Laporan Panitia Musrenbang RPJMD, Bappeda KLU

TANJUNG.lombokjournal.com

Mewakili Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Utara (KLU), Herianto, SP, yang berhalangan hadir karena sakit, Laporan Panita Musrenbang disampaikan Tri Dharma Sucaka, S.STP, di Aula Bupati, Kamis (03/06/21).

Tri Dharma menyampaikan latar belakang Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Utara Tahun 2021-2026.

BACA JUGA:

Bupati Lombok Utara Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026

Disampaikan, Musrenbang diselenggarakan sesuai amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017. Dalam pasal 64 disebutkan bahwa Bappeda melaksanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan Musrenbang RPJMD.

Tri Dharma Sucaka pada kesempatan itu juga langsung menginformasikan bahwa Kepala Bappeda KLU, Herianto,SP, berhalangan hadir karena sakit.

Menurutnya, tahapan penyusunan RPJMD sudah memasuki Rancangan RPJMD, dan setelah selesai tahap ini disempurnakan akan menjadi rancangan akhir RPJMD. Kemudian akan diusulkan dalam bentuk rancangan Perda untuk mendapatkan pembahasan lebih lanjut.

Dasar hukum dilaksanakannya Musrenbang RPJMD Kabupaten Lombok Utara Tahun 2021-2026 ini adalah Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan beberapa peraturan lainnya.

Pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Lombok Utara 2021-2026 ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 3 juni 2021. Mengingat kondisi pandemi Covid-19, maka untuk mematuhi protokol kesehatan dilaksanakan dengan perpaduan antara pertemuan tatap muka dan zoom meeting.

BACA JUGA:

Wakil Bupati Lombok Utara Melepas Tukik di Pantai

Penyelenggaraan Musrenbang yang diikuti Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berlangsung di aula Bupati dengan tatap muka.

Sedangkan yang diikuti para NGO, Sekretaris dan Kepala Bidang dari OPD, dan Narasumber dari Bappenas dan Kemenpan RB dilakukan secara daring melalui zoom.

Dikatakan Tri Dharma, Narasumber Musrenbang RPJMD Kabupaten Lombok Utara 2021-2026 terdiri dari Supriyadi, S.Si, MTP dari Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan Bappenas. Ibu Ika Yunita Puspita Sari dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Peserta Musrenbang RPJMD Kabupaten Lombok Utara terdiri seluruh Kepala OPD se Kabupaten Lombok utara melalui tatap muka. Kemudian para NGO, para Sekrertaris, Kepala Bidang lingkup OPD dan para pendamping desa se Kabupaten Lombok Utara melalui zoom.

“Sumber dana Pelaksanaan Musrenbang RPJMD ini bersumber dari DPA Bappeda Kabupaten Lombok Utara tahun 2021,” kata Tri Dharma.

@ng




Pemprov NTB Tempuh Addendum Terkait Kontrak PT GTI

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akhirnya memilih proses Addendum dalam penyelesaian perkara investor PT Gili Trawangan Indah (PT GTI).

Gubernur DR. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. mengatakan, penyelesaian dengan Adendum dalam kontrak atau surat perjanjian dengan PT GTI berarti tambahan klausul atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya. Namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok itu.

DR. H. Zulkieflimansyah

“Pemerintah provinsi memilih penyelesaian ini dengan pertimbangan matang bersama Kejaksaan Tinggi,” ujar Gubernur dalam keterangan pers di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Kamis (03/06).

Gubernur menjelaskan, beberapa pilihan lain seperti pemutusan kontrak dan berperkara di pengadilan telah menjadi pertimbangan. Opsi ini dipilih dengan tiga hal pokok yakni tidak merugikan pemerintah daerah sebagai pemilik aset, tetap menghargai perjanjian kerjasama dengan investor serta tidak merugikan masyarakat yang telah menempati sebagian lahan PT GTI.

BACA JUGAAddendum Untuk Hitung Ulang Kontribusi PT GTI 

Untuk itu, Sekretaris Daerah, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si., memastikan minggu depan akan ada penandatanganan pokok pokok kesepakatan dengan PT GTI dan terus berproses sampai dengan kesepakatan yang memuaskan semua pihak.

