Lombok Menjadi Prioritas Utama untuk Direct Flight Air Asia

Tony Fernandes mengatakan, Pulau Lombok menjadi prioritas untuk diperkenalkan ke seluruh dunia

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Pulau Lombok menjadi Prioritas bagi maskapai Airasia untuk dapat diperkenalkan diberbagai penjuru dunia dengan dibukanya kembali direct flight Lombok – Perth, Australia. 

CEO Capital A, Tony Fernandes menyampaikan itu dalam acara Konferensi Pers Airasia bersama media yang berlangsung di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (26/01/23).

BACA JUGA: Gubernur NTB Bertemu CEO Capital A, Bahas Direct Flight

Gubernur ntb vberharap adanya direct flight Air Asia dari Perth ke Lombok

“Lombok akan menjadi Prioritas utama kami. Kami kembali, dan akan melanjutkan mimpi kami untuk memberitahu dunia bahwa banyak sekali tempat-tempat indah di Indonesia,” tutur Tony Fernandes 

Ia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah sebagai satu – satunya Gubernur yang menyambangi kantor Airasia.

 “Gubernur NTB satu-satunya Gubernur yang mengunjungi kantor Air Asia. Hal yang sama dan terus dikatakan, tolong buka “direct flight,” tuturnya.

Ia menuturkan, Indonesia punya banyak daerah yang cantik, indah, tetapi jika tidak ada direct flight maka tidak akan ada yang bisa menikmati keindahannya.

“Kami akan melakukan yang terbaik, tidak hanya di Lombok tapi juga tempat-tempat lain di dunia,” ungkapnya.

Senada dengan CEO Capital A, Tony Fernandes, Bang Zul mengatakan bahwa bagaimana pun cantiknya daerah yang dimiliki, apabila tidak ada direct flight sangat sulit untuk dapat menarik para wisatawan. 

“Benar sekali bahwa bagaimanapun cantik dan indahnya daerah yang kami punya, namun jika tidak mempunyai direct flight, sangat sulit bagi kami untuk menarik para wisatawan mengunjungi daerah kami,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: Bike To Care Loop 370 km di Lombok, Start di Mandalika

Bang Zul menginformasikan, NTB menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional bergengsi, seperti MotoGP, WSBK, 2 Seri MXG dan berbagai event internasional lainnya.

“Sehingga harapannya dengan adanya direct flight Air Asia dari Perth ke Lombok nantinya kita akan sangat senang untuk menyambut para wisatawan yang datang ke daerah kami,” katanya. ***

 

 




Gubernur NTB Bertemu CEO Capital A, Bahas Direct Flight

CEO Capital A, Tony Fernandes memuji kegigihan Gubernur NTB yang selalu mendesak Air Asia membuka direct flight ke Lombok

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah melakukan pertemuan dengan CEO Capital A yang sebelumnya bernama Airasia Group, Tony Fernandes.

Pertemuan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dengan CEO Capital A (sebelumnya bernama Airasia Group) Tony Fernandes, membahas dibukanya penerbangan Bali – Lombok (PP), direct flight dari Sydney, Melbourne dan Perth langsung ke Lombok. Dan dari Seoul, Korea langsung ke Lombok, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (26/01/23).

BACA JUGA: Lombok Menjadi Prioritas Utama untuk Direct Flight Air Asia

Gubernur NTB satu-satunya Gubernur yang mengunjungi kantor Air Asia

Bang Zul didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Kadis PUPR Provinsi NTB, Kadis Perhubungan Provinsi NTB, Kadis Pariwisata Provinsi NTB dan Ketua BPPD Provinsi NTB. 

Sementara itu, CEO Capital A, Tony Fernandes didampingi oleh CEO AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga. 

Tony Fernandes menuturkan, Indonesia punya banyak daerah yang cantik, indah. Tapi jika tidak ada direct flight, maka tidak akan ada yang bisa menikmati keindahannya.

“Kami akan melakukan yang terbaik, tidak hanya di Lombok tapi juga tempat-tempat lain di dunia,” ungkapnya.

Ia memberikan apresiasi kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah sebagai satu – satunya Gubernur yang menyambangi kantor Airasia.  

“Gubernur NTB satu-satunya Gubernur yang mengunjungi kantor Air Asia. Hal yang sama dan terus dikatakan, tolong buka “direct flight,” tuturnya.

Sementara itu, Bang Zul mengatakan jika Airasia sebagai salah satu maskapai banyak membantu NTB, sehingga banyaknya para wisatawan dari berbagai mancanegara hadir ke NTB. 

“Airasia maskapai penerbangan yang banyak membantu kita di NTB,” tuturnya. 

