Layak Ditunggu, Laga Persahabatan LFC dan PS Hamzanwadi

LFC dan PS Hamzanwadi yang akan melakukan laga persahabatan, akan menjadi pertandingan pertama bagi kedua tim yang merupakan pendatang baru di Liga 3 PSSI NTB tahun 2021

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dua kontestan klub sepakbola Liga 3 NTB, Lombok Football Club (LFC) dan PS Hamzanwadi, bakal menggelar laga persahabatan sebagai persiapan menghadapi Liga 3 NTB yang akan digelar minggu keempat bulan ini.

Laga tersebut akan digelar di GOR Turida, Minggu  (14/11/21) sore.

Pihak LFC antusias hadapi laga persahaatan
HBK bersama Rannya Agustyra

“Kedua tim sama-sama sangat antusias menyambut laga persahabatan ini,” kata Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono di Mataram, Kamis (11/11/2021).

Dia mengatakan, laga persahabatan ini sama-sama akan menjadi pertandingan pertama bagi kedua tim yang merupakan pendatang baru di Liga 3 PSSI NTB tahun 2021 ini.

Kompetisi Liga 3 NTB yang akan digelar dalam waktu dekat memang tidak membuat kedua tim memiliki banyak opsi menjadwalkan laga-laga pramusim. Hasil laga persahabatan ini sendiri tidak akan menentukan apa pun bagi kedua tim.

“Karena itu, tentu kedua tim tidak bergantung pada hasil, tetapi pada usaha dan komitmen. Yang jelas kami bangga dengan kedua tim ini,” kata Rannya.

BACA JUGA: NTB Berkomitmen Menutu Net Zero Emission

Pembina PS Hamzanwadi M. Syamsul Luthfi mengatakan, pihaknya berkomunikasi intens dengan Presiden LFC H. Bambang  Kristiono, SE (HBK).

Kedua tim semula diagendakan menggelar laga persahabatan pada Sabtu, namun lantaran pada hari yang sama PS Hamzanwadi memiliki agenda internal, sehingga pertandingan persahabatan kemudian disepakati digelar pada hari Minggu.

“Sebagai pertemuan pertama kedua tim, laga persahabatan ini sangat layak ditunggu publik sepakbola di NTB,” kata Anggota DPR RI ini.

Politisi Partai Nasdem ini memastikan, kedua tim profesional ini akan menurunkan line up terbaiknya. Pertandingan ini juga akan menjadi ajang mengasah teknik dan permainan kolektif atau team work bagi masing-masing tim.

Karena itu, kedua tim dipastikan akan menyuguhkan laga yang atraktif, ngotot dan menarik.

BACA JUGA: Lombok Daerah Wisata, Harus Banyak Membuat Hiburan

Minimnya laga antara klub-klub sepakbola profesional di Bumi Gora selama ini diyakini akan menjadikan laga persahabatan ini amat dinanti oleh publik.

Khalayak sepakbola NTB memang sudah teramat rindu dengan pertandingan kompetitif dengan pemain-pemain berteknik tinggi sekaligus juga menghibur.

Sementara itu, Direktur Teknik LFC Anang Zulkarnaen mengatakan, untuk persiapan secara teknis, dirinya juga terus berkomunikasi intensif dengan pelatih PS Hamzanwadi.

Kedua tim pun kini sedang sama-sama fokus menggelar persiapan masing-masing. LFC sendiri sampai saat ini masih focus berada di training center (TC) di Batalyon 742/SWJ.

Seluruh skuad dalam kondisi prima untuk menyambut laga persahabatan yang juga akan menjadi laga kompetitif perdana bagi kedua kesebelasan.

Lombok Barat Tuan Rumah

Sementara itu, hasil rapat teknis yang digelar oleh PSSI NTB pada 8 November 2021, memutuskan bahwa Liga 3 NTB Tahun 2021 akan terbagi dalam dua group. Group A akan mempertemukan klub-klub yang ada di Pulau Lombok.

Sementara Group B, akan mempetemukan klub-klub dari Pulau Sumbawa.

Ketua PSSI NTB H. Mori Hanafi telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada seluruh tim peserta Liga 3 pada hari yang sama. Selain itu diberitahukan pula bahwa Kab. Lombok Barat akan menjadi tuan rumah untuk seluruh penyisihan di Group A.

Sementara di Pulau Sumbawa, Kab. Sumbawa Barat menjadi tuan rumah, di mana seluruh penyisihan Group B akan dilakukan di Bumi Pariri Lema Bariri.

Bersamaan dengan bergulirnya Liga 3, PSSI NTB juga akan menggelar Piala SURATIN U17, U15, dan U13. Dimana, tuan rumah kompetisi resmi kelompok umur Asprov PSSI NTB tersebut juga akan digelar di Kab. Lombok Barat dan Kab. Sumbawa Barat yang bertindak sebagai tuan rumah.

Khusus Liga 3 NTB, dua klub terbaik akan menjadi wakil NTB untuk putaran Liga 3 Nasional. Nantinya, sebanyak delapan klub dari putaran Liga 3 Nasional akan berhak promosi ke Liga 2, dan tentu akan membuka jalan bagi klub-klub terbaik Liga 2 untuk bisa promosi ke Liga 1 yang merupakan kasta tertinggi Liga Indonesia.

Bagi HBK, laga persahabatan dengan salah satu peserta Liga 3 NTB ini sangat penting untuk mengukur sampai sejauh mana hasil training center (TC) squadnya selama ini.

Dan dipilihnya PS Hamzanwadi juga untuk mengobati rasa kangennya dengan pemilik PS Hanzanwadi sebagai salah satu koleganya di DPR RI.