“Semua sedang berproses sekarang dan sebelum Agustus sudah final”, sebut Sekda.

Ditambahkan Sekda, poin penting adalah bahwa selama ini PT GTI tidak mengelola aset lahan di Gili Trawangan. Oleh karena itu opsi Addendum ini juga akan mengatur ulang kesepakatan baru dari kontrak yang telah ada dengan aturan hukum yang berlaku kekinian.

jm@diskominfotikntb




Bupati Lombok Utara Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 KLU (03/06/21).

Bupati Djohan menyampaikan, Musrenbang kali ini berawal dari perencanaan teknokratik, politik dan partisipatif sebagai upaya percepatan pembangunan daerah.

Dan masih dalam suasana Covid-19 yang melanda daerah, sehingga menyebabkan pengurangan anggaran pembangunan daerah.

Menurut Bupati Djohan, peserta Musrenbang harus mampu merumuskan sesuatu yang sesuai dengan kondisi obyektif daerah.

BACA JUGA:

Gubernur NTB Atensi Kesejahteraan Atlet

“Saya melihat program daerah kita banyak yang belum terselesaikan, banyak persoalan yang belum mampu diwujudkan. Karena ketiadaan anggaran serta pendapatan asli daerah yang menjadi modal awal membangun daerah menurun lebih dari 50 persen. Ini tantangan buat kita seluruh perangkat daerah dan seluruh masyarakat Lombok Utara. Bagaimana kita mengatasi dan mengantisipasi, setiap persoalan daerah,” tandasnya.

Menurutnya, RPJMD disusun untuk lima tahun ke depan. Diperlukan kerja sungguh-sungguh, dengan memacu semangat membangun daerah dengan tujuan memastikan visi misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah menjadi pedoman dalam penyusunan Renja.

BACA JUGA:

Laporan Panitia Musrenbang RPJMD, Bappeda KLU

Mengingat saat ini daerah Lombok Utara masih menjadi daerah termiskin dan daerah tertinggal satu-satunya di NTB.

Sementara itu, Kabid Litbang Bappeda NTB Lalu Suryadi MM via kanal virtual menyampaikan, dalam proses penyusunan RPJMD perlu memperhatikan usulan-usulan dari semua pihak. Dengan memperhatikan kebijakan Pemerintah Provinsi, Pusat dan penjaringan aspirasi masyarakat serta stakeholder lain untuk diakomodir.

Mengingat angka kemiskinan tertinggi di NTB adalah Lombok Utara. Dari aspirasi yang bersifat teknokratik, politis, dan aspiratif.

Kabid Litbang Bappeda KLU Tri Darma Sudiana, SSTP dalam laporannya menyampaikan, kegiatan pelaksanaan musrenbang RPJMD kali ini menyerap masukan dan saran dari Kepala OPD, juga dari camat serta stakeholder lainnya.

Tujuan diadakannya musyawarah rencana pembangunan 2021-2026 ini adalah untuk penyelarasan klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan sasaran strategi arah kebijakan dan program pembangunan daerah 2021-2026.

“Diharapkan ada turunan dari RPJMD menuju Renstra OPD sehingga apa yang menjadi target didalam RPJMD bisa diraih. Tentu dengan bantuan OPD, agar sesuai dengan target capaian,” pungkasnya.

BACA JUGA:

Ketua Dekranasda NTT Kagumi Produk Kerajinan NTB

Pelaksanaan musrenbang RPJMD dilaksanakan selama satu hari dengan narasumber dari Pemda KLU, Bappenas serta Kementerian PAN-RB.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian dari para pemateri.

Musrenbang itu juga dihadiri Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng, Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Kabag Perencanaan Polres Lotara, Kompol Agus Dwi Ananto SH, Kepala OPD, Para Camat, dan tamu undangan lainnya.

rar




Gubernur NTB Siap Beri Beasiswa Atlet Berprestasi

MATARAM.lombokjournal.com

Sebagai warga masyarakat yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, kesejahteraan atlet patut mendapatkan perhatian. Karena itu Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), DR. H. Zulkieflimansyah merencanakan agar para atlet usia muda berprestasi yang masih menempuh pendidikan diberikan beasiswa luar negeri.