BACA JUGA: Kawasan Gili Tramena NTB Bebas “Ciguatera Fish Poisoning”

Bang Zul berharap agar direct flight Airasia menjadi kunci semakin menarik para wisatawan untuk dapat menikmati NTB.  

“Saya berharap, rute penerbangan langsung ini menjadi kunci utama untuk menarik wisatawan ke daerah kami,” tutupnya. ***

 

 




Ciguatera, Keracunan Ikan yang Terkontaminasi Ciguatoxins

Upaya pencegahan yang bisa dilakukan dengan menghindari Ciguatera yaitu mengonsumsi ikan karang

LombokJournal.com ~  Indonesia merupakan negara tropis dan kepulauan terbesar di dunia yang kaya terumbu karang dan keanekaragaman hayatinya, masyarakatnya sepatutnya harus waspada terhadap ancaman penyakit CFP (Ciguatera fish poisoning). 

Ciguatera atau Ciguatera fish poisoning merupakan bentuk keracunan makanan akibat memakan ikan yang terkontaminasi senyawa ciguatoxins.

Ciguatoxins justru tidak membahayakan ikan yang membawanya, tapi beracun bagi manusia. Mereka tidak dapat dicium atau dicicipi dan tidak dapat dihancurkan atau dihilangkan dengan memasak

BACA JUGA: Kawasan Gili Tramena, NTB Bebas “Ciguatera Fish Poisoning”

Pencegahan yang bisa dilakukan dengan menghindari Ciguatera yaitu mengonsumsi ikan karang

 Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami mual, nyeri, syok jantung, hingga gangguan saraf.

Ketika manusia makan ikan yang terkontaminasi, racun Ciguatera akan masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan mual, nyeri tubuh, syok jantung, hingga gangguan saraf.

Karena toksin Ciguatera dapat mengaktifkan natrium dan memicu efek fotolistrik pada sel-sel saraf. Akibatnya, muncullah gejala-gejala keracunan makanan seperti yang disebutkan tadi.

Racun ciguatera diproduksi oleh mikroorganisme bentik (yang berada di dasar air) yang menempel pada alga di perairan terumbu karang (dinoflagellata). Senyawa ini tidak berbahaya bagi ikan, tetapi dapat berdampak buruk bagi manusia dan mamalia lainnya. 

Ada lebih dari 400 spesies ikan yang dapat terkontaminasi racun ciguatera dan menjadi penyebab ciguatera fish poisoning

Pada tahun 2017, Centers for Disease Control (CDC) AS memperkirakan sekitar 50.000-500.000 kasus keracunan ciguatera secara global setiap tahun. Menurut CDC, risiko kematian akibat keracunan kurang dari 1 dalam 1.000 kasus. Risiko keracunan ciguatera diperkirakan akan meningkat karena kondisi terumbu karang memburuk akibat perubahan iklim, pengasaman laut, konstruksi lepas pantai, dan limpasan nutrisi.

Upaya pencegahannya bisa dilakukan dengan menghindari mengonsumsi ikan karang dan ikan berisiko tinggi seperti barakuda. Selain itu, sebaiknya juga menghindari memakan hati, telur, atau kepala ikan tersebut.

Namun, paling sering terjadi pada ikan predator berukuran besar dengan berat lebih dari 2 kg seperti barakuda, kerapu, kakap, belut, kuwe batu, dan makarel Spanyol.

Ikan yang sudah terkontaminasi racun ciguatera tidak akan berubah penampilan, rasa, atau baunya. 

Senyawa ciguatoxins juga dapat larut dalam lemak dan tahan panas atau dingin, sehingga tidak akan hilang walaupun sudah dimasak atau dibekukan. 

Karena itu, cukup sulit bagi manusia untuk menghindarinya. 

Menurut jurnal Travel Medicine, perkiraan menunjukkan ada 50.000-500.000 kasus baru keracunan ciguatera di seluruh dunia setiap tahunnya.

