TOLAK BALA, Ritual Lima Tahunan di San Baro

LOMBOK UTARA – lombokjurnal.com

Ritual religi yang unik dan punya  makna mendalam bagi masyarakat warga Dusun San Baro, Bentek, Lombok Utara atau kabupaten yang kerap disebut ‘dayan gunung’, yakni ritual Tolak Bala (baca: cegah musibah). Ritual Tolak Bala dilakukan untuk memulihkan keadaan alam dan lingkungan sosial yang dirasakan tidak nyaman atau mencekam, agar kembali aman, tenang dan nyaman.

Warga dusun setempat biasanya menggelar kegiatan tolak bala tiap lima tahun sekali. Khususnya saat lingkungan alam dan sosial dianggap ‘kurang bersahabat’, mungkin karena sebab-sebab tertentu. Ritual Tolak bala diharapkan kembali menormalkan keadaan.

Selain memiliki nilai religi, ritual ini memiliki dimensi sejarah yang berkelindan sepanjang dinamika kehidupan masyarakat.  Salah seorang Tokoh Adat di San Baro, Kabul, ditemui saat berlangsung tolak bala di San Baro beberapa waktu lalu mengungkapkan, tolak bala merupakan ritus warga setempat yang sudah berlangsung lama.

Masyarakat meyakini, untuk pemulihan lingkungan alam dan lingkungan sosial yang yang mengancam manusia, harus dilakukan ritual tolak bala. “Orang tua kita dulu sangat yakin, tolak bala menjadi sarana memulihkan situasi yang mengancam. Kami hanya mewarisi, berkewajiban menjaga dan mempertahankan turun temurun,” ungkapnya pada lombokjurnal saat pelaksanaan tolak bala di kampung setempat, pekan lalu.

Abu Mustafa, salah seoarng tokoh agama masyarakat setempat mengatakan, ritual  tolak bala punya sejarah panjang setelah datangnya Islam. Tolak bala, selaras dengan ajaran Islam, saat ritual berlangsung dibacakan sholawat-sholawat badriah (selakaran, Sasak –red).

Ajaran Islam yang disyi’arkan para mubaligh menjadi penuntun kehidupan umat muslim masa lampau, salah satunya adalah tradisi selakaran. Tradisi ini penting dilanjutkan dan dipelihara untuk menciptakan keadaan alam menjadi aman dan damai.

Bacaan lain yang menyertai shalawatan (berzanji) yakni dzikir, yasinan, hidziban, dan doa-doa lainnya. “Ke depan ritus ini harus kita pelihara dengan baik,” harapnya.

djn

 




Pramuka NTB Ikuti Jambore Nasional

MATARAM – lombokjournal

Pramuka Kwartir Daerah NTB (Kwarda) akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) X Tahun 2016 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, tanggal14-21 Agustus. Rencananya Jambore Nasional tersebut akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia.

gubernur,pramuka10Agustus4

Pelepasan kontingen Jambore dari Pramuka Kwarda NTB  dilakukan Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi, Rabu (10/8) pagi di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pada kesempatan itu Gubernur berharap dan yakin, kontingen NTB pasti akan pulang membawa tanda kehormatan dan prestasi-prestasi besar. Gubernur memberi semangat, agar pramuka dari NTB menunjukkan sebagai pramuka yang hebat,

Menutup sambutannya, ia menyelipkan motivasi, “Kecerdasan dan kepintaran tidak cukup untuk membangun Indonesia, yang paling penting kita membutuhkan kepribadian yang kokoh dan mulia,” ujar gubernur memberi motivasi.

Rer




Mensinkronkan Kebijakan Pemerintah

MATARAM – lombokjournal

Sosialisasi Permendagri Nomor 31 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017.  Acara tersebut termasuk mensosialisasikan  Pergub Nomor 56 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Pergub Nomor 30 Tahun 2011, yang mengatur tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Keuangan Di Provinsi NTB di Hotel Lombok Raya, Rabu (10/8).

wagub,sosialisasipermendagri,10Agustus2

 

Sosialisasi maupun Pergub itu, merupakan tanggung jawab mewujudkan sinkronisasi kebijakan.”Keseragaman pemahaman dan pemecahan masalah dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah, harus sinkron,” kata Wagub .

Ketidaksinkronan kebijakan antara Pemerintah Pusat dan daerah sering menimbulkan kegaduhan. Hal itu akan berpengaruh dalam percepatan pembangunan nasional.

