Nyaman dan Murah Transportasi Umum di Warsawa 

Mimpi saya untuk selalu menggunakan transportasi umum yang nyaman akhirnya kesampaian selama belajar di Warsawa

Catatan Iwa Gandiwa Dhiras – ASN Pemprov NTB dan Awardee Beasiswa NTB

WARSAWA.LombokJournal.com ~ Dulu saya sering membayangkan bagaimana rasanya jika mobilitas keseharian saya jalani dengan transportasi umum. Saya bermimpi merasakan hari-hari berjalan menggunakan bus dan kereta bawah tanah. 

BACA JUGA: Mahasiswa NTB Mulai Hidup di Warsawa, Polandia

Berpacu dengan waktu, namun cukup santai karena tidak harus memikirkan lalu lintas dan jalanan yang padat ketika harus mengendarai kendaraan pribadi. 

Akhirnya, bayang-bayang itu jadi nyata. Selama melanjutkan studi S2 saya di kota Warsawa, saya kemana-mana naik transportasi umum.

Seperti yang saya jelaskan di tulisan sebelumnya, ada 3 moda trasportasi di kota Warsawa, Mungkin juga di semua negara di Eropa. 

Moda transportasi itu adalah bus, tram dan kereta bawah tanah (metro). 

Bagaimana penggunaan moda transportasi itu? Nah, ini perlu diceritakan.

Moda transportasi ini bisa digunakan jika kita membeli tiket melalui mesin tiket, kantor penjualan dan juga dari aplikasi di gawai kita. 

Ada sekitar 30 jalur tram, lebih dari 200 rute bus dan 2 jalur metro yang beroperasi di pusat kota dan sekitarnya.

Transportasi di kota Warsawa ini menggunakan sistem zonasi. Pada Zona 1 jalur transportasi umum mencakup pusat kota dan destinasi wisata utama di kota Warsawa. Sedangkan untuk Zona 2 melingkupi daerah luar pusat kota hingga pemukiman di pinggiran kota Warsaw. 

Pemberlakuan sistem zonasi ini dimaksudkan untuk mempermudah akses ke tempat-tempat tertentu bagi warga atau pengunjung di kota Warwasa. Yang perlu diperhatikan adalah sistem zonasi ini berpengaruh pada harga tiket transportasi umum tersebut.

Bicara soal harga tiket, harganya bisa sangat beragam namun tidak bergantung pada jenis transportasinya. Kita hanya butuh memberi 1 tiket untuk menggunakan bus, tram dan metro di Warsawa. 

Selain zonasi, yang membedakan adalah durasi validasi tiketnya. Ada tiket sekali jalan (single-ride ticket) yang punya durasi sekitar 75 menit setelah validasi. Ada juga tiket terusan dengan pilihan durasi 24 jam, 72 jam, mingguan bahkan bulanan. 

BACA JUGA: Alumni UI Adakan Lombok Panoramic Fun Ride

Yang perlu diingat adalah melakukan validasi ketika kita mulai menggunakan transportasi umum ini. Jika tiket kita tidak divalidasi dan kita terjaring pemeriksaan, maka kita dianggap penumpang gelap serta harus membayar denda yang jumlahnya tidak sedikit.

Buat saya sebagai mahasiswa, sistem transportasi umum yang terkoneksi dan terintegrasi ini sangat membantu. 

Jika pada tulisan sebelumnya saya hanya menjelaskan 1 cara saya pergi ke kampus, setelah 4 bulan ini saya belajar bahwa ada kurang lebih 5 cara saya untuk pergi ke kampus. Belum lagi proses ini dimudahkan dengan adanya aplikasi “Jakjojade”, yang memungkinkan kita melihat jenis transportasi apa dan di halte atau stasiun mana kita bisa mengakses transportasi tersebut. 

BACA JUGA: Sineas NTB Raih Siberkreasi Awards untuk Film Pendek Literasi Digital

Bisa juga nyaman sebagai tranmsportasi umum
Bis ke kampus

Sebagai mahasiswa saya punya akses untuk diskon 50 persen tarif transportasi umum. Cukup dengan membayar kurang dari Rp500.000 saya bisa mengakses semua transportasi umum di Zona 1 selama 3 bulan tanpa Batasan waktu. 