“Saya kangen berat dengan pak Luthfi, dan berharap dengan pertandingan uji coba ini saya bisa ketemu dan bersilaturahmi dengan beliau,” kata HBK dalam keterangan persnya di Mataram kemarin.

Me

 




JMSI Beri Penghargaan Smart City Kepada Walikota Semarang

Para tokoh yang diberi penghargaan oeh JMSI, karena dinilai memberi kontribusi penting dalam membangun wilayahnya

SEMARANG.lombokjournal.comJarigan Media Siber Indonesia (JMSI) dalam penutupan Rakernas I di Semarang, Jumat (12/11/21), memberikan penghargaan kepada tiga tokoh penting di Jawa Tengah.

Penghargaan itu diberikan JMSI atas upaya para tokoh yang memberi kontribusi penting dalam membangun wilayahnya.

Pra tokoh yang diberi penghargaan JMSI Penghargaan smart city dari JMSI kepada Waikota Semarang

Mereka yang mendapatkan penghargaan adalah Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi yang telah berhasil menciptakan program kemanusiaan “Aku Sedulurmu” dan program peduli lingkungan “Mageri Segoro”.

BACA JUGA: Rakernas I JMSI di Semarang Disambut Baik Pemkot Semarang

Kemudian Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, atas kinerja dalam membangun Smart City dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Kemudian penghargaan juga diberikan pada Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar yang telah menciptakan program dan aplikasi media digital “LIBAS” (Polisi Hebat Semarang).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa di Mutiara Ballroom, Metro Park View Hotel Semarang, dalam acara penutupan Rakernas I JMSI.

Wali Kota Semarang, sebagai tuan rumah acara Rakernas turut berterima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Kota yang dipimpinnya.

“Pemkot Semarang juga sudah bergerak bersama karena media ini adalah salah satu yang membuat kota Semarang tumbuh berkembang dan dikenal banyak orang,” ujarnya.

Hendi, begitu ia disapa, menyampaikan, Rakernas ini diharapkan bisa menjadi sarana konsolidasi dan silaturahmi meski suasana saat ini sedang dalam Pandemi Covid-19.

“Saya ucapkan terimakasih kepada JMSI yang melakukan rakernas pertama sebagai sarana konsolidasi, silaturahmi terutama saat pandemi Covid ini, alhamdulilah kota Semarang bisa menjadi tuan rumah secara offline dan juga mendapat penghargaan ini,” kata Hendi usai mendapatkan penghargaan.

Hendi berharap dari Rakernas ini, JMSI mampu menjadi organisasi yang tumbuh lebih besar dan bisa membantu Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan kokoh.

“Mari kita tetap bersinergi dan kompak bahwa bangsa ini membutuhkan peran kita semua termasuk para pewarta atau media, apa yang sedang dilakukan ini kita lakukan persamaan visi agar Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik dan maju,” ungkap Hendi.

Hendi sendiri mengakui dengan adanya sinergi bersama media, Kota Semarang bisa tumbuh menjadi lebih baik seperti sekarang ini.

Peran media, lanjut Hendi, sangat besar terlebih dengan konsep Bergerak Bersama yang dimiliki oleh Kota Semarang.

BACA JUGA: Ketua KPK, Firli Bahuri Buka Rakernas I JMSI

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Rakernas I JMSI, Jayanto Arus Adi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Semarang, Polda Jateng dan Polrestabes Semarang yang berperan besar atas berlangsungnya Rakernas kali ini.

Hal ini jugalah yang menjadi alasan ketiga tokoh penting ini mendapatkan penghargaan.

“JMSI tidak bisa melakukan gawe besar sendiri, dan mereka yang mendapat award adalah supporting utama sehingga acara ini terselenggara karena itu adalah momentum awal untuk mengidentifikasi lebih jauh, ada hal spesifik yang layak untuk diapresiasi,” tutur Jayanto.

Jayanto yang juga Ketua Bidang Kerjasama Pengurus Pusat JMSI mengatakan di balik sesuatu yang besar pastilah ada tokoh besar di dalamnya. Hal ini jugalah yang melatarbelakangi penghargaan tersebut bisa diberikan.

Selain itu Jayanto juga mengapresiasi semua peserta Rakernas I dari 33 provinsi di Indonesia yang turut hadir dalam acara yang baru pertama kali dihelat di Hotel Central Park View Semarang, tanggal 10 sampai dengan 12 November 2021

Secara khusus Jayanfo mengapresiasi Walikota Srmarang, Dr.H.Hendrar Prihadi, SE. MM, yang telah banyak membantu terlaksananya Rakernas JMSI yang dilaksanakan di Hotel Central Park View Semarang ini.

Tujuan Utama

Sebelumnya, saat membuka Rakernas I JMSI, Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi, Firli Bahuri mendengungkan Indonesia Bebas Korupsi, di depan segenap para peserta dan undang lainnya di Hotel Central Park View Semarang, hari Kamis tanggal 11 Novemer 2021.

Firli berpesan, sebagai organisasi pers JMSI punya kekuatan untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat.

Perwira polisi kelahiran Prabumulih itu pun menegaskan, sebuah organisasi akan eksis jika punya tujuan yang jelas.

“Akan kemana JMSI dibawa Pak Teguh dan para pengurus Daerah. Apa Tujuan utama JMSI,” ujarnya .

Menurutnya, kita tak bisa mengatur kemudi kalau kita tak mengetahui arah yang hendak dituju.

