Paskibraka Provinsi Dikukuhkan, Ini Pesan Sekda NTB
Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka dilakukan Sekda NTB, diharapkan anggota Paskibraka rileks dan santai tapi laksanakan tugas dengan baik
MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi NTB dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 77 tahun, dikukuhkan di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Selasa (16/08/22).
Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi yang melakukan pengukuhan itu percaya dari hasil gemblengan para pelatih yang mrlakukan pelatihan dengan sebaik-baiknya.
“Persiapkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya denga istirahat, relaksasi, jangan terlalu dibebani dengan hal-hal yang sifatnya trauma. Santai-santai saja laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pesan Miq Gite.
Diharapkan berbagai rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia dapat berjalan lancar, salah satunya pengibaran 10 Juta Bendera.
“Semoga segala rangkain yang telah kita lakukan dan akan kita laksanakan termasuk rangkaian pengibaran 10 juta bendera merah putih semuanya berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan,” kata Sekda..
“Tadi siang juga sudah dilkukan pengibaran bendera di pantai Pandanan, Insha Allah segera kita lakukan pengibaran di puncak Gunung Rinjani dan puncak gunung Tambora sebagai tugas yang telah disiapkan,” tutur Miq Gite sambil mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah mempersiapkan acara ini. ***
Pemprov NTB Dukung Gerakan 1000 Wirausaha dari Mahasiswa
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi mengungkapkan dukungan Pemprov NTB pada gerakan wisarausaha Mahasiswa, dan diharapkan proaktif ditunggu aksi nyatanya
MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Usaha Milik Formastim (Forum Mahasiswa Lombok Timur) yang telah menciptakan gerakan 1000 wirausaha dari kalangan mahasiswa mendapat respon positif dari Pemprov NTB.
Gerakan mahasiswa ini mendapat apresiasi dan didukung Sekretaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, mendukung penuh serta memberikan apresiasi terhadap saat Formastim beraudiensi di Ruang Rapat Sekda, Kantor Gubernur, Selasa, (16/08/22).
“Mantap, saya sangat apresiasi gerakan-gerakan seperti ini. Hal ini sesuai dengan peranan mahasiswa yaitu sebagai “agent of change,” ungkap Sekda NTB.
Dan Miq Gite sapaan akrabnya mengingatkan kepada Formastim, gerakan seperti ini harus ditindaklanjuti atau proaktif agar dapat terealisasikan.
Dan untuk stakeholder terkait agar dituntun gerakan-gerakan seperti ini.
“Harus proaktif tidak hanya audiensi saja namun aksinya nyatanya kami tunggu. Untuk segala keperluan akan kami bantu, karena hal ini sejalan dengan program pemerintah Provinsi NTB,” kata Sekda.
Seperti dapat dipartisipasikan kegiatan-kegiatan pelatihan wirausaha dan dibantu dalam hal keperluan yang dibutuhkan untuk berwirausaha.
Turut hadir dalam audiensi kali ini, Kepala Dinas Koperasi UKM NTB dan Plt. Kepala Dinas Kominfotik NTB. ***
NTB akan Canangkan Masyarakat Sadar Inflasi
NTB akan canangkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan melalui Desa Berdaya dan Tanggap Inflasi
MATARAM.lombokjournal.com ~ Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GN-PIP) Provinsi NTB, membahas Pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GN PIP) Provinsi NTB, Selasa (16/08/22).
Yakni upaya gencar gerakan masyarakat sadar inflasi secara nasional akan dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Prov Nusa Tenggara Barat.
Rakor ini dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB, Heru saptaji, Kepala Biro Perekonomian selaku Sekretaris TPID, Kadis Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinas Pertanian, Plt. Kadis Kominfotik NTB, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Mataram.
Kepala BI NTB menjelaskan, pentingnya membangkitkan kesadaran masyarakat akan pengendalian inflasi pangan.
Untuk di NTB bertepatan dengan HUT RI 17 Agustus mendatang akan dilakukan pencanangan (kick off) GN-PIP, ditandai dengan launching 7 program strategis antara lain, membentuk 77 desa berdaya dan tanggap inflasi.
