Kominfotik NTB-Jatim Perkuat Keamanan Cyber

Kepala Dinas Kominfotik NTB melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur (Jatim) menindaklanjuti MoU yang pernah ditandatangani 

SURABAYA.LombokJournal.com ~ Baru-baru ini Pemerintah Provinsi NTB melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Jawa Timur terkait  Misi Dagang dan Investasi. 

BACA JUGA: WSBK Mandalika 2023 Ditonton 59 Ribu Orang

Kunker Kominfotik NTB ke Jatim antara lain membicarakan keamanan cyber

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kominfotik NTB melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kominfo Jawa Timur. Selasa (07/03/23).

Kedatangan Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin beserta jajarannya. 

Salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah masalah keamanan dan serangan cyber yang baru beberapa waktu terjadi di salah satu website resmi Pemprov Jatim.

Selain itu pula, dipaparkan beberapa regulasi yang sudah ada di Pemprov Jatim dalam memperkuat tata kelola SPBE

Dinas Kominfo Jatim berencana mengikuti jejak Dinas Kominfotik NTB untuk pembentukan UPTD seperti yang sudah terbentuk di Provinsi NTB. 

“Ini bukan pertemuan untuk membanding-bandingkan antara NTB dan Jatim, tapi kita belajar praktik baik yang sudah dilakukan oleh masing-masing, agar dapat melakukan yg terbaik di daerah kita. Provinsi NTB harus lebih banyak belajar dengan Jawa Timur,” ungkap Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy. 

BACA JUGA: Mahasiswa NTB Memulai Hidup di Warsawa, Polandia

Selain mengunjungi Dinas Kominfo Jawa Timur, Kepala Dinas Kominfotik NTB juga mengunjungi Command Center Dinas Kominfo Jawa Timur. Ke depan, Najamamuddin berharap seluruh Kominfo di Kabupaten dan Kota di NTB bisa menyatulan pemahaman untuk pelayanan publik yang lebih baik.***

 

 




Sumbangan Kursi Roda untuk Janda Tua dan Manula Lumpuh

Selain sumbangan kursi Janda tua dan Manula lumpuh di tiga dusun Desa Bagikpapan, Lotim, Rachmat Hidayat juga bantu operasi katarak Imam Masjid 

LOTIM.LombokJournal.com ~ Sumbangan kursi roda kembali dibagikan Rachmat Hidayat untuk janda tua dan manula lumpuh, warga dusun Bagikpapan, Bampak, dan Dasan Imba di Desa Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Selasa (07/03/23). 

Dalam melakukan aksi kemanusiaan, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, H Rachmat Hidayat didampingi sejumlah politisi PDI Perjuangan, seperti Hakam Ali Niazi, Mamiq Lukman yang merupakan mantan Ketua DPC PDIP Lombok Timur.

BACA JUGA: Kado Istimewa Eachmat Hidayat untuk Lombok Tengah dan Lombok Utara

Rachmad Hidayat memberio sumbangan kursi roda untuk janda
Bertemu imam masjid

Selain itu hadir pula Bhabinkamtibmas Polsek Pringgabaya Bripta Agus Salim.

Rachmat bergegas menuju kediaman Inaq Humaeni, salah seorang warga yang sudah menderita Lumpuh empat tahun terakhir.

Inaq Humaeni menurut penuturan warga setempat adalah cucu dari Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi. 

Rumahnya pun hanya berjarak puluhan meter dari rumah lama H Rumaksi. Inaq Humaeni juga baru sebulan ini ditinggal sang suami yang menghadap Sang Pencipta.

Saat Rachmat menyerahkan kursi roda, Inaq Humaeni tak kuasa menahan tangis haru. Bripka Agus Salim pun terlihat berkali-kali berusaha menenangkannya. Hal yang sama dilakukan anak-anaknya. 

“Catat ya, Inaq Humaeni ini cucunya Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi yang tinggal di Dusun Bagik Papan,” kata Rachmat Hidayat di sela-sela penyerahan bantuan kursi roda tersebut.

Pada saat yang sama, Rachmat juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada Inaq Humaeni.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini menambahkan, aksi kemanusiaan bagi kursi roda tersebut dilakukan dirinya bekerja sama dengan Kementerian Sosial. 

Rachmat mendapat informasi adanya warga yang membutuhkan bantuan kursi roda di Desa Bagik Papan dari Bripka Agus Salim. Rupanya, di desa tersebut, jumlah penyandang disabilitas dan orang tua lumpuh cukup signifikan.