Melihat angka rupiahnya terkesan mahal. Padahal, ini jelas jauh lebih hemat ketimbang biaya transportasi saya di Mataram. ***

 

 

 




Gubernur Bang Zul Apresiasi Besiru Creative Hub

Gubernur Bang Zul menghadiri program RUKI Goes to Nusa Tenggara Barat, Ruang Komunal Indonesia (RUKI) yang mengadakan kelas offline di Besiru Hub, Mataram

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah menilai kegiatan diskusi komunitas penting dilakukan sebagai interaksi dan silaturahmi. 

Gubernur Bang Zul menekankan pentingnya personal passion berharap kegiatan alumni UI akan mempromosikan NTB

“Saat teknologi semakin maju, kegiatan offline (tatap muka) seperti ini dibutuhkan untuk belajar lagi menjadi manusia,” ujar Gubernur Bang Zul di Besiru Creative Hub Selagalas, Kota Mataram, Sabtu (12/03/23). 

BACA JUGA: Pengawasan Obat dan Makanan Digencarkan Jelang Puasa

Namun demikian, Gubernur menekankan personal passion juga penting agar potensi diri dapat dikembangkan maksimal. 

Sebagai bagian dari rangkaian program RUKI Goes to Nusa Tenggara Barat, Ruang Komunal Indonesia (RUKI) mengadakan kelas offline di Besiru Hub, Kota Mataram. 

Zakaria Jackysan, Ketua GenPI Lombok Sumbawa dan Subhan Sulaiman, Divisi Konten Kreatif GenPI Lombok Sumbawa, membuka kelas konten video untuk komunitas tentang belajar trik dan cara membuat konten video menarik, dan teknik mudah mengedit video dengan menggunakan handphone. 

Ada pula diskusi hybrid tentang perkembangan digital yang mendatangkan narasumber dari Facebook sebagai pendiri RUKI dan para ahli di bidangnya. 

Ruang Komunal Indonesia (RUKI) Goes To NTB merupakan rangkaian acara untuk membangun jejaring dan meningkatkan kapasitas literasi digital dari komunitas dan stakeholder di wilayah Nusa Tenggara Barat. 

BACA JUGA: HUT Pol PP KE 73 dan Satlinmas ke 61

Acara puncak di Besiru Hub, Mataram, Lombok, RUKI bersama partner penyelenggara mengajak peserta menuangkan ide kreatif berupa video berdurasi 30-60 detik. Dengan  format Reels Instagram (9:16) dengan pesan membawa semangat NTB Bersih, Cerdas, dan Bahagia dan spirit komunitas. ***

 

 




Alumni UI Adakan Lombok Panoramic Fun Ride 

Kegiatan Lombok Panoramic Fun Ride diselenggarakan alumni UI dari Ikatan Lulusan Universitas Indonesia (ILUNI UI) untuk mempromosikan NTB

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Ikatan Lulusan Universitas Indonesia (ILUNI UI) menyelenggarakan kegiatan Lombok Panoramic Fun Ride di Novotel, Kute Mandalika, Sabtu (11/03/23).

Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat melepas kegiatan tersebut, berharap menjadi ajang mempromosi pariwisata di NTB melalui sosial media anggota ILUNI UI yang aktif bersosial media.

BACA JUGA: Ikhtiar Wujudkan NTB sebagai Kiblat Fashion Muslim Indonesia

Gubernur NTB berharap kegiatan alumni UI akan mempromosikan NTB

 

“Ini teman-teman dari Fakultas Ekonomi UI ya, ada deputi senior Bank Indonesia, Bank Mandiri, mereka rata-rata profesional di perusahaan-perusahaan besar, jaringannya banyak sekali, datang kesini tentu akan menampilkan Lombok NTB di sosmednya masing-masing karena mereka aktif di sosial media dan bisa mempromosikan kita,” ungkap Bang Zul sapaan Gubernur NTB..

Ia berharap, nantinya semakin banyak komunitas yang berkegiatan di NTB. 

Dan mengajak masyarakat terus berbenah dan menjadi tuan rumah yang baik dan menjadikan NTB daerah yang aman dan nyaman bagi semua.

Kegiatan ini tujuannya adalah fun dan sehat. Team dari ILUNI UI juga sangat mengapresiasi Gubernur NTB yang menyempatkan hadir. 