BACA JUGA: Layanan Medical Check Up (MCU) di RS Mandalika

Mencegah Ciguatera

Ikan yang terkontaminasi ciguatoxins sangat sulit dibedakan dengan ikan lainnya. Namun, untuk  mengurangi risiko terkena ciguatera fish poisoning melalui hal-hal berikut:

  • Jangan menangkap atau memakan ikan dari daerah wabah
  • Mengolah ikan dengan baik 
  • Hindari memakan bagian kepala, mata, telur, tulang, hati, atau jeroan ikan lainnya. Pasalnya, bagian ini terbukti mengandung kadar ciguatoxin yang lebih tinggi daripada dagingnya. 
  • Jika Anda mengonsumsi ikan laut dari perairan air hangat, makanlah dalam porsi kecil, tidak lebih dari 200 gram. 
  • Sebaiknya simpan sisa ikan yang dimakan (potongan ikan kurang lebih berukuran 20 gr) ke dalam freezer jika muncul gejala keracunan. Hal ini dapat membantu dokter memastikan diagnosis melalui analisis laboratorium.
  • Bagi wanita yang pasangan laki-lakinya keracunan ciguatera, hindari berhubungan seksual hingga pasangan Anda sembuh. 
  • Jika seorang ibu menyusui keracunan ciguatera, sebaiknya berhenti dulu memberikan ASI.

Mengobati Ciguatera

Tidak ada antiracun spesifik yang tersedia untuk racun ciguatera. Pengobatan yang dilakukan biasanya bertujuan untuk mengurangi gejalanya.

Pengobatan keracunan ikan ciguatera biasanya dilakukan di rumah sakit dengan segera memompa keluar semua isi lambung (gastric lavage). Jika pengobatan ini tidak dapat dilakukan, pasien akan dipaksa muntah dengan pemberian sirup ipecac. 

Saat ini, beberapa dokter merekomendasikan arang aktif untuk membersihkan saluran pencernaan dari racun. Arang aktif dapat menyerap racun dengan baik dari pencernaan jika dilakukan 3 sampai 4 jam setelah pasien mengonsumsi ikan beracun.

BACA JUGA: Pemberian Protein Hewani Guna Cegah Stunting

Mual dan muntah yang tidak terkontrol harus diobati melalui rawat jalan dengan pemberian cairan intravena untuk mencegah dehidrasi. Jika terjadi syok, kejang, atau gagal napas, tindakan medis yang tepat harus segera dilakukan, misalnya dengan pemberian obat polisakarida, serum albumin, atau transfusi darah. 

Pengobatan ciguatera lainnya bersifat simtomatik dan suportif, antara lain:

  • Diuretik osmotik untuk membantu mengeluarkan racun melalui kencing
  • Amitriptilin dan gabapentin untuk mengurangi gejala nyeri saraf
  • Diphenhydramine dan hydroxyzine untuk membantu meredakan gatal
  • NSAID dan parasetamol yang berfungsi mengurangi rasa sakit

Setelah pasien pulih, pasien disarankan untuk menghindari konsumsi ikan, kacang-kacangan, alkohol, dan kafein setidaknya selama 6 bulan untuk mencegah gejala kembali.***

 

Sumber: dari berbagai sumber




Anugerah Media Humas 2023 akan Berlangsung di NTB

Kemenkominfo RI punya agenda nasional Anugerah Media Humas (AMH) tahunan, untuk tahun 2023 dipusatkan di NTB

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Koordinasi dengan  Kementerian Kominfo Republik Indonesia dilakukan untuk memperkuat kolaborasi persiapan event Anugerah Media Humas (AMH), Kamis (26/01/23).

Kegiatan Anugerah Media Humas (AMH) 2023 akan berlangsung di NTB, sebelumnya tahun 2022 berlangsung di Daerah Istimewa Jogjakarta. 

BACA JUGA: Kawasan Gili Tramena, NTB Bebas ‘Ciugatera Fish Poisoning’ 

Kadis Kominfotik NTB di Kominfotik RI melakukan korrdinasi pelaksanaan Anugerah Media Humas di NTB
Najamuddin Amy

Hal ini tentu saja harus dipersiapkan sebaik mungkin sehingga butuhnya kolaborasi bersama dengan pusat. 

“Kita terus akan melakukan koordinasi dan kolaborasi sehingga event AMH dapat berjalan sukses,” kata Najamuddin. 

AMH adalah agenda nasional yang diselenggarakan oleh Kemkominfo yang akan direncanakan pada tahun 2023 berpusat di NTB. 

Sekitar seribu orang praktisi kehumasan pusat dan daerah akan berkumpul.

Helmi, Ditjen IKP Kemkominfo RI menyambut kehadiran Kadis Kominfotik NTB dan terus mendukung persiapan AMH 2023. 

“Kegiatan ini tentu memerlukan persiapan yang matang, mulai dari akomodasi, transportasi bahkan talent yang akan tampil harus diperhatikan,” jelasnya. 

Adanya AMH diharapkan agar kinerja humas pemerintah dapat bersikap adaptif, dan responsif terhadap perkembangan dan isu isu informasi di masyarakat. 

