Kasus Tambang Pasir Besi, Kejati NTB Naikkan ke Penyidikan

Direktur Nusa Tenggara Development Institute (NDI), Abdul Majid mengapresiasi Kejati NTB yang menaikkan status kasus tambang pasir besi ke penyidikan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penanganan kasus Tambang Pasir Besi di Lombok Timur yang ditangani oleh Kejati NTB sudah naik ke tingkat penyidikan per tanggal 18 Januari 2023 yang lalu. 

Terhadap upaya yang telah dilakukan Kejati NTB tersebut, Direktur Nusa Tenggara Development Institute (NDI), Abdul Majid memberikan apresiasi kepada Kejati NTB yang telah menaikkan status penanganan pasir besi menjadi penyidikan.  

BACA JUGA: WSBK 2023, Polda NTB Siapkan 2.367 Personel 

“Ini Langkah yg luar biasa yg di lakukan Kejati NTB dalam menangani kasus yang bermasalah di NTB. Tentunya kami sebagai warga NTB sangat mendukung langkah ini, apalagi Kejati NTB sudah memanggil pihak terkait baik itu, Bupati Lombok Timur, mantan Bupati Lombok Timur hingga Sekda NTB untuk dimintai keterangan. 

“Ini sangat apresiasi,”  kata Abdul Majid, Rabu (01/03/23). 

Abdul Majid  berharap kepada Kejati NTB membongkar kasus Tambang Pasir Besi yang di Lombok Timur dengan tuntas tanpa pandang bulu. 

“Siapa saja yang diindikasikan terlibat, jangan pandang bulu, siapapun dia kalau terlibat, sikat dan proses hukum dengan adil  saja,”  teas Majid.

Ia mendesak  Kejati agar memanggil  dan periksa semua orang yang ada indikasi terlibat dalam mega proyek ini

“Ini kan aneh bin ajaib, sebuah perusahaan mengeruk kekayaan di daerah TPI tidak ada kontribusinya ke pemerintah, itu berlangsung tidak sebentar. Itu terjadi bertahun tahun dan Pemerintah daerah membiarkannya. Ada apa ini?” tanyanya dengan kesal. 

Abdul Majid acung jempol ke Kejati NTB yang sudah memeriksa beberapa pihak, baik itu dari Pemerintah Daerah maupun dari PT AMG.

BACA JUGA: NTB Destinasi Wisata Dunia, Transportasi Harus Nyaman dan Aman

“Tinggal kita tunggu sapa yang terlibat dan akan jadi tersangka dalam kasus ini,” kata Majid ***

 

 




Lima Siswa Asal NTB Ikut Konferensi Internasional di Turkey 

Kegiatan International Youth Exchange and Conference (pertukaran dan konferensi pemuda internasional) Chapter Turkey tahun 2023 akan diikuti lima siswa asal NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lima siswa asal NTB, tiga siswa dari MAN 2 Kota Bima dan dua siswa MAN 2 Kota Mataram,  masuk sebagai peserta delegasi International Youth Exchange and Conference (IYEC) Chapter Turkey Tahun 2023.

BACA JUGA: Pemprov NTB Bersemangat Turunkan Stunting

Wagub NTB menerima lima siswa delegasi IYEC di Turki

Kegiatan pertukaran dan konferensi pemuda internasional itu akan diselenggarakan di Turkey pada awal bulan Mei mendatang. 

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengaku bangga atas capaian dan kesempatan yang dimiliki oleh siswa-siswi NTB, yang bisa mewakili dan membawa nama baik daerah di kancah internasional.

“Gunakanlah kesempatan dengan sebaik-baiknya. Karena kesempatanlah yang membuat pengetahuan kita semakin kaya,” ujar Ummi Rohmi saat menerima silaturahmi siswa-siswa delegasi IYEC Chapter Turkey Tahun 2023 di ruang kerjanya, Selasa (28/02/23).

Kepala Dinas Dikbub NTB, Aidy Furqon menjelaskan, Siswa-siswa peserta delegasi IYEC Chapter Turkey Tahun 2023 akan membahas secara resmi berbagai program kegiatan internasional IYEC seperti sosial, pendidikan, kesehatan dan kekerasan pada remaja yang akan dipresentasikan dihadapan peserta delegasi dari berbagai negara lainnya.

BACA JUGA: Taraf Pendsidikan Antar Generasi di NTB Meningkat

Kegiatannya akan dilaksanakan di kota Istanbul pada awal bulan Mei mendatang.

