggangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2021 turun sebesar 0,25 persen poin, menjadi 3,97 persen dibandingkan dengan Agustus 2020. Artinya, persentase penduduk yang bekerja pada kegiatan informal meningkat sebesar 1,23 persen poin jika dibanding Agustus tahun lalu.

“Apabila kita melihat menurut tingkat pendidikan, maka TPT tertinggi terdapat pada penduduk dengan pendidikan tamatan Universitas, yaitu sebesar 7,07 persen,” ungkap Najamuddin di Mataram, Senin (24/05)

Menurutnya, sektor utama penyediaan lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai 3,07 persen poin, penyediaan akomodasi dan makan minum sekitar 1,45 persen poin, dan jasa pendidikan naik menjadi 1,01 persen poin.

“Dari kondisi itu, ada dua perbedaan terkait jam kerjanya. Mulai dari pekerja penuh atau dengan jam kerja minimal 35 jam per minggu hingga pekerja tidak penuh atau jam kerja kurang dari 35 jam per minggu,” jelasnya.

BACA JUGAGame Online Pengaruhi Interaksi Sosial Anak 

Artinya, terdapat 1,40 juta orang atau sebesar 53,22 persen orang yang bekerja penuh atau dengan jam kerja minimal 35 jam per minggu. Sedangkan, para pekerja dengan waktu tidak penuh sebanyak 1,23 juta orang atau sekitar 46,78 persen. Terdiri dari 406,57 ribu orang setengah penganggur dan 827,64 ribu orang bekerja paruh waktu.

Di sisi lain, terdapat 297,85 ribu orang (7,73 persen) penduduk usia kerja yang terkena dampak pandemi Covid-19. Diantaranya, terdiri dari 23,08 ribu orang yang menganggur dan Bukan Angkatan Kerja (BAK) sebanyak 10,70 ribu orang.

BACA JUGA: Lasqi NTB Akan Selenggarakan Lomba Qasida Kolaborasi

Sementara yang tidak bekerja karena pandemi mencapai 16,61 ribu orang dan penduduk bekerja yang mengalami pekerja pengurangan jam kerja sebanyak 247,46 ribu orang.

Manikp@kominfo




Game Online Pengaruhi Interaksi Sosial Anak

Boban Hendrawan. Mahsiswa Prodi Administrasi Pubik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Menurut Bobby Bodenheimer (1999), game online diartikan sebagai program permainan yang tersambung melalui jaringan yang dapat dimainkan kapan saja, dimana saja dan dapat dimainkan bersamaan secara kelompok di seluruh dunia.

Permainan itu sendiri menampilkan gambar-gambar menarik seperti yang diinginkan, yang didukung oleh komputer. Game online adalah salah satu fenomena yang masih hangat di kalangan anak muda, terutama di Indonesia.

Adanya game online tersebut sangat mempengaruhi tingkah laku anak muda di Indonesia bahkan berpengaruh terhadap interaksi sosialnya.

BACA JUGA:

Hati-hati, Ini Bahaya Game Onlie 

Istilah Game online berasal dari istilah MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-Playing Online Game), yaitu ekstensi jenis game jenis Role-Playing Game yang memiliki fasilitas multiplayer, seorang pemain dapat menghubungkan komputer ke sebuah server, melalui server tersebut, dia dapat bermain bersamaan dengan ribuan pemain di seluruh dunia.

Permainan ini sama dengan jenis Role- Playing Game, yakni pemain dalam permainan. Anak muda di Indonesia seringkali menganggap bahwa dengan memiliki aplikasi terbaru seperti game online tersebut sebagai wujud bahwa mereka telah mengikuti perkembangan globalisasi dunia.

Sehingga banyak anak muda di Indonesia cenderung mengikuti atau mengoperasikan aplikasi tersebut atas dasar ego tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan oleh aplikasi tersebut.