@ng




Ketua KPK, Firli Bahuri Buka Acara Rakernas I JMSI

Ketua KPK, Firli Bahuri saat membuka Rakernas I JMSI menegaskan agar organisasi ini paham dimana posisinya saat ini agar memiliki pijakan dalam menentukan arah organisasi

SEMARANG.lombokjournal.com ~ Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri berharap,  Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) bisa memperlihatkan kiprah nyata dalam membangun pers nasional yang sehat.

Ketua KK,Firli Bahuru

Hal itu disampaikannya, saat buka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Hotel Central Park View, Semarang, Kamis (11/11/21) pagi.

Firli mengaku selalu menyempatkan diri untuk menghadiri undangan JMSI karena melihat organisasi perusahaan media siber ini menurutnya punya fungsi yang strategis dalam membantu mengedukasi masyarakat.

Sebagai bentuk cinta dan kepedulian, Firli pun berbagi pandangan dengan para pengurus pusat dan daerah JMSI.

BACA JUGA: Menhub Budi Karya Takjub Prores dan Kesiapan Sirkuit Mandalika

Firli Bahuri mengingat ada beberapa pertanyaan mendasar yang harus dijadikan landasan strategis oleh JMSI, agar bisa menjaga eksistensinya dan tumbuh dari tahun ke tahun.

JMSI harus paham dimana posisi organisasi saat ini agar memiliki pijakan dalam menentukan arah organisasi.

Firli berpesan, sebagai organisasi pers, JMSI punya cukup kekuatan untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat.

Perwira polisi kelahiran Prabumulih itu pun menegaskan, sebuah organisasi akan eksis jika punya tujuan yang jelas.

“Akan kemana JMSI dibawa Pak Teguh dan para pengurus Daerah. Apa Tujuan utama JMSI,” ujarnya.

Firli sendiri datang ke lokasi Rakernas I JMSI, selain di dampingi Wali Kota Semarang,
Hendrar Prihadi juga Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi serta Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya.

Jika mampu menjawab pertanyaan tersebut, maka Firli meyakini JMSI akan mampu menunjukan identias organisasinya dan tumbuh seiring waktu berjalan.

Sebaliknya, jika tanpa tujuan, JMSI lambat laun akan tenggelam ditelan jaman.

“Kita tak bisa mengatur kemudi kalau kita tak tahu tujuan,” ujarnya.

“Pertanyaannya, hambatan dan tantangan apa yang akan dihadapi ke depan,” katanya.

Menurutnya, JMSI harus bisa mengevaluasi semua langkah yang dilakukan selama dua tahun terakhir sejak organisasi itu didirikan.

Selanjutnya, membuat langkah-langkah strategis yang bisa mengantisipasi tantangan dan peluang di masa yang akan datang.

BACA JUGA: Logistik WSBK Mendarat Mulus di BIZAM

“Kenapa saya harus datang ke sini, itu karena saya cinta dengan dunia pers. Terlebih, sebagai pimpinan KPK, saya punya prinsip, ‘cinta, peduli dan berbagi’,” ungkapnya.

Filri juga mengaku punya hubungan pertemanan cukup baik dengan Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa.

Karenanya, Firli yang baru saja genap berusia 58 tahun tersebut, mengaku cukup bersemangat hadir di Rakernas JMSI I, di Semarang.

“Terus terang, saya sudah dua kali mengikuti kegiatan JMSI. Pertama di Aceh, dan kedua di Semarang ini,” ucapnya.

Di bagian lain, Firli berpesan secara khusus kepada seluruh anggota JMSI dari berbagai provinsi di Indonesia, yang berhadir dalam Rakernas, untuk mencamkan dan menjawab sendiri lima hal paling urgen.

Sebelum Sambutan Ketua KPK, Agung Darmajaya dari Dewan Pers, Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa melaporkan, jika Rakernas I di Semarang dihadiri 26 pengurus daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Tunjukan Cinta Dan Kepedulian, Ini Yang Diberikan Ketua KPK Pada JMSI

“Kita tak bisa mengatur kemudi kalau kita tak tahu tujuan,” ujarnya.

Menurutnya, JMSI harus bisa mengevaluasi semua langkah yang dilakukan selama dua tahun terakhir sejak organisasi itu didirikan.

Selanjutnya, membuat langkah-langkah strategis yang bisa mengantisipasi tantangan dan peluang di masa yang akan datang.

“Tahun lalu sudah terlewati, akan ada apa di tahun depan, dua tahun kemuadian, tiga tahun kemudian dan seterusnya,” ujarnya seraya menyinggung soal akan adanya peristiwa penting di tahun 2024.

Jika JMSI tak menyikapi dengan tepat poin-poin yang ia sampaikan, dikhawatir JMSI tak akan “akan dapat apa-apa”.

“Pilihannya JMSI Jadi penonton atau jadi pelaku sejarah,” katanya.

@ng




NTB Berkomitmen Menuju Net Zero Emission

Wagub menyampaikan komitmen NTB menuju Net Zero Emission dalam peranannya mengurangi dampak perubahan iklim global melalui berbagai program unggulan NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~  Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilahmenghadiri  pertemuan UNFCCC atau United Nations Framework on Climate Change Confidence melalui Committee on Parties ke 26 (COP-26), di Glasgow, United Kingdom. Kamis (11/11/21) waktu setempat.

Provinsi Nusa Tenggara Barat terpilih  mewakili Indonesia dalam acara UNFCC, kegiatan yang digelar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam upaya komitmen perubahan iklim yang terjadi di dunia.

Kedatangan wagub disambut hangat oleh Wakil Dubes RI di Inggris, Khasan Ashari saat datang pertama kali ke Pavilion Indonesia di arena UNFCCC, COP26 – Glasgow – United Kingdom.