Selain itu para siswa-siswi peserta delegasi akan mendapatkan berbagai akses terbuka di seluruh universitas di kota Istanbul, berkunjung Kedubes RI di Turki dan akses di berbagai situs sejarah dan budaya di Turki. ***

 




Pemprov NTB Bersemangat Turunkan Angka Stunting

Aktif dan berkualitasnya Posyandu Keluarga yang diupayan Pemprov NTB, dapat menyumbang data real, by name by adress

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB sedang semangat-semangatnya atau on fire berupaya menurunkan angka stunting. 

Dan Pemprov NTB mendorong Posyandu Keluarga yang sudah 100 persen ada di Kabupaten dan Kota se-NTB, lebih aktif dan berkualitas.

BACA JUGA: PKK Diajak Perbanyak Gerakan Tangani Stunting

Kata Wagub, Pemprov NTB sedang bersemangat menurunkan angka stunting

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat mengikuti roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten/Kota bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia  (Kemenko PMK) secara daring, di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB, Selasa (28/02/23).

Menurut Ummi Rohmi sapaan Wagub, aktif dan berkualitasnya Posyandu Keluarga yang ada di NTB, dapat menyumbang data real, by name by adress, yang dapat menjadi pintu utama menuntaskan masalah stunting.

“Kami terus berupaya bagaimana membuat posyandu keluarga aktif dan berkualitas,” jelas Ummi Rohmi. 

Upaya tersebut berupa perbaikan berbagai fasilitas yang ada di Posyandu. Seperti timbangan dan pengukur badan yang lebih akurat. Serta, kualitas dan kesejahteraan para Kader di Posyandu terus diperhatikan.

Terkait kemiskinan ekstrim di NTB, Wagub menjelaskan pada Maret Tahun 2022 sebesar 3,29 persen atau 176.003 jiwa. 

Berarti terjadi penurunan angka kemiskinan ekstrem di NTB dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 4,78 persen atau 252.048 jiwa.

Sama seperti upaya menurunkan stunting, data yang tepat dan akurat menjadi kunci penurunan angka Kemiskinan Ekstrim yang ada di NTB, jelas Wagub. 

BACA JUGA: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan dan PMT Anak Stunting

Pemprov NTB akan turun ke Kabupaten dan Kota demi memvalidasi data kemiskinan yang ada. Sehingga penanganan yang diberikan bisa tepat sasaran. ***

 




WSBK Mandalika 2023, Polda Siapkan 2.367 Personel

Persiapan pengamanan WSBK tahun 2023  ditandai Apel Gelar Pasukan Operasi “Satu Mandalika Rinjani 2023” yang diikuti 1.500 personel

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB bersama Polda NTB menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi “Satu Mandalika Rinjani 2023” di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Selasa (28/02/23).

BACA JUGA: NTB Destinasi Wisata Dunia, Transportasi Harus Nyaman dan Aman

apel gelar pasukan diikuti 1500 personel

Penyelenggaraan apel tersebut untuk persiapan keamanan, kenyamanan dan kelancaran Event World Superbike (WSBK) tahun 2023 di Sirkuit Mandalika.

Sekretaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi menghadiri Apel Gelar Pasukan tersebut. 

Apel diikuti 1.500 personel, Polda NTB sendiri siap menerjunkan 2.367 personel untuk operasi yang akan berlangsung selama satu pekan, sejak Tanggal 1 sampai 7 Maret 2023.

“Persiapan pengamanan WSBK tahun 2023  ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi “Satu Mandalika Rinjani 2023”. Apel diikuti 1.500 personel. Sementara operasi akan berlangsung selama satu pekan, sejak Tanggal 1 sampai 7 Maret 2023,” tutur Sekda. 

Dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan dan operasi yang dilakukan, Miq Gite berharap WSBK 2023 dapat berjalan lancar, aman, nyaman dan sukses. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Tandatangani MoU dengan Provinsi Jatim

“Semoga WSBK 2023 berjalan lancar, aman, nyaman dan sukses,” katanya. ***

 

 




NTB Destinasi Wisata Dunia, Transportasi Harus Nyaman dan Aman

Fasilitas transportasi darat di NTB seperti angkutan, terminal dan jalan raya secara umum sudah baik, namun perlu kesadaran masyarakat

MATARAM.LombokJournal.com ~  Makin mantabnya NTB menjadi destinasi wisata dunia, maka konektifitas dan transportasi di destinasi wisata adalah instrumen krusial. 