BACA JUGA: Manajemen Roisiko Bencana Bagi Daerah Rawan Bencana 

Komunikasi publik yang dibangun harus lebih mengarah pada kepekaan isu, seperti sukses program vaksinasi, pengurangan angka Covid, pembangkitan ekonomi, serta humas harus mampu memberikan edukasi yang baik di tengah aneka ragam gelombang informasi. ***

 

 

 




Kawasan Gili Tramena NTB Bebas “Ciguatera Fish Poisoning”

Kasus Ciguatera Fish Poisoning (CFP) masih belum banyak ditemukan, namun untuk di negara tropis dan kawasan kepulauan harus waspada

LOBAR.LombokJournal.com ~ Institut Teknologi Indonesia (ITI) bersama PICES (North Pacific Marine Science Organization) dan sejumlah lembaga mengungkapkan, hasil riset kondisi lingkungan perairan di kawasan Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air) Kabupaten Lombok Utara-NTB bebas dari bahaya potensi keracunan ikan Ciguatera.

BACA JUGA: Layanan Medical Check Up (MCU) di RS Mandalika

Aekda NTB mengatakan, kawasan Gili Tramena aman dari potensi keracunan ikan Ciguatera
Sekda NTB (kanan)

Sekretaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi juga menyampaikan saat mengikuti International Workshop and Training di Hotel Merumatta Senggigi, Kab. Lombok Barat pada Rabu, (25/01/23).

“Hasil penelitian tim Ciguatera di Gili Trawangan Alhamdulillah masih cukup aman. Namun demikian kita dituntut tetap waspada dan benar-benar berjuang menjaga keselamatan terumbu karang yang dimiliki,” kata Sekda.

Ciguatera Fish Poisoning (CFP) sendiri merupakan salah satu tipe keracunan pada manusia dan mamalia lain, yang terjadi akibat mengkonsumsi ikan-ikan karang yang telah terkontaminasi Ciguatoxin dari mikroalga toksik.

Di Indonesia sendiri, kasus CFP masih belum banyak ditemukan. Namun, sebagai salah satu negara tropis dan kepulauan terbesar di dunia yang kaya akan terumbu karang dan keanekaragaman hayatinya, Indonesia sudah sepatutnya harus waspada terhadap ancaman penyakit CFP. 

Ditambah dengan adanya perubahan iklim dan pemanasan global yang telah banyak mengancam kerusakan dan kematian terumbu karang sehingga memicu munculnya penyakit CFP.

Sekda pun berharap kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga lingkungan laut dan tidak melakukan illegal fishing.

“Mari jaga dan selamatkan terumbu karang kita. Stop perilaku yang merusak lingkungan laut dan Say No for Illegal Fishing,” tutup Miq Gite, sapaan karibnya.

BACA JUGA: Pemberian Protein Hewani Guna Tekan Stunting

Untuk diketahui, International Workshop and Training tersebut dihadiri oleh ratusan peserta dan pembicara ahli dari berbagai negara dan lembaga, seperti Jepang, Canada, Amerika Serikat, Kementerian/lembaga, BRIN, peneliti UI, Unpad, Unram, Pemda, NGO, masyarakat pesisir, dan lainnya. ***

 

 




Layanan Medical Check Up (MCU) di RS Mandalika

RS Mandalika, Lombok Tengah, penopang kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika berikhtiar beri layanan terbaik

LOTENG.LombokJournal.com ~ Layanan Medical Check Up (MCU) dengan promo untuk warga NTB diluncurkan RS Mandalika, Selasa (23/01/23).

RS Mandalika sebagai penopang kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika terus berikhtiar memberikan pelayanan yang terbaik.

BACA JUGA: Pemberian Protein Hewani Tekan Stunting 

RS Mandalika penopang kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Mandalika berikhtiar beri layanan terbaik

Hal itu disampaikan Direktur RS Mandalika dr. Oxy Tjahjo Wahjuni, Sp.EM.

 “Tidak hanya kepada wisatawan, standar pelayanan yang sama dan terbaik juga diberikan kepada masyarakat umum,” jelas dr. Oxy. 

Di tempat yang sama, warga yang merasakan langsung pelayanan yang diberikan rumah sakit tersebut memberikan apresiasi. 

“Disaat saya melakukan pemeriksaan MCU di Rumah Sakit Mandalika, pelayanannya nyaman, teman-teman semua yang berada di sini ramah, murah senyum, tepat dan juga cepat dalam melakukan pelayanan,” kata Sri Utami Rahayu, warga Truwai. Lombok Tengah usai menerima pelayanan. 

Selanjutnya, Nyoman Busala Putra asal Sandik, Lombok Barat menyampaikan juga pengalaman pemeriksaan kesehatan yang dialami sangat menyenangkan. 

