Presiden Jokowi: Pancasila Harus Jadi Pondasi Perkembangan Teknologi

lombokjournal.com

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo menegaskan, dalam memperingati Hari Lahir Pancasila harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Terutama menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mempengaruhi kontestasi ideologi.

Menurut Presiden Jokowi, revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi bahkan dalam skala besar yaitu lintas negara.

BACA JUGA:

WAGUB NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

Menghadapi semua ini perlu wawasan dan pendalaman nilai-nilai pancasila. Tidak bisa dilakukan dengan cara-cara yang biasa diperlukan cara baru yang luar biasa.

“Kita harus memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama revolusi industri 4.0 saat ini. Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berke-Indonesia-an,” ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi menyampaikannya saat berpidato dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual di Gedung Pancasila Jakarta, Selasa (01/06/21).

Presiden Jokowi menjelaskan, ketika konektivitas teknologi melanda dunia, maka interaksi antar dunia juga akan semakin mudah dan cepat.

Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia. Tidak mengenal lokasi dan waktu, kecepatan ideologi transnasional radikal bisa melampui standar normal ketika memanfaatkan perkembangan tekonologi.

Dikatakan, zaman globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

BACA JUGA:

PEMDA KLU Rapat Evaluasi Program 100 Hari Bupati

Yang harus diwaspadai adalah meningkatakn rivalitas dan pandangan. Termasuk rivalitas antar pandangan, nilai-nilai dan rivalitas antar ideologi. Ideologi transnasional tentu semakin meningkat, memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan strategis.

“Saya mengajak seluruh apara pemerintahan, toga, tomat, para pendidik, kaum profesional dan kaum milenial dan seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tuturnya.

Dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni turut diikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi beserta jajarannya serta seluruh pimpinan daerah dan lembaga terkait di seluruh Indonesia.

Manikp

@kominfo




Kekayaan Bos Facebook, Mark Zuckerberg; Rp1.460 Triliun

lombokjournal.com

Kekayaan bersih CEO Facebook Mark Zuckerberg baru saja melampaui USD100 miliar atau sekitar Rp1.460 triliun (kurs Rp14.595 per USD1) untuk pertama kalinya, berkat harga saham perusahaan media sosial itu melonjak selama Covid-19.

Menurut Bloomberg, kekayaan itu membuat Mark bergabung dengan CEO Amazon Jeff Bezos dan pendiri Microsoft Bill Gates yang juga telah meraup kekayaan lebih dari Rp1.460 triliun.

BACA JUGA:

Inilah Millennial Paling Kaya di Dunia

Ketiganya itu dilaporkan orang yang memiliki kekayaan setidaknya Rp1.460 triliun di dunia ini.

Mark sendiri punya 13 persen saham di Facebook. Harga saham Facebook naik setelah merilis Instagram Reels, fitur yang dianggap pesaing TikTok.

Facebook juga masih jadi sorotan bersama CEO Amazon, Apple dan Google di Big Teck dan Kongres pada 29 Juli gara-gara anggota parlemen khawatir atas antitrust.

BACA JUGA:

Beri Perhatian Saat Anak Pegang Handphone

Mark sendiri pernah menyatakan di masa lalu kalau ia ingin memberikan 99 persen saham Facebook miliknya selama dia hidup.

Business Insider




Inilah Daftar Milenial Paling Kaya di Dunia

lombokjournal.com

Ada 2.755 miliuner di seluruh dunia, yang jumlah total seluruh kekayaannya mencapai USD13 triliun.

Tapi tahukah bahwa 100 di antara orang terkaya itu masuk kategori milenial.

Yang dimaksud milenial yaitu mereka yang lahir di antara tahun 1981 sampai 1996. Berarti saat ini banyak orang yang masih berusia muda tapi kekayaannya sudah berlimpah. Ini menurut data Forbes.

Mark Zuckerberg

Forbes baru saja mengeluarkan daftar anak-anak muda milllennial yang menjadi orang terkaya di dunia.

Dari 10 milenial yang ada dalam daftar tersebut, Amerika dan China bersaing ketat dengan masing-masing memiliki 4 orang di dalam daftar tersebut walau Mark Zuckerberg, si pendiri Facebook, masih berada di urutan pertama.