Berdasarkan pengertian Game online tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa yang dimaksud dengan istilah Game online menunjuk pada salah satu sejenis permainan yang dapat diakses melalui jaringan internet.

BACA JUGA:

Karang Taruna Merenten Bagikan Jamban

Di dalam Game online tersebut terdapat seperangkat pemainan dalam bentuk gambar-gambar menarik yang dapat digerakkan dengan kehendak pemainnya. Game online tersebut bukan hanya berupa permainan yang hanya bisa ditonton saja, tetapi para pemain dapat berpartisipasi menggerakkan gambar-gambar yang ada didalamnya secara bersama-sama dengan para pemain lainnya.

Bahkan di dalam game online tersebut para pemain dapat berkompetisi untuk memperoleh poin tinggi yang berkonsekuensi menjadi pemain yang kalah atau menang.

Jadi, dalam permainan game online tersebut secara psikologis dapat membangkitkan pemain untuk terus bersemangat mengalahkan pihak lawan.

Secara sosilogis, permainan tersebut juga dapat dilakukan secara berkelompok, baik langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, di mana para pemain dapat mengenali pihak-pihak lain secara pribadi karena di antara mereka sudah saling mengenal secara akrab, misalnya karena mereka berasal dari satu sekolah atau berasal dari satu kelompok sepermainan diluar sekolah.

Sedangkan secara tidak langsung, di mana para pemain tidak saling mengenal satu sama lain secara fisik. Mereka hanya kebetulan behubungan ketika sama-sama bermain game online dalam satu jaringan permainan saat itu.

Awalnya, game online hanya dijadikan sebagai pengisi waktu senggang, penghibur di waktu penat, mencari teman baru, dan lain sebagainya.

Namun, game online yang awalnya hanya dijadikan sebagai hiburan beralih menjadi sebuah kebiasaan hingga menimbulkan ketergantungan bagi anak muda di Indonesia. Dengan timbulnya sikap ketergantungan, banyak dampak yang ditimbulkan dari bermain game online tersebut.

Anak muda yang telah mengalami ketergantungan dalam penggunaan game online tersebut berpengaruh pada kegiatan belajar serta kegiatan bersosialisasinya di dunia nyata.

Karena anak muda yang sudah mengalami ketergantungan akan menjadikan game online tersebut sebagai prioritasnya, sehingga kegiatan belajar yang seharusnya menjadi prioritas utama akan diabaikan.

Banyak orang yang memainkan game online untuk refreshing otak dari berbagai kesibukan dan beban pikiran. Walaupun sebagian orang menganggap bahwa game online memberikan dampak yang positif seperti refreshing otak, ketangkasan strategi, kecepatan reaksi, dan mengasah kreativitas.

Namun, game online ini lebih banyak menimbulkan dampak negatif apabila dilakukan secara terus menerus. Karena game online akan menimbulkan efek kecanduan bagi orang yang memainkannya.

Banyak dampak negatif yang akan ditimbulkan dari game online ini, khususnya bagi anak-anak. Dari segi kegiatan bersosialisasi, anak muda yang awalnya aktif di lingkungannya dan perduli dengan sesamanya berubah menjadi apatis (tidak perduli) dengan lingkungan dan orang-orang disekitarnya.

Munculnya ketidakperdulian akan menyebabkan anak muda tersebut akan menarik diri dari pergaulan sosialnya sehingga mereka lebih bersikap individualis.

Berdasarkan data hasil survei yang dilakukan oleh Cigna, 42% orang Indonesia menghabiskan waktu lebih lama untuk bermain game online daripada melakukan hobi dan bersosialisasi dengan teman-teman. Hal ini juga tidak terkecuali pada anak-anak.

Orang yang sudah kecanduan dalam bermain game online dapat ditandai dengan beberapa sifat, antara lain merasa gelisah dan mudah marah apabila tidak diijinkan bermain, selalu ingin main game terus menerus dan susah bila disuruh berhenti, tidak peduli dengan orang-orang di sekitar.