“Pengalamannya menyenangkan, pelayanannya cepat dan petugasnya juga ramah” ucap Nyoman. 

MCU yang dilaksanakan Rumah Sakit Mandalika bekerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma tersebut berjalan lancar dan baik. 

BACA JUGA: Informasi Pemilu 2024, Diskominfotik NTB Siap Mengawal

Total peserta pada hari pertama berjumlah 87 orang dengan rangkaian pemeriksaan, diantaranya pemeriksaan: Narkoba, Jasmani, Rohani dan Kesehatan Jiwa (MMPI-2F). ***

 

 




Pemberian Protein Hewani Guna Tekan Stunting

Wagub NTB mengatakan, pemberian protein hewani, seperti telur, ayam, daging dan lain-lainnya setiap hari, agar anak-anak tumbuh normal

LOTENG.LombokJournal.com ~ Asupan gizi berupa protein hewani harus terus diberikan kepada anak-anak, untuk menjaga kesehatan dan mencegah stunting. 

Karena namanya stunting pertumbuhannya tidak normal. 

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menenkankan itu saat mengunjungi Posyandu Dahlia 2, Dusun Bongor Desa Batunyala Lombok Tengah, Rabu (25/01/22).

BACA JUGA: Informasi Pemilu 2024, Diskominfotik NTB Siap Mengawal

Wagub NTB mengatakan, pemberian protein hewani untuk menekan stunting

“Kita harus fokus pada pemberian protein hewani, seperti telur, ayam, daging dan lain-lainnya setiap hari, intinya anak-anak kita harus tetap sehat,” tegas Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Menurutnya, sebagai orangtua menginginkan anak-anak menjadi sukses untuk terus melanjutkan pendidikan jenjang yang lebih tinggi. 

“Untuk melanjutkan pendidikan, anak-anak harus tetap sehat dengan menjaga kesehatan melalui dengan memperhatikan makanan,” katanya.

Saat yang sama, mengunjungi Posyandu Dahlia 1 Dusun Tembeng, terdapat angka stunting berjumlah 45 dari 118 sasaran. Data terakhir menyebutkan pada posyandu yang dilakukan 24 Januari angka stunting menurun menjadi 24.

Sementara itu, Ketua Kader Posyandu Dusun Tembeng, Ahadiyah menyampaikan terimakasih atas kunjungan ibu Wagub orang nomor dua di NTB.

“Mudahan pelayanan posyandu makin baik, orangtua makin sadar membawa anaknya ke posyandu dan Posyandu semakin maju, dan fasilitas posyandu makin lengkap,” harapnya.

Selanjutnya, Wagub bersama rombongan terdiri dari Asisten 1,  Kadis Kesehatan, Kadis PMPD Dukcapil , Kadis DP3A2KB, BKKBN,  mengunjungi Puskesmas Batunyala yang sementara. 

Karena saat ini sedang dibangun walaupun kondisi seperti itu, program pelayanan kesehatan tetap berjalan seperti biasanya.

BACA JUGA: Upaya Mengembalikan Senyum Anak-anak NTB

Diharapkan Puskesmas yang dibangun pada tahun 2021, dapat menyediakan alat-alat medis yang lengkap untuk menunjang kebutuhan pasien. ***

 

 




Aksi Kemanusiaan Rachmat Hidayat di Lobar Berlanjut

Mantan Kades Kuripan Lalu Maiwarte lumpuh, aksi yang dilakukan Rachmat Hidayat Datang sumbang kursi roda elektrik warna merah 

LOBAR.LombokJournal.com ~ Usai menggelar dapur umum dan menyantuni anak yatim dan janda miskin sebagai rangkaian rasa syukur dan kebahagiaan atas HUT PDI Perjuangan ke-50 dan Ultah Ketua Umum DPP PDIP Hj Megawati Soekarnoputri ke-76, aksi Rachmat berlanjut dengan menyumbang kursi roda elektrik di Gumi Patut Patuh Patju, Selasa (24/1/2023) pagi.

Rachmat bergegas menyambangi Desa Kuripan Induk, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat. Di desa ini, membesuk mantan kepala desa Kuripan yang begitu dicintai warganya, Lalu Maiwarte. 

Mantan Kades ini bisa disebut legendaris itu sedang sakit. Ia diserang stroke, kakinya lumpuh.

Rachmat membawa bantuan kursi roda elektrik untuk Lalu Maiwarte, dan menyerahkannya langsung kepada Kepala Desa Kuripan yang menjabat dari tahun 1979 hingga 1997 tersebut.