Hal itu dikatakan Gubernur NTB saat membuka Pelatihan Daerah untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di GOR 17 Desember, Turida, Kamis (03/06).

“Agar para atlet bisa melihat fasilitas olahraga di negara lain dan mendapat inspirasi dari kerja keras para atlet di sana”, ujarnya.

Dikatakan DR. Zul, menjadi awardee sekaligus atlet di luar negeri akan membuka kesempatan kerja lebih luas karena penghargaan atas prestasi di bidang olahraga sangat baik.

DR. Zul menambahkan, atlet bukanlah orang biasa. Mereka adalah orang pilihan yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan daerah. Kontribusi bahkan jasa para atlet dalam meraih prestasi tak mudah dan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

“Bahkan dalam perjuangan berlatih menjadi yang terbaik, atlet tak hanya bersimbah peluh dan keringat tapi juga darah,” ujar Gubernur lulusan Harvard University tersebut.

Ia berharap kesejahteraan para atlet dapat dinikmati hingga usia tua agar tak lagi terdengar atlet berprestasi dan telah memberikan jasa menderita di usia tua.

BACA JUGA: Gubernur NTB Atensi Kesejahteraan Atlet

Ketua Pelatda PON XX Papua, Mori Hanafi menjelaskan, para atlet yang mengikuti Pelatda memiliki latar belakang beragam. Mulai dari kalangan TNI, ASN, Pelajar dan lainnya.

Ia menyambut baik usulan Gubernur karena selama ini masih banyak atlet berprestasi yang membutuhkan jaminan kesejahteraan di masa tua maupun atlet muda yang memerlukan dukungan untuk masa depan mereka selagi berjuang bagi daerah.

“Semoga di masa depan pemerintah daerah lebih memperhatikan kesejahteraan mereka atas sumbangsih mereka pada daerah,” sebut Mori.

jm@diskominfotikntb




Atletik Masih Menjadi Unggulan NTB di PON Papua 2021

MATARAM.lombokjournal.com

Atletik masih menjadi cabang unggulan penyumbang emas terbanyak bagi Provinsi NTB selain tinju. Muhammad Zohri dan Uswatun Hasanah diharapkan dapat meraih emas dari seluruh nomor yang dipertandingkan.

Mori Hanafi, Ketua Pelatda PON NTB tegas menyatakan kesiapan dirinya untuk memimpin rombongan kontingen PON yang akan berjuang meraih target 17 medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2 – 15 Oktober mendatang.

“Walaupun begitu semua cabang olahraga yang ikut PON Papua ini berpotensi mendulang emas,” ujar Mori dalam acara pengukuhan Pelatda PON XX Papua di GOR 17 Desember, Turida, Kamis (03/06).

Prestasi nasional dari atlit atlit NTB banyak yang telah membuktikan kemampuannya. Misalnya saja cabang olahraga Voli Pantai, Karate dan lainnya yang sering mengikuti kompetisi di luar PON.

BACA JUGA: Gubernur NTB Atensi Kesejahteraan Atlet

Salah satu cabang olahraga yang baru pertamakali mengikuti PON adalah Futsal setelah lolos Pra PON. Meski demikian, tim Futsal NTB optimis meraih medali karena peta kekuatan yang merata.

“Kalau nasional, tim Futsal Jabar masih yang terkuat. Tapi kalau melihat pengalaman Pra PON kemarin, tim dari Indonesia Timur seperti Bali dan NTT atau tim wilayah lain secara kemampuan sama. Tinggal mencari peluang menjadi pemenang”, ujar Achmad Fauzan Azim, pelatih tim Futsal NTB.

Dikatakannya, tim Futsal NTB juga merupakan pemain pilihan dari Porprov dan atlit bertalenta lain dari klub klub yang ada di NTB.

jm@diskominfotikntb




150 Atlet NTB Siap Ikuti Pelatda Gemilang PON XX

MATARAM.lombokjournal.com

Sebanyak 105 atlet dan 40 pelatih Provinsi Nusa Tenggara Barat dari 19 cabang olah raga (cabor) yang lolos Pra Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 dikukuhkan mengikuti Pelatihan Daerah.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah S.E., M.Sc. berpesan agar para atlet berlatih maksimal demi mengharumkan nama daerah.

