Gubernur NTB: Agama dan Pancasila Jangan Dipertentangkan

LOTENG.lombokjournal.com

Pancasila lahir sebagai dasar negara, berdasarkan nilai budaya dan ajaran agama. Karenanya, agama sama sekali tidak bertentangan dan tidak dapat dipertentangkan dengan Pancasila.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, DR. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. saat membuka diskusi publik Memperingati Hari Pancasila yang digelar Non Goverment Organisation (NGO) Laskar NTB, Rabu (2/6/2021) di Hotel Grand Royal, Batujai Lombok Tengah.

Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc

“Masyarakat Lombok dan NTB umumnya religiusitasnya bagus, sehingga sudah tidak tempatnya agama dan pancasila, terutama Islam dipertentangkan,” pesannya.

Oleh sebab itu, lanjut DR. Zul, kadang-kadang ada yang beranggapan bahwa kalau Pancasilais kurang beragama dan kalau beragama kurang Pancasilais. Untuk itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk tidak mengulang kesalahan tentang anggapan itu.

“Sehingga generasi bangsa ini perlu terus belajar memahami sejarah pendirian dan lahirnya Pancasila. Karena dalam kaidah dan nilai-nilainya sangat indah sekali,” pesan Doktor Zul.

BACA JUGALaskar NTB Siap Dukung Kebijakan Pemprov NTB

Sementara itu Ketua Umum Laskar NTB, H.M. Agus Setiawan, SH, mengapresiasi keluangan waktu Gubernur NTB untuk memberikan dukungan kepada generasi muda Laskar NTB.

“Kita sepakat bahwa Laskar NTB selalu taat dengan konstitusi, baik UUD maupun Pancasila sebagai ruh organisasi,” tegas Agus.

Mengusung tema, NGO dan Pancasila: dari Bumi Gora Bumikan Pancasila, diskusi panel ini menghadirkan pembicara, seperti; akademisi Unram Prof. DR. H. Kurniawan, SH., M. Hum., Dewan pembina DPP Laskar NTB DR. Syamsul Hidayat, tokoh majelis adat sasak  dan Ketua Umum Laskar NTB.

edy@diskominfotik_ntb




Wabup Danny Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu 

TANJUG.lombokjournal.com

Wakil Bupati KLU, Dany Karter Febrianto,R.ST.M.Eng melepasliarkan puluhan ekor tukik (anak penyu), di Pantai Sorong Jukung, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (02/06/21)

Tujuannya untuk menambah populasi penyu, salah satu hewan yang dilindungi, yang saat ini terancam punah.

“Hari ini kita melepasliaran anak penyu untuk menambah populasi penyu di wilayan perairan kita di Lombok Utara,” ujar Danny, saat ditemui usai pelepasan anak penyu.

Pihak Perhotelan (Mina Hotel) turut mengajak pemerhati lingkungan dan pegiat konservasi penyu untuk ikut serta dalam pelepasliaran tersebut. Menurutnya, hal itu agar warga mengetahui bahwa penyu adalah hewan yang perlu dilestarikan keberadaannya.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Agama dan Pancasila Jangan Dipertentangkan

“Warga sengaja dilibatkan agar mengerti pentingnya konservasi penyu yang terus berupaya agar jumlah penyu terus bertambah dan tidak punah,” ucap I Made Dwi Antara,  penanggung jawab Mina Hotel.

Pelepasliaran tukik dilakukan pagi hari menjelang siang, dengan cara memindahkan tukik satu persatu dari tempat Bak prlastik yang kemudian diberikan ke Wkl. Bupati KLU, Kapolsek, Danramil Tanjung dan ke peserta yang lain.

Setelah semua peserta mendapat tukik, mereka lalu menuju ke pinggir Pantai untuk melepasliarkan secara bersamaan.

Tak perlu waktu lama, usai dilepasliarkan, puluhan tukik itu bergerak menyusuri pasir pantai menuju laut lepas.

“Tukik yang dilepasliarkan ini baru ditetaskan tanggal 15 (Juni) kemarin, jadi usianya baru 15 hari. Dan memang kalau usia segitu harus segera dilepas ke habitatnya,” salah seotang pemerhati alam dan lingkungan, Jaharudin.