BACA JUGA: Kader PDIP NTB Bahagia Rayakan Ultah Bu Mega ke 76

Aksi sumbang kursi roda elektrik yang dilakukan Rachmat Hidayat

“Begitu mendapat informasi kalau beliau, Lalu Maiwarte terkena serangan stroke dan menderita lumpuh, saya langsung telepon ke Kemensos untuk dikirimkan kursi roda elektrik. Alhamdulillah, tidak butuh waktu lama, kursi roda elektrik ini sudah bisa dipakai oleh beliau hari ini,” kata Rachmat.

Kedatangannya diiringi sejumlah Pengurus DPC PDI Perjuangan Lombok Barat yang dipimpin oleh Ketua dan Sekretaris DPC,  Lalu Muhammad Ismail dan Nyoman Widhi Arsana. Tampak hadir juga Baiq Nurjani, Anggota DPRD Lombok Barat dari PDI Perjuangan. 

Kerabat dan putra-putri Lalu Maiwarte menyongsong kedatangan Rachmat dan rombongan dengan suka cita.

“Syukur alhamndulilah, Mamiq saya diberikan sumbangan kursi roda elektrik dari Anggota DPR dapil Lombok, H Rachmat Hidayat,” ujar Baiq Nelly, salah putri Lalu Maiwarte saat menyambut kedatangan Rachmat.

Kepada Rachmat, Nelly menuturkan, beberapa pekan lalu, usai menunaikan salat Subuh, ayahnya terserang stroke dan sejak itu kakinya lumpuh tidak bisa berjalan. 

Saat ini masih dalam perawatan dokter secara intensif. Ini adalah serangan stroke kedua, setelah penyakit otak dan pembuluh darah tersebut terjadi pada tahun 2007 silam.

Rachmat pun menjelaskan alasan mengapa dirinya begitu responsif membantu kursi roda elektrik, sesaat setelah menerima kabar kalau mantan Kades Kuripan tersebut menderita lumpuh. 

Hal tersebut adalah wujud penghormatan atas seluruh dedikasi, jasa, dan pengabdian Lalu Maiwarte. Selama dua dekade Maiwarte melayani masyarakat. Sebuah rentang waktu yang lama untuk sebuah pengabdian buat rakyat.

BACA JUGA: Upaya Mengembalikan Senyum Anak-anak NTB

“Beliau ini salah satu tokoh yang masih sangat dihormati masyarakat Kuripan hingga kini,” imbuh Rachmat.

Selain itu, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini juga tahu persis, selama Lalu Maiwarte memangku amanah sebagai kepala desa, sangat peduli pada lingkungan. 

Tak terhitung aksi penghijauan dan penanaman pohon diinisiasi sehingga lingkungan Kuripan begitu lestari hingga kini. 

Puncaknya kata Rachmat, saat Wakil Presiden Umar Wirahadi Kusumah, datang secara langsung untuk melakukan penghijauan di kaki Gunung Sasak, di Desa Kuripan, pada dekade 1980-an.

Rachmat pun meminta kepada para kepala desa di seluruh Pulau Lombok, untuk bisa menghubunginya apabila ada warganya yang memerlukan kursi roda baik yang manual, elektrik, ataupun kursi roda adaptif khusus untuk penderita lumpuh layu. 

Rachmat siap memberikan bantuan tersebut melalui program aspirasinya sebagai wakil rakyat di DPR RI.

Selain kursi roda, ada juga beberapa program bantuan sosial yang bisa disalurkan Rachmat melalui tupoksinya sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI. Antara lain bantuan UMKM, beasiswa, RTLH, maupun untuk Pondok Pesantren seperti bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru.

Tokoh kharismatik Bumi Gora ini pun menginformasikan untuk tahun 2023 dirinya akan menyalurkan beragam bantuan sosial untuk masyarakat Lombok tanpa memandang bulu, baik kepentingan, dan strata sosialnya. 

“Siapa pun warga Lombok yang memerlukan bantuan terkait tupoksi Komisi VIII DPR RI, saya akan bantu tanpa ada birokrasi bertele-tele dan potongan sesenpun. Dan setiap bantuan tersebut akan dipublikasi secara terbuka dan transparan sebagai bagian akuntabilitas saya sebagai Wakil Rakyat dapil Lombok,” urai politisi senior yang menggemari lagu keroncong ini.

Sementara itu, secara terpisah, Kustadi dari Sentra Paramita Mataram, unit kerja milik Kementerian Sosial di NTB menjelaskan, kursi roda elektrik untuk Lalu Maiwarte bersumber dari program Aspirasi H Rachmat Hidayat yang dikirim langsung Kementerian Sosial. 