Selain itu akan dilakukan gerakan Urban Farming, menanam 7.700 bibit cabe merah, memasifkan operasi pasar murah di seluruh kab/kota se NTB, gerakan menanam holtikultura di 7 pondok pesantren dan 7 kampus se NTB, memperkuat kerjasama antar daerah (KAD) untuk memperkuat tersedianya bahan pokok masyarakat, dan literasi inflasi bagi masyarakat NTB.
Kepala BI NTB, Heru Saptaji menambahkan, kegiatan operasi pasar murah di seluruh Kab/Kota minimal dua kali sebulan, KAD antar pengusaha dan juga OPD.
Selain itu rencana penerapan pengendalian inflasi pangan ini akan diikut sertakan pada gelaran upacara bendera pada Rabu 17 Agustus 2022 di Kantor Gubernur.
Dan akan menjadi program bagi sejumlah kabupaten kota yang akan turut berpartisipasi hingga akhir tahun mendatang.
Selain itu dalam pencanangan tersebut, akan melibatkan setidaknya tujuh Perguruan Tinggi (PT) dan juga tujuh Pondok Pesantren (Ponpes) dengan harapan mampu memberikan kontribusi bagi NTB dalam hal pengendalian terhadap inflasi pangan.
Dan kegiatan ini akan tetap selalu digaungkan di media sosial pemprov atau seluruh media sosial OPD dengan fokus pada Literasi Inflasi. ***
i
40 Partai Politik Sudah Mendaftar ke KPU
Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menerima berkas pendaftaran 40 Partai Politik, namun belum semuanya dinyatakan lengkap
JAKARTA.lombokjournal.com ~ Sebanyak 40 Partai Politik (Parpol) telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan menyerahkan berkas persyaratan untuk menjadi kontestan Pemilu 2024.
Namun dari berkas 40 parpol yang mendaftar, belum semuanya dinyatakan lengkap. Baru sebanyak 24 dinyatakan lengkap.
Sedangkan berkas 16 partai lainnya sedang dalam tahap pemeriksaan.
Menurut salah seorang Komisioner KPU, August Mellaz, dalam jumpa pers yang berlangsung di Jakarta, Senin (15/08). tiga parpol hingga batas waktu ditentukan tidak melakukan pendaftaran.
Tiga Parpol tersebut, yakni Partai Damai Sejahtera Pembaharuan, Partai Mahasiswa Indonesia, dan Partai Rakyat.
“Hingga batas waktu ditentukan (tiga Parpol itu) tidak melakukan pendaftaran,” kata August Mellaz.
Sebanyak 24 Parpol yang berkas persyaratan pendaftaran dinyatakan lengkap, yaitu:
manajemen masjid masjid di Nusa Tenggara Barat dalam pengelolaan dan pelayanan jamaah harus makin baik.
“Masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat harus makin baik pengelolaaannya,” ujarnya saat penganugerahan DMI Award NTB di Islamic Center, Senin (15/08/22).
Sebada dengan itu, Ketua DPW DMI NTB, Dr Mansyur mengatakan, data terakhir jumlah masjid di NTB dari data Kementerian Agama sebanyak 9.996, namun data masjid yang memiliki pengelolaan baik dari riset DMI baru duapuluh persen saja.
DMI NTB yang juga mengadakan penganugerahaan serupa sebelumnya memborong tujuh penghargaan dalam Dewan Masjid Indonesia (DMI) Awards 2022, bulan Juli lalu.
Penghargaan bagi masjid-masjid di NTB tersebut, di antaranya juara satu kategori masjid raya terbaik tingkat provinsi se-Indonesia, yang diraih Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center Mataram.
NTB juga mendapatkan empat peringkat, masing-masing untuk kategori aspek kesehatan dan sumber daya lingkungan berbasis masjid.
“Dari kategori dakwah dan pendidikan NTB mendapatkan juara tiga. Dari pemberdayaan ekonomi dan wiraswasta berbasis masjid juara tiga dan dari aspek dakwah dan hukum juara dua,” ujarnya.