BACA JUGA:

Hari Lingkungan Hidup, Wabup Danny Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Pria yang kerap disapa Ang sering melakukan pendampingan kepada nelayan penangkar penyu/tukik di kampungnya di Pantai Sedayu Dusun Lekok Desa Gondang Krcamatan Gangga -KLU.

Pelepasliaran ini akan terus berlanjut, mengingat masih ada ratusan telur penyu yang segera menetas.

“Biar Tak Punah, Anak Penyu Dilepasliarkan di sepanjang pantai wilayah utara ini,” kata Dany Karter. Dengan pelepasliaran ini dapat menambah keberadaan penyu di laut.

“Ini baru pertama kali saya ikut melepas tukik dan perasannya ya senang, semoga tukik yang saya lepasliarkan tadi bisa tumbuh besar,” kata Danny.

@ng




Hari Lingkungan Hidup, Wabup Danny Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Aksi dimotori KLH Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com

Wakil Bupati Lombok Utara, Dany Karter Febrianto R, ST.M.Eng, mengajak seluruh masyarakat bersihkan lingkungan.

“Kondisi alam akhir akhir ini kurang bersahabat, lantaran kita kurang memperhatikan memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata Dany Karter.

Itu dikatakannya saat menghadiri kegiatan bersih bersih pantai Sorong Jukung di sekitar Mina Hotel Tanjung, Lombok Utara, Rabu (02/06/21).

Kata semua sudah tahu bahwa akhir-akhir ini terjadi bencana di mana-mana, sebagaimana di Bima hingga ke NTT. Semua itu pasti dipengaruhi oleh perubahan tata ruang akibat pembangunan dan pembabatan hutan yang tdak terkendali.

Menurut Wabup, kegiatan bersih bersih pantai dengan memungut sampah yang ditemui dan masukkan ke dalam kantong.

“Ini upaya menyelamatkan lingkungan yang harus dilakukan terus menerus, untuk mencegah terjadinya bencana alam,” kata Dany.

BACA JUGA:

Wabup Danny Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu

Aksi kepedulian lingkungan ini merupakan salah satu kegiatan yang di motori oleh Kantor Lingkungan Hidup KLH KLU bersama komunitas pemerhati lingkungan dan pihak perhotelan (Mima Hotel) Tanjung.

“Kami menantang semua pihak untuk bersama-sama beraksi konkrit untuk peduli kepada lingkungan dalam rangka perwujudan lingkungan yang rapi, indah, dan bersih,” ucap Dany yang di dampingi pihak Kepolisian, Babinsa Kecamatan Tanjung.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang berpartisipasi,” kata dia.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Jangan Dipertentangkan Agama dan Pancasila

Dan diharapkan, tetap melakukan kegiatan serupa serta mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Wabup Danny tidak ingin kegiatan hanya sampai disini dan bersifat seremonial.

“Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan serupa diterapkan berjalan kontinyu,” ungkapnya.

@ng




Bocornya SE Menhan, Ini Serangan Balik Broker Alutsista

JAKARTA.lombokjournal.com

Publik sempat dihebohkan beredarnya dokumen milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang berencana membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI seharga sekitar Rp 1.760 Triliun.

Nama PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), sebuah perusahaan bentukan Yayasan Pengembangan Potensi Sunber Daya Pertahanan Kemhan turut disebut-sebut.

Melalui keterangan tertulisnya, Selasa (01/06/21), Sekretaris perusahaan PT. Teknologi Militer Indonesia (TMI), Wicaksono Aji menepis khabar terkait adanya rencana kerja sama atau kontrak bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam proyek pembelian Alutsista senilai Rp1,760 triliun.

Dana tersebut diambil dari pinjaman luar negeri dengan bunga yang sangat rendah, yang nantinya bakal dicicil hingga 25 tahun.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Perpres tentang pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) itu, tengah dipersiapkan.