BACA JUGA: Wagub NTB Jadi Pembicara Side Event CSW 67 di New York

Mereka mengakui selain datang untuk silaturahmi juga membantu mempromosikan NTB agar semakin maju damai dan sejahtera. ***

 

 




Spirit Perjuangan Pahlawan Bangsa Harus Digelorakan 

Ziarah ke makam Bung Karno yang dilakukan kader PDI P se NTB, jadi sarana menanamkan spirit juang kepahlawanan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sebanyak 150 kader partai dari 10 Pengurus Cabang,Ffraksi DPRD dan DPD PDIP NTB mengikuti kegiatan ziarah ke makam Presiden Pertama Indonesia, Soekarno, di Blitar, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Jumat (10/03/23).

Acara ziarah ke makam Bung Karno itu diinisisi DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB.  

BACA JUGA: Sumbangan Kursi Roda untuk Janda Tua dan Manula Lumpuh

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H.Rachmat Hidayat mengatakan, kegiatan ziarah makam itu, merupakan sarana  menanamkan spirit dan nilai juang kepahlawanan pada para kader partai. 

Nilai kepahlawanan bukan bentuk pasif dari tradisi, melainkan proses aktualisasi yang dinamis dalam interaksi sejarah yang panjang. 

“Jadi, kegiatan ziarah makam Bung Karno ini, adalah proses interaksi menjadikan eksistensi mengajarkan kader partai untuk meneladani spirit perjuangan para pahlawan yang tidak berhenti berjuang mempertahankan NKRI,” ujar Rachmat.

Ia mengatakannya  saat melepas keberangkatan  rombongan DPD PDIP NTB Trip Ziarah Makam Bung Karno,  KH Hasyim Asy’ari dan Gus Dur. 

Menurut Anggota DPR RI dapil Pulau Lombok itu, era globalisasi dan disrupsi saat ini, merupakan tantangan sekaligus ancaman untuk eksistensi sebuah bangsa.

Karena itu, respon positif merupakan kekuatan agar tidak mengubur identitas dan segala potensi bangsa harus diperkuat. 

Salah satunya adalah melalui kegiatan ziarah makam Bung Karno, dan KH  Hasyim Asy’ari yang dikenal sebagai seorang ulama besar bergelar pahlawan nasional dan merupakan pendiri sekaligus Rais Akbar Nahdlatul Ulama (NU). 

BACA JUGA: Peringatan HUT Pol PP KE 73 dan Satlinmas ke 61

Serta,  KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur, adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia keempat dari tahun 1999 hingga 2001

“Eksistensi sebuah negara tidak terlepas dari pilar-pilar kebangsaan yang terbangun dari nilai-nilai yang berkembang di dalam masyarakatnya. Maka, PDIP NTB mencoba menggabungkan antara kekuatan spirit kebangsaan  dan keagamaan agar menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk merekatkan semangat nasionalisme para kader PDIP NTB agar dapat eksis dalam kondisi modernisasi zaman saat ini,” jelas Rachmat. 

Terkait Pemilu 2024. Politik kharismatik Bumi Gora itu menegaskan,  ziarah makam Bung Karno juga dapat dimaknai sebagai penyambung semangat dan pemantapan pemikiran barisan (slagorde) jelang pemilihan umum pada 2024 mendatang.

Di mana, internalisasi dalam mendalami nilai ajaran Bung Karno, ikrar setia, dan semangat Bung Karno, sebagai guru besar bangsa harus terus digelorakan dalam semangat kegotong royongan. 

Yakni, para kader harus terus membela wong cilik dengan berbagai program dan kegiatan yang mampu mengangkat derajat dan martabat masyarakat miskin agar mampu bangkit dari keterpurukannya. 

“Dengan ziarah makam ke para tokoh bangsa ini diharapkan munculnya pemahaman yang utuh dalam menghayati inti sari pemikiran para Guru Bangsa  seperti Bung Karno, Kyai Hashim Asyari dan Gus Dur  sebagai guru bangsa agar Kader dan Fungsionaris PDI Perjuangan se NTB tidak  terjebak pada arus pragmatis zaman yang individualis dan hedonis. Maka, kewajiban kita harus terus melanjutkan cita-cita besar para Guru Bangsa tentang Nasionalisme dan Persatuan Bangsa dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika.  Yang diaktualisasikan membantu kaum lemah (kaum miskin, anak terlantar, janda miskin, orang tua jompo,” papar Rachmat. 