BACA JUGA: Menhub Budi Karya Takjub Progres dan Kesiapan Sirkuit Mandalika

“Kepada Bapak Dubes, kami menyampaikan komitmen NTB menuju Net Zero Emission dalam peranannya mengurangi dampak perubahan iklim global melalui berbagai program unggulan NTB,” tutur Ummi Rohmi.

Dalam pertemuan tersebut, Ummi Rohmi dan Dubes RI di Inggris juga berdiskusi membahas berbagai peluang kerjasama dan investasi dari UK di NTB.

“Bapak Khasan Ashari mengapresiasi semangat Pemerintah Provinsi NTB dan berkomitmen untuk membantu memfasilitasi investasi dari UK di NTB dengan berbagai pihak terkait,” sambung wagub.

Net Zero Emission (NZE) sendiri merupakan harapan masa depan (expected future milestone), dimana emisi karbon sepenuhnya diserap oleh bumi melalui berbagai kegiatan manusia dan bantuan teknologi, sehingga tidak menimbulkan pemanasan global.

BACA JUGA: Logistik WSBK Mendarat Mulus di BIZAM

UNFCCC bersidang setiap tahun melalui Committee on Parties (COP), dan tahun ini COP ke 26 diselenggarakan di Glasgow, Inggris Raya.

diskominfotikntb

 




Hadiri HKN, Pj Sekda Ajak Masyarakat KLU Hidup Bersih

Peringatan HKN bertujuan agar masyarakat makin mengerti penting perilaku hidup bersih dan sehat, tentunya dimulai dari keluarga, lingkungan, tempat kerja dan lainnya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-57 di Kabupaten Lombok Utara Tahun ini mengambil tema “Sehat Negeri Tumbuh Indonesiaku”, yang bermakna penyatuan tekad dan semangat untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan Indonesia.

Peringatan HKN diramaikan dengan lomba

Peringatan HKN di KLU dihadiri Pj.Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi SSTP MM yang diselenggarakan di Aula Segara Anak RSUD KLU, Kamis (11/11/21).

Nampak hadir juga Plt.Kadis Kesehatan dr. H Abdul Kadir, Direktur RSUD, para Kepala OPD, dan Kepala UPTD Puskesmas.

Pj. Sekda KLU, Anding Duwi menyampaikan, HKN bertujuan agar masyarakat makin mengerti penting perilaku hidup bersih dan sehat, tentunya dimulai dari keluarga, lingkungan, tempat kerja dan lainnya.

Gerakan hidup bersih dan sehat di masyarakat harus ditingkatkan melalui sosialisasi-pada masyarakat, seperti tidak buang air besar sembarangan, dan tidak membuang sampah sembarang karena hal ini sangat menggangu kesehatan.

BACA JUGA: Desa Sambik Bangkol Noiminator Kategori Lawan Covid-19

Semangat kerjasama gotong royong elemen kesehatan dan masyarakat dalam melawan Pandemi covid 19.

Kolaborasi ini sangat penting utamanya untuk meningkatkan vaksinasi nasional yang diharapkan bisa segera bentuk Herd immunity untuk mewujudkan Indonesia yang sehat lepas dari pandemi Covid-19.

“Saya mengapresiasi kepada jajaran Petugas Kesehatan, TNI, Polri serta lainya yang terus menerus melakukan kegiatan Vaksinasi ditengah masyarakat,” tuturnya.

Panitia HKN ke- 57, Sofan Ardianto menyampaikan, tujuan peringatan HKN ini adalah agar masyarakat melaksanakan gerakan hidup sehat baik di tatanan keluarga tempat kerja maupun fasilitas lainnya, agar masyarakat mengerti arti penting perilaku dan lingkungan yang sehat.

Dalam peringatan HKN di KLU diselenggarakan beberapa kegiatan dalam rangka memeriahkan seperti lomba senam peregangan, Lomba Futsal, Tenis meja, kampanye pencegahan stunting dan gizi buruk dan Lomba makan buah dan sayur.

BACA JUGA: Honor Tenaga Kontrak di KLU Akhirnya Dipangkas

Selain itu ada penilaian yang sudah mengikrarkan diri sebagai desa yang bebas buang air besar sembarangan pada tahun 2021. Ada 5 Desa yaitu Desa Pamenang Barat, Pamenang Timur, Dangiang, Salut dan Sambik Bangkol.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Piagam penghargaan sebagai desa ODF di KLU.

@ng




Desa Sambik Bangkol, Nominator Kategori Lawan Covid-19

Dari 43 desa yang mengikuti lomba di Gumi Tioq Tata Tunaq, 10 Desa terbaik masuk kategori Lawan Covid-19, salah satunya Desa Sambik Bangkol

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Desa Sambik Bangkol (Samba) menjadi salah satu desa nominator pada Lomba Kampung Sehat Jilid II dengan Kategori Lawan Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara.

Kades yang dapat nominator Lawan Covid-19

Penyerahan Juara Lomba Kampung Sehat Jilid II itu dalam rangkaian prosesi upacara peringatan Hari Pahlawan ke-76 tahun 2021 di Kabupaten Lombok Utara,  Rabu (10/112021).

Tiga kategori juara dalam Lomba Kampung Sehat Jilid II itu, yaitu Kategori Aman Covid-19, Kategori Lawan Covid-19, dan Kategori Kampung Sehat Heroes.