“Perlu diketahui bahwa tidak ada satu kontrak-pun dari Kementerian Pertahanan kepada PT. TMI. PT. TMI tidak ditugaskan untuk mengelola pembelian atau pengadaan Alpalhankam oleh Kementerian Pertahanan,” kata Wicaksono dalam keterangan persnya, Selasa (01/06/21).

Wicaksono menjelaskan, perusahaannya dibentuk oleh Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan, yang dulunya adalah Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP), di bawah Kementerian Pertahanan.

Kemudian perusahaan tersebut adalah wadah para ahli-ahli alutista berteknologi canggih, ahli elektronika, dan teknokrat anak bangsa yang mempelajari alih teknologi (ToT) dalam proses pencarian alutsista terbaik.

“Peran kami adalah menganalisa dan memberi masukan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, baik itu pemerintah, pendidikan, ataupun swasta dalam hal ToT,” bebernya.

Sementara itu visi dalam PT. TMI kata dia adalah mewujudkan ToT yang berbobot, yang benar-benar berkualitas, mulai dari segi teknologi maupun teknis.

“Kehadiran kami adalah untuk menjawab permasalahan ToT yang selama ini belum maksimal, yang kerap kali disebabkan oleh beberapa prinsipal yang belum sepenuhnya mau memberikan transfer teknologinya kepada Indonesia,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK) pun angkat bicara terkait masalah ini.

Pria yang dikenal sebagai Samurainya Prabowo ini menegaskan, bergulirnya nama PT. TMI justru merupakan serangan balik dari para broker dan makelar Alutsista yang selama ini menikmati keuntungan berlimpah.

“Kalau boleh saya berpendapat, bergulirnya nama PT. TMI ini adalah serangan balik dari para broker, agen, makelar, dan pemburu-pemburu rente dari proyek pembelian Alutsista. Mereka selama ini menikmati keuntungan melimpah, dan sekarang mereka tidak bisa lagi bermain-main seperti itu karena Menhan Prabowo dalam pengadaan Alutsista langsung mencari dan membelinya ke pabrikan-pabrikan khususnya di luar neger. Sehingga memotong peran broker atau makelar Alutsista yang selama ini menguasai pembelian Alutsista negara kita,” tegas HBK, Selasa (01/06).

Para broker dan makelar Alutsista ini seperti kebakaran jenggot lantaran kebijakan Menhan Prabowo telah mengamputasi peran serta keuntungan besar yang selama ini mereka nikmati.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Event HTCI se Indonesia Pulihkan Pariwisata

Di sisi lain, dengan langkah dan kebijakan Menhan ini, kwalitas dan harga Alutsista yang kita butuhkan, dapat lebih dipertanggung-jawabkan kepada rakyat Indonesia.

Ia mengibaratkan para broker, makelar dan pemburu rente ini seperti orang-orang yang biasa suntik morfin atau narkoba. Ketika narkobanya hilang, maka mereka jadi pada sakau sekarang.

“Saya sangat percaya bahwa semua langkah, tindakan dan upaya yg dilakukan Menhan Prabowo, tidak semata-mata inisiatif apalagi ambisi pribadinya sendiri. Beliau adalah pembantu Presiden Jokowi yang sangat loyal, jadi semua apa yang beliau lakukan pasti karena menjalankan instruksi dan arahan Presiden Jokowi,” tegasnya.

“Menhan tidak ada darah penghianat, saya sangat yakin dia tidak ada niat untuk cari makan apalagi mengeruk keuntungan di persoalan Alutsista ini. Keberadaan dan keterlibatannya di pemerintahan ini, semata-mata untuk membangun pertahanan yang kuat untuk rakyat dan tumpah darah Indonesia. Menurut saya inti persoalannya disitu, tidak di yang lain-lain,” ujar HBK.

HBK menguraikan, kebijakan Menhan Prabowo dilakukan agar sistem pertahanan Indonesia benar-benar kuat, akuntabel, dan dapat dipertanggung-jawabkan kepada rakyat Indonesia.

Sebab, selama ini proses ToT atau transfer of technology dalam pembelian Alutsista ini  dirasa belum maksimal.