BACA JUGA: Gubernur Bang Zul Ajak Warga Sumbawa Tetap Bersemangat

“Beberapa hari lalu saya menghubungi Bripka Agus Salim minta diberitahu tempat warga yang difabel dan menderita lumpuh agar bisa dibantu kursi roda di wilayah Lombok Timur,” ungkap Rachmat. 

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Agus menjelaskan, berdasarkan data lapangan,setidaknya ada sekitar 1.300 warga yang menderita lumpuh layu di seluruh Lombok Timur. Sementara mereka yang menderia lumpuh karena penyakit dan kecelakaan jumlahnya tidak terhitung.

Bripka Agus bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Lombok Timur dari tahun 2014 hingga sekarang. 

“Sebab jumlahnya jauh lebih banyak,” tutur Agus Salim, yang kerap membantu masyarakat yang kurang mampu ini.

Sementara itu Sekretaris Desa Bagik Papan Muhammad Jaelani menyampaikan terima kasih kepada Rachmat Hidayat atas bantuan kursi roda untuk warganya. 

“Jika diperkenankan, mohon kiranya Bapak Rachmat Hidayat bisa membantu warga Bagik Papan lainnya,” pinta Jaelani. 

Menanggapi hal tersebut, Rachmat meminta Kepala Desa dan Kepala Dusun di desa tersebut untuk mendata warganya yang tidak mampu dan tidak memiliki rumah layak huni. Agar dimaksukkan dalam program pemugaran rumah tidak layak huni yang menjadi bagian dari aspirasinya sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI.

“Tolong didata warganya yang belum punya rumah agar bisa saya masukkan lewat program pemugaran RTLH,” kata politisi berambut perak ini. 

Dari rumah Inaq Humaeini, dengan dipandu Bripka Agus, Rachmat bergerak menuju Dusun Bampak untuk menyerahkan kursi roda kedua. 

Di sana, Rachmat mengunjungi Inaq Sahuri yang juga sudah empat tahun menderita lumpuh. Rachmat disambut penuh kekeluargaan oleh anak-anak Inaq Sahuri. 

“Kami sangat bersyukur Bapak Rachmat Hidayat memberi sumbangan kursi roda buat ibu kami,” ujar salah satu putri Inaq Sahuri. 

Matanya terlihat sembab karena haru. Tak kuasa ia menahan bulir-bulir air matanya yang akhirnya jatuh.

Kepada Inaq Sahuri, selain kursi roda, Rachmat juga tampak memberikan sumbangan uang tunai. Untuk digunakan membeli bahan makanan pokok yang kaya nutrisi. 

“Semoga lekas sembuh ya ibunya,” imbuh Rachmat sembari memberikan salam hormat kepada Bripka Agus Salim, sudah dibawa ke rumah Inaq Sahuri.

Alasan Rachmat memberikan hormat sebagai apresiasi lantaran Bripka Agus kerap terlibat membantu masyarakat tidak mampu dengan berbagai aksi kemanusiaannya. 

BACA JUGA: Menparekraf Sandiaga Uno Naik Jaran Kamput

“Bripka Agus Salim ini contoh teladan Polisi yang humanis yang berempati terhadap masyarakat miskin lewat aksi nyata kemanusiaan,” kata Rachmat. 

Bantu Operasi Katarak

Saat menyerahkan bantuan kursi roda untuk Inaq Lis di Dusun Dasan Imba, Desa Bagik Papan, Rachmat tampak terkejut saat di depannya melintas seorang warga berjalan menggunakan tongkat menuju masjid. 

Warga tersebut bernama Amaq Maskur Hadi, seorang imam masjid di Dusun Dasan Imba. Dia menderita katarak, sehingga penglihatannya terganggu.

“Pak Kadus, saya minta datanya Amaq Maskur Hadi untuk syarat operasi katarak. Untuk biaya dan lain-lain, saya yang menanggung,” ujar Rachmat kepada Kepala Dusun Dasan Imba. 

Mendapati dirinya akan mendapat bantuan untuk operasi katarak, Maskur Hadi menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung kepada Rachmat. 

Pada kesempatan tersebut, Rachmat menekankan kembali agar Kadus-Kadus di Bagik Papan mendata warga yang tidak mampu, kaum difabel, maupun yang menderita lumpuh.

Agar bisa dibantu lewat program aspirasinya yang bekerja sama dengan Kemensos maupun kemetrian lain yang menjadi mitra kerja Komisi VIII DPR RI tempat Rachmat berkhdimat.

