Rumah Penerima PKH di KLU Dipasangi Stiker

Di tiap rumah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dipasangi stiker menandai bahwa keluarga tersebut sebagai penerima manfaat

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH melakukan pemasangan stiker atau labelisasi bagi rumah warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lombok Utara.

Bupati usang pasang stiker di rumah warga penerima manfaat PKH

Pemasangan stiker secara simbolis itu diawali dari Dusun Gubuk Baru, Desa Tanjung, Kecamaan Tanjung, hari Kamis  (30/09/21).

BACA JUGA: Panen Jagung Nusatara Merata di Lombok Utara

Turut mendampingi bupati dalam pemasangan stiker itu, antara lain Plt. Kadis Sosial PPPA Faturrahman SST,Plt. Kadis Kesehatan dr.H Abdul Kadir, Pendamping PKH KLU, Kepala Desa Tanjung, Budiawan SH.

Dalam kegiatan itu, Bupati Djohan Sjamsu menyampaikan, pemasangan stiker  merupakan tanda bahwa warga adalah keluarga penerima manfaat PKH di Lombok Utara.

“Khususnya di KLU penerima dana PKH sendiri berjumlah 21.169 KPM,” tuturnya.

Bantuan PKH tidak selamanya diberikan pemerintah kepada masyarakat. Bantuan itu pada saatnya  akan berakhir.

Karenanya masyarakat memanfaatkan dana yang diberikan dengan sebaik mungkin untuk keberlangsungan kehidupan keluarga.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Komentar Marquez dan Rossi

“Ke depan, akan ditinjau kembali jika selama menerima bantuan PKH kehidupan sudah mengalami perubahan ke lebih baik. Maka bantuan selanjutya akan diberikan pada yang lebih membutuhkan,” jelas Bupati Djohan.

@ng




Pemda dan BNPB Serahkan Bantuan Pendampingan Pascabencana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyerahkan bantuan barang pada Pengelola Museum Desa Genggelang, dan Pemda diharapkan bisa meneruskan upaya pemulihan sosial

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Lombok Utara bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan stimulan berupa barang kepada Kelompok Pengelola Museum Desa Genggalang, bertempat di Aula Kantor Camat Gangga, Rabu (29/09/21).

Pemda KLU akan teruskan pemulihan sosial

Kegiatan dihadiri Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH didampingi Kasubdit Peningkatan dan Pemulihan Sosial Direktorat PPSE dan SDA BNPB Tri Hartatiningsih, SE, M.Si, Pendamping Sosial Universitas Mataram Dr. Moh. Taqiuddin, S.Pt, M.Si, Sekcam Gangga Ni Nyoman Kartini dan para undangan lainnya.

BACA JUGA: Panen Jagung Nusantara Merata di Lombok Utara

Stimulan barang yang diserahkan di antaranya 2 buah tempat tombak dan 3 buah karpet bludru. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati kepada penerima manfaat.

Dalam sambutannya Bupati Djohan Sjamsu menyampaikan terima kasih kepada BNPB dan Unram, telah memberikan bantuan kepada Kelompok Museum Desa Genggalang.

“Saya berharap kepada Kelompok Museum Desa Genggalang untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan yang telah diberikan oleh BNPB. Ke depan bila dirasa perlu Pemda akan memberikan pembinaan kepada kelompok museum ini,” harapnya.

Dikatakan lebih lanjut, gempa bumi yang menimpa Lombok Utara memang sudah berlalu, tapi dampak bencana alam tersebut masih terasa hingga sekarang.

Terlebih lagi, ungkap bupati, masih banyak pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) yang belum terealisasi hingga kini.

“Memang, gempa bumi itu terjadi 3 tahun lalu, tapi dampaknya masih sangat kita rasakan sampai hari ini,” tutur bupati.