BACA JUGA:Pengawasan Obat dan Makanan Digencarkan Jelang Puasa

“Kita harus kterus membumikan ajaran besar Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari yang pengejahwantahan melalui tertawa dan menangis bergerak bersama rakyat di manapun berada. Slogan ini kerap disampaikan dan diingatkan oleh Ibu Ketua Umum  PDI Perjuangan, Hj Megawati Soekarno Putri dalam memotivasi Kader PDI Perjuangan,” katanya.***

 

 

 




Ikhtiar Wujudkan NTB Kiblat Fashion Muslim Indonesia

NTB mengikuti Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2023, ikhtiar Bunda Niken mendorong pengembangan dan pemasaran wastra NTB

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti ajang Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2023 di Jakarta, karena dinilai efektif mendorong  pengembangan dan pemasaran wastra NTB. 

BACA JUGA: Ditampilkan di Fashion Show Virtual, Tenun NTB Makin Dikenal se Nusantara

mengikut sertakan NTB di ajang Muffest 2023, ikhtiar menjadikan NTB kibat busana musim di Indonesia
Bunda Niken

Menurut Ketua Dekranasda NTB, Hj.Niken Saptarini Zulkieflimansyah atau Bunda Niken,  ajang festival busana berskala Internasional itu,  juga menjadi bagian  ikhtiar mewujudkan Provinsi NTB sebagai kiblat fashion muslim Indonesia.

Dikatakkan Bunda Niken, kain tenun NTB memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pelaku fashion. Sehingga berpelung bersaing di kancah Nasional maupun Internasional.

“Dekranasda NTB terus melakukan terobosan, mendukung dan mempromosikan tenun NTB di kancah Nasional hingga Internasional,” ungkap Bunda Niken di Jakarta, Kamis (09/03/23).

Di ajang Muffest 2023 ini, lanjutnya, Dekranasda NTB ikut dalam bentuk fashion show dan pameran. 

Untuk Fashion show sendiri, dipersentasikan oleh Designer NTB Sri Widari (Dury) yang merupakan penyaji terbaik pada Lomba desain busana Lombok- Sumbawa Tenun Festival 2022 lalu.

“Sementara untuk pameran menampilkan wastra (kain) tenun NTB dan busana ready to wear karya designer NTB,” sambung Bunda Niken.

Disamping itu, kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang promosi kegiatan LIMOFF (Lombok International Modest Fashion Festival 2023 yang akan digelar pada  tanggal 6 s.d 9 Juli 2023 di Lombok.

“Kita dorong Designer NTB untuk terus berkarya dalam meningkatkan kualitas dan kreativitasnya pada bidang fashion,” tambah Bunda Niken.

BACA JUGA: Ummi Rohmi Ajak Organisasi Perempuan Gaungkan Tenun

Ajang MUFFEST 2023, ikhtiar mempromosikan wastra NTB

Pada Muffest 2023 itu, beberapa Designer  Nasional menggunakan aseoris karya designer perhiasan  NTB  antara  lain, Designer Neera Alatas menggunakan Mutiara Lombok Waidah dan Jovan Design menggunakan karya Lamops.***

 

 




Sekda NTB Buka Lomba Pramuka Penggalang Empat 

Dari Lomba tingkat regu Pramuka Penggalang Empat yang dibuka Sekda NTB, akan mewakili NTB di kancah nasional

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, membuka Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Empat (LT-IV) Nusa Tenggara Barat, Rabu (08/03/23).  

BACA JUGA: Peringatan HUT Pol PP KE 73 dan Satlinmas ke 61

Lomba itu dilaksanakan 8-13 Maret 2023 berlangsung di Bumi Perkemahan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi NTB.

Miq Gite sapaan Sekda memberikan semangat kepada 160 orang, terdiri dari 80 putra dan 80 putri yang diikuti oleh Pramuka Penggalang terbaik dari masing-masing Kwartir Cabang Kabupaten/Kota se NTB.

“Selamat berlomba, jadilah pemenang dan pemenang sejati yang menegakkan fairplay dan sportivitas tinggi,” tuturnya.

Terdapat 28 mata lomba, seperti Kegiatan Keagamaan, Olahraga, Upacara Pembukaan Latihan dan Upacara Penutupan Latihan, Pendaftaran dan Administrasi Regu, Packing, Tapak Kemah, Gladi Upacara Pembukaan, Upacara Pembukaan, Permainan Persaudaraan, Pionering, Semaphore, Morse, Menaksir, KIM, Penjelajajahan, Sandi, Peta Topografi, Mengenal Tanaman, Pengabdian Masyarakat, Bivak, Membuat Obat Tradisional dan Penggunaan Media Sosial.