“Kita ingin ada ToT yang berbobot, yang berkesinambungan dan yang benar2 berkualitas. Jangan lagi ToT-nya cuma ngecat dan ngelas saja. Jadi semangat yang dibangun pemerintah saat ini adalah bagaimana indhan maju dengan biaya yang efisien, mandiri, agar kita tidak didikte lagi. Kita beli barang tapi ToT nya tidak maksimal. Nach, apabila ToT-nya bisa berjalan baik, ujungnya di pemeliharaan dan perawatan (harwat) alutsista, kita bisa lebih hemat. Setiap service, yang juga tidak kalah mahalnya, kita tidak usah membawa ke negara asalnya. Kita mampu merawat dan memperbaikinya sendiri, ” katanya.

HBK menekankan, Kemhan dibawah kepemimpinan Prabowo adalah pengguna anggaran yang menghendaki pengadaaan alutsista terbaik dengan harga yang semurah-murahnya.

“Intinya kita nggak mau lagi pengelolaan anggaran Kemhan saat ini tidak optimal, apalagi sampai tidak tepat sasaran. Boleh dan wajar dong apabila kemudian ada PT. TMI ikut berperan dalam ngecek harga, mengecek kualitas barang, dan memikirkan ToT-nya untuk perbaikan Alutsista kita kedepan. Karena Kemhan kini di bawah Prabowo ingin agar pembelian alutsista itu mulai mengarah G to G. Government to Government dan tidak lagi tergantung dengan agen, broker juga makelar,” paparnya.

Untuk mengetahui harga yang sebenarnya, kita harus bertanya langsung kepada produsennya sehingga harga yang didapatkan Kemhan tidak dimark-up besar-besaran.

“Sebenarnya kami sudah prediksi ini, bahwa mereka, para mafia yang selama ini mempermainkan harga dan mendapatkan keuntungan yang melimpah akan teriak-teriak dan tidak terima kebijakan ini dijalankan. Padahal kenyataannya, PT. TMI sendiri sampai dengan saat ini, tidak ada mendapatkan kontrak dari Kemhan sama sekali. Dan dalam pertemuan saya dengan mereka, mereka sangat terbuka dan mempersilahkan untuk diperiksa atau diinvestigasi. Masalahnya sekarang, jika kemudian PT. TMI tidak mendapatkan kontrak, dan bukan sebagai pengelola barang yang rp. 1.760 T itu lalu dimana salahnya,” urai HBK.

Spirit PT. TMI dalam membantu Kemhan RI adalah ingin ada harga terbaik untuk pengadaan alutsista terbaik, sesuai direktif Presiden Jokowi untuk masterplan pertahanan kita sampai di 2040.

“Mereka jauh dari pemikiran mencari keuntungan pribadi atau golongan dalam keterlibatannya. Mereka adalah revolusioner-revolusioner baru yang memimpikan perubahan yang signifikan dalam kekuatan pertahanan kita,” ujar HBK.

Me




Presiden Jokowi: Pancasila Harus Jadi Pondasi Perkembangan Teknologi

lombokjournal.com

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo menegaskan, dalam memperingati Hari Lahir Pancasila harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Terutama menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mempengaruhi kontestasi ideologi.

Menurut Presiden Jokowi, revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi bahkan dalam skala besar yaitu lintas negara.

BACA JUGA:

WAGUB NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

Menghadapi semua ini perlu wawasan dan pendalaman nilai-nilai pancasila. Tidak bisa dilakukan dengan cara-cara yang biasa diperlukan cara baru yang luar biasa.

“Kita harus memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama revolusi industri 4.0 saat ini. Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berke-Indonesia-an,” ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi menyampaikannya saat berpidato dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual di Gedung Pancasila Jakarta, Selasa (01/06/21).

Presiden Jokowi menjelaskan, ketika konektivitas teknologi melanda dunia, maka interaksi antar dunia juga akan semakin mudah dan cepat.

Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia. Tidak mengenal lokasi dan waktu, kecepatan ideologi transnasional radikal bisa melampui standar normal ketika memanfaatkan perkembangan tekonologi.

