Wakil Gubernur NTB: Literasi Kunci Pengembangan SDM

lombokjournal.com

JAKARTA : Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Siti Rohmi Djalilah mengatakan, literasi merupakan kunci pengembangan sumbedaya manusia.

Ummi Rohmi mengatakan itu saat kunjungan kerja di Perpustakaan Nasional RI, Rabu (02/06/21), atas prakarsa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB.

Menurut Julmansyah, S. Hut., MAP, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Prov NTB, ini merupakan upaya di tengah terbatasnya anggaran.

Pihak Kabupaten/kota di NTB menyampaikan usulan kegiatan DAK 2022 maupun Dana Dekosentrasi, termasuk pengembangan transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Ummi Rohmi memimpin rombongan yang terdiri dari Bupati Lombok Barat, Wakil Bupati Sumbawa, Kadis Perpustkaan dan Kearsipan NTB, Asisten III Lombok Barat dan Kadis Perpustakaan Kearsipan Lombok Barat, melakukan audiensi dengan Kepala Perpustakaan Nasional dan para deputi.

BACA JUGA:

Beasiswa NTB Juga Untuk Penggiat NGO 

Pihak Perpustakaan Nasional menyambut baik kedatangan Wakil Gubernur dan para Bupati/Wakil Bupati.

Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando mengatakan, literasi bukan hanya soal baca tulia tapi lebih dari itu. Perlu keberpihakan di sisi hulu yakni perpustakaan.

Syarif Bando mengatakan, rasio buku dengan jumlah penduduk Indonesia 0,09, dimana 1 buah buku direbut oleh 90 orang pembaca. Belum lagi masih terbatasnya sarana prasarana perpustakaan.

BACA JUGA:

Wabup Danny Karter Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu

Di akhir acara, Perpustakaan Nasional menyerahkan mobil perpustakaan keliling sebagai apresiasi pada NTB, yang diterima Wakil Gubernur NTB.

Rr




Megawati Sudah Bicara Dengan Presiden Jokowi, Agar Perkuat Riset Ruang Angkasa dengan Rusia

lombokjournal

JAKARTA  :   Megawati Soekarnoputri menyampaikan adanya peluang kerja sama riset dan teknologi antara Indonesia dengan Rusia, khususnya di bidang luar angkasa.

Sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ex officio sesuai penugasan dari presiden, Megawati menekankan terbukanya hubungan kerja sama itu.

Hal itu diungkap Megawati saat menyampaikan responnya menerima penghargaan Order of Friendship dari Pemerintah Rusia, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (02/06/21).

Penghargaan itu langsung dari Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin yang menugaskan Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, untuk menyerahkannya.

Di hadapan Lyudmila, Megawati sempat menceritakan pengalamannya saat hubungan kedua negara dahulu diinisiasi oleh Presiden Soekarno dan Presiden Voroshilov.

Sebagai anak muda saat itu, mereka diminta untuk bertemu dengan beberapa astronot yang telah datang ke Indonesia. Di antaranya adalah Yuri Gagarin, yang berhasil membuat anak muda Indonesia banyak bermimpi menjadi astronot.

Megawati mengaku sudah berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), hubungan kerja sama dengan Rusia bisa ditingkatkan. Khususnya menyangkut teknologi dan ruang angkasa.

“Hal yang berhubungan dengan ruang angkasa seharusnya terus kita proses antara Rusia dengan Indonesia,” kata Megawati.

Megawati juga menitip agar Dubes Lyudmila menyampaikan kepada Putin bahwa Presiden Jokowi barus saja membentuk BRIN.

Dan dirinya ditugaskan oleh presiden untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah ex officio BRIN.

“Dan saya telah mengatakan kepada Presiden Jokowi, untuk suatu saat nanti kita bisa lebih mempererat seperti yang saya sampaikan tadi dalam hubungan riset dengan negara Rusia,” kata Megawati.

Presiden RI Kelima itu juga berjanji akan mengunjungi Rusia ketika pandemi covid-19 sudah usai.