Kalangan milenial atau anak-anak muda ini merepresentasikan sekitar 3,8 persen dari seluruh miliuner yang ada di dunia, dengan kombinasi kekayaan total USD573,1 miliar.

BACA JUGA:

Kekayaan Bos Facebook, Mark Zuckerberg Mencapai Rp1.460 Triliun

Milenial paling tua yang masuk daftar orang kaya raya itu baru memasuki usia ke-40 pada 2021. Sedangkan yang paling muda ada di usia 25 tahun.

Berarti, millennial itu merupakan miliuner termuda di dunia. Bahkan ada yang masuk golongan Gen-Z, yakni Wang Zelong dari China yang berusia 24 tahun dan Kevin David Lehmann dari Jerman, yang masih berusia 18 tahun. Wow..

Ternyata milenial terkaya itu sebagian besar berasal dari Amerika dan Cina. Dari 10 orang millennial terkaya dunia itu, empat orang berasal dari Amerika dan 4 orang berasal dari China.

Sisanya masing-masing dari Rusia dan Brasil, yakni Pavel Durov si pendiri Telegram dan Eduardo Saverin yang pernah menjadi investor awal Facebook, sebelum dikhianati oleh Mark Zuckerberg.

China memang menjadi tempat kedua bagi miliuner muda di dunia. Dari 100 orang miliuner itu sebanyak 33 orang berasal dari Amerika, sedangkan China menduduki posisi kedua dengan 23 miliuner.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Faktanya, sebanyak 86 persen anak muda terkaya di dunia itu memiliki kekayaan yang bertambah banyak dibanding setahun lalu.

Misalnya, Mark Zuckerberg yang pada 2020 tercatat memiliki kekayaan hanya USD35 miliar naik menjadi USD97 miliar di tahun ini.

Sedangkan Zhang Yiming yang menduduki posisi dua dalam daftar tersebut memiliki kekayaan USD19,4 miliar di 2020 dan kini kekayaan mencapai USD35,6 miliar.

Berikut daftar 10 anak muda milenial yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia.

  • Mark Zuckerberg (AS) kini berusia 36 tahun dengan total kekayaan USD97 miliar
  • Zhang Yiming (China) berusia 37 tahun, total kekayaan USD35,6 miliar
  • Yang Huiyan & family (China) usia 39 total kekayaan USD29,6 miliar
  • Dustin Moskovitz (AS) usia 36 kekayaan USD17,8 miliar
  • Su Hua (China) usia 39 tahun kekayaan USD17,8 miliar
  • Pavel Durov (Rusia) usia 36 tahun total kekayaan USD17,2 miliar
  • Lukas Walton usia 34 tahun total kekayaan USD15.6 miliar
  • Eduardo Saverin (Brasil) usia 39 tahun dengan total kekayaan USD14,6 miliar
  • Cheng Yixiao (China) berusia 37 tahun dengan total kekayaan USD14,1 miliar
  • Brian Chesky (AS) berusia 39 tahun, total kekayaan USD13,7 miliar

Uzon.id




Pemda KLU Rapat Evaluasi Program 100 Hari Bupati

TANJUNG.lombokjournal.com

Pemerintah Daerah Lombok Utara melaksanakan rapat evaluasi Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara periode 2021-2026 di Aula Bupati, Senin (31/05/21).

Evi Winarni, SP., M.Si

Dalam rapat yang dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Drs. H. Raden Nurjati tersebut, masing-masing koordinator melaporkan capaian yang dilakukan oleh semua OPD selama 74 hari terakhir.

Menurut laporan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KLU Evi Winarni, SP., M.Si., selaku Koordinator Umum pelaksanaan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, dari empat program yang dirumuskan, hanya program “Pariwisata KLU Bangkit” yang belum menunjukkan progres sejauh ini.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

“Kesimpulannya, dari 100 hari kerja Bupati yang kelihatan progresnya hanya dua item, yaitu di memarak dan merikeq. Namun apabila kemarin kegiatan Bapenda itu kita masukkan dalam kategori Pelayanan Prima maka hanya itu yang bergerak, sedangkan yang Pariwisata Bangkit ini yang sama sekali belum kelihatan pergerakan,” terangnya.