DR. Zulkieflimansyah melihat persiapan peralatan para atlet

“Selamat berjuang mengharumkan nama daerah. Saya juga mengapresiasi para ketua cabang olahraga yang sudah berjuang membina dan mengasah atlet-atlet kita dalam keterbatasan,” ucap Gubernur di GOR Turida, Kamis (03/06).

Ketua Pelatda NTB, Mori Hanafi mengatakan, awal Juni merupakan acara penerimaan atlet dan pelatih untuk masuk penginapan. Rencana, 105 atlet akan menjalani tes fisik mulai tanggal 1 hingga 2 Juni guna mengukur kebugaran fisik.

BACA JUGA: Gubernur NTB Atensi Kesejahteraan Atlet

Mori mengatakan, dampak pandemi menyebabkan Pelatda diundurkan. Sebelumnya, atlet-atlet NTB yang mengikuti Pelatda PON dikembalikan ke pengprov cabor per 1 Januari 2021. Ini merupakan keputusan KONI NTB karena belum ada kepastian anggaran PON XX Papua 2021.

19 cabang olahraga yang dipastikan Provinsi NTB mengikuti PON XX Papua yakni atletik, voli pasir, tarung derajat, tinju, panjat tebing, catur, karate, tenis lapangan, balap motor, selam, kempo, biliar, muaythai, menembak futsal, pencak silat, dan renang dengan target 17 emas.

jm@diskominfotikntb




Gubernur NTB Atensi Kesejahteraan Atlet

MATARAM.lombokjournal.com

Sebagai warga masyarakat yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, kesejahteraan atlet patut mendapatkan perhatian.

Hal itu dikatakan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah saat membuka Pelatihan Daerah untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di GOR 17 Desember, Turida, Kamis (03/06.

Menurut DR. Zul, atlet bukanlah orang biasa. Mereka adalah orang pilihan yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan daerah. Kontribusi bahkan jasa para atlit dalam meraih prestasi tak mudah dan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

“Bahkan dalam perjuangan berlatih menjadi yang terbaik, atlet tak hanya bersimbah peluh dan keringat tapi juga darah”, ujarnya.

DR. Zul berharap kesejahteraan para atlet dapat dinikmati hingga usia tua agar tak lagi terdengar atlet berprestasi dan telah memberikan jasa menderita di usia tua.

DR. Zul juga merencanakan agar para atlet usia muda berprestasi yang masih menempuh pendidikan diberikan beasiswa luar negeri.

“Agar para atlet bisa melihat fasilitas olahraga di negara lain dan mendapat inspirasi dari kerja keras para atlet di sana”, sebutnya.

Gubernur NTB menambahkan, bahwa menjadi awardee sekaligus atlet di luar negeri akan membuka kesempatan kerja lebih luas karena penghargaan atas prestasi di bidang olahraga sangat baik.

BACA JUGA:

Ketua Pelatda PON XX Papua, Mori Hanafi menjelaskan, para atlet yang mengikuti Pelatda memiliki latar belakang beragam. Mulai dari kalangan TNI, ASN, Pelajar dan lainnya.

Ia menyambut baik usulan Gubernur karena selama ini masih banyak atlet berprestasi yang membutuhkan jaminan kesejahteraan di masa tua maupun atlet muda yang memerlukan dukungan untuk masa depan mereka selagi berjuang bagi daerah.

“Semoga di masa depan pemerintah daerah lebih memperhatikan kesejahteraan mereka atas sumbangsih mereka pada daerah,” sebut Mori.

jm, diskominfotikntb




Ketua Dekranasda NTT Kagumi Produk Kerajinan NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, berkomentar kagum pada potensi kerajinan daerah yang mampu diangkat oleh Dekranasda Provinsi NTB.

“Saya kagum akan banyak hal yang ada di NTB dan saya mendapatkan ilmu yang sangat banyak sekali. Dekranasda NTB mampu mengangkat potensi kerajinan yang beranekaragam dan memiliki daya saing yang tidak kalah dengan luar negeri,” kata Julie saat berkunjung ke Balai Kriya Provinsi NTB, Rabu (02/06/21).