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat membuka rapat koordinasi (Rakor) angkutan darat Dinas Perhubungan NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (28/02/23). 

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

“NTB sudah menjadi destinasi wisata dunia. Transportasi darat laut dan udara serta konektifitasnya akan meningkatkan kepuasan orang yang berkunjung ke NTB,” ujar Wagub. 

Menurutnya, kondisi ini harus menjadi perhatian dan kerja seluruh pihak, agar infrastruktur transportasi menjadi layanan yang excellent yang meliputi akses, kenyamanan dan keamanan standar. 

Kepala Dinas Perhubungan HL Faozal mengatakan, fasilitas transportasi NTB seperti angkutan, terminal dan jalan raya secara umum sudah baik. 

“Namun manajemen transportasi publik harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat”, ujarnya. 

Ia menekankan, pekerjaan rumah terbesar  adalah angkutan darat dalam provinsi yang bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas. 

Ia menyebut masih banyak yang menggunakan angkutan bak terbuka untuk angkutan orang, kelaikan angkutan publik antar pulau maupun angkutan barang over kapasitas. 

Di sisi lain, pihaknya telah mengelola terminal tipe B di Bima dan Sumbawa dengan fasilitas yang baik. Tinggal terminal Renteng, Tanjung dan pelabuhan Bangsal yang masih harus dilakukan penertiban dan peningkatan fasilitas. 

Begitu pula dengan ruas jalan nasional yang baik masih belum dilengkapi dengan fasilitas rambu keselamatan yang baik. 

Ia menambahkan pula lalu lintas kapal pesiar di Gili Mas juga sudah beraktifitas dengan masuknya enam kapal pesiar tahun ini. 

BACA JUGA: Ekspedisi Rupiah, Distribusi Rupiah ke Wilayah Terpencil

Hadir pula Dirlantas Polda, Jasa Raharja, Organda, PO Damri, Pertamina, ITDC dan perusahaan angkutan.***

 

 




Reses DPR RI, HBK Beri Santuan Anak Yatim Piatu 

Giat reses HBK mendatangi anak yatim piatu, Fatmawati dan adik-adiknya, membiayai pendidikan mereka sampai tamat SMA

MATARAM.LombokJournal.com ~ Memanfaatkan masa reses dengan hadir di tengah-tengah masyarakat, untuk mendengar dan menyerap aspirasi, kemudian dibawa dan diperjuangkannya di gedung parlemen Senayan.

Saat ini, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) tengah beraktifitas di luar gedung DPR RI.

HBK rajin menyambangi dan menjumpai langsung masyarakat pemilihnya hingga ke wilayah-wilayah pelosok di P. Lombok.

BACA JUGA: HBK Dorong NTB Kembangkan Food Estate Sektor Peternakan

Hari Senin (27/2/2023), HBK bersama tim HBK Peduli binaannya, mengunjungi rumah Fatmawati, remaja berumur 14 tahun yang tinggal di Dusun Pelalang, Desa Persiapan Penanggak, Kec.  Batulayar, Kab. Lombok Barat.

Kedatangan HBK untuk memberikan santunan kepada Fatmawati, yatim piatu yang tinggal dengan dua adiknya, Nuraini dan Aizil yang masih belia. Mereka tinggal di sebuah gubuk sederhana, di pinggiran hutan.

HBK bertutur, sesampainya di P. Lombok, ia mendapat laporan dari teman-temannya di HBK Peduli terkait keadaanFatmawati bersama adik-adiknya. 

“Saya putuskan untuk memulai reses kali ini dengan mengunjungi mereka. Sekaligus untuk memberikan bantuan, dan melihat langsung tempat tinggal mereka yang ternyata cukup jauh dari jalur utama Desa Bengkaung,” kata politisi Partai Gerindra ini, Selasa ( 28/02/23)

HBK bersama tim relawan HBK Pedulinya harus melewati jalan panjang dan terjal untuk mencapai rumah tempat tinggal mereka.  Jalan setapak yang membelah hutan, bahkan di beberapa titik cukup curam karena persis di mulut jurang yang cukup dalam.

“Jalan ini mengingatkan saya saat masih bersekolah SD dan SMP dulu di kampung, dimana saya harus berjalan kaki kurang lebih lima kilometeran untuk bersekolah. Luar biasa semangat anak-anak ini,” kata HBK saat berhenti di salah satu air terjun kecil yang membelah jalan. 