“Tiap kabupaten/kota memiliki potensi atau permasalahan yang berbeda-beda,” ujarnya.

Hari Veteran

Sebelum menghadiri kegiatan sosialisasi itu, Wagub M Amin menghadiri Peringatan Hari Veteran Nasional Tahun 2016 Provinsi NTB, yang berlangsung di Lapangan Markas Korem 162 Wira Bakti, pada Rabu Pagi. Sebagai Inspektur Upacara aKetua Legion Veteran NTB, H Abdul Kadir SIP.

wagub,hariveteran,10Agustus1

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya mengucapkan Selamat Hari Veteran Nasional tahun 2016. Perjuangan para veteran menjadi pemacu semangat kita, untuk berjuang berkontribusi bagi kemajuan bangsa, khususnya bagi NTB tercinta,” ujar Wagub H Muh Amin sambil mengucapkan Selamat Hari Veteran Nasional tahun 2016..

Peringatan Hari Veteran itu makin khidmat, karena seluruh petugas upacara berasal dari Legion Veteran NTB, baik dari petugas Komandan Upacara, Perwira Upacara sampai pengibar bendera.

Rer.




Menebak Perilaku Para Pembohong

Oleh Kendra Cherry, Juli 2016

Berbohong dan menipu, kalau menyadari, selalu kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Tapi orang yang suka bohong biasanya tidak menyadari, atau justru tidak mau mengaku, kalau ia sudah terbiasa berbohong.

bohong,4

  • Tak Mengakui Suka Bohong

Belum lama ini ada penelitian, seberapa sering orang berbohong. Dan hasil survei menyatakan, 96 persen orang mengaku hanya sekali waktu berbohong. Sebuah studi nasional di AS terhadap 1.000 orang dewasa; 60 persen responden mengaku mereka tidak pernah berbohong. Nah.

Sebaliknya, para peneliti membuktikan, semua kebohongan itu hanya separuhnya diakui. Dari separuh jumlah kebohongan itu, nyatanya hanya 5 persen responden yang terang-terangan mengakui kebohongannya.

Dari studi itu bisa disimpulkan, mungkin memang hanya ada sekelompok kecil orang yang memang tidak jujur. Namun kebohongannya ‘sangat produktif’ (tidak habis-habisnya mengulangi kebohongan)

Kenyataannya, dalam kehidupan sehari-hari banyak orang suka berbohong dari waktu ke waktu. Beberapa kebohongan ini sebagian kecil saja yang ‘white lies’ (bohong putih, bohong tapi bermaksud baik) untuk melindungi perasaan orang lain (“Kamu kelihatan cantik, apalagi kalau kulitmu lebih bersih!”).  Namun sebagian besar, kebohongan yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari benar-benar bertujuan menutupi maksud jahat.

Cara Keliru Menebak Kebohongan

    Memang tidak mudah mengetahui, seseorang berbohong atau jujur. Ada anggapan umum yang seolah-olah benar tentang cara menebak kebohongan, misalnya yang berbohong biasanya tampak gelisah atau tidak tenang. Mereka tidak berani menatap mata kita, mereka memiliki mata licik saat Ternyata, nasehat ini biasanya dari kecurigaan cerita istri tua                                                                                                                                         Memang banyak tips untuk menebak ketidakjujuran. Namun cara-cara yang disarankan sering tidak jitu. Pada tahu 2006 ada studi yang membuktikan, bahkan para peneliti yang terlatih pun sering salah menebak apakah seseorang berbohong,atau sebaliknya jujur.

Jelas,  memang sulit membedakan dan mengukur perilaku antara individu yang jujur dan berbohong. Para peneliti berusaha untuk mengungkap cara jitu mendeteksi kebohongan itu. Meskipun tidak mudah, para peneliti menunjukkan beberapa indikator;

  • Bahasa Tubuh

Orang sering fokus pada bahasa tubuh yang mengisyaratkan tanda-tanda fisik dan perilaku halus yang menjurus ke arah penipuan.  Misalnya, sering kita mendengar saran standar, tentang mata licik, tampak gelisah, atau menghindari kontak mata, sebagai tanda bahwa seseorang itu tidak jujur.

bohong,6Ternyata, dari hasil suatu penelitian, isyarat atau bahasa tubuh tidak bisa menjadi petunjuk akurat dan sama sekali tidak terkait dengan berbohong. Howard Ehrlichman, seorang psikolog yang mempelajari gerakan mata sejak 1970-an membuktikan, pergeseran mata bisa berarti seseorang berpikir, atau mengakses memori jangka panjang mereka.