Sebab aslinya, Megawati ingin menerima penghargaan itu secara langsung di Moskow. Namun pandemi menghalanginya.

“Tetapi mungkin suatu saat, setelah pandemi ini selesai, saya akan berkunjung ke Rusia, mengucapkan sendiri secara pribadi atas kehormatan ini kepada Presiden Putin. Dan tentunya Insya Allah dengan kunjungan tersebut banyak hal yang bisa kita bicarakan kembali,” kata Megawati.

Merespons hal itu, Dubes Lyudmila mengatakan dirinya akan menyampaikan semua hal tersebut secara langsung kepada Presiden Putin.

“Yang mulia telah menyentuh soal yang penting dalam hubungan bilateral kita. Termasuk pembangunan hubungan bidang angkasa, riset, teknologi, dan teknologi tinggi,” kata Lyudmila.

Dia mengatakan Pemerintah Federasi Rusia siap bermitra dengan Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk bidang alutsista militer.

Dubes Rusia itu juga mengaku bahwa Presiden Putin sedang menunggu waktu yang tepat untuk datang ke Indonesia.

Apalagi, Rusia sedang mengharapkan adanya deklarasi kemitraan strategi yang akan ditandatangani kedua negara di berbagai sektor strategis. Hal itu akan menandai prospek pembangunan kerja sama di berbagai bidang.

“Rusia menganggap Indonesia sebagai mitra dan sahabat yang lama, dan ada hubungan erat antara negara kita yang dasarnya dibangun sejak Presiden Soekarno,” tegas Lyudmila.

Di acara tersebut, hadir Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, bersama putri Megawati yang juga Ketua DPR Puan Maharani.

Lalu ikut hadir adalah Ketua DPP PDIP bidang luar negeri yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, serta Ketua DPP PDIP bidang hukum yang juga Menkumham Yasonna Laoly.

Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa pemberian gelar Order of Friendship dari Rusia untuk Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri adalah bagian dari peringatan 70 tahun hubungan Indonesia-Rusia.

Pihaknya mempercayai bahwa hal ini akan semakin mempererat hubungan di antara kedua negara.

“Hubungan dan sejarah panjang antara kedua negara dapat ditingkatkan,” kata Hasto.

Me




Wabup Lombok Utara Lepas Tukik di Pantai

TANJUNG.lombokjournal.com

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng melakukan Pelepasan Anak Tukik di Pantai Sorong Jukung Desa Tanjung (02/06/21).

Hadir pula Kadis Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman KLU M Zaldi Rahadian ST, Kapolsek Tanjung AKP Wahono Brurie Cahyono SH, Kepala Desa Tanjung Budiawan SH, serta masyarakat setempat.

Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan dan roi pantai yang ada di Dusun Sorong Jukung dan sekitarnya.

Wabup Danny mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Dinas LH Perkim dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan bersih-bersih pantai menjadi langkah awal yang baik dan semoga tetap berjalan bukan hanya seremonial saja, tetapi bagaimana kita menjaga kelestarian lingkungan, agar kebersihan tetap terjaga,” tuturnya.

Sebagai catatan, untuk menggalakkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan diperlukan regulasi dan sarana prasarana agar lingkungan tetap bersih. Mengingat permasalahan sampah adalah klasik.

“Berdiskusi dengan temen-temen di provinsi, sebenarnya sampah bisa diolah untuk dijadikan bahan bakar dan sebagian dimanfaatkan masyarakat untuk diolah menjadi kompos serta kerajinan yang memiliki nilai jual,” tandasnya.

Untuk menjaga ekosistem baik flora maupun fauna, anak tukik atau penyu yang saat ini hampir punah menjadi tanggung jawab bersama, untuk melestarikan hewan yang dilindungi keberlangsungannya.

Selain itu, dibutuhkan pelestarian ekosistem sebagai daya tarik wisata.

“Berharap seluruh pembangunan infrastruktur, agar tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata Wabup.

Sementara itu, Kadis LH Perkim M Zaldi Rahadian ST, saat diwawancara menyampaikan kegiatan ini adalah salah satu rangkaian dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang jatuh pada hari Sabtu tanggal 5 Juni.