Bahkan enggan bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya, dan mengalami migrain dan mata lelah karena terlalu lama memandang layar komputer atau gadget.

BACA JUGA:

Dukun Santet pun Bela Palestina

Untuk itu perlu upaya untuk meminimalisir dampak negative game online pada anak. Upaya penanganannya ialah sebagai orang tua harus bisa menjaga waktu bermain anak dengan singkat dan menerapkan jadwal untuk bermain internet termasuk game dengan ini akan memberikan perasaan pemain berada dalam kontrol.

Dengan demikian pemain juga dapat melakukan aktivitas lain selain bermain game online. Dukungan kehidupan sosial pemain di kehidupan sehari-hari sangat berpengaruh untuk penanganan ketergantungan internet.

Sehingga orang tua dan lingkungan sekitar mutlak turut serta membantu anak-anak yang sedang mengalami kecanduan game online ini. semoga generasi negeri ini terhindar dari pengaruh negatif game online.***

Boban Hendrawan. Mahsiswa Prodi Administrasi Pubik, Universitas Muhammadiyah Mataram




Calon Ketum PP IKA Unram, Empat Alumni Mengambil Formulir

MATARAM.lombokjournal.com

Musyawarah IV Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram (Unram) bakal dihelat dalam hitungan hari. Forum yang memegang kekuasaan tertinggi organisasi di tingkat pusat yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali ini, akan digelar pada 28-30 Mei di Same Hotel, di Kota Mataram.

“Kami dari kepanitiaan terus mendorong para alumni untuk ikut maju dalam pemilihan Ketum IKA Unram periode selanjutnya,” kata Ketua Steering Committee Munas IKA Unram Dr Iwan Harsono, melalu press release yang diterima lombokjournal.com, Senin (24/05/21).

IKA Unram saat ini mewadahi sedikitnya 75.000 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:

Doktor Zul: Jangan Sampai Mengangkat Orang Yang Jatuh Dari Sepeda Motor Saja Didatangkan Dari Luar NTB 

Steering Committee Munas menyakini, 75.000 alumni Unram tersebut merupakan talenta-talenta terbaik sehingga didorong pihaknya untuk bisa berkhidmat memimpin IKA Unram periode mendatang.

Tidak sedikit di antara para alumni Unram tersebut bahkan kini tengah melanjutkan pendidikan  di berbagai negara. Mereka juga memiliki dan menjalani profesi yang beragam.

Dan posisi IKA Unram menjadi perekat dan pemacu sinergitas antaralumni di sektor yang beragam tersebut.

“Sinergitas tersebut bukan hanya sekadar untuk pekerjaan atau bisnis pribadi semata. Tetapi juga membangun jejaring yang kuat untuk turut berkontribusi positif bagi almamater dan pembangunan daerah di NTB serta juga  secara nasional,” kata pria alumnus program doktoral University of New England Australia ini.

Hingga hari ini, Tim Penjaringan Calon Ketua Umum sudah mencatat empat alumni telah mengambil formulir pencalonan sebagai Ketua IKA Unram.

“Ini pertanda yang baik. Tetapi, lebih banyak calon, tentu akan lebih Baik,” papar pria yang kini menjadi tenaga pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram ini.

Mengenai persiapan Munas, seluruhnya berjalan sesuai rencana. Seluruh timeline Munas berjalan tepat waktu.

BACA JUGA: Bulan Peduli Sosial, LKKS NTB Salurkan 200 Paket Sembako

Steering Committee sendiri lebih banyak bertugas dan bertanggung jawab sebagai pengarah atau pengendali. Juga penasihat dan pengawas dalam kegiatan Munas ini.

“Kami dari Steering Committee terus bersinergi dengan Organizing Committee agar Munas IV IKA Unram berlangsung secara demokratis dan transparan dengan sesuai aturan organisasi sehingga tidak akan menjadi persoalan di kemudian hari,” tandas Iwan.