Dalam kesempatan tersebut, Kadus Bagik Papan Daya Kasri menyampaikan secara langsung kalau di wilayahnya terdapat dua orang penyandang disabilitas dan empat orang yang kini menderita lumpuh.

BACA JUGA: Mahasiswa NTB Memulai Hidup di Poldandia, Warsawa

Atas informasi tersebut, Rachmat berjanji dalam waktu dekat akan mengirim Tim Aksi Kemanusiaan bentukannya untuk membawakan aneka bantuan sosial untuk warga Lombok Timur. (*)

 

 




Mahasiswa NTB Memulai Hidup di Warsawa, Polandia

Kuliah di luar negeri tentu sangat menarik bagi mahasiswa, tapi sekaligus penuh tantangan hidup di negeri orang

Iwa Gandiwa Dhiras – ASN Pemprov NTB dan Awardee Beasiswa NTB

WARSAWA.LombokJournal.com ~ Ini cerita tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah menuntut ilmu di negeri orang. Ini seperti mimpi yang tak terduga, tapi nyata. Sebagai ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat, saya tak pernah menduga bisa belajar di Warsawa. Mengalami pengalaman baru penuh tantangan, tapi menyenangkan.

 Pada 16 Oktober 2022, saya memulai kehidupan baru di Kota Warsawa, Polandia. Berbeda dengan hari-hari sebagai ASN di Pemprov NTB, saya sekarang menjadi mahasiswa S2 Fakultas Sosiologi di Collegium Civitas dengan konsentrasi Manajemen Media Sosial (Medson). Ini studi yang menarik. 

Alhamdulillah, mimpi saya untuk melanjutkan pendidikan S2 ini terwujud karena lulus seleksi Beasiswa NTB. Sebuah program dari Pemerintah Provinsi NTB yang tujuan besarnya adalah untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan juga daya saing anak-anak muda NTB. 

BACA JUGA: Lima Siswa asal NTB Ikut Konferensi Internasional di Turkey

Kuliah di luar negeri itu memang menarik tapi juga menantang dalam waktu yang bersamaan. Menarik karena kita jadi punya pengalaman dan koneksi internasional. Belajar dan hidup di luar negeri tidak akan melupakan kampung halaman, sebaliknya bahkan menambah rasa cinta pada negeri sendiri. Makin kuat kerinduan pada kampung halaman, makin dalam kecintaan pada negeri sendiri yang indah dan masyarakatnya yang selalu hangat bertegur sapa.

Saya sedang menuntut ilmu, karena itu sangat beruntung punya kesempatan bertukar pikiran dan menimba ilmu dari dosen-dosen yang tidak hanya terkenal di civitas akademika di Polandia. Mereka juga punya pengalaman di perusahaan-perusahaan besar seperti Disney, Fox dan Starbucks. Nah, wawasan pun berkembang.  

Dan bagian menantangnya adalah menjalani keseharian yang amat sangat berbeda dari kehidupan sebelumnya. Saya tinggal di distrik Zoliborz. Jarak ke kampus saya yang terletak di Centrum, sebutan untuk pusat kota Warsawa, sekitar 5-6 km. Sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan jarak rumah saya ke tempat kerja saya di Mataram. Yang sangat berbeda adalah mobilitasnya. 

Tantangan bagi mahasiswa di negeri orang
Menunggu kereta bawah tanah

Kalau di Mataram saya bisa menggunakan kendaraan pribadi, disini kita “dipaksa” untuk terbiasa dengan angkutan umum. Seperti bus, tram dan metro atau kereta bawah tanah. Ini juga memberi pengalaman menarik, bisa berinteraksi dengan penduduk setempat. 

Tentu saja, di Waesawa jangan bayangkan kita mudah bertegur sapa seperti di negeri sendiri. Di negeri sendiri betapa mudahnya orang bertegur sapa, bersakap-cakap dan tiap orang tidak sulit melempar senyum. Di Warsawa untuk bisa ngobrol dengan orang yang baru kita kenal, harus bekerja keras  

BACA JUGA: Event WSBK Mandalika 2023 Ditonton 59 Ribu Orang

Sehari-hari saya berangkat kuliah dimulai dengan berjalan kaki ke halte bus, yang terletak sekitar 200 meter dari tempat saya tinggal. Di halte, saya menunggu bus dengan nomor 157, 181 atau 185 untuk nantinya mengantarkan saya ke stasiun metro. 