Sementara itu, Kasubdit Peningkatan dan Pemulihan Sosial BNPB, Tri Hartatiningsih, SE, M.Si, menuturkan, kegiatan itu menitikberatkan pada sektor pendampingan sosial terutama bagi masyarakat pedampak gempa tahun 2018.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Komentar Marques dan Rossi

“Kegiatan ini adalah kegiatan sektor sosial, meliputi Pranata Adat, Pengelola Museum, PAUD serta Karang Taruna. Melalui sub-sub ini diharapkan bisa membangkitan kehidupan sosial saudara-saudara kita yang terdampak gempa tahun 2018,” katanya.

Menurutnya, BNPB hanya memberikan bantuan stimulan sembari mengharapkan Pemerintah Daerah bisa meneruskan upaya pemulihan sektor kehidupan masyarakat, sehingga kegiatan serupa bisa berkesinambungan serta membangkitkan kehidupan sosial masyarakat setempat.

@ng




Panen Jagung Nusantara Merata Di Kabupaten Lombok Utara

Bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional, di Kabupaten Lombok Utara berlangsung Panen Jagung Nusantara yang dipusatkan di Kecamatan Gangga

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam tahun 2021 melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dqn Perikanan (DKKP) KLU melaksanakan kegiatan Panen Jagung Nusantara, yang berlangsung merata di seluruh Kabupaten Lombok Utara di lahan seluas sekitar 975 hektar, Selasa (29/09/21).

Dinas DKPP selenggarakan panen jagung nusantara

Acara Panen Jagung Nusantara itu  bertepatan dengan “Hari Tani Nasional” yang jatuh pada hari Selasa.

DKPP KLU menyelenggarakan kegiatan panen jagung Nusantara itu berlangsung secara serentak, yang dipusatkan di Dusun Sembaro, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kqbupaten Lombok Utara.

BACA JUGA: Dinas DKPP KLU Selenggarakan SLPHT Tindak Lanjut

Kepala Dinas DKPP KLU, Tresna Hadi, SP tampak didampingi Sekdis DKPP, Raden Adi Dharmawangsa, SPT, Kabid Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Abdul Gafur, SP, Kabid Ketahanan Pangan, Sugiartadi, SP, dan Kepala UPTD masing-masing Kecamatan.

Di hadapan penyuluh dan kelompok tani ‘SP Sembaro’, Kepala Bidang DKPP KLU, Abdul Gafur, SP mengungkapkan, acara Panen Jagung Nusantara tahun ini mencakup lahan yang cukup luas di seluruh Lombok Utara,

“Tidak menutup kemungkinan dalam tahun-tahun berikutnya, akan dikembangkan lebih luas lagi. Sehingga tidak ada keraguan lagi akan kekurangan ketersediaan pakan ternak serta kebutuhan lainnya,” ungkap Abd. Gafur.

Di acara yang sama,  Kepala Dinas DKPP Kabupaten Lombok Utara,Tresna Hadi, SP. membenarkan apa yang disampaikan Abdul Gafur, terkait luas lahan tanaman jagung dan produksi yang mencapai delapan (8) ton per hektar.

“Itu pun belum hasil dari tanaman tumpang sari, seperti, cabe, sayuran dan biji bijian,” katanya.

Untuk ke depan, Tresna Hadi berharap kepada petani untuk menambah anggota tani serta luas lahan untu tanam jagung.

“Agar ke depan kita tidak kekurangan, terutama untuk ketersediaan pakan ayam dan sebagainya,” ujar Tresna Hadi.