Harga satu unit kursi roda elektrik tersebut mencapai Rp 27 juta.

“Kursi roda elektrik ini canggih karena dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan penderita mengoperasikannya secara mandiri dan simple,” kata Kustadi.

Lalu Maiwarte pun sudah langsung mencoba bantuan kursi roda elektrik tersebut. 

BACA JUGA: Informasi Pemilu 2024, Diskominfotik NTB Siap Mengawal

Sejumlah petugas dari Sentra Paramita Mataram juga membantu dengan menerangkan secara tekun dan detail terkait dengan fungsi-fungsi pada fitur kursi roda elektrik beserta cara mengoperasikannya. 

Lalu Maiwarte dan keluarganya pun terlihat menyimak dengan sangat seksama. ***

 

 




Informasi Pemilu 2024, Diskominfotik NTB Siap Mengawal

Agar penyampaian informasi bisa terpusat, terintegrasi, dan terorganizir Selama Pemilu 2024, KPU diminta media Center Pemilu 2024 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB siap mendukung Pemilihan Umum 2024 mendatang. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy saat mengikuti Rapat Dukungan dan Fasilitasi Pemda dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Rabu (25/01/23).

BACA JUGA: Upaya Mengembalikan Senyum Anak-anak NTB

Diskominfotik NTB akan mengkoordinasikan tiap informasi terkait Pemilu 2024
Najamuddin Amy

Dalam kesempatan tersebut Bang Najam, sapaan Kadis, mengusulkan kepada KPU NTB untuk membentuk Media Center Pemilu 2024, demi penyampaian informasi yang lebih terpusat, terintegrasi, dan terorganizir dengan baik. 

Hal tersebut dijelaskan Bang Najam, berangkat dari pengalaman berbagai event international yang telah digelar sebelumnya. 

“Kita punya berbagai pengalaman menggarap internasional event melibatkan banyak orang. Kita membuat media center agar informasi lebih terintegrasi,” tutur Bang Najam. 

Kadis melanjutkan, Diskominfotik NTB nantinya akan mengkoordinasikan setiap informasi terkait pemilu dengan Dinas Kominfo yang ada di Kabupaten dan Kota untuk diteruskan kepada media lokal setempat.

Sementara itu, Sekertaris KPU NTB, Asep Suhlan menyambut baik usulan tersebut. Ia menuturkan akan informasi yang terintegrasi dan terorganizir memang sangat dibutuhkan, terlebih untuk memberikan sosiali dan edukasi kepada pemilih pemula

BACA JUGA: Manajemen Risiko Bencana bagi Daerah Rawan Bencana

“Pendidikan pemilih adalah tugas bersama,” tandasnya. ***

 

 




Rekonstruksi Bibir dan Celah Langit Mulut 

Operasi bibir sumbing bagian dari proses rekonstruksi tidak hanya menutup bagian sumbing, tapi menyempurnakan posisi rahang atas dan gigi

LombokJournal.com ~ Rekonstruksi celah langit mulut adalah prosedur bedah untuk memperbaiki langit mulut tidak menyatu sepenuhnya, yang merupakan kelainan bawaan.

Celah langit mulut merupakan kondisi cacat yang menyerang satu dari seribu anak, ini bisa terjadi pada langit mulut lunak atau keras, bahkan keduanya. 

Sebagian besar pasien yang mengidap kondisi ini seringkali terjangkit sindrom yang menyerang tungkai, jantung, dan bagian tubuh lain. Meski penyebab utama masih belum diketahui. 

Namun secara genetik celah langit mulut dipengaruhi dan menyerang lebih banyak laki-laki daripada perempuan. 

BACA JUGA: Upaya Mengembalikan Senyum Anak-anak NTB

Operasi bibir sumbing bagian dari proses rekonstruksi

Celah langit mulut dapat di diagnosis oleh USG sebelum kelahiran bayi dan dapat terjadi dengan atau tanpa bibir sumbing.

Memperbaiki celah langit mulut adalah prosedur yang rumit, memerlukan beberapa spesialis dan praktisi medis untuk memberikan perawatan khusus yang mampu meningkatkan kualitas hidup pasien. 

Apabila kondisi ini tidak diobati, maka akan berdampak pada kebiasaan makan, cara bicara, pertumbuhan gigi dan struktur maksilofasial anak.

Siapa Menjalani Rekonstruksi 

Pasien anak dengan kondisi celah langit mulut biasanya mulai menjalani bedah rekonstruksi sebelum berusia satu tahun. 