Selain itu, NTB mendapatkan juara dua nasional untuk kategori jumlah masjid terbanyak yang melakukan registrasi untuk mendapatkan id masjid.
Bahkan, Masjid Agung Al-Mutaqqin di Cakranegara memenangkan tingkat kabupaten dan kota dengan meraih juara tiga nasional.
Ia berharap, dengan diselenggarakannya DMI Awards di tingkat provinsi merupakan sebuah tahapan agar NTB memiliki big data Masjid NTB.***
Harga Sayur Naik, Masyarakat Dianjurkan Bijak Berbelanja
Dengan melambungnya harga bahan dapur, TPID NTB ini menganjurkan masyarakat manfaatkan pekarangan dan berlanja sesuai kebutuhan
MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam dua minggu terakhir harga kebutuhan pokok, seperti tomat, cabe merah dan beberapa jenis sayuran lain mulai melambung.
Naiknya harga kebutuhan dapur ini menjadi beban masyarakat,membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok dapur.
Selain itu dengan naiknya harga kebutuhan bahan bumbu masakan ini berdampak pada komoditi yang dibeli menjadi lebih sedikit.
Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB, Heru Saptaji menyatakan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB menghimbau masyarakat lebih bijak dalam berbelanja.
Bijak berbelanja dimaksud pemerintah yakni masyarakat hendaknya berbelanja sesuai kebutuhan.
“Jangan lupa cermati harganya cerdas dan bijak belanja,” kata Heru di Mataram, Senin (15/08/22).
Heru Saptaji menganjurkan, lakukan pola konmsumsi yang bervariasi.
Dan tentu di tengah harga harga kebutuhan naik, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk mencari alternatif sebagaimana dianjurkan pemerintah.
“Di antaranya, yakni belanja sesuai kebutuhan,” katanya.
Ia menambahkan, alternatif lain mensiasati harga kebutuhan pokok yang naikyakni dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur-mayur seperti cabe, tomat dan lainnya.
Untuk menanam sayur-mayur di rumah tidaklah ribet. Tips dan trik tanam cabe dan tomat sudah banyak di internet, tinggal mengikuti panduannya.
“Kuncinya jika harga kebutuhan naik, tidak perlu risau. Namun masyarakat harus mencari alternatif lainnya,” ujar Saptaji.
Dicontohkan, jika harga cabe rawit merah naik, bisa diganti dengan cabe hijau, namun rasanya nendang dan terpenuhi rasa pedasnya.
Selain itu membiasakan di rumah memakai sambal olahan atau cabe bubuk dan pedasnya sama-sama nempel, tambahnya.
Menyinggung komoditi lainnya seperti bawang merah, minyak goring atau kebutuhan lainnya yang dirasakan masyarakat naik, Heru menghimbau untuk memperolehnya melalui Operasi Pasar (OP) murah.
“Harganya di OP kan lebih murah dan pengeluaran jadi lebih hemat dan harganyapun bersahabat,” tutup Heru.***
Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB Ditutup
Dalam penutupan Jambore Bunda Niken menyampaikan pesan, Inovasi dan kretifitas kader PKK lain, menjadi pengalaman bagi TP. PKK lain untuk diikuti dan ditiru
DOMPU.lombokjournal.com ~ Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di Dompu ditutup Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, Jum’at (13/08/22) di pantai Lakey Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu.
Dikatakan, kegiatan jambore yang diselenggarakan bertujuan untuk bersikaturahim. Selain itu, juga untuk menambah wawasan dan semangat sebagai TP. PKK.
Acara penutupan Jambore dihadiri Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST. MT.
Jambore diharapkan memotivasi para kader untuk saling bertukar pengalaman dan belajar.
“Inovasi dan kretifitas kader PKK lain, menjadi pengalaman bagi TP. PKK lain untuk diikuti dan ditiru. Seperti pengolahan sampah dan limbah rumah tangga dari TP.PKK Dompu,” jelas Ketua Dekranasda NTB.