Bus-bus ini biasanya datang setiap 15-20 menit sekali. Setelah naik bus, saya turun di halte bus stop ke 3 yaitu di depan stasiun metro Plac Wilsona. Di stasiun metro ini saya akan naik kereta jurusan Kabaty.

Jika tidak ada kendala teknis, metro akan datang sekitar 3 menit sekali. Di metro ini, saya akan turun di stasiun Centrum yang lokasinya tepat di depan kampus saya.

Bagi saya pribadi, pengalaman ini sangat menantang karena kita seperti diatur oleh waktu. Setiap perjalanan harus benar-benar dipikirkan jarak dan waktunya karena kita sangat bergantung dengan transportasi umum yang punya waktu-waktu tertentu.  

Tidak seperti di Mataram yang semua tempat bisa diakses mudah dan cepat karena punya kendaraan sendiri. Inilah tantangannya, beradaptasi dengan ritme hidup baru. Butuh waktu beberapa minggu bagi saya untuk menyesuaikan diri. Untungnya saya punya modal aplikasi “Jakdojade” yang berfungsi untuk menjadi petunjuk jalan dan memperlihatkan jadwal dan rute transportasi umum di Polandia. 

Soal transportasi umum ini, ada untungnya sebagai mahasiswa. Dengan bantuan kartu mahasiswa dari kampus, saya mendapat diskon 50 persen tarif transportasi umum. Lumayan, hidup berhemat di negeri orang.

BACA JUGA: Bautista Tak Terbendung, Menjuarai WSBK Indonesian Round 2023

Menyesuaikan diri di kehidupan yang baru memang tidak mudah, ada tantangannya. Kita butuh kesabaran dan waktu agar bisa terbiasa dengan pola-pola hidup yang tidak pernah kita temui sebelumnya. 

Jika kita punya kekuatan dan keinginan untuk melalui ini semua, Insyaa Allah karakter untuk bertahan hidup akan semakin kuat, serta pintu untuk pengalaman baru akan makin terbuka lebar. ***

 




Donor Darah Rayakan HUT Satpol PP NTB dan Satlinmas

Selain aksi donor darah, Satpol PP NTB juga menggelar pasar rakyat untuk menymabut bulan puasa

MATARAM.LombokJournal.com ~ Aksi donor darah dan pasar rakyat diselenggarakan untuk merayakan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP ke -73 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke 61 tahun, di Kantor Satpol PP NTB, Selasa (07/03/23).

BACA JUGA: Gubernur Bang Zul Ajak Warga Sumbawa Tetap Bersemangat

Aksi donor darah meriahkan HUT Satpol PP dn Satlinmas

Kepala Satuan Pol PP NTB, H.Yusron Hadi mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk wujud kontribusi dari Satpol PP menunjang program pemerintah untuk tetap menghadirkan kebutuhan pokok yang memadai di masyarakat.

“Sebentar lagi juga kita akan melaksanakan ibadah puasa, yang biasanya harga kebutuhan pokok juga naik, kita dorong supaya harga kebutuhan pokok dapat terkendali,” tutur Kasat Pol PP.

Sebanyak 11 stand meramaikan pasar rakyat, di antaranya menjual bahan pokok seperti beras, telur, minayk goreng, gula pasir, tepung terigo dan lain sebagainya.

“Terima kasih kepada Pemerintah karena sudah mengadakan pasar murah, sehingga kami menyambut bulan puasa dengan bahan pokok yang lengkap,” tutur Ibu Rohaniah dari Dasan Agung.

BACA JUGA: Sampah Sirkuit WSBK Ditangani 1.183 Personil Kebersihan

Aksi donor darah menargetkan 150 orang lingkup Pemprov NTB, yang diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat. ***

 

 




Gubernur Bang Zul Ajak Warga Sumbawa Tetap Bersemangat

Menjaga keharmonisan hubuga dengan masyarakat, Gubernur Bang Zul memenuhi undangan menghadiri tablig akbar 

MATARAM.LombokJornal.com ~  Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah ke Pulau Sumbawa membawa energi energi untuk bersemangat melakukan perubahan menuju kesejahteraan. 

BACA JUGA: Pariwisata NTB ke Depan Makin Dikenal Dunia

Gubernur Bang Zul dalam tabligh akabar di Sumbawa

Mengunjugi ke berbagai daerah di Pulau Sumbawa, Bang Zul langsung menyapa, bertatap muka dan berdialog dengan masyarakat. 