Sejauh ini, Steering Committee terus mendengar dan mencatat banyak masukan yang kontruktif dari para tokoh dan alumni dalam hal pelaksaan Munas. Hal tersebut menjadi atensi dan diskusi dalam rapat -rapat Steering Committee.

“Sepanjang masukan dan kritik itu tidak bertentangan denga AD/ART dan PO Organisasi, kami akomodir semua untuk kebaikan bersama,” tandas Iwan.

Sesuai dengan Pasal 3 Peraturan Organisasi IKA Unram Nomor: 03/PO/IKA UNRAM/IV//2016 Tentang Permusyawaratan dan Rapat-Rapat Ikatan Alumni Universitas Mataram, selain untuk menetapkan AD/ART serta ketentuan lain yang menyangkut organisasi, Munas juga menetapkan program kerja nasional.

BACA JUGA: Dukun Santet pun Bela Palestina

Dan menjadi forum yang meminta pertanggungjawaban Ketua Umum, serta memilih Ketua Umum IKA UNRAM periode selanjutnya.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Munas kata Iwan akan digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta Munas yang hadir secara fisik sebanyak 50 orang.

Terdiri dari Pengurus Pusat IKA, utusan Pengurus Wilayah, utusan Pengurus Daerah, utusan setiap Pengurus Fakultas, Pembina, dan peninjau yang merupakan alumni Unram.

“Tema yang diusung dalam Munas adalah Sinergitas Alumni dan Almamater dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi di Era Kampus Merdeka,” katanya.

Me




Karang Taruna Merenten Bagikan Jamban  

Mewujudkan Desa Sesait ‘terbebas dari buang air besar sembarangan’

KLU.lombokjournal.com

Upaya pemberdayaan masyarakat melalui Karang Taruna jadi salah satu ‘tombak utama’ Pemerintah Desa.

Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Lombok Utaa, dengan Karang Taruna Merenten yang menginisiasi pembuatan jamban untuk masyarakat.

Pembagian jaman ke masyarakat itu guna menghindari warga desa buang air besar di sembarang tempat.

BACA JUGA:

Petani Gumantar Praktikkan Tanaman Tumpang Sari

Ketua Karang Taruna Merenten Wiriantara Haris Supan, S. Akun, kepada lombokjournal.com menjelaskan pembuatan jamban tersebut, mewujudkan Desa Sesait ‘terbebas dari buang air besar sembarangan‘.

Dikatakan Haris, semua jamban yang diproduksi Karang Taruna dibagikan cuma-cuma kepada seluruh masyarakat desa.

“Untuk pembuatan jamban ini Karang Taruna Merenten berinisiatif selain untuk membangun jiwa usaha kepada kaum milenial, juga mempercepat Desa Sesait menjadi desa ODF (Open Defecation Free),” tuturnya.

Nanti jamban ini akan dibagikan gratis ke masyarakat sesait yang belum memiliki jamban guna mempercepat Desa Sesait yang ODF, tambahnya.

Selain melibatkan Puskesmas Santong sebagai mitra utama, Karang Taruna juga menggandeng pihak-pihak.

Hal tersebut dilakukan untuk menunjang sumber daya pendukung, guna mengoptimalkan jumlah produksi jamban.

BACA JUGA:

Pasien Covid-19 di NTB, Bertambah 25 Orang

Terkait target penyaluran jamban, Haris menyebut akan didistribusikan kepada seluruh warga desa. Namun sementara ini, fokus mereka lebih dititikberatkan pada warga yang rumahnya belum memiliki jamban.

Sementara untuk produksi jamban, karena keterbatasan jumlah cetakan, per hari hanya menghasilkan empat buah.

Dijelaskan, sekarang dari target ODF warga sesait yang belum memiliki jamban di data sekitar 280 Kepala Keluarga. Karang Taruna Merenten sekarang sudah mencetak kurang lebih 50 buah jamban.