Bunda Niken juga memuji antusias, para ketua TP. PKK Kecamatsn dan Desa, menguasai tugas-tugas seperti urusan literasi, penyuluhan, membuat makanan yang sehat, dan kemampuan lainnya.
“Kami berharap, contoh baik, pengalaman dan yang telah dilakukan pada lomba di jambore, ibu-ibu harus terus melakukannya di tempatnya masing-masing, demi mencapai kesejahteraan masyakat,” pesannaya kepada Ketua TP. PKK se NTB.
Ikhtiar untuk menyelenggaran dan mensukseskan program pokok PKK, dapat tercapai, guna mensejahterakan para anggota PKK dan masyarakat.
Diumumkan juga, Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB Tahun 2023, akan diselenggarakan di Kota Mataram.
Pelaksanaannya dipercepat, awal tahun 2023, mengingat tahun 2024 akan dilaksanakan Pemilu serentak diseluruh Indonesia.
Bunda Niken juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala OPD dan Forkopimda dan Ketua TP. PKK Kabupaten Dompu dan jajarannya, yang menjadi tuan rumah yang baik dan menyenangkan.
“Terimakasih atas kontribusi dan partisipasinya, mendukung dan terlibat langsung dengan antusias dan semangat yang tinggi,” kata Bunda Niken.
Acara penutupan jambore juga dibacakan pengumuman para juara lomba dan penyerahan tropy dan hadiah untuk para pemenang.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Kepala Dinas Perpusda NTB, Kadis DLHK Provinsi NTB, Kepala OPD lingkungan Kabupaten Dompu dan seluruh jajarannya, GOW, DWP, organisasi wanita lainnya, Camat, Lurah, Kades, Toma, Toga, jajaran TNI/Polri dan masyarakat Dompu.***
HBK PEDULI tiap hari distribusikan 1.500 telur ayam segar untuk warga Lombok, ini aksi nyata cegah stunting di NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ HBK PEDULI, membuktikan komitmennya membantu pemerintah mencegah stunting pada anak-anak di NTB, dengan menyalurkan bantuan telur ayam segar kepada ibu-ibu dan anak-anak di P. Lombok.
Penyerahan bantuan telur ayam segar tersebut menyasar warga yang bermukim di Kab. Lombok Barat.
Penyerahan bantuan dihadiri langsung HBK selaku Ketua Yayasan HBK PEDULI, H. Bambang Kristiono SE, didampingi Sekretaris Yayasan, Rannya Agustyra Kristiono, hadir dalam penyerahan batuan itu.
Hadir pula Ketua Penasehat Tim HBK PEDULI Kab. Lombok Barat, Nurhidayah, yang juga Ketua DPRD Kab. Lombok Barat dari Partai Gerindra.
“Penyaluran bantuan telur ayam segar di Kab. Lombok Barat ini telah dimulai pada Rabu, 10 Agustus 2022 di Gunungsari,” kata Ketua Tim HBK PEDULI Kab. Lombok Barat, Lahmudin Blank, di Mataram, Sabtu (13/08/22).
Penyerahan bantuan tersebut menjadi sangat spesial lantaran dihadiri HBK dan Rannya.
Rannya menjelaskan, program penyaluran bantuan telur ayam segar kepada ibu-ibu dan anak-anak di P. Lombok ini merupakan salah satu program unggulan HBK PEDULI untuk mengatasi persoalan stunting di NTB.
Tiap harinya, tidak kurang dari 1.500 butir telur ayam segar dibagikan oleh Tim HBK PEDULI yang berada di delapan titik di P. Lombok dengan menyasar seluruh Kab/Kota di Pulau Seribu Masjid.
“Pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran. Nanti keliling di tim-tim HBK PEDULI yang ada di Pulau Lombok,” kata Rannya.
Proses penyaluran bantuan di Gunungsari pun meriah, karena selain bantuan telur ayam segar, diserahkan pula bantuan dana tunai kepada anak-anak dan sebagian ibu-ibu yang hadir.