BACA JUGA: PKK Diajak Perbanyak Gerakan Tangani Stunting

Sampai di lokasi, tampak senyum dari Fatmawati menyambut kedatangan rombongan HBK. Begitu juga dengan Nuraini dan Aizil yang sedang asyik bermain lato-lato.

“Wwwaah, pintar juga kamu main lato-latonya ya, Bapak juga sewaktu kecil dulu biasa main mainan lato-lato ini,” kata HBK sambil mencoba permainan anak-anak yang sedang viral ini.

Kedatangan HBK untuk memberikan santuan berupa uang tunai, paket sembako, dan perlengkapan sekolah untuk kebutuhan pendidikan mereka.

Politisi Partai Gerindra ini juga menyampaikan, Ia akan membiayai pendidikan mereka sampai tamat di bangku SMA, begitu juga dengan adiknya yang masih menempuh pendidikan di Sekolah Dasar. 

Nantinya setelah mereka lulus, mereka bebas memilih sekolah lanjutannya, dan akan dibiayai sepenuhnya olehnya.

“Saya akan selesaikan biaya pendidikan Fatmawati sampai lulus SMA. Begitu juga dengan adiknya, Nuraini, yang saat ini masih duduk di kelas 5 SD. Kita akan bantu biaya pendidikannya sampai selesai;” kata HBK.

Tim HBK Peduli akan segera mendatangi sekolah mereka masing-masing, untuk mengurus dan menyelesaikan administrasi pembiayaan pendidikannya.

Sedangkan untuk rumah gubuk mereka, HBK berjanji akan segera memberikan bantuan perbaikan atau renovasinya, dengan memasukkan rumah mereka ke dalam penerima bantuan BSPS. 

“Saya perintahkan tim HBK Peduli untuk berkoordinasi dengan pihak terkait, agar rumah anak-anak ini bisa segera diperbaiki,” ungkapnya.

Sebelum berpamitan, HBK berpesan kepada Fatmawati dan kedua adiknya untuk jangan putus sekolah. Dan terus belajar yang tekun, yang rajin, dan yang semangat agar bisa bangkit dan keluar dari kondisi saat ini.

“Fatmawati memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada kita semua, di tengah keterbatasan dan sudah yatim piatu, mereka tetap semangat belajar dan menerima takdir mereka dengan lapang dada, saya tidak sedikitpun melihat kesedihan dari raut muka mereka. Sungguh menakjubkan, dan sangat luar biasa,” kata HBK.

Sambangi Sentra Madu Trigona

 Usai mengunjungi rumah Fatmawati, HBK menyempatkan diri menikmati suasa desa wisata Bengkaung, dan mengunjungi salah satu sentra madu trigona yang dikelola oleh salah satu kader Partai Gerindra, Imamul Azkar.

BACA JUGA: Summit Institute for Development Diminta Integrasikan Data

Saat reses ini HBK beri bantuan untuk mengembangkan kelompok usaha madu trigona

“Masyarakat Desa Bengakaung mampu memanfaatkan potensi wilayahnya dengan pengembangan madu trigona. Dan sudah banyak sekali tempat wisata yang bisa dipilih di sekitaran sini,” ungkap HBK.

Hampir sepanjang jalan, terang HBK, banyak sekali rumah-rumah madu buatan yang sudah berbentuk kelompok-kelompok usaha budidaya madu yang sudah terkenal sampai ke luar NTB.

”Saya mendengar dari Rannya, bahwa Desa Bengkaung sudah menjadi pusat edukasi budidaya madu trigona,” katanya sambil mencicipi jus bipolen yang disuguhkan tuan rumah.

Sebagai komitmen dirinya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dapilnya.

HBK melalui Yayasan HBK Peduli miliknya, akan memberikan bantuan dana sebesar rp. 100 juta untuk mengembangkan kelompok usaha madu trigona ini.

Gelar Reses di Puluhan Titik di P. Lombok

Selain itu, HBK juga menggelar reses di beberapa titik di P. Lombok. Di Kab. Lombok Tengah, HBK mengunjungi langsung beberapa KUBE peternakan kambing yang pada saat reses sebelumnya telah didatanginya.

Saat itu, para peternak kambing di Kab. Lombok Tengah menyampaikan aspirasinya  terkait tambahan kandang dan obat-obatan untuk ternak mereka.

“Alhamdulillah, kami sudah menganggarkan dana sebesar Rp. 200 juta untuk pengembangan peternakan kambing mereka,” jelas HBK.

 HBK juga menegaskan, ini merupakan langkah awal dalam pengembangan konsep dasar food estate terintegrasi yang sering dikampanyekannya selama ini. 