Menurutnya, masyarakat Sumbawa selalu antusias bila dikunjungi.

“Masyarakat kita selalu senang dan bahagia kalau disapa dan didatangi. Terima kasih atas undangan dan sambutannya yang luar biasa,” ucap Gubernur Bang Zul di Masjid Raya Ropang, Kecamatan Ropang, Sumbawa, Senin (06/03/23). 

Kecamatan Ropang adalah satu dari beberapa tujuan kunker Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB. 

Ia memenuhi undangan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Dewan Masjid setempat sebelum menyapa masyarakat Lantung dan Desa Kabuyet Langam. 

Bang Zul kerap mengujugi masyarakat untuk menjaga keharmonisan hubungan mayarakat dan pemimpin. Tentu saja juga mengobati kerinduan masyarakat kecil untuk bertemu Pemerintah Provinsi dan menyampaikan keluhan dan kesulitan di tempat mereka. 

BACA JUGA: UMKM Perlu Didorong untuk Kembangkan Produk Ekspor

Dalam kunjungan kerja di Sumbawa tersebut, NTB didampingi sejumlah kepala OPD dan beberapa pejabat lingkup Pemkab Sumbawa. ***

 

 




Sampah Sirkuit WSBK, Ditangani 1.183 Personil Kebersihan 

Selain bekerja sama dengan PT. Semasa, waste management atau pengelolaan sampah di event WSBK 2023 juga melibatkan Bank Sampah sekitar Mandalika

LOTENG.LombokJournal.com ~ Sebanyak 1.183 tenaga kebersihan terlibat untuk menangani kebersihan sampah di kawasan sirkuit Mandalika, setelah gelaran World Superbike (WSBK) 2023 usai.

BACA JUGA: Menparekraf Sandiaga Uno Naik Jaran Kaput

Sebanyak 7,5 ton sampah harus dibersihkan usai evebt WSBK 2023

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, Julmansyah, S.Hut., M.A. mengatakan, waste management pada Event WSBK dari tanggal 03-05 Maret bekerja sama dengan PT. Semasa.

“Waste management bersama PT. Semasa mengerahkan sebanyak 1.183 tenaga dan 16 armada selama perhelatan WSBK,” tutur Kadis LHK, Minggu (05/03/23).

Ia juga menambahkan, seluruh sampah pada event WSBK terkumpul sebanyak 7,5 ton dan residu sebanyak 19 persen. 

“Total sampah dari hari pertama sampai sore jam 4 di hari ketiga terkumpul sekitar 7,5 ton dengan residu 19 persen,” tuturnya. 

Selain itu, waste management juga melibatkan Bank Sampah sekitar Mandalika, seperti Bank Sampah Putri Nyale, BSF Sengkol dan Bank Sampah Pengengat Lombok Tengah. ***

BACA JUGA: Pertunjukan Kolosal INEN GUMI Meriahkan WSBK 2023 

 




Kado Istimewa Rachmat Hidayat untuk Loteng dan KLU

Penuntasan 49 RTLH dan RKB Ponpes merupakan kado spesial dari Rachmat Hidayat untuk warga KLU dan Lombok Tengah

KLU.LombokJournal.com ~ Rachmat Hidayat, memberikan Kado spesial untuk masyarakat di Pulau Lombok. 

Kali ini, Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan ini menuntaskan pemugaran 49 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk Pondok Pesantren di Lombok Utara dan Lombok Tengah.

“Bantuan-bantuan dari program aspirasi saya sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI ini semata-mata didasari oleh aspek sosial kemanusiaan, agar masyarakat tidak mampu memiliki rumah layak tinggal,” kata Rachmat Hidayat .

BACA JUGA: Aksi Solidaritas Sosial dan Kemanusiaan Rachmat Hidayat

Rachmat Hidayat menyampaikan kado spesial untuk Ponpes di KLU

Ia menyampaikan itu di sela-sela meninjau salah satu RTLH yang telah tuntas dipugar di Lombok Tengah dan Lombok Utara, sepanjang akhir pekan lalu.

Di Lombok Tengah, peninjauan antara lain dilakukan di Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur. 

Menurut Rachmat, membantu masyarakat tidak mampu agar memiliki rumah layak huni merupakan komitmennya yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial maupun Badan Pengelola Keuangan Haji.

Angka warga tidak mampu sendiri di NTB memang masih mencapai 746 ribu jiwa.

