Korban Kebakaran Seteluk Mendapat Bantuan Gubernur

Untuk tanggap darurat,  melalui Dinas Sosial NTB, Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan kepada para korban, berupa terpal, matras, makanan lauk pauk, family kit dan paket kebersihan keluarga

Puing kebakaran

lombokjournal.com —

SUMBAWA BARAT  ;  Korban kebakaran di Dusun Tengah, Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk,  Kabupaten Sumbawa Barat, mendapat bantuan Gubernur NTB,  Dr. H. Zulkieflimansyah, Sabtu (20/07) 2019.

Kebakaran, Kamis (17/07) 2019 lalu, menyebabkan 8 unit rumah hangus terbakar, 1 warga meninggal dunia bernama Hasan Surya, 60 tahun, dari  Desa Seteluk Tengah. Berhasil diselamatkan adalah 3 unit rumah, yaitu milik M. Ali Mao, Sanafiah, dan Hasanudin.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.20 Wita itu menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 800 juta. Hasil investigasi sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek.

Setelah menempuh perjalanan darat dari Kota Mataram, Gubernur Zul tiba di dusun tersebut sekitar pukul 10.45 Wita. Kedatangan Doktor Zul, sapaan akrab Gubernur NTB itu langsung disambut Bupati KSB, Dr. H. Musyafirin, ratusan masyarakat setempat dan para korban kebakaran.

Untuk tanggap darurat,  melalui Dinas Sosial NTB, Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan kepada para korban, berupa terpal, matras, makanan lauk pauk, family kit dan paket kebersihan keluarga. Selain itu, juga diserahkan makan dan minuman siap saji.

Musibah kebakaran yang menimpa masyarakat itu dikatakan gubernur merupakan ujian untuk naik kelas. Ia mengajak para korban bersabar menghadapinya.

Gubernur Zul juga menyampaikan agar para korban mendata kebutuhan.

“Silahkan, kalau ada yang bapak/ibu butuhkan, segera sampaikan ke kami,  kami siap,” kata Gubernur Doktor Zul.

Bupati KSB melaporkan, saat ini Pemerintah KSB bersama jajaran pemerintahan provinsi telah melakukan penanganan darurat atas musibah tersebut. Termasuk biaya pembangunan kembali rumah yang terbakar.

“Rencana hari ini akan ada gotong royong pembangunan fondasi rumah,” jelasnya.

Selain membangun rumah, sesuai dengan kesepakatan bersama warga masyarakat dan korban, lingkungan terjadinya kebakaran itu akan ditata. Sebelumnya tidak ada gang, sekarang akan dibuka gang. Sehingga memudahkan akses masyarakat untuk keluar masuk lingkungan.

Anggaran untuk membangun kembali rumah tersebut sebasar 35 juta, bagi masing-masing rumah, sebanyak 8 unit.  Sedangkan yang rusak ringan akan dibantu sebesar 15 juta.

AYA/Hms NTB