BACA JUGA: Pengawasan Obat dan Makanan Digencarkan Jelang Puasa

Ketua Kwarda Pramuka NTB, Fathul Gani berharap agar mendapatkan adik-adik pramuka yang nantinya bisa mewakili NTB di kancah nasional.  

“Harapan kami, semoga menghasilkan dapat menghasilkan wakil terbaik untuk bisa mewakil NTB di Lomba tingkat V yang Insya Allah akan dilaksanakan pada bulan Juni yang akan datang,” tutur Kak Fathul. ***

 

 




Wagub NTB Pembicara dalam Side Event CSW67 di New York

Bicara di markas besar PBB, Wagub NTB menuturkan Posyandu Keluarga bisa meningkatkan akses kesehatan an pendidikan perempuan dan anak

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menjadi pembicara dalam Side Event CSW67 (Commision Statues Of Woman 67) yang diselenggarakan Kongres Wanita Indonesi (Kowani), di Markas Besar United Nations/ PBB New york, Kamis (08/03/23).

Ummi Rohmi sapaan Wagub, membahas bagaimana Provinsi NTB mampu meningkatkan akses kesehatan dan pendidikan perempuan dan anak melalui Posyandu Keluarga.

BACA JUGA: Pengawasan Obat dan Makanan Digencarkan Jelang Puasa

Menurut Wagub NTB, Posyandu Keluarga berkontribusi menurunkan angka stunting

“Posyandu Keluarga dengan pendekatan Sustainable Development Approaches (SDGs) mampu berkontribusi terhadap penurunan angka stunting dan angka kematian ibu dan anak di NTB,” tutur Wagub. 

Jumlah Posyandu Keluarga di Provinsi NTB hingga saat ini mencapai  7.676, ada di setiap dusun diI NTB.

Terdapat 41.682 kader yang mayoritasnya merupakan perempuan. Keberadaan Posyandu Keluarga mampu menurunkan angka stunting di NTB.

Tahun 2019 terdapat 25,9 kasus dan terus menurun hingga 16,84 persen di tahun 2022. 

Respon positif pun datang dari para peserta acara terhadap program Prosyandu Keluarga Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Bakti Stunting, Wagub Ummi Rohmi Tekankan Gizi Anak

Karena konsep tersebut sangat aplikatif untuk direplikasi di tempat lain, dan mampu meningkatkan peran penting perempuan dalam pembangunan serta meningkatkan akses pelayanan bagi perempuan dan anak.

“Saya juga menyampaikan Program SLB Vokasi dimana anak-anak yang berkenutuhan khusus juga diberikan pelatihan-pelatihan khusus di sekolahnya. Untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mendapatkan pelayanan  pendidikan yang sama dengan anak-anak yang lain, dan juga menyampaikan program beasiswa  untuk anak-anak NTB untuk melanjutkan pendidikan di dalam dan luar negeri,” jelas Wagub.

Komitmen Pemerintah NTB dalam meningktakan akses layanan pendidikan dan kesehatan  bagi perempuan dan anak sangat sejalan dengan SDG’s Approach.

BACA JUGA: Pariwisata NTB ke Depan Makin Dikenal Dunia

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri PPPA Republik Indonesia, Presiden Kowani RI, Pembicara dari Organon, itali, Turki, dan India. ***

 




Peringatan HUT Pol PP ke 73 dan Satlinmas ke 61

Pol PP dan Satlinmas harus dilibatkan dalam pengawalan kebijakan sampai tingkat kabupaten/kota, kata Sekda NTB dalam peringatan Pol PP dan Satlinmas

MATARAM.LombokJournal.com ~ Satuan Polisi Pamong Praja Nusa Tenggara Barat (Satpol PP NTB) harus dapat mengawal isu pertumbuhan ekonomi, terutama memastikan kegiatan ekonomi berjalan lancar. 

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi Sekda saat memimpin HUT Satpol PP ke 73 dan Satlinmas ke 61, di lapangan Sangkareang, Kantor Gubernur, Kamis (09/03/23).

BACA JUGA: Pengawasan Obat dan Makanan Digencarkan Jelang Puasa

“Satpol PP dan Satlinmas dalam penyelenggaraan trantib (kemanan dan ketertiban) menjaga menciptakan situasi kondisi aman, tenteram dan tertib yang memungkinkan kegiatan pemerintah berjalan”, ucap Sekda.