“Kegiatan ini bentuk kerja sama antara pemda dengan pelaku usaha pariwisata serta masyarakat. Untuk meningkatkan semangat masyarakat terkait sampah. Kiita bicara masalah sampah ini, terkait dengan prilaku dan kepedulian bersama di wilayah masing-masing. Banyak hal yang kita lakukan terkait dengan sampah seperti Pelayanan Sampah Keliling,” pungkasnya.

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan hari ini dimulai dari Sorong Jukung. Kemudian besok (3/6/2021) di Sire dan diakhiri dengan penanaman pohon.

rar




Pasien Positif Coovid-19 di NTB, Rabu, Bertambah 29 Orang

MATARAM.lombokjournal..com

Pemeriksaan laboratorium di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 406 sampel, hasilnya diketahui ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 29 orang, pada hari Rabu (02/06/21).

Pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan Laboratorium Antigen sebanyak 406  sampel.

Hasinya diketahui sebanyak 370 sampel negatif, 7 positif ulangan, dan 29  sampel kasus baru positif Covid-19.

“Hari ini terdapat 22 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) NTB selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, DRS. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, dalam press release hari Rabu (02/06).

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Jangan Dipertentangkan Pancasila dengan Agama

Dengan adanya tambahan 29 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 22 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Rabu (02/06/21) sebanyak 13.628 orang,

Rinciannya,  12.512 orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 512 orang
masih positif.

Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.166 orang dengan perincian 231 orang (1,1%) masih dalam isolasi, 39 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.896 orang (98,7%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 88.135 orang, terdiri dari 2.766 orang (3,1%) masih dalam
karantina dan 85.369 orang (96,9%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.437 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.079 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.358 orang (99,1%).

BACA JUGA;

Wabup Danny Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu

“Diharapkan bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” pinta Lalu Gita.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Beasiswa NTB Juga untuk Penggiat NGO

LOTENG.lombokjournal.com

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah mengingatkan putra-putri NTB, termasuk aktivis maupun penggiat Non Goverment Organisation (NGO), untuk terus menempa diri. Melalui Program Beasiswa NTB, kesempatan menimba ilmu di berbagai belahan dunia terbuka lebar.

Hal tersebut disampaikan DR. Zul, di depan anggota NGO Laskar NTB dalam diskusi publik Memperingati Hari Lahir Pancasila Rabu (2/6/2021), di Hotel Grand Royal Batujai, Lombok Tengah.

Dr. H. Zulkieflimansyah & Agus Setiawan (red: dari kiri ke kanan)

“Jangan hanya berkiprah di sini, harus perkuat SDM sehingga bisa mengadvokasi dan mengedukasi masyarakat lebih baik,” ujar DR. Zul.

Dalam diskusi tersebut, ketua Laskar NTB H.M. Agus Setiawan, SH, menegaskan siap mendukung semua kebijakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang pro terhadap rakyat.

BACA JUGA:

“Namun apabila kebijakan pemerintah tidak berpihak terhadap rakyat, kami juga akan memberikan masukan kepada pemerintah,” jelas Agus.

Agus menegaskan, Laskar NTB siap ikut mensukseskan setiap program pembangunan di NTB. Dan siap untuk terus memutakhirkan ilmu serta pengalaman setiap anggotanya.

edy@diskominfotik_ntb




Laskar NTB Siap Dukung Kebijakan Pemprov NTB

LOTENG.lombokjournal.com

Dalam diskusi publik Memperingati Hari Lahir Pancasila, Ketua Umum Laskar NTB, H.M. Agus Setiawan, SH, menegaskan siap mendukung semua kebijakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pro terhadap rakyat.

Hal tersebut disampaikannya di depan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc yang hadir membuka kegiatan diskusi, Rabu (2/6/2021) di Hotel Grand Royal Batujai Lombok Tengah.

“Namun apabila kebijakan pemerintah tidak berpihak terhadap rakyat, kami juga akan memberikan masukan kepada pemerintah,” jelas Agus Laskar sapaannya. Ia menegaskan, Laskar NTB siap ikut mensukseskan setiap program pembangunan di NTB.