Politisi yang dikenal humble dan dekat dengan masyarakat pemilihnya ini juga mengatakan bahwa KUBE peternakan kambing yang digagas warga Kab. Lombok Tengah ini merupakan bentuk nyata perwujudan swasembada pangan. 

Selain di Kab. Lombok Tengah, HBK juga menggelar pertemuan dengan beberapa tokoh politik, tokoh agama, serta tokoh pemuda di Kota Mataram.

Reses juga dilakukan dengan mengumpulkan dan mengarahkan para pengurus Partai Gerinda se-P. Lombok untuk mendengar aspirasi yang mereka tampung dari konstituennya masing-masing, untuk diperjuangkan secara gotong royong agar bisa berjalan dengan lebih efektif.

BACA JUGA: Provinsi NTB Tandatangani MoU dengan Provinsi Jatim

Beragam aspirasi masyarakat yang diserapnya, akan  menjadi catatan khusus yang akan diteruskannya kepada pemerintah sebagai eksekutif. 

Harus ada sinergitas antara eksekutif dan legislatif dalam penentuan kebijakan sebagai upaya pembangunan yang tepat sasaran bagi masyarakat 

“Karena setiap masa reses itu waktunya tergolong singkat, maka dalam setiap kunjungan, kita akan melaksanakannya secara bergilir, disamping melalui rumah aspirasi” pungkas HBK. (*) 

 

 




Beasiswa AAS,  Penting Koordinasi agar Pelaksanaannya Efektif

Pemprov NTB harapkan hubungan koordinasi Australia Awards Indonesia sebagai pengelola beasiswa 

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB mengharapkan adanya koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan program Beasiswa Australia Awards Scholarship (AAS). 

Karena, Beasiswa AAS sejalan dengan misi NTB Sehat dan Cerdas, yang telah dijalankan dalam Program 1000 Cendikia atau Beasiswa NTB.

BACA JUGA: Beasiswa NTB Cara Buka Dunia, Ini Pesan Bang Zul

 Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB, Dr. Amry Rakhman saat mewakili Gubernur NTB menghadiri dan menjadi keynote speaker pada acara Sosialisasi Beasiswa Australia Awards  Scholarship (AAS). 

Acara tersebut diselenggarakan Dewan Pelaksana Geopark Tambora dan SAMOTA Biosphere Reserve  Pulau Sumbawa, Senin (27/02/23) secara daring. 

“Ini menjadi penting hubungan koordinasi dan hubungan kerjasama antara Australia Awards Indonesia yang menjadi pengelola dari awards ini dengan Pemerintah Provinsi Nusa

Tenggara Barat, agar kita bersama-sama bisa berkolaborasi dan bersinergi di dalam mengefektifkan dan memproduktifikan pelaksanaan dari pemberian beasiswa ini,” ungkapnya. 

BACA JUGA: NTB dan Notthingham University Jalin Kerja Sama

Kepala BRIDA NTB melanjutkan ada dua pengelolaan beasiswa; ada beasiswa yang pembiayaannga dari Pemerintah Provinsi, dan ada yang pembiayaannya berasal dari negara-negara yang menjadi tujuan atau tempat kuliah.

“Australia Awards Scholarship adalah Model kedua dan tentunya ini kita harapkan mulai saat ini dan ke depan, kita bisa lakukan koordinasi dengan sebaik-baiknya koordinasi di dalam perencanaannya, koordinasi di dalam persiapan seleksi nya, koordinasi tentu dalam proses-proses perkuliahannya sampai kepada Monitoring evaluasi dan pelaporan,” tutur Dr. Amry Rakhman. 

BACA JUGA: Pengasuhan Setara, Berdampak Positif Bagi Orang Tua dan Anak

Sehingga, Provinsi Nusa  Tenggara Barat bisa bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi di dalam  mengefektifkan dan memproduktifikan pelaksanaan dari pemberian beasiswa tersebut. ***

 

 




PKK Diajak Perbanyak Gerakan Tangani Stunting

Wagub NTB mengatakan, mulai Maret ASN secara sukarela menyumbang telur, dan peran PKK meyakinkan sumbangan telur itu sampai ke anak stunting

MATARAM.LombokJournal.com ~ Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat diajak perbanyak gerakan dalam menangani stunting.

Hal itu disampaikan  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi Pita Putih Indonesia di ruang kerjanya, Senin (27/02/23).