Menurut Evi, penilaian tersebut didasarkan atas indikator-indikator tertentu yang telah ditetapkan berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan dan sudah terdokumentasi dengan baik dalam sebuah laporan.

BACA JUGA:

Pariwisata NTB Akan Berbenah Jelang Event Internasional

Di akhir penyampaiannya, Koordinator Umum Evi Winarni mengatakan, Pemerintah Daerah akan menyampaikan hasil capaian program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati secara terbuka kepada publik apabila program ini telah mencapai batas waktunya.

Seperti diketahui bersama program 100 hari ini dimulai sejak tanggal 17 Maret 2021 dan akan berakhir pada tanggal 26 Juni 2021.

@ng




Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Penilaian Bank Indonesia, kolaborasi bersama Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, institusi vertikal, BUMN dan perbankan, mempercepat ekonomi NTB jadi lebih baik

MATARAM.lombokjournal.com Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Heru Saptaji  optimis, proyeksi pertumbuhan ekonomi NTB akhir 2021 akan meningkat.

Akselerasi pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan I 2021 sudah menunjukkan arah perbaikan yang signifikan. Sebelumnya, kontraksinya berada pada minus 3,03 persen, menyusut menjadi minus 1,13 persen (y on y) tahun 2021.

“Insya Allah pada triwulan II dan III hingga keseluruhan tahun 2021 akan terus membaik. Sehingga perspektif pertumbuhan ekonomi NTB akan kembali positif 3,8 hingga 4,2 persen,” ungkapnya.

Heru menyampaikannya dalam laporan perkembangan perekonomian NTB  bersama Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, kepala OJK, kepala institusi vertikal, BUMN, kepala cabang perbankan serta puluhan kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Kantor BI NTB, Senin (31/05/21).

BACA JUGA:

Pariwisata NTB Berbenah Jelang Event Internasional

Menurutnya, semangat sinergi antar semua pihak dengan meningkatkan kolaborasi menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah yang lebih baik lagi ke depan.

Baik itu kolaborasi bersama Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, institusi vertikal, BUMN dan perbankan agar bagaimana merealisasikan dan mempercepat ekonomi yang lebih baik lagi.

“Semoga dengan kesamaan visi dan semangat akan membawa perbaikan kinerja perekonomian di NTB yang lebih sejahtera bagi kehidupan masyarakat,” teranngnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB telah merilis pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB pada 05 Mei 2021.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB triwulan 1 tahun 2021 terhadap triwulan IV tahun 2020 diwarnai faktor musiman pada kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh 10,95 persen.

Pertumbuhan positif juga terjadi pada kategori jasa lainnya sebesar 5,67 persen.

Kategori transportasi dan pergudangan sebesar 4,85 persen. Begitu juga kategori pengadaan listrik dan gas sebesar 3,20 persen dan kategori jasa Kesehatan serta kegiatan sosial sebesar 2,98 persen.

Pertumbuhan positif pada sejumlah kategori lapangan usaha tersebut tidak cukup menahan terjadinya kontraksi ekonomi Provinsi NTB pada triwulan 1 tahun 2021, yaitu sebesar 3,30 persen.

BACA JUGA:

Pasien Covid-19 di NTB, Melonjak 139 Positif

Kondisi tersebut disebabkan oleh terjadinya kontraksi ekonomi pada sejumlah kategori lapangan usaha yang memiliki kontribusi besar.

Seperti kategori pertambangan dan penggalian 10,18 persen, kontruksi sebesar 15,42 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum 8,98 persen. Sedangkan kategori administrasi, pertahanan dan jaminan sosial wajib 13,19 persen.

Manikp

@kominfo




Pasien Covid-19 di NTB, Melonjak 139 Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Senin (31/05/21), bertambah  139 kasus baru positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan Laboratorium Antigen.

Dari pemeriksaan sebanyak 1088 (seribu delapan puluh delapan) sampel dengan 938 sampel negatif, 11 positif ulangan, dan 139  sampel kasus baru positif Covid-19.

Meski terjadi lonjakan 139 pasien positif, namun hari Senin juga terdapat 139 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19

Update Covid-19 itu disampaikan dalam press release Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang diterima media hari Senin (31/05/21)

BACA JUGA:

Pariwisata NTB Berbenah Jelang Event Internasional

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi melalui press releasenya, hari Senin.