“Totalnya ada 10 Desa terbaik masuk kategori Lawan Covid-19 dari 43 desa yang mengikuti lomba di Gumi Tioq Tata Tunaq, salah satunya Samba. Bagi kami ini survive di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda,” kata Penjabat Kepala Desa Samba, Sarjono saat dikonfirmasi awak media Utarapost.net usai menerima penghargaan, Rabu (10/11/21).

BACA JUGA: Honor Tenaga Kontrak di KLU Akhirnya Dipangkas

Menurutnya, keberhasilan itu diawali dari ikhtiar dan kejibakuan semua pihak yang dimotori oleh Satgas Covid Desa. Termasuk peran luhur Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga kesehatan, para Kadus hingga ketua RT dan seluruh tokoh yang ada di Desa Samba dalam pencegahan Covid-19.

Beberapa ikhtiar yang diterapkan untuk menekan penyebaran virus Corona di Samba, sebut Sarjono, adalah penerapan pola hidup bersih dan sehat di setiap dusun.

Kemudian membangkitkan spirit warga secara sosial dan ekonomi. Mendorong warga memanfaatkan sumber daya ekonomi lokal seperti budidaya ikan di kolam milik warga.

Selain itu, ada Kelompok Usaha Kopi Samba, Kelompok Nelayan, dan penguatan tradisi adat istiadat.

“Kami bersyukur, warga kami bisa tetap bertahan di tengah situasi yang tidak menentu akibat gempuran virus corona,” ujarnya.

Sarjono megatkan, penguatan tatanan kehidupan masyarakat di tengah badai Pandemi tidak saja konsen pada poros sosial ekonomi masyarakat, melainkan yang juga sama pentingnya bagaimana menjaga kesehatan, kebersihan, dan keamanan.

Apalagi sebelumnya, Pemda Lombok Utara juga mendorong seluruh desa mengikuti lomba kampung sehat di tingkat kabupaten.

Peran aksi luhur Satgas Covid bersama seluruh pihak mampu menggugah kesadaran warga terkait pentingnya memportal diri dan lingkungan agar terhindar dari serangan pandemi.

Di antara langkah praktis yang diambil adalah membagi penugasan Satgas Desa menjadi tiga regu yang bertugas melakukan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pasalnya, secara topografi, wilayah Samba terbagi dalam tiga ruang spasial, yaitu atas, tengah, dan bawah

“Berkat hadirnya lomba Kampung Sehat ini, masyarakat kami semakin sadar pentingnya kebersihan dan kesehatan. Segenap unsur baik TNI, Polri, Pemdes, dan para tokoh menggenjot kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan peduli satu sama lain di tengah situasi pandemi,” urai Penjabat Kades Samba ini.

Lomba Kampung Sehat sebagai salah satu upaya dan strategi yang bisa diterapkan dengan melibatkan masyarakat, unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan dan TNI-Polri yang bertugas di wilayah setempat. Hasilnya memberikan dampak positif.

Lomba Kampung Sehat ini menjadi momen bagi semua unsur di Desa Samba membuktikan kekompakan, kebersamaan, dan kemampuan yang dimiliki lingkungan sosial setempat.

“Segenap unsur lapisan masyarakat di dusun bersama-sama menunjukkan kepedulian mengantisipasi dampak Covid-19 baik dengan menyediakan tempat isolasi mandiri di desa. Memacu percepatan vaksinasi dan sebagainya,” jelas Sarjono.

Ditambahkan pula, desa-desa yang masuk nominasi dalam tiga kategori lomba itu terbukti mampu menekan penularan virus Covid-19.

BACA JUGA: Pondok Pesantren Nurul Bayan, Cahaya Dari Utara

Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH usai upacara peringatan Hari Pahlawan kepada awak media mengungkapkan, kegiatan lomba tersebut semata-mata sebagai upaya pendorong semangat berlomba menjadi yang terbaik untuk bersama-sama menekan angka Covid-19 di Lombok Utara.

“Ini bisa dijadikan contoh bagi wilayah-wilayah lain,” kata bupati.

sas

 




Honor Tenaga Kontrak di KLU Akhirnya Dipangkas

Honor tenaga kontrak semula 1,5 juta dipangkas menjadi 1 juta rupiah, karena keadaan keuangan negara yang menurun berimplikasi langsung kepada keuangan daerah

KLU.lombokjurnal.com ~ Kisruh pemangkasan honor bagi tenaga kerja kontrak menjadi polemik baru di kabupaten Lombok Utara.

Pasalnya, honor yang semula 1,5 juta dipangkas menjadi 1 juta rupiah. Pro kontra pemangkasan honor tersebut banyak mendapatkan perhatian baik itu dari pemerintahan maupun element masyarakat.

Burhan M. Nur, Wakil ketua DPRD kabupaten Lombok Utara menyampaikan penjelasan perihal pemangkasan tersebut. Dikatakan, masalah pemangkasan honor sudah dibahas dalam rapat koordinasi dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah).

Terkait pemangkasan honor tenaga kontrak dari 1,5 jt menjadi 1 jt itu, pimpinan DPRD KLU telah memanggil TAPD Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang diketuai oleh Plt Sekda KLU untuk memberikan penjelasan.

BACA JUGA: Pondok Pesantren Nurul Bayan, Cahaya dari Utara

“Kami mendapat pejelasan, keadaan keuangan negara yang berimplikasi langsung kepada keuangan daerah. Dana transfer pusat baik Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) ini dialami oleh semua daerah seluruh indonesia, termasuk di dalam KLU,” jelas Burhan, Kamis (11/11/21).

Ada beberapa program yang tidak bisa dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah karena menurunnya keuangan daerah.