Namun, bayi yang juga terdiagnosis penyakit jantung atau kesulitan bernafas, terlebih dulu harus menjalani prosedur pengobatan untuk kedua penyakit ini sebelum rekonstruksi. Dokter menyarankan untuk menunda prosedur hingga anak berusia empat tahun, apabila terdapat celah submukosa.

Waktu adalah salah satu faktor yang memengaruhi kualitas hasil prosedur. Anak harus berada di usia yang ideal untuk menghadapi operasi, dan tidak terlalu tua sehingga kondisi ini tidak berdampak serius terhadap tumbuh kembang kemampuan bicara.

Ada kasus yang membuat dokter tidak dapat segera mendiagnosis celah langit mulut saat anak lahir. 

Hal ini biasanya terjadi pada anak dengan kondisi celah parsial atau langit mulut lunak, yang ditandai dengan kesulitan makan, makanan dan cairan naik ke hidung, dan suara sengau. 

Anak yang terdiagnosis celah langit mulut di usia lebih besar, masih tetap layak untuk menjalani prosedur rekonstruksi.

Meskipun rumit, perkembangan terbaru dari rekonstruksi langit mulut telah meningkatkan angka keberhasilan operasi. 

Sebagian besar pasien dapat kembali menjalani aktivitas normal dalam beberapa minggu. Sedangkan bekas luka yang terdapat di bibir bagian atas dan di bawah hidung akan berangsur hilang.

BACA JUGA: Manajemen Risiko Bencana Bagi Daerah Rawan Bencana

Cara Kerja Rekonstruksi 

Beberapa teknik yang dapat digunakan dalam memperbaiki celah langit mulut, antara lain teknik von Langenbeck, palatoplasti Bardach Two-flap, perbaikan bibir dan celah langit mulut tahap pertama, flap Vomer, dan flap mio-mukosa bukal.

Rekonstruksi celah langit mulut dilaksanakan di rumah sakit di bawah pengaruh sedasi. Meskipun memiliki beragam teknik, prosedur ini biasanya memerlukan sayatan di sisi celah dan mengambil jaringan lunak sebagai bahan untuk memperbaiki kontur langit mulut. 

Flap digunakan untuk mengubah posisi langit mulut (palatum) lunak dan keras. Kemudian, flap disambungkan oleh jahitan tepat di tengah langit mulut. 

Proses rekonstruksi tidak hanya menutup bagian sumbing, tapi menyempurnakan posisi rahang atas dan gigi, serta memperbaiki organ-organ terdekat, seperti telinga. 

Biasanya, ada bagian langit mulut keras yang dibiarkan terbuka untuk memudahkan pertumbuhan di bagian celah dan struktur wajah di sekitarnya, seperti mulut dan rahang.

Jika kondisi sumbing meluas hingga ke bagian anterior mulut, maka diperlukan cangkok tulang alveolar dengan mengambil bahan cangkok dari tulang rusuk atau pangkal paha.

Pasca operasi, pasien kemungkinan akan merasa sakit, ini dapat diobati dengan analgesik ringan. Pasien perlu mendapat perawatan menyeluruh untuk mencegah penyumbatan saluran udara. 

Cedera di area operasi dapat dihindari dengan menggunakan alat pengekang lengan (arm restraint). Pasien seringkali harus menjalani terapi modalitas untuk meningkatkan perkembangan gigi, berbicara, dan mendengar. 

Selain itu, agar langit mulut sembuh secara optimal, asupan makanan perlu dibatasi dengan cairan dan makanan lunak. 

Operasi tambahan, seperti rhinoplasty dan ekspansi palatum pun diperlukan untuk menyempurnakan proses rekonstruksi.

BACA JUGA: Dispensasi Nikah, Ini Risiko Perkawinan Anak

Komplikasi dan Resiko Rekonstruksi 

Resiko dan komplikasi rekonstruksi celah langit mulut, antara lain:

  • Resiko operasi, di antaranya reaksi negatif dari obat bius, pendarahan, dan infeksi di area bedah
  • Komplikasin pasca operasi, termasuk hidung tersumbat dan keluar darah dari hidung dan mulut
  • Pembengkakan dan luka di area bedah
  • Sulit bernafas, bisa menjadi sangat fatal bila tidak segera dilakukan intervensi
  • Dehisensi luka atau jahitan pada luka operasi terbuka, sehingga menyebabkan ketegangan luka yang berlebih dan kualitas jaringan yang kurang sehat
  • Pertumbuhan fistula oronasal di area bedah
  • Peradangan otitis media kronis
  • Perkembangan maksilari terbatas, yang terlihat struktur gigi menyempit atau dimensi langit mulut interior dan berkurang. ***

Sumber: DocDoc.com