BACA JUGAGubernur NTB: Agama dan Pancasila Jangan Dipertentangkan

Sementara itu, Gubernur NTB mengingatkan agar Laskar NTB terus menempa diri agar mengikuti perkembangan zaman. Sehingga memahami tentang birokrasi dan pemerintah seutuhnya.

DR, Zul berharap anak-anak Laskar NTB dapat terus memutakhirkan ilmu dan pengalaman. Melalui Program Beasiswa NTB, kesempatan menimba ilmu di berbagai belahan dunia terbuka lebar bagi putra-putri daerah. Termasuk bagi penggiat Non Goverment Organisation (NGO), agar mampu mewarnai Indonesia bahkan dunia.

“Jangan hanya berkiprah di sini, harus perkuat SDM sehingga bisa mengadvokasi dan mengedukasi masyarakat lebih baik,” tutup Gubernur.

edy@diskominfotik_ntb




Gubernur NTB: Agama dan Pancasila Jangan Dipertentangkan

LOTENG.lombokjournal.com

Pancasila lahir sebagai dasar negara, berdasarkan nilai budaya dan ajaran agama. Karenanya, agama sama sekali tidak bertentangan dan tidak dapat dipertentangkan dengan Pancasila.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, DR. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. saat membuka diskusi publik Memperingati Hari Pancasila yang digelar Non Goverment Organisation (NGO) Laskar NTB, Rabu (2/6/2021) di Hotel Grand Royal, Batujai Lombok Tengah.

Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc

“Masyarakat Lombok dan NTB umumnya religiusitasnya bagus, sehingga sudah tidak tempatnya agama dan pancasila, terutama Islam dipertentangkan,” pesannya.

Oleh sebab itu, lanjut DR. Zul, kadang-kadang ada yang beranggapan bahwa kalau Pancasilais kurang beragama dan kalau beragama kurang Pancasilais. Untuk itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk tidak mengulang kesalahan tentang anggapan itu.

“Sehingga generasi bangsa ini perlu terus belajar memahami sejarah pendirian dan lahirnya Pancasila. Karena dalam kaidah dan nilai-nilainya sangat indah sekali,” pesan Doktor Zul.

BACA JUGALaskar NTB Siap Dukung Kebijakan Pemprov NTB

Sementara itu Ketua Umum Laskar NTB, H.M. Agus Setiawan, SH, mengapresiasi keluangan waktu Gubernur NTB untuk memberikan dukungan kepada generasi muda Laskar NTB.

“Kita sepakat bahwa Laskar NTB selalu taat dengan konstitusi, baik UUD maupun Pancasila sebagai ruh organisasi,” tegas Agus.

Mengusung tema, NGO dan Pancasila: dari Bumi Gora Bumikan Pancasila, diskusi panel ini menghadirkan pembicara, seperti; akademisi Unram Prof. DR. H. Kurniawan, SH., M. Hum., Dewan pembina DPP Laskar NTB DR. Syamsul Hidayat, tokoh majelis adat sasak  dan Ketua Umum Laskar NTB.

edy@diskominfotik_ntb




Wabup Danny Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu 

TANJUG.lombokjournal.com

Wakil Bupati KLU, Dany Karter Febrianto,R.ST.M.Eng melepasliarkan puluhan ekor tukik (anak penyu), di Pantai Sorong Jukung, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (02/06/21)

Tujuannya untuk menambah populasi penyu, salah satu hewan yang dilindungi, yang saat ini terancam punah.

“Hari ini kita melepasliaran anak penyu untuk menambah populasi penyu di wilayan perairan kita di Lombok Utara,” ujar Danny, saat ditemui usai pelepasan anak penyu.