Julie salut kepada Dekranasda NTB yang berhasil menggali dan mengangkat berbagai potensi kerajinan yang ada di daerah NTB.

BACA JUGA:

Bantua Rp 465 Juta dari NTB untuk Palestina

Ia mengakui, selama ini banyak produk yang Julie temui di luar negeri sebenarnya juga sama kualitasnya dengan produk yang ada di Provinsi NTB.

“Saya salut banget, karena Dekranasda NTB mampu menggali berbagai potensi kerajinan, dan banyak produk yang saya beli di luar negeri sebenarnya ada di NTB. Hal ini membuktikan bahwa produk NTB sama kualitasnya dengan luar negeri. Contohnya seperti furniture yang saya beli di Cina sama halusnya dengan yang ada di NTB,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengaku bangga dapat dikunjungi oleh Ketua Dekranasda NTT yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI ini.

Dengan kunjungan itu dapat saling berbagi pengalaman dan ilmu yang bisa diterapkan dalam mengembangkan berbagai kerajinan lokal.

BACA JUGA:

Wagub NTB: Literasi Kunci Pengembangan SDM

“Senang sekali dan bangga dikunjungi Ibu. Senang sekali bisa saling berbagi karena banyak ilmu yang bisa kita saling sharing,” tutup Bunda Niken sapaan akrabnya.

Ser

diskominfotik




Bantuan Rp 456 juta Dari NTB Untuk Palestina

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan bantuan kepada masyarakat Palestina.

Bantuan berupa uang tunai sebanyak Rp 456 juta diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si melalui lembaga Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) di lapangan Bumi Gora kantor Gubernur NTB, Kamis (03/06/21).

Miq Gita sapaan Sekda NTB mengatakan, bantuan ini merupakan solidaritas dan dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi NTB untuk meringankan beban bangsa Palestina yang sedang dilanda konflik perang berkepanjangan.

Bantuan ini merupakan dana murni yang diberikan oleh ASN lingkup Pemprov NTB serta guru-guru di seluruh sekolah SMA/SMK se-NTB.

BACA JUGA:

Wagub NTB: Literasi Kunci Pengembangan SDM

“Alhamdulillah solidaritas kita kepada Palestina diimplemen: tasikan dalam bentuk nyata, ada gerakan donasi spontan oleh ASN. Termasuk dari sumbangan guru-guru SMA/SMK di seluruh NTB. Bantuan ini merupakan sumbangan murni dari kita untuk bangsa Palestina,” ungkap Sekda.

Miq Gita mengatakan, bantuan ini merupakan misi kemanusiaan bukan politik, agama maupun lain sebagainya.

Dalam perjalanan historis, negara Palestina merupakan negara yang pertama memberikan support kuat bagi kemerdekaan Indonesia. Sejarah memberikan motivasi dan menginspirasi untuk tetap peduli terhadap apa yang diperjuangkan oleh bangsa Palestina saat ini.

“Sejarah tidak boleh dilupakan, amanat pembukaan UUD 1945 kita juga tegas jelas menyebutkan bahwa kemerdekaan adalah hak seluruh bangsa oleh karena itu penjajahan di atas dunia harus di hapuskan,” tegasnya.

Sekda NTB menyampaikan terima kasih atas partisipasi para ASN sehingga di tengah keterbatasan masih berkesempatan menyisihkan sebagian rizki yang diterima. Untuk menyampaikan rasa simpati dan dukungan moral kepada bangsa Palestina yang saat ini sedang berjuang menegakkan kemerdekaan.

Sementara itu, Ketua Majelis Al-Aqsho, TGH. Ahmad Mukhlis mengapresiasi atas kepedulian Pemerintah Provinsi NTB terhadap penderitaan yang dialami oleh masyarakat Palestina.

Meski bantuan itu merupakan sumbangan murni dari keikhlasan masing-masing ASN yang ikut memberikan bantuan.