Dengan adanya tambahan 139 (seratus tiga puluh sembilan) kasus baru terkonfirmasi positif Covid19, 139 (seratus tiga puluh sembilan) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Senin (31/05/21) sebanyak 13.550 orang.

Rinciannya,  12.467  orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 479 orang masih positif.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif, jelas Lalu Gita.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.097 orang. Rinciannya, 254 orang (1,3%) masih dalam isolasi, 36 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.807 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.993 orang, terdiri dari 2.808 orang (3,2%) masih dalam karantina dan 85.185 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.340 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.084 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.256 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Wagub NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119




Gubernur NTB: Event HTCI Se-Indonesia Pulihkan Pariwisata

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., mendukung Pulau Lombok sebagai tuan rumah diselenggarakannya acara Touring Jelajah Lombok Wingday IV HTCI, untuk kumpul Akbar Club Tiger Se-Indonesia Tahun 2021.

“Kegiatan yang bagus untuk mendongkrak dan kembali memulihkan pariwisata di NTB,” sambut Doktor Zul saat disampaikan tujuan pertemuan dan silaturahmi oleh Pengurus Persatuan Honda Motor Tiger Indonesia (PPHTI), Senin (31/05/21) di ruang kerjanya.

Pelaksaanaan event HTCI yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 8-10 Oktober 2021 ini, selain menyuguhkan keindahan alam, ragam budaya, kuliner, seni dan tenun hasil produk UMKM NTB, Doktor Zul berharap acara tersebut diselenggarakan mendekati pelaksanaan even Superbike pada tanggal 12-14 November 2021.

“Sehingga peserta dapat langsung menyaksikan Word Superbike di Mandalika pada bulan November itu,” sarannya.

Dikatakan juga pria penyuka Moge ini, bahwa bila kegiatannya mendekati waktu Word Super Bike, jauh lebih cocok.

“Kalau memang dapat dirubah sangat bagus, namun bila sudah ditetapkan gak masalah juga,”kata Gubernur.

Yang jelas lanjutnya, “Anggota Tiger Club dari Sabang sampai Merauke dapat meringankan langkah untuk datang dan menikmati keindahan Lombok NTB,” tutup Gubernur.

BACA JUGAPariwisata NTB Akan Berbenah Jelang Event Internasional

Sementara itu, ketua HTCI Pusat, Ferdinan Rc. Heumasic, dan Wakil Ketua, Anas Taufan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat dari Gubernur NTB.

“Apalagi kami pengurus dari Jakarta sengaja datang dan mohon dukungan suksesnya acara ini,”kata pria asli Cianjur ini.

Dijelaskanya, Lombok Tiger Club (Lotic) dibawah Pengurus Daerah (Pengda) Nusra, sudah bersedia untuk digelar acara sakral wingday yang ke-4 di wilayahnya.

Diakuinya pengurus daerah Nusra, setahun sebelum tahun 2020 mengajukan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan event ini. Sehingga disepakati dan diputuskan dalam Mukernas.

“Acara sakral yang rutin dilaksanakan 4 tahun sekali ini, harusnya pelaksanaannya pada tahun 2020, namun adanya pandemi covid akhirnya ditunda,” jelasnya.

Ditambahkan Ketua Lotic, Morak Nabil dan Taufan Ardiansyah Dewan penasehat PPHTI, bahwa alasan yang paling utama mengajukan diri sebagai tuan rumah even ini, karena di masa pandemi banyak sektor pariwisata yang terdampak di Lombok.

Dengan mendatangkan 626 club motor tiger se-Indonesia, maka akan banyak anggota club berkunjung melihat eksotik dan indahnya pulau Lombok.

BACA JUGA:

Pengurus IKA Unram Luar NTB Keluar Barisan 

“Dapat kita bayangkan, ribuan orang berkunjung ke Lombok, maka setidaknya menggerakan sektor ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya berkumpul dan touring ke destinasi wisata saja, tetapi kegiatan seperti bakti sosial dan sumbangan ke anak yatim piatu akan diselenggarakan dalam rangkian event ini.