Dikatakan, zaman globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

BACA JUGA:

PEMDA KLU Rapat Evaluasi Program 100 Hari Bupati

Yang harus diwaspadai adalah meningkatakn rivalitas dan pandangan. Termasuk rivalitas antar pandangan, nilai-nilai dan rivalitas antar ideologi. Ideologi transnasional tentu semakin meningkat, memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan strategis.

“Saya mengajak seluruh apara pemerintahan, toga, tomat, para pendidik, kaum profesional dan kaum milenial dan seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tuturnya.

Dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni turut diikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi beserta jajarannya serta seluruh pimpinan daerah dan lembaga terkait di seluruh Indonesia.

Manikp

@kominfo




Kekayaan Bos Facebook, Mark Zuckerberg; Rp1.460 Triliun

lombokjournal.com

Kekayaan bersih CEO Facebook Mark Zuckerberg baru saja melampaui USD100 miliar atau sekitar Rp1.460 triliun (kurs Rp14.595 per USD1) untuk pertama kalinya, berkat harga saham perusahaan media sosial itu melonjak selama Covid-19.

Menurut Bloomberg, kekayaan itu membuat Mark bergabung dengan CEO Amazon Jeff Bezos dan pendiri Microsoft Bill Gates yang juga telah meraup kekayaan lebih dari Rp1.460 triliun.

BACA JUGA:

Inilah Millennial Paling Kaya di Dunia

Ketiganya itu dilaporkan orang yang memiliki kekayaan setidaknya Rp1.460 triliun di dunia ini.

Mark sendiri punya 13 persen saham di Facebook. Harga saham Facebook naik setelah merilis Instagram Reels, fitur yang dianggap pesaing TikTok.

Facebook juga masih jadi sorotan bersama CEO Amazon, Apple dan Google di Big Teck dan Kongres pada 29 Juli gara-gara anggota parlemen khawatir atas antitrust.

BACA JUGA:

Beri Perhatian Saat Anak Pegang Handphone

Mark sendiri pernah menyatakan di masa lalu kalau ia ingin memberikan 99 persen saham Facebook miliknya selama dia hidup.

Business Insider




Inilah Daftar Milenial Paling Kaya di Dunia

lombokjournal.com

Ada 2.755 miliuner di seluruh dunia, yang jumlah total seluruh kekayaannya mencapai USD13 triliun.

Tapi tahukah bahwa 100 di antara orang terkaya itu masuk kategori milenial.

Yang dimaksud milenial yaitu mereka yang lahir di antara tahun 1981 sampai 1996. Berarti saat ini banyak orang yang masih berusia muda tapi kekayaannya sudah berlimpah. Ini menurut data Forbes.

Mark Zuckerberg

Forbes baru saja mengeluarkan daftar anak-anak muda milllennial yang menjadi orang terkaya di dunia.

Dari 10 milenial yang ada dalam daftar tersebut, Amerika dan China bersaing ketat dengan masing-masing memiliki 4 orang di dalam daftar tersebut walau Mark Zuckerberg, si pendiri Facebook, masih berada di urutan pertama.

Kalangan milenial atau anak-anak muda ini merepresentasikan sekitar 3,8 persen dari seluruh miliuner yang ada di dunia, dengan kombinasi kekayaan total USD573,1 miliar.

BACA JUGA:

Kekayaan Bos Facebook, Mark Zuckerberg Mencapai Rp1.460 Triliun

Milenial paling tua yang masuk daftar orang kaya raya itu baru memasuki usia ke-40 pada 2021. Sedangkan yang paling muda ada di usia 25 tahun.

Berarti, millennial itu merupakan miliuner termuda di dunia. Bahkan ada yang masuk golongan Gen-Z, yakni Wang Zelong dari China yang berusia 24 tahun dan Kevin David Lehmann dari Jerman, yang masih berusia 18 tahun. Wow..

Ternyata milenial terkaya itu sebagian besar berasal dari Amerika dan Cina. Dari 10 orang millennial terkaya dunia itu, empat orang berasal dari Amerika dan 4 orang berasal dari China.