Pada Peringatan Hari Tani Nasional yang dirangkai dengan Panen Jagung Nusantara secara serentak itu, juga dilakukan zoom meeting yang diikuti oleh para petani dari berbagai daerah di indonesia.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik dari yang Diduga

“Ini merupakan motivasi kita untuk lebih semangat dalam berinovasi,” kata Tresna Hadi

@ng




Dinas DKPP KLU Selenggarakan SLPHT Tindak Lanjut

Penyelenggaraan SLPHT Tindak Lanjut yang dilaksanakan DKPP KLU merupakan proses pembelajaran yang azasnya belajar dari pengalaman, dan pendidikan orang dewasa (andragogi)

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) merupakan salah satu metode penyuluhan dalam penerapaan PHT untuk peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan sikap petani dalam pengelolaan OPT.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP), Tresna Hadi, SP mengatakan itu di depan 25 anggota kelompok Tani, “SP. Sembaro” desa Segarakaton, Kecamatan Gangga, Selasa (29/09/21) yang mengikuti kegiatan SLPHT.

Dinas DKPP yang menyelenggarakan SLPHT Tindak Lanjut Diskusi SLPHT Tindak Lanjut yang diselenggarakan Dinas DKPP

Saat itu Kadis DKPP yang didampingi Kepala Bidang, Abdul Gafur, SP.

“SLPHT berupaya mewujudkan petani sebagai ahli PHT, yaitu sebagai manajer yang mampu mengatasi segala permasalahan di lahan usaha taninya secara mandiri,” kata Tresna Hadi.

BACA JUGA:

Pelantikan Penjabat Sekda KLU, Bupati: Dibutuhkan Orang Berintegritas

Dipilihnya SLPHT sebagai metode pemberdayaan petani karena memiliki kelebihan-kelebihan.

Kelebihan dimaksud di antaranya; berprinsip pada pendidikan orang dewasa, cara belajar lewat pengalaman, perencanaan partisipatoris, keputusan bersama anggota kelompok, petani sebagai manajer usahataninya.Dan materi pelatihan berdasarkan kebutuhan lapangan/kurikulum rinci dan terpadu.

Selain itu, pelatihan tesebut dilaksanakan selama satu siklus perkembangan tanaman/satu musim tanam.

Kegiatan SLPHT kali ini di ikuti oleh 125 orang petani yang terbagi dalam lima (5) kelompok, yakni Kelompok Tani SP, Sembaro, Telabah Tengak, Karang Kendal, Kelompok Lendang Pawang Sankukun, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga.

Sementara dua (2) Kelompok lainnya yaitu, Patuh Merenten, Kelungkung Desa Senaru, serta Kelompok Tani Makmur Jaya, Golmunjit, Desa Karang Bajo, Kecamatan Bayan.

Tesna Hadi mengatakan, penyelenggaraan SLPHT adalah usaha menciptakan dan memperkuat petani sebagai manajer usaha tani. Dan tidak bisa lepas dari peran pemandu yang mampu menfasilitasi mereka dalam kegiatan SLPHT.

Dijelaskan, pemandu lapang PHT haruslah sosok yang memiliki ketrampilan dalam hal kepemanduan, kepemimpinan dan seluk beluk pelatihan partisipatoris, yang berazaskan pada proses belajar dari pengalaman, dan pendidikan orang dewasa (andragogi).

Pemandu lapangan PHT bisa berasal dari petugas ataupun petani alumni SLPHT.

Menurutnya, SLPHT dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keahlian petani/kelompok tani dalam menganalisa data dan informasi agroekosistem.

Kegiata itu juga memasyarakatkan dan melembagakan penerapan PHT dalam pengelolaan usahatani. Sekaligus meningkatkan pengamanan produksi terhadap gangguan OPT dalam pencapaian sasaran produksi, produktivitas dan peningkatan kesejahteraan petani.

Ketentuan dalam pelaksanaan SLPHT, lokasi merupakan sentra produksi tanaman pangan dan endemis serangan OPT.

“Sehingga petani harus dilatih dan sungguh sungguh mengikuti serangkaian kegiatan pelatihan selama 10 hari berlangsung,” tegasnya.

Peserta adalah petani, diupayakan komposisi laki-laki 60 persen, sedang perempuan 40 persen. Peserta diharuskan aktif dalam kegiatan pertanian dan sanggup mengikuti SLPHT selama satu musim tanam.