Edy@diskominfotik_ntb




Pariwisata NTB Akan Berbenah Jelang Event Internasional

MATARAM.lombokjournal.com

Menjelang gelaran Superbike, L’Etape dan Hutama Karya Endurance Challenge yang akan digelar mulai Agustus sampai November depan, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah meminta momentum kebangkitan pariwisata NTB ini benar benar disiapkan dengan baik. Ketiga event tersebut akan menjadi lompatan pemulihan sektor andalan yang paling terdampak pandemi Covid 19.

“Tugas Dinas Pariwisata sebenarnya melakukan banyak promosi dan membuat grand design pariwisata kita dengan melibatkan semua pihak yang mendukung bergeraknya pariwisata,” ujar Wagub di Pendopo Wakil Gubernur, Senin (31/05/21).

Ditekankan Wagub, branding NTB sebagai tujuan pariwisata dunia harus menyebar ke seluruh dunia. Dimasa pandemi, promosi branding CHSE (Clean Health Safety Environment) menjadi jaminan kunjungan wisata selain branding Wisata Halal yang dulu diraih dengan kerja keras.

Wagub juga sepakat dengan program kerja Dispar yang mengedepankan wisata berkualitas dari jumlah kunjungan semata. Karena dengan begitu, keberlanjutan pariwisata dapat lebih terukur.

Selain itu, Wagub juga meminta pasar domestik wisatawan nusantara mulai digarap lebih serius.

“Intinya pemulihan pariwisata kita sudah berjalan sesuai rencana. Yang perlu adalah detail pelaksanaannya dengan berkoordinasi dengan semua pihak,” tegas Wagub.

Dalam pertemuan dengan seluruh jajaran Dinas Pariwisata, Wagub juga menegaskan, penyiapan destinasi wisata sebenarnya adalah tanggungjawab kabupaten/kota di luar program Kementerian agar semua aspek dalam membangun pariwisata dikerjakan oleh semua orang tidak hanya pemerintah provinsi.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Sebarkan Informasi Bemanfaat Untuk Kemajuan Daerah

Dijelaskannya, sebagai daerah yang dilimpahi kekayaan alam, seni dan budaya, tugas seluruh stakeholder adalah memastikan pelayanan terbaik dengan manajemen yang baik, yang disadari sebagai aset sendiri untuk dijual sebagai andalan ekonomi.

“Jadi tidak lagi bergantung dari seberapa besar anggaran yang dialokasikan untuk maintenance fasilitas, kebersihan, kesehatan dan lain-lain,” tegas Wagub.

Di sisi lain, sebagai destinasi super prioritas, pemerintah pusat juga berkepentingan memastikan persiapan berjalan dengan baik.

BACA JUGAWagub NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

Sementara itu Kepala Dispar NTB, Yusron Hadi, menambahkan bahwa sektor ekonomi kreatif juga menjadi pendukung pariwisata. Dari 17 jenis ekonomi kreatif, kata Yusron semuanya ada di NTB. Diantaranya, mode, kuliner, desain, kerajinan dan lain lain.

“Kita akan kembangkan semaksimal mungkin untuk mendukung event pariwisata nasional dan internasional”, ujar Yusron.

Ia menambahkan pula, pariwisata religi dengan menjadikan Islamic Center sebagai destinasi wisata unggulan mulai dibenahi selain wisata edukasi seperti museum dan lain lain.

jm




Wagub NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meminta Dinas Sosial Provinsi NTB untuk memperkuat peran dalam membantu mensukseskan program Revitalisasi Posyandu. Hal tersebut disampaikan Sitti Rohmi saat memimpin rapat internal bersama Dinas Sosial di Aula Pendopo Wakil Gubernur pada Senin (31/05/21).

“Dalam program unggulan NTB Gemilang, peran Dinsos sangat besar, terutama pada program Revitalisasi posyandu,” tegasnya.

Karena menurut Sitti Rohmi, jika Revitalisasi Posyandu sukses dilaksanakan akan berdampak besar terhadap penuntasan kemiskinan yang ada di NTB. Dengan menjadikan Posyandu sebagai Center of Education atau Pusat Pendidikan, maka akan mampu membuat banyak masyarakat paham terhadap berbagai isu.