Pihak Perhotelan (Mina Hotel) turut mengajak pemerhati lingkungan dan pegiat konservasi penyu untuk ikut serta dalam pelepasliaran tersebut. Menurutnya, hal itu agar warga mengetahui bahwa penyu adalah hewan yang perlu dilestarikan keberadaannya.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Agama dan Pancasila Jangan Dipertentangkan

“Warga sengaja dilibatkan agar mengerti pentingnya konservasi penyu yang terus berupaya agar jumlah penyu terus bertambah dan tidak punah,” ucap I Made Dwi Antara,  penanggung jawab Mina Hotel.

Pelepasliaran tukik dilakukan pagi hari menjelang siang, dengan cara memindahkan tukik satu persatu dari tempat Bak prlastik yang kemudian diberikan ke Wkl. Bupati KLU, Kapolsek, Danramil Tanjung dan ke peserta yang lain.

Setelah semua peserta mendapat tukik, mereka lalu menuju ke pinggir Pantai untuk melepasliarkan secara bersamaan.

Tak perlu waktu lama, usai dilepasliarkan, puluhan tukik itu bergerak menyusuri pasir pantai menuju laut lepas.

“Tukik yang dilepasliarkan ini baru ditetaskan tanggal 15 (Juni) kemarin, jadi usianya baru 15 hari. Dan memang kalau usia segitu harus segera dilepas ke habitatnya,” salah seotang pemerhati alam dan lingkungan, Jaharudin.

BACA JUGA:

Hari Lingkungan Hidup, Wabup Danny Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Pria yang kerap disapa Ang sering melakukan pendampingan kepada nelayan penangkar penyu/tukik di kampungnya di Pantai Sedayu Dusun Lekok Desa Gondang Krcamatan Gangga -KLU.

Pelepasliaran ini akan terus berlanjut, mengingat masih ada ratusan telur penyu yang segera menetas.

“Biar Tak Punah, Anak Penyu Dilepasliarkan di sepanjang pantai wilayah utara ini,” kata Dany Karter. Dengan pelepasliaran ini dapat menambah keberadaan penyu di laut.

“Ini baru pertama kali saya ikut melepas tukik dan perasannya ya senang, semoga tukik yang saya lepasliarkan tadi bisa tumbuh besar,” kata Danny.

@ng




Hari Lingkungan Hidup, Wabup Danny Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Aksi dimotori KLH Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com

Wakil Bupati Lombok Utara, Dany Karter Febrianto R, ST.M.Eng, mengajak seluruh masyarakat bersihkan lingkungan.

“Kondisi alam akhir akhir ini kurang bersahabat, lantaran kita kurang memperhatikan memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata Dany Karter.

Itu dikatakannya saat menghadiri kegiatan bersih bersih pantai Sorong Jukung di sekitar Mina Hotel Tanjung, Lombok Utara, Rabu (02/06/21).

Kata semua sudah tahu bahwa akhir-akhir ini terjadi bencana di mana-mana, sebagaimana di Bima hingga ke NTT. Semua itu pasti dipengaruhi oleh perubahan tata ruang akibat pembangunan dan pembabatan hutan yang tdak terkendali.

Menurut Wabup, kegiatan bersih bersih pantai dengan memungut sampah yang ditemui dan masukkan ke dalam kantong.

“Ini upaya menyelamatkan lingkungan yang harus dilakukan terus menerus, untuk mencegah terjadinya bencana alam,” kata Dany.

BACA JUGA:

Wabup Danny Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu

Aksi kepedulian lingkungan ini merupakan salah satu kegiatan yang di motori oleh Kantor Lingkungan Hidup KLH KLU bersama komunitas pemerhati lingkungan dan pihak perhotelan (Mima Hotel) Tanjung.

“Kami menantang semua pihak untuk bersama-sama beraksi konkrit untuk peduli kepada lingkungan dalam rangka perwujudan lingkungan yang rapi, indah, dan bersih,” ucap Dany yang di dampingi pihak Kepolisian, Babinsa Kecamatan Tanjung.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang berpartisipasi,” kata dia.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Jangan Dipertentangkan Agama dan Pancasila

Dan diharapkan, tetap melakukan kegiatan serupa serta mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Wabup Danny tidak ingin kegiatan hanya sampai disini dan bersifat seremonial.

“Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan serupa diterapkan berjalan kontinyu,” ungkapnya.

@ng




Bocornya SE Menhan, Ini Serangan Balik Broker Alutsista

JAKARTA.lombokjournal.com

Publik sempat dihebohkan beredarnya dokumen milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang berencana membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI seharga sekitar Rp 1.760 Triliun.

Nama PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), sebuah perusahaan bentukan Yayasan Pengembangan Potensi Sunber Daya Pertahanan Kemhan turut disebut-sebut.

Melalui keterangan tertulisnya, Selasa (01/06/21), Sekretaris perusahaan PT. Teknologi Militer Indonesia (TMI), Wicaksono Aji menepis khabar terkait adanya rencana kerja sama atau kontrak bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam proyek pembelian Alutsista senilai Rp1,760 triliun.

Dana tersebut diambil dari pinjaman luar negeri dengan bunga yang sangat rendah, yang nantinya bakal dicicil hingga 25 tahun.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Perpres tentang pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) itu, tengah dipersiapkan.

“Perlu diketahui bahwa tidak ada satu kontrak-pun dari Kementerian Pertahanan kepada PT. TMI. PT. TMI tidak ditugaskan untuk mengelola pembelian atau pengadaan Alpalhankam oleh Kementerian Pertahanan,” kata Wicaksono dalam keterangan persnya, Selasa (01/06/21).

Wicaksono menjelaskan, perusahaannya dibentuk oleh Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan, yang dulunya adalah Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP), di bawah Kementerian Pertahanan.

Kemudian perusahaan tersebut adalah wadah para ahli-ahli alutista berteknologi canggih, ahli elektronika, dan teknokrat anak bangsa yang mempelajari alih teknologi (ToT) dalam proses pencarian alutsista terbaik.

“Peran kami adalah menganalisa dan memberi masukan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, baik itu pemerintah, pendidikan, ataupun swasta dalam hal ToT,” bebernya.

Sementara itu visi dalam PT. TMI kata dia adalah mewujudkan ToT yang berbobot, yang benar-benar berkualitas, mulai dari segi teknologi maupun teknis.

“Kehadiran kami adalah untuk menjawab permasalahan ToT yang selama ini belum maksimal, yang kerap kali disebabkan oleh beberapa prinsipal yang belum sepenuhnya mau memberikan transfer teknologinya kepada Indonesia,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK) pun angkat bicara terkait masalah ini.

Pria yang dikenal sebagai Samurainya Prabowo ini menegaskan, bergulirnya nama PT. TMI justru merupakan serangan balik dari para broker dan makelar Alutsista yang selama ini menikmati keuntungan berlimpah.

“Kalau boleh saya berpendapat, bergulirnya nama PT. TMI ini adalah serangan balik dari para broker, agen, makelar, dan pemburu-pemburu rente dari proyek pembelian Alutsista. Mereka selama ini menikmati keuntungan melimpah, dan sekarang mereka tidak bisa lagi bermain-main seperti itu karena Menhan Prabowo dalam pengadaan Alutsista langsung mencari dan membelinya ke pabrikan-pabrikan khususnya di luar neger. Sehingga memotong peran broker atau makelar Alutsista yang selama ini menguasai pembelian Alutsista negara kita,” tegas HBK, Selasa (01/06).

Para broker dan makelar Alutsista ini seperti kebakaran jenggot lantaran kebijakan Menhan Prabowo telah mengamputasi peran serta keuntungan besar yang selama ini mereka nikmati.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Event HTCI se Indonesia Pulihkan Pariwisata

Di sisi lain, dengan langkah dan kebijakan Menhan ini, kwalitas dan harga Alutsista yang kita butuhkan, dapat lebih dipertanggung-jawabkan kepada rakyat Indonesia.

Ia mengibaratkan para broker, makelar dan pemburu rente ini seperti orang-orang yang biasa suntik morfin atau narkoba. Ketika narkobanya hilang, maka mereka jadi pada sakau sekarang.