Peserta diharapkan responsif terhadap inovasi teknologi, berjiwa kooperatif, berasal dari satu hamparan usaha tani dan diutamakan generasi muda.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Dusun Mumber

Pemandu SLPHT adalah pemandu yang memiliki kualifikasi tertentu dalam kepemanduan, seperti pemandu senior Tukul Sumardion oSP, Agus Setiawan, SP dan Ibu Darsih SPKp.

Tresna Hadi menambahkan, asas dan metode pelaksanaan SLPHT mengacu pada Pedoman Penerapan PHT.

SLPHT Tindak Lanjut

Sedikit berbeda dengan SLPHT tersebut di atas, SLPHT Tindak Lanjut lebih mendalam dalam proses pembelajaran serta tujuannya.

SLPHT Tindak Lanjut merupakan pemberdayaan dan pendayagunaan alumni SLPHT sebagai upaya pemasyarakatan PHT secara lebih mendalam, melalui studi/sain petani untuk mendukung pengamanan produksi dan peningkatan produktivitas.

Upaya fasilitasi SLPHT Tindak Lanjut diharapkan mampu mendorong bergulirnya proses penyelenggaraan SLPHT swakarsa dan swakarya yang bermuara pada penerapan PHT Skala Luas,katanya.

SLPHT Tindak Lanjut dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan dan menguatkan peran petani alumni SLPHT dalam penerapan konsep dan prinsip PHT di lahan usaha taninya.

Juga mendorong proses pemasyarakatan PHT ke petani lain, dan meningkatkan pengamanan produksi dan kualitas hasil pertanian, jelas Trena Hadi saat membuka kegiatan SLPHT Tindak Lanjut..

@ng




Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Komentar Marquez dan Rossi

Pembalap top dunia, Mac Marquez dan Valentino Rossi punya komentar hampir senada tentang Sirkuit Mandalika yang akan menjadi ajang MotoGP 2022

lombokjournal.com ~ Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat. yang menawarkan panorama keindahan laut dan perbukitan membuat penasaran dua pembalap top dunia, Mac Marquez dan Valentino Rossi.

Secara resmi Sirkuit Mandalika, yang konsepnya punya lintasan balap yang merupakan jalan umum di area wisata ini, tahun 2022 masuk dalam kalender resmi sebagai MotoGP.

Tak heran baik Marques maupun Rossi terpancing berkomentar tentang Sirkuit Mandalika di Lombok ini.

BACA JUGA: Ajang WSBK dan MotoGP, TIK di Lombok Tak Boleh Lemot

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, memang mengakui mengenai faktor keamanan menjadi perhatianya mengingat Sikuit Mandaika merupakan ajang dengan lintasan balap terbuka.

Dia juga menyebut akan sangat tidak mudah mengendarai kendaraan di Sirkuit Mandalika.

“Balapan di sirkuit terbuka tentu bukan hal yang lazim di balapan era sekarang, khususnya jika berbicara mengenai aspek keamanan. Jika standar keamanan sudah terpenuhi, tentu ini adalah hal yang bagus, tapi tentu tidak mudah,” kata Marquez dikutip dari Solopos.com.

Menurut Marquez, jika balapan di trek perkotaan pada masa depan pasti akan sangat menyenangkan.

“Namun, itu membutuhkan banyak hal di sektor keselamatan. Misalnya area run-off yang cukup panjang dan itu akan sangat sulit,” kata Marquez.

Menilai sikuit mandalika panas
Valentino Rossi

Bukan hanya Marquez yang menyampaikan komentarnya, pembalap gaek Valentino Rossi pun turut berkomentar dengan konsep yang diusung oleh Sirkuit Mandalika.

Rossi mengaku sudah melihat tata letaknya [lay out], dan video lintasannya. Menurutnya, terlihat ada beberapa tikungan untuk melaju cepat, itu akan menyenangkan untuk balapan.