BACA JUGA:

Dukun Santet pun Bela Palestina 

“Kita terkendala bagan atau alat cetak. Alat cetak ini kami meminjam dari Karang Taruna Pendua (salah satu kelompok Karang Taruna Desa di Kecamatan Kayangan, red). Jadi kami hanya bisa mencetak 4 buah per hari. kami masih kewalahan perihal sumber daya untuk alat cetak dan bahan-bahan seperti semen pasir dan lain-lain. Makanya kami menggandeng Puskesmas Santong sebagai mitra kami.” terang Haris.

Han




Update Covid-19 di NTB: Bertambah 25 Orang Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pemeriksaan dari laboratorium dari 143 sampel,  hasilnya 112 sampel negatif, 6 positif ulangan, dan 25 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hari ini terdapat 33 (tiga puluh tiga) penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam siara pers hari Minggu (23/05/21).

Pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium PCR RS Bhayangkara Mataram.

“Hari ini tidak terdapat kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi.

BACA JUGA:

Pelajar Bisa Menghambat Laju Covid-19

Dengan tambahan 25 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 33 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu (23/05/2021) sebanyak 13.162.

Rinciannya 12.186 orang sudah sembuh, 600 meninggal dunia, serta 376 orang masih positif.

Jumlah Kasus Suspek sebanyak 19.864 orang dengan perincian 231 orang (1,2%) masih dalam isolasi, 29 orang (0,1%) masih berstatus probable, 19.604 orang (98,7%) sudah discarded.

BACA JUGA:

Wabup KLU Inspeksi ke Obyek Wisata

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 86.261 orang, terdiri dari 2.394 orang (2,8%) masih dalam karantina dan 83.867 orang (97,2%) selesai karantina

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 115.164 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 212 orang (0,2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 114.952 orang (99,8%).

BACA JUGA:

Sinergitas Mahasiswa Melawan Covid-19

“Diharapkan bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” pinta Lalu Gita..

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119




Dukun Santet pun Bela Palestina

lombokjournal.com

Para dukun santet ikut geram atas serangan-serangan Israel ke kubu Hamas di Palestiina, dalam perang Israel-Hamas yang berlangsung 11 hari.

Sejalan dengan keberpihakan rakyat dan pemerintah Indonesia yang kompak berpihak ke Palestina, para dukun santet pun beraksi dengan mengirim ‘paket’ ke Israel.

Aksi para dukun itu ditayangkan dalam video berdurasi 22 menit 22 detik memperlihatkan aktivitas dukun santet yang digambarkan mengirim paket santet ke Israel di channel YouTube Kang Ujang Busthomi Cirebon yang diunggah pada 17 Mei 2021.

BACA JUGA:

Indonesia Bela Palestina, Tapi Ada Nitizen Hina Palestina

Video berjudul “[LIVE]DUEL VS 30!DIUNDANG NYANTET ISR4EL!” telah mendapat lebih dari 1,1 juta views dan 40 ribu likes.

Boleh percaya atau tidak, kebetulan banget sehari setelah 30 dukun santet Nusantara mengirim paket ke Israel, Israel pun menyatakan gencatan senjata dengan Hamas, hari Jum’at (21/05/21) Tentu saja peran aktif para dukun santet yang pro Palestina itu mengundang beragam komentar dari para nitizzen.

Netizen ada yang berkelakar, “Israel akhirnya mengakhiri pertempurannya dengan Hamas setelah para dukun Indonesia beraksi,” seperti  dituturkan oleh akun Twitter @NUgarislucu.

Sementara itu, akun @afneradrifsalut kepada dukun Indonesia karena mereka peduli terhadap rakyat Palestina.”

Empat dukun terlihat sedang melakukan ritual, salah satunya mengatakan kepada host bahwa “Para dukun Nusantara akan membantu Palestina yang diserang oleh Israel.”