Ia menegaskan, penegakan trantib oleh Pol PP dan Satlinmas selama pandemi dan pelaksanaan kegiatan Pemerintah seperti investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah

Kondisi global yang sedang tidak baik baik saja, lanjut Sekda, harus melibatkan Satpol PP dan Satlinmas dalam mengawal kebijakan sampai ke kabupaten/ kota. 

Dalam rangkaian HUT Satpol PP ke 73 dan Satlinmas ke 61 tersebut menghadirkan simulasi penanganan demonstrasi. 

BACA JUGA: Pariwisata NTB ke Depan Makin Dikenal Dunia

Hadir pula pejabat Pemprov NTB, Forkopimda dan anggota  Sstpol PP NTB. ***

 

 




Kominfotik NTB Siap Edukasi Keamanan Obat dan Makanan

Terkait pentingnya menggencarkan  pengawasan keamanan obat dan makanan, Dinas Kominfotik NTB akan mengedukasi masyarakat 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dinas Kominfotik Provinsi NTB siap mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait keamaan  obat dan makanan.

Sekretaris Diskominfotik NTB Hj. Erni Suryani, menyampaikan itu saat mengikuti rapat Revitalisasi Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi NTB, yang dipimpin oleh Sekertatis Daerah (Sekda) NTB Lalu Gita Ariadi, di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB, Rabu (08/03.23).

BACA JUGA: Pengawasan Obat dan Makanan Digencarkan Jelang Puasa

kata Sekdis Kominfotik NTB, mensosialisasikan terkait pengawasan obat dan makanan

“Kominfotik NTB siap memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” jelas Sekdis. 

Terlebih terdapat PPID di tingkat Desa yang dapat menjembatani informasi dari Pemerintah Pusat ke tingkat Desa. Dinas Kominfotik NTB juga memiliki program Kampung Digital.

Kampung Digital merupakan sebuah program yang dirancang Pemerintah untuk meminimalkan kesenjangan informasi di wilayah pedesaan, dengan memanfaat teknologi informasi dan komunikasi yang telah berkembang.

Selain itu, Dinas Kominfotik NTB akan memanfaatkan berbagai media yang dimiliki untuk dapat menyampaikan informasi yang diperlukan. 

BACA JUGA: Kominfotik NTB-Jatim Perkuat Keamanan Cyber

Serta, dapat memanfaatkan berbagai media yang dikoordinasi  Dinas Kominfotik NTB untuk membantu mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait keamaanan obat dan makanan.***

 




Pengawasan Obat dan Makan Digencarkan Jelang Puasa

Jelang puasa bulani Ramadhan, pengawasan obat dan makanan harus betul-betul digencarkan, terutama masa kadaluarsanya

MATARAM.LombokJounal.com ~ Tim koordinasi Pembinaan danPengawasan Obat dan Makanan Provinsi NTB dan Kabupaten/Kota, diminta menggencarkan pengawasan obat dan makanan, menyambut kedatangan bulan suci ramadhan. 

BACA JUGA: Kominfotik NTB-Jatim Perkuat Keamanan Cyber

Sekda minta, pengawasan obat dan makanan digencarkan jelang puasa
Lalu Gita Ariadi

Permitaan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariad saat Rakor Revitalisasi Tim Koordinasi dan Pengawasan Obat dan Makanan, di Ruang Anggrek Kantor Gubernur, Mataram (8/3).

Menurut Sekda, menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H. Obat dan Makanan harus betul-betul aman. terutama masa kadaluarsanya sehingga tidak membahayakan konsumen.

“Sebagai Tim Koordinasi pengawasan di Provinsi Kabupaten/Kota harus  terus menerus melakukan pengawasan upaya untuk menangkal modus-modus operandi yang membahayakan konsumen di NTB,” tutur Miq Gita sapaan akrab Sekda.

Kata Miq Gita, NTB sebagai daerah sport tourism dan penyelenggara berbagai event-event Internasional seperti WSBK, MXGP dan MotoGP dan lain sebagainya, harus memastikan makanan yang dikonsumsi aman dan sehat terhadap kesehatan.

“Harus memastikan makanan dikonsumsi bebas dari bahan-bahan yang mengandung zat yang membahayakan bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara,” katanya.

BACA JUGA Menparekraf Sandiaga Uno Naik Jaran Kaput

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten ll Setda NTB, Kepala BPOM, Sekretaris Dinas Kominfotik, serta tamu undangan lainnya.***