Sehingga pihak Pemerintah Daerah bersama dengan anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara mengambil keputusan dengan tiga opsi terkait tenaga kontrak dan honor.

Tindakan yang akan dilakukan, yaitu opsi pertama adalah pemangkasan 75% tenaga kontrak dan honor. Opsi kedua memangkas tenaga kontrak 50% dari jumlah awal.

Kemudian opsi ketiga ialah dengan memangkas honor seluruh tenaga kontrak yang berjumlah 1918 tenaga kerja menjadi satu juta rupiah.

Sehingga dari semua opsi , akhirnya opsi ketiga yang dirasa paling tepat, dalam menyikapi kondisi daerah kabupaten Lombok Utara saat ini.

Dikataka Burhan, hasil kordinasi itu, ada 3 opsi langkah yg akan di ambil yakni, memangkas 75 % tenaga kontrak dengan honor tetap 1,5 jt maka dana daerah hanya 10 milyar saja keluar untuk honor, tapi ini riskan karena banyak tenaga kerja yang harus di rumahkan.

Kemudian yang kedua dengan memangkas tenaga kontrak 50% tenaga kontrak dengan honor tetap 1,5 jt, tapi ini juga riskan walaupun lebih ringan dari opsi yang pertama.

Dan yang ke tiga, seluruh tenaga kontrak yang berjumlah 1918 kurang lebih diperpanjang kontraknya tanpa kecuali, tapi honornya diturunkan menjadi kembali 1 jt rupiah per bulan.

Sehingga daerah hanya mengeluarkan honor kurang lebih sekitar 25 M, dan opsi ke tiga inilah yang paling relevan dengan keadaan daerah yang saat ini.

BACA JUGA: Lombok Daerah Wisata, Harus Banyak Memuat Hiburan

“Dengan catatan jika keadaan keuangan daerah sudah normal dan membaik, maka jumlah honor tenaga kontrak ini bisa ditinjau kembali dan opsi inilah yang disetujui oleh pimpinan DPRD KLU untuk diterapkan oleh Pemerintah Daerah, sembari menunggu normalnya keadaan keuangan negara maupun daerah.” ungkap Burhan

Burhan menjelaskan, kondisi keuangan di seluruh daerah se indonesia sedang menurun akibat adanya refocusing anggaran dari pusat untuk meningkatkan pendanaan pencegahan wabah Covid-19, maupun pendanaan program vaksinasi.

“Contohnya pada tahun 2019 dana APBD KLU berjumlah 1,1 Triliun seiring dengan dampak dari wabah Covid 19, akhirnya berkurang sampai saat ini akan berkisar menjadi 700 milyar saja, ada pengurangan Hampir 400 Milyar, ini jumlah yang sangat besar untuk ukuran daerah seperti kabupaten Lombok Utara ini.” tutup Burhan.***

Han

 




Rakernas I JMSI di Semarang Disambut Baik Pemkot Semarang

Kota Semarang akan menjadi daerah yang mencatat sejarah menjadi tempat penyelenggaraan RAKERNAS I Jaringan Media Siber Indonesia

SEMARANG.lombokjournal.com ~ Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Semarang, mendapat sambutan baik dan dukungan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Peserta Rakernas I 30 provinsi se Indonesia mengikuti malam gala dinner pada Rabu (10/11/21) malam di Bala Kota Semarang.

Waliikota Semarang dalam sambutan Rakernas

Peserta Rakernas Perwakilan Ntb

Ketua Panitia Kongres I JMSI, Jayanto Arus Adi, mengatakan, Semarang menjadi daerah bersejarah menjadi tempat digelarnya Rakernas I JMSI.

BACA JUGA: Logistik WSBK dan Superbike Sudah Tiba di BIZAM

“Dari semarang lahir sejarah, rakernas pertama, teman-teman dari daerah kiranya dapat menambahkan apa yang dilihat Semarang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan Rakernas I akan dibuka oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, di hotel Metro Park View Semarang.

“Kegiatan Rakernas akan dibuka oleh Ketua KPK,” katanya

Sekretaris Umum JMSI, Mahmud Marhaba memberikan apresiasi kepada Pemkot Semarang, yang telah membantu mendukung Rakernas I, dimana Semarang menjadi tempat digelarnya Rakernas I JMSI.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Walikota Semarang yang telah membantu Rakernas I JMSI,” kata Sekum JMSI.

Sementara itu, Walikota Semarang, Dr.H.Hendrar Prihadi, SE., MM, mengatakan, Kota Semarang saat ini memasuki level 1 PPKM, sehingga pelaksaan Kongres JMSI dapat berjalan di Semarang.

Walikota menjelaskan secara singkat tentang profil Kota Semarang, mulai dari luas wilayah, cagar budaya, kuliner dan potensi wisata di Kota Semarang.

“Kami Kota Semarang menggelar kegiatan-kegiatan sebelum pandemi, sekarang Semarang sudah masuk level 1, jadi rakernas ini boleh berjalan di Semarang,” kata Walikota.

Dia berharap, kehadiran JMSI yang menjadi wadah bagi wartawan dan media digital di Tanah Air, termasuk di Jawa Tengah, dapat menjadi pencerah bagi masyarakat di tengah disrupsi teknologi digital saat ini.

BACA JUGA:

Pesan Ketua Dewan Pembina JMSI pada Peserta Rakernas I Semarang 

Waikoa menuturkan, di awal-awal perubahan dari media cetak ke digital, ia mengaku kelimpungan. Banyak diserang berita-berita digital yang tidak jelas.