Khusus di Pulau Lombok yang menjadi Daerah Pemilihan Rachmat Hidayat, data BPS NTB menyebutkan, pada 2021 jumlah penduduk miskin di Pulau Seribu Masjid sebanyak 524.170 jiwa. 

Jumlah terbanyak ada di Lombok Timur dengan 180.840 warga miskin. Disusul Lombok Tengah dengan 131.940 jiwa. Lalu Lombok Barat dengan 105.240 jiwa. Lombok Utara 61.700 jiwa, dan Kota Mataram dengan 44.450 jiwa.

Sebanyak 49 RTLH yang dipugar melalui program aspirasi Rachmat diperuntukkan untuk Lombok Utara sebanyak 20 unit, ditambah dengan Pembangunan RKB untuk MTs Malaka dan Ponpes Nurul Yaqin Malaka Kabupaten Lombok Utara. 

BACA JUGA: Menparekraf Sandiaga Uno Naik  Jaran Kaput

Di Lombok Tengah, terdapat 29 unit untuk masyarakat tidak mampu di wilayah Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur. 

Di Semoyang, saat meninjau rumah-rumah yang sudah selesai dipugar tersebut, Rachmat disambut ratusan warga dari dua desa, yakni Desa Semoyang dan Desa Marong. 

Mereka datang sebagian besar mengenakan kaos berwarna merah. Rachmat dan rombongan bahkan dielu-elukan warga desa sepanjang jalan masuk menuju lokasi RTLH yang selesai dibangun tersebut. 

Tampak hadir beberapa Pengurus dan Anggota Legislatif dari PDI Perjuangan antara lain, H Ruslan Turmuzi, anggota DPRD NTB yang juga Caleg DPRD NTB dari Lombok Tenah Dapil Utara pada Pemilu 2024. 

Ada pula Ketua DPC PDIP Lombok Tengah yang juga Legislator DPRD Loteng, Suhaimi. Pada Pemilu 2024, Suhaimi mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD NTB dari dapil Lombok Tengah bagian Selatan. 

Hadir juga caleg dapil 3 Praya Timur Haji Senirah yang akrab disapa masyarakat dengan nama Kasiron. Juga hadir Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur yang juga Caleg dapil II yakni Ahmad Amrullah.

Dari kelompok masyarakat, hadir puluhan anggota P3A (Persatuan Petani Pengguna Air), Petugas Program Keluarga Harapan (PKH ), serta sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa dan kepala dusun di lingkungan Desa Semoyang. 

BACA JUGA: Pariwisata NTB Ke Depan Makin Dikenal Dunia

Di hadapan Rachmat Hidayat, Amaq Roli salah seorang penerima bantuan pemugaran rumah dari Dusun Kebon, Desa Semoyang, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Rachmat Hidayat.

“Saya menerima bantuan dari Bapak Rachmat Hidayat untuk pemugaran rumah saya senilai Rp 20 juta. Sudah saya pakai untuk menyelesaikan pembangunan rumah 4 x 5 meter dengan dibimbing oleh tim dari PKH,” katanya.

Selanjutnya Amaq Roli bercerita, sebelum mendapat bantuan tersebut, dirinya tinggal di rumah bedek reot. Rumah juga tidak memiliki ventilasi. 

“Kebaikkan Bapak Rachmat Hidayat dan PDI Perjuangan tidak akan pernah saya lupakan,” katanya.

Selain meninjau dan menginspeksi rumah yang telah selesai dipugar, Rachmat juga menggelar temu wicara untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait beberapa isu. 

Rachmat juga minta mereka terbuka dan menyampaikan apa adanya permasalahan sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Amaq Nurisam dari Dusun Kebon meminta bantuan agar dibuatkan sumur bor. sehingga pada musim kemarau mereka tidak kesulitan mendapatkan air bersih untuk berbagai keperluan sehari-hari.

Sementara itu Amaq Rizal dari Dusun Batimaling, meminta bantuan rabat jalan agar mobilitas warga lebih cepat dan efisien.

Menanggapi aneka permintaan warga, Rachmat Hidayat akan mencarikan solusi terbaiknya agar hal tersebut bisa terlaksana.

Rachmat kemudian meminta para calegnya baik dari provinsi dan kabupaten tampil ke depan untuk diperkenalkan kepada warga desa yang hadir. 