Sisanya masing-masing dari Rusia dan Brasil, yakni Pavel Durov si pendiri Telegram dan Eduardo Saverin yang pernah menjadi investor awal Facebook, sebelum dikhianati oleh Mark Zuckerberg.

China memang menjadi tempat kedua bagi miliuner muda di dunia. Dari 100 orang miliuner itu sebanyak 33 orang berasal dari Amerika, sedangkan China menduduki posisi kedua dengan 23 miliuner.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Faktanya, sebanyak 86 persen anak muda terkaya di dunia itu memiliki kekayaan yang bertambah banyak dibanding setahun lalu.

Misalnya, Mark Zuckerberg yang pada 2020 tercatat memiliki kekayaan hanya USD35 miliar naik menjadi USD97 miliar di tahun ini.

Sedangkan Zhang Yiming yang menduduki posisi dua dalam daftar tersebut memiliki kekayaan USD19,4 miliar di 2020 dan kini kekayaan mencapai USD35,6 miliar.

Berikut daftar 10 anak muda milenial yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia.

  • Mark Zuckerberg (AS) kini berusia 36 tahun dengan total kekayaan USD97 miliar
  • Zhang Yiming (China) berusia 37 tahun, total kekayaan USD35,6 miliar
  • Yang Huiyan & family (China) usia 39 total kekayaan USD29,6 miliar
  • Dustin Moskovitz (AS) usia 36 kekayaan USD17,8 miliar
  • Su Hua (China) usia 39 tahun kekayaan USD17,8 miliar
  • Pavel Durov (Rusia) usia 36 tahun total kekayaan USD17,2 miliar
  • Lukas Walton usia 34 tahun total kekayaan USD15.6 miliar
  • Eduardo Saverin (Brasil) usia 39 tahun dengan total kekayaan USD14,6 miliar
  • Cheng Yixiao (China) berusia 37 tahun dengan total kekayaan USD14,1 miliar
  • Brian Chesky (AS) berusia 39 tahun, total kekayaan USD13,7 miliar

Uzon.id




Pemda KLU Rapat Evaluasi Program 100 Hari Bupati

TANJUNG.lombokjournal.com

Pemerintah Daerah Lombok Utara melaksanakan rapat evaluasi Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara periode 2021-2026 di Aula Bupati, Senin (31/05/21).

Evi Winarni, SP., M.Si

Dalam rapat yang dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Drs. H. Raden Nurjati tersebut, masing-masing koordinator melaporkan capaian yang dilakukan oleh semua OPD selama 74 hari terakhir.

Menurut laporan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KLU Evi Winarni, SP., M.Si., selaku Koordinator Umum pelaksanaan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, dari empat program yang dirumuskan, hanya program “Pariwisata KLU Bangkit” yang belum menunjukkan progres sejauh ini.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

“Kesimpulannya, dari 100 hari kerja Bupati yang kelihatan progresnya hanya dua item, yaitu di memarak dan merikeq. Namun apabila kemarin kegiatan Bapenda itu kita masukkan dalam kategori Pelayanan Prima maka hanya itu yang bergerak, sedangkan yang Pariwisata Bangkit ini yang sama sekali belum kelihatan pergerakan,” terangnya.

Menurut Evi, penilaian tersebut didasarkan atas indikator-indikator tertentu yang telah ditetapkan berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan dan sudah terdokumentasi dengan baik dalam sebuah laporan.

BACA JUGA:

Pariwisata NTB Akan Berbenah Jelang Event Internasional

Di akhir penyampaiannya, Koordinator Umum Evi Winarni mengatakan, Pemerintah Daerah akan menyampaikan hasil capaian program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati secara terbuka kepada publik apabila program ini telah mencapai batas waktunya.

Seperti diketahui bersama program 100 hari ini dimulai sejak tanggal 17 Maret 2021 dan akan berakhir pada tanggal 26 Juni 2021.