“Saya berharap, kehadiran JMSI yang menjadi wadah bagi wartawan media digital dapat menjadi pencerah bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga profesionalitas dan kredibilitas dalam pemberitaan,’’ ujar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, saat menerima audiensi pengurus dan panitia Rakernas I JMSI, di ruang kerjanya, Senin (18/10).

Hadir dalam audiensi, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, Ketua Bidang Kerjasama JMSI yang juga Ketua Panitia Rakernas Jayanto Arus Adi, serta Sekretaris Panitia Stefy Thenu.

Teguh Santosa melaporkan Rakernas I JMSI akan digelar di Semarang pada 10-12 November 2021, dihadiri sekitar 200 orang dari 30 pengurus daerah JMSI dan tamu undangan.

Rakernas merupakan amanat Munas JMSI yang digelar di Riau dan Jakarta secara virtual pada 29 Juni 2020.

Pelaksanaan Rakernas I JMSI di Kota Semarang, kata Teguh yang juga CEO RMOL.ID itu,  tidak hanya membuat sejumlah program penting organisasi, namun lebih dari itu juga akan menyusun peta-jalan kampanye penanggulangan Covid-19, termasuk di dalamnya kampanye sadar vaksin dan protokol kesehatan.

Di samping itu, peserta Rakernas akan mengunjungi beberapa tempat wisata yang terpuruk karena diterpa Covid-19 untuk melihat secara langsung kreatifitas pemerintah dan pelaku usaha wisata bertahan dan bangkit di era pandemi. Apa yang dilakukan pemerintah dan pelaku usaha wisata Kota Semarang dapat menjadi role model manakala disebarluaskan melalui media-media siber anggota JMSI yang berada di seluruh Indonesia.

Teguh menyatakan, komitmen JMSI menjadikan anggotanya kredibel dan profesional melalui kelembagaan yang tersertifikasi dan terverifikasi oleh Dewan Pers. Dari 30 provinsi yang memiliki pengurus daerah JMSI, 23 telah terverifikasi dan 12 diantaranya telah terverifikasi secara faktual oleh Dewan Pers. Selebihnya, tengah menjalani proses verifikasi.

‘’Ada lebih dari 700 media di Tanah Air, mulai sabang sampai merauke, yang berada di bawah naungan JMSI,’’ kata pria yang tengah merampungkan disertasi tentang Reunifikasi Korea di Program Doktor Universitas Padjajaran Bandung ini.

Rakernas I JMSI dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, dan dihadiri Ketua Dewan Pers M Nuh dan sejumlah kepala daerah di Jateng. Rakernas juga akan resmi melantik pengurus daerah JMSI Provinsi Jateng dan beberapa pengurus cabang.

Pada kesempatan ini, peserta perwakilan NTB sempat menyampaikan informasi bakal digelarnya Moto GP DI Lombok Tengah.

Selain itu, peserta dari NTB mengajak sekalian berkunjung ke sejumlah tempat wisata, khususnya Desa Senaru di Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Desa Senaru sudah masuk sebagai Desa Wisata Terbaik di Indonesia, yang menjadi bagian Taman Nasional Rinjani (TNR).

“Selain peserta NTB mempromosikan MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, kami juga mengenalkan Lombok Utara. Khususnya kami emmpromosikan Pariwisata dngan Panorama Alam Desa Senaru Bayan, Taman Gunung Rinjani (TGR). Ada juga Gili Air, Gili Meno dan Gili Terawangan yang kami sampaikan saat acara Ramah Tamah bersama Walikota Semarang dan sejumlah Peaerta perwakilan 30 Daerah Provinsi di Indonesia,” tutur Jaharudin, yang mewakili Lombok Utara.

@ng

 




Menhub Budi Karya Takjub Progres dan Kesiapan Sirkuit Mandalika

Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Perhubugan Budi Karya Sumadi mengungkapkan ketakjubannya atas kesiapan Sirkuit Mandalika

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ketakjuban Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi, tak bisa disembuyikan atas progres dan kesiapan Sirkuit Mandalika, khususnya menjelang pelaksanaan Event Idemitsu Asian Talent Cup (IATC), World Superbike (WSBK) 2021 dan MotoGP 2022.

“Saya harus mengatakan wow, luar biasa!” kata Menhub.

Gubernur dan Menhub di Sirkuit Mandallika

Menurutnya, inisiatif pemerintah menjadikan Mandalika sebagai lima Bali baru dan pariwisata strategis nasional ini akan segera terjadi dan sudah bisa terlihat.

Menhub mengungkapkan itu usai test drive motor listrik “Gesits” di Pertamina Mandalika International Street Sirkuit bersama Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M. Sc, Rabu (11/11/21).

BACA JUGA: Logistik WSBK Mendarat Mulus di BIZAM

Dalam kunjungan kerja Menhub Budi tersebut, Bang Zul mengucapkan rasa terimakasih dan menyambut hangat kedatangan Menhub Budi dalam rangka meninjau sektor perhubungan menjelang IATC dan WSBK 2021.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Menteri karena sudah berkunjung kesini untuk meninjau kesiapan sektor perhubungan dalam menyambut IATC dan WSBK”, ucap Bang Zul.

Menhub Budi kemudian menjelaskan bahwa konektivitas antar tempat dan pulau itu sangat penting untuk menghubungkan berbagai tempat di pulau Lombok.

“Saat ini, tidak lengkap jika kita tidak berbicara tentang konektivitas antar tempat dan antar pulau. Oleh karena itu, kami ditugaskan oleh Presiden untuk memastikan realisasi konektivitas antar tempat di pulau Lombok”, jelasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa terdapat tiga hal penting yang harus dilakukan untuk mewujudkan konektivitas antar tempat di pulau Lombok, yaitu dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang menghubungkan Mandalika dengan berbagai tempat, menyediakan bis untuk masyarakat, dan memastikan konektivitas antar pulau Bali-Lombok-Sumbawa.