Penelitian lain malah memastikan, isyarat atau bahasa tubuh tidak bisa jadi petunjuk dalam mendeteksi kebohongan. Namun kita bisa menangkap ‘sinyal’ yang menangkap[ kebohongan itu.

Jadi bagaimana menangkap sinyal kebohongan?

Para peneliti di UCLA  di AS mempublikasikan hasil penelitiannya edisi April American Journal of Forensic Psychiatry tentang penipuan yang perlu diketahui para penegak hukum.

Kita bisa memperhatikan dengan akurat beberapa isyarat penipuan, dengan mencermati hal-hal sebagai berikut;

  • Minta perjelas apa yang dikatakannya; jika orang yang bicara menghindari meninggalkan rincian-rincian penting tentang ceritanya, mungkin karena mereka berbohong.
  • Bicaranya tergagap atau terputus-putus; bila seseorang tidak yakin yang diucapkannya atau atau takut diketahui kebohongannya , mereka bisa dipastikan ia memang sedang nicara bohong.
  • Gaya bicara acuh tak acuh; sering mengangkat bahu, kurang ekspresi saat bicara, dan menampakkan kebosanan, bisa menjadi tanda berbohong karena orang itu berusaha menghindari emosi saat mengatakan sesuatu yang tidak jujur.
  • Overthinking; bila seseorang tiba-tiba berlebihan atau tampak berpikir terlalu keras saat menyampaikan rincian ceritanya, mereka sedang berbohong.                                             Para peneliti pun mengakui, tidak mudah mendeteksi pembohong. Sebab orang yang terbiasa berbohong ‘sudah terlatih’ mengelabuhi lawan bicaranya. Hanya yang terlatih, terbiasa dan tajam mengamati perilaku orang lain yang mempunyai kemampuan menebak kebohongan.

Seringkali kita merasa mampu menebak. Padahal kalau tidak cermat, bisa menyebabkan over-analisis dan dugaan kita sering meleset.

Ed. Roman Emsyair  

Sumber: verywell




Gubernur Melepas Siswa Mengenal Nusantara

MATARAM – lombokjournal

Sebanyak 40 siswa mengikuti acara pelepasan dan penerimaan siswa mengenal Nusantara bersama Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi. Masing-masing berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Jambi, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Senin (8/8).

gubernur,siswanusantara8agustus1gubernur,siswanusantara8agustus4

“Selamat datang anak-anakku dari Provinsi Jambi, anggap NTB sebagai rumah kedua kalian,” sapa gubernur pada 20 siswa asal Jambi.

Diharapkannya, selama berada di NTB siswa dari Jambi itu bisa mengenal lebih jauh masyarakat NTB, kebudayaannya, dan sekaligus menikmati keindahan alamnya. “InsyaA llah banyak pelajaran dan kemanfaatan untuk masa depan kalian,” kata gubernur.

Gubernur berpesan, segala kebaikan yang diterima siswa NTB di Jambi dan siswa Jambi di NTB dijadikan pengalaman dan pembelajaran, agar ke depan dapat diterapkan di daerah masing-masing.

“Bagi anak-anak ku dari NTB, jadilah Duta NTB yang membanggakan dan dapat membawa nama baik NTB di Provinsi Jambi,” pesan Gubernur Majdi dalam sambutan pelepasan kegiatan “Siswa Mengenal Nusantara”.

Rer.




Introspeksi Haul Wafatnya Maulana Syaik TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid

PANCOR – lombokjournal

Gubernur NTB, DR TGH M Zainul Majdi mengajak instrospeksi dalam puncak acara Tasyakkur Nasional HULTAH NWDI KE-81. Acara itu sekaligus haul ke 19 wafatnya Almaghfurullah Maulana Syaik TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid, ulama pendiri NWDI, NBDI dan NW.

NW.haulNWDI81
Gubernur NTB, DR TGH M Zainul Majdi

“Momentum haul atau ultah seorang tokoh, terkandung makna ungkapan rasa syukur, sekaligus kilas balik perjalanan tokoh itu,” kata Gubernur Majdi di Pancor Lomok Timur (7/8).