Rannya pun berinteraksi dengan begitu guyub dengan anak-anak yang rata-rata masih menempuh pendidikan dasar tersebut.
Dara yang saat ini sedang merampungkan pendidikannya di Brunell University, London, Inggris ini merangkul anak-anak tersebut dan mengajaknya berbincang.
Rannya menayakan nama mereka, sekolahnya di mana, dan saat ini duduk di kelas berapa.
“Ini buat beli susu atau keperluan-keperluan sekolah yang lain, supaya kamu tambah sehat dan tambah pinter,” kata Rannya kepada setiap anak-anak yang mendapatkan bantuan dana tunai.
Ditegaskan Rannya, masalah stunting sekarang ini bukan hanya persoalan masyarakat NTB. Tapi juga daerah-daerah lain di Indondsia.
Karena itu, HBK PEDULI pun berharap, semua pemangku kepentingan terkait, termasuk Pemerintah Prov. dan Kab/Kota di NTB bisa bekerja sama dan saling memberikan dukungan dalam mengatasi masalah stunting ini.
“Kalau saja semua stakeholder di NTB ini, termasuk Pemda Prov. dan Kab/Kota berpartisipasi aktif dalam memberikan dukungan terhadap program mengatasi stunting ini, in syaa Allah, kita akan dapat mengatasinya jauh lebih cepat dari daerah-daerah lain di Indonesia,” kata Rannya.
Merujuk hasil survei Kedai KOPI yang dilaksanakan pada 6-16 Juli 2022 dengan methode survei face to face interview (home visit) kepada 1.000 responden di P. Lombok dan P. Sumbawa, persoalan ekonomi dan kesehatan, termasuk masalah stunting di dalamnya, menjadi permasalahan utama di NTB.
Kedua faktor di atas mencapai 81 persen dari permasalahan utama masyarakat Bumi Gora.
Dalam kesempatan sama HBK menjelaskan, Yayasan HBK PEDULI dan Partai Gerindra, akan menggunakan hasil survei KedaiKOPI itu sebagai acuan dalam menentukan langkah-langkah kerja serta pengabdiannya bagi masgarakat NTB.
“Dengan begitu, kita akan lebih fokus dalam mengatasi persoalan-persoalan utama yang dihadapi masyarakat NTB,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.
Bantuan Jersey dan Bola
Disamping mendampingi Tim2 HBK PEDULI melaksanakan kegiatan rutinnya di tengah-tengah masyarakat P. Lombok, Rannya juga berkesempatan untuk bertemu dengan beberapa kelompok pemuda pecinta sepakbola.
Kepada mereka, Rannya yang juga merupakan CEO Lombok FC, memberikan bantuan bola dan jersey sepakbola.
Bantuan tersebut antara lain diserahkan kepada kelompok pemuda di Dusun Dasan Geres, Desa Ranjok, Kab. Lombok Barat.
Atas bantuan tersebut, Umar Yazid, tokoh pemuda sekaligus Kepala Dusun Dasan Geres menyampaikan terima kasih atas segala bantuan serta perhatiannya.
Tidak lupa, Rannya juga telah menyempatkan waktunya untuk menengok pemain Perselobar yang mengalami cidera, Diva, pada saat bertanding melawan Lombok FC.
Rannya yang saat ini sedang menjalani liburan semesternya di Brunel University, London, juga memanfaatkan kepulangannya di P. Lombok untuk mengunjungi usaha UMKM kerajinan penganyaman alang-alang di Dusun Limbungan Selatan, Desa Limbungan, Kec. Gunungsari serta para perajin gerabah di Desa Banyumulek, Kec. Kediri.
“Terima kasih ibu-ibu, saya akan dorong semua anggota Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kab. Lobar untuk mencarikan jalan keluarnya. Tetap semangat ya Ibu-ibu,” tutup Rannya. (*)
Harlah Yayasan Daulatul Ummah, Ini Pesan Wagub NTB
Wagub NTB hadiri harlah Yayasan Daulatul Ummah, dan berharap kelak para santri menjadi calon-calon pemimpin yang hebat
LOTIM.lombokjouenal.com ~ Santri dan santriwati sekaligus para wali murid agar selalu memperhatikan kesehatan, sehingga dapat mengenyam pendidikan untuk menjadi orang hebat dan maju.
Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam acara syukuran Hari Lahir (Harlah) Yayasan Daulatul Ummah al-Islamiyah yang ke-16 di Suralaga, Kab. Lombok Timur, Minggu (14/08/22).
“Tidak ada yang bisa menghalangi kita untuk maju selama kita sehat dan dasar agama kita kuat untuk menuntut ilmu ke seluruh belahan dunia,” kata Wagub.
Katanya, kalau anak-anak sehat, insya Allah generasi muda ini akan menjadi calon-calon pemimpin yang hebat.
Ummi Rohmi sapaan akrabnya juga berharap, dengan bertambahnya usia dari Yayasan Daulatul Ummah al-Islamiyah, ke depan dapat semakin berkembang dan menghasilkan generasi yang berkualitas.
“Semoga Daulatul Ummah semakin maju dan berkembang. Semua jenjangnya Allah berkahi. Dimudahkan perjuangannya dalam memperjuangkan ummat sehingga semua generasi mudanya menjadi generasi Qur’ani, menjadi bibit-bibit pemimpin hebat di masa datang. Selamat kepada Yayasan Daulatul Ummah. Terus membangun untuk NTB yang Gemilang dan Indonesia yang semakin Maju! Aamiinn,” kataUmmi Rohmi.
Sementara itu Ketua Umum Yayasan Daulatul Ummah, H. Mudhan Hazdi melaporkan, perayaan hari jadi tersebut merupakan bentuk syukur atas eksistensi yayasan untuk membangun bangsa.
“Peringatan hari jadi ini semata-mata kita maksdukan sebagai wujud syukur kepada Allah Swt, atas eksistensi Yayasan Daulatul Ummah al-Islamiyah yang didirikan untuk memajukan kesejahteraan bangsa, memperkokoh kesatuan dan persatuan ummat dalam rangka mewujudkan kemaslahatan ummat Islam dalam bingkai NKRI,” jelas H. Mudhan Hazdi.
Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Asisten I Setda Kabupaten Lotim, Camat Sukamulia, Baznas Kabupaten Lombok Timur, Camat Suralaga, dan Kades se-Kecamatan Suralaga. ***
Gubernur NTB Resmikan Rumah Adat Palung Dalem, Lotim
Rumah Sederhana Tapi Dihuni Jiwa-Jiwa Besar, ini kata Gubernur NTB saat peresmian Rumah Adat di Desa Suwangi, Lotim
LOTIM.lombokjournal.com ~Gubernur NTB, Zulkieflimansyah terkejut dengan sambutan selamat datang dengan slogan “Bertaubatlah saudaraku karena dunia sudah tua” yang ditulis oleh Ali Akbar selaku Ketua Rumah Adat Bale Beleq Palung Dalem.
Itu diungkapkannya saat meresmikan Rumah Adat Bale Beleq Palung Dalem Desa Suwangi Sakra Lombok Timur, (14/08/22).
“Jadi rumah yang diinginkan Ali Akbar ini kelihatannya sederhana mungkin kecil bentuknya tapi rumah ini dihuni oleh orang-orang berjiwa besar di bumi yang kita cintai ini,” tandasnya.
Hadirnya institusi tersebut diharapkan masyarakat tidak kehilangan arah dalam hidup.
“Mudah-mudahan Bale Adat ini menjadi rumah yang nyaman buat semuanya, tempat keluh kesah, tempat berdoa, dan terus mempererat persaudaraan dan lebih kuat persatuannya,” katanya.
Peresmian Rumah Adat Bale Beleq Palung Dalem ditandai dengan pemukulan Gendang Belek oleh Gubernur didampingi Ketua Rumah Adat, Ali Akbar, Wakil Bupati Lombok Timur, dan Tokoh Adat lainnya dan penandatanganan prasasti. ***