@ng




Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Penilaian Bank Indonesia, kolaborasi bersama Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, institusi vertikal, BUMN dan perbankan, mempercepat ekonomi NTB jadi lebih baik

MATARAM.lombokjournal.com Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Heru Saptaji  optimis, proyeksi pertumbuhan ekonomi NTB akhir 2021 akan meningkat.

Akselerasi pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan I 2021 sudah menunjukkan arah perbaikan yang signifikan. Sebelumnya, kontraksinya berada pada minus 3,03 persen, menyusut menjadi minus 1,13 persen (y on y) tahun 2021.

“Insya Allah pada triwulan II dan III hingga keseluruhan tahun 2021 akan terus membaik. Sehingga perspektif pertumbuhan ekonomi NTB akan kembali positif 3,8 hingga 4,2 persen,” ungkapnya.

Heru menyampaikannya dalam laporan perkembangan perekonomian NTB  bersama Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, kepala OJK, kepala institusi vertikal, BUMN, kepala cabang perbankan serta puluhan kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Kantor BI NTB, Senin (31/05/21).

BACA JUGA:

Pariwisata NTB Berbenah Jelang Event Internasional

Menurutnya, semangat sinergi antar semua pihak dengan meningkatkan kolaborasi menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah yang lebih baik lagi ke depan.

Baik itu kolaborasi bersama Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, institusi vertikal, BUMN dan perbankan agar bagaimana merealisasikan dan mempercepat ekonomi yang lebih baik lagi.

“Semoga dengan kesamaan visi dan semangat akan membawa perbaikan kinerja perekonomian di NTB yang lebih sejahtera bagi kehidupan masyarakat,” teranngnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB telah merilis pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB pada 05 Mei 2021.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB triwulan 1 tahun 2021 terhadap triwulan IV tahun 2020 diwarnai faktor musiman pada kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh 10,95 persen.

Pertumbuhan positif juga terjadi pada kategori jasa lainnya sebesar 5,67 persen.

Kategori transportasi dan pergudangan sebesar 4,85 persen. Begitu juga kategori pengadaan listrik dan gas sebesar 3,20 persen dan kategori jasa Kesehatan serta kegiatan sosial sebesar 2,98 persen.

Pertumbuhan positif pada sejumlah kategori lapangan usaha tersebut tidak cukup menahan terjadinya kontraksi ekonomi Provinsi NTB pada triwulan 1 tahun 2021, yaitu sebesar 3,30 persen.

BACA JUGA:

Pasien Covid-19 di NTB, Melonjak 139 Positif

Kondisi tersebut disebabkan oleh terjadinya kontraksi ekonomi pada sejumlah kategori lapangan usaha yang memiliki kontribusi besar.

Seperti kategori pertambangan dan penggalian 10,18 persen, kontruksi sebesar 15,42 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum 8,98 persen. Sedangkan kategori administrasi, pertahanan dan jaminan sosial wajib 13,19 persen.

Manikp

@kominfo




Pasien Covid-19 di NTB, Melonjak 139 Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Senin (31/05/21), bertambah  139 kasus baru positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan Laboratorium Antigen.

Dari pemeriksaan sebanyak 1088 (seribu delapan puluh delapan) sampel dengan 938 sampel negatif, 11 positif ulangan, dan 139  sampel kasus baru positif Covid-19.

Meski terjadi lonjakan 139 pasien positif, namun hari Senin juga terdapat 139 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19

Update Covid-19 itu disampaikan dalam press release Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang diterima media hari Senin (31/05/21)

BACA JUGA:

Pariwisata NTB Berbenah Jelang Event Internasional

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi melalui press releasenya, hari Senin.

Dengan adanya tambahan 139 (seratus tiga puluh sembilan) kasus baru terkonfirmasi positif Covid19, 139 (seratus tiga puluh sembilan) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Senin (31/05/21) sebanyak 13.550 orang.

Rinciannya,  12.467  orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 479 orang masih positif.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif, jelas Lalu Gita.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.097 orang. Rinciannya, 254 orang (1,3%) masih dalam isolasi, 36 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.807 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.993 orang, terdiri dari 2.808 orang (3,2%) masih dalam karantina dan 85.185 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.340 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.084 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.256 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Wagub NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119