Menurut gubernur, momen seperti itu saat tepat untuk merenung dan berintrospeksi atas perilaku kita selama ini. ‘‘Sehingga kita bisa memperbaiki diri kita menjadi lebih baik,“ kata gubernur. Inilah inti peringatan haul, tambahnya.

Maulana Syaik TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid dikenal sebagai ulama yang berjuang dan berkorban meletakkan dasar-dasar keimanan yang kuat. Dnagn tulus, hidupnya diabdikan memberikan pencerahan  kehidupan umat Islam, khususnya di Lombok.

Selama hidupnya Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid yang dikenal dengan sebutan Tuan Guru Pancor, memberi tauladan membangun kebersamaan dalam bingkai ukhuwah Islamiah.

Dan itulah kunci keberhasilannya dalam membangun organisasi pendidikan dan dakwah Nadhlatul Wathan, yang tidak hanya penting bagi kemaslahatan angggotanya,tapi memiliki pengaruh positif besar di masyarakat.

Meneladani beliau termasuk dalam perkataan, perilaku, perbuatan, sikap, serta sifat terpuji yang didasarkan keteladanan Rasulullah.  “Rasulullah diutus menyempurnakan aklak yang mulia,” jelas gubernur.

KH. Said Agil Siradj
KH. Said Agil Siradj

Dalam acara ultah dan haul itu tampak hadir ulama, tokoh masyarakat dan kalangan TNI dan Polri. Selain Wakil Gubernur, H Muh Amin juga hadir Ketua Umum PB Nadhlatul Ulama, KH Said Agil Siradj, yang ikut memberi sambutan

Dimeriahkan marching band

Sejumlah rangkaian kegiatan berlangsung dalam peringatan Ultah NW ke-81 di Pancor. Belasan rangkaian kegiatan pra hultah diselenggarakan dengan melibatkan pelajar dan masyarakat.  Selain itu, kegiatan akbar tahunan ini dirangkaikan dengan pembukaan Muktamar ke -13 NW di Lotim.

Dalam rangkaian kegiatan itu termasuk tahfidz ayat-ayat pendek, Lomba Ai-Daiyah dan Pildacil, Membaca Kitab Kuning. Ada juga lomba debat dan  pidato tiga bahasa.  Semua kegiatan itu menjadi refleksi perjuangan NW, NWDI maupun NBDI yang didirikan oleh Almagfurullah Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid.

Parade marching band dari berbagai sekolah tingkat MI/SD, SMP ikut memeriahkan puncak acara.

Rer




Jelang mutasi di KLU, Tim Sukses Jangan Paksakan Kehendak

LOMBOK UTARA – lombokjournal

Menjelang mutasi pejabat di lingkup Pemkab Lombok Utara (KLU) dalam waktu dekat, ditengarai terjadi tawar-menawar pihak-pihak yang mengaku tim sukses pemenang PILKADA di wilayah ‘dayan gunung’ itu. Pertimbangan politik dalam mutasi di lingkungan birokrasi, dikhawatirkan akan menggeser orang-orang potensial di bidangnya.

hasbullah1
H Hasbullah Muis

Kekhawatiran itu disampaikan Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) NTB. “Kalau pergantian jabatan di lingkungan SKPD, jangan sampai justru mengganggu program-program pembangunan,” kata H. Hasbullah Muis, saat ditemui di rumahnya, Minggu (8/8).

PAN termasuk partai pengusung NASA (Najmul-Sarif) – bersama PDI Perjuangan, PBB, Gerindra dan PKB – yang menang dalam Pilkada di KLU bulan Desember 2015. Meski demikian, Hasbullah mengaku soal mutasi merupakan kewenangan bupati yang memahami “orang yang tepat untuk ditempatkan di tempat yang tepat.”

“Penempatan pejabat yang tidak kompeten justru merugikan pembangunan daerah. Pihak yang mengaku tim sukses itu jangan memaksakan kehendak,” kata Hasbullah.

Kekawatiran itu disampaikannya menanggapi desakan orang-orang yang mengklaim sebagai tim sukses, yang memaksakan ‘merebut’ jabatan tertentu di birokrasi. Selain akan merusak tatanan birokrasi, hal itu akan menjurus politisasi ASN (aparatur sipil Negara).

“Seharusnya kita hanya memberi masukan, dan biarkan bupati dan wakil bupati menentukan yang terbaik demi kelancancaran pembangunan di dayan gunung,” tegas Hasbullah.