BACA JUGAPariwisata NTB Akan Berbenah Jelang Event Internasional

Tak hanya isu kesehatan, melainkan juga isu sosial, ketenagakerjaan, pendidikan, dan isu-isu lainnya. Sehingga kesejahteraan hidup masyarakat otomatis bisa meningkat.

“Kemiskinan bukan hanya karena kurang biaya tapi juga karena kurang edukasi. Perlu edukasi yang terus menerus dan konsisten melalui Revitalisasi Posyandu,” ujarnya.

Untuk itu, Sitti Rohmi meminta Dinsos untuk meningkatkan sinergitas, baik antar sesama bidang di dalamnya maupun dengan OPD dan mitra lainnya. Dinsos memiliki peran yang sangat strategis terutama menangani kemiskinan di NTB.

BACA JUGA:

Beri Perhatian Saat Anak Pegang Handphone

“Dengan adanya Dinsos kita tidak mau masyarakat NTB terlantar, dan tidak terlayani karena tidak mampu,” tandasnya.

novita@diskominfotikntb




Beri Perhatian Saat Anak Pegang Handphone

Jaka Prawira Dirja, mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, penggunaan handphone  di kalangan perlajar dan mahasiswa tidak dapat dihindari. Mulai dari anak di bawah 10 tahun pun sudah memiliki handphone atau HP atau tepon genggam, setidaknya ia mulai diberi keleluasaan pegang pernangkat komunikasi itu.

Sebab bagi pelajar maupun mahasiswa di awal tahun 2021, semua proses pembelajaran dilakukan secara daring.

Penggunaan telpon genggam dalam waktu yang lama dapat membuat mata menjadi sakit. Apalagi bila digunakan selama berjam-jam. Bukankah anak-anak di masa sekarang sering sekali menggunakan telpon dalam jangka waktu yang cukup lama.

BACA JUGA:

Media Sosial Pengaruhi Perilaku Remaja

Karena beragam alasan, biasanya orang tua pun tidak menegur. Justru (biasanya) membiarkan anaknya menggunakan alat komunikasi itu hampir tanpa batas waktu. Padahal, kalau anak-anak semakin diberi kebebasan seperti itu, maka anak-anak semakin tergantung dan dikendalikan oleh telpon genggam.

Orang tuanya juga membiarkan anaknya fokus dengan HP-nya, alasannya karena anaknya lebih diam di rumah dan tidak keluyuran. Padahal sebenarnya itu akan membahayakan dan juga dapat menyebabkan anaknya jadi kurang bergaul. Dan cenderung apatis alias kurang menjalin komunikasi dengan masyarakat di sekitarnya. Ini merupakan tanda-tanda seorang anak yang kecanduan.

Kecanduan terhadap telpon dapat mempengaruhi pola makan dan juga pola pikir anak. Tanda-tanda yang jelas, anak-anak jadi kurang nafsu makan (bahkan bisa jadi kurang tidur) karena terlalu fokus dengan HP-nya. Kita pun bisa langsung merasakan bahwa memandang layar HP yang berlebihan bisa menyebabkan terganggunya saraf mata dan otak. Karena jam tidur terganggu dan juga mata kurang istirahat.

Ada beberapa kasus, berlama-lama fokus dengan HP menyebabkan gangguan jiwa hingga kebutaan anak-anak di bawah umur. Sebagian besar orang sebenarnya sudah mengetahui, HP yang diberikan pada anaknya hanya sedikit waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas dari sekolah. Justru waktu yang lama digunakan untuk bermain game online dan yang lainnya.

Disini peran orang tua sangat penting dan dibutuhkan dalam mengawasi dan juga mengamati kegiatan anaknya saat bermain telpon. Apakah mereka hanya membuka situs belajar atau yang lainnya.

BACA JUGA:

Pengurus IKA Unram Luar NTB Keluar Barisan

Tetapi seringkali (karena berbagai alas an, orang tua suka lalai. Sehingga terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk penanganannya menurut saya pribadi, harus ada perhatian dan memberi batas waktu bermain HP anaknya. Kesadaran dini dari orang tua diperlukan, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan menimpah anak-anak yang kita cintai.***