BACA JUGA: Disabilitas Harus Diberi Ruang dan Dukungan L;ingkungan

Ketua TP PKK akan melakukan gerakan tangani stunting

“Karena kita sudah on the right track, yang harus kita fokuskan sekarang yaitu kualitas yang di desa dan dusun. Dan kuncinya memang kini gerakan, karena hampir semua sudah kita ikhtiarkan,” jelas Wagub NTB.

Saat ini yang dibutuhkan bagaimana Kabupaten sampai Desa dusun satu irama. Pertama, pemberian tablet tambah darah, itu sudah ada program nya, program untuk SMA SMK dan ibu hamil.

Kedua, program bakti stunting yang mana menggerakkan anak-anak SMA SMK SLB ini untuk menyumbangkan telur seikhlasnya.

Diharapkan Pemprov NTB mulai Maret ini melakukan gerakan dari ASN secara sukarela menyumbang, koordinasi dengan OPD masing-masing seikhlasnya yang penting konsisten. Tidak ada paksaan.

Gerakan sumbang telur ini butuh pengawasan, melalui Dinas Kesehatan kemudian Kepala Puskesmas menyalurkan ke Posyandu hingga kader. Disinilah peran PKK, bisa membantu meyakinkan sumbangan telur itu sampai ke anak stunting.

“Sekarang posyandu itu menjadi sesuatu yang dipentingkan, orang mulai senang datang ke posyandu, mulai merasa dengan mengaktifkan posyandu begitu banyak yang terbantukan . Sekarang tinggal teknisnya saja kasi penambah darah, telur dan edukasi, sekali lagi kuncinya itu komitmen,” tegas Ummi Rohmi 

Kini yang harus dilakukan juga bagaimana meyakinkan pendamping desa, menyiapkan peralatan standar posyandu, seperti timbangan elektrik. Kemudian training kader secara besar, PMT dan Pokjanal berbasis desa. 

Sehingga dengan intervensi yang benar, posyandu dan kader aktif, stunting tidak perlu dibuat stress, asalkan sistem sudah berjalan baik. 

Sementara itu Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah juga menyampaikan, gerakan seperti ini memang harus didorong sehingga menyempurnakan program-program yang sudah berjalan. Koordinasi dan sinergi sangat dibutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri juga menyebutkan kini faktor terbesar setelah mengintervensi ada di ibu hamil, Jadi harus terbebas dari anemia dan ibu hamil harus sehat.

BACA JUGA: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan dan PMT Anak Stunting

“Kontribusi ibu hamil tidak anemia adalah untuk mencegah anak stunting,” katanya.

Selain protein hewani seperti telur harus dijaga agar benar-benar sampai ke anak stunting yang harus dijaga ketat, intervensi lingkungan yang sehat juga sangat berpengaruh signifikan terhadap kesehatan. ***

 

 




Provinsi NTB Tandatangani MoU dengan Provinsi JATIM

Mempertemukan komunitas bisnis akan menghasilkan buah manis untuk ekonomi Provinsi NTB dan Provinsi Jatim

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Penandatanganan itu  dalam Misi Dagang dan Investasi yang bertajuk “Meningkatkan Jejaring Konektivitas Antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi NTB”,  di Hotel Lombok Raya, Senin (28/02/23).

BACA JUGA: Sekda NTB Sambut Kedatangan Gubernur Jatim

11 OPD Provinsi NTB dan Jatim menandatangani Perjanjian Kerjasama

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hadir dan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB.

“Mempertemukan komunitas bisnis selalu menghasilkan buah yang manis untuk ekonomi kedua Provinsi yang kita cintai. Kami akan membantu semaksimal mungkin untuk rekan-rekan yang hadir untuk investasi di NTB,” tutur Bang Zul.

Bang Zul sapaan akrabnya mengajak Jatim untuk saling berbagi ilmu mengajari NTB untuk mengolah, menambah nilai dan meningkatkan kapasitas.

“Kita punya kekayaan dalam komoditas tradisional, ajar kami untuk mengolah, menambah nilai dan meningkatkan kapasitas, sehingga para pengusaha NTB akan maju dan pengusaha jatim akan lebih besar di masa yang akan datang,” ungkapnya.