“Kita akan menyediakan kegiatan yang menghubungkan Mandalika dengan tempat-tempat di Lombok, kemudian menyediakan bis-bis untuk nantinya bisa digunakan masyarakat, dan terakhir memastikan konektivitas Bali, Lombok dan Sumbawa”, imbuh Menhub Budi.

Sebagai penutup, Gubernur Bang Zul menyampaikan harapannya agar Mandalika benar-benar menjadi destinasi wisata baru di NTB dengan segala keindahan yang ditawarkan.

BACA JUGA: Lombok Daerah Wisata, Harus Banyak Membuat Hiburan

“Semoga dengan segala persiapan yang telah kita lakukan, Mandalika ini betul-betul bisa menjadi destinasi wisata baru di Nusa Tenggara Barat”, tutupnya.

Test drive motor listrik “Gesits” tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Perhubungan Darat RI, Kapolda NTB, dan juga Direktur Utama ITDC.

Nn

diskominfotikntb




Ratusan Mahasiswa Demo Depan DPRD NTB

Massa Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unram dan Jaringan Advokasi dan Tindak Pidana Korupsi  ajukan sejumlah tuntutan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris DPRD NTB, Mahdi Muhammad, SH. MH menemui massa aksi yang unjuk rasa di depan Gedung DPRD NTB, Rabu, (10/11/21).

Ia dan jajarannya berjanji menidaklanjuti aspirasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram dan Jaringan Advokasi dan Tindak Pidana Korupsi (JATI) tersebut.

“Tuntutan teman-teman akan kami tindaklanjuti dan sampaikan kepada Pimpinan Dewan. Mudah-mudahan apa yang telah dilaporkan oleh teman-teman LSM secara nasional ke KPK, dan Mabes Polri, terkait dugaan itu segera ditindaklanjuti, dan aspirasi mahasiswa ini disampaikan ke Kapolri dan Presiden melalui Mensesneg,” kata Mahdi.

BACA JUGA: Pondok Pesantren Nurul Bayan, Cahaya Dari Utara

Seblumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram dan Jaringan Advokasi dan Tindak Pidana Korupsi (JATI) tersebut menyampaikan sejumlah tuntutan.

Salah satunya mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Kemaritiman dan Investasi serta Menteri BUMN karena adanya dugaan permainan bisnis Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Banyak sekali persoalan-persoalan yang harus kita telusuri, salah satunya terkait adanya dugaan terkuat pejabat negara yang berbisnis dengan rakyat terkait tes PCR,” Aita Kurniawati, Kordum Aksi yang juga Ketua LMDN Kota Mataram.

BACA JUGA: Penyelenggaraan Sekotong Triathlon 2021, Atlet Inggris Juara

Belakangan ini rakyat Indonesia dibuat bingung dan resah mengenai aturan dan penetapan harga yang selalu berubah-ubah terkait kewajiban tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Tes itu digunakan sebagai syarat untuk menggunakan moda transportasi pesawat terbang.

Sempat menyentuh harga di atas jutaan rupiah, kini biaya tes PCR turun menjadi 300 ribu rupiah untuk daerah lain. 275 ribu rupiah untuk wilayah Jawa dan Bali.

Dan Kebingungan itu semakin menjadi-jadi ketika Majalah TEMPO melaporkan adanya dugaan keterlibatan pejabat negara, yang menggunakan kekuasaan untuk tes PCR, yakni Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI) yang mengelola laboratorium GSI menjalankan bisnis tes PCR dan punya lima cabang di Jakarta dan sekitarnya, dan badan usaha ini memiliki keterkaitan dengan perusahaan yang punya hubungan dengan kedua Menteri itu.

Badan usaha yang daksud, yakni PT Toba Sejahtera, PT Toba Bumi Energy dan PT Adaro Energy. Berdasarkan laporan itu, kuat dugaan adanya upaya gratifikasi dan kekuasaan yang dilakukan oleh pejabat negara dalam melindungi kepentingan bisnisnya.

Sebab, PT GSI baru didirikan pada April 2020 dan beroperasi pada Agustus 2020, namun sudah mampu memiliki lebih dari 700 ribu kali tes PCR dan sudah membukukan pendapatan sebesar 3,29 miliar rupiah.

Pertanyaannya, apakah mekanisme pengadaan barang dan layanan yang dilakukan oleh PT GSI sesuai dengan ketentuan vang berlaku.

Atau justru ada ketentuan hukum yang dilanggar oleh mereka?

Berkaitan dengan hal itu, Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil tindakan dan laporan investigasi Majalah TEMPO terkait keberadaan pejabat negara yang terlibat dalam tes PCR ini.

“Menurut kami, pejabat negara tidak boleh menggunakan kekuasaan untuk melindungi kepentingan bisnisnya sendiri, apalagi bisnis terhadap rakyat. Sejak awal, PRIMA menolak dengan tegas adanya praktik oligarki dalam sistem pemerintahan dan bernegara,” ungkapnya.

Ditegaskan, rakyat Indonesia sampai saat ini masih sangat prihatin akibat adanya pandemi Covid-19 yang menghajar sendi-sendi perekonomian dan kehidupan, rakyat masih bertahan untuk bertahan hidup dalam situasi yang tidak menentu.

“Tapi, ada segelintir orang dan pejabat negara malah mengambil untung dari kondisi seperti ini. Sungguh ironis,” tegasnya.

Ast