BACA JUGA:

Wabup Lomok Utara Lepas Tukik di Pantai

“Dati hati yang paling dalam kami berterima kasih kepada pemprov NTB. Semoga bantuan ini sampai dan bisa mengurangi kesedihan yang dialami saudara-saudara kita yang ada di Palestina,” ungkapnya usai menerima bantuan.

Bantuan itu diterima oleh Ketua Lembaga ABADI, Lalu Lauhul Hamdi yang disaksikan oleh Ketua Majlis Al-Aqsho, TGH Ahmad Mukhlis, Para Asisten, Para Kepala Biro, Kepala OPD lingkup Pemprov NTB dan ASN Setda Prov NTB.

Bantuan tersebut rencananya akan diserahkan kepada salah satu lembaga internasional yang ada di Turki pada 26 Juni mendatang.

Manikp

@kominfo




Rakorwil Nasdem, Target Posisi Dua Besar di Pemilu 2024

NTB.lombokjournal.com

Wakil Ketua Umum Partai NasDem membuka rangkaian acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang berlangsung pada tanggal 2-3 Juni 2021 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pembukaan dilakukan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem, Ahmad Ali. Dalam pidatonya, Ahmad Ali mengatakan, Nasdem menargetkan pada urutan dua besar.

“Kami menargetkan Partai NasDem berada pada posisi dua besar pada Pemilu 2024”, ujar Ahmad Ali

Ahmad Ali menjelaskan, target NasDem untuk minimal masuk dalam dua besar sangat logis. Hal itu mengingat partainya dalam dua kali gelaran pemilu bisa meraih posisi yang cukup baik.

NasDem membuat kejutan dalam Pemilu 2019, perolehan suara partai naik siginifikan. Dalam Pemilu saat itu, NasDem menempati urutan kelima dengan raihan 12.661.792 suara atau 9,05 persen. Selain itu NasDem berada pada posisi empat besar peraih kursi terbanyak di parlemen, melampaui PKB.

Untuk mengejar target tersebut, Ahmad Ali menyebut NasDem akan menyiapkan kepengurusan yang lebih luas, bahkan hingga tingkat terkecil, yakni desa. Ali mengimbau pengurus DPD NasDem di NTB melakukan penguatan struktur partai hingga ke bawah.

“Agar terbangun jaringan struktur yang kuat, perlu dilakukan kerja sama dan sinkronisasi dari atas hingga ke bawah,” kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Waketum Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem juga ikut memberikan evaluasi terhadap DPD Kabupaten/Kota mengenai perlunya melakukan pendekatan untuk mengetahui kekuatan di dapil.

“Perlu adanya survei yang terus menerus dilakukan. Kita telah memiliki pengalaman yang lalu sehingga hal tertentu bisa menjadi pembelajaran. Kita ingin mendinamiskan partai ini supaya bekerja lebih lincah. Mampu adaptif, lebih menyesuaikan dengan perkembangan ke depan,” ujar Ali.

BACA JUGAMegawati Sudah Bicara Dengan Presiden Jokowi, Agar Perkuat Riset Ruang Angkasa dengan Rusia

Anggota DPR RI Dapil II NTB, M. Syamsul Luthfi, juga menambahkan jika Partai NasDem berusaha menguatkan struktur agar dapat meraih kemenangan di Pemilu 2024.
Dia menyebut Rakorwil menjadi momentum partai untuk menguatkan struktur sampai ke akar rumput. Syamsul Luthfi juga berpesan untuk terus menjaga hubungan dengan konstituen.

“Kita juga harus terus melakukan kegiatan yang tujuannya untuk menguatkan elektoral NasDem. Partai dan kader harus bersinergi bekerja untuk masyarakat. Penempatan kualitas sumber daya manusia juga harus dipenuhi agar dapat berjalan sesuai target dan harapan,” papar dia.

Terakhir, Waketum DPP Partai NasDem menjanjikan apabila terpilih, maka kesejahteraan adalah hal utama yang akan diberikan kepada masyarakat.

BACA JUGA:

Bocornya SE Menhan: Ini Serangan Balik Broker Alusista

“Mari terus berjuang, karena tujuannya untuk masyarakat. Ini merupakan bentuk konsistensi NasDem dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan kesejahteraan rakyat,” tutup Ali.

Rr