“Saya minta kepada bapak ibu sekalian untuk Pileg 2024 agar memilih calon legislatif dari PDI Perjuangan, untuk dapil 3 Praya Timur pilih dan menangkan Senirah yang akrab disapa Kasiron. Untuk Dapil Utara DPRD Provinsi, pilih Ruslan Turmuzi. Sementara untuk Selatan DPRD Provinsi, pilih dan coblos Suhaimi,” kata Rachmat.

BACA JUGA: Event WSBK Mandalika 2023 Ditonton 59 Ribu Orang

Ia bercerita, seputaran Desa Semoyang dulunya salah satu basis PDIP yang kuat dan solid. 

Bantuan di KLU

Dalam kunjungan road show-nya ke Lombok Utara, Rachmat Hidayat meresmikan Bangunan RKB untuk MTs Malaka, lembaga pendidikan milik Yayasan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Lombok Utara.

Sebelum melakukan pengguntingan pita , Rachmat Hidayat disambut dengan tarian NU Wonderland Indonesia oleh para santri.

 Tarian tersebut menggambarkan tentang keindahan, kebhinnekaan dan marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai sebuah perwujudan Ideologi Pancasila.

Dalam orasi nya di hadapan para santri, Rachmat menya menyampaikan rasa kagumnya dengan rasa kebangsaan yang begitu besar meskipun di tempat yang terpencil.

“Di sinilah saya yakin NKRI harga mati,” imbuhnya. 

Selain itu, Rachmat menginformasikan ada program aspirasinya masuk di Ponpes Nurul Yaqin berupa pembangunan RKB untuk kelas ruang MTs Malaka. 

“Saya kagum sama Ustad Thoha Mahsun yang menyisati pembangunan alokasi untuk satu Ruang Kelas Baru menjadi dua ruangan,” tandas Rachmat Hidayat.

Ketua DPD PDI perjuangan ini pun berjanji ke depan ia akan membantu lagi untuk Ponpes Nurul Yaqin agar proses belajar mengajar para siswa menjadi lebih baik lagi. 

“Tidak perlu saya ucapkan sekarang apa bentuk bantuannya, tapi saya pasti akan datang lagi membawa bantuan,” ujar Rachmat. 

Selain itu Rachmat meminta kepada Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara kalau besok terpilih kembali, membantu menyumbang paving blok agar halaman Ponpes Nurul Yaqin terlihat rapi. 

“Mana besok yang jadi duluan jadi legislatif, dia yang nyumbang. Kalau saya yang duluan jadi legislatif, saya yang akan bergegas menyumbangnya,” kata Rachmat. 

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin, Ustad Thoha Mahsun secara terbuka meminta sumbangan keramik kepada Rachmat untuk aula serba guna agar selama bulan Ramadhan mendatang bisa dipakai kegiatan Ponpes  

“Saya menyumbang 125 kotak keramik ukuran 40 x 40 sekarang juga,” imbuh Rachmat.

Bantuan keramik itu telah tiba di Ponpes tersebut, pada Jumat (03/03), pekan lalu.

Usai acara seremonial dan dialog dengan para satri dan guru di lingkungan Ponpes, Rachmat didaulat melakukan peresmian dan penguntingan pita RKB yang bersumber dari program aspirasinya. 

Turun Hadir dalam acara peresmian RKB ini adalah sejumlah fungsionaris PDIP Kabupaten Lombok Utara antara lain, politisi PDIP yang merupakan anggota DPRD NTB dari Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi, dan Ketua DPC PDIP Lombok Utara Raden Miling. 

Tiga orang legislator PDIP lombok Utara yakni Made Kariyasa, Tusen La Sima, dan Lalu Muhammad Zaki juga hadir. Turut hadir pula Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Amrullah.  

Dari Ponpes tersebut, Rachmat kemudian bertolak menuju lokasi 20 RTLH yang sudah selesai dipugar di Dusun Prawira, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung. 

BACA JUGA: UMKM Didorong untuk Kembangkan Produk Ekspor

Sesampai di lokasi Rachmat disambut penerima bantuan. Antara lain Nyingkranep. Sebelum mendapat bantuan pemugaran rumah, pria 60 tahun tersebut sehari-harinya tidurnya di berugak sekenem yang dijadikan tempat tidurnya.

“Akhirnya saya memiliki rumah layak huni yang sudah saya impikan sejak puluhan tahun,” ujar Nyingkranep berkaca-kaca. Dia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga pada Rachmat. (*) 

 




Pariwisata NTB ke Depan Makin Dikenal Dunia

Perhatian Pemerintah Pusat melalui Kemenparekraf makin besar, karena itu Gubernur Zulkiflimansyah makin optimis makin optimis masa depan pariwisata NTB

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Selain dukungan anggaran 5,8 triliun dari Pemerintah Pusat untuk Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, ada program lain yang menguntungkan pengembangan pariwisata NTB.