BACA JUGA: Stunting Punya Keterkaitan dengan Berdayanya Perempuan

Sebanyak 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya:

  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur-Dinas Perindustrian Provinsi NTB dan Dinas Perdagangan Provinsi NTB 
  • Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur-Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat 
  • Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat-Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur-Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Barat, 
  • Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur-Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB, 
  • Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jatim – Badan Kepegawaian Daerah Prov. Nusa Tenggara Barat.
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur-Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, 
  • Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur-Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat, 
  • Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur-Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat 
  • Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Timur-Biro Organisasi Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat. ***

BACA JUGA: Porprov NTB XI Ditutup, Kota Mataram Juara Umum

 




Aksi Solidaritas Sosial dan Kemanusiaan Rachmat Hidayat 

Rachmat Hidayat melakukan aksi menyiram bantuan di Loteng, dari bantuan Kubah Masjid, bantuan UMKM  hingga bagi kursi roda

LOTENG.LombokJournal.com ~ Roadshow Pemberian Bantuan Sosial dan Kemanusiaan dilakukan Anggota DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan, H. Rachmat Hidayat  

Kini giliran masyarakat Lombok Tengah disiram  berbagai macam paket Bantuan Sosial dan Kemanusiaan.

Mulai bantuan Kubah Masjid, Pembangunan Gedung Serba Guna Kantor Desa, rabat jalan desa, bantuan kendaraan operasional untuk Tulus Angen Community,  RKB Ponpes, 50 unit RTLH , Hand Traktor, bantuan UMKM hingga bagi Kursi Roda untuk Disabilitas. 

BACA JUGA: Porprov NTB XI Ditutup, Kota Mataram Juara Umum

Rachmat Hidayat membagi bantuan mulai bantuan UMKM hingga kursi roda

Di hadapan unsur perangkat desa dan masyarakat, Rachmat Hidayat menyerahkan bantuan kubah masjid Darussalam senilai 278 juta, yang bersumber dari Dana Aspirasinya bekerjasama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji ( BPKH ), di dusun Dasan Makmur,  Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Sabtu (25/02/23). 

“Untuk tehnis pengerjaannya bantuan kubah masjid ini akan ditangani oleh NU Care – LazisNU. Silahkan nanti dari BPKH berkoordinasi dengan pihak desa atau kadus. Dari DPR RI akan melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan program tersebut berjalan baik,” kata Rachmat Hidayat. 

Di Forum Resesnya ini ia mempermaklumkan untuk Pemilihan Legislatif 2024 mendatang, Ruslan Turmuzi diperintahkan pindah Dapil ke Utara. 

Menurut Rachmat,  Ruslan Turmuzi sudah 25 tahun di Dapil Selatan Lombok Tengah, dan sudah ratusan milyard yang dikeluarkan Ruslan Turmuzi untuk memberdayakan dapilnya. 

“Untuk Pileg 2024 mendatang, Ruslan Turmuzi akan maju jadi caleg Propinsi dari dapil Utara, agar masyarakat dapil utara lombok tengah bisa diberdayakan dan dibantu oleh Ruslan Turmuzi malalui program aspirasinya maupun program bantuan sosial lainnya,” kata Rachmat. 

Diinformasikan, untuk program Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) tahun 2023 ini akan mengalokasikan 50 Unit RTLH untuk Masyarakat Lombok tengah. 

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

“Dari 50 unit RTLH untuk Loteng, 25 Unit RTLH saya alokasikan untuk masyarakat dusun dasan makmur ditempat kita berpijak ini,” tegas Rachmat yang disambut tepuk tangan meriah warga yang hadir. 

Rachmat juga menjanjikan, dalam waktu dekat siap membangunkan gedung serba guna di Kantor Desa Aik Darek, agar bisa dipakai  berbagai keperluan warga desa nantinya. 

“Saya siap bangunkan Gedung Serba Guna di kantor desa Aik Berik , asal bangunannya di cat warna merah dan bantuan UMKM untuk pedagang kecil,” kata Rachmat yang disambut anggukan Kepala Kades Aik Darek, Abdur Rasid.

Sementara itu tanya sesi tanya jawab ada beberapa warga dan perangkat desa yang antusias mengajukan pertanyaan dan permohonan bantuan untuk pemberdayaan. 

Kepala Desa Aik Darek, Abdur Rasid melaporkan, Anggota DPRD NTB dari PDI Perjuangan, Ruslan Turmuzi sudah memberikan bantuan dana tunai untuk rambat jalan sepanjang 200 meter.

“Meskipun baru kenal dengan beliau, tapi Bapak Ruslan Turmuzi langsung bertindak tanpa banyak bicara untuk membantu warga desa Aik Berik,” ucap Abdur Rasid.

Ia minta maaf karena warga yang hadir di acara reses terhalang oleh hujan, meskipun faktanya warga yang hadir ratusan orang. 