“Tapi untuk memahami sirkuit secara keseluruhan, trek harus selesai lebih dulu. Dan saya turun langsung dengan motor untuk mencobanya,” kata Rossi yang disampaikan dalam unggahan akun Youtube, Nurdien Korindo, (20/05/21).

Dalam wawancara yang dilakukan Lucy Wiryono itu Rossi engatakan, ada begitu banyak tuntutan pada sirkuit Mandalika, khususnya karena cuaca di indonesia sangat panas.

Rossi pernah turun balapan di Indonesia pada 1996 dan 1999, dan cuaca Indonesia menurutnya lebih panas dari Malaysia.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

“Jadi ini akan sangat sulit, terlebih lagi trek akan sangat dekat dengan laut. Jika sangat terik, maka kita bisa langsung terjun ke laut,” tutur ’The Doctor’ sembari tertawa.

Ist

 




Ajang WSBK dan MotoGP, TIK di Lombok Tak Boleh Lemot

Lombok akan menjadi ajang World Superbike (WSBK) bulan November 2-21 dan MotoGP bulan Maret 2022, Komisi I DPR RI pastikan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) mumpuni

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK) memimpin Kunjungan Kerja Sepesifik (Kunspek) Komisi I DPR RI ke Pulau Lombok.

HBK pimpin rombongan datang untuk memastikan bahwa layanan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) di Pulau Seribu Masjid ini benar-benar mumpuni menyusul posisi Pulau Lombok sebagai tuan rumah ajang balap motor paling akbar di dunia WSBK dan MotoGP.

HBK inginkan ajang WSBK dan MotoGp tak boeh lemot TIK

“Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, saya datang untuk memastikan bahwa layanan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) di Dapil yang saya wakili dapat tersedia sebagaimana yang kita harapkan,” kata HBK, Selasa (28/09/21).

Pulau Lombok akan menjadi tuan rumah WSBK pekan ketiga November 2021. Ajang balap internasional ini akan digelar di Sirkuit Mandalika.

Sementara ajang MotoGP akan dihelat di sirkuit yang sama pada Maret 2022 yang didahului dengan latihan resmi oleh seluruh pembalap pada Februari.

HBK mengatakan, sebagai Anggota DPR RI yang berasal dari Pulau Lombok, dirinya ingin membantu Pemerintah Daerah (Pemda) serta seluruh pemangku kepentingan terkait agar kedua event balap yang bertaraf internasional tersebut dapat sama-sama disukseskan.

“Sebagai warga Pulau Lombok, kita semua harus ikut terlibat dalam menyukseskan kedua event tersebut,” tandas politisi Partai Gerindra ini.

HBK sangat yakin, baik WSBK maupun MotoGP akan menjadi etalase yang sangat cantik dan menarik bagi Pulua Lombok untuk terus bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.

“Keberhasilan penyelenggaraan kedua event ini juga secara otomatis akan menaikkan performa Pulau Lombok sebagai salah satu destinasi wisata dunia,” imbuhnya.

Komisi I DPR RI sendiri bermitra dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, leading sector yang bertanggung jawab menyiapkan layanan TIK di seluruh Indonesia, termasuk untuk Pulau Lombok.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Kometar Marquez dan Rossi

Karena itu, kunjungan kerja spesifik ini, kata HBK, bagian dari upaya Komisi I DPR RI untuk terus mengawasi dan sekaligus memberikan dorongan maksimal agar segala upaya yang dilakukan Kemkominfo RI di Pulau Lombok dapat berjalan efektif, tepat waktu, dan sesuai dengan yang diharapkan.

Dalam kunjungan kerja ini, tim Kemenkominfo pun penyampaikan penjelasan yang sangat rinci terhadap kesiapan layanan TIK di Pulau Lombok.