Host yang mengekan peci dan sarung itu kemudian bertanya, “Maksudnya, Israel mau digimanain ini?”

“Akan dihancurkan,” tegas dukun itu.

“Kirimnya pakai apa?”

“Mengirim rudal jin ke sananya,” jawab si dukun lagi.

BACA JUGA:

Aksi Bela Palestina, Gubernur NTB Dituntut Bentuk Tim Pengelola Bantuan Satu Pintu

Setelah itu, dukun itu juga mengklaim rudal jin tidak akan mempan dihadang rudal Israel yang dikenal sebagai sistem Iron Dome. Menurut dukun, malah rudal akan berbalik sendiri ke Israel.

Sedangkan dukun lainnya mengatakan santet akan tiba “dalam dua hari” yang dikirim lewat angin.

Uzon.id




Bulan Peduli Sosial, LKKS NTB Salurkan 200 Paket Sembako

SUMBAWA.lombokjournal.com

Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE,M.Sc menyalurkan secara simbolis 200 paket sembako kepada beberapa lembaga dan kaum Dhu’afa di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama LKKS NTB bersama Baznas NTB dan Lombok Post serta masih dalam rangkaian Bulan Peduli Sosial LKKS Prov. NTB 2021.

“Saya mewakili LKKS NTB hari ini menyampaikan titipan para donatur, orang-orang yang menitipkan rasa sayangnya saat ramadhan kemarin,” ungkap Bunda Niken, sapaan akrab Ketua LKKS NTB, saat memberikan sambutan, Sabtu (22/05/21) di Kantor TP PKK Kabupaten Sumbawa.

“Ini adalah tanda cinta kasih, tanda silaturahim dari orang-orang yang memiliki kepedulian dan rasa kasih sayang yang besar, terlebih di masa sulit pandemi seperti saat ini,” lanjut Bunda Niken.

Selain itu, Bunda Niken menjelaskan, Bulan Peduli Sosial Tahun 2021 ini meneruskan apa yang sudah dilakukan LKKS pada tahun-tahun sebelumnya.

Walaupun di tahun sebelumnya sudah memasuki masa pandemi di bulan Ramadhan, ternyata tidak memutus semangat untuk berbagi dengan sesama.

BACA JUGA: Lasqi NTB Akan Selenggarakan Lomba Qasidah Kolborasi

“Sempat ada yang meragukan apakah akan terkumpul sesuai target, namun alhamdulillah hasilnya lebih banyak dari target, lebih banyak dari bulan-bulan sebelum pandemic,” ucap Bunda Niken.

Sementara itu, Ketua LKKS Kabupaten Sumbawa, Sofia Noviantry Mahmud Abdullah  menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan yang terselenggara.

“Sejak pandemi Covid-19 kita semua sangat kesulitan karena aktifitas yg terbatas. Semoga pembagian sembako ini akan membawa manfaat bagi anak-anakku untuk kehidupan” ujar Sofia.

BACA JUGA: Indonesia Bela Palestina, Tapi Ada Nitizen Hina Paestina

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bunda Niken yang bersedia datang untuk memberikan sembako ini,” katanya.

Lembaga – lembaga yang memperoleh bantuan paket sembako :

  1. Panti asuhan putri Anisyah Kelurahan Brang Biji
  2. Panti Asuhan Muhammadiyah kelurahan Umasima
  3. Panti Asuhan Darul Ikhlas Dusun Sering
  4. Panti Asuhan Al-Islah Moyo Hilir
  5. Panti Asuhan Al-Mizan Desa Lopok
  6. Panti Asuhan Tri Tunggal Diponegoro
  7. Panti Asuhan Nyai Walidah Kelurahan Brang Biji
  8. Kaum Dhu’afa Kelurahan Bugis
  9. Kaum Dhu’afa Kelurahan Brang Bara.

jamy_alif_gerry_

diskominfotikntb