“Saya sangat percaya bahwa semua langkah, tindakan dan upaya yg dilakukan Menhan Prabowo, tidak semata-mata inisiatif apalagi ambisi pribadinya sendiri. Beliau adalah pembantu Presiden Jokowi yang sangat loyal, jadi semua apa yang beliau lakukan pasti karena menjalankan instruksi dan arahan Presiden Jokowi,” tegasnya.

“Menhan tidak ada darah penghianat, saya sangat yakin dia tidak ada niat untuk cari makan apalagi mengeruk keuntungan di persoalan Alutsista ini. Keberadaan dan keterlibatannya di pemerintahan ini, semata-mata untuk membangun pertahanan yang kuat untuk rakyat dan tumpah darah Indonesia. Menurut saya inti persoalannya disitu, tidak di yang lain-lain,” ujar HBK.

HBK menguraikan, kebijakan Menhan Prabowo dilakukan agar sistem pertahanan Indonesia benar-benar kuat, akuntabel, dan dapat dipertanggung-jawabkan kepada rakyat Indonesia.

Sebab, selama ini proses ToT atau transfer of technology dalam pembelian Alutsista ini  dirasa belum maksimal.

“Kita ingin ada ToT yang berbobot, yang berkesinambungan dan yang benar2 berkualitas. Jangan lagi ToT-nya cuma ngecat dan ngelas saja. Jadi semangat yang dibangun pemerintah saat ini adalah bagaimana indhan maju dengan biaya yang efisien, mandiri, agar kita tidak didikte lagi. Kita beli barang tapi ToT nya tidak maksimal. Nach, apabila ToT-nya bisa berjalan baik, ujungnya di pemeliharaan dan perawatan (harwat) alutsista, kita bisa lebih hemat. Setiap service, yang juga tidak kalah mahalnya, kita tidak usah membawa ke negara asalnya. Kita mampu merawat dan memperbaikinya sendiri, ” katanya.

HBK menekankan, Kemhan dibawah kepemimpinan Prabowo adalah pengguna anggaran yang menghendaki pengadaaan alutsista terbaik dengan harga yang semurah-murahnya.

“Intinya kita nggak mau lagi pengelolaan anggaran Kemhan saat ini tidak optimal, apalagi sampai tidak tepat sasaran. Boleh dan wajar dong apabila kemudian ada PT. TMI ikut berperan dalam ngecek harga, mengecek kualitas barang, dan memikirkan ToT-nya untuk perbaikan Alutsista kita kedepan. Karena Kemhan kini di bawah Prabowo ingin agar pembelian alutsista itu mulai mengarah G to G. Government to Government dan tidak lagi tergantung dengan agen, broker juga makelar,” paparnya.

Untuk mengetahui harga yang sebenarnya, kita harus bertanya langsung kepada produsennya sehingga harga yang didapatkan Kemhan tidak dimark-up besar-besaran.

“Sebenarnya kami sudah prediksi ini, bahwa mereka, para mafia yang selama ini mempermainkan harga dan mendapatkan keuntungan yang melimpah akan teriak-teriak dan tidak terima kebijakan ini dijalankan. Padahal kenyataannya, PT. TMI sendiri sampai dengan saat ini, tidak ada mendapatkan kontrak dari Kemhan sama sekali. Dan dalam pertemuan saya dengan mereka, mereka sangat terbuka dan mempersilahkan untuk diperiksa atau diinvestigasi. Masalahnya sekarang, jika kemudian PT. TMI tidak mendapatkan kontrak, dan bukan sebagai pengelola barang yang rp. 1.760 T itu lalu dimana salahnya,” urai HBK.

Spirit PT. TMI dalam membantu Kemhan RI adalah ingin ada harga terbaik untuk pengadaan alutsista terbaik, sesuai direktif Presiden Jokowi untuk masterplan pertahanan kita sampai di 2040.

“Mereka jauh dari pemikiran mencari keuntungan pribadi atau golongan dalam keterlibatannya. Mereka adalah revolusioner-revolusioner baru yang memimpikan perubahan yang signifikan dalam kekuatan pertahanan kita,” ujar HBK.

Me