Atas penjelasan tersebut, HBK pun menyampaikan ucapan terima kasih. Pria yang dikenal sebagai samurainya Prabowo Subianto ini menegaskan, layanan TIK yang tangguh di Pulau Lombok akan menjadi penentu kebangkitan sektor pariwisata Pulau Lombok.

Sementara itu, Direktur Layanan Masyarakat dan Pemerintah Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo, Danny Januar Ismawan di hadapan rombongan Komisi I DPR RI di sela kunjungan kerja spesifik ini menjelaskan, khusus untuk Kawasan KEK Mandalika dan sekitarnya, saat ini sudah tidak ada lagi wilayah blank spot.

Seluruh kawasan telah dapat dijangkau layanan TIK.

Namun begitu, diakui pihaknya, masih ada sedikitnya 16 titik yang kondisinya masih lemah sinyal. Namun begitu, lokasi tersebut bukan berada di area kawasan utama event WSBK dan MotoGP akan digelar.

Danny pun memastikan, pihaknya memiliki waktu lebih dari cukup untuk mengatasi hal tersebut sebelum dua event internasional ini dimulai.

Pada kesempatan yang sama Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan dibentuknya Kompi atau Detasemen Kavaleri Panser, yang memiliki kandaraan taktis untuk melayani pengamanan VIP.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

Sebab, event di KEK Mandalika akan terus berlangsung sepanjang tahun. Jika hal tersebut belum memungkinkan dalam waktu dekat, Danrem pun mengusulkan alternatif yakni menjadikan Yonif 742, yang berada di Mataram untuk menjadi Batalyon Mekanis.

Mengunjungi Yonif 742/SWY

Selesai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi 1 DPR RI, HBK didampingi Danrem 162/WB meninjau lapangan dan fasilitas olahraga yang ada di Batalyon Infantri 742.

Rencananya HBK akan menitipkan squad utama LFC yang akan bertarung di Liga 3 NTB untuk dilatih membangun tim work yang kuat, serta disiplin yang tinggi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada sdr. Danrem atas dukungannya kepada LFC”, tutupnya.

Me




Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

Penyelenggaraan World Superbike (WSBK) diperkirakan akan berjalan sukses, sebab persiapan Sirkuit Mandalika dinilai sangat baik

LOTENG.lombokjournal.com ~ Menyongsong event akbar World Superbike bulan November mendatang,   persiapan NTB dan Sirkuit Mandalika dinilai lebih baik dari yang diduga.

Hal itu diugkapkan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang juga anggota Oversight Board Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Purbaya Yudhi Sadewa, saat kunjungan kerja dan penandatanganan kerjasama antara MGPA dan Bank NTB Syariah di Kuta, Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (28/09/21).

BACA JUGA: NTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

“Saya yakin World Superbike akan terselenggara dengan sukses dan kerja sama dengan PT Bank NTB Syariah untuk menutupi kekurangan pendanaan khususnya untuk race control dan pit building“, jelas Sadewa

Di tempat sama, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, mengatakan, dana kerja sama 16 miliar dalam bentuk bagi hasil tersebut merupakan kontribusi agar penyelenggaraan WSBK sukses.

Ia optimis, kerja sama sepuluh tahun MGPA dengan asosiasi MotoGP akan memberikan dampak yang baik untuk ekonomi NTB.

BACA JUGA: Ali Al Khairi Dipastikan Maju ke Pilgub NTB

Bank NTB Syariah juga berencana menghidupkan ekonomi melalui UMKM yang ada dan memastikan masyarakat mendapatkan manfaat.

Diskominfotik

 

 

 

 

 




Kualitas Kearsipan NTB Harus Mengalami Percepatan

Kita sangat berharap kualitas kearsipan di NTB mengalami percepatan, bukan meningkat, sebab kalau meningkat akan seperti biasa-biasa saja.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalillah, berpesan kepada seluruh arsiparis lingkup pemprov agar terus meningkatkan kualitas kearsipan, sehingga mengalami percepatan kemajuan dari berbagai sisi.