Emas F




Pameran Peradaban Islam dan NTB Expo Ditutup Wagub NTB

MATARAM – lombokjournal

Wakil GubernurNTB H. Muh. Amin, SH. M.Si, Sabtu (6/8), menutup Pameran Peradaban Islam dan NTB Expo yang diselenggarakan untuk memeriahkan MTQ Nasional XXVI sejak 30 Juli lalu. Pameran yang diikuti seluruh provinsi peserta MTQ   ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan kreatifitas masyarakat dan ekonomi khususnya di wilayah NTB.

PeradabanIslam, penutupan7Agustus2

“Di masa mendatang kita harapkan berbagai even daerah akan meningkatkan kualitas maupun kuantitasnya,” kata Wagub saat menyampaikan sambutan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat Ir. Hj. Budi Septiani pada kesempatan sama menjelaskan, pelaksanaan NTB Expo dan pameran ini akan menjadi media edukasi dan pemahaman masyarakat khususnya di Nusa Tenggara Barat tentang peradaban Islam di daerah sendiri

Dikatakannya, dari kegiatan ini terjadi transaksi bisnis yang saling menguntungkan berbagai pihak. Hasil penjualan para pemilik stand pameran, mencapai  sekitar 14 Milyar 700 juta rupiah.

Dalam penutupan itu, Wagub H. Muh. Amin, SH menyerahkan penghargaan kepada pemilik stand terbaik, antara lain Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Riau, Provinsi Naggroe Aceah Darussalam, Provinsi Sumatra Utara, Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata , Otoritas Jasa Keuangan, Bank NTB, Bank Indonesia dan PLN

Selama pameran berlangsung, dimeriahkan berbagai lomba seperti lomba mewarnai, lomba becerita Islami, lomba Adzan dan hiburan Seni Rasyid

Suk

Foto: Humas Setda Prov NTB

 

 

 




MTQ XXVI, NTB Sukses Masuk Lima Besar

Sebelum Diumumkan, Banten Tahu Juara Umum

MATARAM – lombokjournal

MTQ,juara6Agustsu2
kembang api meriahkan berakhirnya MTQ Nasional XXVI di Mataram

Sesuai target, tuan rumah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih ‘sukses prestasi’ dengan masuk lima besar (peringkat empat) urutan pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVI di Mataram. Ketua Dewan Hakim MTQ XXVI,  Prof Sayed Agil Al Munawar yang mengumumkan para pemenang lomba MTQ Nasional XXVI, berlangsung tanggal 31 Juli – 6 Agustus, juga mengukuhkan Banten sebagai Juara Umum.

MTQ,juara6Agustsu4
Menjelang berakhirnya acara, penonton naik panggung, ngajak foto bareng penyanyi idolanya

MTQ,juara6Agustsu3

Menteri Agama, Lukman Hakim Saefudin menyampaikan penghargaan sebagai Juara Umum MTQ itu langsung kepada Gubernur Banten, Rano Karno, Sabtu (6/7) yang sekaligus sebagai malam penutupan penyelenggaraan MTQ.

Kafilah Banten memperoleh nilai tertinggi meninggalkan nilai provinsi lainnya, meraih nilai 56 dengan  menempatkan 6 orang di peringkat pertama dengan nilai 30. DKI Jakarta meraih nilai 41dengan enam orang di peringkat kedua dengan nilai 18, disusul  Kepulauan Riau meraih nilai 39 dengan delapan orang di peringkat ketiga dengan nilai 8.

Sebelum Ketua Dewan Hakim mengumumkan Banten sebagai Juara Umum,  lebih dulu dibacakan juara individu dari 7 cabang lomba.

Tuan rumah NTB yang menduduki peringkat empat telah mencapai target ‘sukses prestasi’ yang diharapkan Gubernur TGH M Zainul Majdi sebelumnya. “Bagi NTB, untuk masuk lima besar bukan hal yang sulit, karena daerah ini gudang Qori dan Qori’ah,” kata Sekda NTB, Rosiady Sayuti yang menyampaikan harapan gubernur untuk meraih prestasi lima besar.

Urutan lengkap ke 10 peringkat MTQ XXVI: 1. Banten. 2. DKI Jakarta. 3. Kepulauan Riau 4. Nusa Tenggara Barat. 5.Jawa Tengah 6. Riau. 7. Sumatera Barat. 8. Aceh. 9. Papua Barat. 0.Jawa Barat

Banten Tahu Sebelum Diumumkan

Seperti disampaikan Rano Karno, informasi Banten menjadi Juara Umum sudah diterimanya sebelum diumumkan. Karena itu ia menyempatkan diri berangkan ke Mataram untuk menerima penghargaan tersebut.