Sementara Ketua Yayasan Islahul Anam, Haji Basirah mengutarakan, sejak dari dulu warga Desa Aik Berik welcome kepada siapapun yang datang di desa ini. 

Karena itu pada Pemilu 2019 kemarin, pilihan masyarakat Desa Aik Berik bersifat majemuk. Haji Basirah mengakui PDI Perjuangan di desa Aik Berik terlihat asing. 

“Kami baru tahu saat ini kalau PDIP ada wakilnya di DPRD Kabupaten,” imbuhnya.

Haji Basirah kemudian menginformasikan proses belajar mengajar di Yayasan Islahul Anam yang terkait dengan sarana dan prasarana praktek lapangan. 

“Kami mohon bisa dibantu untuk hand traktor  agar bisa pakai praktek lapangan oleh siswa,” pinta H. Basirah. 

Terhadap permintaan H. Besirah tersebut, Rachmat Hidayat langsung telpon untuk di adakan bantuan hand traktor agar bisa segera untuk praktek.

“Dalam waktu dekat ini hand traktor segera dikirim ke Yayasan Iskahul Anam,” ujar Rachmat. 

Sementara itu, Kelompok Pemuda Kreatif yang di wakili oleh Bajang Toni dari Tulus Angen Community menginformasi, saat ini lembaga nirlaba yang ia pimpin sudah melakukan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan secara mandiri, dengan cara menggalang dana masyarakat melalui Medsos. 

BACA JUGA: Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Eupiah ke Wilayah Terpencil

“Yayasan Tulus Angen Community saat ini sudah membangun 20 Rumah layak huni di Lombok Tengah dan 2 di lombok barat yang diperuntuk untuk kaum miskin, yatim piatu, difabel maupun kebutuhan khusus lain,” ucap Bajang Toni. 

Mendengar paparan kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh Yayasan Tulus Angen tersebut, Rachmat Hidayat langsung menjanjikan bantuan  kendaraan operasional yang bersumber dana aspirasinya. 

“Apa yang dilakukan Yayasan Tulus Angen membantu sesamanya patut diapreasi dan di atensi agar semangat kesetiakawanan sosial dan gotong royong tetap terjaga,” tutur Rachmat Hidayat. 

Ditempat yang sama Rachmat Hidayat juga memberikan bantuan kursi roda untuk penderita disabilitas dari Desa Karang Sidemen, Lombok tengah atasnama Herjan. 

Lelaki yang beralamat di Desa Karang Sidemen Bawak itu nampak berbahagia menerima sumbangan kursi roda dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat. 

“Terima Kasih Bapak Rachmat Hidayat. Saya sudah puluhan tahun memimpikan dapat kursi roda ini agar hidup saya lebih berarti,” ujar Herjan dengan ekspresi wajah berseri-seri

Di akhir acara seremonial penyerahan bantuan aspirasi, Rachmat meminta Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah, Suhaimi untuk memberikan tauziah dan pemcerahan kepada warga desa yang hadir. 

Menurut Suhaimi, hari ini orang baik mulai hilang. Masyarakat pun mulai skeptis bahwa masih ada orang baik, apalagi didalam politik. 

Nah di tengah semakin menipisnya  jumlah orang baik,masih ada manusia bernama H. Rachmat Hidayat, sudah 40 tahun jadi anggota DPR, konsisten. Al Istiqomah Khairun min Alfi karomah,  konsisten lebih baik dari seribu kemuliaan.

“Sebagai pilihan berdasarkan track record dan kapasitas yang telah telah teruji, tentu H Rachmat Hidayat adalah pilihan yang sangat logik, rasional dan benar,” kata Suhaimi. 

Selanjutnya Suhaimi mengatakan Al insanu Abdul Ihsan, manusia itu adalah budak kebaikan. Sudah fitrah manusia untuk patuh, tunduk memperbudak diri,kepada siapa yang baik kepadanya. 

Karena itu bila anda ingin memimpin orang banyak, tidak cukup cuma menjadi shaleh dan pintar,tapi juga harus baik.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Apresiasi Atlet Porprov dari Kota Mataram

“Sosok H. Rahmat Hidayat adalah contoh nyata tentang ini. Sekalipun tidak banyak spanduk dan  baliho, tidak pernah transaksional vulgar ketika pemilu. Tapi karena dia baik dan  Istiqomah melakukan itu, terbukti sudah 40 tahun dia menjadi anggota DPR. Al insanu Abdul Ihsan,” kata Suhaimi disambut tepukan meriah hadirin. (*)