“Kita sangat berharap agar kualitas kearsipan di NTB mengalami percepatan. Bukan meningkat. Kalau meningkat akan seperti biasa-biasa saja. Tetapi harus ada percepatan dari seluruh sisi,” pesan Sitti Rohmi saat membuka kegiatan Sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis Angkatan XXII Provinsi NTB, Senin (27/9).

Sitti Rohmi juga mengingatkan betapa pentingnya peran dan kedudukan arsip dalam pengambilan sebuah keputusan. Hal ini bertujuan agar sebuah keputusan yang diambil tidak hanya mengacu kepada satu data tetapi banyak data terdahulu yang telah diarsipkan, sehingga keputusan yang akan diambil menjadi keputusan yang tepat.

“Besar pengaruhnya kearsipan yang baik atau tidak. Dengan kearsipan yang baik maka pengambilan keputusannya pasti akan tepat. Tetapi jika pengarsiapannya kurang baik maka pengambilan keputusan akan kurang tepat,” tegasnya.

Sitti Rohmi menginginkan agar pengarsipan sejarah yang dimiliki kabupaten/kota se-NTB harus diarsipkan dengan baik agar dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya.

“Seluruh kabupaten/kota di NTB yang memiliki ciri, khas, sejarah yang tidak kalah penting dan menarik harus diarsipkan. Harus diketahui anak cucu kita nanti,” ujar Sitti Rohmi.

BACA JUGAMencari Persamaan dalam Perbedaan, Bukan Sebaliknya

ser




Mencari Persamaan dalam Perbedaan, Bukan Sebaliknya

IARMI NTB menjadi organisasi yang moderat dan maslahat, mencari persamaan dalam perbedaan, serta organisasi yang sehat dan mandiri.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Najamudin Amy, berpesan agar para kader mencari persamaan dalam perbedaan dan bukan sebaliknya. IARMI dalam lima tahun ke depan harus menjadi organisasi kader dan organisasi yang mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan siapa saja.

“Anggota IARMI juga lebih banyak didominasi oleh anak muda”, ujar Najamudin saat membuka rapat kerja IARMI, di Hotel Astoria, Senin (27/09/21).

Najamudin Amy juga berpesan agar IARMI menjadi organisasi yang moderat dan maslahat, berbagi dan solusi serta organisasi yang sehat dan mandiri. Dalam rapat kerja tersebut, IARMI merumuskan sejumlah program kerja hasil rekomendasi sepuluh biro, mulai dari pembuatan aplikasi IARMI sampai dengan inkubasi bisnis UMKM dan program sosial kemasyarakatan.

BACA JUGANTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

jm




NTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan mengatakan bahwa NTB banyak mengalami perubahan sejak dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan, mengatakan, perubahan Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan Zulkieflimansyah, sangat terlihat. Sebagai kolega di DPR RI, ia mengakui keberhasilan Gubernur Zulkieflimansyah membangun daerahnya.

NTB“Gubernur Zul setelah terpilih membuktikan perubahan di kampung halamannya”, ujar Zulkiefli Hasan saat melantik Dewan Pengurus Propinsi IARMI di Hotel Astoria, Senin (27/9).

Sebagai ketua Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia, sebagai organisasi tugasnya membantu pemerintah, TNI/ Polri dan masyarakat. Terlebih saat pandemi, IARMI diharapkan dapat membantu sekuat tenaga.

BACA JUGAInovasi harus Disiapkan IAHN Guna Hadapi Tantangan Zaman

Dalam pelantikan yang dilanjutkan rapat kerja DPP IARMI NTB periode 2022 – 2025, ketua terpilih, Najamudin berpesan agar seluruh anggota IARMI NTB mampu menjadi model dan contoh bagi organisasi lain.

jm