Informasi itu dilaporkan Ketua Kafilah Provinsi Banten, Syibli Sarjaya, hasil seluruh lomba kepada Sekda Banten Ranta Suharta. Mendapat pemberitahuan dari Sekda Banten yang juga Ketua LPTQ Banten, Gubernur banten itu segera siap-siap bertolak menuju Lombok, NTB,

Rano Karno menganggap pencapaian ini sebagai sejarah perjalanan panjang provinsi yang dipimpinnya. Selama Kafilah Banten mengikuti MTQ, baru kali ini meraih Juara Umum. “Kami menyikapi kemenangan ini dengan syukur dan menjadi semangat untuk terus membenahi diri,” katanya.

Mantan aktor dan sutradara film itu memaknai kemenangan itu sebagai spirit iqra atau membaca Alquran. “Bacaan atau iqra itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Suk




Prof Sayed Agil; “NTB Layak Jadi Tuan Rumah MTQ Internasional.”

MATARAM – lombokjournal

Ketua Dewan Hakam yang menilai Cabang Tilawah Golongan Dewasa dan Qiraat Al-Quran, Prof Sayed Agil Hussein Al Munawaroh, memuji penyelenggaraan MTQ Nasional XXVI  yang berlangsung di Mataram.  Mulai keseluruhan penyelenggaraan termasuk penanganan rombongan kafilah, peserta, hingga penonton yang apresiatif, tuan rumah mendapat acungan jempol.

syadeAgil,6Agustus1

“Semuanya, semua dapat nilai seratus,” puji Sayed Agil sambil mengacungkan jempol, usai lomba di cabang Tilawah Golongan Dewasa dan Qiraat Al-Quran di venue utama Islamic Center Mataram, Sabtu (6/7) dini hari.

Provinsi NTB tidak asing lagi bagi Sayed Agil, karena bukan pertama kali ia datang ke Mataram. Selain itu, sosok Gubernu NTB, TGH M Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) sudah dikenalnya. Ia juga mengenal masyarakat NTB yang mayoritas Islam sangat mengapresiasi penyelenggaraan MTQ. Selama berlangsungnya lomba cabang Tilawah di Islamic Center, masyarakat berduyun-duyun datang dari seluruh pelosok Lombok.

“Saya dulu nonton MTQ tahun 73 di Mataram, jalan kaki dari  Lombok Tengah,” kata H Muhsin, 73, yang mengaku asal Kopang, Lombok Tengah, yang kali ini datang bersama rombongan dari kampungnya dengan kendaraan terbuka.

Sayed Agil menceritakan, ia sempat berbincang dengan TGB  dan tercetus ucapan gubernur, yang berhasrat menyelenggarakan MTQ tingkat Internasional. Saat itu langsung disahutnya, bahwa ia menjadi orang pertama yang sangat mendukung rencana gubernur.

Menurutnya, setelah sukses penyelenggaraan MTQ nasional, bisa menyelenggaraan level lebih tinggi. Apalagi masyarakat NTB sangat antusias mendukungnya.

“NTB Layak Jadi tuan rumah MTQ Internasional,” katanya dengan mimik serius.  Sayed tak berkomentar saat ditanya tentang prestasi tuan rumah dalam MTQ XXVI tahun ini.

Suara Emas Qori Internasional                                                                                    Usai penampilan peserta terakhir Tilawah Golongan Dewasa dan Qiraat Al-Quran, Sabtu dini hari, penonton sebenarnya sudah akan beranjak pulang. Tapi saat diberitahu akan tampil Qori internasional, pennonton kembali menunggu.

Penonton makin bersemangat saat mengetahui, selain tiga qori internasional yaitu Drs Imron Rosyiadi (Banten), Drs Bukhori Muslim (Jambi), Drs Bukhori Muslim dan Abdul Karim, SQ MH (keduanya dari NTB), juga tampil Prof Sayed Agil yang sudah dikenal.

Suara emas mereka benar-benar memukau penonton. Berkali-kali ribuan penonton berdecak kagum mendengar suara emas yang jarang disaksikan secara ‘live’. Bahkan, saat Sayed Agil hendak mengucapkan salam tanda mengakhiri, harus memenuhi ‘reques’ penonton.

Suk