BACA JUGA: Event WSBK Mandalika 2023 Ditonton 59 Ribu Orang

Kata Menparekraf, Pariwisata NTB perlu menguatkan sumber dyaa manusia
Sandiaga Salahudin Uno

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI juga berencana membangun Global Hub untuk industri kreatif yang akan dibangun di area BRIDA Banyumulek, Lombok Barat.

“Kita optimis masa depan pariwisata kita akan makin dikenal dunia  dengan kehadiran lebih banyak lagi ajang balapan dan event internasional,” ujar Bang Zul di sirkuit Mandalika, Ahad (05/03/23). 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, kajian tentang geliat pariwisata dan dan dampak ekonominya selalu by data. 

Dengan pergerakan wisatawan yang tidak saja menguntungkan NTB namun daerah lain seperti Bali dan lain lain. 

Karena itu, terkait rencana terobosan seperti balapan Formula 1, Sandiaga mengingatkan penguatan sumber daya manusia dan strategi pemasaran sangat penting. 

BACA JUGA: Menparekraf Sandiaga Uno Naik Jaran Kamput

“Selain digital marketing juga promosi segment seperti komunitas dan peningkatan kapasitas SDM seperti Marshall dan lain lain”, jelasnya. ***

 

 




Event WSBK Mandalika 2023 ditonton 59 Ribu orang

Suksesnya event WSBK Mandalika 2023 menunjukkan, NTB sudah banyak belajar menyelenggarakan event kelas dunia

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Event final race World Superbike (WSBK) Mandalika Indonesian Round 2023, Minggu (05/03/23), jumlah penontonnya sekitar 59,251 ribu orang. Jumlah itu belum terhitung jutaan pemirsa televis dari seluruh dunia. 

BACA JUGA: Penonton WSBK Mandalika 2023 Capai 59 Ribu Orang

Kata Gubernur NTB, kita makin percaya diri menyelenggarakan event global

Capaian jumlah penonton itu menunjukkan penyelenggaraan WSBK Mandalikan 2023 bisa dibilang sukses

Namun Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap penyelenggara  terus berbenah dan memperbaiki diri

“Selalu ada ruang untuk terus berbenah dan memperbaiki diri. Tapi yang jelas, kita sudah banyak belajar dan jadi semakin percaya diri ke depan dalam menyelenggarakan event event global kelas dunia,” kata Gubernur Zulkieflimansyah di Pertamina Mandalika Street Circuit, Lombok Tengah. 

Padatnya penonton WSBK yang menyuguhkan kekayaan seni budaya NTB seperti Peresean, Sembeq Burak dan Gendang Beleq.

Selain itu penonton juga menikmati suguhan side event seperti Lombok Sumbawa Fair yang dipenuhi 360 UMKM NTB. ***

BACA JUGA: UMKM Perlu Didorong Kembangkan Produk Ekspor

 




Menparekraf Sandiaga Uno Naik Jaran Kamput 

Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi saat menjemput Menparekraf di BIZAM mengajaknya naik Jaran Kamput

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi menyambut kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di BIZAM, Minggu (05/03/23).

BACA JUGA: Penonton WSBK Mandalika 2023 Capai 95 Ribu Orang

Menparekraf Sandiaga Uno datang ke Lombok untuk menyaksikan WSBK 2023 di Sirkuit Mandalika

Kedatangan Menparekraf bertujuan untuk menyaksikan final ajang balap motor internasional WSBK yang digelar di Sirkuit Mandalika di hari yang sama. 

Sebelum bertolak ke Sirkuit Mandalika, Sandiaga Uno ikut meresmikan beroperasinya De Balen Sultan Hotel di lingkungan Poltekpar Lombok. 

Pada kesempatan tersebut, Mas Menteri sapaannya,disambut dan didaulat “teponggok” oleh Jaran Kamput. Sebuah atraksi budaya aseli Nusa Tenggara Barat. 

“Apa mas menteri berkenan dan berani naik jaran kamput? Spontan Mas Menteri menjawab wow menarik sekali itu, siapa takut,” tutur Sekda menceritakan reaksi Sandiaga Uno menunggangi Jaran Kamput. ***

BACA JUGA: Strategi Pemprov NTB agar Event Internasional Meriah